oleh

Kelompok Tani Binaan BPP Bebesen Panen Bawang Merah Gayo

image_pdfimage_print

 Takengon Baranewsaceh.co – Bawang Merah Gayo secara umum di kenal oleh masyarakat di tanam di seputaran Danau Lut Tawar meliputi 3 Kecamatan  Yaitu Kecamatan Lut Tawar, Kecamatan Bintang, dan Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah.

Tetapi asumsi itu mulai memudar seiring berjalannya waktu dengan kehadiran Irfan salah seorang petani yang bercocok tanam bawang Merah Gayo di Kampung Kebet Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh. Irfan yang sering di panggil dengan sebutan

Aman Syifa adalah petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Weh Roda itu adalah binaan Khadijah, SP, MP salah seorang penyuluh Pertanian yang selalu bermitra dengan seluruh kelompok tani binaannya salah satunya kelompok tani Weh Roda Kampung Kebet ini.

Pada hari Jum’at, 26 Oktober 2018 melaksanakan Panen Perdana Bawang Merah Varietas Lokal Gayo di lahan seluas 1.250 M2 yang ditanam menggunakan Mulsa Plastik Hitam Perak.  “Alhamdulillah Panen kali ini bagus karena umbinya besar-besar, walaupun cuaca sedikit kurang bersahabat semenjak tanam hingga panen” ungkap Irfan  yang diaminkan oleh istrinya Zulita Fitriana yang tersenyum sumringah bersama anaknya.

Kepala BPP Bebesen Dirwan,SP Usai panen Kepada wartawan mengatakan, Panen Perdana Bawang Merah Varietas Lokal Gayo milik Petani  kita Irfan tersebut diharapkan menjadi contoh bagi kelompok tani yang berada di Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian Kecamatan Bebesen lainnya.

“ Dengan Sikap Mandiri, saya yakin petani akan mampu berdiri dalam meningkatkan perekonimian keluarga petani itu sendiri, kita juga selalu melakukan pendampingan terhadap para petani sebagai wujud perhatian pemerintah khususnya Dinas Pertanian Aceh Tengah melalui para penyuluh yang bertugas sesuai WKPP masing-masing ” ujarnya.

Sementara itu Khadijah, SP, MP mengatakan, masih sangat jarang petani di Kampung Kebet bercocok tanam Bawang Merah yang memiliki nilai jual cukup tinggi dan menjanjikan ini.

“Semoga dengan kehadiran petani kita (Irfan.red) akan menjadi “Magnet” bagi petani lainnya untuk bercocok tanam Bawang Merah Varietas Local Gayo yang telah mendapat pengakuan secara nasional ketika PENAS ke-XV di Banda Aceh setahun yang lalu” sampai Khadijah.

Menurut Irfan   bahwa keberhasilan ini tidak luput berkat dukungan dari para penyuluh yang selalu bersilaturrahmi dengan kami para petani serta berbagi informasi tentang pertanian khususnya Bawang Merah Lokal Gayo yang saat ini kita panen secara bersama-sama. (Riega)  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed