oleh

Hanifan Yudani Kusuma VS Elite Politik

banner 300x250
image_pdfimage_print
Poto Net

*Hanifan Yudani Kusuma lebih hebat & negarawan dibanding Amien Rais, SBY,Zulkifly Hasan, Fadly Zon,Fachry Hamzah, dan Murdani Alisera

Oleh: Januar Pagar M.Lubis

Hanifan Yudani Kusuma yang Atlit pencak silat, yang dapat Medali Emas pada Asian games beberapa waktu yang lalu, patut diacungi jempol, karena selain mendapatkan penghargaan medali emas dalam bidang olahraga, Dia dapat mempersatukan tangan Presiden RI Joko Widodo dan Prabowo Subianto sambil merangkulnya dengan erat-erat, sehingga meneduhkan suasana damai diantara masyarakat, simpatisan, Parpol, TS,dll pengagum kedua calon presiden tersebut.

Atlit pencak silat itu juga membawa bendera merah putih, dan mengagumkan nama bangsa(NKRI) di panggung dunia internasional, khususnya di negara-negara yang berada di benua Asia. Berbeda dengan Prof.Dr.Amien Rais yang sering mengkritik habis dan menyerang  pemerintahan Joko Widodo tentang pengsertifikasian Tanah secara lengkap(PTSL) yang dianggapnya ngibulin(bohong-red),dll, dimana kritiknya hampir tidak ada batas, antara “kritik” dan “ Fitnah”; serta kurang menghargai Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

Prof.Dr.Amien Rais sangat berpengaruh baik pribadinya dan kata-katanya, karena Dia seorang Tokoh reformasi, eks Ketua PP Muhammadiyah, pendiri Partai PAN, eks Ketua MPR, dan Guru besar. Sedangkan, Jend(Purn). Prof.Dr.Susilo Bambang Yudhoyono(SBY) adalah orang yang berpengalaman, baik di militer dan birokrasi, karena dia mantan Pangdam Sriwijaya, Kepala staf territorial TNI, Menteri pertambangan dan energy, Menko Polhukam, pendiri Partai Demokrat, dan Presiden RI 2 periode. Prof.Dr.Susilo Bambang Yudhoyono sangat intens pergerakannya, saat anaknya  Agus Harimurty Yudhoyono(AHY) yang mengundurkan diri dari TNI-AD dengan pangkat Mayor, menjadi calon Gubernur DKI dan kalah terhadap pasangan Prof.Dr.Anies Baswedan-Sandiago Uno,MBA. Mungkin,karena SBY banyak mengeluarkan uang(cost politics) dalam Pilkada DKI, maka Dia semakin agresif dalam politik melalui Partai Demokrat, yang seyogianya dia harus duduk manis, dan memberikan pencerahan dan teladan.

Lain halnya, Dr.Zulkifli Hasan yang mantan Menteri kehutanan jaman SBY dan sekarang Ketua umum Partai PAN, membingungkan masyarakat tentang pernyataannya dan statementnya di media cetak,elektronik, dan pertemuan-pertemuan; kita tidak dapat menilai apakah Dia berbicara sebagai Ketua MPR atau Ketua umum Partai PAN.Dalam sidang paripurna MPR, Zulkifli Hasan mengkritisi pemerintahan Joko Widodo dengan tidak elegan dan beretika.

Tiga nama terakhir, Fadly Zon yang wakil Ketua DPR, Murdani Alisera yang pengurus Partai Gerindra; dan Fachry Hamzah yang kader Partai PKS dan juga Wakil Ketua DPR, yang mulutnya sering “ngerocos” mengkritisi dan “menjatuhkan” kinerja pemerintahan dengan slogan ” #2019 ganti presiden” adalah kurang beretika dan elegan sesuai dengan adat ketimuran kita, maka Hanifan Yudani Kusuma lebih hebat dan negarawan dibanding nama-nama Elite politik diatas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed