oleh

Gerakan Kewirausahaan Nasional, Buka Pusat Oleh-Oleh Bireuen

BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – Pusat Oleh-Oleh Bireuen merupakan unit usaha yang dikelola oleh dewan pimpinan cabang GKN (Gerakan Kewirausahaan Nasional) Indonesia kabupaten Bireuen di bawah bidang kewirausahaan dan pengembangan SDM (sumber daya manusia).

Berawal dari keresahan akan banjirnya produk-produk dari luar daerah yang membanjiri pasar Aceh. Terbesit niat dan keinginan kami untuk membentuk sebuah unit usaha yang dapat mengangkat produk-produk lokal, khususnya Bireuen dan Aceh pada umumnya, guna untuk dikembangkan dengan sentuhan kemasan yang kekinian (Modern) untuk menambah add value, ” kata Muhammad Fadhil selaku ketua GKN Bireuen kepada Media Baranewsaceh.co, Minggu, (10-02-2019).

Ide dan gagasannya pun muncul dalam setiap diskusi-diskusi yang terus dibangun oleh Muhammad Fadhil, mulai ditingkat pengurus dan anggota, hingga dengan Stakeholder dan pemerintah Bireuen. Semuanya tentu memberikan respons positif, tapi terbentur dengan pergerakan dan anggaran, ” tuturnya.

Lanjutnya. Dengan dukungan dan respons yang positif tersebut semakin memacu semangat teman-teman pengurus. Semangat itu muncul dari saudara Teuku Daniel Zuliakha selaku Sekretaris, dan juga kabid kewirausahaan dan pengembangan sumber daya manusia Johandi, untuk merumuskan konsep yang akan diusung untuk menghimpun dana, guna untuk menjalankan program tersebut, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Jelas Fadhil. Dan akhirnya kami melilih konsep sosial entrepreneur untuk kami gunakan. Yang mana konsep tersebut akan memprovokasi (maknanya, provokasi positif) terhadap stakeholder Bireuen ataupun pengusaha-pengusaha besar guna untuk membantu UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) binaaan GKN Bireuen untuk naik kelas. Jadi konsep kami “mencari profit” maknanya ini dalam bentuk profit secara finansial juga secara sosial, ” terangnya.

Setelah konsepnya matang, kami mulai menawari program-program tersebut kepada stakeholder dan pengusaha-pengusaha besar di Bireuen, serta juga kami presentasikan. Alhamdulillah pada presentasi pertama langsung mendapatkan respon positif hingga program ini dapat dijalankan saat ini, ” imbuh Pemuda kelahiran Jeuniep tersebut.

Dengan mengusung nama pusat “Oleh-Oleh Bireuen” tentunya kami akan memberikan porsi yang seimbang dalam memilah-milah produk. Dan semuanya harus terwakili dari Samalanga sampai Gandapura, saat ini kami sudah menyiapkan 12 (dua belas) produk UMKM Bireuen untuk di kembangkan, dan dikemas secara modern, serta dipasarkan melalui jaringan-jaringan kami diseluruh Indonesia, ” tutupnya. (Adam).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed