Ini Biografi Ir. Amarullah Leman, M.Si, Caleg DPR Aceh Dapil 8 Nomor Urut 1 Partai PPP

UNTUK MEMENUHI HASRAT DAN KEINGINAN MASYARAKAT,

 Ir. AMARULLAH LEMAN, M.Si, SOSOK YANG DIKENAL RAMAH DAN SUPEL

DALAM BERGAUL INGIN MAJU MENJADI WAKIL RAKYAT (DPRA)

DARI WILAYAH TENGAH PROVINSI ACEH

Bagi masyarakat wilayah tengah Aceh khususnya Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara tentunya sudah tidak asing lagi mendengar nama Ir. Amarullah Leman, M.Si. Betapa tidak, pria yang berpenampilan sederhana ini dikenal sangat humoris, supel dan peramah dalam bergaul sehingga tidaklah mengherankan dalam kesehariannya sangat digandrungi oleh para komunitas anak muda, komunitas ibu-ibu, kaum bapak dan masyarakat luas serta sangat familier dengan para insan pers dan LSM di kedua Kabupaten ini.

Tak mengherankan pria yang berperawakan tidak terlalu tinggi ini selalu mencetuskan ide-ide cemerlang yang dapat dikembangkan sebagai konsep dalam pembangunan kemasyarakatan dan kewilayahan yang fakta serta manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat kecil menengah ke bawah di Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues.

Pria kelahiran Blangkejeren  Gayo Lues 18 Januari 1958 ini merupakan anak ke 9 dari 11 bersaudara dari ayah Sulaiman (Leman) dan ibu Hj. Fatimah. Pada  tahun 1991 menikah dengan Onie Septarina R seorang gadis Jawa yang lembut dan ramah dari kota dingin Magetan Jawa Timur, yang kini telah dikaruniai 2 orang putra  yaitu Arawe Kenrisky Bhaskara 25 th dan Nabil Warih Laksana 22 th yang kedua putranya telah menyelesaikan kesarjanaannya, Arawe Kenrisky Bhaskara Sarjana Teknik Sipil dan Nabil Warih Laksana Sarjana Akuntansi.

Pada tahun 1965 Amarullah Leman masuk SD, dan dilanjutkan SMP nya di Blangkejeren, sedangkan  SMA ditempuh di SMA Negeri 1 Bambel Kutacane Aceh Tenggara sampai naik ke kelas II dan dilanjutkan di SMA Negeri 24 Jakarta tahun 1978. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA melanjutkan pendidikan tingginya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) di Jakarta walaupun juga diterima di IPB Bogor. Beliau rupanya tidak merasa puas kalau hanya sampai di jenjang D3 dan sejalan dengan keinginan orang tuanya  agar Amarullah Leman mendapat gelar Insinyur, sehingga beliau tidak menyelesaikan D3 nya di STAN dan pada tahun ke 2 ikut tes dan lulus masuk di Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto Jawa Tengah.

Karir birokrasi yang digelutinya berawal di tahun 1987 di Departemen Transmigrasi dan PPH di Jakarta, selanjutya tahun 1991 ditugaskan sebagai Tenaga Proyek Tranmigrasi di Kanwil Transmigrasi dan PPH Provinsi Sulawesi Tengah dan diangkat sebagai Pemimpin Proyek sejak tahun 1992 sampai dengan tahun 2000, dan pada tahun 1997 sampai dengan tahun 2000 merangkap sebagai Pemimpin Proyek Integrated Rural Settlement Devlopment Programme ­­– OECF IV (IRSDP – OECF IV) Proyek Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, serta  Pengembangan Ternak Sapi berintegrasi dengan pengembangan Budidaya Kakao  di daerah Transmigrasi. Di Palu Sulawesi Tengah naluri berorganisasinya kembali bangkit dan bergabung dengan Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Tengah sebagai salah satu pengurus.

Tahun 2000 saat diberlakukannya Otonomi Daerah, Amarullah Leman mendapat tawaran dan promosi Pemerintah Daerah Kota Palu Sulawesi Tengah dan diangkat sebagai pejabat eselon III  Kasubdin Persampahan dan Limbah Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Palu dan selanjutnya mendapatkan kesempatan tugas belajar untuk Pendidikan Program Pasca Sarjana di Universitas Hasanuddin Makassar dengan Program Studi Manajemen Perkotaan sehingga tidak mengherankan bahwa dalam kesehariannya terus mencetuskan hal – hal pengembangan wilayah strategis dan tata ruang daerah.

Atas inisiatif dan keinginan keluarga besarnya di Kab. Gayo Lues dan Kab. Aceh Tamiang maka awal tahun 2005 pasca bencana alam Tsunami di Aceh, Amarullah Leman pindah tugas ke Kab. Aceh Tamiang dengan awal karir sebagai Staf Senior di Bappeda Kab. Aceh Tamiang selama 3 bulan selanjutnya ditunjuk oleh Bupati Aceh Tamiang sebagai pejabat eselon III  Kasubdin Pajak dan Retribusi Dispenda Kab. Aceh Tamiang selama 6 bulan. Berikutnya ditunjuk kembali oleh Bupati sebagai Kabag Tata Usaha Dinas PU Kab. Aceh Tamiang, selanjutnya awal tahun 2007  dipercayakan oleh Bupati Aceh Tamiang sebagai Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kab. Aceh Tamiang. Di Kabupaten tersebut telah menelorkan sejuta ide yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat Aceh Tamiang diantaranya mencetuskan Program Revitalisasi Modal pada pelaku Industri Kecil dan Mikro dengan Pilot Project Revitalisasi berupa bantuan  Kredit Usaha Ekonomi (KUE) terutama bagi pelaku industri kecil dan mikro yang terkena musibah bencana alam Banjir Bandang yang melanda Aceh Tamiang tahun 2006 dimana beliau beranggapan bahwa akibat bencana alam banjir bandang maka seluruh peralatan (faktor) produksi mengalami kerusakan sehingga perlu dibantu oleh pemerintah. KUE dalam pelaksanaan penyalurannya sesuai MoU yang dilaksanakan oleh BRI dan Bank Aceh (BPD pada waktu itu).

Awal tahun 2008  atas permintaan Bupati Gayo Lues kepada Amarullah Leman agar dapat kembali ke tempat kelahiran beliau di Kabupaten Gayo Lues untuk membangun daerah dan diangkat oleh Bupati Gayo Lues sebagai Kepala Dinas Pertanian yaitu sebuah Dinas Besar yang merupakan hasil merger dari 3 Dinas sebelumnya (Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura, Dinas Peternakan dan Perikanan, dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan). Di era kepemimpinan beliau telah berhasil mencetuskan ide Crash Programme Gerakan Masyarakat Petani Sejahtera yang lebih dikenal Program GEMASIH. Program tersebut berawal dari idenya bahwa sangat banyak lahan-lahan tidur yang tidak termanfaatkan secara potensial padahal bila dikelola dan dikawal dengan sentuhan teknologi (mekanisasi pertanian) akan memberikan produktivitas yang tinggi. Program ini dikawal oleh masing-masing Kepala Dinas, Kepala Instansi Vertikal, Pimpinan dan anggota DPRK (DPRD II) selaku pembina Kelompok Tani peserta program GEMASIH. Dampak signifikan dari program yang digelontorkan bahwa jagung lokal yang semula dibudidayakan secara parsial dengan produktivitas hanya 4 ton/ha saja meningkat drastis menjadi sentra pengembangan dengan komoditi jagung unggul hibrida yang produktivitasnya mencapai dalam kisaran 9 – 11 ton/Ha. Sungguh ini merupakan sebuah prestasi yang amazing dan spektakuler. Konsep kunci yang dijalankan oleh beliau dalam Program Gemasih dengan motto bahwa “Petani Sejahtera Hutan Tetap Lestari”. Basis pengembangan dari Program GEMASIH adalah memanfaatkan lahan-lahan tidur yang tidak dimanfaatkan yang luasannya hampir mencapai 20000 hektar yang diantaranya ada areal yang sangat dekat bersentuhan dengan kawasan hutan. Lahan lahan tidur yang dimaksud dalam bentuk kebun dan tegalan yang bila diolah secara profesional akan mendatangkan sumber rezeki bagi petani Gayo Lues. Kemajuan lain yang telah dicapai di bidang perkebunan antara lain mengangkat harkat komoditas Kopi Arabika Gayo.

Trend Kopi Arabika Gayo yang sedang booming saat ini, juga beliau ikut berperan memperjuangkan Sertifikat Paten Kopi Arabika Gayo bersama Prof. Dr.Ir. Abubakar Karim,MS dan Drs.H. Mustafa Ali selaku Ketua MPKG (Masyarakat Perlindugan Kopi Gayo ) di Takengon, Pemerintah Aceh, Aceh Patnership for Economic (APED), Tiga Kepala Daerah dataran tinggi Gayo beserta masing – masing Kepala Dinas yang menangani bidang perkebunan, dan pada tahun 2010 berhasil terbitnya Sertifikat Paten Kopi Arabika Gayo dari Direktur Jenderal Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Kehakiman dan HAM RI terhadap Kopi Gayo Kab. Aceh Tengah, Kab. Bener Meriah, dan Kab. Gayo Lues. Dengan demikian gugurlah Hak Paten Kopi Gayo yang sebelumnya pernah dipegang oleh seorang pengusaha negeri Belanda.

Setelah debut karir beliau memimpin Dinas Pertanian selama 5 Tahun, selanjutnya dipercayakan memimpin Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gayo Lues dari tahun 2013 sampai tahun 2016. Di era kepemimpinannya lah para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Gayo Lues dibawa ke suatu alam yang sarat dengan paradigma baru. Di masa beliau lah para PPL dibawa untuk mahir dan canggih serta terbiasa untuk menggunakan IT (Information Technology) dalam penyampaian inovasi teknologi kepada petani. Beliau berprinsip bahwa para PPL harus pintar dan petani harus maju, PPL harus bersosialisasi dan bersinergi dengan petani agar petaninya mandiri.

Di penghujung Tugas ASN beliau masih dipercayakan oleh Bupati Gayo Lues untuk memimpin Dinas Lingkungan Hidup. Sebuah Dinas yang baru dibentuk memiliki tugas  yang sangat berat mulai dari penataan taman kota, reboisasi, pengelolaan sampah dan limbah sampai dengan aktivitas analisis dampak mengenai lingkungan, dan juga memposisikan Dinas Lingkungan Hidup  Kabupaten Gayo Lues sebagai Katup Pengaman layak tidaknya Rekomendasi Pemerintah Kab. Gayo Lues untuk Usaha yang menyangkut Pertambangan Sumberdaya Energi, dan Kehutanan di wilayah Kab. Gayo Lues seiring dengan pelimpahan wewenang bidang- bidang tersebut di atas yang ditangani oleh Provinsi Aceh.

Setelah purna tugas karirnya sebagai ASN, beliau melirik bergabung  ke kiprah politik melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dikonotasikan bahwa partai ini adalah partainya para Ulama, partainya orang tua, dan partai kelompok Millenial yang berkomitmen untuk kemashlahatan umat. Rupanya darah berpolitik turun dari orang tuanya, yang dulunya sebagai Ketua PNI Gayo Lues. Saat ini Amarullah Leman dipercaya oleh DPW PPP Provinsi Aceh  sebagai Ketua DPC PPP  Kabupaten Gayo Lues.

Sejalan dengan hiruk pikuk pemilihan legislatif 2019 – 2024 beliau merasa terpanggil, rupanya momen ini menginspirasi seorang Amarullah Leman yang dulunya bercita – cita menjadi Tokoh Masyarakat Gayo Lues dengan berbekalkan sebagai seorang Teknokrat dan mantan Birokrat Karier  di beberapa Daerah tentunya akan memiliki nilai tambah sumbangsihnya untuk Mengabdi Membangun dan Memajukan  Daerah Gayo Lues ke depan. Dengan peluang yang dimilikinya sebagai Ketua DPC PPP Kab. Gayo Lues, setelah menerima masukan dan saran dari teman kerabat, keluarga dan sebagian masyarakat Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Perempuan serta Pimpinan Daerah  akhirnya beliau menyimpulkan dan membulatkan tekad  siap mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif  untuk DPRA (DPRD I Aceh) dalam kontestasi Pemilihan Legislatif untuk  Dapil 8 periode 2019-2024 yang meliputi wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues dengan Visi dan Misi yang Konprehensif dan Humanis menyentuh masyarakat. Visi tersebut adalah MENGABDI DAN MEMBANGUN DAERAH UNTUK KEMASLAHATAN UMAT.

Akhirnya dengan harapan agar daerah Aceh Tenggara dan Gayo Lues dapat menjadi daerah yang sangat maju dan memiliki pondasi Perencanaan Pembangunan yang Konprehensif dan Humanis  di bagian wilayah Tengah Provinsi Aceh yang selama ini masih tertinggal.

Selamat berjuang dan berikhtiar Sang Calon Wakil Rakyat,  semoga  Amarullah Leman yang kami anggap sebagai sosok/tokoh/figur yang dibutuhkan daerah saat ini dan akan datang  kiranya Allah SWT mengabulkan keinginan kami dan daerah. Aamiin.   (RED)

 




Ir.Amarullah Leman,M.Si Maju Sebagai Calon Anggota DPR Aceh Nomor Urut 1 Dapil 8 Dari PPP

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Ir. Amarullah Leman, M.Si resmi menjadi calon anggota DPR Aceh dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ir. Amarullah Leman, M.Si tercacat sebagai caleg Nomor urut 1 Dapil VIII (Aceh Tenggara dan Gayo Lues).  Hal ini disampaikan Ir. Amarullah Leman, M.Si, kepada wartawan  Jumat (12/10/2018)

Perlu diketahui Ir. Amarullah Leman, M.Si  juga sebagai mantan pejabat Eselon II di Pemkab Gayo Lues  itu, telah pernah memimpin beberapa Dinas sebagai Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Gayo Lues dan masa pensiun pada tahun 2018 sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues.

Lebih lanjut Ir. Amarullah Leman, M.Si  membeberkan alasan pencalonannya tersebut, usai jabatannya sebagai Kepala Dinas  yang habis pada Januari 2018 lalu , Ir. Amarullah Leman mengaku awalnya berkeinginan pensiun dari dunia politik, hanya saja, ada dorongan dari sekelompok masyarakat yang menginginkan dirinya untuk tetap memperjuangkan kepentingan rakyat.

Dia mengatakan  sebagai calon Anggota DPR Aceh Visinya  “ Mengabdi dan Membangun Daerah untuk Kemaslahatan Umat”.

Selain itu Ir. Amarullah Leman, M.Si   mempunyai Misi kedepan  Mengupayakan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan umum dan agama, Mengupayakan alokasi dana APBD dan APBN yang lebih besar untuk pembangunan daerah kabupaten,  Mengupayakan pengelolaan dana OTSUS/DOKA untuk dikembalikan ke Kabupaten, Mengupayakan keterlibatan Pemda dan masyarakat Kabupaten dalam penyusunan Rancangan Qanun Aceh, Mengupayakan bantuan Beasiswa, bantuan sarana produksi yang dibutuhkan petani, dan menyediakan Rumah Singgah (Tenelen) di kota Banda Aceh bagi pengantar/ pendamping pasien yang harus dirujuk ke Rumah Sakit di Banda Aceh, Menerapkan pengetahuan dan pengalaman sebagai Birokrat dan Teknokrat pada tatanan Legislatif yang lebih baik dan Mengupayakan pelaksanaan Rehabilitasi dan Konservasi lahan, hutan, dan lingkungan hidup serta Mengakomodir dan memperjuangkan semua kepentingan daerah Kabupaten di tingkat Provinsi Aceh, jelas Ir. Amarullah Leman.

Saya mohon doa dan dukungan masyarakat Gayo Lues dan Aceh Tenggara dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nomor Urut 1 Dapil VIII , karena tanpa do’a dan dukungan saya tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Amarullah.

Menurut dia, kesiapan ikut dalam pesta demokrasi tersebut sudah bulat. Karena sudah mendaftar sebagai caleg ke DPR Aceh.

Dia mengatakan, saat ini sudah menyiapkan tim pemenangannya untuk bergerak. Salah satunya dengan meningkatkan koordinasi dan silaturahmi dengan masyarakat di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Saya optimistis dengan niat sungguh-sungguh akan meraih kursi di DPR Aceh,” jelasnya. (J.Porang)




Punishment Bagi Pelaku Money Politics Masih Lemah

Jerry Massie, Dr., Ph.D. Peneliti Kebijakan Publik Indonesian Public Institute

 

Peneliti Kebijakan Publik Indonesian Public Institute

BARANEWSACEH.CO – Sejauh ini money politics hanya sekadar small talk atau (basa-basi). Pasalnya, kekuatan hukumnya masih lemah. Dalam UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, tidak terlalu banyak mengatur akan hal ini. Sejauh ini, belum pernah ada punishment terkait kasus ini.

Apa alasan? saya pernah mengusulkan agar ada polisi kepemiluan. Tupoksi mereka adalah memeriksa setiap orang yang terlibat dalam money politics. Sebagai contoh, di birokrat atau ASN, ada polisinya atau Satuan Pol-PP. Yang tugasnya memeriksa jika ada pelanggaran baik kode etik maupun moral dari pegawai negeri sipil (PNS) itu sendiri.

Jika dibandingkan aturan money politik antara UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan UU Pilkada, maka bisa dikatakan lebih impresif dan progresif UU 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Sejatinya, Pasal 187 poin A hingga D harus diperkuat saja. Seperti disebutkan, orang yang terlibat politik uang sebagai pemberi bisa dipenjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan atau 6 tahun.

Selain hukuman badan, pelaku juga harus dikenakan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. Sanksi pidana juga berlaku bagi penerima uang berbau politik. Meski demikian, saya nilai antara weakness and strengthen (kelemahan dan kekuatan) sama-sama tetap ada.

Secara evidensia, maka sangat sulit membuktikan pelaku politik uang. Paling yang bersangkutan akan berkelit, dengan  alasan ini bagian cost politik. Oleh karena itu, perlu adanya pasal yang mencatumkan secara eksistensi, esensi dan substansi akan hal ini, biar tidak kabur.

Tapi akan sulit bagi penyidik untuk menetapkan sebagai tersangka. Contoh, kongkrit saja petinggi PSI sudah ditetapkan tersangka dalam pelanggaran pemilu oleh Bawaslu. Bahkan lembaga ini, sudah meminta pihak kepolisian menetapkan Sekjen dan Wasekjen sebagai tersangka namun hanya SP3 yang dikeluarkan.

Sudah saatnya polisi tidak lagi memeriksa pelanggaran Pemilu dan Pilkada seperti; mahar politik, money politics, politik dinasti dan sebagainya. Akan tetapi diserahkan ke Bawaslu atau KPU. Kalau tidak, maka tidak pernah akan ada hukuman. Perlunya ini ditetapkan pasal pidana. Biar the power of law cukup kuat. Kalau kita benar-benar mau menegakkan keadilan, maka jangan takut mengambil tindakan jika itu merugikan orang banyak.

Kalau tidak sekarang kapan lagi. Memang resikonya akan di tentang oleh partai-partai peserta Pemilu. Paling tidak ujung-ujungnya akan digugat atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Jadi percuma saja bikin aturan, jika itu hanya untuk dilanggar. Benar sekali istilah: “Political is queen of social science” (politik adalah ratu dari semua ilmu sosial). Hukum pun tak berkutik menghadapi ilmu politik. Padahal, peraturan dibuat untuk melindungi. (RED)




KIP Aceh Tenggara Jawab PPS Yang Rangkap Jabatan

Ilustrasi/net

Kutacane (Baranews.Aceh) – Komisi Independen Pemilihan(KIP) Kabupaten Aceh Tenggara menjawab pertanyaan sekaligus konfirmasi Jurnalis Baranews.Aceh tentang Panitia Pemungutan Suara(PPS) yang rangkap jabatan, melalui Kasubag hukum, Andi Afandi pada hari Rabu(10/10) pukul 11.20 Wib di Kantornya.

Kalau menurut PKPU no.3 Tahun 2018, tidak ada masalah PPS rangkap jabatan , ujar Andi Afandi kepada Wartawan media ini, sambil membuka dan menunjukkan PKPU di ponselnya, yang didampingi Wartawan Media Berantas Kriminal Medan, Tinus Purba dan Sekretaris PWI Aceh Tenggara, Buhari Esman Tambunan(Opung).

Lebih lanjut, Juru warta ini konfirmasi tentang SK perpanjangan anggota PPS yang habis bulan September, Andi Afandi mengatakan belum dapat dilakukan, berhubung Komisioner belum dilantik di paripurna DPRK, Kami masih menunggu instruksi KIP provinsi, dan tentang perpanjangan masa tugas PPS akan dilakukan sampai bulan Desember, kecuali ada anggota yang mengundurkan diri dan meninggal dunia, ucapnya.”

Hal PPS rangkap jabatan, sudah pernah diekspose media online Baranews.Aceh beberapa saat yang lalu, dan ditindak-lanjuti secara proaktif Panwascam Kecamatan Lawe Sigala-gala, karena dalam pemberitaan ada anggota PPS yang merangkap jabatan sebagai Sekretaris desa, Pendamping lokal desa, dan Guru.

Dalam kesempatan berbeda pada waktu lampau, Kuli tinta ini pernah konfirmasi kepada Ketua KIP Aceh Tenggara yang lama, Dedy Mulyadi,ST bersama Wakil pemimpin redaksi Media Berantas Kriminal, mengucapkan bahwa anggota PPS tidak boleh menerima gaji dari APBN, dan APBK,sambil mempersilahkan Wartawan untuk mencari fotocopy slip gaji anggota PPS.

Terakhir,Awak media ini konfirmasi tentang Bendahara Panitia pemilihan kecamatan(PPK) yang dipanggil Polres tentang gaji PPS yang belum dibayar 2 bulan pada masa Pilkada, Dia menuturkan bahwa Bendahara PPK di panggil Polisi untuk dimintai keterangan,tambahnya.”(P.Lubis)




DPW Pakar Bireuen Siap Kawal Pemilu Damai

BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Pusat Analisis Kajian Advokasi Rakya Aceh (PAKAR) Kabupaten Bireuen. Siap Mengawal dan Meng-advokasi penyelenggaraan “Pemilu Damai” yang bersih, jujur dan adil serta tanpa money politik di Bireuen pada 2019 akan datang.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPW PAKAR Bireuen. M Iqbal S. Sos dalam Konferensi Pesr, di aula Bireuen Partee, Sabtu (6-10-2018) sore.

M. Iqbal meminta, seluruh lapisan elemen masyarakat agar menyukseskan pemilu yang bersih, jujur, adil dan bertanggungjawab serta jauh dari praktik money politik (politik uang).

Mengingat pemilu 2019 sangat rawan potensi kecurangan, maka publik harus peka menyikapi kondisi tersebut. Termasuk, harus menghindari bujukan atau rayuan dari caleg tertentu yang mengiming-iming memberikan uang, supaya untuk memilih mereka dalam pemilu 2019 ini.

Disamping itu, PAKAR menyatakan siap untuk mengawal dan meng-advokasi proses penyelenggaraan pemilu. Sehingga dapat berlangsung kondusif sesuai dengan hati nurani, serta aspirasi masyarakat terkontaminasi dalam memilih wakilnya di parlemen dan presiden nantinya.

“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat yang memiliki hak pilih, agar menggunakan hak politiknya dengan jeli dan bijak pada hari pemilu tiba, serta tidak golput, jangan terpengaruh dengan provokator. Jangan sampai rakyat menjadi rugi dikemudian hari, “katanya.

M Iqbal yang didampingi Direktur Eksekutif PAKAR Aceh, Muhammad Khaidir SH menjelaskan, pihaknya tidak memiliki interest terhadap caleg tertentudan secara organisasi, selalu berkomitmen menjaga netralitas. Jika ada yang terlibat dalam tim sukses, atau mencalonkan diri pada pileg maka akan diberhentikan secara tidak hormat alias dipecat.

“Maksud dan tujuannya hanyalah demi menjaga semangat bersama, untuk terus mewujudkan pemilu yang bersih, tidak dinodai oleh kecurangan para kandidat yang ambisius, sehingga menghalalkan segala cara demi merebut kursi empuk di parlemen, “jelasnya.

Lanjutnya, kami juga meminta penyelenggara pemilu, mulai KIP, PPK, PPS, Bawaslu, Bawaslu Kecamatan dan PPL, agar dapat melaksanakan tugas secara ptofesional serta tidak melakukan tindakan yang melanggar etika, “tegasnya.

Sementara itu, M. Fadhil (Fadhil Juang) dalam kesempatan yang sama juga menyapaikan sedikit polemik yang kini sedang gencar dibicarakan oleh masyarakat Bireuen tentang pembelian (Pengadaan) mobil dinas baru untuk Bupati Saifannur, S.Sos dengan anggaran 1,9 M yang diplotkan dari APBK-P 2018.

Fadhil mengatakan, pembelian mobil mewah untuk bupati Bireuen sebenarnya jika dikaji secara prosedur dan aturan ‘ya sah-sah saja. Namun, jika dilihat secara moral, itu terlihat tidak etis, karena masyarakat kita masih banyak yang miskin. Pemimpin janganlah berfoya-foya atau bermewah-mewah diatas penderitaan rakyatnya, “tutupnya. (Adam)




Terkait Gugatan PNA, Panwaslih Gelar Mediasi dengan KIP Nagan Raya

Suka Makmue, Baranewsaceh.co – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Nagan Raya menggelar mediasi sengketa keterlambatan laporan dana kampanye calon legislatif Pemilu 2019, Jumat (05/10).

Ketua Divisi Hukum dan Penindakan Panwaslih Nagan Raya, Adam Sani, S.HI., MH mengatakan, pihaknya hari ini memediasi antara partai politik lokal PNA dengan KIP setempat.

“Pemohon yakni yakni Partai Nanggroe Aceh dan termohon atau KIP Nagan Raya kami datangkan pada mediasi ini. Dalam sidang mediasi ini kami meminta keterangan dari pemohon dan termohon,” kata Adam Sani.

Pada mediasi itu, masing masing pihak mempedomani UU secara berbeda. PNA berpedoman pada UU Nomor 7 tahun 2017 tentang penyelenggaraan pemilu dimana disana ada celah keterlambatan di proses 12 hari sebelum rapat umum.

Sedangkan KIP setempat berpedoman pada PKPU, sehingga laporan awal dana kampanye partai PNA dianggap lambat beberapa menit.

Dalam pertemuan itu kedua belah pihak, mencapai kesepakatan yaitu KIP menerima hasil mediasi hari ini. Dengan mempertimbangkan niat baik parlok tersebut.

“Kita menerima dengan mempertimbangkan niat baik partai lokal tersebut,” terang M. Yasin selaku ketua KIP Nagan Raya.

Secara terpisah, Ketua PNA Nagan Raya, Teuku Cutman, SE menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Panwaslih yang telah memediasi pihaknya dengan KIP Nagan Raya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Panwaslih dan KIP atas hasil pertemuan kita hari ini,” ungkap Cutman.

Informasi yang diperoleh media ini, tak hanya PNA, terdapat 4 partai politik lainnya yang akan menempuh jalur mediasi diantaranya Partai Demokrat, Partai Sira, PA, dan PAN. (ARIF)




KIP Gayo Lues Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berbasis Warga Kepada Klub Motor

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – KIP Gayo Lues menggelar  kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih berbasis warga  kepada kelompok motor RX King Club dan morta Louser Club sebanyak 30 Orang. bertempat di Kafe Sabena Blangtenggulun Kampung Penggalangan Kecamatan Blangkejeren  Sabtu, (29/09/ 2019)

Ketua KIP Kabupaten Gayo Lues Said Abdullah SE mengatakan “ Kegiatan ini adalah rangkaian kegiatan yang telah diprogramkan KPU pusat dengan sasaran kelompok pemula, kelompok warga.

Kami dari KIP Gayo Lues mengajak para pemilih terutama Club motor yang berhadir untuk berperan aktif dalam menyampaikan aspirasinya dalam bentuk menentukan pemilihan para calon legeslatif dan pilpres tahun 2019, ujarnya.

KIP Gayo Lues berharap Jangan sampai gara gara pileg dan pilpres masyarakat kita menjadi korban seperti yang terjadi pada saat pelaksanaan Pilkada tahun 2017, saat ini kami hadir ditengah tengah masyarakat untuk mensosialisasikan kepada peserta dan apabila ada hal yang belum jelas nanti akan kita buka sesi tanya jawab Cara menggunakan hak pilih dan lainya, Kata Said Abdullah.

Ditempat yang sama komisioner KIP Ika Anggraeni ST (Divisi SDM dan Parmas), mengatakan “  Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu 2019, saya berharap dengan kegiatan ini para peserta tahun waktu pelaksanaan pemilihan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019.

Pada Pemilu kali ini kita akan memilih 5 (lima)wakil kita baik DPR RI, DPD, DPRA, DPRK, PRESIDEN/WAKIL PRESIDEN adapun jumlah partai yang memiliki Caleg di Kab. Gayo Lues sebanyak 17 partai dengan jumlah caleg pada pemilu 2019  berjumlah 211 Orang Caleg dari 3 dapil., ujarnya.

Pastikan para peserta masuk dalam daftar pemilih dan apabila belum masuk dalam daftar pemilih saat ini sampai oktober 2018 KIP masih membuka kesempatan dengan mendatangi PPS, PPK maupun langsung KIP, dan para peserta dapat mengecek apakah para peserta yang hadir sudah terdaftar dengan mengecek  di website Sidalih3.kpu.go.id , kata Ika Anggraeni ST.

Saat ini sudah masuk dalam tahapan Kampanye mulai tanggal 23 September 2018 sampai tanggal 13  April 2019  KIP berharap club motor RXKing dan Morata Louser  jangan sampai tidak terdaftar, jelas Ika Anggraeni ST. (ABDIANSYAH)

 




Fakhrurrazi Resmi Maju DPRK Pijay No Urut 6

BARANEWSACEH.CO – PIJAY – Kontestasi politik 2019 mendatang mendapat perhatian tersendiri di kalangan masyarakat, tidak hanya di pilpres, juga di pileg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota. Hal ini sangat menyita perhatian publik karena diwarnai dengan hadirnya pemuda di pileg 2019, hampir semua tingkatan jumlah pemuda yang bertarung di Pemilihan Legislatif mendatang mencapai 60% atau sebagian besar pemudalah yang mewarnai pileg 2019. Maka sudah saatnya pemuda harus mengambil peran dalam pertarungan tersebut.

FAKHRURRAZI salah satu tokoh muda asal Pidie jaya dan juga sekarang sekretaris Tim Asisten Irwandi Yusuf yang saat ini juga bakal bertarung menuju kursi DPRK Pidie jaya melalui Partai Nenggroe Aceh (PNA) melalui para lokal Dapil 4 meliputi kecamatan TRIENGGADENG dan kecamatan PANTERAJA

“Insyaallah, saya resmi maju di DPRK Pidie jaya Pasca penetapan oleh KIP Pidie jaya melalui DCT, saya sudah terdaftar secara resmi sebagai salah satu calon legislatif yang akan bertarung di pileg 2019 mendatang” ujar pemuda asal Trienggadeng tersebut.

Lanjutnya, “tujuan saya maju di pileg tidak lain ingin mewakili aspirasi pemuda dan seluruh masyarakat Trienggadeng Panteraja Dapil 4 . Pada kesempatan ini jika saya nanti di percaya oleh rakyat Pidie Jaya untuk duduk di parlemen, insyaallah akan memperjuangkan aspirasi anak muda yang kreatif sesuai dengan kebutuhan baik dari segi kewirausahaan, ekonomi dan peluang kerja lainya. Selanjutnya kita akan berkeadilan atas aspirasi masyarakat yang akan disampaikan kepada kita kedepan ketika terpilih di parlemen dan juga semua suara yang diprioritaskan”, tegas Fakhrurrazi yang sering di sebut Mas deee (RED)




Sah Ditetapkan DCT, Ria Faradipa Siap Rebut Satu Kursi di DPRK Bireuen

BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – 2019 mendatang menjadi tahun pesta politik yang paling besar, selain pemilihan presiden, juga diikuti dengan pemilihan legislatif yaitu pemilihan DPD RI, DPR RI, DPRD tak terkecuali DPRK.

Berdasarkan beberapa permasalahan yang dianggap belum ada titik terang, Ria Faradipa Amd.Keb salah satu putri asli Bireuen mengkokohkan niatnya untuk maju di pemilihan legislatif mendatang.

“Iya betul, saya akan maju di pileg 2019 melalui Partai Aceh (PA) sebagai Calon Legislatif DRPK Bireuen, daerah pemilihan (Dapil) I mewakili kecamatan Kota Juang dan Kuala. Dan Alhamdulillah sudah masuk dalam DCT (daftar calon tetap) dengan nomor urut 06 seperti yang diumumkan oleh KIP Bireuen beberapa waktu yang lalu” ujar salah satu aktivis perempuan Bireuen tersebut, Kamis (27-09-2018).

Dara kelahiran 07 April 1996 yang juga aktif di ikatan Duta Wisata kabupaten Bireuen itu sudah membulatkan tekadnya untuk memperjuangkan hak-hak rakyat yang dianggap belum tersampaikan saat ini, terutama hak para perempuan Bireuen, “tuturnya.

“Salah satu fokus utama yang kita perjuangkan nanti adalah hak daripada tenaga kesehatan yang selama ini terkesan tidak diprioritaskan bahkan tidak anggap, faktanya adalah kita semua berharap pelayan maksimal dari tenaga kesehatan di rumah sakit tapi mereka sendiri masih status bakti tanpa gaji, itu menjadi salah satu faktor kurang maksimalnya pelayan oleh tenaga kesehatan, “lanjut gadis yang baru menamatkan studinya di Akademi Kebidanan Munawarah Bireuen tersebut.

Lebih lanjut, kata Ria. Yang juga salah satu fungsioner pengurus KNPI Kabupaten Bireuen itu mengatakan, masih banyak hal lain yang akan diperjuangakan diparlemen nantinya, berdasarkan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Ia berharap jika nanti diberikan kepercayaan, maka ia akan turun langsung setiap tahunnya untuk mendengarkan aspirasi rakyat.

“Selain masalah tenaga kesehatan, kita banyak hal lain yang juga ingin kita perjuangankan, dan setiap tahunnya akan kita usahakan untuk turun mendengarkan langsung aspirasi rakyat, maka dari itu secara pribadi saya mohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk meraih satu kursi di parlemen legislatif kabupaten Bireuen demi memperjuangkan hak-hak rakyat, “jelas perempuan yang juga kader aktif HMI Cabang Bireuen dan juga di kepengurusan Pemuda Pancasila Kabupaten Bireuen tersebut. (ADAM)




Tokoh Masyarakat Dukung Muhammad Sebagai Caleg DPR Aceh

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Tokoh Masyarakat Gayo Lues  dan cendekiawan muslim, serta Cerdik pandai di Kabupaten Gayo Lues sudah melakukan diskusi secara mendalam terhadap satu Calon Anggota Legeslatif DPR Aceh, Kamis, (27/09/2018).

Beberapa tokoh Masyarakat yang datang memberikan dukungan diantaranya Tgk Adam, S.Pdi dan tokoh masyarakat lainnya, tidak ada hal yang meragukan Muhammad dari Caleg DPR Aceh nomor urut 4 Dapil 8  kita dukung untuk wakil Kita di DPR Aceh,” jelas Tgk. Adam.

Tgk. Adam, S.Pdi menjelaskan, dukungan tokoh masyarakat Gayo Lues khususnya Kampung Gele,  yakin bahwa Muhammad memang layak dan sangat pantas menjadi  DPR Aceh karena begitu banyaknya permintaan dan dukungan masyarakat yang menginginkan agar Muhammad menjadi Calon DPR Aceh di Pemilu 2019.

Artinya, jika rakyat meminta seseorang untuk menjadi DPR Aceh, rakyat sadar sepenuhnya dan mengetahui betul bahwa orang itu memang memiliki kemampuan dan kompetensi untuk menjadi wakil rakyat, jelas Tgk. Adam (J.PORANG)




Rahmat Asri Sufa Resmi Maju Ke DPRK Bireuen Melalui Dapil Bireuen 2

Medan, Baranewsaceh.co  – Kontestasi politik 2019 mendatang mendapat perhatian tersendiri di kalangan masyarakat, tidak hanya di pilpres, juga di pileg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota. Hal unik tersebut diwarnai dengan hadirnya pemuda di pileg 2019, hampir semua tingkatan jumlah pemuda yang bertarung di Pemilihan Legislatif mendatang mencapai 55% atau sebagian besar pemudalah yang mewarnai pileg 2019, Rabu (26/9/2018)

Rahmat Asri Sufa, salah satu tokoh muda asal Aceh di Medan yang saat ini terdaftar sebagai mahasiswa pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan ini juga bakal bertarung menuju kursi DPRK Bireuen melalui Partai Demokrat Dapil 2 Bireuen.

“Insyaallah, saya resmi maju di DPRK Bireuen. Pasca penetapan oleh KIP Bireuen melalui DCT, saya sudah terdaftar secara resmi sebagai salah satu calon legislatif yang akan bertarung di pileg 2019 mendatang”, ujar pemuda asal Peusangan ini

Lanjutnya, “tujuan saya maju di pileg tidak lain ingin mewakili aspirasi pemuda Dapil 2 yang mencakup Kecamatan Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krung dan Jangka di DPRK Bireuen. Semoga dengan banyaknya hadir pemuda di parlemen, suara pemuda akan terwakili dan diprioritaskan”, tegas Rahmat yang juga Wakil Sekretaris Partai Demokrat Bireuen (NS)




Rajali Pengusaha Muda Sosoknya Tegas dan Bersahaja Ramaikan Bursa Caleg Gayo Lues

Baranesws(GayoLues) Berlatar sebagai Sosok Pengusaha muda yang baru memulai karir dalam kompetisi dalam perpolitikan dikabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh.

Meniti karir politiknya dari bawah melalui partai Golongan karya.

Dalam konstestasi politik walau masih pemula namun pengusaha muda ini tidak mudah patah arang untuk mengadu nasib didunia politik,semangatnya sangat tinggi untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan mandiri dalam pembangunan kabupaten Gayo lues ke masa yang akan datang.

Sebagai pengusaha Muda suami dari Nurma S.Fitri,dan anak pasangan alm.H. Abu Rahmad/Hj.Siti Fatimah.

Dengan membawa visinya”Bergerak Bersama Rakyat Insyah Allah kita bisa”begitulah sekilas sosok jiwa muda yang energik ini. Semoga berkenan dihati masyarakat Gayo Lues khususnya dapil I Kecamatan Blangpegayon dan Kecamatan Putri Betung,dan kelak siap mengemban amanah rakyat .(J.PORANG)




Maju Jadi Caleg DPR Aceh Dapil 8, Muhammad Mohon Do’a dan Dukungan Masyarakat Gayo Lues dan Agara

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Muhammad, Putra Asli Gayo Lues  maju menjadi caleg DPR Aceh Daerah Pemilihan  Aceh 8 di Pemilu 2019,Hal ini dipastikan setelah  KIP Aceh mengeluarkan Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Pada Pemilihan Umum Tahun 2019 Provinsi Aceh, pada 21 September 2018 di Banda Aceh.

Muhammad maju dalam Pileg 2019 diusung dari dari PDI Perjuangan sebagai calon anggota legislatif DPR Aceh dari Daerah Pemilihan (Dapil) 8 yaitu Kabupaten Gayo Lues, dan Kabupaten Aceh Tenggara Nomor urut 4.

“Pencalonan diri sebagai Caleg DPR Aceh ini guna menyambung ikatan dan perjuangan rakyat Gayo Lues dan Aceh Tenggara melalui pintu politik, sehingga saya punya rumah politik dan legitimasi untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat Gayo Lues dan Aceh Tenggara dengan lebih baik,” ujarnya  di Blangkejeren Minggu, (24/08/2018).

Selain itu dikatakan Muhammad, pencalonannya sebagai caleg selain didukung internal partai juga dukungan masyarakat. Sehingga, dia kembali menyatakan maju dalam Pileg 2019.

Dengan mengucap Bismilahirrahmannirrahim, saya mohon doa dan dukungan masyarakat Gayo Lues dan Aceh Tenggara untuk mencalonkan kembali sebagai caleg DPR Aceh dari PDI Perjuanga, karena tanpa do’a dan dukungan saya tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Muhammad kepada wartawan.

Menurut dia, kesiapan ikut dalam pesta demokrasi tersebut sudah bulat. Karena sudah mendaftar sebagai caleg ke DPR Aceh.

Ia mengatakan, saat ini sudah menyiapkan tim pemenangannya untuk bergerak. Salah satunya dengan meningkatkan koordinasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Saya optimistis dengan niat sungguh-sungguh akan meraih kursi di DPR Aceh,” ujarnya. (J.Porang)




Jadi Caleg Partai Aceh, Marzuki,ST Janji Amanah

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Marzuki,ST, mengaku bersyukur menjadi calon DPRK Gayo Lues dari Partai Aceh. Dia berjanji bakal amanah buat mengusung aspirasi rakyat.  Hal tersebut disampaikan kepada wartawan Minggu, (23/09/2018) di Blangkejeren.

“Bicara amanah, wakil rakyat dari Partai Aceh, Insya Allah bisa menjanjikan itu,” kata Marzuki .

Berkaitan dengan motivasinya masuk ke partai politik, Marzuki tidak menjelaskan secara gamblang. Dia malah mengatakan ingin menyentuh warga daerah pemilihan nantinya bisa tersentuh hatinya.

“Saya ingin semua kalangan, di dapil I Kabupaten Gayo Lues, bisa tersentuh dengan hati, jadi kita bicara apa yang diinginkan masyarakat, itu yg kita bawa,”kata Marzuki.

Marzuki tidak mau mengumbar janji apakah dia bakal lolos menjadi caleg atau tidak. Tetapi, jika tembus, dia mengaku apa sesungguhnya harapan masyarakat terhadap calon legislatif. Terlepas dari posisi para caleg dari berbagai baju seragam, dimata masyarakat sesungguhnya yang paling penting adalah tidak lagi menjadikan masyarakat sebagai subjek yang bersalah ketika salah memilih orang dalam pemilu nanti.

Seharusnya jauh sebelum mereka menjadi calon Legeslatif yang sudah pasti menjadi salah satu  pilihan masyarakat nantinya, tentunya sudah paham betul apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat saat ini, tegas Marzuki.

Kita selaku wakil rakyat nantinya untuk masyarakat dan menjadi pelayan masyarakatlah yang sekiranya pantas menjadi anggota dewan impian dan harapan rakyat.

Dia memiliki niat yang ikhlas. Hati yang ikhlas di sini maksudnya adalah hati dari calon legislatif itu benar-benar untuk melayani masyarakat. Bukan yang Cuma ingin bekerja dan memperoleh manfaat ekonomi atau nama baik melaluinya.  Tidak dapat dipungkiri, jujur memang hal yang mutlak harus ada agar seseorang bisa dipercaya, yaitu selaras antar ucapan dan tindakannya, sebut Marzuki. (HP)




Mashuri Haryono Caleg DPRK Aceh Tenggara Nomor Urut 1 Dapil 3 Dari PKB

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  Mashuri Haryono menyatakan  siap menjadi calon legislatif (caleg) Kabupaten Aceh Tenggara pada Pemilu 2019 mendatang. Hal itu disampaikan Mashuri kepada Wartawan, Minggu, (23/09/2018).

Dia mengatakan pengusungan dirinya sebagai Caleg dari Partai PKB Nomor Urut 1 Dapil 3 Kabupaten Aceh Tenggara yang meliputi (Kecamatan SSemadam dan Lawe Sigala-Gala ).

Selain itu dikatakan Mashuri Haryono “ Saya Menjadi anggota dewan (calon dewan/ legislatif) menjadi harapan dan kebanggaan bagi sebagian masyarakat di Aceh Tenggara, dan menjadi harapan masyarakat bagi calon dewan yang terpilih nantinya agar dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat yang memilihnya.

Selain tugas mulia yang diemban juga memiliki status sosial yang menjadi perhatian dimasyarakat, kata Mashuri .

Mashuri berharap masyarakat Dapil 3 Agara memilih dia pada nomor urut 1 Partai PKB.  Dia akan berjanji jika masyarakat mengamanahkan kepada dia kelak sebagai DPR akan tetap mengedepankan kejujuran dan memiliki sikap yang profesional, yang selalu memikirkan kepentingan masyarakat selain pendekatan kepada masyarakat merupakan cara efektif untuk meraih simpati masyarakat karena akan terjalin komunikasi yang efektif antara Calon Anggota Dewan dengan masyarakat, ujarnya.

Saya akan berintegritas yang tinggi dengan demikian, jika menjadi wakil rakyat kelak akan memperjuangkan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi, dan ikut membangun daerah Kabupaten Aceh Tenggara lebih maju ke depan, sebut Mashuri.

Dia juga mengatakan  “Sekarang beda, jangan sampai salah menafsikarkan. Sekarang masarakat lebih pintar dan cerdas. Artis iya, tetapi yang memiliki kompentensi,” ujar Mashuri kepada Wartawan, di  Kutacane, Minggu, (23/09/2018). (Yasir)




Marzuki, ST Ramaikan Bursa Caleg 2019 di Dapil 1 Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bursa calon legislatif akan kembali diramaikan oleh kader muda potensial dari Partai Aceh (PA) nomor urut 5 Dapil 1 telah menyatakan dirinya siap untuk maju dalam Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) DPRK Gayo Lues bersaing dengan kader muda dari partai atau unsur yang berbeda.

Sosok muda kelahiran tahun 1973 ini, bertekad untuk berpartisipasi aktif membangun negeri Seribu Bukit melalui jalur parlemen.

Marzuki, ST, mengatakan Minggu, (23/09/2018), dirinya merasa terpanggil masuk Calon Legeslatif Kabupaten Gayo Lues pada Pemilu 2019,  karena melihat daerah ini masih kurang sentuhan terhadap peran peningkatan pembangunan di Kabupaten Gayo Lues.

“Bagi saya melalui politiklah bisa memberi kontribusi secara ril terhadap masyarakat . Tentu saja dengan melahirkan kebijakan-kebijakan pro rakyat dan itu hanya bisa digodok di DPRK ,” kata Marzuki .

Marzuki mengatakan ” Saya siap mengemban amanah rakyat di parlemen jika diberi amanah rakyat.”

Marzuki  mengaku maju dari daerah pemilihan I Kabupaten Gayo Lues  dari Partai Aceh nomor urut 5 yang meliputi Kecamatan Blangkejeren, Kecamatan Blangpegayon dan Kecamatan Putri Betung.

Dia berharap masyarakat akan memilih dirinya dan memohon dukungan dan do’a restu kepada masyarakat Kabupate Gayo Lues khususnya Dapil 1, jelasnya. (HP)




KIP Kabupaten Gayo Lues Tetapkan DCT DPRK Gayo Lues 211 Calon

Ketua KIP Kabupaten Gayo Lues Said Abdullah, SE

BARANEWSACEH.CO, GAYO LUES – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Gayo Lues menetapkan daftar calon tetap (DCT) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten  (DPRK) Gayo Lues  sebanyak 211 calon.  Penetapan DCT ini dilakukan di Kantor KIP Kabupaten Gayo Lues, Jalan MZ. Abidin Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, Kamis (20/9/2018) .

“KIP Kabupaten Gayo Lues menetapkan DCT Anggota DPRK Gayo Lues  sebanyak 211 calon berdasarkan Ketentuan Ayat 2 Pasal 28 PKPU no 20 Tahun 2018 tentang pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat,  Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota, ” ujar Ketua KIP Kabupaten Gayo Lues Said Abdullah, SE di Kantor KIP Kabupaten Gayo Lues, Jum’at  (21/09/2018).

 

KIP Kabupaten Gayo Lues mengumumkan Daftar Calon tetap (DCT) Bakal Calon Anggota DPRK Gayo Lues dalam Pemilu Tahun 2019 nomor 33 / HM.02-PU/06/Kab/IX/2018.

Dari jumlah 211 tersebut, terdapat 126 caleg laki-laki dan 85 caleg perempuan. Dengan demikian porsentase perempuan di Pemilu 2019 di Kabupaten Gayo Lues sebanyak 40,28 persen.

Said Abdullah, SE  juga menuturkan bahwa pihaknya juga menetapkan DCT anggota Dewan Perwakilan Kabupaten (DPRK) Gayo Lues sebanyak 211 orang yang tersebar di 45 daerah pemilihan. Penetapan ini dituangkan dalam Keputusan KIP Kabupaten Gayo Lues Nomor : 33 /HM.02-PU/06/Kab/IX/2018 Tentang Daftar Calon Tetap (Dct) Anggota DPRK Gayo Lues Dalam Pemilu Tahun 2019

Berikut jumlah calon anggota DPRK Gayo Lues dari 3 Dapil sebanyak 211 calon dengan rincian sebanyak 126 calon laki-laki dan 85 calon perempuan,” jelas Said Abdullah,  Berikut ini jumlah DCT per partai. (ABDIANSYAH)

 

 




Ini Lokasi Penetapan Pemasangan Alat Peraga Kampanye Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 7 Tentang Pemilihan Umum dan  Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi pemilihan Umum Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye Pemilihan Umum, Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye dilarang berada  diantaranya Tempat ibadah termasuk halaman, Rumah Sakit atau Tempat Pelayanan Kesehatan, Gedung Milik Pemerintah, Lembaga Pendidikan (Gedung dan Sekolah), KIP Kabupaten Gayo Lues telah menggelar kegiatan rakor dalam rangka penetapan lokasi pemasangan alat peraga kampanye PEMILU 2019 bertempat di Oproom Setdakab Gayo Lues, Kamis, (13/09/2018).

Dari hasil Rapat Koordinasi di Oproom Setdakab Gayo Lues, Kamis, (13/09/2018) tersebut ditetapkan lokasi pemasangan alat peraga yang ditentukan oleh KIP Kabupaten Gayo Lues.

Adapun lokasi pemasangan alat peraga yang ditentukan oleh KIP Kabupaten Gayo Lues dari untuk seluruh dapil di Kabupaten Gayo Lues adalah sebagai berikut :

DAPIL l (satu) 

  1. Kecamatan Blangkejeren : di Simpang Tiga TVRI
  2. Kecamatan Blangpegayon : Simpang Cinta Maju
  3. Kecamatan Putri Betung : Depan Kantor Camat Putii Betung.

DAPIL ll (Dua)

  1. Diantara Kecamatan Kutapanjang dan Blangjerango : – Depan Polsek Kutapanjang,
  2. Kecamatan Tripe Jaya : Depan Kantor Camat Tripe Jaya
  3. Kecamatan Terangun : Simpang Kampung Padang

DAPIL lll (Tiga)

  1. Kecamatan Pining : Daerah Kampung Pertik
  2. Antara Kecamatan Rikit Gaib dengan Pantan Cuaca : Lokasi TVRI Cane Uken

Untuk Tambahan Baliho :

  1. Daerah Masing-masing Kecamatan Simpang Kantor DPRK Gayo Lues
  2. Sekretariat Partai Masing masing di Kabupaten
  3. Sekretatiat Partai masing-masing di Kecamatan
  4. Sekretariat Partai masing-masing di Kampung Selama Baliho yang dicetak mencukupi

Pemasangan Sepanduk

  1. Di Pinggir atau bahu ruas jalan Nasional, Provinsi, Kabupaten dan Kampung
  2. Di Pagar rumah warga/’ Badan Swasta

Dengan seizin Pemilik rumah /Badan Swasta

  1. Posko Partai di Kabupaten. Kecamatan dan Kampung
  2. Pemasangan umbul umbul :
  3. Sepanjang bahu atau Pinggir Jalan selama tidak menggangu ketertiban Umum
  4. Posko partai politik masing masing.

(ABDIANSYAH)




Bupati Gayo Lues Rapat Koordinasi Dalam Rangka Penetapan Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye Pemilu Tahun 2019

Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – KIP Kabupaten Gayo Lues menggelar kegiatan rakor dalam rangka penetapan lokasi pemasangan alat peraga kampanye PEMILU 2019 bertempat di Opsroom Setdakab Gayo Lues, Kamis, (13/09/2018).

Kegiatan rakor diikuti oleh sekitar 50 Orang dan tampak hadir diantaranya Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru, Ketua KIP Gayo Lues Said Abdullah SE, Ketua Panwaslu Kabupaten Gayo Lues Sulaiman SSos, Komisioner Panwaslu Ali Nurdin, Para komisioner KIP Kabupaten Gayo Lues, Waka Polres Gayo Lues Kompol Adndyano, SKM dan para Ketua Partai Politik peserta PEMILU 2019.

Ketua KIP Gayo Lues  Said Abdullah, SE dalam sambutannya mengatakan “ Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 7 Tentang Pemilihan Umum dan  Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi pemilihan Umum Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye Pemilihan Umum, Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye dilarang berada  diantaranya Tempat ibadah termasuk halaman, Rumah Sakit atau Tempat Pelayanan Kesehatan, Gedung Milik Pemerintah, Lembaga Pendidikan (Gedung dan Sekolah).

Berkenaan dengan hal tersebut diatas, kami meminta Kepada Bapak Bupati Gayo Lues untuk memberikan Informasi tentang Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye yang diizinkan/diperkenankan oleh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk dipasang pada masa dilaksanakannya tahapan kegiatan kampanye (23 September 2018 s/d 13 April 2019) untuk menjaga keindahan dan kerapian Kabupaten Gayo Lues, ujarnya.

