oleh

Do’a Bersama Untuk Korban Bencana di Palu, Sigi , Donggala dan Lombok di Pondok Pesantren Nurul Azzam

banner 300x250
image_pdfimage_print

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Anggota TNI, Polri, DPRK Gayo Lues, Pemkab Gayo Lues dan santri melakukan doa bersama untuk korban gempa bumi dan tsunami yang menimpa Palu, Sigi , Donggala dan Lombok bertempat di Pondok pesantren Nurul Azzam Desa Gunyak Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, pada Pkl. 09.00 Wib  Rabu, (10/10/2018).

Acara yang berlangsung khidmad do’a dipimpin pada acara tersebut Ustadz Julianto Pane pimpinan Pondok Pesantren Nurul Azzam.

Ustadz Julianto Pane pimpinan Pondok Pesantren Nurul Azzam dalam Tausiahnya mengatakan “ Kita bersyukur bukan dengan hanya mengucap alhamdulillah tetapi kita bersyukur dapat juga diwujudkan dng membantu saudara kita yang sedang mengalami/ terkena musibah bencana.

Kita sebagai umat Rasulullah marilah kita ikuti ajaran Rasulullah yaitu apabila ada bagian badan ada yg sakit maka semua badan/bagian yang lain juga ikut merasakan sakit. Ujarnya.

Dia juga mengatakan saat sekarang ini saudara kita sebangsa dan setanah air yang ada di Palu, Donggala, Lombok dan Sigi sedang mengalami pesakitan karena bencana maka kita harus turut serta merasakannya dengan cara menyisihkan sebagian dari rezeki kita untuk membantunya.

Kita harus bisa memerangi hawa nafsu kita, dan salah satu contohnya apabila kita berat mengeluarkan bantuan untuk saudara kita yang membutuhkan itu adalah pengaruh setan dan hawa nafsu dan kita harus memeranginya, kata Tgk. Julianto Pane .

Kita harus merdeka dari hawa nafsu dan jangan sampai di perbudak oleh hawa nafsu yang merupakan bisikan dari setan. Bencana yang terjadi di NKRI Ini bagi kita adalah ujian dari Allah SWT, ujian untuk mengetahui apakah kita beriman kepada Allah dengan cara ketika saudara kita tertimpa musibah adakah tergerak hati kita untuk membantunya, sebut Julianto Pane .

Selain itu disampaikan Ustadz Julianto Pane Apabila kita mempunyai Iman Kepada Allah maka kita harus berbuat untuk membantu dan meringankan beban saudara kita yang terkena bencana karena saling membantu dalam kebajikan itu adalah perintah Agama Islam.  Bencana terjadi ini adalah jalan kita dari Allah agar kita bertafakur dan intfopeksi diri kenapa bencana datang kepada kita, apakah ini azab, atau peringatan,atau ujian bagi kita untuk mengetahui seberapa besar kepedulian kita terhadap orang lain

Selain itu Islam juga memerintahkan pada kita untuk tdk boleh diam melihat kemaksiatan, karena diam kita terhadap kemaksiatan akan mengundang murkanya Allah dan Azab Allah. Diam kita terhadap kesemena menaan yang terjadi maka akan mengundang orang lain untuk menjajah kita. Maka kita harus berbuat dan mengajak kebaikan agar murka dan azab Allah di jauhkan, jelas Ustadz Julianto Pane. (ABDIANSYAH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed