Badan Jalan Terputus TNI, BPBD Beserta Masyarakat Buat Jembatan Darurat


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Bencana alam tanah longsor yang terjadi di jalan menuju dusun Rikit Indah kampung Rikit Musara kecamatan Permata Kabupaten. Bener Meriah. Telah mengakibatkan terputusnya badan jalan menuju desa setempat.

Danramil 12/Pmt Lettu Inf Arianto beserta Babinsa, juga Badan penanggulangam Bencana Daerah (BPBD) di bantu masyarakat melaksanakan gotong royong bersama untuk membuat jembatan darurat. Selasa (18/09)

Danramil Permata Lettu Inf Arianto saat di hubungi melalui selulernya mengatakan. Bencana ini terjadi akibatk curah hujan yang cukup tinggi, sehingga badan jalan tidak sanggup menampung debit air yang begitu melimpah. Akibatnya badan jalan terputus total. Tidak ada korban jika dalam peristiwa tersebut, dan untuk sementara kendaraan roda dua dan empat belum bisa lewat.

Selain itu masyarakat juga tidak bisa mengeluarkan hasil pertanian atau kebun. Begitu juga halnya dengan para pelajar juga harus merasakan dampaknya. Tidak ada korban jiwa ucapnya.

Menyikapi situasi tersebut Danramil Permata secara sigap dan cepat langsung berkoordinasi dengan Dandim 0106/Ateng-BM Letkol Inf Hendry Widodo.

Selanjutnya TNI dan BPBD kabupaten Bener Meriah di bantu masyarakat setempat, selanjutnya melakukan gotong royong massal untuk membuat jembatan darurat.

Jembatan darurat tersebut, menurut Danramil dikerjakan untuk mempermudah akses masyarakat Desa Rikit Musara ke kebun, karena mayoritas penduduk desa setempat bermata pencaharian sebagai petani, selain itu juga digunakan untuk jalan penyeberangan anak sekolah.

Kurang lebih Tiga jam, jembatan darurat tersebut dapat selesaikan sehingga akses masyarakat khususnya petani dan pelajar bisa melewati jembatan itu kembali Tetapi tetapi untuk kenderaan bermotor untuk sementara belum bisa lewat. Ujar Lettu Inf Arianto. (DN)




Lomba Melengkan Tingkat Pelajar SD dan SMP se – Kabupaten Bener Meriah

 



Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Melengkan adalah perpustakaan hidup yang hanya bisa dilihat, didengar dan di saksikan dalam sebuah hajatan adat tertentu. Melengkan juga merupakan warna bahasa yang  melambangkan keindahan seni bertutur sapa Gayo dalam sebuah prosesi adat ketika hendak menyerahkan pengantin.

PP nomor 48 tahun 2014 seakan menghentikan langkah dan hilangnya seni bertutur Gayo yang satu ini. Eksistensi bahasa adat melengkan tamat sudah riwayatmu. Melengkan hilang oleh regulasi dan aturan peradaban baru. Melengkan adat betutur sapa Gayo, yang telah terwariskan dari generasi ke generasi, kini hanya menyisakan pelakunya saja, tanpa tahu kapan dan dimana lagi bahasa melengkan tersebut akan di perdengarkan.

Menyikapi tradisi budaya sebagai perpustakaan hidup yang telah hilang. Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bener Meriah kembali menggali dan menyelenggarakan lomba Melengkan tingkat pelajar Sekolah dasar (SD) dan lomba Melengkan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara pelaksanaan berlangsung selama 4 (empat) hari berturut turut dari tanggal 17 – 20 September 2018 di Aula Gedung Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bener Meriah. Selasa (18/09).

Hari ini sebanyak 20 peserta tingkat SMP yang mewakili dari sekolah masing masing, selanjutnya menyampaikan ucapan Melengkan sebagai mana layaknya saat penyampaian Melengkan saat penyerahan mempelai dalam sebuah adat perkawinan. Selain itu peserta di haruskan menyampaikan Melengkan dalam dua sesi yaitu penyerahan dan penerimaan.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bener Meriah Ridwan,S.Pd  kepada Baranewsaceh.co mengatakan. Tujuan di selenggarakannya lomba melengkan tingkat pelajar SD dan SMP se Kabupaten Bener Meriah lebih kepada upaya pelestarian tradisi adat budaya melengkan sebagai bentuk perpustakaan hidup yang telah hilang.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan. Pemerintah pusat lewat kementrian pendidikan dan kebudayaan terus berupaya mempertahankan dan melestarikan kebudayaan serta menghormati kearifan lokal, sebagai mana tertera dalam peraturam menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 10 tahun 2014 tentang pedoman pelestarian tradisi.

Dari sudut pandang kami Melengkan merupakan sebuah bentuk Perputakaan hidup dari bahasa adat yang tidak tertulis. Melengkan itu ada, dan hanya bisa di lihat didengar dan di persaksikan dalam acara tertentu saja. Inilah makna dari Perpustakaan hidup yang kami maksud.

Sementara tim penilai Lomba Melengkan terdiri dari para ahli Melengkan yang terdiri dari M. Nasir dari Majelis adat Gayo, Abdul Mutalib mantan Kabit Kebudayaan Dikjar Bener Meriah, dan Umar Riadi dari lembaga adat Bener Meriah.

Amatan Baranewsaceh.co terlihat peserta begitu antusias mengikuti acara ini. Selain itu kehadiran para pendamping juga begitu memberi semangat dalam penyampaian Melengkan oleh peserta. (DN)




Hasi Uji Mampu Membaca Al Quran Bagi Calon Anggota KIP Bener Meriah

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Tim Indevenden Penjaringan dan Penyaringan calon anggota Komisi Indevenden Pemilihan Kabupaten Bener Meriah hari ini. Senin (17/09) mengumumkan hasil uji mampu baca Al quran bagi seluruh calon anggota KIP Bener Meriah.

Ketua Pansel KIP Bener Meriah. Effendi saat di konfirmasi di ruang kerjanya kepada Baranewsaceh.co menjelaskan. Berdasarkan hasil Uji mampu baca Alquran dari tim penguji, yang terdiri dari unsur Kemenag, MPU dan LPTQ Dinas Syariat Islam. Dari 36 peserta calon anggota KIP yang mengikuti uji mampu membaca Al Quran, Sebanyak 35 orang peserta dinyatakan mampu, selebihnya tidak menghadiri saat pelaksanaan uji mampu baca Al Quran.

Berikut daftar ini hasil uji mampu baca Al quran yang kami peroleh dari Pansel KIP Bener Meriah. Senin (17/09).

Lebih lanjut ketua Pansel KIP Bener Meriah Effendi mengatakan. Untuk tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan ujian tulis yang akan di laksanakan di ruang sidang DPRK Bener Meriah pada hari Rabu, 19 September 2018, pukul 10.00 Wib sampai dengan pukul 12.00 Wib. Kita berharap kepada semua peserta yang telah dinyatakan mampu dalam uji baca Al Quran untuk dapat mengikuti tahapan tahapan berikutnya. Pungkasnya. (DN)




H. Firmandez Himbau Kemenpan – RB Beri Kesempatan Bener Meriah Terkait Formasi CPNS 2018

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Ketua tim koordinator pemantau otsus Aceh yang juga anggota DPR – RI, H. Firmandez menghimbau Kemenpan dan RB agar memberi ruang dan waktu juga kesempatan kepada Kabupaten Bener Meriah terkait usulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018. Hal tersebut disampaikan Firmandez melalui selulernya kepada Baranewsaceh.co, Senin (17/09).

Lebih lanjut putra Simpang Balik Bener Meriah ini menjelaskan. sekarang kita tengah berjuang bersama rekan rekan agar formasi CPNS tahun 2018 untuk Kabupaten Bener Meriah dapat di buka dan jangan sampai mengalami kekosongan. Karena menurut Firmandez Kabupaten Bener Meriah baru saja mengalami dilema masalah kepemimpinan, jadi harus di pahami dengan segala bentuk keterbatasannya.

Lewat media Baranewsaceh.co. H. Firmandez juga menyampaikan. Kabupaten Bener Meriah sampai saat ini masih mengalami kekurangan aparatur sipil negara yang berstatus PNS, belum lagi nantinya para PNS yang akan memasuki masa pensiun. Oleh sebab itu Firmandez berharap Kemenpan – RB untuk bersikap adil.

Disisi lain Plh. Bupati Drs. Ismarisiska.MM didampingi kepala BKPP Bener Meriah Mahmuddim, saat Baranewsaceh.co temui di ruang kerjanya. Jumat (14/09) menegaskan. Kita sudah membentuk tim dan telah mensurati kemenpan – RB.

Selain itu kita juga sudah menyampaikan kepada perwakilan sebagai anggota DPR RI pusat.
Lebih lanjut Plh. Bupati Drs. Ismarissiska. MM juga menjelaskan bahwa kita harus menunggu jawaban dan balasan surat tertulis dari kemenpan – RB terkait usulan yang telah kita sampaikan. Jadi kepada masyarakat Bener Meriah dan calon pelamar CPNS di mohon untuk bersabar. Pungkasnya. (DN)




Tgk. Sarkawi Bersilaturahmi Dengan Masyarakat Gayo di Kota Madinah


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Kendati masih dalam rangka mengikuti rangkaian pelaksanaan ibadah haji. Tgk. Sarkawi masih menyempatkan diri untuk mendatangi sekaligus bersilaturahmi langsung dengan sejumlah masyarakat Gayo yang berdomisili di kota Madinah Arab Saudi. Sabtu (16/09)

Menurut penuturan Tgk. Sarkawi lewat akun masangernya. Seluruh masyarakat Gayo yang ada di kota Madinah tetap menggunakan bahasa Gayo dalam bertutur safa antar sesama, kendati sebagian dari mereka ada yang sudah menetap hampir 20 tahun di kota Madinah.

Hal yang paling menarik menurut penjelasan Tgk. Sarkawi, menu kuliner khas Gayo Masam Jaing dan kopi Gayo, masih menjadi menu dan minuman favorit disaat ada pertemuan antar sesama masyarakat Gayo.

Kunjungan sekaligus bersilaturahmi dengan Masyarakat Gayo di Kota Madinah berlangsung di kediaman Fauzan (45) salah seorang putra Gayo asal kampung Belang Gele Kabupaten Aceh Tengah.

Selain itu juga di hadiri sejumlah masyarakat Gayo yang lainnya yang berasal dari Kampung Kute Kering, Simpang Balik, dan Bintang, tanpa menyebutkan nama dari masyarakat Gayo yang di maksut.

Lebih lanjut Tgk. Sarkawi menuliskan melalui akun masengernya, bahwa sejumlah masyarakat Gayo yang berada di kota Madinah, ada yang bekerja menjadi Perawat di rumah sakit Saudi, ada yang bekerja di hotel Moventic Madinah, dan sebagian lagi bekerja di sektor swasta.

Kehadira Tgk. Sarkawi beserta rombongan, langsung di safa penuh akrab dan kekeluargaan yang terbalut kerinduan akan tanah leluhur, Dataran Tinggi Tanoh Gayo. Hadirnya saudara jauh adalah obat pelepas rindu akan tanah kelahiran, dan seakan sudah berada di tengah keluarga yang jauh di Indonesia. (DN).




Evi Nafisah : Siswi MAN 1 Bener Meriah Wakil Aceh Dalam Kompetensi Sain Madrasah Tingkat Nasional

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Setelah melalui seleksi tingkat kabupaten dan provinsi Aceh beberapa bulan yang lalu, Evi Nafisah yang akrab dipanggil Evi siswi kelas XII MIA pada MAN 1 Bener Meriah, akhirnya terpilih menjadi duta madrasah mewakili provinsi Aceh pada ajang Kompetensi Sain Madrasah (KSM) tingkat Nasional yang akan berlangsung dari tanggal 23 sampai tanggal 27 September 2018 di Bengkulu.

Gadis cantik kelahiran Bale Redelong, 28 Nopember 2001 ini akan bersaing dengan peserta seluruh provinsi di Indonesia pada bidang Matematika Terintegrasi tingkat Aliyah.

Putri pasangan Syamsu Nari dan Muryati yang berdomisili di Kampung Bale Redelong, Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah ini merupakan siswi yang pendiam, namun selalu serius untuk bidang yang ditekuninya, hal tersebut ia kemukakan ketika Baranewsaceh.co bertanya tentang prestasi yang telah dia peroleh, saat di temui di kantor Kemenag Bener Meriah. Jumat (14/09).

Kepala MAN 1 Bener Meriah, Mahdi, S.Ag, MA ketika mendampingi Evi berserta orang tuanya menjumpai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah dalam rangka pelepasan keberangkatannya menuju Bengkulu, dangat berharap dukungan do’a dari seluruh masyarakat Bener Meriah dan Provinsi Aceh. Semoga ia bisa tampil maksimal dan meraih prestasi yang diharapkan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah, Saidi Bentara, S.Ag, MA, yang di wakili Plh, Kasie Pendis, Salman, S.Pd, M.Pd dan Koordinator KSM Kabupaten, M. Syahri. Kami sangat berharap semoga Evi bisa membawa nama baik madrasah dan Kabupaten Bener Meriah, serta Provinsi Aceh secara umum.

Sebelum keberangkatannya ke Bengkulu peserta KSM ini akan mengikuti training Center di Hotel Kuala Radja, Banda Aceh Selama 1 minggu, dan pada tanggal 23 September 2018 akan berangkat menuju Bengkulu, dan akan mengikuti rangkaian kegiatan selama 1 minggu juga. (DN)




Bupati Gayo Lues Hadiri Pembukaan Gayo Alas Mountain International (GAMI) 2018


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru didampingi Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menghadiri  pembukaan Gayo Alas Mountain International (GAMI) 2018 di 4 Kabupaten, yang meliputi Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tenggara, di  Lapangan Musara Alun, Kota Takengon, Jumat (14/8/2018) malam.

Gayo Alas Mountain International (GAMI) 2018 di 4 kabupaten diselenggarakan oleh Disbudpar Aceh, yang  berlangsungdari tanggal  14 September 2018 hingga 24 November 2018.

Pantauan Awak media Ribuan masyarakat memadati lapangan Musara Alun  Takengon,  meski diguyur hujan dalam pembukaan tersebut, namun tetap antusias menyaksikan pembukaan GAMIFest 2018.

Teuku Edwin dan Zeda Salim  menjadi master of ceremony pada  pembukaan acara tersebut  yang dibuka langsung oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah serta dihadiri langsung oleh Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional II Kementerian Pariwisata RI Reza Fahlevi beserta sejumlah rombongan dari Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun  pada pembukaan , sejumlah penampilan yang akan memanjakan ribuan penonton yang hadir juga disajikan dengan penuh pesona.

“Tarian massal Opoh Kio bersama 350 penari akan menjadi penampilan, tidak hanya itu juga dihibur dengan penampilan musisi berdarah Gayo, yakni Ervan Ceh Kul serta penyair nasional Fikar W Eda juga bakal hipnotis lapangan Musara Alun,”

Kegiatan GAMI Festival yang bertema “The Power of Nature” merupakan salah satu rangkaian top event dari Calendar of Event (COE) Aceh yang akan berlangsung hingga 3 (tiga) bulan dengan melibatkan 4 (empat) kabupaten seperti Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

Rentetan rangkaian atraksi wisata alam dan budaya digelar selama GAMI Festival 2018 kali ini, meliputi kegiatan launching, Destination Photo Contest, Opening Ceremony, Tarian Massal, Pawai Budaya Gayo Alas, Pentas Wonderful Gayo Alas, Handicraft and Photo Expo, Coffee and Culinary Festival, Lomba Perahu Tradisional, Jet Ski Exhibition, Paramotor Show, Camping 100 Tenda, Festival Panen Kopi, Expedisi Burni Telong, Takengon Rafting, Aceh Bike Cross Country, Gathering Pesona Indonesia, Pacu Kuda Tradisional, Aceh Trail Adventure, Festival Agara, Wisata Arung Jeuram, Pelatihan Pariwisata, Festival Budaya Saman dan atraksi menarik lainnya.

Pada event tersebut, beragam atraksi akan digelar seperti Destination Photo Contest, Opening Ceremony, Tarian Massal, Pawai Budaya Gayo Alas, Pentas Wonderful Gayo Alas, Handicraft and Photo Expo, Coffee and Culinary Festival, Lomba Perahu Tradisional, Jet Ski Exhibition.

Tak hanya itu, event tingkat internasional ini juga menampilkan Paramotor Show, Camping 100 Tenda, Festival Panen Kopi, Expedisi Burni Telong, Takengon Rafting, Aceh Bike Cross Country, Gathering Pesona Indonesia, Pacu Kuda Tradisional, Aceh Trail Adventure, Festival Agara, Wisata Arung Jeuram, Pelatihan Pariwisata dan atraksi wisata menarik lainnya. (ABDIANSYAH)




Dua Tersangka Pengguna Narkoba Jenis Shabu di Tangkap di Wihni Durin Syiah Utama

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Kerjasama yang baik antara personil Bhabinkamtibmas Polsek Syiah Utama bersama Babinsa Koramil Syiah Utama, berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 orang tersangka pengguna narkoba jenis sabu di dusun wehni durin kecamatan syiah utama Kabupaten Bener Meriah. Kamis (13/09)

Sebagai indentitas kedua tersangka masing masing : DN (28) pekerjaan tani alamat Kampung Wihni Doren Kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah dan SM (18) pekerjaan tani, alamat Simpang Bahgie Bertona Kecamatan Bandar.

Penangkapan terhadap ke dua tersangka di lakukan pada hari kamis malam Jumat sekira pukul 20.00 Wib, tepatnya di Dusun Wihni Doren Kec. Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah AKBP. Fahmi Irwan Ramli,SH.,SiK.,M.Si melalui Kapolsek Syiah Utama Iptu Fathurahman,SH saat dikonfirmasi Baranewsaceh.co membenarkan penangkapan terhadap kedua tersangka. Sementara barang bukti yang di temukan berupa narkoba jenis sabu dan juga bong / alat hisap sabu dari dalam rumah tersangka.

setelah dilakukan introgasi lebih lanjut di TKP, tersangka DN mengaku narkoba tersebut dia peroleh dari temannya yaitu SM, selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap kedua tersangka barikut barang bukti yang telah berhasil ditemukan.

Kemudian pada hari jumat tanggal 14 sep 2018 sekira pkl 04.30 wib kapolsek syiah utama telah menyerahkan dua orang tersangka tersebut berikut barang bukti narkotika jenis sabu kepada KBO dan anggota sat resnarkoba polres bener meriah. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke ruang Sat Resnarkoba Polres Bener meriah guna proses penyelidikan lebih lanjut.(HT)




Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bener Meriah Tetapkan 4 Tersangka Kasus Oplosan Gas Bersubsidi


Bener Meriah, Baranewsaceh. co – Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bener Meriah, berhasil mengungkap kasus pengoplosan gas LPG 3 kg subsidi yang disuling kedalam tabung gas 12 kg non subsidi, tepatnya di pangkalan gas LPG UD. Barokah di kampung Jamur Ujung Kecamatan Weh Pesam Kabupaten Bener Meriah pada hari Jumat 31 agustus 2018.

Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi dari masyarakat, kemudian Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bener Meriah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Terungkapnya kasus pengoplosan gas LPG 3 Bersubsidi berawal dari kecurigaan petugas terhadap satu unit mobil box Daihatsu warna putih dengan No. Pol : BL 8142 YB yang keluar dari UD. Barokah.

Selanjutnya Tim Opsnal Sat Reskrim melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap muatan mobil tersebut, dan hasilnya ditemukan 10 (sepuluh) tabung gas LPG ukuran 12 Kg yang hendak di bawa keluar dari pangkalan tersebut.

Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap pangkalan LPG, Usaha Dagang (UD) Barokah, dan juga berhasil menemukan 3 (tiga) set selang berwarna kuning yang telah di pasang dua kepala, untuk regulator gas yang telah di modifikasi dan di letakkan dalam ember berisi air.

Selanjutnya Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bener Meriah juga mengamanka 3 tersangka masing masing. RD (44), wiraswasta, alamat Kampung Simpang Bahgie Kecamatan bandar sebagai otak pelaku pengoplosan. Selanjutnya MA (21) wiraswasta alamat Kampung Simpang Balik Kecamatan Weh Pesam Kabupaten Bener Meriah. MY (26) wiraswasta dengan alamat Kampung Simpang Bahgie kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah, dan JM (47) wiraswasta alamat Kampung Gele Gantung Kelurahan Gunung Bukit Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah.

Berdasarkan hasil intrograsi dan pemeriksaan oleh Sat Opsnal Sat Reskrim Polres Bener Meriah. Ke tiga pelaku mengakui bahwa selang yang di temukan ternyata di pergunakan untuk melakukan pengoplosan atau memindahkan isi gas dari tabung gas 3 Kg bersubsidi ke dalam tabung gas 12 Kg Non – Subsidi dengan tujuan untuk mendapatkan ke untungan.

Gas hasil oplosan tabung 12 Kg selanjutnya di jual dan di pasarkan oleh tersangka RD (44) di seputaran Permata, Bener Kelipah dan Kecamatan Bandar, dan sebagian lagi di jual ke tersangka JM (47) di Kabupaten Aceh Tengah.

Terkait penetapan tersangka pengoplosan Gas LPG bersubsidi. Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SiK.,M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu. Wijaya Yudi hari ini Kamis (13/09) menggelar konsprensi pers bersama sejumlah awak media baik cetak maupun elektronik di Polres Bener Meriah.

Kasat reskrim Iptu. Wijaya Yudi juga menjelaskan. Kasus tindak pidana pengoplosan LPG 3 Kg bersubsidi ke dalam tabung LPG 12 kg non subsidi, kita telah menetapkan 4 orang tersangka. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan masing masing satu unit mobil box merk Daihatsu Gran Max warna putih, satu STNK, 31 tabung gas ukuran 12 kg kosong, 106 tabung gas 3 kg kosong, 4 set selang rakitan, satu buah selang warna hitam, 214 segel tabung gas, 2 kran kompressor, 3 tabung gas 12 kg dalam keadan berisi hasil oplosan. (DN)




Belajar Tentang Kopi, Puluhan Mahasiswa Manca Negara Kunjungi KP Gayo

 


Liputan : Fathan Muhammad Taufiq dan Ishar, SP

Popularitas kopi arabika dari Dataran Tinggi sebagai kopi terbaik dan termahal di dunia, ternyata tidak hanya didalam negeri saja, tapi juga sudah dikenal bi berbagai negara di benua Amerika dan Eropa, tidak terkecuali negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Bukan hanya kalangan pelaku usaha atau pebisnis kopi saja yang mengenal keunggulan kopi Gayo, tapi juga menjadi daya tarik bagi kalangan mahasiswa dan akademisi di banyak negara. Banyak kalangan mahasiswa dari negara-negara tetangga yang kemudian tertarik untuk melihat langsung sekaligus belajar tentang seluk beluk kopi Gayo, mulai dari proses pembibitan, budidaya, pasca panen, prosessing sampai pemasaran komoditi perkebunan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Gayo ini.

Seperti yang terlihat Rabu (12/9/2018) kemarin, puluhan mahasiswa dari beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Vietnam, Kamboja, Laos dan Thailand serta dari kawasan Eropa yaitu Swedia dan dari wilayah Amerika Latin yaitu Chili terlihat mengunjungi Kebun Percobaan Kopi Gayo (KP Gayo) yang merupakan unit pelaksana teknis Badan Peneltian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian. Sebanyak 26 mahasiswa dari berbagai negara tersebut ditambah 10 mahasiswa dari Fakultas Pertanian UII dan 10 mahasiswa Fakultas Pertanian UMSU ini merupakan peserta Joint Summer Program Biodiversity Indonesian Coffee Story. Program ini merupakan kerjasama Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan dengan beberapa perguruan tinggi di berbagai negara. Program Joint Summer sendiri berisi kegiatan kuliah umum, Praktik Lapangan dan Field trip mahasiswa luar negeri ke destinasi yang menjadi fokus program tersebut. Itulah sebabnya pengelola program kemudian mengajak para mahasiswa tersebut untuk mengunjungi dataran tinggi Gayo untuk melihat langsung dan belajar tentang berbagai aspek tentang kopi arabika Gayo.

Saat mengunjungi Kebun Percobaan (KP) Gayo yang berada di desa Pondok Gajah, kecamatan Bandar, kabupaten Bener Meriah ini, ke 46 mahasiswa manca negara dan dalam negeri ini didampingi oleh beberapa dosen pembimbing, langsung diajak untuk melihat langsung proses pembibitan, budidaya, panen dan pasca panen serta proses pengolahan di tempat tersebut. Kepala KP Gayo, Ir. Khalid didampingi peneliti Ir. Bardi Ali dan Ishar, SP menyambut baik kedatangan para mahasiswa yang ingin belajar banyak tentang seluk beluk kopi Gayo ini. Menurut Khalid, kebun percobaan kopi Gayo ini memang sudah sering dijadikan destinasi kunjungan, studi banding maupun field trip oleh berbagai kalangan baik dari luar daerah maupun luar negeri. KP Gayo juga memiliki fasilitas yang cukup memadai dan kebun percobaan yang lumayan luas, sehingga sangat representatif sebagai tempat pembelajarn tentang kopi dari hulu sampai ke hilir.

Dalam kesempatan tersebut Dekan Fakultas Pertanian UMSU Ir. Asritanarni Munar, MP, yang bertindak selaku ketua rombongan menyampaikan kunjungan kami bertujuan untuk menimba pengetahuan praktis budidaya kopi yang sesuai dengan Good Agricultural Practice (GAP) Kopi Arabica mulai dari perbenihan, pengelolaan kebun, prosesing hasil dan marketingnya. Disamping itu juga menggali pengalaman petani kopi yang selama ini dilakukan baik dari segi budidaya, prosesing dan membuat minuman siap saji. Petani Kopi Gayo yang terkenal memiliki cultura yang ramah dan bersahabat serta memperkenalkan kopi Indonesia khususnya Kopi Arabika Gayo ke manca negara.

“Kami sangat beruntung bisa mengunjungi kebun percobaan kopi Gayo ini, karena disini kami bisa belajar secara lengkap tentang berbagai aspek kopi arabika, mulai dari hulu sampai ke hilir, karena fasilitas dan lahan percontohannya sangat lengkap” ungkap Asrita.

Lebih lanjut Asrita mengungkapkan bahwa para peserta program joint summer ini sangat antusias ketika bisa belajar tentang seluk beluk kopi arabika langsung dari sumbernya, menurutnya banyak sekali manfaat yang diperoleh dari kunjungan field trip ke KP Gayo ini.

Asrita juga menambahkan bahwa pihak UMSU dan UII selaku member dari kerjasama program join summer ini sangat mendukung upaya  usaha tani bebbasis industial yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui program ini, kedua perguruan tinggi ternama di Indonesia ini juga terus berupaya membantu perkembangan inovasi, mengambil aksi untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya, mengkonservasi dan memanfaatkan sumberdaya alam secara berkelanjutan, melindungi dan menghambat hilangnya keanekaragaman hayati, merevalitasi kemitraan global untuk pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Kegiatan akademik kunjungan lapangan juga bertujuan meningkatkan kualitas civitas akademika pertanian dan interaksi dengan petani, pebisnis, eksportir dan pemilik coffee shop serta mendukung keanekaragaman hayati kopi yang ada.

Jadi selain belajar tentang aspek budidaya, kunjungan field trip ini juga untuk mencari bahan kajian yang nantinya akan direkomendasikan kepada stake holder terkait untuk pengembangan kopi arabika, bukan saja untuk Gayo tapi juga untuk daerah lpenghasil kopi arabika lainnya serta bagi negara-negara asal para mahasiswa.

Mewakili para mahasiswa, Jeff Yap Jia Fu mahasiswa asal University Utara Malaysia, merasa sangat tersanjung  dengan sambutan para peneliti dan petani kopi Gayo yang dengan ramah dan sangat bersahabat menyambut kedatangan mereka. Selain mengunjungi KP Gayo, rombongan mahasiswa dari berbagai negara ini juga diajak berkeliling melihat aktifitas para petani kopi di kebun mereka. Dari kunjungan ke kebun-kebun kopi ini, mereka jadi tau bahwa lebih dari 90% petani yang memiliki kebun kopi juga sudah memiliki prosesing sederhana dan dapat melakukan proses pasca panen sendiri. Sehingga produk yang mereka hasilkan dapat langsung dijual langsung ke koperasi atau eksportir dalam bentuk green bean yang sudah siap di ekspor setelah melalaui proses sortasi dan gradasi. Saat mereka diajak mencicipi kenikmatan kopi Gayo, para mahasiswa ini akhirnya tau bahwa Kopi Gayo mempunyai citarasa yang sangat baik disebabkan antara lain faktor elevasi yang cocok, kondisi lingkungan mikro yang spesifik, memiliki budidaya secara organik dan ramah lingkungan, tidak mengherakna jika akhirnya  kopi arabika Gayo mampu ‘mendunia’.

“Mengunjungi tempat ini, kami jadi tau mengapa sekarang kopi arabika Gayo menjadi kopi termahal di dunia, ternayata banyak faktor alam yang membuat keunggulan kopi Gayo ini, selain proses budidayanya yang benar-benar organik, ini perlu dipertahankan kesinambungannya dengan regenerasi dan transfer teknologi ke petani muda (melenial) Kopi Gayo, sehingga apa yang saya rasakan hari ini dapat pula dinikmati oleh teman-teman dimasa yang akan datang, saya juga berharap ilmu dan plaman engyang saya dapatkan disini dapat saya bisa diterapkan di negara saya” ungkap Jeff.

Selama para mahasiswa ini berada di KP Gayo, beberapa peneliti dan tenaga teknis lapangan di kebun percobaan ini telah memberikan penjelaskan secara ringkas namun detil tentang budidaya kopi secara berkelanjutan mulai dari pembibitan (Nursery) sampai pasca panen serta mengenalkan varietas Gayo 1 dan Gayo 2 yang sudah di lepas oleh Kementerian Pertanian sebagai varietas unggul kopi arabika,

Sebelum meninggalkan tanoh Gayo untuk kembali ke negara mereka masing-masing, rombongan mahasiswa ini, juga mengunjungi beberapa obyek wisata andalan di dataran Tinggi Gayo seperti Bur Telege, One-One dan seputaran Danau Laut Tawar. Selain itu mereka juga berkesempatan mengunjungi beberapa koperasi pengekspor kopi baik yang ada di kabupaten Aceh Tengah maupun Bener Meriah serta beberapa kafe yang menyajikan kopi nikmat racikan para barista.

Rasa puas jelas terlihat dari raut wajah mereka usai mengunjungi berbagai tempat di Gayo, tidak lupa mereka menyampikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan kerjasama yang baik ini.




Akibat Terlambatnya Anjab dan ABK Tahun 2017 Usulan Formasi CPNS Bener Meriah Tertunda

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Pengusulan formasi CPNS tahun 2018 untuk kabupaten Bener Meriah masih dalam proses. Sementara di Kabupaten lain ribuan calon pelamar untuk mengikuti tes CPNS sudah mulai mempersiapkan segala sesuatu menyangkut kelengkapan persaratan yang akan di ajukan.

Lalu ada apa dengan Kabupaten Bener Meriah…?. Sampai hari ini Rabu (12/09) Kabupaten Bener Meriah belum memperoleh informasi formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Menyikapi persoalan tersebut Baranewsaceh.co mencoba untuk mendatangi langsung Kepala BKPP Kabupaten Bener Meriah Mahmuddin di ruang kerjanya. Rabu (12/09). Lebihlanjut Mahmuddin menjelaskan. Sejauh ini Kabupaten Bener Meriah belum memiliki instrumen data yang lengkap menyangkut Analisa jabatan (Anjab) dan analisa beban kerja (ABK) dan hal tersebut merupakan wewenang dari bagian Organisasi tata laksana (Ortala) sebagai fasilitas.

Sementara kepala bagian Ortala Ridha Ma’ruf.SKM menjelaskan, bahwa dia sendiri baru bulan Februari di mutasi dan menduduki jabatan sebagai kepala bagian Ortala, dan sebelumnya persoalan Anjab dan ABK belum pernah di kerjakan. Maka sejak saat itu kami terus bekerja untuk mempersiapkan dua dokumen penting menyangkut Anjab dan ABK, tentu dengan melibatkan seluruh SKPK yang ada di Kabupaten Bener Meriah. Tentunya menyangkut formula serta penyusunan Anjab fan ABK. Sebelumnya kami juga mengerjakan Lakip. Untuk Anjab dan ABK sendiri, kami butuh proses waktu selama 4 bulan. Dalam hal ini kami hanya memfasilitasi, yang didahului dengan di lakukannya sosialisasi.

Terkadang dalam proses penyusunan Anjab dan ABK di masing masing SKPK sering berbenturan dengan kegiatan dinas tersebut. Baru sekitar bulan 6 (enam)  penyusunan Anjab hampir rampung, setelah itu baru dokumen di bawa ke banda aceh. selanjutnya setelah keluar surat hasil fasilitasi dari gubernur baru bisa di tanda tangani oleh Bupati. Baru di awal bulan agustus ABK di kerjakan. Jadi kita upayakan dua dokumen sekali jalan. Paparnya.

Ridha Ma’ruf juga menambahkan di dalam ABK ada Jobnis diskrifsion, yaitu uraian tugas pemangku jabatan, dari situlah baru muncul angka menyangkut kebutuhan serta formasi yang di butuhkan masing masing SKPK. Sementara untuk guru dan tenaga kesehatan berlaku aturan kementerian masing masing  Selanjutnya berdasarkan Anjab dan ABK baru bisa formasi di ajukan ke Menpan dan RB oleh BKPP.

Sementara itu Plh.Bupati Drs. Ismarisiska.MM saat di hubungi Baranewsaceh.co melalui selulernya menjelaskan.
Sampai saat ini kita telah menyampaikan ke Menpan dan RB  tentang formasi CPNS tahun 2018 melalui surat Bupati, dan tim BKPP Bener Meriah sekarang tengah melakukan paparan di kementerian Menpan dan RB terkait Anjab dan ABK sebagai syarat pendukung utama. Akan tetapi kita harus menunggu jawaban tertulis, berdasarkan hasil audensi BKPP Bener Meriah dengan pihak kementerian menpan dan RB. Jelasnya. Hal senada juga di kuatkan kepala BKPP Bener Meriah Mahmuddin bahwa kita terus berjuang untuk formasi CPNS Kabupaten Bener Meriah tahun 2018. Pungkasnya. (DN).




Louncing Perdana RRI – Perjuangan Rimba Raya Berlangsung Meriah

 



Jakarta, Baranewsaceh.co – Perayaan Ulang tahun Radio Republik Indonesia yang ke 73 tahun dan Launching perdana Radio Republik Indonesia kabupaten Bener Meriah yang diselenggarakan di kantor pusat Radio Republik Indonesia di Jakarta (12/09/18) berlangsung meriah.

Selain mengangkat sejarah perjuangan Radio Rimba Raya kabupaten Bener meriah, Propinsi Aceh, perayaan tersebut juga diselingi dengan penampilan musik dan tari budaya nusantara.

Direktur utama RRI M. Rohanudin dalam sambutannya menyebutkan bahwa RRI saat ini sudah menjadi radio platform radio visual di Indonesia.

“Dalam pengertian bahwa RRI bukan akan menjadi radio televisi akan tetapi RRI berusaha mengakomodir semua segmen penyiaran informasi dalam bentuk apa pun, karena RRI sudah memiliki sarana penyiaran yang mumpuni”, ujarnya.

Dalam kesempatan ulang tahun yang ke 73 ini M. Rohanudin mengatakan kabupaten Bener Meriah propinsi Aceh menjadi “tajuk utama” Radio Republik Indonesia, karena keberadaan Radio perjuangan Rimba Raya sebagai penyelamat Indonesia perang kemerdekaan tahun 1948.

“Kabupaten Bener Meriah menjadi perhatian utama karena keberadaan Radio Rimba Raya tersebut sempat luput dari perhatian kita, radio ini sangat berperan penting sebagai corong informasi perjuangan era perang kemerdekaan”, jelasnya.

“Informasi yang disuarakan bahwa Indonesia masih ada oleh Radio Rimba Raya dari pegunungan dan negeri penghasil kopi itulah para pemimpin dunia memaksa Belanda untuk duduk di meja perundingan yang kita kenal dengan Konferensi Meja Bundar (KMB) tahun 1949 menghantarkan Indonesia meraih kemerdekaannya”,tegas M. Rohanudin.

Ditambahkan Rohanudin sebagai bentuk apresiasi terhadap Radio Rimba Raya “kita memberi tema ulang tahun RRI yang ke 73 ini, dengan mengadopsi jargon penyiaran Radio Rimba Raya yang fenomenal, “Dari sini Indonesia masih ada dan terus ada, sekali di udara tetap di udara” ujarnya dengan lantang.

Radio Republik Indonesia juga meluncurkan tagar #dari sini Indonesiamasih ada #, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Radio Rimba Raya.

Perayaan ulang tahun yang ke 73 tahun juga di rangkaian dengan penyalaan obor trisatya Radio Republik Indonesia “sekali di udara, tetap di udara” yang diucapkan Rohanudin selaku Direktur utama Radio Republik Indonesia.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Drs.Ismarissiska, MM yang mewakili Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Irmansyah S. STP, sutradara film riset dokumenter Radio Rimba Raya, Ikmal Gopi, anggota tim riset Zuhri Sinatra.

Turut hadir pula pada perayaan tersebut Kasatpol PP dan WH, Abdul Gani SP, M.Si, Kepala Dinas perhubungan Riswandika Putra, S. STP. MAP, dan Kabag Hukum Setdakab Bener Meriah Edi Iwan Syaputra.SH (DN)




Nikmati Indahnya Pesona Danau Laut Tawar Lewat Special Camping 100 Tenda

 

Aceh Tengah, Baranewsaceh.co – Dataran tinggi Gayo memiliki banyak ragam pesona mulai dari keindahan alam, budaya, sejarah hingga sajian kuliner khas yang tiada tandingannya. Salah satunya Pesona Danau Lut Tawar, suasana alam berhawa dingin yang dibalut keunikan adat istiadat sampai kesenian yang mendunia hingga sejarah panjang suku Gayo yang kesemuanya bisa kita rasakan sembari meleburkan diri dalam kenikmatan kopi Arabikanya.

Untuk merasakan seluruh pesona dari dataran tinggi Gayo ini, wisatawan tidak perlu khawatir, khususnya para pecinta alam bisa menikmati dalam kegiatan Camping 100 Tenda yang akan digelar 22-23 September 2018 mendatang di Ujung Nunang Danau Lut Tawar, Aceh Tengah.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Gayo Alas mountin internasional festival (GAMIfest ) ini sebagai daya tarik atraksi wisata petualangan unggulan yang dikemas secara unik dan disuguhkan khusus kepada para komunitas yang ingin bersahabat dan hidup bebas bersama alam.

” Atraksi wisata ini hadir untuk menyapa komunitas dan peminat wisata khusus yang ingin menikmati pesona alam Gayo dengan berbagai aktivitas menarik yang telah dipersiapkan oleh panitia. Sekaligus even ini menjadi media efektif dalam rangka mempromosikan dataran tinggi Gayo sebagai salah satu Destinasi Wisata Agro dan Adventure dengan view danau laut tawar.

Kegiatan Camping 100 Tenda ini sudah digelar untuk ke lima kalinya setelah sukses diselenggarakan pada tahun 2016 dan 2017 dengan jumlah peserta yang terus meningkat, baik dari Aceh sendiri maupun dari luar Aceh.

Camping 100 Tenda diharapkan dapat berjalan sukses dengan bertambahnya antusiasme peserta yang dapat memberikan dampak positif bagi daerah, baik secara ekonomi, sosial budaya dan lingkungan.

” Kegiatan Camping 100 Tenda tidak hanya menjadi wahana efektif dalam rangka menperkenalkan dan mempromosikan pesona alam dan budaya masyarakat Gayo kepada peserta, tapi juga membangun motivasi dan tanggung jawab moral anak-anak muda di Aceh untuk lebih mencintai dan menjaga tanah Gayo dari berbagai kerusakan dan kehancuran akibat tangan-tangan jahil.

kegiatan yang didukung sepenuhnya Disbudpar Aceh tersebut menjadi ajang memperkenalkan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata halal terbaik dunia.

” Ada sejumlah agenda menarik yang kami siapkan untuk disuguhkan kepada peserta Camping 100 Tenda meliputi touring Danau Lut Tawar, Ngopi Bareng, Penanaman Pohon, Live Music, Shalat Bersama, Atraksi Seni Budaya, permainan dan banyak kegiatan seru lainnya.

” Bagi yang sudah mendaftar, peserta akan memperoleh konsumsi, souvenir, bibit pohon, lampion dan lain-lain. Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat melalui akun Instagram camping @100tenda atau CP No. 082360601126,” (DN).




Mengintip Demokrasi di SMA Negeri 2 Bandar

 


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – SMA Negeri 2 Bandar, yang beralamat di Kampung Keramat Jaya, Pondok Baru kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, merupakan sekolah yang pernah meraih Adiwiyata sebagai juara 2 tingkat provinsi Aceh, sebagai sekolah yang ramah dengan lingkungan.

Maju dan berkembangnya sekolah ini tidak terlepas dari peran semua pihak, mulai dari siswa yang kreatif dan disiplin, komite sekolah, dewan guru dan para pegawai lainnya yang selalu berani tampil beda dengan sekolah yang lain. Maka tidaklah berlebihan jika sekarang sekolah yang di pimpin oleh Almin Sutoyo ini menjadi salah satu sekolah favorit di Kabupaten Bener Meriah.
Adanya keterbukaan dan sikap saling menghormati antara satu dengan yang lain, tranfaransi dalam segala asfek serta tetap mempertahankan sekolah yang ramah lingkungan.

Begitu juga dalam hal berdemokrasi, sekolah ini jauh lebih maju dan moderen, karena jauh hari sekolah ini sudah memperkenalkan dan mengajari para siswanya bagai mana cara berdemokrasi yang baik.

Seperti halnya dalam pelaksanaan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS SMA Negeri 2 Bandar. Sekolah ini tampil beda dalam cara menentukan pilihan bagi kandidat dari seluruh siswa sebagai pemegang hak suara.

Mereka lalui tahapan dan mekanisme. Proses yang di awali dengan pendaftaran bakal calon, memberi waktu masa sosialisasi bagi peserta calon, masa kompanye, yang di selingi dengan adanya debat kandidat. Sementara pada hari pemilihan seperti layaknya pelaksanaan pilkada. Ada kotak suara, dan ada bilik pencoblosan. Pokoknya. Sensasi banget seperti pemilihan Bupati dan wakil Bupati.

Pembina osis SMA Negeri 2 Bandar, Mukhsin kepada Baranewsaceh.co mengatakan. Kamis (06/09) Pemilihan ketua osis yang layaknya seperti perhelatan Pilkada ini sengaja di setting sedemikian rupa, agar anak anak memahami dan lebih mengenal tata cara berdemokrasi yang baik.

Selanjutnya hasil pemilihan adalah murni tanpa adanya suatu pemaksaan kehendak. Selanjutnya kedepan diharapkan pasangan calon yang terpilih, dapat bekerjasama dengan semua pihak untuk lebih memajukan kegiatan siswa di SMA Negeri 2 Bandar. Pungkasnya.(DN)




H. Anwar Idris Anggota DPR RI Serahkan Bantuan PIP di SMA Negeri 2 Bandar

Bener Meriah, Baranewsaceh. co – Anggota Komisi X DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Anwar Idris hadir menyerahkan paket bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa-siswi  SMA Negeri 2 Bandar, kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah.

Penyerahan paket bantuan Indonesia Pinter (PIP) tersebut merupakan agenda kerja dari anggota DPR RI tersebut di Kabupaten Bener Meriah, dan di terima langsung oleh kepala SMA Negeri 2 Bandar, Almin Sutoyo. Rabu (05/09).

Bantuan PIP melalui rumah Aspirasi  H. Anwar Idris fraksi PPP DPR RI nantinya akan di bagikan langsung kepada sejumlah siswa yang di anggap kurang mampu yang ada di SMA Negeri 2 Bandar.

Pada saat bersamaan kepala SMA Negeri 2 Bandar beserta keluarga besar SMA negeri 2 Bandar turut mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada anggota DPR RI yang berasal dari kota sate Matang Aceh Utara ini. Selain menyerahkan  paket bantuan PIP. H. Anwar Idris juga turut berkesempatan berkeliling untuk melihat langsung kondisi terkini SMA Negeri 2 Bandar.

Selanjutnya sosok yang juga pernah mengabdi sebagai guru dan pendiri Universitas Al Muslim Aceh Utara juga melakukan temu ramah dengan sejumlah Kepala Sekolah yang juga hadir, pihak komite sekolah, serta unsur pendidikan dan aparat Kampung Keramat Jaya kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah.

Amatan Baranewsaceh.co, sebelumnya Sabran (50) yang merupakan perwakilan dari MPD Kabupaten Bener Meriah sangat berharap kepada anggota DPR RI yang satu ini, agar dapat kiranya mendukung penuh untuk pembentukan sebuah Universitas di Kabupaten Bener Meriah.

Menyahuti usulan dan inisiatif masyarakat tersebut. Anwar Idris terlihat begitu antusias atas wacana yang di lontarkan. Untuk itu Anwar Idris akan berupaya untuk berjuang di pusat untuk tujuan tersebut.

Mengakhiri seluruh rangkaian kunjungan juga di perdengarkan bait bait puisi dari kepala SMA Mesidah Mudaris yang sepertinya puisi tersebut begitu teristimewa, dan khusus untuk menyambut kehadiran seorang H. Anwar Idris.(DN)




Dialog Interaktif Peran Radio Rimba Raya Dalam Mempertahankan NKRI

 


Solo, Baranewsaceh.co – Radio Republik Indonesia (RRI) Pusat mengadakan kegiatan Dialog Interaktif Nasional “Peran Radio dalam Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)” dengan mengundang berbagai pihak terkait yang di Indonesia di RRI Surakarta, Solo, Senin (3/8/2018)

Selain RRI Pusat, RRI Surakarta, RRI Yogyakarta, RRI Takengon, RRI Padang, RRI Bukit Tinggi, juga di ikuti anggota DPR RI Tagore Abubakar, Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Dede Nasrudin, anggota tim Pengembangan Kawasan Gayo-Alas (Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Bener Meriah) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Yusradi Usman al-Gayoni, Wakil Ketua Yayasan Pemerintah Darurat RI Syakiri, sutradara film dokumenter Radio Rimba Raya Ikmal Gopi yang meraih nominasi film dokumenter Festival Film Indonesia (2010), akademisi, peneliti, penulis, secarawan, komunitas sejarah, tokoh masyarakat, dan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Solo.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RRI, M Rohanudin, menyebutkan, dalam ulang tahun ke-73 RRI,  ingin menjejaki sejarah peran radio di Indonesia dalam mempertahankan NKRI pada agresi militer Belanda II, tahun 1948 -1949. Karenanya, diambil tema “Dari sini (Gayo, Provinsi Aceh), Indonesia Masih Ada dan Terus Ada” dalam ulang tahun ke-73 RRI.

“Radio Rimba Raya sangat berperan dalam menyuarakan Indonesia masih ada, saat daerah (Yogyakarta dan Sumatera Barat waktu Pemerintah Darurat Republik Indonesia di bawah kendali Syafruddin Prawiranegara) dan radio lainnya sudah tidak ada lagi, ketika itu,” tegasnya

Selain itu direktur Penyiaran RRI, Soleman Yusuf, mengungkapkan, saat di Kazakhstan dan bertemu dengan Direktur All India Radio, Vayes, ditemukan fakta bahwa All India Radio menerima dan merekam siaran Indonesia Masih Ada dari Radio Rimba Raya yang menyatakan Indonesia masih ada.

Keterangan Soleman Yusuf dikuatkan pula oleh sutradara film dokumenter Radio Rimba Raya, Ikmal Gopi, menyatakan, materi siaran Radio Rimba Raya masih tersimpan dengan baik oleh T.A. Talsya, pelaku sejarah.

Anggota DPR RI Tagore Abubakar, menyebutkan, Radio Rimba Raya dan RRI tidak bisa dipisahkan. “Radio Rimba Raya, anak RRI, lahir dalam kondisi darurat untuk menyambung perjuangan untuk menyuarakan Indonesia masih ada dan meng-counter berita hoax dan propaganda yang di bangun bahwa Indonesia sudah tidak ada lagi” takluk kepada Belanda”

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah, Irmansyah, kepada Baranewsaceh.co menyebutkan. Sejumlah tokoh dari Bener Meriah turut hadir, di antaranya, Asisten III Pemkab Bener Meriah Drs. Suarman, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Tengah Harun Manzola, dan Kepala RRI Takengon Agung Prasetya.

Asisten III Pemkab Bener Meriah, Suarman,  mengucapkan terima kasih sekaligus memberikan apresiasi kepada RRI Pusat yang telah menggelar dialog interaktif Nasional dan akan meluncurkan RRI Radio Rimba Raya dalam ulang tahun ke-73, tanggal 11 September 2018. “Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memberikan dukungan penuh  untuk acara peluncuran tersebut. Selain itu, Pemkab Bener Meriah bersama pihak-pihak terkait juga berupaya untuk mendapatkan rekaman asli siaran Radio Rimba Raya yang disimpan All India Radio di India.(DN)




Korpri Bener Meriah Gelar MTQ Tingkat ASN

 

Redelong, Baranewsaceh. Co –  Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Bener Meriah menggelar lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke I, Senin (3-9-2018) di halaman Masjid Nur Nabawi yang berada di Komplek Perkontoran Pemda Bener Meriah.

Dra. Hajjah selaku Kepala Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Bener Meriah dalam laporannya menyampaikan, dasar pelaksanaan kegiatan MTQ KORPRI Tahun 2018 tersebut yaitu, rencana kerja secretariat dewan pengurus KORPRI Kabupaten Bener Meriah, berdasarkan surat edaran dewan pengurus KORPRI Nasional Nomor : SE-02/KU/II/2018 Tanggal 15 Februari 2018, prihal ketentuan umum pelaksanaan MTQ IV KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2018, “Surat Keputusan Bupati Bener Meriah Nomor : 800/334/SK/2018 Tanggal 12 Juli 2018, tentang pembentukan panitia pelaksana MTQ ASN pada secretariat dewan pengurus KORPRI Kabupaten Bener Meriah Tahun 2018. Surat Keputusan Bupati Bener Meriah nomor : 800/333/SK/2018 tanggal 12 Juli 2018, tentang penunjukan dewan juri MTQ ASN pada secretariat dewan pengurus KORPRI Kabupaten Bener Meriah.”terang Dra. Hajjah

Kepala Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Bener Meriah menambahkan, cabang perlombaan yang dipertandingkan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an KORPRI Kabupaten Bener Meriah Tahun 2018 meliputi, 1. Tartil Qur’an tingkat Putra dan Putri. 2. Tilawah Qur’an tingkat Putra dan Putri. 3. Hifzh Qur’an Tingkat Putra dan putrid, dan 4. Lomba pidato Qur’an tingkat Putra dan putrid. “Adapun waktu dan tempat, kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 3 hingga tanggal 6 September 2018 di halaman Masjid Nur Nabawi Komplek Perkontoran Pemda Bener Meriah.”kata Dra. Hajjah.

Lebih jauh dijelaskannya, peserta MTQ KORPRI Kabupaten Bener Meriah tersebut di ikuti sebanyak 60 orang peserta putra dan putri, Aparatur Sipil Negara, perwaakilan dari SKPK, dari Kantor Kementerian Agama, dan para Guru Sekolah dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Bener Meriah. “Adapun dewan juri dalam MTQ KORPRI Kabupaten Bener Meriah unsur Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), unsur Kantor Kementerian Agama, Unsur Dinas Syariat Islam, dan unsur Kantor Camat Bandar, dengan jumlah 8 orang.”ucap Dra. Hajjah.

Sementara itu Asisten Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan Setdakab Bener Meriah Drs. Mukhlis dalam arahan Plh. Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM menyampaikan, terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh peserta, para dewan hakim dan juga panitia atas terselenggaranya kegiatan MTQ KORPRI yang tentunya sangat bermanfaat ini.

Lanjutnya, pelaksanaan MTQ KORPRI ini merupakan salah satu ikhtiar bersama dalam rangka membumikan Al-Qur’an sebagai tuntunan dan pegangan hidup bagi umat manusia, yang tentunya agar memperoleh kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.

“Kegiatan MTQ KORPRI juga dihajatkan dalam rangka melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang beriman dan bertaqwa untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, berwibawa dan bermartabat sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an. Semakin didalami Al-Qur’an, semakin kita yakin akan kebenaran firman ALLAH SWT. Semakin kita baca dengan lantunan yang indah, semakin terasa kedamaian dan kesejukan dari pancaran kandungan isinya. Selain berisi nilai-nilai keimanan, Al-Qur’an juga merupakan sumber ilmu pengetahuan bagi umat manusia. Al-Qur’an juga berisi kisah-kisah sejarah, falsafah hidup, kemuliaan dan keteladanan, serta pesan-pesan moral yang luhur dan agung. Al-Qur’an memberikan pencerahan bagi siapa saja yang membacanya, serta menawarkan keteduhan bathin bagi mereka yang mengamalkannya.”kata Drs. Mukhlis mengulangi arahan Plh. Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM.

Diakhir sambutan Plh Bupati yang disampaikan Asisten Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan Setdakab Bener Meriah Drs. Mukhlis menerangkan, melalui seleksi MTQ ini, kami ingin menyampaikan bahwa Kabupaten Bener Meriah tahun ini akan mewakili Provinsi Aceh ke Tingkat Nasional, untuk menindaklanjuti hal ini, Pemda Bener Meriah tentunya akan mempersiapkan semua yang berhubungan dengan persiapan pelaksanaan MTQ KORPRI ini, mudah-mudahan melalui MTQ wujudkan peran KORPRI menuju birokrasi yang bersih berwibawa dan bermartabat sesuai tuntunan Al- Qur’an dalam kehidupan berangsa dan bernegara. (Red)




Tagar 2019 ganti presiden sebenarnya untuk siapa…?


Oleh : Riski Saradi, Pante Raya Bener Meriah.

Beberapa bulan kebelakang Indonesia telah dihangatkan oleh beberapa isu tentang perpolitikan, salah satunya tagar 2019 ganti presiden. Tagar ini telah berkembang cukup cepat seperti kekalahan Timnas sepak bola di Asian games, tagar #2019gantipresiden telah masuk kedalam jiwa masyarakat ; baik itu emak-emak, pemuda milenial, mahasiswa dan lain-lain.

tagar 2019 ganti presiden yang diciptakan oleh politikus partai keadilan sejahtera Mardani Ali Sera meluas akibat media sosial dan selalu di perbincangkan oleh masyarakat. Tidak hanya itu, penggerak tagar 2019 ganti presiden seperti Neno Warisman, Mardani Ali Sera, Ahmad Dhani dan lain-lain juga melakukan upaya dalam menyebar luaskan hal ini dengan cara deklarasi dari kota ke kota. Namun upaya mereka untuk menyentuh hati masyarakat tidak berjalan mulus di beberapa kota Indonesia salah satunya di Bandara Hang Nadim, Batam, pada tanggal 27 Juli 2018 yang lalu. Dari beberapa penolakan, tokoh-tokoh penggerak tagar 2019 tidak menyerah dalam mendeklarasikan tagar tersebut. Hal ini saya yakini dari upaya mereka mendeklarasikan di kota-kota yang belum menolak pergerakannya, salah satunya adalah kota Banda Aceh.

Acara deklarasi #2019gantipresiden telah direncanakan digelar hari Sabtu (1-9-2018) di stadion H Dimurthala, Banda Aceh. Tetapi kembali upaya mereka terhenti akibat tidak dapat mengantongi surat rekomendasi dari pihak terkait kota Banda Aceh. Pihak kota Banda Aceh sempat mengeluarkan surat balasan yang berisi alasan mengapa tidak mengeluarkan surat rekomendasi “Untuk menghindari kemungkinan hal serupa akan terjadi juga di Kota Banda Aceh yang saat ini relatif aman dan kondusif, maka Pemerintah Kota Banda Aceh tidak dapat mengeluarkan rekomendasi deklarasi #2019GantiPresiden yang saudara mohonkan,” demikian bunyi surat yang ditandatangani Kepada DPM PTSP Banda Aceh, Muchlish SH.

Cermat saya, jika hal ini terus berlangsung sampai pada pemilihan presiden, ini tidak akan baik untuk demokrasi kedepan, Karena tidak memberikan kesempatan untuk masyarakat itu sendiri dalam mengambil keputusan.benar seperti yang di sampaikan DPM PTSP Banda Aceh dalam surat balasannya, “Untuk menghindari kemungkinan hal serupa (bentrok antara pro dan kontra) akan terjadi juga di Kota Banda Aceh yang saat ini relatif aman dan kondusif,”. Perbedaan pendapat itu baik untuk kemajuan, banyak kritikan dan saran terkumpul, namun menurut saya apabila salah satu golongan pendapat mengutarakan pendapat dengan besar-besaran akan membuat kelompok pendapat lainnya akan terkecilkan dan akan menimbulkan bentrok. Saya beranggapan bahwa

#2019gantipresiden adalah bentuk intervensi dari beberapa pihak untuk memaksa masyarakat mengubah penilaian terhadap presiden yang sedang menjabat, mengapa tidak membiarkan masyarakat itu sendiri yang menilai calon presiden selanjutnya?, Jika Menganggap tagar 2019 ganti presiden suara rakyat, mengapa harus ada mengajak masyarakat ganti presiden..?

Suara rakyat adalah suara yang menentukan nasib pejabat pemerintahan, jika oknum oknum telah memobilisasi suara rakyat mau jadi apa negara ini nantinya. Mari biarkan masyarakat yang menilai sendiri calon-calon yang ada, hal ini dalam upaya mendewasakan masyarakat itu sendiri. jikalau di haruskan memberi gambaran terhadap pemilu tahun depan sebaiknya sewajarnya saja. Dan Kita sebagai masyarakat yang memegang penuh dari kemenangan calon presiden tahun depan harus pandai mencermati isu-isu yang ada di Indonesia, tidak mudah terpengaruh, memiliki penilaian sendiri sebelum mendengar penilaian dari orang lain dan lain sebagainya.




Akankah Radio Rimba Raya Milik Pemkab Bener Meriah Segera Off

 


Solo, Baranewsaceh.co – Seiring dengan akan dilaksanakan launching Radio Republik Indonesia (RRI) Rimba Raya di Kabupaten Bener Meriah pada puncak peringatan hari radio 11 September 2018 mendatang, Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Rimba Raya dipastikan tidak dapat mengudara lagi atau “off”.

Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah Sukur, S.Pd., M.Pd., selaku penanggung jawab siaran beserta Kepala Sub Bagian Informasi dan Publikasi pada Bagian Humas Setdakab Bener Meriah Ova Danila, SE., M.Si serta penyiar RSPD Rimba Raya Kasman, SP. (Bung Ikas) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penggemar Radio Rimba Raya FM 90,1 MHz baik yang berada di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah dan sekitarnya bahkan di beberapa kabupaten tetangga (Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Pidie Jaya, Gayo Lues, Kota Lhok Seumawe dan Kota Langsa) bahkan di seluruh pelosok nusantara dan manca negara yang selama ini sebagai penggemar dan pencinta siaran Radio Rimba Raya.

Sebagaimana diketahui bahwa RSPD Rimba Raya telah mengudara sebagai satu-satunya siaran radio yang ada di kabupaten lumbung kopi Arabika Gayo ini semenjak tahun 2008 yang lalu yang bekerja pada frekuensi FM 107 MHz dan kemudian seiring dengan terbitnya izin resmi dan peningkatan daya siar dari 1 KW menjadi 3 KW maka frekuensi tempat Radio inipun berhijrah ke FM 90.1 MHz, bukan itu saja radio ini juga sejak tahun 2017 dapat dinikmati oleh penggemarnya diseantero nusantara dan manca negara lewat live streaming.

Mengingat jumlah penggemar dan pecinta radio Rimba Raya ini yang sudah begitu banyak, maka kami memohon maaf dan menjelaskan kepada publik sebagai bentuk tanggungjawab moral kami, mengapa harus diberhenti siaran.

Menurut Kepala Bagian Humas Sukur, RSPD Rimba Raya berhenti mengudara bukan karena nama radio tersebut harus digunakan oleh RRI untuk nama stasiun barunya RRI Rimba Raya di Bener Meriah yang akan launching 11 September 2018 mendatang, akan tetapi karena alasan teknis dimana hampir seluruh peralatan siar RSPD Rimba Raya dipinjam pakaikan ke RRI Rimba Raya.

“Saya selaku Kabag Humas dan penanggungjawab siaran RSPD Rimba Raya sebenarnya sangat berat hati dan kecewa RSPD Rimba Raya ini harus “off” dan sudah menawarkan kebijakan kepada pihak RRI Takengon sebagai pelaksana launching perdana RRI Rimba Raya ini untuk tidak mengganggu siaran radio milik pemerintah daerah ini, tapi upaya kita tidak membuahkan hasil, sehingga dengan berat hati harus off karena tidak ada pilihan lain, sebut Sukur.

“Sebenar RRI Rimba Raya di Bener Meriah memberikan kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi kita, sebagai langkah awal pengakuan pemerintah atas sejarah Radio Rimba Raya, mengenang dan mengekspose kembali peran Radio Rimba Raya dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indinesia (NKRI) pada Agresi Militer Belanda ke-II tahun 1948 yang lalu dimana pemerintah Hindia Belanda mengklaim bahwa Indonesia sudah tidak ada lagi, ajan tetapi melalui siaran Radio Rimba Rayalah terdengar ke seantero dunia bahwa “Indonesia masih ada”, namun disisi lain saya sebenarnya sangat kecewa karena harus memberhentikan siaran radio Rimba Raya milik Pemda kita”, jelas Sukur dengan rada kecewa.

Kekecewaan ini tentunya bukankah tanpa alasan, betapa tidak radio yang awalnya daya jangkaunya yang terbatas dan tanpa mengantongi izin ini dapat mengudara dengan tertatih-tatih sebagai salah satu alternatif hiburan dan sarana penyebarluasan informasi serta pemberitaan kepada lapisan masyarakat di pinggiran pelosok Bener Meriah itu dan kini ketika sayap siarnya semakin lebar dan berizin resmi harus “off” karena berdirinya radio Milik Pemerintah Pusat (RRI – Rimba Raya).

“Saya sangat kecewa dengan jajaran RRI Takengon, karena tidak berkoordinasi dengan pihaknya atas peralatan yang dipinjam pakaikan untuk mendukung launching RRI Rimba Raya, karena seharusnya ada alternatif lainnya yang kita tawarkan agar radio kita juga tidak harus off dan secara teknis hal ini sangat memungkinkan agar RSPD Radio Rimba Raya dan RRI RI. (DN)




Pameran dan Pentas seni pelajar tingkat SD dan SMP se – Bener Meriah di Gelar


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Dalam rangka memperingati Hari pendidikan daerah, provinsi Aceh tahun 2018. Dinas pendidikan kabupaten bener Meriah menyelenggarakan Pameran Kreativitas siswa serta pentas Seni pelajar bagi tingkat SD dan SMP se Kabupaten Bener Meriah. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Gors Bener Meriah selama 3 (tiga) hari berturut turut yang dibuka hari ini, Kamis 30 agustus 2018 sampai dengan tanggal 01 september 2018.

Plh Bupati Drs. Ismarisiska.MM, yang di wakili Asisten 2 bidang ekonomi dan pembangunan Abdul Muis.SE, membuka secara resmi pelaksanaan kegiatan tersebut. Sementara dalam arahannya Abd Muis sangat mengafresiasi kegiatan ini sebagai ajang kreativitas bagi siswa di Kabupaten Bener Meriah. Selain itu Abd Muis juga berharap dengan adanya pentas seni pelajar dan pameran kreatifitas siswa, akan muncul kreativitas dari siswa dan peran guru sebagai pendamping dan pembina di sekolah masing masing.

Pada saat bersamaan Kadis pendidikan Kabupaten Bener Meriah. Drs. Rayendra turut melaporkan terkait kegiatan yang sedang di lakukan. Sementara dalam laporannya Drs Rayendra mengatakan.

Sebagai daerah otonomi, provinsi aceh memiliki tiga unsur ke istimewaan. Agama, pendidikan dan kebudayaan. Momen peringatan hari pendidikan daerah yang hanya ada di provinsi Aceh, setiap tahunnya selalu kita manfaatkan untuk memunculkan segala bentuk kreatifitas dari siswa siswi yang ada di Kabupaten Bener Meriah.

Pada pagelaran kali ini, ada 2 katagori yang di perlombakan diantaranya : Pameran kreatifitas siswa yang di ikuti oleh pelajar tingkat SD dan SMP dengan jumlah peserta sebanyak 251 orang yang terdiri dari para siswa dan guru pendamping, dengan jumlah sekolah yang mengikuti pameran sebanyak 40 sekolah, yang terdiri dari 20 stand untuk sekolah dasar (SD) dan 20 stand lagi untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP)

Untuk katagori pameran kriteria penilaian adalah stand terbaik, guru pendamping terbaik, barista, aneka kuliner dan masakan khas tradisional Gayo.

Sementara untuk katagori Pentas seni, panitia juga memperlombakan benerapa cabang perlombaan diantaranya Didong, Vokal Group, Tari kreasi, dan asmaul husnah.

Disisi lain kadis pendidikan Bener Meriah Drs. Rayendra berharap, melalui pagelaran pentas seni dan pameran kreatifitas siswa akan muncul talenta dan kreatifitas baru dari para siswa dalam menuju generasi Bener Meriah yang mengenal diri dan berkarakter. Pungkasnya.(DN)




BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) BEBESEN MEMBERIKAN PENYULUHAN KEPADA GENERASI MUDAA


Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah secara signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern.. Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan.

Menurut UU No 20 Tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara.

Pendiddikan Sistem Ganda (PSG) merupakan suatu kombinasi antara penyelenggaraan di sekolah (SMK) dengan Penyelenggaraan praktek Kerja Industri (Prakerin) institusi kerja pasangan secara singkron dan sistematis melalui bekerja langsung pada pekerjaan yang sesungguhnya dengan tujuan mengantarkan peserta didik pada penguasaan kemampuan kerja tertentu sehingga menjadi lulusan yang memiliki kemampuan yang relevan seperti yang diharapkan.

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bebesen sebagai salah satu unit kerja non structural dengan wilayah kerja satu Kecamatan yang bergerak di bidang penyuluhan pertanian ikut memiliki tanggung jawab social untuk berperan serta dalam memberi bekal pengalaman professional bagi siswa SMK yang mengikuti kegiatan Praktek Kerja Industri (Prakerin).

Attaullah, SP selaku Kepala BBP Bebesen Menyatakan “Bentuk dari tanggung Jawab Sosial yang Kami Lakukan Adalah Program Penerimaan Siswa SMK 2 Takengon Sebanyak 3 orang yang akan Prakerin Selama 90 terhitung mulai tanggal 18 Agustus sampai dengan 18 November 2018 di BPP Bebesen ini”.

Peserta prakerin yang berjumlah 3 orang dari jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura (ATPH) akan dididik tentang bagaimana aplikasi lapangan terhadap teori-teori yang telah mereka dapatkan di sekolah. Para siswa akan dikenalkan dengan kondisi real bekerja di lapangan,. Seperti yang lakukan oleh BPP Bebesan Pada Hari Selasa tanggal 28 Agustus 2018 mereka langsung membawa Ahmad Yani, Henderawansyah dan Ikmal siswa prakerin dari SMK 2 Takengon kelahan usaha tani “Enti Gaboxs” yang berada di Pantan Terong, sebuah wilayah Objek Agro Wisata yang selalu menjadi Magnet luar Biasa bagi semua orang sehingga daerah ini menjadi salah satu objek dengan kunjungan yang luar biasa setiap harinya.

Hamparan tanaman pangan dan holtukultra di Pantan Terong ini memang sangat menakjubkan, aneka komoditi seperti Kubis, Kentang, Wortel, Jagung, Markisa Local, dll dapat di lihat dan disaksikan secara langsung oleh para pengunjung. Lahan usaha tani “Enti gaboxs” adalah salah satu yang menjadi objek para siswa Prakerin untuk mendapatkan pengalaman kerja lapangan secara langsung. Kebetulan pada hari tersebut adalah waktu para petani “Enti Gaboxs” untuk melakukan pengendalian hama dan penyakit, hal ini membuat hati para peserta beruntung dan bahagia karena bisa secara langsung menyaksikan step-by step cara pengendaliannya serta merasakan kondisi rill para petani yang bekerja di lahan usaha tani mereka serta mendapat kesempatan membantu petani melakukannya pengendalian hama dan penyakit tersebut sesuai teori yang di praktekan langsung dilapangan.

Ikmal dan kawan-kawanya peserta prakerin sangat antusias ketika di beri pengalaman yang berharga ini terlihat dengan seriusnya mereka mencatat apa-apa yang mereka lihat serta amati pada tanaman kentanga yang di budidayakan di areal tersebut yang varietas dan usia tanaman yang berbeda kemudian mereka diskusikan kembali dengan penyuluh dan petani tersebut di “Jamur” (Saung) “Enti Gaboxs” ketika istirahat sambil menikmati secangkir kopi dan snack ala kadarnya.

Bukan hanya pengendalian hama dan penyakit, Penyuluh BPP Bebesen juga memberikan bimbingan dan latihan untuk menyeleksi calon benih kentang baik itu grade dan kualitasnya pada hari ini Rabu 29 Agustus 2018 di Rumah Siriega Ayong Salah Seorang Petani Muda yang selama ini konsen bergelut di bidang holtikultura. Sharing informasi serta pengalamannya selama menjadi petani langsung disampaikan kepada semua siswa prakerin dengan tulus ikhlas karena baginya mereka adalah “Next Generation” yang akan menjadi petani handal dan professional sesuai disiplin ilmu yang telah dan akan mereka pelajari selanjutnya. Karena saat panen raya di Kabupaten Karawang Jawa Barat pada hari Rabu 1 Maret 2018 Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Menyatakan Para petani di Tanah Air banyak yang berusia tua dan sulit mendapatkan generasi dari pemuda.

Para penyuluh di BPP Bebesen selalu aktif terjun langsung ke wilayah kerja mereka bersosialiasi dan berbagi informasi untuk membuka cakrawala pemikiran masyarakat terutama kaum muda khususnya di bidang pertanian yang sangat menjanjikan untuk kesejahteran pelaku usaha tani dan keluarganya di masa depan salah satunya mereka dengan insten membimbing para Siswa SMK 2 Takengon yang prakerin dalam Wilayah Kerja BPP Bebesen Tersebut.

Mudah-mudahan kiprah para Penyuluh ini menjadi motivasi bagi kita dan akan berdampak positif kedepannya dan menjadikan generasi muda yang cinta pertanian untuk mewujudkan Indonesia jadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045.

• Riega Petani Muda Berdomisili di Dataran Tinggi Gayo




Usai PKA VII, Aceh Kembali Angkat dan Promosi GAMI Festival 2018

BARANEWSACEH.CO – Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII yang berlangsung awal Agustus lalu telah mendulang sukses mendatangkan wisatawan ke Aceh, kali ini provinsi yang berada di ujung barat terus gencarkan promosi wisata dan budaya, salah satunya ikut menghadirkan kegiatan Gayo Alas Mountain International (GAMI) Festival 2018.

Agenda yang dibalut dengan atraksi wisata dan budaya ini akan mengambil lokasi di salah satu bagian punggung pegunungan Bukit Barisan dengan ketinggian 1500 mdpl yang membentang sepanjang Pulau Sumatera, meliputi dataran tinggi Gayo – Alas yang melewati empat kabupaten, yakni Aceh Tengah (Takengon), Bener Meriah (Redelong), Gayo Lues (Blang Kejeren) dan Aceh Tenggara (Kutacane).

Selain terkenal dengan daerah berhawa dingin, dataran tinggi Gayo – Alas juga dianugerahi dengan kondisi alam yang subur, dan sangat ideal sebagai lahan perkebunan kopi dan tanaman hortikultura.

Selain perkebunan kopi rakyat yang terhampar luas, salah satu unggulan daerah dataran tinggi yang ada di Aceh ini juga telah banyak melahirkan seniman yang berhasil mengharumkan nama Aceh dan Indonesia di mata dunia melalui pertunjukkan seni tradisinya, salah satunya tari Saman yang telah diakui dunia melalui UNESCO yang kini terdaftar sebagai khasanah budaya tak benda dunia yang perlu terus diperlihara dan dilestarikan oleh generasi muda.

GAMI Festival 2018 yang mengangkat tema “The Power of Nature” sendiri rencananya akan digelar mulai 14 September hingga 24 November 2018 di Lapangan Musara Alun, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah yang melibatkan 4 kabupaten lainnya, komunitas budaya dan pariwisata serta perwakilan dari Pemerintah (Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota lainnya).

Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menaruh harapan besar kegiatan GAMI Festival 2018 ini akan menuai sukses pascagelaran PKA VII 2018 beberapa waktu yang lalu di Banda Aceh, sekaligus menjadi daya tarik dan pengalaman baru bagi setiap pengunjung untuk merasakan pesona alam dan budaya Gayo Alas.

“Penyelenggaraan GAMI Festival 2018 bertujuan tidak hanya untuk mewujudkan dataran tinggi Gayo sebagai kawasan dynamic agro-ecology dan penggerak ekonomi hijau (Green Economy) di Aceh, tapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kawasan berbasis 3A (Agro Forestry, Agro Industry dan Agro Tourism) sesuai potensi daerah, dan mampu menempatkan dataran tinggi Gayo dalam peta destinasi pariwisata nasional,” pungkasnya.

Tak hanya itu, kehadiran GAMI Festival 2018 sebut Nova, nantinya juga dapat mengembalikan citra dataran tinggi gayo khususnya dan Aceh umumnya sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman dan menawan serta meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke dataran tinggi Gayo – Alas.

“Kegiatan wisata budaya ini kita harapkan juga mampu mendorong pembangunan kawasan di poros tengah melalui kegiatan kepariwisataan, kebudayaan dan pertanian, khususnya agroindustri,“ ungkap Nova Iriansyah bersemangat.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar menyambut baik dengan terpilihnya Kabupaten Aceh Tengah sebagai tuan rumah pembukaan GAMI Festival 2018.

“Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah merasa bangga karena terpilih sebagai tuan rumah perdana penyelenggaraan pembukaan GAMI Festival 2018 sebagai pintu awal percepatan dan pengembangan kawasan dataran tinggi Gayo – Alas. Kami akan mendukung sepenuhnya penyelenggaraan kegiatan ini di Takengon, bekerjasama dengan semua pihak, khususnya Pemerintah Aceh, Kemenpar RI dan Kemenko PMK RI, serta penutupannya nanti pada tanggal 24 November di Kabupaten Gayo Lues,“ sebut Shabela saat memimpin rapat persiapan GAMI Festivla 2018.

Ini Dia Rangkaian Agenda GAMI Festival 2018

Rentetan rangkaian atraksi wisata alam dan budaya akan digelar selama GAMI Festival 2018 kali ini, meliputi kegiatan launching, Destination Photo Contest, Opening Ceremony, Tarian Massal, Pawai Budaya Gayo Alas, Pentas Wonderful Gayo Alas, Handicraft and Photo Expo, Coffee and Culinary Festival, Lomba Perahu Tradisional, Jet Ski Exhibition, Paramotor Show, Camping 100 Tenda, Festival Panen Kopi, Expedisi Burni Telong, Takengon Rafting, Aceh Bike Cross Country, Gathering Pesona Indonesia, Pacu Kuda Tradisional, Aceh Trail Adventure, Festival Agara, Wisata Arung Jeuram, Pelatihan Pariwisata, Festival Budaya Saman dan atraksi menarik lainnya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Amiruddin mengungkapkan, penyelenggaraan GAMI Festival 2018 diharapkan menjadi atraksi wisata budaya yang bisa menarik minat setiap wisatawan, sekaligus memperkenalkan dataran tinggi Gayo – Alas sebagai destinasi wisata budaya dan petualang (adventure).

“Penyelenggaraan GAMI Festival 2018 dengan ragam pesona alam dan seni budaya dataran tinggi Gayo – Alas tidak hanya menjadi Top Event Aceh, sebaliknya menjadi Top Event Nasional yang didukung dengan ragam pesona alam dan budaya yang menjadi daya tarik wisatawan nusantara dan mancanegara, seperti Pesona Danau Lut Tawar, Pesona TNG Leuser, Pacuan Kuda Tradisional, Arung Jeuram, Wisata Kebun Kopi, Air Terjun, Wisata Kuliner, dan seni tradisi unik lainnya,“ ungkap Amiruddin.

Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani juga ikut menambahkan, penyelenggaraan GAMI Festival 2018 tidak hanya akan berdampak positif dalam mempromosikan dataran tinggi Gayo – Alas khususnya dan Aceh umumnya sebagai destinasi wisata budaya dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, namun juga menjadi momen penting membangun ekonomi masyarakat melalui kegiatan industri pariwisata berbasis ekonomi kreatif.

“GAMI Festival 2018 menjadi hajatan perdana yang digelar di dataran tinggi Gayo – Alas. Kegiatan ini tentunya bisa menarik kunjungan wisatawan seiring makin dikenalnya Aceh melalui branding wisata “The Light of Aceh”. Tahun 2017 kunjungan wisatawan mencapai sekitar 2.944.169 orang terdiri 2.865.189 wisnus dan 78.980 wisman. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 2.154.249 terdiri dari 2.077.797 wisnus dan 76.452 wisman. Kunjungan wisatawan diprediksikan akan terus bergerak naik pascagelaran PKA VII dan GAMI Festival yang kita targetkan 4 juta orang (wisnus) dan lebih 150 ribu orang (wisman) pada tahun 2018,” papar Rahmadhani.

Pujian GAMI Festival 2018 juga datang langsung dari Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya dimana peluang untuk mempromosikan daerah dapat membantu branding pariwisata Aceh.

“Penyelenggaraan GAMI Festival 2018 tentu sangat bagus. Digelar dengan waktu panjang secara berurutan di empat kabupaten bisa berdampak pada branding pariwisata Aceh. Semua wilayah mendapatkan peluang sama untuk maju,” tutup Menteri asal Banyuwangi. (GENFI)




Bupati (Non Aktif) Ahmadi.SE Berqurban di Masjid Agung Babussalam

 

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Panitia hewan kurban masjid Agung Babussalam Simpang Tiga Redelong, kemarin kamis 23 agustus 2018, melakukan penyembelihan sebanyak 24 ekor, hewan Qurban yang berasal dari masyarakat Bener Meriah dan sejumlah pejabat pemerintahan Kabupaten Bener Meriah.

Ketua pelaksana penyembelihan hewan kurban masjid Agung Babussalam. Eri Zuhari saat di konfirmasi Baranewsaceh.co menjelaskan. Penyembelihan hewan kurban di Masjid Agung Babussalam Simpang Tiga Redelong berjumlah 24 ekor yang terdiri dari 16 ekor kerbau dan sapi, ditambah 8 ekor kambing dan kibas.

Sementara daging qurban langsung di bagikan ke 13 desa penerima yang berada di seputaran Simpang Tiga Redelong, dengan jumlah penerima sebanyak 1250 paket, di tambah 200 paket tambahan. Sementara para penerima daging qurban sebelumnya pihak panitia terlebih dahulu membagikan kupon bagi penerima hewan kurban.

Berdasarkan amatan dan data yang Baranewsaceh.co terima dari panitia hewan kurban di masjid Agung Babussalam Simpang Tiga Redelong. Tercatat sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bener Meriah turut menyerahkan hewan kurban di masjid Agung Babussalam, diantaranya. Bupati non aktif. Ahmadi,SE, Plh. Bupati. Drs. Ismarisiska.MM, kadis pendidikan Drs. Rayendra, asisten 2 Abdul Muis, dan kadis Pariwisata. Haili Yoga.(DN)




Melengkan Tradisi dan Seni tutur Sapa Gayo Yang Telah Hilang

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – “Reje…atas kire baur kelieten, lebih atas ilen tenampuk ni reje, kolak kire laut tawar itakingen, lebih kolak ilen kekawar ni reje. Ujen berasal angin berusul, perbueten muasaliyah. Taris nume kirimen, rempele nahma ujud te keta ini le si kami enahen ku ama reje”.

Sepertinya bait – bait syair tersebut, adalah ungkapan melengkan yang diselingi teka teki (ure ure) pantun bersambut yang di balut peri bahasa seni bertutur sapa yang dalam istilah bahasa Gayo di sebut “melengkan”

Melengkan “Melainkan” adalah ungkapan peri bahasa Gayo berupa tamsilan, sementara arti dari ungkapan tersebut, bisa bermakna lain. ” Yang di maksud adalah padi, ujungnya pasti beras, tapi bukan beras ” Melainkan” beras pulut. Karena sumbernya tetap padi, tetapi padi arang (pedarang).
Inilah warna tersendiri dari tradisi berbalas pantun dalam prosesi mengantar mempelai baik dalam sesi penerimaan dan penyerahan calon pengantin.

Gecik Mongal adalah sosok tokoh Gayo yang terkenal ahli dalam bermelengkan. Tapi sangat disayangkan marwah bahasa Gayo yang terkemas dalam bahasa melengkan dan pepatah dan petitih Gayo telah hilang. Minsal, umpama,Tamsil dan ibarat adalah bahagian dari bahasa komunikasi Gayo yang terkadang sulit untuk dimaknai, terkadang mengharuskan kita untuk kembali memasang insting dan logika untuk membaca arti dari ungkapan kata Melengkan yang sebenarnya.

PP nomor 48 tahun 2014 yang di tanda tangani oleh presiden Susilo Bambang Yudoyono seakan menghentikan langkah dan hilangnya seni bertutur Gayo yang satu ini. Eksistensi bahasa adat melengkan tamat sudah riwayatmu. Melengkan hilang oleh regulasi dan aturan peradaban baru.

Melengkan adat betutur sapa Gayo, yang telah terwariskan dari generasi ke generasi, kini hanya menyisakan pelakunya saja, tanpa tahu kapan dan dimana lagi bahasa melengkan tersebut akan di perdengarkan kembali.

Sadar atau tidak sadar bahwa 5 Kabupaten khususnya di wilayah tengah Provinsi Aceh. Punya tata cara tersendiri dalam pelaksanaan penyerahan calon pengantin sebelum dan sesudah pelaksanaan ijab kabul. Namun peraturan baru pemerintah melalui kementrian agama telah mengharuskan kedua calon pasutri menikah di kantor Urusan Agama (KUA). Kalaupun kita rindu dengan bait bait tutur kata melengkan, biasanya keluarga dari pihak mempelai harus mengeluarkan biaya senilai Rp. 600.000 (enam ratus ribu rupiah) untuk bisa melakukan kembali akad nikah di kampung tempat berlangsungnya acara pesta.

Pemerintah pusat lewat kementrian pendidikan dan kebudayaan terus berupaya mempertahankan dan melestarikan kebudayaan dan menghormati kearifan lokal, sebagai mana tertera dalam peraturam menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 10 tahun 2014 tentang pedoman pelestarian tradisi. Disisi lain Pemerintah juga menjadi biang dari lenyapnya sebagian dari warisan tradisi budaya leluhur negeri ini terkait telah diterbitkannya PP nomor 48 tahun 2014, tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak. Maka sejak itu pula proses akad nikah bagi calon pasutri harus dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA)

Peraturan tersebut juga berisi tentang Jenis Tarif Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang ada di lingkungan Kementerian Agama. Pada intinya Peraturan pemerintah tersebut adalah tentang pengaturan tarif nikah agar tidak ada lagi kasus gratifikasi di kalangan penghulu dan Imam Kampung.

Selain itu PP tersebut juga mengatur tentang dua kelompok tarif nikah, yakni nol rupiah bagi pengantin yang melakukan pencatatan pernikahan di dalam Kantor Urusan Agama (KUA) dan tarif Rp 600 ribu bagi pencatatan pernikahan di luar KUA atau di luar jam kerja penghulu.

Lalu di mana hak otonomi dan ke khususan dari Provinsi Aceh. Majelis Adat Aceh, dan lembaga wali nanggro yang harus yang harus menjadi sorotan dalam hal ini.

Karena kedua lembaga ini punya peran strategis dalam upaya mengembalikan marwah dan khazanah budaya Gayo yang mulai sirna. Karena salah satu tupoksi dari Wali Nanggro adalah mengawasi adat istiadat.

Sapri Gumara seorang tokoh seniman dan budayawan tanah Gayo di bantu sejumlah aktivis pemerhati budaya terus melakukan upaya agar, agar proses adat melengkan dan tradisi tepung tawar dan lain sebagainya dapat kembali seperti semula.

Selanjutnya proses akad nikah juga bisa di lakukan seperti sedia kala. Langkah langkah gerilyapun harus di tempuh, karena menurut Gumara Majelis adat aceh (MAA) sudah memberikan sinyal positif kearah itu. Tentu semua itu harus melalui mekanisme dan kerja keras semua pihak melalui proses dan waktu yang panjang untuk menyelesaikannya tuturnya kepada sejumlah awak media seniman dan budayawan pada pelaksanaan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) dalam sesi penyerahan Rempele di Anjungan Kabupaten Aceh Tengah beberapa waktu yang lalu. (Hamdani)




Redelong : Kecamatan Bukit Gelar Malam Resefsi dan Pembagian Hadiah

 


Bener Meriah, Baranewsaceh. co – Camat wilayah kecamatan Bukit Kamaruddin.BA beserta reje Kampung dan masyarakat Simpang Tiga Redelong menggelar acara malam resefsi dalam rangka pesta rakyat HUT RI ke 73. Sabtu (18/08).

Camat Bukit Kamaruddin BA, dalam sambutan dan arahannya sangat mengharapkan peran aktif masyarakat dalam membangun desa masing masing. Selain itu Kamaruddin juga berharap masyarakat dapat mamantau pelaksanaan pembangunan desa.
” Boleh mengkritisi, asal tepat sasaran dan punya data yang akurat, sehingga tidak menjadi fitnah” tegasnya. Intinya kritisi boleh demi kemajuan dan kebaikan, asal jangan menghambat terlaksananya pembangunan.

Pada saat bersamaan juga hadir mantan camat Bukit Drs. Muklis yang juga menyempatkan diri memberikan sedikit wejangan terkait masyarakat Simpang Tiga Redelong.

Selain itu juga di umumkan desa terbaik kecamatan Bukit yang jatuh pada Desa Panji Mulia 1, disusul desa weh pongas di tempat ke 2 dan desa Belang Panas di tempat ke 3.

Amatan Baranewsaceh.co di Pasar Simpang Tiga Redelong ribuan masyarakat menghadiri acara malam resefsi ini. Selain itu juga di tampilkan Band bersama Sera dan personil Saba Group.

Selain itu ada juga group Nasid dan didong Gayo dari juara pestival pesta rakyat dalam rangka HUT RI ke 73, yang telah di perlombakan di Lapangan Babussalam Simpang Tiga Redelong.(DN)




SMA Negeri 2 Bandar Raih Juara 1 Karnaval Tingkat Kecamatan Bandar

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co –
SMA Negeri 2 Bandar yang beralamat di Kampung Keramat Jaya Pondok Baru Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah, merupakan salah satu sekolah menengah yang memiliki siswa lebih kurang berjumlah 265 orang dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 38 orang guru.

Memasuki areal pekarangan SMA Negeri 2 Bandar,  kita akan terpesona dengan rindangnya pepohonan yang sengaja ditanam untuk mewujudkan obsesi  sekolah hijau. Sangking rimbunnya pepohonan yang ada di sekolah ini, sehingga muncul decak kagum dari pengunjung yang pernah kesana dan dan mengatakan. Sekolah ini persis seperti berada di tengah hutan.

Sensasional, teduh, nyaman dan sangat tepat untuk suasana belajar bagi siswa siswinya. Keberadaan pepohonan di sekolah tersebut sengaja di tanam sekian tahun yang lalu sebagai wujud sekolah ini memang peduli akan keasrian alam dan penghijauan.

Pada pelaksanaan Karnaval dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke 73, yang dilaksanakan pada hari Kamis 16 agustus 2018 kemarin. SMA Negeri 2 Bandar akhirnya tampil sebagai juara 1 tingkat Kecamatan Bandar.

Seluruh peserta Karnaval dilepas secara bersamaan oleh Camat wilayah kecamatan Bandar, Rais Abidin.SH, yang juga di hadiri oleh Koramil Bandar Kapten Inf. Elfin Junaidi, Kapolsek Bandar Bapak Darmawi Hasibuan serta unsur muspika kecamatan bandar lainnya. Sementara peserta karnaval berasal dari seluruh sekolah dan Madrasah yang ada di Kecamatan Bandar.

SMA Negeri 2 Bandar yang beralamat di kampung Keramat Jaya Pondok Baru pada pelaksanaan Karnaval kali ini menurunkan sebanyak 150 orang siswa beserta para guru wali kelas, pembina OSIS, Wakasek Kesiswaan dan seluruh dewan Guru.

Memyangkut gaya dan tampilan karnaval, SMA Negeri 2 Bandar menampilkan beragam pakaian-pakaian adat dari seluruh Nusantara, pakaian resmi lintas profesi, serta satu yang unik adanya kenderaan lapis baja yang di iringi dentuman meriam bambu, yang membuat suasana karnaval semakin meriah.

Pada malam resefsi di kecamatan Bandar di umumkan, bahwa SMA Negeri 2 Bandar tampil sebagai juara 1 peserta karnaval tingkat kecamatan bandar. Selanjutnya wakil kepala sekolah Hidayat maju dan menerima langsung piala sebagai juara.

Almin Sutoyo kepala SMA Negeri 2 Bandar kepada Baranewsaceh.co mengungkapkan “kemenangan ini merupakan bentuk didedikasi dari seluruh keluarga besar SMA Negeri  Bandar, terutama para siswa dan wali kelas yang telah berusaha keras untuk menjadi nomor satu. Pungkasnya.(DN)




Peringatan HUT RI Ke 73 Berjalan Hikmat dan Lancar


Redelong, Baranewsaceh. Co – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indinesia yang ke-73 pada Tanggal 17 Agustus 2018 di Kabupaten Bener Meriah berjalan hikmat dan lancar, Jum’at (17-8-2018)

Upacara HUT RI ke 73 yang berlangsung di lapangan Masjid Agung Babussalam, Simpang Tiga, Redelong dihadiri oleh Plh Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM unsur Forkopimda-forkopimda plus, para ketua organisasi wanita Bener Meriah, para anggota peteran, PNS, pelajar, ormas, ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta penduduk setempat.

Bertindak sebagai Inspektur upacara Kapolres Bener Meriah AKBP. Fahmi Irwan Ramli, SH. SIK, M.Si, selaku Perwira upacara Kabag Ops Kompol M. Jonni, dan selaku komandan upacara Kasatlantas Bener Meriah IPDA Siti Amelia, S.T.K.

Usai pelaksanaan upacara penaikan bendera mereh putih, Plh Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM beserta unsur Forkopimda setempat memberikan bingkisan kepada para anggota peteran Bener Meriah di lapangan Babussalam, Simpang Tiga, Redelong.

Selanjutnya Plh Bupati Bener Meriah beserta unsur Forkopimda dan para pejabat daerah mengunjungi Rumah Tahanan (Rutan) Bener Meriah dalam rangka pemberian remisi kepada sejumlah tahanan.

Selepas pemberian remisi kepada sejumlah orang narapidana di Rutan Bener Meriah tersebut, Plh Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM meminta kepada tahanan yang diberikan remisi pada HUT RI ke-73 untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang pernah di lakukan.

“Remisi ini diberikan sebagai wujud penghargaan kepada warga binaan yang taat selama menjalani  hukuman pidana. Semoga dengan pemberian remisi ini menjadikan narapidana agar selalu berkelakuan baik.”harap Plh Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska,MM. (Red)




Workshop Satu Guru Satu Buku, IGI Bener Meriah Hadirkan Diana Masdik Dari Kalimantan Timur

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Ikatan Guru Indonesia (IGI) menggelar kegiatan workshop satu guru satu buku (sugasaku) yang berlangsung di SMP negeri 1 Weh Pesam. Pelaksanaan workshop  berlangsung sukses, dan mendapat perhatian serius dari guru guru Indonesia khususnya yang tergabung dalam IGIERS, sebutan lain bagi anggota IGI.

Almin Sutoyo (50) ketua pelaksana kepada Baranewsaceh.co mengatakan. Kegiatan workshop berlangsung dari pukul 08.30 wib sampai dengan pukul 17.00 wib. Senin (14/08). Sementara peserta berjumlah 50 orang guru yang terdiri dari para guru berbagai tingkat sekolah, mulai dari guru SMP, SMA, SMK, MTsn, dan tingkat Sekolah Dasar (SD), lanjutnya peserta workshop yang terdiri dari para guru, terlihat begitu antusias mengikuti  kegiatan ini. Tuturnya.

Rencananya workshop ini dihadiri oleh Anwar Idris yang merupakan anggota DPR RI dari komisi X fraksi PPP, tetapi akibat sesuatu dan lain hal, yang bersangkutan tidak bisa hadir, melainkan di wakilkan oleh Bambang.Begitu juga halnya dengan perwakilan dari PT. Erlangga Ridha Yucitra, juga tidak bisa hadir.

Sementara pelatih Nasional Sagusaku yang dihadirkan  oleh Pengurus Pusat IGI, adalah  “ Diana Masdik” yang berasal dari Kota Balik Papan Kalimantan Timur. Coach wanita beranak dua ini mempunyai “sederet prestasi baik di tingkat daerah maupun di tingkat Nasional. “Terlihat sikap disiplin yang dia tanamkan, dalam memancing motivasi agar guru – guru di Bener Meriah mau menulis. Karena menurut Diana Masdik “menulis itu mudah, yang penting ikhlas melakukannya. Ujarnya.

Master Coach “low profile” finalis Kepala TK berprestasi tingkat nasional tahun 2015. Telah banyak menghasilkan tulisan dan buku baik fiksi maupun non fiksi. Diana juga menjelaskan bagaimana menghadapi “writers blok” serta kiat-kiat menulis agar dapat di publish dan dicetak dengan biaya yang lebih murah.pungkasnya. (DN)




KIP Bener Meriah : Pengumuman Penetapan Daftar Calon Sementara (DCS)

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Komisi Indevenden Pemilihan Kabupaten Bener Meriah mengeluarkan pengumuman no : 473/HM.02.PU/1117/KIP-KAB/VIII/2018. Tentang Keputusan Komisi Indevenden Pemilihan (KIP) Bener Meriah, terkait Penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPRK Kabupaten Bener Meriah pada pemilu tahun 2019. Pengumuman tersebut di sampaikan langsung ke Redaksi Media Baranewsaceh.co Senin.(13/08) dan ditandatangani oleh Ketua KIP Kabupaten Bener Meriah, Muktaruddin. Berikut petikannya :

Bersama ini di umumkan melalui media Baranewsaceh.co, kepada seluruh masyarakat kabupaten bener meriah terkait Daftar Calon Sementara (DCS)  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bener Meriah pemilihan umum 2019. Surat ini berdasarkan Keputusan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten Bener Meriah dengan Nomor : 61/HK.03.1-Kpt/1117/KIP-KAB/VIII/2018 tentang penetapan daftar calon sementara (DCS) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bener Meriah pada pemilihan umum Tahun 2019. Pengumuman ini berlangsung dari tanggal 12 agustus 2018 sampai tanggal 14 agustus 2018.

Masukan dan tanggapan dari masyarakat terhadap Daftar Calon Sementara (DCS) anggota dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Bener Meriah dapat disampaikan ke kantor Komisi Indevenden Pemilihan Kabupaten Bener Meriah yang beralamat di Jln. Bandara Rembele kampung Bale Atu No Tlp/ fax (0643) 7425359/7425459. Redelong. Atau bisa di kirim melalui imail ke kipbenermeriah@gmail.com mulai tanggal 12 agustus 2018 sampai tanggal 14 agustus 2018 yang disertai dengan indentitas diri yang jelas.

Demikian pengumuman ini disampaikan dan atas kerja samanya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bener Meriah di Ucapkan Terimakasih.(DN)




Pengumuman Daftar Calon Sementara Anggota DPRK Bener Meriah Untuk Pemilu 2019, Dapil III

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Komisi Indevenden Pemilihan (KIP) Kabupaten Bener Meriah. Hari ini Senin 13 Agustus 2018 mengumumkan Daftar Calon Sementara anggota DPRK Bener Meriah masing masing dapil pada pemilu tahun 2019.
Dapil III.