Dyah Erti Idawati Serahkan Hadiah Peraih Juara Apresiasi Bunda PAUD

Banda Aceh, Baranewsaceh.co  – Wakil Bunda PAUD Aceh, Dyah Erti Idawati,  memberikan  hadiah kepada juara Apresiasi  Bunda PAUD Aceh tahun 2018 di Aula hotel 88, Rabu (10/10/2018).

Untuk kategori Apresiasi Gugus PAUD, juara 1 diraih oleh Kabupaten Pidie, juara 2 diraih oleh Kabupaten Aceh Timur dan juara tiga diperoleh oleh Kota Langsa.

Sementara kategori Apresiasi Bunda PAUD tingkat Gampong, juara 1 diraih oleh Gampong Meunasah Mesjid Lhokseumawe. Juara 2 didapatkan oleh Gampong Baro Aceh jaya dan juara 3 berhasil diraih oleh Gampong Pinang Abdya.

Pada tingkat Kecamatan, dewan juri menetapkan Kecamatan Sawang, Aceh Selatan sebagai juara 1, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur sebagai juara 2 dan juara 3 diraih dari Kecamatan Jeumpa, ABDYA (Aceh Barat Daya). Selanjutnya, di tingkat Kabupaten/kota, juara 1 didapatkan oleh Kota Langsa, Kota Banda mendapatkan juara 2 dan juara 3 diperoleh Kabupaten Aceh Besar.

Sebelumnya, Dyah Erti telah membuka kegiatan Apresiasi Bunda PAUD di Pendopo Gubernur Aceh. Kegiatan ini telah  berlangsung dari 8 Oktober 2018 sampai 10 Oktober 2018.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin mengatakan kegiatan itu dilaksanakan atas kerja sama Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Aceh. Apresiasi itu, kata Syaridin akan terus dilanjutkan dan akan dipertimbangkan untuk menambah anggaran tahun 2019 dalam rangka untuk meningkat kualitas PAUD dan pengurus di tiap-tiap daerah.

“Penilaian sudah dilakukan seobjektif mungkin dan kita meminta untuk tiap PAUD untuk terus meningkatkan kualitasnya karena jika perubahan belum kita lakukan maka jangan bermimpi untuk mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Syaridin.

Syaridin menyampaikan bahwa pada tahun 2018 Aceh dipercayai oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyelenggarakan Festival dan lomba Seni siswa tingkat Nasional dan mendapatkan apresiasi dan predikat sebagai tuan rumah terbaik dari semua Provinsi yang sudah pernah dipercayakan sebagai tuan rumah. Sementara di tahun 2019 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan Aceh sebagai tuan rumah untuk melaksanakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMA/SMK.  (RED)




Oknum Polisi Pesta Sabu di Rumah Gembong Narkoba, Ini Fakta-Faktanya

https://www.facebook.com/100028245465820/videos/116537649297750/?t=3

 

BARANEWSACEH.CO  – PT, seorang oknum polisi berpangkat Aiptu di Medan, terekam sedang pesta sabu di sebuah rumah yang diduga milik bandar narkoba.

Video rekaman Aiptu PT tersebut segera menjadi viral di media sosial dengan sebuah akun media sosial atas nama Tarigan Sakaw.

Perilaku Aiptu PT pun segera mendapat kecaman dari warganet. PT akhirnya menyerahkan diri ke Propam Polrestabes Medan pada Selasa (4/9/2018).

Berikut fakta-fakta yang terungkap Kompas.com dalam kasus tersebut.

  1. Aiptu PT menyerahkan diri setelah video dirinya menjadi viral

Sebagai pengayom dan pelayan masyarakat, Aiptu PT seharusnya menangkap penjahat, bukannya berpesta sabu bersama gembong narkoba.

Apalagi, aksi Aiptu PT sedang mengisap sabu terekam video dan menjadi viral di media sosial.

Diduga kuat, Aiptu PT berpesta sabu di rumah A (40) di Jalan Denai Gang Mesjid No 14, Kelurahan Tegal Sari 1, Kecamatan Medan Denai. A diduga menjadi gembong narkoba serta yang merekam Aiptu PT.

Jajaran Polrestabes Medan pun kebakaran jenggot melihat aksi Aiptu PT.  PT akhirnya dipanggil dan diamankan Propam Polrestabes Medan.

Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol M Arifin membenarkan ada oknum Polsek Medan Area diamankan karena diduga mengkonsumsi narkoba.

“Benar, ada kita mengamankan oknum polisi yang mengkonsumsi narkoba jenis sabu,” kata Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol M Arifin, Selasa (04/09/2018).

  1. Tes urine pastikan Aiptu PT positif konsumsi narkoba

Setelah menyerahkan diri di Propam, Aiptu PT mengakui perbuatannya. Hasil tes urine membenarkan pernyataan pelaku.

Propam dan Satuan Narkoba Polrestabes Medan segera menggeledah rumah Aiptu PT di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat.

Sejumlah barang bukti berupa tutup bong dan pipet milik PT yang diduga sering digunakan untuk mengkonsumsi narkoba, diamankan petugas.

“Saat ini, penyidik Propam Polrestabes Medan masih melakukan pemeriksaan terhadap oknum yang sudah mencemarkan nama baik kepolisian. Oknum ini akan kita sidang kode etik,” tegas Kompol M Arifin, Kasi Propam Polrestabes.

  1. Polisi ringkus perekam video oknum polisi Aiptu PT

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Priambodo mengatakan, pihaknya telah meringkus A yang diduga merekam Aiptu PT.

Penangkapan dilakukan di rumah A di Jalan Denai, Gang Mesjid, No 14, Kelurahan Tegal Sari 1, Kecamatan Medan Denai.

Tersangkanya A (40) alias Burnong, teman Aiptu PT yang juga ikut mengisap sabu bersama PT.

A diduga yang merekam video dan mengunggahnya ke media sosial. Selain A, polisi juga mengamankan istri Burnong, LS (32).

“Kawan yang memvideokan itu juga sudah ditangkap personel Sat Res Narkoba sejak video Aiptu PT viral di medsos,” kata Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol M Arifin, Rabu (5/9/2018).

  1. Aiptu PT berpesta sabu bersama suami-istri gembong narkoba?

Usai memeriksa Aiptu PT, polisi segera menangkap A dan LS. Keduanya merupakan pasangan suami istri dan diduga menjadi gembong narkoba di wilayah Kecamatan Medan Denai.

“Pasangan suami istri (pasutri) ini kami tangkap pada Senin (3/9/18) siang. Petugas meringkus teman yang mem-videokan Aiptu PT di rumahnya, sejak video itu viral,” kata Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Priambodo, Rabu (5/9/2018).

“Pasutri ini ditangkap dan diduga merupakan bandar narkoba cukup besar,” tambahnya.

Sementara itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah A dan LS tersebut.

“Dari dalam rumahnya kita temukan dompet berisi barang bukti narkoba sebanyak 3 ons, 2 buah timbangan elektrik, serta uang tunai Rp 38 juta diduga uang hasil penjualan sabu,” kata Raphael.

Sumber (Tribunnews)/ KOMPAS.COM

 




Video Enam Pelanggar Syariat Islam Dicambuk di Gayo Lues


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Kejaksaan Negeri Gayo Lues kembali melakukan eksekusi hukuman cambuk terhadap enam terpidana pelanggar Qanun Aceh Nomoer 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.

Enam orang terpidana pelanggar Qanun Syariat Islam yang tersandung perkara  khamar melanggar pasal 15 (tentang khamar),  semuanya melanggar Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dan dihukum cambuk sebanyak 40 kali  secara terbuka di muka umum dan ditonton warga di halaman Masjid Ash Shalihin  Blsngkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues.

“Terpidana pelanggar Qanun Syariat Islam yang dieksekusi cambuk itu sesuai dengan aturan yang tertera di dalam qanun dan sesuai dengan putusan Mahkamah Syariah yang mengadili keenam terpidana,” kata Kasi Intel Kajari Gayo Lues Bp. Deddy Syahputra SH, Kamis (06/09/2018) .

Berdasarkan informasi yang diperoleh nama – nama terpidana yang di eksekusi hukuman cambuk sebanyak 6 Orang antara lain : Erwinsyah Alias Arsei Bin Muzahidin, (36 Tahun) Tempat tinggal : Dusun Biah imum Desa Penampaan Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues . Agus Salim Alias Salim Bin Alm. Khalidin , (43 Tahun) Tempat tinggal : Desa Penampaan Kec. Blangkejeren Kab. Gayo Lues, Febby Andrian Rambe Alias Peby Bin Penny P. ( 21 Tahun) Tempat tinggal : Kota Blangkejeren Kec. Blangkejeren Kab. Gayo Lues, Makmur Bin Suwarno (53 Tahun) Tempat tinggal : Desa Durin Kec. Blangkejeren Kab. Gayo Lues, Muhammad Amin Bin Selamat Ali (19 Tahun) Tempat tinggal : Desa Penampaan Uken Kec. Blangkejeren Kab. Gayo Lues, Ismail Alias Ucak Bin Abdullah (48 Tahun) . Berikut Videonya (ABDIANSYAH)




Video Gemu Famire Jadi Sejarah Dibawakan TNI Tari Massal Korem 011 Bersama Pelajar dan Masyarakat Aceh

(LAUNG)




Video Genab, A.Ma.Pd Santuni Anak Yatim


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Calon anggota legislatif Partai Perindo Kabupaten Gayo Lues Genab, A.Ma.Pd menggelar kegiatan sosial berupa santunan untuk anak yatim sekaligus silaturahmi dan makan bersama di Kafe Mbak Pia di Kampung Jawa Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, Senin (27/08/2018).

Dalam aktivitas sosial kali ini, dia menyantuni 20 yatim piatu yang berasal dari Kecamatan Blangkejeren . Genab, A.Ma.Pd  menuturkan bahwa kegiatan santunan seperti itu sesuai dengan platform Partai Perindo yang bercita-cita menyeimbangkan ekonomi di level masyarakat bawah, Berikut Videonya. (ABDI)




VIDEO | Resmi, Jokowi dan Ma’ruf Amin, Capres-Cawapres 2019

Sumber : KOMPASTV




Bupati Gayo Lues Siap Sukseskan Program Nasional Imunisasi Campak-Rubella

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru Kampanyekan Imunisasi Campak dan Rubella (MR), Jum.at, (27/07/2018), hal ini bertujuan untuk menyukseskan Pelaksanaan Imunisasi Campak dan Rubella (MR).

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru bertekad mensukseskan program pemerintah pusat yang memberikan imunisasi Campak dan Rubella kepada seluruh anak-anak usia 9 sampai dengan 15 tahun. Hal ini ditegaskan Bupati saat mencanangkan kampanye dan introduksi imunisasi campak dan rubella.

Berdasarkan Informasi yang diperoleh Dinkes Aceh sudah meluncurkan Iklan Layanan Masyarakat khusus tentang Campak dan Rubella ini. Pelaksanaan kampanye imunisasi Campak dan Rubella (MR) di Aceh akan dilakukan pada bulan Agustus sampai dengan September 2018, yang menyasar 1,5 juta anak yang berumur antara 9 bulan sampai dengan kurang dari dari 15 tahun.

Seperti yang dilansir dari Dinkes Provinsi aceh dikatakan Dalam pelaksanaan nantinya dibagi kepada 2 (dua) tahap. Tahap pertama, pada bulan Agustus, dilaksanakan di sekolah mulai dari PAUD, hingga SMP/MTs/Sederajat. Dan tahap kedua, pada bulan September, akan dilakukan pemberian imunisasi bagi anak-anak yang belum bersekolah.

Setelah pelaksanaan imunisasi massal campak dan rubella pada bulan Agustus-September 2018, nantinya mulai bulan Oktober 2018  imunisasi MR akan menjadi bagian dari imunisasi rutin bagi anak berusia 9 bulan, 18 bulan dan murid kelas 1 SD.

Imunisasi campak dan rubella atau disebut juga imunisasi MR adalah imunisasi yang bersifat wajib dan tidak memerlukan individual informed consent. Jadi setiap anak pada anak usia 9 bulan sampai dengan usia 15 tahun harus mendapatkan imunisai MR ini dengan target cakupan di atas 95 persen.

Campak dapat menyebabkan implikasi yang serius seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian. Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak. Akan tetapi, bila penyakit Rubella ini menulari ibu hamil pada trimester pertama atau pada masa awal kehamilan, dampaknya dalah dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang akan dilahirkan, seperti kelainan jantung, kerusakan jaringan otak, katarak kongenital, dan bahkan gangguan pendengaran (tuli) pada bayi yang akan dilahirkan. namun itu semua bisa kita cegah dengan imunisasi MR ini.

Imunisasi Campak dan Rubella ini sangat penting dilakukan untuk melindungi buah hati anda dari penyakit Campak dan Rubella (MR). Imunisasi MR ini akan melindungi anak-anak kita dari penyakit Campak dan Rubella yang dapat menyebabkan cacat dan kematian. Untuk itu dihimbau bawalah anak anda ke Pos imunisasi terdekat pada bulan Agustus dan September 2018 untuk mendapatkan imunisasi MR ini.

Berikut  Video Kampanye MR Imunisasi Campak dan Rubella

(J.Porang)




Video Gubernur Aceh Tiba di KPK

 

BARANEWSACE.CO –Usai terjerat operasi tangkap tangan 3 Juli kemarin, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, pada pukul 14.05 WIB tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dikawal petugas KPK, Irwandi Yusuf langsung masuk ke gedung merah putih.

(SUMBER :Antara)




Melengkan Meriahkan Acara Halal Bi Halal di Pendopo Bupati Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Warga Gayo Lues yang tergabung dalam empat kecamatan yakni Kecamatan Terangun, Tripe Jaya, Pining dan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues menghadiri acara Halal bi Halal yang diselenggarakan Pemkab Gayo Lues bersama Bupati dan Wakil Bupati serta Forkopimda Kabupaten Gayo Lues, Minggu, (17/06/2018).

Dalam Halal bi halal kali ini ada suasana yang berbeda, pasalnya sebelum kegiatan Halal bihalal Bupati Gayo Lues Disambut Gema Takbir  yang dilantunkan para tamu dari Perwakilan Kecamatan tersebut.

Selanjutnya perwakilan para undangan dari empat Kecamatan itu mengadakan Melengkan, mengingat bahwa seni budaya Melingkan merupakan salah satu warisan dari pada leluhur yang sampai saat ini masih di budayakan oleh masyarakat Gayo Lues, yang merupakan bentuk ucapan dalam bertutur kata sebagai alat interaksi antara satu kelompok dengan kelompok lainnya.

Mengawali acara tersebut mewakili seluruh warga Camat Terangun menyampaiakan ikrar silaturahmi atas nama Masyarakat dari empat Kecamatan kepada Bupati dan seluruh jajarannya karena tidak menutup kemungkinan warganya dalam waktu satu tahun pernah berbuat kesalahan.

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru dalam sambutannya mengatakan, dirinya dan seluruh jajarannya di Kabupaten Gayo Lues Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin .

Dalam kesempatan tersebut Bupati H. Muhammad Amru pada sambutannya memberikan pesan pentingnya silahturahmi. Menurut bupati, dengan silahturahmi dapat meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama.

H.Muhammad Amru juga mengatakan bahwa dalam kurun waktu kurang lebih Sembilan bulan kami menjadi pimpinan banyak hal yang diharapkan oleh masyarakat, banyak hal yang dijanjikan belum bisa sepenuhnya ditunaikan, karena memang untuk mengukur keberhasilan kedua pimpinan tidak bisa diukur dengan waktu sembil Sembilan bulan.

Lebih-lebih program-program yang disajikan bukan program yang sifatnya instant atau selesai dalam sesaat, ujarnya.

Bupati berharap sebagai pimpinan akan menyelesaikan persoalan syariat Islam,  Mengawali dari program-program itu bupati  telah mengeluarkan intruksi kepada seluruh jajaran Kepala Desa untuk menghimbau masyarakatnya agar magrib sampai Isya jangan dibiarkan anak – anak berkeliaran, perhatikan mereka agar mereka mengaji.

Bupati juga menyampaikan bahwa dia  juga sudah mengintruksikan kepada seluruh jajaran SKPK untuk sama-sama untuk melakukan Subuh, kemudian yang paling mendasar  kita menggaungkan agar kabupaten Gayo Lues tidak cukup dengan julukan Negeri 1000 Bukit, Kita ingin Kabupaten Gayo Lues ini dijuluki dengan 1000 Hafiz, kita usahakan Kurun Waktu lima tahun Kabupaten Gayo Lues harus bisa memilki 1000 Hafiz, jelasnya.

, untuk itu berbagai Program telah kami kucurkan walaupun barang kali program-program itu belum menyentuh semua masyarakat , tapi setidaknya ada perubahan kehidupan baru melihat antusias masyarakat kita untuk memasukkan anaknya menjadi hafiz, jelasnya. Berikut Videonya (NS)




Polisi Diminta Jaga Perbatasan Gayo Lues, Cegah Peredaran Narkoba dan Miras Masuk Ke Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Ketua MPU Gayo Lues Tgk Kasim Gazali meminta Kepolisian Daerah Gayo Lues memperketat penjagaan daerah perbatasan Kabupaten Gayo Lues Baik Yang masuk maupun yang keluar wilayah Kabupaten Gayo Lues, yang diduga menjadi akses masuk jaringan narkoba dan Minuman keras .

Hal tersebut disampaikan pada saat menghadiri Halal Bi Halal bersama Bupati Gayo Lues dan masayarakat dari 4 Kecamatan, Minggu (17/06/2018).

Tgk Kasim Gazali juga mengatakan jangan hanya memeriksa keluar Gayo Lues, yang masuk juga di perikasa, guna mengantisipasi peredaran Narkoba dan Minuman keras seperti Tuak.

Selain itu Tgk Kasim Gazali juga mengajak para undangan agar dalam kehidupan ini sebagai umat muslim kita diwajibkan untuk hidup secara islami, dimana segala hal dalam kehidupan harus dijalankan sesuai dengan ketentuan Allah SWT. Di sini setiap muslim harus berusaha mewujudkannya dengan cara meniatkan segala hal yang dilakukannya adalah bagian dari ibadah.

Syari’at Islam mengatur seluruh pola perilaku manusia dalam segala aspek kehidupannya, baik aqidah, ibadah, syari’ah, muamalah. Syari’at Islam merupakan rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamiin). Untuk itu harus diterapkan, agar rahmat tersebut dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia dan alam sekitarnya, jelasnya. (J.PORANG)




Bupati Gayo Lues Gelar Halal Bi Halal di Pendopo


Gayo Lues Baranewsaceh – Ribuan Warga yang tergabung tergabung dalam empat Kecamatan di Kabupaten Gayo Lues memadati Pendopo Kabupaten Gayo Lues, atas undangan resmi bupati Gayo Lues dan undangan resmi pemerintahan kabupaten Gayo Lues untuk hadir dalam acara halal-bihalal Idul Fitri 1439 H/2018 M, Minggu, (17/06/2018).

Dalam awal pidatonya Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H Mohon maaf Lahir dan Bathin.

