oleh

Didenda 1,5 Juta Akibat Meracun Disungai Sesingi Kampung Pepelah Kecamatan Pining

image_pdfimage_print

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Sungai Sesingi adalah sumber mata air yang menjadi bagian sungai yang di lindungai dalam Aturan Bersama Pengulu Kampung sekecamatan Pining No: 01/04-TAHUN 2017 Tentang Perlindungan dan Pelestarian Sumber Daya Alam Dalam Kawasan Adat Pining.

Meninda lanjuti Penemuan, ada warga yang telah terbukti merajun di sungai Sesingi sebagaimana di beritakan sebelumnya, Melaui peoses mediasi pemangku adat di kedua kampung tersebut yang berlangsung lumayan alot, hingga di bawa kepada musyawarah bersama hinga mencapai kesepakatan, Pihak tersangka yang telah terbukti bersedia membayar denda kepada adat Kampung pepelah sebesar satu setengah juta Rupiah.

Adapun hal yang meringatkan tersangka dalam musawarah tersebut adalah, Tersangka telah mengalami pemukulan fisik sewaktu ditemukan terbukti sedang merajun di sungai sesingi, tersangka yang terdiri dari beberapa Orang hanya satu orang dewasa sementara yang lainya adalah anak-anak yang masih duduk di sekolah.

Sedangkan yang memberatkan tersangka adalah, Dia telah terbukti  bersalah dan memberikan contoh yang sangat tidak baik kepada anak-anak sekolah yang seharusnya mendapatkan pelajaran untuk menjaga lingkungan sekitarnya. Sebagai mana telah di atur dalam aturan bersama itu, barang siapa terbukti telah meracun di sungai yang di lindungi akan di denda anatara 1 sampai 15 Juta Rupiah.

Uang denda nanti akan di gunakan Masyarakat Adat pepelah untuk di belikan Aneka Bibit ikan sebagai peganti ikan yang telah mati diracun.

Proses mediasi antara kedua belah pihak yang di fasilitasi oleh Forum Penjaga Hutan dan Sungai Harimau Pining pada Kunjungannya Ke Kampung pepelah Selasa malam 4:9:18 di terima langsung Oleh Pengulu beserta perangkat dan para pemuda kampung Pepelah.

Pada kesempatan ini juga Abu Kari Aman Jarum mengharapkan kepada selruh Masyarakt agar jangan lagi mengunakan racun dan strum di seluruh sungai Pining, selain dapat merusak habitat ikan dan sungai lingkungan kita, ikan yang kena racun sangat berbahaya kita konsomsi, dia juga berharap kegiatan yang selama ini kami lakukan menjaga hutan dan sungai di Pining dapat di dukung oleh semua intansi, tidak membuat aturan lain atau kelompok lain yang pada akhirnya akan merusak dan mengangu regulasi aturan yang kini mulai berjalan baik tentang Perlindungan sumber daya alam di Pining, Khusunya Sungai, Abu Kari juga menambahkan, Jika seandainya Ikan-ikan di Pining tidak kita lindungi, lalu ada ikan yang di racun, di jual ke Blangkejeren dibeli oleh istri pejabat untuk di masak di rumahnya, Apakah ini tidak beakibat fatal bagi kesehatan manusia. (USMAN ALI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed