Plt Bupati Bener Meriah Buka Festival Panen Kopi 2018

Redelong. Baranewsaceh.co – Plt Bupati Tgk. H. Sarkawi membuka secara resmi pagelaran Festival Panen Kopi Bener Meriah Tahun 2018 di Seladang Café, Kampung Rembele, Kecamatan Wih Pesam, Senin (19-11-2018).

Kegiatan festival tersebut merupakan salah satu rangkaian acara Gayo Alas Mountain Internasional (GAMI) Festival 2018. Acara yang akan berlangsung selama tiga hari itu, sejak Tanggal 19 hingga 21 November 2018 tersebut mengambil tema “Melestarikan Budaya, Mensejahterakan Masyarakat.

Plt Bupati Tgk. H. Sarkawi sebelum menyampaikan kata sambutannya terlebih dahulu mengatakan yel-yel atau selogan dalam bahasa Gayo “Gere ara kupi gere ara cerite. Dele kupi dele cerite” yang kalau diartikan dalam bahasa Indonesia “Tidak ada kopi tidak ada cerita, Banyak kopi banyak cerita”. Selogan tersebut disambut riuh oleh para pengunjung di lokasi festival panen kopi tersebut.

Plt Bupati Bener Meriah dalam sambutannya mengatakan, kopi adalah manefestasi, perwujutan rasa syukur kita atas nikmat yang diberikan ALLAH SWT untuk Gayo. “Karena masyarakat Gayo sebagaian besar hidup dari kopi, dibesarkan dengan kopi, keseharian mereka adalah kopi, Gayo adalah kopi. Jadi kopi adalah ruh, jadi semangat yang membesarkan Gayo, dan Gayo dikenal karena kopinya juga. ”ucap Abuya.

Keinginan Plt Bupati Bener Meriah itu untuk tahun depan di Kabupaten Bener Meriah diadakan kenduri kopi serta berdoa bersama-sama, dan kegiatan kenduri kopi tersebut diharapkannya dapat melibatkan semua komponen masyarakat. “inilah mungkin wujut rasa syukur kita bersama-sama kepada ALLAH SWT yang telah memberikan rahmatnya kepada kita Masyarakat Bener Meriah. Saya minta agar, Sekda dapat mempertimbangkan agarannya.”demikian buah pemikiran yang disampaikan Plt Bupati Tgk. H. Sarkawi itu.

Kadis Kebudayaan dan Parawisata Aceh yang di wakili Kabid Pengembangan Pemasaran Pemerintah Aceh Ramadani dalam sambutanya menyampaikan, rasa bangganya, karena Festival Panen Kopi dapat dilaksanakan perdana di Kabupaten Bener Meriah, dengan melibatkan masyarakat, komonitas kopi dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan menarik selama berlangsungnya festival panen kopi Bener Meriah 2018.

Ditambahkannya, festival tersebut tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya masyarakat Gayo dalam mengolah kopinya menjadi salah satu kopi terbaik dunia dengan citarasa tinggi, dan menjadi salah satu sumber pemasukan warganya, tapi juga merupakan daya tarik para wisata berbasis agro.

Dia menerangkan, adapun kegiatan yang nantinya diselenggarakan dalam festival panen kopi Bener Meriah 2018 tersebut adalah, Fashion Show di kebun kopi, Perempuan dan entrepreneur, kopi dan fotografi, kopi dan masa lalu, lomba menyortir kopi dan bazaar serta ragam kegiatan unik lainnya.

Pantauan di Seladang café acara Festival panen kopi itu di hadiri Wakil Bupati Aceh Tengah, Unsur Forkopimda-Forkopimda Plus Bener Meriah, Sekda Bener Meriah, para kepala Dinas, Badan, Kantor, Kepala Bidang Pengembagan pemasaran Provinsi Aceh, Para Pengusu Gabungan Organisasi Wanita, seluruh lembaga perbangkan yang ada di Bener Meriah. (Red)




Kawanan Gajah Liar Obrak Abrik Rumah dan Tanaman Masyarakat Arul Cincin

 


Bener Meriah. Baranewsaceh.co – Kawanan gajah liar yang di perkirakan berjumlah sekitar 20 (dua puluh) ekor, sampai hari ini. Senin (19/11), masih berada di areal perkebunan masyarakat Kampung Arul Cincin, kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Kehadiran kawanan gajah liar tersebut selain merusak rumah penduduk, kawanan gajah liar juga telah mengobral Abrik tanaman masyarakat berupa pinang, mangga, kelapa, dan pisang. Selanjutnya untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat keberingasan gajah liar tersebut. Pihak aparatur kampung setempat bersama Camat Pintu Rime Gayo (PRG) telah melakukan evakuasi terhadap 8 (delapan) Kepala keluarga yang berasal dari dusun Arul Cincin dan Genting Tayol.

Kita terpaksa melakukan evakuasi terhadap masyarakat untuk mencegah jatuhnya korban jiwa. Adapun saat ini masyarakat yang telah di evakuasi, mengungsi di kantor kepala desa kampung Arul Cincin.

Sementara itu tokoh pemuda Kampung Arul Cincin IKR (25) Sangat menyesalkan sikap Pemda Bener Meriah yang terkesan lambat menangani persoalan gajah liar tersebut. Dengan nada sedikit pisimis dia mengatakan. Sampai hari ini masyarakat Kampung Arul Cincin belum berani turun ke ladang akibat kawanan gajah liar yang semakin beringas.

Beringasnya gajah liar tersebut akibat salah satu anak gajah tersebut di temukan mati, kendati kematian anak gajah tersebut bukan karena ulah tangan manusia. Hal tersebut juga di kuatkan oleh Purnawirawan Dade, Camat Pintu Rime Gayo yang telah mengundang pihak BKSDA untuk memastikan penyebab kematian anak gajah tersebut.

Disisi lain camat Pintu Rime Gayo Purnawirawan Dade saat di temui di Masjid Nur Nabawi komplek perkantoran Pemkab Bener Meriah. Senin (19/11), kepada Baranewsaceh.co menjelaskan.

Lambannya penanganan gajah di kampung Arul Cincin. Menurut Camat Pintu Rime Gayo, hal ini di karenakan pada saat ini Kabupaten Bener Meriah sedang dilanda bencana alam seperti longsor dan terputusnya jalan. Semua alat berat milik Pemkab Bener Meriah terpakai. Baru pagi ini sekitar pukul 10.30 Wib alat berat sudah masuk dan sudah berada di Kampung Arul Cincin.

Kemudian langkah selanjutnya menurut penjelasan camat Pintu Rime Gayo.  Proses penggiringan Gajah liar akan kembali di lanjutkan, dan teknis dan proses penggiringan sepenuhya di serahkan kepada tim 8, yang di ketuai oleh Said Abdullah.

Sambil di lakukan penggiringan gajah liar tersebut, secara bersamaan akan dilakukan juga penggalian parit isolasi, agar gajah tidak kembali lagi.

Camat Pintu Rime Gayo (PRG) Purnawirawan Dade juga sangat menyesalkan pihak rekanan yang mengerjakan penggalian parit isolasi. Menurutnya pengerjaan proyek terkesan asal jadi. Hal tersebut dapat dibuktikan karena sebagian di buat parit isolasi dan sebagian lagi tidak. Sehingga memberi celah untuk gajah masuk kembali.

Kedepan kita akan serahkan sepenuhnya persoalan galian parit kepada tim 8. Karena mereka lebih mengetahui mana yang seharusnya di buat parit, dan ana yang tidak. karena menurut Dade, mereka lebih memahami jalan keluar masuknya gajah.

Menyangkut kondisi masyarakat yang mengungsi Camat Pintu Rime Gayo Purnawirawan Dade mengatakan. Saat ini kondisi pengungsi dalam keadaan sehat walafiat. Dinas sosial, BPBD dan Basarnas juga sudah menyerahkan bantuan masa panik.

Sementara kerugian akibat kehadiran gajah liar tersebut yang telah mengobral Abrik Rumah dan tanaman masyarakat di perkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (DN)




Widya Astuti Raih Juara 2 Cabang Daiyah MTQ Korpri ke IV Tingkat Nasional

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Widya Astuti S. Ag, Kasi Dakwah dan syiar Islam pada Dinas syariat Islam kabupaten Bener Meriah, merupakan anggota Korpri Kabupaten Bener Meriah yang tampil sebagai utusan Provinsi Aceh pada pelaksanaan MTQ Korpri IV Tingkat Nasional, yang berlangsung sejak 09 s/d 18 November 2018, di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur.

Widya Astuti.S.Ag, tampil sebagai juara 2 cabang dakwah putri pada MTQ IV korpri tingkat nasional. Tentu ini sebuah prestasi yang sangat membanggakan, khususnya bagi para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.

Selain itu di balik kesederhanaan seorang Widya Astuti S.Ag. ternyata dia memiliki segudang prestasi, baik di tingkat provinsi Aceh, Sumatera Utara maupun di tingkat Nasional. Hal tersebut terungkap saat Baranewsaceh.co melakukan komunikasi via telepon selulernya terkait keberhasilannya meraih juara. Minggu (18/11).

Berikut sejumlah prestasi yang pernah di raih oleh Widya Astuti.S.Ag. dalam lomba Dakwah Putri.

1. Juara 1 pidato bahasa Arab di Aljaniyyatul Wasliyah Medan Sumatera Utara tahun 1993.

2.  Juara 1 pidato bahasa Arab di UIN Sumatera Utara tahun 1996.

3. Juara 2 Daiyah MTQ Korpri tingkat Provinsi Aceh tahun 2013.

4. Juara harapan 3 Daiyah BKMT tingkat Nasional di kampus Assyafiiyah Jakarta Timur tahun 2016.

5. Juara 1 Daiyah MTQ Korpri tingkat Provinsi Aceh tahun 2017.

6. Juara 2 Daiyah Putri MTQ ke IV Korpri tingkat Nasional tahun 2018.

Kendati belum berhasil meraih juara 1 pada pelaksanaan MTQ korpri ke IV tingkat nasional yang berlangsung di Jakarta. Namun tekat kuat yang di barengi rasa optimis yang tinggi. Widya Astuti, berkeyakinan, bila masih di beri umur panjang. Tahun 2020, Ia ingin kembali mengulang sukses untuk dapat meraih juara 1 pada pelaksanaan MTQ ke 5 tingkat Nasional di Kendari Sulawesi Tenggara.

Rasa ketidak puasan Widya Astuti sangat beralasan, karena menurut penuturannya, juara 2 yang Ia raih merupakan juara yang tertukar dari juara 1 ke juara 2. Beranjak dari hal tersebut, wajar jika Widya Astuti meyakini bahwa perjuangannya belum selesai. Atas prestasi yang telah dia raih, Widya Astuti berhak atas tropy dan uang pembinaan sejumlah Rp 12.500.000 (dua belas juta lima ratus ribu rupiah). (DN)




Kampung Meriah Jaya Dusun Pantan Bayur di Kepung Longsor

 

Bener Meriah Baranewsaceh.co –
Dampak intensitas hujan yang cukup tinggi pada, jum’at malam sabtu (16/11). Akses jalan di desa Meriah Jaya kecamatan Gajah Putih mengalami amblas dan longsor.

Berdasarkan penuturan Camat Gajah Putih. Khairmansyah S.IP.M.Sc, yang Baranewsaceh.co hubungi via Hand Phone selulernya, menjelaskan. Ada 5 (lima) titik longsor yang terjadi dalam satu dusun di Kampung Meriah Jaya. Sementara  pihak Forkopimcam Kecamatan Gajah Putih bersama masyarakat setempat melakukan gotong royong bersama untuk memastikan akses jalan dari dan menuju dusun Pantan Bayur kampung Meriah Jaya Kecamatan Gajah Putih dapat dilalui.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah sampai berita ini di turunkan sudah tiba di lokasi kejadian, tepatnya di Kampung Meriah Jaya. Sementara jumlah kerugian akibat musibah longsor tersebut belum bisa di pastikan, dan masih dalam tahap pendataan oleh pihak BPBD dan aparat kampung setempat. (DN).




Pantan Kemuning : Satu Unit Rumah Warga Tertimbun Longsor

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co –
Hujan deras yang terjadi tadi malam Jumat (16/11) sekira pukul 20.30 Wib telah mengakibatkan longsor di dua titik, tepatnya di Kampung Pantan Kemuning Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah.

Rijal Fahlevi anggota DPRK Bener Meriah, saat di hubungi via telepon selulernya tadi malam sekira pukul 21.00 Wib menjelaskan. Longsor telah menimbun satu unit rumah milik Alwin.M.Amin, warga Pantan Kemuning. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara saat ini korban sudah mengungsi di rumah penduduk yang lainnya.

Rijal Fahlevi juga menghimbau Pemkab Bener Meriah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar segera turun dan memberikan bantuan masa panik kepada para korban. Karena menurut Rijal Fahlevi saat ini keluarga yang menjadi korban sedang mengungsi di rumah penduduk yang lainnya.

Pihak BPBD Kabupaten Bener Meriah melalui relis berita yang kami terima menjelaskan. Longsor juga terjadi di dusun manungga, kampung Pantan Kemuning, yang mengakibatkan akses jalan menuju desa tersebut. Selain itu longsor juga telah menumbangkan satu tiang listrik dan jatuh kejurang sebelah kanan jalan.

Sementara material tanah yang menutupi badan jalan di perkirakan sepanjang 10 meter dengan ketebalan di perkirakan 3 Meter. Untuk sementara akses jalan menuju dusun pintu Pantan Kemuning lumpuh total. Sampai berita ini di terbitkan pihak Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah sudah berada di lokasi kejadian.

Selain itu longsor juga terjadi tadi malam di kampung meriah Jaya kecamatan Gajah Putih. Akibatnya akses jalan menuju salah satu dusun dikampung setempat tidak bisa dilalui untuk sementara.(DN)




Gajah Liar Memasuki Kampung Arul Cincin 5 KK Mengungsi di Kantor Kepala Desa

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co –
Sejumlah kawanan gajah liar memasuki perkampungan Alur Cincin, kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah.

Kawanan gajah liar juga telah merusak satu unit rumah penduduk, dan sekitar 5 (lima) Kepala keluarga sudah mengungsi di kantor Kepala desa setempat. Rabu (14/11)

Terkait keberadaan Gajah liar tersebut disampaikan langsung oleh Satriwanto (51) anggota DPRK Bener Meriah, setelah menerima informasi langsung dari Reje Kampung Arul Cincin kemarin Selasa (13/11) via hand Phone seluluernya.

Menanggapi informasi yang di sampaikan Reje kampung Arul Cincim, selanjutnya Satriawanto menyarankan Reje kampung untuk berkomunikasi dengan camat setempat. disamping itu Satriawanto juga telah menyampaikan kejadian tersebut ke sekda Bener Meriah melalui Asisten 2 bidang ekonomi pembangunan Abdul Muis, sehubungan sekda sedang mengikuti penutupan TMD di kampung Blang Jorong. Tadi malam juga kita sudah berkomunikasi dengan sekda terkait persoalan tersebut. Jelas Satriawanto.

Santriawanto juga menjelaskan berdasarkan hasil komunikasi terakhir dengan Reje Arul Cincin tadi pagi, bahwa 5 (lima) KK, saat ini sudah mengungsi di kantor Kepala desa, sementara 1 (satu) unit rumah warga telah di rusak oleh kawanan gajah liar tersebut. Perihal gajah liar di Arul Cincin, Satriawanto juga telah menyampaikan keberadaan gajah liar tersebut kepada pihak BNPB Kabupaten Bener Meriah, agar segera turun ke Pintu Rime Gayo.

Harapan kepada masyarakat mohon bersabar karena semua butuh proses untuk penggiringan kembali Gajah liar tersebut kembali ke habitatnya. Satriawanto juga berharap kepada Pemkab Bener Meriah agar tanggap dan secepatnya melakukan upaya penggiringan Gajah liar, agar masyarakat Arul Cincin dapat beraktivitas seperti semula. Yang terpenting adalah masyarakat merasa aman dan nyaman dalam berusaha

Berdasarkan hasil komunikasi Baranewsaceh dengan Reje Arul Cincin. Selamat (45).Pagi ini juga Camat Pintu Rime Gayo Purnawira Dade dan aparat setempat. mendatangi langsung para pengungsi serta melihat kondisi rumah yang telah di rusak oleh kawanan gajah liar. (DN).




Sambangi Sejumlah Ponpes Dinas Kesehatan Lakukan Penyuluhan Kesehatan

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co –
Dinas kesehatan Kabupaten Bener Meriah melakukan penyuluhan, pencegahan serta pengobatan langsung, bagi sejumlah santriwan dan santriwati di sejumlah ponpes di Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan tersebut dalam rangka
Bulan Bakti kesehatan serta rangkaian kegiatan hari ulang tahun Kesehatan tingkat nasional. Selasa (03/11)

Ilham Lisani Amd. Keb, Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah saat di temui di pondok pesantren Bustanil Arifin putri Pondok sayur, kepada media ini menjelaskan.

Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama antara pihak Dinas Kesehatan dengan pengasuh Pondok Pesantren, dengan harapan, kehadiran tim dari kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat kiranya dapat memberikan pemahaman serta penyuluhan langsung kepada para santri tentang bagai mana cara pengendalian penyakit melalui perilaku hidup sehat.

Selain itu Dinas Kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat juga melakukan pengobatan langsung bagi sejumlah santriwan dan santriwati yang mengalami penyakit stabies atau penyakit kulit.

Selain itu Ilham Lisani juga sangat mengharapkan pihak pengurus pondok pesantren agar benar benar memperhatikan aspek kesehatan di lingkungan pesantren. Karena jika santri sehat tentu para santri dapat fokus dalam menerima pelajaran. Pungkasnya.(DN).




Keluarga: Tantangan dan Solusi Islam

 


Bener Meriah, Baranewsaceh.co –
“Tujuan pernikahan yang hakiki adalah mendapatkan ridha Allah dan memperoleh keturunan untuk kelangsungan hidup manusia berdasarkan syariat yang telah ditetapkan Allah.” Kata ustazah Asnita dalam acara talk show Keluarga: Tantangan & Solusi Islam, Jumat 09/11).

Acara yang digagas oleh Majelis Ta’lim Maratu Shalihah ini digelar di aula kantor bupati Bener Meriah dan dihadiri oleh seluruh Majelis Ta’lim di wilayah Bener Meriah. Kurang lebih 120 ibu-ibu hadir menyaksikan.

Ustazah Asnita sebagai narasumber pertama manyampaikan bahwa kasus perceraian terus meningkat setiap tahunnya. Tidak hanya di satu daerah saja, melainkan seluruh daerah di berbagai belahan dunia. “Di Indonesia kasus perceraian mencapai 344.237 pada tahun 2014 naik menjadi 365.633 perceraian pada tahun 2016, rata-rata angka perceraian naik 3% setiap tahunnya. Di provinsi Aceh sepanjang 2017, jumlah kasus percerain yang tejadi mencapai 5.399, sekitar 3.800 kasus merupakan gugat cerai dari pihak istri. Di Kabupaten Bener Meriah pada tahun 2016 tercatat lebih dari 300 kasus. Kasus perceraian di kabupaten Bener meriah didominansi oleh pasangan muda mencpai 70%.” Jelas ibu dua anak tersebut.

Kata beliau, perceraian itu disebabkan adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perselingkuhan, masalah ekonomi dan penyimpangan seksual seperti LGBT. Sehingga menyebabkan generasi terabaikan, pergaulan bebas, pemakaian narkoba, kehamilan, aborsi, penyakit menular seksual meningkat. Salah satu contoh kasus yang mencengangkan tambah beliau yaitu di Lampung satu sekolah 12 siswi SMP hamil bersamaan. Kasus lainnya sejumlah mahasiswi di Banda Aceh terbongkar terlibat dalam kasus prostitusi online. dan masih banyak kasus lainnya yang sungguh menyesakkan dada. ” Generasi yang gemilang yang seharusnya dapat diandalkan menjadi pengisi peradaban ini, kini terpuruk dan tersungkur dalam kubangan kemerosatan moral.” Tukas ustazah

Hal ini disebabkan akibat penerapan sistem kufur yaitu sistem Kapitalisme-Demokrasi yang berasal dari kejeniusan akal manusia bukan dari wahyu Sang Pencipta. Dimana ada 4 kebebasan yang dijunjung tinggi yaitu kebebasan beragama, kebebasan berkepemilikan, kebebasan bertingkah laku dan kebebasan berpendapat, jelas beliau.

Pada sesi selanjutnya, dijelaskan oleh ustazah Lisyawati tentang bagaimana Islam menjaga keluarga muslim.

” Islam merupakan agama yang tidak hanya mengatur urusan manusia terhadap Rabbnya melainkan mengatur seluruh aspek kehidupan. Termasuk dalam menjaga keluarga Muslim. Negara Islam atau Khilafah akan menjamin kebutuhan perempuan dengan menjalankan hukum mulia seperti perintah dalam menjalankan kewajiban perempuan sebagai ibu rumah tangga dan madrasah al-ula (pendidik pertama) bagi anak-anaknya, menerapkan ekonomi Islam, menyediakan sistem pendidikan yang murah dan berkualitas dan lain sebagainya.

Lanjutnya, negara khilafah juga menguasai media, baik media masa maupun media swasta, baik cetak maupun elektronik agar dapat mengontrol bentuk tayangan. Serta menjamin keamanan di ruang publik dengan menerapkan sistem sanksi (uqubat) yang tegas. “Begitulah cara Islam menjaga keluarga muslim hari ini.” Tukas ibu dua anak tersebut menutup talk show. (Red/Mauiza)




Makam Pahlawan Tenge Besi Yang Terlupakan

 


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Kalimat tersebut sepertinya tak asing di telinga setiap kita di setiap peringatan hari pahlawan yang jatuh pada hari ini Sabtu 10 November 2018.

Camat Gajah Putih. Khairmansyah, S.IP, M.Sc bersama unsur muspika kecamatan Gajah Putih, Reje Kampung Sentosa dan Karang Taruna setempat. Melakukan ziarah sambil melakukan bergotong royong bersama untuk membersihkan areal pemakaman pahlawan korban perang Tenge Besi. Sabtu (10/11).

Darmawan (32) Reje Kampung Sentosa, saat di konfirmasi Baranewsaceh.co terkait keberadaan makam tersebut, menjelaskan. Letak atau keberadaan makam Pahlawan Tenge besi, tepat berada di atas turap jalan yang bertulisan “Tenge Besi” ,atau tepatnya di kampung Sentosa kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah.

Menurut penuturannya, sebenarnya ada 7 (tujuh) suhada yang gugur dan mati Sahid ketika melakukan penghadangan terhadap pasukan Belanda yang hendak memasuki dataran tinggi tanah Gayo. Akan tetapi hanya 5 (lima) makam yang berhasil di temukan. selebihnya menurut Reje Sentosa, Ada 2 (dua) makam yang di isi dua orang dalam satu liang.

Berikut nama nama pahlawan yang gugur dalam perang tenge besi.
Reje Agam aman Beramat, Pang Reje Gembira, Penghulu Kemili, Pang tengku lebet 3. Pang lebe Nengri, Pang nyak gerem.

Selain itu Darmawan, juga berharap kepada Pemkab Bener Meriah untuk segera melakukan pemugaran atas keberadaan makam tersebut. Hal ini penting, karena ini merupakan bukti sejarah sebagai warisan perjuangan untuk anak cucu kita di kemudian hari Pungkasnya.(DN)




Kapolres : Ibu Bhayangkari Cukup Gunakan Hak Politik Saat di TPS Saja

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Netralitas anggota Polri adalah harga mati demi terwujudnya pemilu yang damai aman dan sejuk di Kabupaten Bener Meriah.

Pernyataan tersebut di tegaskan oleh Kapolres Bener Meriah AKBP. Fahmi Irwan Ramli.S.I.K di hadapan para media saat pelaksanaan diskusi dan Cofee Morning bersama di Bulanang Cafe, Pante Raya. Kamis (08/11).

Hal senada juga pernah disampaikan oleh Kapolres saat peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 21. Pada Intinya Kapolres sangat mengharapkan netralitas suami sebagai anggota polri perlu di jaga juga oleh seorang istri polisi.

Kapolres menyadari bahwa ibu ibu dari Bayangkari juga memiliki hak pilih. Untuk itu Kapolres berharap agar hak politik dari ibu Bayangkari cukup digunakan saat di TPS saja. Ucapnya.

Kapolres khawatir, jika nanti istri polisi ikut ikutan mendukung satu caleg, nanti photo photo, nampak suami pakek baju dinas, nah ini kan bisa saja di politisir. Yang jelas kita tidak pernah mengarahkan untuk mendukung salah satu caleg, kendati istri TNI/ Polri juga memiliki hak pilih. Jelasnya.

Selanjutnya Kapolres Bener Meriah juga menyinggung jika ada anggota polri yang tidak netral dalam pelaksanaan pemilu, silakan laporkan ke panwaslih setempat.

Hal ini tidak terlepas dari upaya kita bersama dalam mewujudkan Pemilu yang damai aman dan sejuk di wilayah hukum Kabupaten Bener Meriah. Maka langkah awal kita mulai dari aparatur yang mengamankan pemilu itu sendiri. Pungkasnya. (DN)




Si Puting Beliung Kembali Berulah di Bener Meriah

 Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Angin kencang puting beliung kembali menghempaskan 3 (tiga) unit rumah masyarakat di Kampung Blang Sentang Kec. Bukit Kab. Bener Meriah. Pusaran angin kencang puting beliung terjadi sekira pukul 14.00 wib siang. Kamis (08/11).

Berikut nama pemilik rumah’ yang mengalami kerusakan.

1. Heni Amalia, 55 tahun, PNS, Kp. Blang Kolak I Kec. Bebesen Kab. Aceh Tengah (Rusak Berat).

2.Sayuti, (35) , PNS, Kp. Blang Sentang Kec. Bukit Kab. Bener Meriah (Rusak Ringan).

3. Kandang Kuda Milik Sdr Jahriandi, 31 tahun, Tani, Kp. Blang Sentang Kec. Bukit Kab. Bener Meriah (Rusak Berat).

Sarah (30) saksi mata yang melihat kejadian tersebut mengatakan. Pada saat terjadinya Angin kencang puting beliung, cuaca agak mendung yang disertai dengan awan hitam dan tiba-tiba Angin kencang datang dari arah utara dan berputar putar di seputaran Kp. Blang Sentang dan akhirnya menerpa rumah masyarakat.

Tidak ada korban jiwa, sementara kerugian di perkirakan mencapai 50.000 000 (lima puluh juta rupiah). Pantauan Baranewsaceh.co di lokasi kejadian, pasca diterpa angin putih beliung, sebagian pemilik rumah terlihat sedang merapikan material bangunan yang telah rusak akibata di terjang si puting beliung. (DN)




Yuzmuha : Pemkab Bener Meriah Harus Fokus Tingkatkan Kualitas Mutu dan Pelayanan Kesehatan

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Yuzmuha Politisi Partai Aceh (PA) meminta pemerintah daerah dan DPRK Bener Meriah fokus mengurus aspek kesehatan masyarakat yang masih dinilai minim fasilitas dan pelayanan kesehatan, di samping minimnya Fasilitas alat lama Yang di gunakan Sering Rusak Seperti Ronsen, USG alat alat bayi, Inkubator, Cipep, alat labor, Instilasi listrik sering konslet menyeluruh, Instalasi air bersih seluruh ruangan yang sering sumbat. pernyataan tersebut disampaikan Yusmuha seusai mengunjungi Rumah sakit Umum Muyang Kute, Kamis (08/11).

Politisi Partai Aceh ini juga mengingatkan pemerintah dan DPR untuk terus bersinergi Mencari solusi, mengatasi berbagai persoalan yang terjadi ,di Rumah Sakit Muyang Kute Bener Meriah.

“Saya merasa prihatin dan mengkhawatirkan kondisi pasien yang di rawat saat ini, yang datang dari berbagai penjuru desa di kabupaten Bener Meriah,” jelasnya

Lanjut Yusmuha, berdasarkan data yang kita miliki ternyata Rumah Sakit Umum (RSU) Muyang Kute juga belum memiliki Ruang rawat saraf, ruang rawat mata, ruang rawat THT dan Ruang Intensif PICU.

Kita Belum Tau pasti apakah pemkav dan bapak dewan yang terhormat sudah mempunyai rencana strategis atau belum, yang jelas sejauh ini Kita semua tau bahwa kualitas dan pelayanan kesehatan masih sangat minim.

Selain itu Yuzmuha juga meminta Dinas kesehatan dan direktur Rumah Sakit Muyang Kute Bener Meriah Dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) beserta DPRK untuk melakukan pendataan dan bersinergi memaksimalkan program Meningkatkan Kualitas Mutu dan Pelayanan Kesehatan.

Dalam pandangannya, dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas kesehatan, pemerintah daerah perlu memiliki perhatian besar terhadap Peningkatan dana upgrade SDM, pelatihan dokter subspesialis, spesialis tahap II, dokter umum ( ACLS/ ATLS),dan pelatihan perawat.

Salah satu upaya peningkatan mutu dan profesionalisme tenaga kesehatan yang bekerja dirumah sakit, maka diperlukan suatu pendidikan dan pelatihan, guna meningkatkan kinerja dan meningkatkan pelayanan prima dirumah sakit. Untuk menentukan pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan oleh rumah sakit bukanlah suatu hal  yang mudah. Untuk itu perlu dilaksanakan pertemuan guna pengkajian kebutuhan pelatihan bagi tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit. Hal ini mengacu kepada permenkes nomor 1144/ Menkes /Per/ VIII/ 2010, di lingkungan Badan PPSDM Kesehatan ada dua pusat yang menangani pelatihan, yaitu : Pusdiklat Tenaga Kesehatan dan Pusdiklat Aparatur,Pemda daerah
juga perlu pemantauan dan peninjauan undangan undang nomor 20 tahun 2013 tentang pendidikan kedokteran,

Untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat, Pemerintah daerah di pandang perlu merencanakan pembangun gedung Ruang rawat saraf, ruang rawat mata, ruang rawat THT ,Ruang Intensif PICU, pada Anggara tahun 2019 mendatang.

“Pembangunan dan pengembangan fasilitas kesehatan ini penting agar akreditasinya bisa meningkat dari tipe C menjadi tipe B,” ungkap Yuzmuha.

Yuzmuha Menilai Kesehatan sebagai salah satu kebutuhan dasar (basic needs) manusia, menjadi salah satu perhatian bagi setiap pemerintahan di dunia. Karenanya di tingkat global, kebijakan di bidang kesehatan menjadi perhatian utama terutama oleh PBB. Maka tidak berlebihan isu kesehatan menjadi salah satu indikator dalam pembangunan manusia.

Pada tingkatan yang lebih teknis, penerapan kebijakan kesehatan ditunjukan dalam berbagai hal. Mulai dari penyiapan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan dan yang paling utama adalah soal anggaran. Besarnya anggaran kesehatan bagi masyarakat menjadi salah satu indikator perhatian yang diberikan oleh pemerintah di bidang kesehatan.

Politisi Partai Aceh tersebut juga berharap pemkab dan DPRK Bener Meriah dapat menggenjot upaya peningkatan mutu dan pelayanan kesehatan masyarakat. (DN)




Terkait Narkoba Satu Warga Aceh Besar Tertangkap di Bener Meriah

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Baru 3 (tiga) hari bertugas sebagai Kasat Narkoba Iptu. Muhammad Daud bersama tim opsnal Resnarkoba Polres Bener Meriah berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka MR (23) warga dusun. Bayu kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh besar, yang selama ini dicurigai sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu.

Penangkapan terhadap MR dilakukan pada selasa sore (06/11) sekira pukul.16.40 Wib, di salah satu kampung Desa Kute Kering Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.

Sementara barang bukti yang  berhasil diamankan oleh unit Opsnal Narkoba Polres Bener Meriah dari tangan MR berupa 1(satu) buah tempat kacamata merk optic internasional warna hitam, 3 (tiga) paket kecil di duga berisikan narkotika jenis shabu, seberat 0.64 gram, 1 (satu) paket kecil kosong. 1 (satu) buah kaca pirek, 1 (satu) buah alat hisap/bong yang terbuat dari botol plastik. 1 (satu) buah sendok yang terbuat dari pipet kecil, 1 (satu) buah pipet kecil, 1 (satu) buah korek mancis, 1 (satu) buah HP Merk samsung lipat warna hitam, dan 1 (satu) buah celana jean warna hitam

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SIK.,M.Si melalui Kasat Narkoba Iptu Muhammad Daud saat di konfirmasi Baranewsaceh.co menjelaskan.
Pelaku di tangkap oleh petugas berdasarkan laporan dari masyarakat dimana adanya pelaku penyalah gunaan narkotika yang selama ini telah meresahkan masyarakat. Kamis (08/11).

Berdasarkan informasi dari masyarakat tim opsnal kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan. berdasarkan informasi dari pelaku (TO) berinisial RM sedang berada di dalam sebuah mobil Inova warna hitam bersama dua orang temannya menuju kearah bandara rembele. Petugas kemudian mengikuti mobil tersebut dan berhenti di jalan tepatnya di kampung kute kering, Kec. Bukit. Kab.bener meriah. Selanjutnya petugas menghampiri mobil tersebut.

Melihat kehadiran petugas, tersangka berusaha untuk melarikan diri, dan petugaspun langsung mengejar dan akhirnya berhasil di tangkap. Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan dan hasilnya petugas menemukan 1(satu) buah kotak tempat kaca mata merk Optic Internasional yang ditemukan didalam saku/kantong celana sebelah kanan.

petugas menanyakan kepada Tersangka “apa isi didalam Kotak kacamata Merk Optic internasional tersebut ? Tersangka tidak menjawab kemudian petugas langsung membuka kotak kaca mata merk Optic internasional tersebut dan melihat 3 (tiga) paket kecil yang dibungkus dengan plastik transparan diduga berisikan Narkotika jenis shabu ,1 (satu) buah kaca pirek ,1 (satu) buah mancis, 1 (satu) sendok yang terbuat dari pipet kecil,1 (satu) buah pipet sebagai alat penyambung ke alas hisap/bong didalam saku/kantong celana sebelah kanan.

setelah menemukan Barang bukti (BB) petugas kemudian melakukan penyitaan terhadap Barang bukti tersebut dan mengamankan tersangka. Berdasarkan pengakuan Pelaku barang bukti yang di sita oleh petugas tersebut adalah milik pelaku yang di beli dari Z (dalam pengembangan.Saat ini pelaku diamankan beserta barang bukti di Ruangan unit I Sat Res Narkoba Polres Bener Meriah guna untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (DN)




Kapolres Bener Meriah Gelar Cofee Morning Bersama Awak Media


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Puluhan wartawan media cetak dan media On – Line liputan Bener Meriah, menghadiri diskusi dan cofee morning bersama Kapolres Bener Meriah. AKBP. Fahmi Irwan Ramli.S.I.K, yang berlangsung di Bulanang Cafe Pante Raya kecamatan Weh Pesam Kabupaten Bener Meriah. Kamis (08/11).

Kegiatan tersebut dalam rangka silaturahmi terkait kemitraan antara Polri dengan wartawan sembari berdiskusi bersama terkait pelaksanaan pemilu yang damai sejuk dan aman di kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SIK.,M.Si dalam sambutannya mengatakan. Menjelang pelaksanaan pileg dan pilpres tahun 2019, kami sangat berharap kepada rekan media untuk dapat memberikan kesejukan dalam hal pemberitaan. Disisi lain Kapolres juga meminta kepada rekan rekan media agar dapat menangkal berita hoax yang banyak berkembang di media media sosial.

Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa nyamanan bagi masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sehari hari. Terlebih ini menjelang pileg dan pilpres, pasti ada gesekan yang akan muncul. Pihak kepolisian tidak mampu bekerja sendiri tanpa ada bantuan dari rekan media khususnya yang meliput di Bener Meriah.

Selain itu diskusi  juga di isi dengan sesi tanya jawab antara Polres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SIK.,M.Si dengan para media, terkait kondisi Kamtibmas dan proses pengamanan pemilu di kabupaten Bener Meriah.

Sementara mewakili awak media Khairul Akhyar wartawan Louser Antara.com menyahuti ucapan Kapolres, yang pada intinya juga berharap kepada para wartawan dapat menyatukan persepsi dan pemberitaan yang tidak memicu keresahan di tengah masyarakat. Dalam pengertian buatlah berita yang menyejukkan dan sesuaikan dengan etika sebagai seorang jurnalis. Jelasnya. Sementara disesi tanya jawab. Terlihat para media begitu antusias mempertanyakan terkondisi keamanan di Bener Meriah, lebih lebih menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres.

Diskusi juga di hadiri oleh Kabag Oop, kasat Intel, kasat Narkoba, Polres Bener Meriah dan sejumlah anggota polri lainnya.

Mengakhiri diskusi tersebut. Seluruh wartawan liputan Bener Meriah menyatakan bersinergi dengan pihak kepolisian dalam mensukseskan pemilu aman sejuk dan damai. (DN)




PLT Bupati Bener Meriah Buka Lomba Cerdas Cermat BKMT Tingkat Kabupaten

 

Redelong, Baranewsaceh.co – Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi membuka lomba cerdas cermat Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) tingkat Kabupaten Bener Meriah di Aula Setdakab setempat, Kamis (8-10-2018)

Lomba cerdas cermat yang diselenggarakan oleh BKMT Kabupaten Bener Meriah tersebut mengambil tema “Melalui Perlombaan Cerdas Cermat BKMT Tingakat Kabupaten Bener Meriah Kita Syiarkan Ukwah Islamiyah Menuju Islam, Harmoni, Maju, dan Sejahtera”.

Plt Bupati Bener Meriah dalam sambutannya menyampikan, bahwa dirinya senang sekali bisa berjumpa lagi dan bersilaturahmi dengan ibu-ibu para anggota BKMT yang ada di Kabupaten Bener Meriah dalam acara lomba cerdas cermat BKMT. “Acara lomba ini adalah upaya kita untuk membangun masyarakat Kabupaten Bener Meriah dari sisi mental keagamaan.”ujar Abuya.

Semoga dengan kegiatan lomba cerdas cermat ini kata Plt Bupati Bener Meriah itu dapat mengevaluasi sejauh mana ilmu pengetahuan atau materi yang disampaikan disetiap pertemuan dapat diserap oleh anggota majelis taklim dan mengaplikasikan manfaatnya bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan.

“Pada kehidupan ini kita tidak cukup hanya cepat tetapi perlu tepat, pola pikir harus dipupuk dan dikembangkan agar cerdas dan cermat, karena hal itu selalu senantiasa mengiringi kehidupan dalam bermasyarakat. Perlombaan diadakan sebagai wadah penyalur bakat para ibu-ibu pengajian serta peningkatan kreativitas majelis taklim dalam rangka menyiarkan agama islam, dengan corak baru dan inovasi yang lebih membangun sehingga mampu menarik minat keingintahuan masyarakat untuk lebih mengerti tentang ajaran islam.”sampai Plt Bupati Bener Meriah.

Nantinya ujar Abuya kembali, pasti ada yang menang dan kalah hasil dari penilaian dewan juri namun bukan berarti ada tingkatan rendah atau tinggi bagi pemenang dan yang kalah, tetapi hal ini lebih kepada dorongan untuk terus memacu semangat silaturahmi agar semakin akrab dan kokoh persaudaraan diantara kita sesama muslim.

“Saya juga nanti akan memberikan penghargaan khusus bagi peserta yang paling atraktif, paling semangat, kendati banyak kesalahannya dalam menjawab soal yang diberikan. Kegiatan-kegiatan keagamaan tahun ini banyak sekali yang sudah dilakukan, dan tahun depan kita akan berusaha melakukan lebih maksimal lagi. Saya pikir tahun ini kita bisa menyentuh beberapa level, ada penghargaan kusus kepada beberapa orang terbaik, untuk tahun depan kita juga akan mengusahakan untuk pengurus terbaik yang kita berikan penghargaan umroh.”kata Plt Bupati Bener Meriah itu.

Sebelumnya, Ketua BKMT Kabupaten Bener Meriah Hj. Nikmah, S.Sy dalam laporannya menyampaikan, dari 10 kecamatan yang ada dalam Kabupaten Bener Meriah, 9 kecamatan yang telah mendaftar untuk mengikuti lomba cerdas cermat BKMT tingkat Kabupaten.

“Kecamatan yang belum mendaftar Kecamatan Syiah Utama, dengan alasan terlalu jarak ke kabupaten dan kondisi jalan yang kurang baik, karena musim penghujan. Setiap timnya terdiri dari dua orang peserta.”terang Ketua BKMT Kabupaten Bener Meriah itu.

Dijelaskan Hj. Nikmah, S.Sy, untuk hadiah, juara 1 akan mendapat uang pendampingan sebesar Rp 2.000.000; Juara 2 mendapat uang pendampingan sebesar Rp 1.750.000; Juara 3 sebesar Rp 1.500.000; Sementara untuk juara harapan 1 sebesar Rp 1. 000. 000; Harapan 2 Rp 750.000; Juara harapan 3 sebesar Rp 500.000; “Bagi tim yang belum berhasil memperoleh juara dalam lomba cerdas cermat BKMT ini juga akan di berikan hadiah hiburan, serta pemberian sertifikat kepada seluruh peserta. Waktu pelaksanaan satu hari yaitu hari ini Kamis Tanggal 8 November 2018 di Aula Setdakab Bener Meriah.”kata Ketua BKMT Kabupaten Bener Meriah tersebut.

Tambahnya lagi, adapun tujuan dari kegiatan ini, sebagai ajang silaturahmi antara pegurus BKMT Kabupaten dengan pegurus BKMT kecamatan, serta dengan ibu-ibu peserta pengajian dari kampung-kampung yang ada dalam Kabupaten Bener Meriah. (Red)




Skorsing Sidang Paripurna RAPBK – P Bener Meriah 2018 di Cabut

 

Bener Meriah Baranewsaceh.co –
Sidang paripurna Rancangan anggararan perubahan belanja kabupaten RAPBK – Perubahan, tahun 2018, yang di pimpin oleh ketua DPRK Bener Meriah Guntarayadi.SP sempat mengalami skorsing selama 16 hari terhitung 22 oktober 2018, dan baru kemarin Selasa (06/11) sidang di lanjutkan kembali dan skor di cabut.

Sidang kembali di lanjutkan setelah pimpinan sidang diambil alih oleh wakil ketua 1 DPRK Bener Meriah Darwinsah. Sementara pimpinan sidang yang awalnya di pimpin oleh ketua DPRK Bener Meriah Guntarayadi.SP, pada saat pembukaan Sidang Paripurna tidak terlihat hadir dan memimpin sidang Paripurna. Sampai berita ini di terbitkan ketua DPRK Bener Meriah Guntarayadi.SP belum juga bisa di konfirmasi terkait ketidak hadirannya.

Lalu ada apa dengan pelaksanaan sidang Paripurna RAKBP – P tahun 2018 yang sempat tersendat sendat. Berdasarkan informasi yang berhasil kami himpun. Persoalan utama rupanya mengacu pada kejadian di beberapa kabupaten – kota di Provinsi Aceh, dalam hal pengajuan RAPBK – P ditolak oleh pihak provinsi akibat keterlambatan dalam pengajuan RAPBK – P tahun 2018.

Selain itu terlambatnya pelaksanaan sidang Paripurna RAPBK – P, DPRK Bener Meriah tahun 2018, lebih di karenakan terlambatnya pengajuan dokumen oleh tim anggaran eksekutif TAPD kepada banggar legeslatif. Selain itu adanya tarik ulur terkait jadwal lanjutan sidang Paripurna yang sempat di skorsing.

Berdasarkan penuturan salah seorang anggota dewan, Tgk Muhammad Amin dokumen RAPBK – P baru diterima banggar legeslatif pada tanggal 24 September 2018.

Selanjutnya apabila pengajuan RAPBK – Perubahan nantinya ditolak di tingkat provinsi otomatis seluruh pergeseran anggaran yang selama ini dilakukan harus di kembalikan pada item semula. Pertanyaannya lalu anggaran yang sudah terpakai harus di kemanakan…?

Saling lempar bola panas, antara eksekutif dan Legeslatif terjadi menyangkut lanjutan sidang Paripurna. Sempat muncul isu bahwa RAPBK – P. Akan di perbupkan, Namun kalangan OKP yang ada di Bener Meriah, seperti IMG mengecam, jika sidang tidak di tuntaskan OKP akan melakukan demo.

Sidang Paripurna RAPK – P, akhirnya di lanjutkan setelah sempat menggantung selama dua pekan, sementara pimpinan sidang di ambil alih oleh wakil ketua 1 Darwinsah sehubungan pimpinan sidang yang awalnya di buka oleh ketua DPRK Bener Meriah Guntarayadi. SP tidak hadir pada saat pelaksanaan sidang Paripurna RAPBK – P 2018. Selanjutnya sidang di lanjutkan dan masa skorsing di cabut. Alih alih pimpinan sidang Darwinsah mengatakan, “kita sudah sudah melaksanakan kewajiban kita sebagai anggota dewan, menyangkut paripurna anggaran RAPBK – P 2018. Selasa (06/11)

Pasca skorsing di cabut, sidang Paripurna RAPBK – P 2018, kembali di lanjutkan. Sementara dalam pendapat akhir fraksi, semua fraksi yang ada di DPRK Bener Meriah menerima pengajuan RAPBK – P menjadi APBK – P tahun 2018.

Adapun pada penyampaian pendapat akhir fraksi, dua fraksi DPRK Bener Meriah, masing masing fraksi PDI – P yang di bacakan oleh Drs. Zetmen dan fraksi merah putih yang di bacakan oleh Anwar, tidak menyebutkan rincian serta besaran jumlah anggaran dalam RAPBK – P tahun 2018 yang diajukan pihak TPAD ke eksekutif. Disisi lain fraksi gabungan Musara Pakat yang di bacakan juru bicaranya Sapri Kaharuddin membacakan rincian anggaran sebagaimana mestinya.

Menyikapi fenomena persidangan koordinator LSM pukes Bener Meriah Suwandris Zeta mengatakan. Proses penganggaran RAPBK-P Bener Meriah tahun 2018 menjadi Qanun APBK-P BM tahun anggaran 2018 terjadi berbagai keanehan. Pendapat akhir Fraksi-Fraksi (F-PDIP dan F-Merah Putih tidak membacakan rincian anggaran, sedangkan fraksi musara pakat membacakan rincian anggaran. Selain itu terjadu perbedaan besaran anggaran dengan RAPBK – P BM 2018 yang disahkan dalam sidang paripurna.

Qanun APBK-P BM 2018 terkesan sangat dipaksakan dan dikondisikan,tanpa dokumen dan data yang akurat, akuntabel dan dapat dipertanggung jawabkan. Publik patut mempertanyakan hal ini, untuk menghindari kecurigaan publik dari dugaan APBK – P Tahun 2018 adalah permainan semata dari eksekutif dan legislatif, dengan mengabaikan taat azas dan taat tertib anggaran. Pungkasnya.(DN)




Pegawai dan Petugas Berprestasi Mendapat Hadiah Umroh

 

REDELONG, BARANEWSACEH.CO – Pemerintah daerah Bener Meriah melalui Plt Bupati Tgk. H. Sarkawi menyerahkan hadiah umroh kepada 10 orang pegawai dan petugas berprestasi dalam lingkungan Kabupaten Bener Meriah, Senin (5-10-2018)

Penyerahan hadiah umroh tersebut dilaksankan pada upacara peringatan HUT Satpol PP, Satuan ke-68, dan peringatan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-56, serta peringatan Wilayatul Hisbah ke-15, di halaman Setdakab setempat.

Adapun nama-nama pegawai serta petugas berprestasi dalam lingkungan Kabupaten Bener Meriah tersebut adalah, 1. Sarwani, pangkat/golongan THL-TB PP, instasnsi Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah, jabatan Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Permata, 2. Mukhlis, instansi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Bener Meriah, jabatan Reje Kampung Jongok Meluem Kecamatan Bener Kelipah, 3. Tgk. Mukhlis, S.Sy, Dinas Syaraiat Islam, jabatan, Superpisor/guru TPA, Syifaul Qulub, Kampung Kebun Baru, Kecamatan Wih Pesam.

4. Tgk. Fakamuddin, isntansi Dinas Badan Dayah, jabatan, guru pesantren. 5. M. Ilham Samsri, NRP. 86110248, pangkat BRIPKA, instansi Polres Bener Meriah, jabatan, Bhabinkamtibmas Polsek Wih Pesam. 6. Seno Hartono, NRP. 31990534261278, pangkat KOPTU, instansi Kodim 0106 Aceh Tengah Rem 011 LW Dam IM, Jabatan, Babinsa Ramil 11/Wih Pesam. 7. Musfirah, instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah, jabatan bidan desa Kampung Pulau Intan Kecamatan Pintu Rime Gayo.

8. Sistiarti, S.Pd, pangkat Pembina TK.I/IV.a, instansi Dinas Pendidikan Bener Meriah, jabatan Kepala sekolah SMP 1 Timang Gajah. 9. Irwansyah, pangkat Pengatur Muda IIa, Instansi Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Bener Meriah, jabatan pemungut retribusi pos Merie 1. Dan 10. Almanar, pangkat Pembina. IV.a, instansi Sekretariat daerah Bener Meriah, jabatan Kabag. Kesmas Setdakab Bener Meriah (Petugas Pendamping Jama’ah Umroh)

Demikianlah nama-nama para pegawai serta petugas berprestasi yang mendapatkan hadiah umroh dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. (Red)




Truck Pengangkut Semen Terperosok di Bintang Bener

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co –
Satu unit mobil truck jenis cool diesel dengan nopol BL 9111 Z, mengalami kecelakaan tunggal di seputaran tanjakan alur simpur, bintang bener, kecamatan Permata, Kabupaten Bener meriah, minggu 04 November 2018.

Berdasarkan Informasi yang berhasil kami himpun dari anggota RAPI Bener Meriah (Putra Mandala). Truck pengangkut semen yang mengalami naas tersebut, melintas di jalan eks KKA menuju arah Lhokseumawe.

Berdasarkan penuturan sopir Mahdi (56) yang beralamat di KM, 3,5 kecamatan Juli Kabupaten Bireuen.
Truk cool diesel warna kuning yang di setirnya penuh dengan muatan semen yang di perkirakan dengan beban sekira 10 ton. Rencananya bahan bangunan tersebut akan di antar ke salah satu toko di daerah buntul, kacamatan permata, Kabupaten Bener Meriah.

Mahdi (56) berangkat dari bireun sendirian melalui jalan lintas bireun-takengon. Setibanya di tanjakan alur simpur, perbatasan antara Bintang Bener dengan Bale Permata, tiba tiba mobil tidak bisa berjalan lagi karena ban belakang sebelah kiri, mengalami patah AS.

Dugaan sementara akibat muatan semen yang cukup berat. Mobil langsung mundur sekitar 60 meter ke belakang. Sementara sopir Mahdi (56) berusaha menyelamatkan mobil beserta muatannya dengan cara membawa mobil ke sisi kanan jalan agar tidak jatuh ke jurang.

Tidak ada korban jiwa, hanya saja posisi mobil bagian sebelah kanan hancur. Sementara sopir mahdi (56) sedikit merasa trauma dengan kejadian tersebut. Sampai berita ini di terbitkan mobil sedang dalam proses ditarik dari parit jalan.(DN)




Tim RSJ Pecut Meurah Intan Aceh Jemput 2 Pasien Pasung dari Bener Meriah

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Tim Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Pecut Meurah Intan Aceh Banda Aceh, yang dipimpin langsung Direktur RSJ Pecut Meurah Intan Aceh dr Mochrozal, M. Kes didampingi Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah dr. Aliyen jemput dua pasien pasung yang mengalami gangguan jiwa di Kecamatan Bandar dan Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah untuk dibawa dan di obati di Banda Aceh.

Kedua pasien pasung, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diantaranya, MM ( 40) warga Bahgie Bertona Kecamatan Bandar, dan AT Warga Bakongan Kecamatan Permata.

Sebelum kedua pasien ODGJ itu dijemput, Tim RSJ Pecut Meurah Intan Aceh laksanakan diskusi dengan pihak Kabupaten Bener Meriah yang difasilitasi Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah melalui Bidang Kamasyarakatan ( Kesra) di offrum Kantor Bupati Bener Meriah. Kamis 1 November 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur RSJ Pecut Meurah Intan Aceh dr Mochrozal menyampaikan, hari ini kami turun hanya satu tim saja karena yang dijemput hari ini cuma 2 orang, namun dalam hal ini Tim yang menjemput pasien ODGJ di Bener Meriah sangat lengkap karena turut didampingi dari Dinas Kesehatan Aceh. Ujarnya.

Menurutnya, selama ini pihaknya dalam menjemput pasien ODGJ itu hanya berjalan sendiri namun sekarang ini sudah berintegritas dengan pihak Dinas Kesehatan Aceh dimana pada hari ini juga dalam penjemputan pasien ODGJ Tim didampingi Kasi PTN dan Keswa Dinkes Aceh yaitu dr. Fitri dan Erni. Tutur Direktur RSJ Pecut Meurah Intan Aceh itu.

Dalam kesempatan itu, dia menyatakan, ketika saya masih di Kabupaten masalah yang terbesar adalah gelandang dan terlantar, namun setelah saya sudah di Provinsi ada jalan keluar mengenai masalah gelandang dan terlantarnya ODGJ itu. Sebutnya.

” Ketika saya sudah di Provinsi, masalah itu sudah ada jalan keluarnya yaitu di dinas catatan sipil didaerah kalau di provinsi dinas registrasi kependudukan yaitu bisa membuat kartu keluarga ( KK) ” Orang Dengan Gangguan jiwa yang gelandang dan terlantar” yang dititipkan ke Dinkes, RSU, atau Ke kecamatan, Puskesmas. Untuk dititipkan ke KK siapa saja yang mau menerimanya agar mereka-mereka itu mendapat obat dan bisa diklim ” kata Mochrozal.

Lanjutnya, sejauh ini sudah ada 139 ODGJ gelandang menjadi beban pemerintah Aceh setelah mereka mendapat KK, kalau sebelum adanya KK dulu mereka sepenuhnya menjadi beban RSJ.

Mochrozal juga mengharapkan, selain mendapat pengobatan bagi pasien ODGJ selama dalam penangan pihak RSJ, pasca setelah pulang dari RSJ para pasien ODGJ harus juga diperhatikan baik pemerintah maupun masyarakat disekitar. Karean selam isi setelah pasien pulang tidak ada lagi terlalu diperhatikan pengobatan sehinga pasien tersebut dapat mengalami gangguan jiwa lagi. Tuturnya.(Red)




PNS Formasi THLTB Penyuluh Pertanian dan Formasi PTT Dilantik

Redelong Baranewsaceh.co :  Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM melantik dan mengambil sumpah 163 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THLTB) penyuluh pertanian Kementerian Pertanian dan formasi pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan, Kamis (1-11-2018) di Aula Setdakab setempat.

Sekda Drs. Ismarissiska, MM dalam amanatnya menyampaikan, bahwa para PNS yang baru saja dilantik harus banyak-banyak bersyukur. “saya ingatkan, setelah anda disumpah, anda harus menjalankan tugas dengan baik dan disiplin, tepat waktu dalam bekerja, serta anda harus bersedia ditempatkan dimana saja, dimana langit dijunjung disitu bumi dipijak. PNS tidak ada yang eksklusif.”tegas Drs. Ismarissiska, MM.

Sekda Bener Meriah itu menjelaskan, dengan PP53 tentang disiplin kepegawaian, bahwa pemerintah daerah telah melakukan tindakan pengajuan pemecatan terhadap beberapa orang PNS yang tidak disiplin.

Melalui pelantikan ini kata Sekda, kepada para dokter PTT, bidan PTT, dan para penyuluh pertanian agar terus meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dalam melaksanakan tugas dan memeberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, “kami tidak ingin mendengar adanya laporan dari masyarakat bahwa anda tidak bertugas, jangan ada loporan masyarakat yang negatif terhadap anda yang dilaporkan kepada kami.” Demikian yang diingatkan Drs. Ismarissiska, MM pada acara pelantikan tersebut.

Sebelumnya Kepala BKPP Kabupaten Bener Meriah Ir. Mahmuddin menyampaikan, pemerintah Kabupaten Bener Meriah mendapat alokasi CPNS sebanyak 166 orang yang terdiri dari PTT kementerian kesehatan sebanyak 154 orang, dan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THLTB) penyuluh pertanian kementerian pertanian sebanyak 12 orang.

“Pada saat ini CPNS yang dilantik serta diambil sumpahnya sebanyak dilantik serta diambil sumpahnya pada hari ini sebanyak 163 orang, dengan rincian PTT 151 orang, THLTB penyuluh Pertanian sebanyak 12 orang. Untuk PTT terdapat dua orang yang masih dalam proses penyelesaian SK CPNSnya, dan satu orang meninggal dunia.”terang Mahmuddin.

Kepala BKPP Bener Meriah itu menambahkan, bahwa khusus pengangkatan CPNS dari formasi kesehatan, sesuai dengan surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor : R/18/S.SM.01.00/2017 Tanggal 1 Februari 2017, menyebutkan bahwa, dilarang dipindah tugaskan minimal 5 tahun masa kerja. (Red)




Jawahir Syahputra : Penulis Ipak Gayo Oktaviana pantas menjadi Inspirasi

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Anggota DPRK Bener Meriah dr. Jawahir Syahputra menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Grand Launching Buku Inspirasi Senja dan Menuju Kebangkitan Cahaya Senja oleh Oktaviana Mayamin yang berlangsung di Aula MPU Bener Meriah. Kamis (01/11).

Acara yang digagasi oleh KITOGA (Kijang Toyota Gayo) merupakan agenda tahunan, sebagai bentuk apresiasi atas karya tulis dari putra putri dataran tinggi tanah Gayo.

dr. Jawahir Syahputra juga menjelaskan terkait tampilan gambar dari video dokumenter yang di putar oleh KITOGA adalah semangat dari seorang penulis. Selain itu video tersebut juga sangat menginspirasi, tentang bagaimana penulis dalam kesehariannya yang turut membantu orang tua yang telah hidup sebatang kara di perkebunan.

Sejalan dengan amanah Alm. Bapak Penulis, dalam tampilan video singkat tersebut, terlihat keseriusan untuk terus menjaga dan merawat kebun sambil menyalurkan minat dan bakatnya, menjadi seorang penulis. Ini sangat luar biasa, Jelas Anggota DPRK termuda Bener Meriah tersebut.

Disisi lain dr. Jawahir Syahputra juga mengatakan. Penulis seperti Oktaviana Mayamin harus menjadi motivasi bagi para siswa-siswa yang ada di Bener Meriah untuk menulis dan menulis, karena di mata seorang dr. Jawahir Syahputra seorang akademisi tidak terlepas dari karya tulis. Untuk itu melalui Komisi D saya akan sampaikan prihal ini kepada dinas Pendidikan terkait. Jelasnya.

Jawahir juga sangat mendukung kegiatan Launching buku tersebut dan kita akan berupaya agar buku karya Putri Gayo ini bisa terdistribusikan tidak hanya di Bener Meriah tapi bisa menjadi konsumsi para pembaca di daerah-daerah lain. Yang terpenting keberadaannya buku tersebut dapat melengkapi koleksi buku yang ada di perpustakaan.

Louncing buku Inspirasi senja turut dihadiri oleh Plt. Bupati Tgk. Sarkawi, sejumlah dosen dari beberapa universitas yang ada di Gayo, para guru dan para siswa, dan penulis sendiri. (DN)




Abu Bakar Maju Sebagai Calon Legeslatif DPRK Bener Meriah

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Tokoh pendidikan Bener Meriah yang memiliki segudang pengalaman dalam hal birokrasi, akan muncul menjadi salah satu kandidat calon legislatif (caleg) untuk memperebutkan salah satu kursi, dari 9 (sembilan) kursi yang tersedia untuk dapil 1 Kecamatan Bukit dan Weh Pesam.

Putra Uning Teritit yang lahir pada 09 Juli 1958, merupakan mantan seorang guru yang banyak mendidikasikan hidupnya sebagai tenaga pengajar. Mantan sekertaris Dishub, Kadis Kebersihan, kepala  Satpol PP, dan jabatan terakhir yang pernah di sandangnya adalah Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bener Meriah. Setelah itu pengabdiannya untuk Bener Meriah Terputus karena memasuki masa pensiun.

Tekad kuat serta rasa kepedulian yang tinggi yang di barengi jiwa mendidik yang kental, serta rasa ingin berbuat yang terbaik untuk Bener Meriah. Abu Bakar (60) akhirnya memutuskan untuk maju sebagai calon legislatif DPRK Bener Meriah, lewat partai Nasdem dengan nomor urut 5.

Loyalitas, mengayomi, peduli, serta pekerja keras itulah tampilan pribadi dari seorang Abu Bakar. Berani, jujur, setie, mukemel, adalah wujud Karakter diri yang akan berani bersuara ketika menyangkut kepentingan rakyat.

Anehnya Caleg yang satu ini tak punya Visi dan Misi. Menurutnya Visi dan Misi itu tak lebih dari omong pesot (bual) serta pembodohan terhadap rakyat. Saya maju sebagai calon Legeslatif, apa adanya, jujur tanpa janji, dalam kesederhanaan. Semua  tergantung kepada masyarakat sebagai pemilik suara dalam hal memilah dan memilih. Ucapnya.

Ungkapan keyakinan serta rasa optimisme yang kuat disampaikan oleh Abu Bakar saat di temui oleh sejumlah awak media di kediamannya Kampung Uning Teritit kec. Bukit Kabupaten Bener Meriah. Selasa (30/10).

Abu Bakar juga tidak menutupi terkait track record dan jejak rekamnya. Saya ini mantan seorang guru, juga mantan orang birokrasi. Jadi saya tau betul apa yang harus saya perbuat, sekiranya Allah SWT mengijinkan saya duduk menjadi anggota DPRK Bener Meriah.

Karena menurut Abu Bakar seorang guru pasti tau tentang muridnya, seorang birokrat pasti tau yang menjadi skala prioritasnya, dan sekiranya Allah SWT mengijinkan saya menjadi salah satu wakil rakyat Bener Meriah, tentu saya tau apa yang harus saya perbuat untuk rakyat, dan orang orang yang telah berbuat. Tegasnya.

Lewat media Baranewsaceh.co, Abu Bakar juga turut mengucapkan selamat hari sumpah pemuda ke 90 khusus untuk para putra putri kabupaten Bener Meriah, sembari mengajak semua komponen masyarakat Bener Meriah untuk bersama sama membangun negeri di atas awan, Kabupaten Bener Meriah. Pungkasnya.(DN)




Mariana.S.Pd Kepala SD Negeri Mutiara “Ini Hanya Kesalahan Teknis”

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Mencuatnya berita yang terbit di beberapa media On Line dan media cetak, terkait murid SDN Mutiara di usir akibat terlambat datang sekolah. Hal tersebut ternyata membuat Mariana S.Pd selaku kepala sekolah SD Negeri Mutiara Pondok Baru sedikit merasa gerah.

Pasalnya sekolah yang di pimpinnya dengan jumlah murid 450 orang tengah gencar gencarnya menerapkan aturan disiplin bagi para muridnya.Selanjutnya kepala sekolah yang berdarah Medan Sumatera Utara ini dengan gaya sedikit bataknya yang terkesan keras, kepada awak media di ruang kerjanya. Senin (29/10) menjelaskan. Menyangkut aturan disiplin yang di terapkan di sekolah yang di pimpinnya.

Lebih lanjut Mariana.S.Pd menerangkan. Aturan disiplin di SD Negeri Mutiara. Pukul 07.30 seluruh murid sudah harus berada di sekolah. Selanjutnya di laksanakan upacara bendera jika hari senin, atau senam kesegaran jasmani jika pada hari biasa. Pada jam tersebut siapapun terlambat pintu gerbang harus di tutup. Jangankan murid, guru dan yang lainnya. Saya sebagai kepala sekolahpun harus ikut aturan disiplin yang telah ada. Tegasnya.

Lanjut Mariana.S.Pd, begitupun ketatnya aturan disiplin yang telah terapkan, tapi masih ada juga murid yang terlambat. Pihak sekolah sudah menghukum bagi murid yang datang terlambat, dengan cara memungut sampah atau membersihkan WC. Justru murid makin sering datang terlambat karena mereka pasti akan di hukum cuma memungut sampah. Anehnya murid malah senang karena tidak masuk belajar.

Berdasarkan kesepakatan pihak sekolah, komite, dan wali murid, maka di buatlah aturan apa bila 3 (tiga) kali berturut turut dalam catatan terlambat datang ke sekolah, maka murid tersebut akan di pulangkan juga di skor dan orang tua di panggil. Jelasnya.

Peraturan tersebut hanya berlaku pada anak kelas 4,5 dan kelas 6. Jika terjadi keterlambatan pada kelas 1,2, dan 3 tidak serta merta harus disuruh pulang. Ucapnya.

Kepala SDN Mutiara Mariana.S.Pd juga sedikit menyesalkan awak media karena tidak melakukan konfirmasi langsung ke beliau. Sementara awak media juga menimpali bahwa para media sudah mempertanyakan hal tersebut ke Sekretaris Dinas Pendidikan Bener Meriah. Seperti yang pernah di beritakan sejumlah media

“Ariffendi. S.Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah mengatakan, sudah menerima laporan dari orang tua murid dan telah menindak lanjuti laporan tersebut dan sudah memanggil kepala sekolah yang bersangkutan”.

Kepala SD Negeri Mutiara Mariana.S.Pd. juga menjelaskan bahwa pada hari rabu Ada 4 orang murid yang terlambat, dan langsung saya suruh pulang Karena jika tidak di suruh pulang, terkesan aturan disiplin hanya gertak gertak saja.

Lanjut Mariana.S.Pd Persoalannya ketika aturan disiplin itu di terapkan, sebahagian wali murid tidak menerima, sehingga muncul kesan seperti di usir dari sekolah. Padahal yang sebenarnya di suruh pulang dan di panggil orang tuanya. Jelasnya.

Kepala SDN Mutiara juga tidak memungkiri, kalau saat Pemulangan murid yang terlambat ada juga murid kelas 2 (dua). Karena ketika saya datangi pintu gerbang sekolah saya tidak melihat ada QN (8) anak dari NL (38) seperti yang di beritakan.

Selanjutnya pintu gerbang di tutup, dengan alasan keamanan karena sekolah tidak memiliki Satuan Pengaman (Satpam). Sebaliknya jika pintu gerbang di buka para penjual makanan nyelonong masuk. Nah jika terjadi apa apa kan saya juga sebagai kepala sekolah yang di salahkan. Imbuhnya.

Selanjutnya saya terus melihat ruang kelas yang kosong, karena selain saya sebagai kepala sekolah. Saya juga terkadang harus mengisi kekosongan guru. Selain itu Mariana.S.Pd juga mengatakan kita juga punya keterbatasan, karena harus memperhatikan lebih kurang 450 orang murid.

Kepala sekolah SDN Mutiara Mariana S.Pd juga tidak memungkiri bahwa dia tidak ada mengecek keberadaan muridnya yang menunggu di balik pagar sekolah. Lebih lanjut Ia mengatakan, bahwa persoalan ini hanya kesalahan teknis saja. Ucapnya.

Selanjutnya Marana.S.Pd juga menceritakan terkait kedatangan wali murid dari QN (8) NL (38). Datang dan kami layani dengan baik, kendati menurut Mariana.S.Pd, dalam hal ini, wali murid atas nama DL (38) menyalahkan pihak sekolah. Ungkapnya.

Menyahuti hal tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Ariffendi berharap pihak media betul betul membantu dunia pendidikan khususnya Kabupaten Bener Meriah, dalam hal pemberitaan. Hal senada juga di sampaikan oleh kepala Kampung Mutiara. Zuhra (40) yang di dampingi komite sekolah SD Negeri Mutiara, berharap persoalan ini dapat dijadikan pelajaran, sehingga kedepan ada komunikasi yang baik, serta dapat mengambil hikmahnya.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh beberapa stap dari Dinas Pendidikan, diantaranya : Samsuddin seksi Seni, dan Saidi M.Nurdin S.Pd seksi pendidikan budaya.(DN)




Panwaslih : Pemasangan APK di Pagar Sekolah Akan di Tertibkan

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Panwaslih Kabupaten Bener Meriah mengaku akan melakukan pemangilan terhadap salah seorang calon Legislatif DPR – RI yang melakukan pemasangan APK (Alat Peraga Kampanye) berupa Spanduk di pagar Sekolah SDN Pante Raya Minggu (28/10).

“Kita telah memerintahkan Panwascam untuk mengambil spaduk yang dipasang dipagar sekolah dan nantinya kita akan panggil calek yang bersangkutan agar tidak lagi melakukan pemasangan APK di tempat-tempat umum, ” tegas Ramdona, SH Komisioner Panwaslu Kabupaten Bener Meriah devisi Hukum saat di Konfirmasi awak media via Hp.

Ramdona juga menambahkan,
pemanggilan tersebut nantinya di lakukan untuk klarifikasi atas pemasangan spanduk dipagar sekolah. “ Saat ini Panwascam masih berada di lapangan dan belum melaporkan secara rinci. Kita akan selesaikan permasalahan ini secara persuasive,”ujarnya

Ia mengingatakan, kedepan jika ada caleg yang melakukan pemasangan APK di tempat fasilitas umum akan di bawa keranah Gakumdu.” Ada sangsi pidana bagi calon yang tetap nekat melakukan pemasangan APK pada tempat umum seperti halaman sekolah, tempat ibadah dan lain sebagainya,” Sebut Ramdona.

Ketentuan pelanggaran pemasangan APK telah di atur di dalam Undang-undang Nomor  7 Tahun 2017  tentang Pemilihan Umum dapat dipidana penjara paling lama 2 tahun dan denda sebanyak Rp 24 juta.

Selain itu ia juga mengaku, akan mengundang seluruh Pimpinan Parpol, Media,LSM  untuk melakukan sosialiasi terkait larangan dan pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif Tahun 2019.  “ setelah kita lakukan sosialisasi baru kita akan melakukan penindakan,” ungkapnya.

Sementara itu Koordinator LSM Pukes Bener Meriah berharap, Panwaslih Bener Meriah segera melakukan penertiban terhadap APK yang dipasang di tempat-tempat umum agar masalah tersebut tidak meresahkan warga.

“ Kita berharap untuk tidak pandang bulu  dan panwaslih harus tegas menegakan ketentuan yang diberlakukan dan kita berharap KIP Bener Meriah juga melakukan sosialisasi agar hal yang sama tidak terjadi lagi,” tegasnya.(DN).




Peduli Petani H. Firmandez Hadir Bersama LIPI di Bener Meriah

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Keterbatasan dana dan modal usaha, sering membuat para petani gagal panen. Keberadaan pupuk kimia, obat dan lain sebagainya, seakan tidak lagi memberi ruang bagi tanaman untuk tumbuh secara normal dan alami.

Memulai pola hidup herbal dan organik merupakan materi yang di sampaikan oleh Dr. Sarjiya Antonius dari Lembaga Ilmu Pengetahuan dan teknologi Indonesia.(LIPI) Jakarta. Dalam rangka diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi serta pemanfaatan dan oenerapan IPTEK untuk Masyarakat.

Pertemuan berlangsung di halaman kantor kepala desa Suka Makmur Timur Kecamatan Weh Pesam Kabupaten Bener Meriah. Sabtu (27/10).

Hadirnya para ilmuan LIPI di desa Suka Makmur kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah merupakan inisiatif dan gagasan dari wakil ketua DPRK Bener Meriah Darwinsah. Hal ini bertujuan untuk lebih membantu petani dalam pengembangan wawasan dan berbagi ilmu terkait keberadaan pupuk bio hayati atau pupuk organik.

Kehadiran para ilmuan dari LIPI juga di dampingi langsung oleh H. Firmandez anggota DPR RI, komisi VII yang membidangi langsung masalah Ilmu dan teknologi.

Sementara dalam sambutannya, H. Firmandez turut menjelaskan terkait kondisi umum para petani di dua kabupaten, Aceh Tengah dan Bener Meriah dalam hal bertani pola tanam serta hasil yang belum maksimal. Lewat kesempatan tersebut.H. Firmandez berharap hadirnya para ilmuan dari LIPI semoga dapat memberikan pencerahan dan pemahaman kepada para petani, tentang keberadaan bio hayati pupuk organik serta cara membuatnya.

Di hadapan sekitar 100 orang petani desa Suka Makmur timur, Dr.Sarjiya Antonius dari LIPI Jakarta, selanjutnya melakukan demo tentang cara membuat pupuk organik bio hayati dengan bahan baku dari Touge, gula merah, tepung jagung, telur ayam dan air kelapa.

Kepala Kampung Suka Makmur Timur Yusuar Harun saat di temui Baranewsaceh.co di sela sela pertemuan tersebut, mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak. Khususnya kepada H.Firmandez, serta Darwinsah anggota DPRK Bener Meriah atas inovasi, gagasan serta kreatifitasnya sehingga dapat menghadirkan para ilmuan LIPI ke kampung Suka Makmur Timur.

Semoga apa yang disampaikan oleh pemateri dari LIPI dapat bermanfaat bagi masyarakat Suka Makmur Timur yang mayoritas penduduknya adalah petani.pungkasnya.(DN)




Terlambat Datang Kesekolah, Murid SD Negeri Mutiara di Usir

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Pihak sekolah SDN Mutiara Kecamatan Bandar, melakukan pengusiran terhadap sejumlah siswa yang datang terlambat sehingga pihak keluaga merasa keberatan dan melaporkan insiden tersebut Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah.

“Karena tidak terima putri kami  disuruh pulang, saya menjumpai kepala sekolah, namun, kepala sekolah bersikeras bahwa pengusiran itu dilakukan berdasarkan aturan sekolah sehingga kami sangat kecewa dan memindahkan anak  kami dari sekolah tersebut,” ungkap orang tua siswi yang di usir NL (38) Warga Simpang Bahgie Kecamatan Bandar kepada awak media, Jumat (26/10).

Ia  menceritakan, sebelumnya Senin 8 Oktober 2018 lalu sekira pukul 7:35 wib ia mengantar anaknya Qn yang masih berusia 8 tahun kesekolah SDN Mutiara dan melihat pintu gerbang sekolah dalam keadaan tertutup. “ Karena ada beberapa orang temannya yang juga terlambat menuggu pintu gerbang terbuka saya meningal Qn bersama temannya dan pergi kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, sekira pukul 11:00 wib saat istrinya menjemput ke sekolah melihat Qn sendiri sedang duduk di luar sekolah dan Qn  mengaku tidak disuruh pulang oleh seorang guru dan karena rumahnya jauh putrinya terpaksa menunggu di samping jalan diluar sekolah selama jam pelajaran sekolah berlangsung.

“ Saat saya tanyakan kepada kepala sekolah, Dia terlihat emosi dan  arogan serta mengatakan bahwa tatatertib sekolah mememang seperti itu dan sudah berlaku seminggu yang lalu sehingga murid yang terlambat datang akan disuruh pulang,” Katanya.

NL mengaku, putrinya yang masih berusia 8 tahun tersebut baru duduk di bangku kelas 2 SD dan baru sebuh dari sakit. “ Sebelumnya Qn sempat di opname dan mendengar anak kami di usir dari sekolah tentu saya tidak terima dan saat saya menjumpai kepala sekolah, tapi sambutanya sangat tidak menyenangkan,” sebutnya.

Selanjutnya keesokan harinya, pihak sekolah mengirimkan surat tatatertib sekolah kepada Qn. “Qn menyampaikan bahwa surat tersebut, dan harus diberikan kepada saya bukan kepada ibunya sehingga kami memutuskan untuk memindahkan Qn dari sekolah tersebut,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, M Arif Efendi mengatkan”, sudah menerima laporan dari orang tua murid dan menindak lanjuti laporan tersebut dengan memanggil kepala sekolah SDN Mutiara.

Ia menambahkan, pengusiran tersebut tidak dilakukan oleh kepala sekolah melaikan guru yang ada disekolah tersebut. “ Ketika kita panggil kepala sekolah ia mengku murid yang disuruh pulang tanpa sepengetahuannya dan ia juga mengaku sudah memangil guru dan menasehati,” ujarnya.

Menurunya, dalam tata tertib sekolah tersebut juga tidak disebutkan bahwa anak yang terlambat itu harus disuruh pulang. “ Kita sudah lakukan pemanggilan biar kejadian serupa tidak terulang kembali, “ kata Arif.

Menyikapi permaslahan tersebut, Reilawati Ketua PP3M (Perkumpulan Perempuan Pemdidikan, pendampingan Untuk Perempuan dan Masyarakat) menyampaikan, sangat tidak setuju dengan tindakan yang di ambil oleh pihak sekolah SDN Mutiara.

Menurutnya, guru disekolah semestinya paham analisa dari daerah tempat sekolah tersebut berada dan tidak
mengkesampingkan undang-undang perlindungan anak dan undang-undang peradilan anak serta system pendidikan nasional.

“ Aturan sekolah kan bisa di musyawarahkan tidak serta merta melakukan pengusiran dan membiarkan anak pulang sendiri jika terjadi kejadian dan lain sebagainya apakah sekolah bisa bertanggung jawab dengan kasus seperti itu apalagi murid yang di usir seorang perempuan,” Katanya.

Selaku ketua PP3M ia juga mengaku sangat prihatin dan menyesalkan sikap sekolah.” Semestinya sekolah mesti paham kondisi siswanya seperti apa  dan memulangkan anak itu bukan jalan keluar  untuk menghukum anak jika terlambat datang sekolah.” Kata Railawati.

Ia berharap, guru yang memulangkan anak tersebut bertanggung jawab. “ Secara hukum tidak harus terjadi tindak pidanan namun harus bertanggung jawab secara moral dan sosial dan sekali lagi kami sangat tidak setuju dengan tindakan pihak sekolah tersebut ,” Jelasnya.(Red)




Kecamatan Gajah Putih Siap Sukseskan Pemilu Damai Tahun 2019

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Kecamatan Gajah Putih bersama seluruh stakeholder yang ada, menggelar deklarasi bersama terkait pelaksanaan pemilu tahun 2019 damai, aman sejuk dan tentram. Deklarasi berlangsung di aula kantor Camat Gajah Putih. Kamis 25 Oktober 2018.

Camat Gajah Putih, Khairmansyah, S.IP, M.Sc saat di hubungi melalui Hand Phone selulernya kepada baranewsaceh.co menjelaskan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dan penegasan kembali terhadap kegiatan yang pernah dilaksanakan di tingkat kabupaten. Tentu dalam rangka menyamakan persepsi serta komitmen bersama dari seluruh stakeholder yang terkait, untuk berperan serta dalam
mensukseskan pemilu tahun 2019 secara damai, aman, sejuk dan tentram.

Sementara deklarasi di ikuti oleh para kepala kampung, Petue Kampung, Imam kampung, ketua dan anggota PPK, PPS, Panwascam dan PPD serta Forkopimcam Kecamatan Gajah Putih.

Disisi lain camat Gajah Putih Khairmansyah, S.IP, M.Sc, juga menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan di kecamatan Gajah Putih siap melaksanakan pemilu 2019 damai, aman sejuk dan tentram. Begitu juga dengan komitmen seluruh masyarakat di wilayah kecamatan Gajah Putih juga telah siap mensukseskan pesta demokrasi Pilpres, dan pileg tahun 2019, dengan harapan pelaksanaan pemilu kali ini lebih baik dari pemilu sebelumnya. Pungkasnya.(DN)




Upaya Penyelamatan Hutan di Gayo Akan di Jadikan Bahan Ajar Muatan Lokal


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Penyelamatan Hutan dan Lingkungan di Gayo meliputi 4 Kabupaten (Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara) membuahkan hasil dan direncanakan akan dijadikan sebagai bahan ajar Muatan Lokal (Mulok) di 4 Kabupatn itu.

Badrul Irfan Sekretaris Yayasan  Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) mengatakan, hasil penelitian yang telah dilaksanakan itu bertujuan untuk mendokumentasikan tentang penerapan nilai Adat Gayo dalam melestarikan lingkungan.

Ia menambahkan, sebelumnya Focus Group Discussion (FGD) itu telah dilaksanakan beberapa kali di Wilayah Tengah Aceh guna untuk menerima masukan-masukan dari Majelis Adat yang ada di 4 Kabupaten (Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara), Akademisi, Tokoh masyarakat dan tokoh adat.

“tujuanya untuk mendokumentasikan sehingga masalah ini tidak tergerus oleh perkembangan jaman, hasilnya nanti akan diwujudkan dalam bentuk Buku sekaligus akan dibuatkan Modul untuk menjadi Muatan Lokal (Mulok) untuk tingkat SLTP sederajat untuk 4 Kabupaten yang dimaksud,” Ungkap Badrul kepada Media ini, Selasa (23/10/2018) usai FGD berlangung di Hotel Grand Arabia Banda Aceh.

Tambahnya lagi, dalam waktu dekat pihaknya akan langsung mencetak buku, membuat modul sekaligus Rencana Program Pembelajaran (RPP) ditingkat SLTP sederajat. “Kami masih membutuhkan kata pengantar dari Bupati Aceh Tengah selaku tuan rumah dalam penelitian ini dan dukungan penuh untuk menjadikan hasil penelitian ini menjadi Muatan Lokal disekolah,” tambah Badrul.

Sementara itu Dr.Joni.MN.M.Pd.BI dalam kesempatan itu memaparkan langsung hasil penelitian yang telah ia laksanakan dibeberapa wilayah di Kabupaten Aceh Tengah terkait penerapan nilai Adat Gayo “Tetah Tentu” dalam melestarikan Hutan dan Lingkungan di Negeri penghasil Kopi Arabika itu.

Hasil penelitian itu kata Dr.Joni didapatkan dari sumber yang berkompeten, sangat  mengetahui tentang hutan dan lingkungan, baik mereka yang berdampingan langsung dengan hutan dan Danau Lut Tawar,

“Isi buku ini bersumberkan dari hasil penelitian yang mengkaji tentang tatanan pelestarian hutan dan lingkungan, yakni bagaimana Nilai Adat Gayo dalam Melindungi dan Melestarikan Hutan serta Lingkungan, tujuanya supaya dapat meminimalisir kerusakan hutan selama ini yang telah banyak terjadi musibah-musibah longsor, sawah kekeringan dan pembalakan hutan dimana-mana,” Ujar pria yang kerap disapa Aman Rima itu .

Peneliti menemukan temuan terkait Hutan dan Lingkungan itu diantaranya, Lantak-Luluh” yaitu merealisasikan sistem nilai Tata Laku, Perlu-Tentu” yaitu merealisasikan nilai Tata Laksana, Lantak Luluh-Jege Peral yaitu meralisasikan nilai Tata Kelola dan Layak-Laku yaitu merealisasikan sistem nilai Tata Tertib.

FGD tersebut diikuti oleh, Sejumlah unsur Akademisi, Yayasan Rumpun Bambu Indonesia, Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA), perwakilan mahasiswa Gayo dan LSM Relawan Perempuan Untuk Kemanusiaan (RPUK). (Red)




TNI dan Dinas Pertanian Gelar Penyuluhan ke Petani

 


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Guna menambah pengetahuan dan keterampilan cara bertani yang benar agar memperoleh hasil maksimal, satuan tugas TNI manunggal membangun desa reguler Ke 103 Kodim 0106/Ateng menggelar acara penyuluhan pertanian kepada masyarakat, bertempat di Kampung. Sidodadi Kec. Bandar Kab. Bener Meriah, Rabu ( 24/10/18 ).

Sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut yaitu Peyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Janarata dari Distan Bener Meriah Yoga Arija Sutrimo menjelaskan Tiga materi yaitu pengendalian hama wereng, thrips pada cabei dan macam-macam tumbuhan pestisida.

Dansatgas TMMD Letkol Inf Hendry Widodo melalui koordinator materi Danramil 11/Wps Kapten Inf Trimo SH mengatakan, dengan adanya sosialisasi dari dinas pertanian nanti, diharapkan untuk para Petani dapat menyimak dan mengaplikasikannya dilahan persawahan, sehingga produksi pertaniannya bisa meningkat, apabila hasil sawah baik tentu kehidupan keluarga semakin sejahtera.

Kata PPL, wereng adalah sebutan umum untuk serangga penghisap cairan tumbuhan anggota ordo Hemiptera (kepik sejati), subordo Fulgoromorpha, khususnya yang berukuran kecil, karena eksklusif hidup dari tumbuhan, sejumlah anggotanya menjadi hama penting dalam budidaya tanaman, terutama tanaman padi.

Beberapa jenis wereng merupakan hama utama tanaman padi yang tersebar luas di dunia, contohnya wereng coklat, punggung putih, hijau, selain sebagai pemakan langsung, wereng juga menjadi vektor bagi penularan sejumlah penyakit tumbuhan penting, khususnya dari kelompok virus.

Pengendalian hama wereng dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk diantaranya menggunakan insektisida kimia ataupun pestisida nabati yang terbuat dari bahan-bahan alami atau tumbuhan.

Sedangkan Reje Sidodadi Gimun di kesempatan yang sama mewakili para petani memberikan apresiasi yang positif dan mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD dan dinas pertanian atas pelaksanaan kegiatan sosialisasinya yang dapat menambah ilmu cara bertani yang benar.(Red).




Peringatan Hari Santri Nasional ke IV Tingkat Kabupaten Bener Meriah

 


Bener Meriah Baranewsaceh.co – Sedikitnya 5000 (lima ribu) Santri dari seluruh 26 Dayah se – Kabupaten Bener Meriah, hadir dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional ke IV yang di pusatkan di lapangan Masjid Agung Babussalam Simpang Tiga Redelong. Senin (22/10).

Bertindak sebagai Insfektur Upacara Plt. Bupati Tgk. Sarkawi, dengan pelaksana upacara terdiri dari para Santriwan santriwati pondok pesantren Semayoen Nusantara.

Plt. Bupati Tgk. Sarkawi, dalam amanat singkatnya menjelaskan. Peringatan Hari Santri adalah momen sejarah untuk mengenang kembali peran ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Pengakuan atas jasa para ulama dan santri tersebut di wujudkan dalam hari santri secara nasional. Jelasnya.

Momen upacara juga di isi dengan pembacaan janji santri, serta riwayat singkat dari peran santri dan ulama dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pantauan Baranewsaceh.co Peringatan hari santri Nasional ke IV tingkat kabupaten Bener Meriah terlihat cukup Meriah, hal ini di tandai dengan hadirnya sejumlah tokoh ulama, dari pengasuh pondok pesantren dari Kabupaten lain, seperti :

Tgk Muhammad Amin bin Daud, pengasuh pesantren Darul Muarif cot troung muara batu dan
Tgk Muhammad Yusuf pimpinan Dayah Babussalam Jineb. Selain itu juga hadir sejumlah tokoh masyarakat, para wali santri serta forkopimda forkopimda plus Kabupaten Bener Meriah.

Seusai peringatan hari santri Nasional ke IV Kabupaten Bener Meriah. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Tastafi (Tsauf, tauhid, fikih) Kabupaten Bener Meriah oleh. Abu H.Hasanoel Bashri. H.Gading. yang merupakan pengasuh pondok pesantren Mudi Mesra Kabupaten Bireuen. (DN)