oleh

Inspektorat Agara periksa APBDes dan Realisasi Desa Lawe Loning Aman

*Pemeriksaan jor-joran diduga karena ulah oknum Auditor Inspektorat *Oknum Inspektorat Agara disinyalir bekerja dengan diskriminasi & kriminalisasi Kades * Ada oknum Wartawan yang garang dan produktif mengekspose Kute Lawe Loning Aman *Dihimbau kepada Bupati Agara cq Kepala BPSDM mengevaluasi Auditor Edi Syahputra Siregar,SE

 

Kutacane Baranewsaceh – Pemeriksaan Kepala desa Lawe Loning Aman Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara(Agara),Amirullah dilakukan jor-joran alias beruntun oleh Inspektorat Agara baru-baru ini. Pantauan Jurnalis Baranews.Aceh, pada hari Selasa(10/4), Amirullah diperiksa berkasnya  oleh Inspektorat Agara, Edi Syahputra Siregar,SE yang didampingi oleh Eva,ST; Sahrim, S.Pd dan disaksikan Inspektur Aceh Tenggara, Abdul Kariman,SE di ruangannya,sambil memakai infokus.

Pada hari Rabu(11/4) pukul 10.35 Wib, Rombongan Inspektorat datang untuk pemeriksaan proyek fisik desa(Kute) Lawe Loning Aman yang dipimpin oleh M.Juned Pagan yang Kasubag analisa dan pelaporan, dan Ibu Eva,ST. Tim memeriksa Proyek Saluran pembuangan air limbah(SPAL),Kolam pembuangan limbah di Dusun Makmur, dan Gorong-gorong.

Masalah desa Lawe Loning Aman,bermula dari “perseteruan” antara Ketua Badan permusyawaratan Kute(BPk), Sdr.Muslim,ST  dengan Kepala desa(Pengulu kute),Amirullah tentang proyek Saluran pembuangan air limbah(SPAL) di Dusun Makmur(Lorong II). Ketua BPK, Sdr.Muslim,ST tidak puas/keberatan  dengan Proyek SPAL,dan berlanjut masalah SPAL diekspose ke media cetak oleh sdr.Asnawi yang kebetulan profesinya Wartawan, dan adek kandung dari Sdr.Muslim,ST  tanggal 18 September 2017 hingga berita ini menjadi polemik  dan menarik perhatian.

Proyek SPAL yang panjangnya 110 m, dengan anggaran Rp.29.400.000,-yang bersumber dari APBN Tahun 2017, diperbincangkan dan menjadi polemik, karena menurut berita dari salah satu Koran dengan judul ” Pembangunan Saluran limbah diprotes”yang narasumbernya, Sdr.Muslim,ST;  tidak memenuhi RAB dan dapat menimbulkan bintik –bintik nyamuk(penyakit).

Karena akibat pemberitaan ini, Tim ahli P3MD dari kabupaten, Inspektorat, Camat,Pendamping desa  telah turun ke desa Lawe Loning Aman. Hasil konfirmasi Wartawan media ini beberapa saat yang lalu kepada Kepala dusun(Kadus) Makmur, Suhardi mengatakan, bahwa tidak ada keluhan(complain) warga Lorong II terhadap proyek itu, dan proyek itu sudah di Musrenbang-kan, ujarnya.” Awak media ini juga konfirmasi kepada Yusnan, Salah seorang warga yang berdomisili di dusun itu menyatakan, bahwa dia menyetujui Parit(SPAL) bukan Pipa.

Juga, Juru warta ini berhasil konfirmasi dengan Tim ahli P3 MD kabupaten, Asri,ST mengucapkan,bahwa proyek SPAL sudah tepat sesuai volume debit air yang dilayani. Lebih lanjut, Dia menambahkan bahwa lebar(lahan bebas) SPAL  50 cm, dinding saluran 15 cm, dan kedalaman antara 20-25 cm, ucapnya.” Pemburu berita ini konfirmasi kepada Kepala desa(Pengulu kute) Lawe Loning Aman, Amirullah bahwa proyek itu sudah benar, karena Pendamping desa(PD) telah memfasilitasi perencanaan sampai pelaksanaan selesai sesuai prosedur, tambahnya.”

Perlu diketahui, bahwa “perseteruan” antara Ketua BPK dengan Kepala desa Lawe Loning Aman, pernah dimediasi oleh Camat Lawe Sigala-gala, Imansyah Gensi,SH pada tanggal 5 Oktober 2017 yang didampingi Inspektorat Aceh Tenggara, Sahrim, S.Pd; Edi Syahputra Siregar,SE,  Ibu Eva, ST; dan disaksikan Kasie pemberdayaan masyarakat(PMD), Amudi Hendra Pasaribu,SE; Kasubag kepegawaian, Rajab Situmorang,SE; anggota BPk desa Lawe Loning Aman, Ingan Tarigan; Imam Mesjid, Abu Kasim; Tokoh masyarakat, Bp.Ismet; Kaur desa, Manaf; Babinsa Koramil 01/LS, Sertu. Zuniardy; dan Ibu zahara dari masyarakat.

Dampak dari pemberitaan dan polemik pembangunan Saluran limbah diprotes, Jurnalis Baranews.Aceh juga kecipratan “getahnya”, karena diadukan Asnawi kepada Polres Aceh Tenggara dengan pasal pencemaran nama baik(Pasal 310 KUHP), dan menghadap Kasat Reskrim cq Kanit Idik III Tindak pidana tertentu(Tipiter), Bripka,Romi Arianjaya pada tanggal 16 Oktober 2017, karena pemberitaan proyek SPAL dikritisi dan diluruskan oleh Baranews.Aceh, sebab diduga kurang etis dan profesional.

Dimohon kepada Bupati Aceh Tenggara, supaya hati-hati dan proaktif dalam kasus desa Lawe Loning Aman, karena desa Lawe Loning Aman adalah salah satu desa yang dikategorikan sehat, transparan, berprestasi, dan kepribadian kepala desanya, Amirullah  dianggap  teladan,karena tidak merokok, minum minuman keras, berjudi, berzinah, dan taat beragama. Terbukti, desa Lawe Loning Aman yang dipimpin oleh Amirullah pertama kali memampangkan Baliho APBDes Tahun 2016 pertama kali di pinggir Jalan raya di Kecamatan Lawe Sigala-gala, supaya transparan dan diketahui publik , dan sesuai Permendagri 113, BUMk maju di desa tersebut, serta mendapatkan Piagam/Piala. Jangan gara-gara ulah oknum Auditor Inspektorat, oknum Wartawan yang tidak etis dan professional dapat memantik persoalan(pelecut api) di desa Lawe Loning Aman khususnya, dan desa-desa di kabupaten Aceh Tenggara,karena kepala desa adalah bagian dari birokrasi terbawah di NKRI.(P.Lubis)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed