oleh

Jembatan Desa Ujungkarang Kecamatan Serbajadi Kabupaten Aceh Timur Dihantam Banjir Sungai Dangla

banner 300x250
image_pdfimage_print

Aceh Timur, Baranewsaceh. Co – Semenjak tahun 2000 jembatan Desa ujung karang yang menghubungkan desa Tran HTI Rantau Naru ludes dihantam banjir sungai dangla, namun sampai hari ini jembatan tersebut belum ada pembangunan dan pembuatan dari pihak pemkab aceh timur.

Sesuai dengan laporan kepala desa ujung karang KASAD kepada Baranewsaceh co. minggu 16 september 2018.

masyarakat sangat kesulitan untuk menyeberangi sungai dangla tersebut, disebabkan tidak adanya jembatan yang menghubungkan desa ujung karang menuju desa Tran HTI Ranto Naru sehingga masyarakat harus berenang untuk menyebrangi sungai dangla dengan luas kurang lebih 20 meter.

Setiap hari masyarakat selalu mengeluh dan kesal karna hampir setiap hari mereka harus mendorong kenderaan sepeda motor mereka untuk menyebrangi sungai dangla tersebut dan itupun kalau sungainya tidak banjir tapi kalau sungainya banjir warga tidak bisa menyebrangi sungai tersebut terpaksa warga harus menunggu beberapa hari sampai sungainya surut kembali.

kalau sungainya sudah surut kembali, warga baru bisa menyeberangi sungai dangla dan sekaligus mendorong sepeda motor mereka untuk pergi ke kebun atau ke desa Tran HTI Ranto Naru pungkas kasad selaku keucik ujung karang.

Keuchik menambahkan bahwa Masyarakat desa ujung karang dan desa Tran HTI Ranto Naru Sangat berharap kepada pihak pemerintahan kabupaten Aceh timur Agar jembatan tersebut dapat kiranya terbangun kembali agar masyarakat desa ujung karang dan desa teran HTI Ranto naru mudah menyeberangkan hasil pertanian dan perkebunan mereka ke kota kecamatan serbajadi aceh timur pungkasnya.” kasad.” (sss)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed