banner 1280x334

Di Aceh Timur Marak Penebangan, Perambahan Kayu Liar Jenis Damar

by

Aceh Timur, Baranewsaceh.co – Maraknya penebangan ,perambahan kayu liar jenis Damar , Meranti dan Semaram di wilayah sungai Simpang kiri Desa Jering di pergunungan Desa Nalon Kecamatan Serbajadi  Kabupaten Acehceh Timur,

Diduga para oknum toke kayu telah mempengaruhi/ memanfaatkan masyarakat untuk di pekerjakan di lapangan menumbang ,memotong kayu dengan peralatan mesin sinso,alat berat jenis teraktor (  buldoser ) jhounder untuk menarik kayu dari hutan ke jalan terobosan.

Ratusan mesin pemotong penumbang kayu jenis sinso yang di kirim ke hutan wilayah sungai simpang kiri Gunung Nalon untuk menumbang  membelah kayu-kayu yang ada di Daerah Hutan tersebut

Para anggota satuan kerja penumbang pembelah kayu sekaligus membawa kayu hasil belahanya melalui jalur /jln sungai dengan cara di rakit/di gandum, selanjutnya setelah kayu tersebut sampai ke jembatan Desa jering para anggota kerja mengangkat memuat kayu-kayu tersebut ke dalam Mobil Truk Interkuler  dengan muatan menimal 15 sampai 20 ton kayu,

setelah kayu tersebut selesai di muat ke dalam Mobil Truk kayu-kayu tersebut dibawa turun ke peureulak Kota Langsa melalui jalan Kecamatan Serbajadi sampai ke kp.Besar Kecamatan  Peureulak Kabupaten Aceh Timur menurut pantauan Media di lapangan saat di tanyai oleh salah seorang warga masyarakat yang enggan diberitahu idintitasnyamasyarakat sangat mengecam atas kegiatan para oknum toke kayu ilegal loging tersebut karna sepanjang jalan Kecamatan Serbajadi menuju kp.Besar Peureulak hancur  akibat Mobil Pruk pengangkut kayu yang terus berlulu lalang di jalan Kecamatan tersebut

Masyarakat padahal sudah sering melarang para pemain kayu agar mereka jagan lagi membawa kayu tersebut degan mobil besar namun mereka tetap tidak memperdulikanya bahkan mereka juga tidak pernah merasa takut dagan pihak ke amanan seperti polhut Kepolisian yang selalu terus siap menjaga ke amanan di wilayah jalan tersebut namun para pengankut kayu selalu saja bisa mengelabui para pihak Polhut dan Kepolisian dengan cara apapun mestipun siang mereka tidak bisa lewat akibat penjagaan yang ketat namun di saat malam mereka tetap saja bisa melewatkanya,selanjutnya masyarakat kecamatan Serbajadi sangat merasa resah n gundah atas  kegiatan para penumbang kayu ilegal loging karna di khoatirkan akan terjadinya banjir bandang susulan seperti tahun2 yang lalu telah melulu lantakan rumah penduduk serta menelan korban jiwa di Desa Lokop Kecamatan Serbajadi

menurut masyarakat selain menjaga kelestarian alam masyarakat juga mengajak para pemain kayu agar bisa berkebun bertani seperti halnya masyarakat lainya dan masyarakat sangat mengharapkan kepada intansi Pemerintah penegak Hukum Propinsi Aceh agar bisa kiranya dagan segra menindak lanjuti sekaligus mengatasi hal tersebut,agar kelestarian alam Hutan tetap terus terjaga sehingga masyarakatpun tidak lagi merasa resah,gundah “di sampaikan oleh masyarakat Kecamatan Serbajadi.(said ss)