SDS El Ma’arif Juara OSN Pasbar 2019

Pasbar Sumbar. Baranewsaceh.co – Memberikan pendidikan yang berkualitas dan dilengkapi dengan Boarding School, serta pembinaan yang sangat baik dalam bidang akademis, menjadikan SDS El Ma’arif kembali meraih Juara Olimpiade Sains Nasional ( OSN ) tingkat Kabulaten Pasaman Barat tahun 2019.

Sekolah ini merebut Juara 1 Matematika oleh Trisya Evelina Zahir dan Juara 2 Matematika oleh Zidane Faris Sutrisno.

Dengan menjuarai OSN Pasbar 2019, membuat mereka menjadi wakil Pasbar di OSN tingkat Sumbar 2019 mendatang. Saat ditemui di sekolah tersebut pada Jum’at (22/3), Dedi Satria, S.Ag yang juga merupakan Juara 1 Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Pasaman Barat tahun 2018, berharap anak didiknya tersebut bisa meraih Juara OSN Sumbar dan kembali berkompetisi di tingkat nasional.

“Semoga mereka juga bisa juara di tingkat Sumbar nantinya dan mengharumkan nama Pasaman Barat. Kami tentunya juga ingin sekolah ini kembali tampil di tingkat nasional”, ujar Dedi. (Red)




Disdik Pasbar Sukses Gelar OSN 2019

Pasbar Sumbar. Baranewsaceh.co – Ratusan pelajar, yang menjadi peserta Olimpiade Sains Nasional ( OSN ) SD dan SMP tingkat Kabupaten Pasaman Barat, telah mengikuti seleksi baru – baru ini.

Lomba akademis pelajar se Pasaman Barat tersebut berlangsung kompetitif, berjalan lancar dan sukses menghasilkan para Juara Sains yang bakal mewakili daerahnya di tingkat propinsi.

“Alhamdulillah, dengan kebersamaan dan kekompakan serta kerja keras Panitia OSN Disdik Pasbar bersama tim Korektor dan dibantu oleh sekolah yang menjadi tuan rumah, Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten Pasaman Barat sukses digelar”, ujar Zukhiar, S.Pd Ketua PPTK.

OSN SD dilaksanakan Disdik belum lama ini di Gedung SDN 02 Pasaman dan beberapa hari setelah itu, OSN SMP juga digelar, yang bertempat di SMPN 02 Gunung Tuleh. Kepada para kepala sekolah SD dan SMP di Pasaman Barat, Sekdisdik Dr. Ikhwandri dalam kata sambutannya saat pelaksanaan seleksi meminta sekolah, untuk memetakan (Red)

 




Peresmian SMPN 5 Talamau Disambut Antusiasme Masyarakat

Pasbar Sumbar.Baranewsaceh.co – Demi mendorong kemajuan di bidang pendidikan dan mempermudah akses masyarakat dalam menikmati pelayanan di bidang pendidikan.

Pemkab Pasbar akhirnya menjadikan Filial SMPN 1 Talamau di Nagari Persiapan Tinggam menjadi sekolah yang berdiri sendiri.

Sekolah filial di Jorong Tinggam tersebut, kini menjadi SMPN 5 Talamau, yang diresmikan langsung oleh Bupati Pasaman Barat Syahiran pada Senin (18/2) di halaman gedung sekolah ini.

Hadir pada saat itu, Bupati bersama Ketua TP PKK Yun Syahiran, Drs. Marimus bersama satker di Dinas Pendidikan, kepala sekolah SMP se Pasaman Barat, Camat Talamau Dasrial beserta PJ Wali Nagari Talu Syahrial dan Wali Nagari Sinuruik Fri Anton.

Acara ini juga dihadiri oleh Wali Nagari Persiapan Tinggam Fima Al Amin beserta Jorong Tinggam, Kapolsek dan Wakapolsek Talamau, Pengurus Komite SMPN 5 Talamau bersama Para wali murid sekolah, pemuda, masyarakat, dan tokoh masyarakat di Jorong Tinggam.

Bupati dan rombongan disambut dengan Tari Pasambahan oleh siswa dan siswi SMPN 5 Talamau. Acara berlangsung meriah dengan pertunjukan silat tradisional, tari indang dan tulo batulo, pidato pendidikan dan solo song diiringi dengan music sound system, menjadi hiburan tersendiri bagi hadirin pada saat itu.

Ketika dimintai keterangannya mengenai peresmian sekolah ini, PPTK Maizar Rafles Dt Mangkuto Alam mengungkapkan bahwa, peresmian sekolah ini mendapat dukungan dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat Jorong Tinggam.

“Alhamdulillah, kami masyarakat Tinggam sangat senang dan bersyukur dengan adanya SMPN 5 Talamau. Masyarakat bersama – sama menggalang dana dan bahu membahu  dalam mensukseskan peresmian sekolah ini”, ujar Maizar.

“Dengan adanya sekolah ini di Kejorongan kami, orang tua murid bisa menghemat biaya sehari – hari. Mereka tak perlu lagi mengeluarkan uang transportasi buat anak – anak mereka  ke sekolah, sehingga bisa digunakan buat jajan anak – anak ataupun buat kebutuhan lainnya “, lanjut Maizar.

Saat peresmian sekolah, juga diikuti dengan pelantikan Murizawati, S.Pd sebagai kepala SMPN 5 Talamau, yang sebelumnya bertugas sebagai guru di SMPN 2 Talamau.(Zein)

 




Pelepasan Siswa dan HUT SMKN 1 Talamau Dihadiri Gubernur Irwan Prayitno

Pasbar Sumbar.  Baranewsaceh.co – Sekaligus untuk memperkuat tali silaturahmi dengan alumni sekolah, orangtua wali murid, masyarakat, pelaku usaha, pemerintah dan berbagai pihak lainnya, SMKN 1 Talamau menggelar acara peringatan HUT sekolah yang ke 17 dan pelepasan siswa kelas XII.
Acara berlangsung di pekarangan sekolah tersebut pada Selasa (19/2) dan yang lebih istimewanya lagi, momen ini juga dihadiri oleh Gubernur Sumbar bersama Ketua TP PKK Sumbar Hj Nevi Prayitno dan Perwakilan Disdik Sumbar.

Turut hadir Kadisdik Pasbar Marimus, Camat Talamau Dasrial, Wali Nagari Sinuruik Fri Anton, kepala SMA dan SMK se Pasaman Barat, Agam dan Pasaman, pimpinan Perusahaan dari sejumlah daerah dan Ikatan Tenaga Honorer se Pasaman Barat.

Pengurus komite SMKN 1 Talamau beserta orang tua wali murid kelas XII dan Alumni sekolah tersebut, tokoh masyarakat Nagari Sinuruik  dan tamu beserta undangan lainnya.
Demi kemajuan sekolah dan untuk meningkatkan kualitas serta mutu pendidikan jurusan keahlian yang ada di sekolah tersebut, pada acara ini juga dilaksanakan penandatanganan naskah kerjasama ( MOU ) SMKN 1 Talamau dengan Dunia Usaha dan Industri beserta Perguruan Tinggi.
Dalam kata sambutannya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, juga memberikan motivasi kepada siswa dan siswi kelas XII dan orang tua mereka. Gubernur mengungkapkan bahwa kesuksesan anak sangat membutuhkan peran orang tua.

“Kesuksesan anak dalam pendidikan, sangat membutuhkan peran dan dukungan orangtua, perlunya pengawasan, yang dibarengi dengan kemauan belajar anak dan semangat yang tinggi dalam belajar. Hal ini tentunya menjadi modal yang sangat berharga untuk meraih cita – cita yang diinginkan”, ujar Irwan.
“Tumbuhkanlah rasa optimis ananda semua, giat dan sungguh – sungguh dalam belajar. Jangan takut tantangan dan rintangan, berakit rakit ke hulu,berenang renang ke tepian, bersakit sakit dahulu, agar senang kemudian”, lajutnya.

“Jangan lupakan sekolah dan almamater, selalu hormat dan patuh pada orangtua. Selamat jalan kepada ananda kami ucapkan dan semoga sukses meraih cita cita”, tambahnya lagi
Dalam acara ini, juga dilaksanakan penyerahan 250 ekor anak ayam oleh Dinas Peternakan Sumbar kepada sekolah, yang diserahkan secara simbolis oleh Kadis Peternakan Erinaldi bersama dengan Hj. Nevi Prayitno.

Keakraban semakin terjalin dengan makan bersama dan setelah itu dilaksanakan seremonial pelepasan 163 siswa kelas XII, serta pemotongan kue HUT sekolah yang ke 17.
Acara berlangsung meriah dan menghibur dengan penampilan tari kreasi oleh siswa dan siswi, penampilan pantun spontan dan berbagai acara hiburan lainnya yang sangat menarik. (Zein)




20 Unit Bantuan Bedah Rumah di Jorong Tombang Masih Terbengkalai

Pasbar Sumbar. Baranewsaceh.co –Berdasarkan keterangan sejumlah masyarakat di Kejorongan Tombang Nagari Sinuruik belum lama ini, mereka mendapatkan bahan untuk bedah rumah dari Dinas Sosial tahun 2016 sebanyak 20 unit.

Namun, bahan bangunan untuk bedah rumah yang seharusnya mereka terima sebanyak Rp. 15 jt per unit, ternyata tak sampai sebanyak nominal tersebut yang diberikan.

Berdasarkan keterangan mereka, bantuan bahan bangunan untuk bedah rumah itu setelah dihitung, malah kurang dari Rp.10 jt. Akibatnya, mereka harus menambah dengan uang saku pribadi untuk beli bahan dan pinjam uang sana sini.

Terlihat rumah masyarakat yang menerima bantuan tersebut, banyak yang masih terbengkalai, tanpa dinding dan berlantaikan tanah. Hal ini terlihat saat kunjungan ke Kejorongan Tombang beberapa waktu yang lalu.

“Rumah kami yang sebelumnya bisa dihuni, sekarang malah seperti kandang kambing. Bahan bangunan yang kami peroleh kurang dari yang seharusnya, sehingga rumah ini jadi terbengkalai seperti ini”, ujar Udin (52), dengan nada sedih.

Ketika mereka mempertanyakan hal ini pada saat itu kepada Jorong Tombang di tahun 2016 tersebut, bernama Nirlam, yang merupakan  PPTK bantuan dari Dinsos ini, mereka mendapatkan jawaban, “tidak ada lagi, hanya itu semua”, ujar sang kepala jorong.

Abu Bakar, anggota LSM Topan yang meminta keterangan langsung kepada masyarakat yang menerima bantuan bedah rumah tersebut, berharap aparat dan instansi terkait segera menindaklanjuti hal ini.

“Sangat disayangkan rumah mereka malah jadi tambah tidak layak huni. Ini tak bisa dibiarkan begitu saja, aparat dan instansi terkait mesti menindaklanjuti persoalan ini. Kasihan masyarakat miskin, mereka malah jadi tambah teraniaya”, ujar Abu Bakar. (Zein)

 




Pembangunan Pamsimas di Jorong Lubuak Sariak Puaskan Masyarakat

Sumbar. Baranewsaceh.co – Pembangunan Pamsimas di Jorong Lubuak Sariak Puaskan Masyarakat.

Pembangunan 2 unit bangunan Pamsimas di Kejorongan Lubuak Sariak Nagari Kajai, yang menghabiskan dana Rp. 263.143.000,- ( Dua ratus enam puluh tiga juta, seratus empat puluh tiga ribu rupiah ), berhasil dikerjakan dengan baik.

Pengerjaan secara swakelola masyarakat dan gorong royong tersebut, berjalan lancar  dan sukses, sehingga ratusan rumah masyarakat, sejumlah mesjid dan mushalla di Lubuk Sariak, kini telah bisa menikmati air bersih yang mengalir ke tempat mereka.

Pengerjaan Pamsimas yang berasal dari APBD, APBDes, dan dana tunai masyarakat  tahun 2018, kini telah bisa dinikmati secara bersama dan membuat masyarakat di Kejorongan tersebut merasa puas dengan keberadaan Pamsimas tersebut.

Masyarakat juga memberikan appresiasi kepada Asrija, yang merupakan Ketua BUMNag Kenagarian Kajai, karena telah memperjuangkan aspirasi mereka, sehingga pembangunan Pamsimas bisa terwujud. Hal ini mereka ungkapkan, saat kunjungan ke Lubuak Sariak pada Rabu (6/2).

“Alhamdulillah, dengan kebersamaan dan gotong royong, pembangunan Pamsimas berhasil dikerjakan dengan baik dan kini telah bisa dinikmati  oleh masyarakat semuanya”, ujar Asril, Ketua KKM Lubuak Sariak.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Asrija, yang telah memperjuangkan pembangunan Pamsimas di Kejorongan ini. Kami sangat senang dan merasa puas dengan adanya Pamsimas ini”, ujar Andi (25), Pemuda setempat.

“Keradaan Pamsimas di Kejorongan ini, jelas sangat berarti bagi kami semua. Air bersih adalah kebutuhan mendasar, yang sangat kami perlukan dalam kehidupan sehari hari, baik untuk mandi, memasak, mencuci dan untuk berbagai keperluan lainnya”, tambah Eni (37), ibu rumah tangga.(Zein)




i Duga Korban Kriminalisasi : RMH di Tuntut JPU 8 Tahun Penjara

Ujung Tanjung. Baranewsaceh.co – Pengadilan Negeri (PN) Ujung tanjung  kembali menggelar sidang terdakwa RMH. RMH diketahui merupakan sosok Aktifis lingkungan yang kerap mengungkap kepublik atas maraknya perambahan hutan dikawasan Kabupaten Rohil,Selasa 15/01/2019.

Difakta-fakta persidangan sebelumnya, RMH sangat kuat diyakini oleh pihak penasehat hukumnya diduga telah terjadi kriminalisasi dalam perkara yang saat ini menimpah aktifis lingkungan ini. Dan sangat menjadi tanda tanya besar atas sikap yang ditunjukan JPU Kejari Rohil.

Sementara, lain lagi atas keterangan saksi-saksi terkait dugaan penjebakan itu. Hakim Ketua Majelis kepada JPU pada sidang kedua diminta untuk menghadirkan saksi-saksi terkait penjebakan, yang berdasarkan keterangan saksi RM.

RM, lanjut Andi, dalam saksi keterangan dipersidangan menerangkan turut mengetahui dalam penjebakan tersebut, namun dirinya tidak mau melakukan karena tahu ini perbuatan jahat atau menyalahi aturan.

Saksi RM waktu itu dijemput oleh saksi bernama AN untuk menjumpai DY dan HM. Lalu, sambung Andi, dirinya diberikan uang sebesar Rp 500 ribu. Dengan perencanaan Rp 300 ribu untuk beli sabu dan Rp 200 ribu untuk upah.

“Uang senilai tersebut diambil RM, namun uang itu di belikan bedak dan perlengkapan lainnya.” tiru ucap saksi RM saat dipersidangan kala itu.

“Jadi, jelas sangat terkejut mendengarkan bacaan tuntutan JPU, dan para hakim saya lihat juga menunjukan eksfresi terkejut juga. Tapi tetap Kita hargai tuntutan  JPU,” ujar, Andi Nugraha SH, saat dikonfirmasi awak media, seusai persidangan di PN Rohil, Selasa (15/1/19).

Untuk diketahui, sidang kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU)  membacakan tuntutan kepada terdakwa RMH yang dituntut 8 Tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar. Jika denda tidak dibayar maka akan diganti dengan tambahan penjara 4 (empat) bulan.

Pantauan dipersidangan, tampak JPU Marulimaratua Sitanggang saat membacakan poin-poin tuntutan dipersidangan dengan cepat dan terlihat seperti terburu-buru.

Selain membacakan tuntutan terhadap RMH dengan 8 tahun penjara dan denda, dipembacaan tuntutan JPU terdakwa dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman sebagaimana telah diatur.

Hal itu lanjut Maruli, maka terdakwa RMH diancam pidana sesuai dalam pasal 112 ayat 1 undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Terkait saksi-saksi yang belum hadir di persidangan yang diperintahkan ketua majelis hakim, Maruli saat dikonfirmasi awak media JKN via selulernya mengatakan, itu permintaan penasehat hukum terdakwa saat itu.

“Itukan permintaan penasehat hukum terdakwa yang tidak bisa diambil secara sebela pihak,” ujar Maruli, Rabu (16/1/19) dalam percakapan itu dan mengakhiri.

Sementara, sidang agenda tuntutan itu dipimpin oleh Hakim Ketua Faisal SH MH, didampingi dua hakim anggota Lukman Nulhakim SH MH dan Boy Sembiring SH, dibantu dengan Panitera Pengganti (PP), Marlinen Gresly Siregar SH.

Sementara bertindak selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU), Maruli Tua Sitanggang SH, dan terdakwa didampingi Penasehat Hukum (PH), Andi Nugraha SH, Hengki Silitonga SH, dan Ahmad B Lumban Gaol SH.

Ditempat berbeda, orang tua RMH sangat terkejut mendengarkan hasil tuntutan JPU yang diberikan terhadap anak laki-lakinya yang menjadi tulang punggung dikeluarganya.  Keluarga Besar R.Mirza Handona Menilai Bahwa JPU Maruli Tua J Sitanggang SH Sangat Memaksakan Untuk Melakukan Tuntutan Terhadap Terdakwa R.Mirza Handona Anaknya, Sementara di agenda Sidang Ke-2 Kesaksian RM , Yang Mulia Mejelis Hakim Juga Memberikan Perintah Kepada JPU Untuk Memanggil DY,An,HM Untuk dihadirkan Dipersidangan Terkait Kesaksian RM, Tapi Tidak di Indahkan Oleh JPU, Pada agenda Sidang Ke-7 JPU Mengatakan Bahwa tidak ada Kepentingan dalam Perkara ini, Tapi Kenapa JPU melakukan Tuntutan yang tidak Menyesuaikan dengan Fakta Persidangan.difakta Persidangan Telah terungkap adanya Indikasi Penjebakan,Kriminalisasi dan Gratifikasi.

“Yang sabar ya nak, semoga yang mulia Hakim dan anggotanya berbuat adil seadilnya saat memutuskan perkara ini,” ucap Ibunda RMH dengan raut wajah sedih dan tak tau berkata-kata apa lagi.

Untuk JPU yang menangani perkara ini, lanjut Ibunda RMH, jika putusan itu sudah dilakukan secara adil seadil-adilnya semoga tidak ada musibah miris yang terjadi kedepannya,” tutup Ibunda RMH, sembari menitiskan air mata, karena tak kuasa melihat tulang punggung keluarganya diperlakukan tidak adil Tutupnya. (AB)

 




Pos Daya Timbo Abu Terbaik di Tingkat Sumbar

Pasbar Sumbar. Baranewsaceh.co – Berperan besar dalam membina dan meningkatkan ekonomi keluarga, masyarakat miskin dan lansia di Kejorongan Timbo Abu, serta membina berbagai kelompok masyarakat lainnya di Kejorongan tersebut.

Meningkatkan kreativitas masyarakat, dalam pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman produktif, untuk menambah gizi keluarga dan berbagai bentuk pembinaan lainnya yang telah dilakukan, membuat Pos Daya Timbo Abu berhasil meraih Peringkat 1 Pos Daya Terbaik di Sumatera Barat.
Penghargaan ini, merupakan bentuk appressiasi pemerintah terhadap Pos Daya yang memberikan kontribusi terbaik, dalam penanggulangan kemiskinan, peningkatan kemandirian keluarga, melalui upaya pemberdayaan keluarga dan kelompok, yang telah dilakukan selama ini.

Penghargaan tersebut, diserahkan oleh Pemprov Sumbar melalui Ketua LKKS ( Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial ) Drs.H. Parlagutan Nasution, M.Si di Hotel Rocky Plaza Padang pada Jumat (21/12), kepada Ketua Pos Daya Timbo Abu Kecamatan Talamau Femi Rosita.
Femi Rosita, telah disebutkan sebelumnya, sebagai Wanita Tangguh dari Timbo Abu dalam buku yang ditulis oleh Hj. Nevi Irwan Prayitno, yang berjudul Membangun Untuk Kesejahteraan, yang telah banyak beredar di kalangan masyarakat.

Dalam kata sambutannya, saat penyerahan sertifikat penghargaan, H. Parlagutan Nasution berharap, Pos Daya Timbo Abu terus meningkatkan produktivitas dan kreativitas mereka, dalam membina keluarga dan berbagai kelompok yang ada di Timbo Abu.
“Pos Daya Timbo Abu memang luar biasa dengan kreativitas dan pembinaan yang mereka lakukan kepada keluarga miskin, lansia dan kelompok masyarakat, sehingga menjadi produktif dan mandiri”, ujar H. Parlagutan Nasution.

“Semoga semakin meningkat dan lebih baik lagi kedepannya, sehingga terus berperan dalam mengurangi angka kemiskinan, memberdayakan masyarakat miskin, lansia, kelompok, dan tentunya kami harapkan, bisa menjadi yang terbaik di tingkat nasional nantinya”, lanjutnya lagi.
Sedangkan Femi Rosita yang selanjutnya ditemui pada Rabu (26/12) di Pos Daya tempatnya beraktivitas, mengungkapkan bahwa keberhasilan Pos Daya Timbo Abu, untuk menjadi yang terbaik di tingkat Sumbar, adalah juga karena kemauan, niat, dan kerja kerja keras masyarakat beserta kelompok yang ada.

“Selain dengan pembinaan yang diberikan, keberhasilan menjadi yang terbaik di tingkat Sumbar, adalah berkat kebersamaan dan kerja keras masyarakat miskin, lansia dan kelomok yang ada. Semoga Pos Daya ini juga mampu berbicara di tingkat nasional nantinya, mohon doa dan dukungannya”, ujar Femi Rosita dengan rendah hati.
Pujian kepada Femi Rosita, yang merupakan inisiator dan ketua Pos Daya Timbo Abu, juga diberikan oleh berbagai pihak lainnya, terutama masyarakat Timbo Abu, yang merasa bangga karena Pos Daya di Kejorongan mereka, menjadi yang terbaik di tingkat Sumbar, sekaligus melaju ke tingkat nasional.

Kelompok masyarakat yang dibina oleh Femi Rosita dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, terkait kepeduliannya terhadap masyarakat masyarakat miskin, antara lain Kelompok Wanita Tani sebanyak 13 kelompok dan 26 Dasa Wisma.
Selanjutnya, Kelompok Usaha Bersama ( Kube) Al Muhajirin, yang beranggotakan para lansia produktif dan mereka akhirnya mendapat bantuan langsung dari Kementerian Sosial sebanyak Rp. 20 jt.

Pembinaan lainnya yakni terhadap kader lansia, remaja ( BKR ), balita ( BKB ), yandu dan kelompok Wirid Yasin. Femi Rosita sebelumnya, juga meraih berbagai prestasi dan menerima 15 Sertifikat dan Penghargaan.
Penghargaan tersebut diantaranya, Juara 1 Lomba Perempuan Inspiratif dari BKKBN dan Pemberdayaan Perempuan tingkat Pasaman Barat, Juara 2 Adhikarya Pangan Nusantara tingkat Sumatera Barat.

Juara 1 Lomba Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan ( P2KP ) dan Pemanfaatan Lahan Pekarangan tingkat Pasaman Barat, dan berjubel penghargaan bergengsi lainnya yang berhasil diraih oleh Perempuan Tangguh dari Timbo Abu tersebut, terkait kepeduliannya kepada masyarakat lemah dan yang tidak mampu, sehingga menjadi berdaya. (Zein)




Sidang ke-7 RMH Andi Nugraha SH : Dari Beberapa Saksi Yang di Hadirkan di fakta Persidangan Hasilnya Berbeda-beda

Rokan Hilir . Baranewsaceh.co – Selasa/18/12/18 terkait dengan proses persidangan terdakwa yang ke 7 agenda sidang saksi adecarge, yang mana penangkapan terhadap RMH yang di duga adanya indikasi jebakan terhadap terdakwa semangkin kelihatan.

Berdasarkan keterangan dari “M” yang mana pernah menjumpai KAPOLSEK SINABOI yang di kenal bernama RUSLAN. Yang mengatakan hasil tes urine terdakwa RMH NEGATIF. Ungkapnya Kapolsek Sinaboi terhadap saksi “M”.

Tambahnya,”M” mengatakan berkaitan dengan sepeda motor RX-King yang mana saat itu di lakukan penangkapan oleh SAT POLSEK SINABOI, “M” mengatakan sepeda motor tersebut milik Tobing Airud(pol air).

dan berdasarkan keterangan dari Tobing Airud, melalui via telepon saat di konfirmasi oleh “M” keterkaitan dengan sepeda motor tersebut, adalah miliknya ujar saksi, sedangkan Tobing Airud tidak tahu bahwa sepeda motor yang di pinjamkan kepada Eka, malah di gunakan sebagai alat penjebakan terhadap terdakwa RMH, agar RMH bisa di jebak.

Waktu terjadinya penangkapan terhadap terdakwa RMH, Tobing Airud, tidak tau bagaimana kornologisnya, karena waktu terjadinya penangkapan Tobing Airud berada tidak ada di tempat, (luar Bagan siapi-api) ungkap Tobing Airud melalui via telepon”,tutupnya.

Sementara itu berdasarkan keterangan dari “S” mengatakan terkait dengan komentar dari Facebook istri Ucok Sandra alias Ucok acun, yang di kenal bernama Maryati Anggereni mengatakan bahwasanya penangkapan terhadap terdakwa RMH, adalah suatu jebakan yang di lakukan oleh si setan Dani yang memasukkan sabu kedalam rokok dan setang honda. Berdasarkan Komentar dari istri Ucok Sandra alias Ucok acun, dan pada sidang kedua juga sama dijelaskan saksi Rahmawati. Tutup nya.

Terkait dengan pemeriksaan terhadap terdakwa, terdakwa mengatakan, bahwa tuduhan terhadap dirinya tidak benar, terdakwa tidak mengakui bahwa dirinya pernah menggunakan narkoba, ataupun sejenisnya.

Dan terdakwa RMH mengatakan terkait dengan hasil tes urine waktu itu yang di katakan penyidik Polsek Sinaboi  NEGATIF,  tapi kalau di labor Medan bisa menjadi positif kata penyidik terhadap terdakwa.

Lanjutnya, dan penyidik mengarahkan kepada terdakwa agar tidak menggunakan PH yang lain, selain PH yang di tunjuk oleh Polsek Sinaboi.

Akan tetapi terdakwa menolak, karena terdakwa merasa tidak bersalah, belum lagi terkait sidik jari yang di minta oleh terdakwa untuk membuktikan siapa pemilik barang bukti tersebut, penyidik minta uang sebesar 20 juta, belum lagi untuk mengubah hasil tes urine sebesar Rp 5.000,000, (dari  NEGATIF  menjadi POSITIF).

Terdakwa tetap menolak semua yang di anjurkan PENYIDIK Polsek Sinaboi. Ungkap terdakwa.

Sejauh ini, dari fakta persidangan terdakwa RMH, yang terpantau oleh awak media, dan selama berjalannya proses persidangan tersebut, awak media yang melakukan peliputan di persidangan banyak sekali di jumpai   DUGAAN’ PENJEBAKAN   yang di ungkapkan di fakta persidangan.

Entah mengapa terkait dengan hasil tes urine yang berubah ubah, dan juga terkait dengan temannya terdakwa yang di tangkap waktu itu tidak di tes urine oleh penyidik.

Ada apa sebenarnya dengan RMH? Oleh karena itu, atas temuan yang seperti ini, Ermansyah Ketua LSM RAKYAT PEMBERANTAS KORUPSI REPUBLIK INDONESIA (RPK-RI) meminta kepada Jenderal Tito Karnavian , untuk menurunkan tim investigasi terkait dengan hasil Tes Urine terdakwa RMH yang berubah ubah, yang terungkap di fakta persidangan,

Dari kesaksian RM”, yang di hadirkan oleh JPU hingga saat ini (saksi adecarge) masih mengungkapkan adanya dugaan penjebakan terhadap terdakwa semangkin jelas. ERMANSYAH KETUA LSM RPK-RI Juga Meminta Kepada Pihak Jaksa Penuntut Umum agar Secara Frofesional Jeli dan Teliti Terkait Perkara indikasi Dugaan Penjebakan terhadap terdakwa R M H Aktifis Lingkungan dikabupaten Rokan Hilir.

Dan berdasarkan keterangan dari panesehat kuasa hukum terdakwa RMH yang mengatakan keterkaitan dengan hasil tes urine yang berubah ubah, semangkin berkeyakinan bahwa terdakwa RMH di duga di jebak oleh oknum polisi, dan menjadi korban kriminalisasi ungkap kuasa hukum terdakwa.

Lanjutnya, jika pernyataan saksi-saksi yang hadir di persidangan diduga keberpihakan terhadap Terdakwa, Jaksa harus menghadirkan siapa saksi yang di sebutkan itu pertama yang terkait terhadap penjebakan, kedua yang terkait terhadap Tes urine yang di sampaikan saksi “M” yang di dengar oleh Kapolsek Sinaboi. Dan yang ketiga kepemilikan motor RX-King yang sebelumnya diakui Eka itu milik Nya Sementara Saksi M” mengatakan itu milik Tobing Airud melalui telepon selulernya didengarkan kedua orang tua RMH pada saat itu. Ternyata Jaksa tidak bisa menghadirkan semua Saksi untuk di konfirmasi di persidangan. Jadi sudah jelas itulah faktanya yang ada di persidangan.

Dan disisi lain penyidik harus melakukan penyidikan dan penyelidikan, terkait dengan Ucok Sandra alias Ucok acun mengapa tidak di tes urine, padahal mereka pergi bersama saat terjadinya penangkapan.

Dan terkait dengan adanya dugaan penjebakan terhadap terdakwa RMH, kami tim kuasa hukum terdakwa, sudah memberikan 38 bukti di persidangan untuk membuktikan kebenaran tersebut. Tutupnya

Di tempat yang terpisah ibunda terdakwa RMH menyampaikan keluhannya dengan bercucuran air mata terkait dengan penjebakan terhadap terdakwa (anak kandungnya, yang menjadi tulang punggung keluarga, sekarang menjadi korban kriminalisasi oknum dan harus menjalani proses persidangan, selama berbulan bulan, anaknya harus terpisah dari keluarga, atas kejadian ini.

Saya yakin, dan percaya bahwa kebenaran dari Allah itu nyata, dan tidak akan tertutupi oleh apapun.

Lanjutnya, pesan ibunda kepada terdakwa RMH, agar tetap semangat, dan tetap menjalani sholat 5 waktu, karena orang yang terdzolimi pasti akan mendapatkan berkah dan barokah.

Walaupun kita hanya orang kecil, tapi yakinlah bahwa pertolongan Allah itu sangat nyata”, tutupnya.

Begitulah fakta persidangan terkait dugaan penjebakan hingga pemberitaan ini di tayangkan. ( Yusaf )




Dinas Pendidikan Pasbar Meriahkan Peringatan HAI tahun 2018


Pasbar Sumbar. Baranewsaceh.co – Merupakan agenda tahunan Kemdikbud, dalam upaya memberantas buta huruf, mengembangkan budaya literasi, memotivasi kreativitas dan potensi warga belajar di lembaga PKBM dan PAUD.
Untuk itu, Pemkab Pasbar melalui Dinas Pendidikan menggelar Peringatan Hari Aksara Internasional ( HAI ) tahun 2018 dan memeriahkannnya dengan sejumlah lomba dan kegiatan lainnya.

Peringatan HAI , berlangsung di halaman depan Kantor Dinas Pendidikan baru – baru ini dan dihadiri oleh sejumlah tamu dan undangan yang diantaranya merupakan jajaran dinas tersebut dan pihak terkait lainnya.

Kegiatan tersebut berlangsung baru – baru ini, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Pasaman Barat Syahiran, SH. Turut hadir saat itu, Kepala OPD, Staf Ahli Bupati dan Assisten Pemerintahan, Kepala Sekolah dan Pengawas SD, SLTP dan SLTA, PAUD dan PKBM se Pasaman Barat.

Dalam kata sambutannya Bupati Syahiran berharap, dengan adanya peringatan HAI, dapat menimbulkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan yang merupakan salah satu prioritas pembangunan di negeri ini.

“Pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pemerintah dalam hal ini, memberikan perhatian yang besar kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang tidak mampu, dengan adanya program pendidikan non formal”, ujar Syahiran.

“Kami berharap, dengan optimalisasi pengelolaan pendidikan non formal, dapat meningkatkan kecakapan hidup warga belajar setelah menamatkan pendidikan mereka dan semoga kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang buta huruf di daerah ini”, lanjutnya lagi.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan penampilan Tari Pasambahan oleh warga belajar PAUD dan Mars Keaksaraan yang dinyanyikan oleh warga belajar Lembaga PKBM serta sejumlah lomba lainnya yang sangat menarik untuk disaksikan.

Sejumlah lomba yang digelar antara lain, lomba Presentasi Lembaga PKBM, Mars PAUD, lomba Kreativitas dan Inovasi Warga Belajar dan pameran Stand PKBM dan PKG se Pasaman Barat.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut, ditutup pada sore harinya dan disertai dengan penyerahan hadiah bagi warga belajar PAUD, PKBM dan PKG, yang menjadi pemenang lomba di acara ini. (Zein)