oleh

Kantor KPPN Kutacane Serahkan DIPA untuk Kab. Aceh Tenggara dan Gayo Lues

Kutacane. Baranewsaceh.co – Kantor pelayanan Perbendaharaan Negara(KPPN) Kutacane yang meliputi 2 Kabupaten,yaitu Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues menyerahkan daftar isian penggunaan anggaran (DIPA) tahun 2019,pada hari Kamis(20/12) pukul 09. 45 Wib. Kepala KPPN Kutacane, Andi Permadi,S.Sos,M.P.A. dalam sambutannya mengatakan bahwa DIPA yang diserahkan tersebut akan menjadi dasar pengeluaran negara dan pencairan dana atas beban APBN, sekaligus menjadi dokumen pendukung kegiatan akuntansi pemerintah. Penyerahan DIPA menjadi  tonggak  awal dilaksanakannya program-program pemerintah tahun 2019 dan untuk mendorong perekonomian daerah, ujarnya.”

Lebih lanjut, Andi Permadi,S.Sos, M.P.A. menginformasikan hingga akhir November 2018,pelaksanaan APBN tahun 2018 secara nasional berjalan sangat baik dan seimbang.Pendapatan Negara tumbuh 18,2 %, yang jauh lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan negara di tahun 2017 sebesar 6,5 %. Di sisi belanja Negara juga menunjukkan peningkatan volume realisasinya di tahun 2018 yang mencapai 11% dibandingkan peningkatan realisasi belanja Negara di tahun 2017 sebesar 6,9 %. Defisit realisasi APBN  tahun 2018 hingga akhir November 2018 mencapai 1,95 % dari PDB, sehingga diperkirakan hingga akhir tahun 2018 dapat mencapai 1,86% dari PDB. Kinerja pelaksanaan defisit APBN tahun 2018 tersebut lebih rendah dari yang direncanakan di APBN tahun 2018 sebesar 2,19 % dari PDB,ucapnya.”

Dalam kesempatan itu, Kepala KPPN Kutacane menambahkan bahwa tahun anggaran 2018 akan segera berakhir, perlu kami laporkan evaluasi pelaksanaan anggaran yang telah disalurkan melalui KPPN Kutacane, sampai dengan minggu kedua bulan Desember 2018, realisasi belanja pemerintah pusat telah mencapai 91,86% dari pagu bersumber APBN dengan nilai realisasi sebesar Rp.314,733 milyar.Selanjutnya, dana transfer daerah berupa DAK fisik dan dana desa yang telah disalurkan KPPN KUtacane telah mencapai 87,51% atau dengan nilai realisasi sebesar Rp.525,219 milyar.

Di tahun anggaran 2019,Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana APBN  yang pembayarannya melalui KPPN Kutacane untuk wilayah Aceh Tenggara dan Gayo Lues melalui belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp.316,46 milyar,dan DAK fisik dan dana desa sebesar Rp,556,748 milyar. Pemerintah akan menjalankan beberapa kebijakan pokok di dalam APBN tahun 2019, yaitu mobilisasi pendapatan akan dilakukan secara realistis untuk menjaga iklim investasi tetap  kondusif; Belanja Negara yang produktif akan diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas SDM,penguatan program   perlindungan sosial,percepatan pembangunan infrastruktur,reformasi birokrasi,serta penguatan desentralisasi fiskal; dan Efesiensi serta inovasi pembiayaan akan menjadi landasan dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sambungnya.”

Andi Permadi,S.Sos,M.A.P. mensosialisasikan tentang Kartu kredit pemerintah yang akan berlaku 1 Januari 2019,menurut peraturan Menteri keuangan(PMK) dengan pagu Rp.2,4 milyar dan Satker diluar penyedia barang dan jasa dengan Kartu kredit.Secara simbolis, Kepala KPPN Kutacane menyerahkan DIPA kepada Kapolres Aceh Tenggara dan rombongan dari Kabupaten GayoLues. Pantauan Jurnalis Baranews.Aceh di lokasi,hadir Kapolres Aceh Tenggara, AKBP.Rahmad Har Deni Yanto

Eko Saputro,S.Ik; Kepala Kantor BPN Aceh Tenggara,M.Idris; Kalapas Kutacane, Kejaksaan negeri Kutacane, Satker Kabupaten Aceh Tenggara, dan Kabupaten Gayo Lues. Adapun tema kegiatan adalah “Mengawal APBN membangun negeri”. (P.Lubis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed