Kejaksaan Agung Diminta Usut Dugaan Korupsi Dana Tutorial di Dinas Pendidikan Gayo Lues

by
Jaksa Agung Muhammad Prasetyo (Kompas.com)

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – LSM Topan RI Gayo Lues mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi dana tutorial di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Gayo Lues Mulai Tahun 2013 sampai Tahun 2015, yang menelan dana Milyaran rupiah.

“Kami menyesalkan tindakan dugaan korupsi ini terjadi di Kabupaten Gayo Lues, kata Ketua LSM Topan RI Gayo Lues Norman Sembiring.M, Sabtu (03/01/2018).

Dia mengatakan sebelumnya Kejari Gayo Lues akan membidik kasus tersebut seperti  yang dilansir dari Media Alabaspos.com, Kajari Gayo Lues Agung Ardyanto.SH.MH diruang kerjanya kepada wartawan usai memperingati hari anti korupsi Internasional 9/12, mengatakan  ” Saat ini kami sedang melakukan pendalaman soal dana tutorial yang ada di Dinas Pendidikan dan kebudayaan, staf saya sudah melakukan pendalaman dan sudah memeriksa beberapa orang sebagai terpriksa maupun sebagai saksi, pendalaman soal anggaran tutorial tersebut masih terus dilakukan pendalaman dan pengembangan, jika nantinya ada terbukti penggunaan anggaran tidak sesuai dengan penggunaannya tentunya akan kami tingkatkan statusnya menjadi penyidikan, kalau memang nantinya ada kerugian negara maka statusnya akan meningkat ke penyelidikan” ujar Agung Ardyanto.

Bahkan Agung Ardyanto juga mengatakan kegiatan dari dana tutorial tersebut biasanya digunakan untuk kegiatan tutorial keberbagai sekolah sekolah, sedangkan kasus dugaan adanya penyalahgunaan dari dana Tutorial itu, Agung Ardyanto berjanji pada januari 2017 sudah dapat diungkap, jelasnya pada saat itu.

Senada dengan itu Norman Sembiring. M, Ketua LSM Topan RI Gayo Lues sekaligus Koordinator Bara JP Gayo Lues mengatakan  “Kami minta Kejaksaan Agung segera mengusut kasus ini, dikarenakan jumlah kerugian negara yang ditimbulkan dari dugaan korupsi ini mencapai miliaran rupiah, terangnya.

Dia melanjutkan, uang tersebut merupakan uang rakyat yang harus dipertanggung jawabkan penggunaannya. “Secara sosial berdampak langsung maupun tidak langsung pada kehidupan perekonomian masyarakat Gayo Lues,” imbuhnya.

Jika Kasus Korupsi ini tidak dapat ditangani pihak terkait atau kurang tanggap dan efektif dalam menangani kasus ini, maka , kami akan melaporkan Kasus ini Ke KPK saja ujarnya. (TIM)