Enti Sempat Bencana Turun Ku Gayo, Karena Si Bebines Nge Dabuh Si Te Tue | OPINI PUBLIK

by

Opini Publik :  Oleh, Jufri Fakhrizal Porang

Tari Bines merupakan tarian tradisional yang berasal dari Kabupaten Gayo Lues.

Menurut sejarah tarian ini diperkenalkan oleh seoarang syech saman dalam rangka berdakwah tari ini ditarikan oleh anak gadis.

Tari ini juga merupakan bagian dari Tari Saman saat penampilannya. Hal yang menarik dari Tari Bines adalah beberapa saat mereka diberi uang oleh pemuda Desa dengan menaruhnya diatasa kepala perempuan yang menari atau sering disebut dalam bahasa gayo (Najuk)

Lain dulu lain pula halnya sekarang, di Kabupaten Gayo Lues, Aceh sedang gemparnya akan mengadakan acara Tari Saman Masal 10.001 Penari yg akan digelar pada tgl 13 Agustus 2017 di stadion seribu bukit Gayo lues.

Meskipun acara ini sempat menuai kritakan dari kalangan beberapa Tokoh, Pemuda,Mahasiswa (Rakyat) karna pemborosan anggaran yang jumlahnya mencapai 11M lebih yg bersumber dari APBK&ADKK kegiatan ini dianggap tidak bermanfaat dengan kondosi saat ini Kabupaten Gayo Lues termiskin seluruh Aceh, dari segi kesehatan dan pendidikan juga masih menjadi pusat perhatian, Namun hal ini tidak diindahkan oleh Bupati Gayo Lues dan acara ini tetap akan berlanjut.

Dan Untuk memeriahkan Tarian Saman 10.001 Tari Bines juga akan ditampilkan dan berkolabrasi dengan Saman. Mungkin karena kurang anak Gadis (Seberu) maka Ibu-Ibu dari tiap-tiap dianasnya sebahgian dikerahkan untuk berlatih guna untuk memeriahkan pegelaran tersebut..

Kehadiran Ibu-Ibu ditengah lapangan ini menjadi perbincangan yg hangat di Medsos yang bermacam pandangan dan intinya sudah tak Wajar secara Adat Istiadat.

Mudah-Mudahan bukan Bencana yang datang ke Gayo setelah acara ini. Karna seni itu mempunyai adat istiadat, peraturan, Tata Kerama, Apalagi Negri kita Seribu Bukit Identik dengan Serambi Mekah, maka hal-hal berkaitan Syariat Islam perlu menjadi kajian serius.

Di Gayo lues terdapat Beberapa Seni, Saman, Bines, Didong dan Dabus.. Jika SAMAN sudah kita ketahui bersama Tabu jika ditarikan oleh perempuan,  Jika BINES itu ditarikan oleh perempuan (Anak Gadis) Tabukah ditarikan oleh Ibu-Ibu sementara yang menonton Anak cucu, Menantu, Until, Bahkan Mertua.

Diharapkan panitia lebih bijak dan memikirkan hal sperti ini, kalau memang bines harus diadakan knp tdk mengambil ank Gadis dari setiap Sekolah SMA/MA/SMK. Dari pada Ibu-Ibu nanti bisa mendatngan mala petaka bagi kita. (RED)