oleh

“Jejakkan Kaki Di Pantan Terong, Mahasiswa Utu Disambut Mesra Penyuluh Dan Petani Gayo”

Slide thumbnail

PORTAL MEDIA ONLINE TERKINI

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

PORTAL BERITA ONLINE

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

TERCEPAT DAN AKURAT

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL

BERITA REGIONAL

BERITA NASIONAL

Slide thumbnail

ANTI HOAX

AKURAT

TERCEPAT

 

             BARANEWSACEH.CO – Waktu menunjukan pukul 09.00 Wib, cuaca pagi sedikit mendung sehingga udara pagi itu sedingin salju  suatu kondisi yang wajar, sebab puncak pantan terong yang terletak di Desa Bahgie Kecamatan  Bebesen Kabupaten Aceh Tengah dengan Julukan “Kota di Atas Awan” berada di ketinggian 1800 meter dari permukaan laut. Wilayah yang berjarak 7,5 km Barat dari ibu kota kabupaten Aceh Tengah itu memang telah di ketahui oleh khalayak ramai dengan udaranya yang sejuk.

Hari itu Minggu 15 April 208 Iring-iringan mobil L300 yang berjumlah 9 di tambah dua mobil pribadi mulai menanjak secara perlahan menuju Puncak al-kahfi sebutan lain untuk Pantan Terong membawa Rombongan Mahasiswa/I Dari Universitas Teuku Umar Meulaboh Aceh Barat Provinsi Aceh dalam rangka “Field Trip” yaitu suatu istilah dalam proses belajar mengajar yang di laksanakan dengan mengajak siswa kesuatu tempat atau objek tertentu di luar kampus untuk mempelajari, mengamati dan menyelidiki sesuatu.

Rombongan ”Field Trip” mahasiswa/i  lengkap dengan jas almamater mereka yang berwarna kuning mulai merasakan udara dingin yang secara perlahan menusuk tubuh mereka, yang selama ini hanya merasakan udara di daerah dataran  rendah terlunasi saat hamparan landscap keindahan Dataran Tinggi Gayo terpampang dengan sangat jelas, dari puncak Pantan Terong mereka langsung bisa melihat hampir setiap jengkal kota Takengon ibu kota Kabupaten Aceh Tengah yang telah terkenal sebagai penghasil kopi Arabika terbaik di dunia ini. Bahkan birunya Danau Lut Tawar yang sangat  Exsotis menjadi pemandangan yang sangat mengenyangkan jiwa.

Kehadiran para “Agen Of Change” dari UTU yang berjumlah 90 orang yang di dampingi oleh langsung di sambut dengan hangat dan penuh keramah tamahan oleh empat orang Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yaitu : Saprin Jailani,SP. Kepala BPP Kecamatan Linge, Anugrah Fitriadi,S.Pt Kepala BPP Ketapang, Sudarmi,SP Kepala BPP Kecamatan Celala dan Athaullah,SP Kepala BPP Kecamatan Bebesen selaku tuan rumah karena tempat objek kunjungan mereka berada di wilayah kerja beliau.

Sufriadi, SP.MP. Dosen Agribisnis pada Fakultas Petanian Universitas Teuku Umar Meulaboh selaku ketua rombongan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan field trip di ikuti oleh 90 mahasiswa ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan secara langsung di lapangan sesuai Mata Kuliah Ilmu Usaha Tani dan Metode Penelitian Agribisnis, Sehingga nantinya mahasiswa ini bisa   ambil bagian dari dunia pertanian di Kabupaten Aceh Tengah ini khususnya di bidang agribisnis.

Beberapa mahasiswa yang terbagi dalam beberapa kelompok dengan sangat antusias menggali dan menyelidiki secara detail tentang tanaman holtikultura yang di budidayakan oleh para petani di puncak Pantan Terong ini, mereka langsung bersilaturahmi dengan para petani yang ketika itu sedang melakukan kegiatan rutin mereka Bercocok Tanam di areal usaha tani mereka, semua mahasiswa sangat senang dan gembira ketika mereka merasakan panen “Senuen Mude” istilah yang sudah lama melekat di masyarakat Gayo untuk tanaman holtkultura, karena secara kebetulan saat itu ada beberapa petani sedang panen kentang dan kol di lokasi tersebut.

Setelah selesai membantu memanen, para mahasiswa meminta waktu luang petani untuk di wawancara serta memberikan quesinoer sesuai tujuan awal mereka dalam field trip ini serta untuk mendapatkan data mentah secara langsung dari sumbernya yang akan mereka olah sekembalinya mereka dari kegiatan ini, dengan ikhlas para petani yang bercocok tanam di  pantan terong ini memberikan informasi sesuai yang di butuhkan oleh para mahasiswa tersebut.

Arifan Lastori mewakili rekan –rekannya mengatakan sangat takjub  akan  keindahan fanorama di wilayah ini yang masih sangat asri serta hijaunya hamparan tanaman holtikultura sejauh mata memandang menjadi “santapan” jiwa yang perlu untuk di pelihara dan di lestarikan agar Agro-Eko Wisata yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Setempat beberapa tahun silam bisa di nikmati oleh seluruh wisatawan yang berwisata ke daerah ini, bukan hanya itu, Arif panggilan mahasiswa Fakultas Pertanian Jurusan Agribisnis UTU Meulaboh ini mengucapkan terima kasih yang tak terhingga dan sangat terharu melihat keakraban penyuluh dan petani yang bersinergi membangun dunia pertanian serta telah memberikan informasi serta inspirasi kepada kami selaku generasi muda pungkasnya.

Tanpa terasa matahari telah berada tepat di atas kepala dan jam telah menunjukan jarumnya di angka 12 yang menandakan berakhir pula serangkaian kegiatan field trip yang ikuti oleh mahasiswa dari Fakultas Pertanian jurusannya Agribisnis Universitas Teuku Umar Meulaboh di wilayah Pantan Terong yang menjadi objek dari trip mereka. Segudang Informasi yang telah di berikan oleh Para Penyuluh Pertanian dan Petani setempat mejadi “oleh-oleh” yang sangat berharga untuk kami bawa pulang selain “buah tangan” yang real yang diberikan oleh petani kepada rombongan field trip ini.

Sri Handayani, SP.M.Si selaku Ketua Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar Meulaboh Aceh Barat yang juga ikut serta mendampingi mahasiswanya dalam kegiatan belajar sambil berwisata, berwisata sambil belajar   juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dengan ikhlas meluangkan waktu, tenaga dan pemikiran  dalam  kegiatan  tersebut,  khususnya kepada Ayuseara Putri Kepala BPP Kecamatan Kebayakan yang telah memfasilitasi mereka serta Kepada Siriega Ayong Petani Muda Enerjik yang menjadi “Guide” selama kegiatan field trip ini berlangsung.

Ini merupakan  langkah awal dalam menjalin silaturrahmi dan kerjasama antara UTU dengan Dinas Pertanian Aceh Tengah dalam membangun dunia pertanian yang lebih baik kedepannya yang di amini oleh Sufriadi,SP.MP selaku Ketua rombongan dan Liston Siringo Ringo, SP.M.Si  selaku rekan beliau yang juga Sekretaris Prodi Agribisnis.

Menanggapi hal tersebut Drh.Rahmandi, M.Si selaku Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah siap memberikan segala informasi terkait dunia pertanian kepada semua pihak yang membutuhkan serta selalu menampung saran di bidang inovasi dan tekhnologi pertanian untuk mewujudkan Aceh Caroeng dan Aceh Teuga khususnya di bidang pertanian demikian disampaikan oleh beliau kepada penulis.

*Riega Seorang  Petani dan penulis pemula  di Dataran Tinggi Tanoh  Gayo Kabupaten Aceh Tengah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed