oleh

KENTANG HASIL PRODUKSI KOMUNITAS ENTI GABOXS AMAN DI KONSUMSI

banner 300x250
image_pdfimage_print


Keamanan pangan menjadi hal yang sangat penting di dalam ketahanan pangan, karena berpengaruh langsung ataupun tidak langsung terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Mengingat pentingnya keamanan pangan tersebut maka FAO/WHO pada acara International Conference On Nutrition  (Deklarasi Roma)   pada Tahun 1992   telah mendeklarasikan bahwa bahwa memperoleh makanan yang cukup, bergizi, dan aman adalah hak setiap manusia. Pada tahun 1996 WHO dan FAO kembali menyepakati hasil dari World Food Summit di Roma bahwa keamanan pangan (food safety) merupakan salah satu komponen dari ketahanan pangan (Food Security).

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang No.8 Tahun 2012 Tentang Pangan, yang merupakan revisi dari Undang-Undang Pangan sebelumnya No.7 Tahun 1996, Negara selain berkewajiban untuk mewujudkan ketersediaan pangan juga mewujudkan pemenuhan konsumsi pangan yang aman, bermutu dan bergizi. Sebagai bagian dari kebutuhan manusia sekaligus bagian dari hak asasi manusia yang di jamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tengah yang memiliki tugas dan fungsi sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap jaminan mutu dan keamanan pangan segar yang beredar ditingkat masyarakat. Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tengah Melalui Bidang Keamanan Pangan Melakukan identifikasi pangan segar yang dilakukan ditingkat produsen pangan segar tumbuhan (Petani) dan distributor (Pasar).

Identifikasi pangan segar merupakan langkah awal dalam melakukan pengawasan jaminan mutu terhadap pangan segar yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Salah satu  produsen (Petani/Kelompok Tani)   yang menjadi sasaran identikasi  adalah Komunitas “Enti Gaboxs” yang merupakan produsen pangan segar asal tumbuhan khususnya kentang.

Hari Selasa 4 September 2018 Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tengah yang dikoordinir oleh drh. Emi Linggawani, Kepala Bidang Keamanan Pangan berkunjung ke Lahan Usaha Tani “ Enti Gaboxs” yang berada  dalam Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian BPP Bebesen dalam rangka melakukan kegiatan Rapid Test  sebagai deteksi awal kandungan Pestisida pada pangan segar asal  tumbuhan (Kentang) salah satu komoditi yang selama ini  selalu di budidayakan oleh Komunitas Enti Gaboxs. Berdasarkan sample yang di uji oleh Fadli, SP dan Mulyana, STp  Petugas Pengambil Contoh (PPC) Hasilnya Aman untuk di konsumsi karena negatif residu pestisida.

Kepala Bidang  Pangan Kabupaten Aceh Tengah, drh. Emi Linggawani mengatakan “ Kegiatan ini bertujuan untuk pengawasan keamanan pangan segar, apakah ada mengandung residu pestisida pada komoditi sayuran segar serta memberikan perlindungan kepada Masyarakat dalam mengkonsumsi sayuran”, jelasnya.

Lebih lanjut, beliau juga mengatakan bahwa : “ Kami di Dinas Pangan sudah membuat selebaran tentang keamanan pangan ini termasuk tuntunan memilih bahan pangan segar. Kemudian kita juga melakukan sosialisasi pangan kesekolah-sekolah sebagai edukasi kepada masyarakat,” paparnya.

Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis,kimia dan benda lain yang dapat menganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia. hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama baik Pemerintah, Petani dan Pelaku Usaha agar  makanan yang Halalan dan Toyyiban   secara berkesinambungan selalu di produksi dan di pasarkan seperti yang telah lakukan oleh Komunitas Enti Gaboxs dalam melakukan kegiatan budidaya tanaman holtikura di Pantan Terong.

  • Petani Muda Berdomisili di Dataran Tinggi Gayo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed