Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Perikanan di Kabupaten Gayo Lues Dipertanyakan

by
Ilustrasi

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Perikanan yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sejak Tahun 2008 sampai 2017 untuk Kabupaten Gayo Lues dipertanyakan.

Dalam aturan tersebut, pemerintah daerah memperoleh alokasi anggaran dari penerimaan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Perikanan untuk digunakan mengembangkan daerahnya, utamanya ditujukan bagi petani perikanan.

Seperti diketahui, seharusnya penerimaan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Perikanan  mulai Tahun 2008 sampai 2017 sekitar Rp. 3.925.792.234,- (Tiga Milyar Sembilan Ratus Dua Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Dua Ratus Tiga Puluh Empat Rupiah ).

Menanggapi hal itu, Ketua LSM Topan RI Gayo Lues Norman Sembiring. M Senin, (05/02/2017) mengatakan bahwa berdasarkan Investigasi ke lapangan dana tersebut yang telah digelontorkan dari Pusat  belum diimplementasikan sama sekali.

Dia mengatakan seharusnya Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Perikanan tersebut dikelola oleh Bidang Perikanan di kabupaten Gayo Lues, namun  pihaknya telah menghubungi Kabid Perikanan beberapa waktu yang lalu dan mengaku belum terima dana yang dimaksud, bahkan pihak Dinas tidak mengetahui sama sekali ” jelasnya.

Ia menyesalkan sikap Pemkab Gayo Lues yang diduga tidak transparan memberikan informasi terkait Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Perikanan tersebut ke masyarakat, ini persoalan pertanggungjawaban pemakaian uang rakyat,” tegasnya.

Ketua Topan RI Gayo Lues Norman Sembiring meminta kepada Penegak Hukum di Kabupaten Gayo Lues agar dapat  mengungkap aliran Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Perikanan yang sudah di SK kan oleh Menteri Keuangan yang diperuntukkan ke Kabupaten Gayo Lues, sebab dana tersebut hingga saat ini belum ada kejelasan, ujarnya. (TIM)