Fraksi Nasdem Minta Baitul Mal Pijay Transparan Gunakan Dana Publik

by

PIDIE JAYA, BARANEWSACEH.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya melalui Fraksi NasDem meminta pengunaan dana infaq di Baitul Mal Pidie Jaya perlu transparansi dan rasa tanggung jawab, Pasalnya, selama ini ada indikasi pengunaan tak transparan alias tertutup.

“Jangan semena-mena dalam menggunakan dana publik Pidie Jaya untuk pencintraan dan kampanye politik, karena pada hakikatnya dana infaq punya tanggung jawab secara vertikal dengan Allah, swt dan dengan ummat secara horizontal,” sebut Muslim M.Adam, dalam laporan pendapat akhir terhadap rancangan qanun pertanggung jawaban pelaksanaan APBK tahun anggaran 2016, Rabu (18/10/2017).

Selain itu, fraksi nasdem juga menyampaikan bahwa selama ini lemahnya sector PAD di Kabupaten Pidie Jaya di beberapa dinas terkait.

“Kami harap para pihak jangan diam berdiri dan terlena dengan kuncuran dana otsus, karena dalam jangka 10 tahun lagi dana otsus akan berkurang sangat segnifikan sehingga berdampak terhadap perkembangan pembangunan di Pidie Jaya, Kami harapkan pemkab Pijay agar proaktif untuk mengali dan mencari potensi-potensi PAD untuk kelangsungan Pijay kedepan nantinya,”katanya.

Begitu juga dengan pos-pos yang seret selama ini di beberapa dinas perlu adanya perhatian serius untuk memunggut atau mengutip secara konfrehensif dan perlu ada presure dari Bupati kepada dinas-dinas yang capai PAD nya rendah dalam hal ini perlu adanya agrement kesanggupan untuk capaian PAD.

Menurut fraksi nasdem perkembangan pembangunan di Pijay dari tahun ke tahun ada trend peningkatan sehingga di setiap pelosok – pelosok gampong tersedianya sarana dan prasarana yang sangat di butuhkan oleh masyarakat.

Namun, sayangnya, di balik itu semua ada hal yang sangat memprihatinkan karena perencanaan yang tidak matang, sehingga ada bangunan atau gedung-gedung yang mubazir.

“Kami lihat pemerintah tidak punya tata kelola dana-dana untuk pembangunan Pijay secara matang dan komprehensif, pemerintah sering mengunakan sytem simultan dan instan, sehingga apa yang di lakukan tidak membawa dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Pidie Jaya,”ungkap Muslim M.Adam. (N45)