banner 1280x334

Expedisi Pulau Tiga – Lesten Bupati Gayo Lues Pantang Menyerah Hadapi Medan Cukup Berat

by

Gayo  Lues Baranewsaceh.co – Team ekpedisi Gayo  Lues  berhasil  masuk dikawasan Lesten seteh menempuh perjalanan dengan  medan  yang cukup   sulit dan penuh tantangan.

Team berjumlah 102 orang dengan masing-masing mempergunakan unit Sepeda  Motor jenis  Trail hanya 24 orang yang  mampu mencapai  Listen Minggu (20/11/2027) sekira Pukul 02.00 Wib dini hari.

Team  expedisi yang  berhasil tiba di Lesten antara lain Bupati  Gayo  Lues H. Muhammad Amru, Kepala  Bapeda Aceh Tamiang,  beberapa anggota TNI dan   Polri serta Komunitas Trail Gayo Lues.

Ekspedisi dilakukan dalam rangka Kunjungan Kerja Bupati dengan cara menelusuri jalan antara Pulau  Tiga Kabupaten  Aceh Tamiang dan  Listen Kabupaten Gayo Lues yang  tujuannya untuk mengetahui kondisi  jalan yang telah  lama  tidak dilintasi, selain itu ekspedisi juga dapat mengetahui Tapal Batas atara kedua Kabupaten.

H.Muhammad Amru sebelum melanjutkan perjalanan dari Pulo tiga menuju Listen disambut oleh Bupati terpilih  Aceh  Tamiang Drs. Mursil serta komunitas trail yang  ada  didaerah itu.

Team ekspedisi  tiba di  pulau tiga  hanya berjumlah 23 orang, keterangan H.Muhammad Amru bahwa yang lainnya terpisah di persimpangan jalan di Desa Lukob.

Pagi harinya Sabtu (21/11) sekira  Pukul 9.00 Wib. team ekspedisi kembali melakukan perjalanan menuju Listen. Ditempat itu team dilepas hingga tapal batas  oleh komunitas trail Aceh Tamiang beserta kepala Bapeda yang juga ikut sampai di  Listen

Memasuki kawasan Gayo  Lues H.Muhammad Amru menjelaskan bahwa dalam menempuh perjalanan mulai   dari tapal  batas, jalan yang dilalui benar-benar sangat berat dan medannya juga sangat menantang dengan keadaan jalan pendakian dan  curam.

“Didaerah itu bila dijadikan  tempat even bagi komunitas yang  hobby ngetrail maka   tempatnya   sangatlah cocok selain medannya sangat menantang, juga pemandangan alamnya yang sangat menakjubkan”.

Setelah menempuh perjalanan lebih kurang  selam 9 jam dengan melalui lintasan yang  cukup sulit, team ekspedisi menghentikan perjalannya tepatnya didaerah yang dinamakan Pintu Angin.

Dari tempat itu menuju Listen jaraknya lebih kurang  6,7 Km namun lintasan itu tidak dapat dilalui lagi dengan menggunakan trail.

H.Amru dengan tetap bersemangat dan tidak menyerah telah mengambil keputusan bersama team untuk meninggalkan kenderaan mereka ditengah hutan pegunungan dan melajutkan perjalanan menuju Listen dengan menempuh berjalan kaki.

Dengan penerangan seadanya H. Muhammad Amru beserta team sekira pukul 16.00 Wib mulai meninggalkan daerah Pintu  Angin dan menuju Listen. Selangkah demi selangkah mereka berjalan mengayunkan kaki dengan tenaga yang masih tersisa menelusuri gelapnya malam.

Setelah menempuh perjalanan selama 8 jam melintasi belantara tepatnya pukul 02.00 Wib dini hari team yang berjumlah 24 orang semua selamat sampai di pinggir sungai Lesten, para penjemput yang sejak siang hari sudah menanti kedatangan team, secara bergiliran semua diseberangkan dengan menggunakan perahu mesin. (Bahtiar)