Bupati Gayo Lues mengatakan Hari ini hari yang kedua ini kita mengadakan penerimaan tamu untuk acara Halal Bi Halal di Pendopo Bupati Gayo Lues.

Dia mengatakan bahwa ini adalah pertama kali, berdiri sebagai Bupati dan sebagai Wakil Bupati untuk pertama kalinya setelah menjadi pimpinan mengadakan acara halal bi halal, sebagai pimpinan baru, tentu banyak hal yang tidak sempurna mulai dari pelayanan, tata cara penerimaan tamu, penyediaan tempat duduk, makanan sampai ke hal- hal tingkah laku dari Panitia, maka saya selaku Pimpinan menyampaikan permohonan maaf .

H.Muhammad Amru juga memaparkan bahwa dalam kurun waktu kurang lebih Sembilan bulan kami menjadi pimpinan banyak hal yang diharapkan oleh masyarakat, banyak hal yang kami janjikan belum bisa sepenuhnya kami tunaikan, karena memang untuk mengukur keberhasilan kedua pimpinan tidak bisa diukur dengan waktu sembil Sembilan bulan.

Lebih-lebih program-program yang kami sajikan bukan program yang sifatnya instant atau selesai dalam sesaat, jangan pernah diukur keberhasilan kami sebanyak apa kami membagi sirup, jangan pernah diukur keberhasilan kami sebanyak apa SK honor yang kita keluarkan, tapi marilah kita berfikir bahwa kami ini sedang berupaya, bagaimana menyelamatkan negeri kita ini dari berbagai  persoalan mulai dari persoalan rendahnya penegakan syariat Islam, lemahnya aqidah masyarakat kita, banyaknya persoalan kemiskinan, rendahnya SDM itulah persoalan yang harus kita selesaikan, Menyelesaikan persoalan ini tidak seperti memakan cabe, maka dari itu baru kita rasakan nanti beberapa tahun kedepan. jelas H. Muhammad Amru.

Dia berharap sebagai pimpinan yang pertama pertama kali akan menyelesaikan persoalan syariat Islam,  Mengawali dari program-program itu bupati  telah mengeluarkan intruksi kepada seluruh jajaran Kepala Desa untuk menghimbau masyarakatnya agar magrib sampai Isya jangan dibiarkan anak kita lari kesana kemari berkeliaran, perhatikan mereka agar mereka mengaji.

Bupati juga menyampaikan bahwa dia  juga sudah mengintruksikan kepada seluruh jajaran SKPK untuk sama-sama untuk melakukan Subuh berjamaah . Kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa berjamaah itu penting .  Kemudian yang paling mendasar  kita menggaungkan agar kabupaten Gayo Lues tidak cukup dengan julukan Negeri 1000 Bukit, Kita ingin Kabupaten Gayo Lues ini dijuluki dengan 1000 Hafiz, kita usahakan Kurun Waktu lima tahun Kabupaten Gayo Lues harus bisa memilki 1000 Hafiz, untuk itu berbagai Program telah kami kucurkan walaupun barang kali program-program itu belum menyentuh semua masyarakat , tapi setidaknya ada perubahan kehidupan baru melihat antusias masyarakat kita untuk memasukkan anaknya menjadi hafiz, jelasnya.(J.porang)




Presiden Republik Indonesia Ucapkan Selamat Ulang Tahun dan Selamat Hari Raya Idul Fitri Kepada BaraJp

Jakarta Baranewsaceh – Asalamualaikum warahmatulahhiwabarakato.

Diusianya yang 5 (kelima) BaraJp  telah  mampu menjadi benteng yang tangguh untuk menyuarakan kebenaran di Indonesia sekalugus mencerminkan dirinya sebagai elemen bangsa yang mampu mendrong dan mengawal pemilu dan pilkada yang bermartabat, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 5 (lima) BaraJp  teruslah menjadi agen perubahan dan dalam kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri  1 Sawal 1439 H bagi seluruh aggota BaraJp yang merayakanya.

Wasalamualaikum warahmatulahhiwabarakato.(NS)