Apabila dari ketua Parpol ada masukan atau saran tentang tempat pemasangan alat peraga kami persilahkan dan nanti akan di putuskan tempat yang di ijinkan oleh Pemda, jelasnya.

Menanggapi hal itu Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru  mengatakan “  Saya merasa belum lama kita melaksanakan Pilkada sehingga tentunya kita masih ingat bagaimana aturan tempat pemasangan alat peraga kampanye, sehingga untuk penentuan tempatnya kita mengacu seperti pada Pilkada kemarin”.

Untuk pelaksanaan pada saat Pilkada kemarin telah bagus hanya perlu lebih di tertibkan lagi, ujarnya.

Bupati mengatakan Hanya yang menjadi perhatian saya jangan merusak/memasang alat peraga dengan memaku pohon atau memasang di tiang listrik yang dapat mengganggu jaringan listrik.

Untuk teknis jumlah dan ukuran alat peraga partai dan perorangan saya serahkan kepada KIP sesuaikan dengan aturan yang ada, jelas H. Muhammad Amru. (ABDIANSYAH)




Main Dua Kaki, Pengamat: Elektabilitas Partai Demokrat Dapat Tergerus

Pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie.

Jakarta, Baranewsaceh.co – Adanya tudingan bermain dua kaki yang dialamatkan kepada partai Demokrat, dinilai sesuatu hal yang lumrah dalam politik di tanah air. Demikian dikatakan pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie.

Menurut Jerry, politik dua kaki sering dimainkan baik legislator maupun pimpinan partai. Hal itu lumrah, memang ada unsur negatifnya namun adapula unsur positif.

” Kalau secara etis maka ini agak kurang elegan dan santun tapi kalau kacamata politik sah-sah saja. Kan ada juga mualaf politik, politik bunglon,” kata Herry kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/8/2018).

Jerry melihat, apa yang sedang dilakukan partai Demokrat saat ini hanya ingin aman saja. Karena Partai Demokrat sudah tidak lagi ngotot dengan gagal AHY menjadi cawapres.

“Memang terobosan Demokrat tidak seperti waktu lalu. Barangkali masih down dengan tak di akomodirnya AHY ataupun ada penyebab lain seperti putusnya komunikasi politik,” ungkap Jerry.

Selain itu, Jerry juga menilai, bahwa sekian lama Demokrat berada pada garis comfort zone sejak SBY jadi orang nomor satu RI. “Jadi mereka tak bisa beradaptasi dengan political stlye,” tuturnya.

Lebih jauh Jerry memprediksi, dengan ada DPD menyatakan dukung Jokowi seperti NTB, Papua, Jatim dan Sulawesi Utara maka amunisi partai Demokrat akan berkurang pengaruhnya pada pileg. Bahkan, Jerry juga menduga jika hal ini dibiarkan maka elektabilitas partai Demokrat bisa tergerus.

“Apalagi di 4 provinsi merupakan benteng atau basis Demokrat bisa saja tergerus elektabilitasnya. Apalagi di 4 provinsi menjadi benteng mereka bisa lepas,” katanya.

Dengan adanya fenomena tersebut, kata Jerry, daya gedor demokrat di Pileg akan berkurang nantinya. Bahkan, Politik confidence atau percaya diri PD terlalu besar. Jadi kurang lagi membaca fenomena di daerah.

” Ini sebuah hal yang buruk dimana para kadernya ramai-ramai hengkang. Belum lagi mantan juara dunia tinju Chris Jhon yang hengkang ke Nasdem,” jelasnya.

Dengan kondisi seperti ini, Jerry memperkirakan, posisi Partai Demokrat bisa turun di bawah dari partai yang ada. ” Bisa jadi sebetulnya posisi mereka berada pada posisi 5-6 di bawah PDI-P, Golkar, Gerindra dan PKB. Namun tinggal bagaimana mereka memolesnya,” tutup Jerry. (Hdr)

INDONEWS.ID




Partai Perindo Gayo Lues Perkuat Kerjasama Internal Caleg

Penyerahan Stiker yang diserahkan DPW Partai Perindo Aceh. Stiker tersebut diserahkan oleh Hamdani Hamid Calon DPR RI partai Perindo dan Dra.Hj Hanifah.S calon DPRA dapil 8 Partai Perindo kepada Calon DPRK Gayo Lues Dapil I Partai Perindo Genab,Ama.Pd sebagai ketua Tim Pemenangan Partai Perindo Kabupaten Gayo Lues.

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Sekretaris Partai Perindo Kabupaten Gayo Lues, M. Yusuf Ariga, memberikan dorongan kepada calon legeslatif  yang diusung Partai Perindo yang akan bertarung di pemilu legislatif tahun 2019 mendatang.

Yusuf Ariga mengaakan “ untuk meraih kemenangan di pemilu legislatif tahun 2019 adalah bekerja lebih keras dan berbuat lebih banyak daripada apa yang dilakukan yang lain, namun kerja keras itu tak hanya dilakukan oleh perorangan, melainkan secara kolektif.

Hal tersebut disampaikan Minggu, (09/09/2018) di Blangkejeren pada saat  acara penyerahan Stiker yang diserahkan DPW Partai Perindo Aceh. Stiker tersebut diserahkan oleh Hamdani Hamid Calon DPR RI partai Perindo dan Dra.Hj Hanifah.S calon DPRA dapil 8 Partai Perindo kepada Calon DPRK Gayo Lues Dapil I Partai Perindo Genab,Ama.Pd sebagai ketua Tim Pemenangan Partai Perindo Kabupaten Gayo Lues.

Menanggapi Hal itu Genab, A.Ma.Pd mengatakan  “ Kemenangan diukur dari sejauhmana usaha kita dan jangan lupa, DPR RI, DPR Aceh, dan DPRK itu bukan kerja sendiri, namun ini adalah kerja bersama,” tegasnya.

Genab, A.Ma.Pd mengingatkan pasangan calon DPRK Partai Perindo bahwa mereka masih memiliki waktu beberapa bulan lagi  untuk melakukan sosialisasi. Menurutnya,  tak ada ruang untuk pesimis, karena yang terpenting adalah kerja keras dan keyakinan untuk menang,  Mari bekerja keras, ujarnya.

Menurut Genab, A.Ma.Pd, pihaknya memberikan dukungan kepada Caleg DPR RI dan DPRK Partai Perindo karena track record serta kapasitas yang dimilikinya, jelasnya.

Selanjutnya, Genab, A.Ma.Pd juga membangun motivasi untuk para caleg Partai Perindo  yang akan bertarung di tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun di tingkat pusat agar tetap fokus dengan kerja-kerja kemasyarakatan untuk memenangkan kontestasi di dalam event demokrasi ini.

Dia juga mengatakan “caleg harus bekerjasama dengan caleg di bawahnya. Misalnya caleg DPR RI menggandeng caleg DPR Aceh dalam berkampanye. Sementara caleg DPRA melakukan kerjasama dengan caleg kabupaten. ”Nanti saling melengkapi,” tegas Genab, A.Ma.Pd.

Ia memandang, proses pileg 2019 menjadi momentum yang sangat tepat bagi caleg untuk melakukan pendekatan kepada calon pemilih. Mereka bisa melakukan kunjungan ke pemilih sambil mengenalkan diri dalam rangka pileg 2019. Artinya mereka memiliki alasan untuk bertemu dengan masyarakat sejak awal. “Bangun solidaritas, ikhlas dan bertarunglah,” pesannya. (J.Porang)




Pemuda Bandar Baru Nyaleg Lewat Partai PSI, dan Ini Tujuannya

PIDIE, BARANEWSACEH.CO – Nazarullah pemuda Gampoeng Teungoeh Musa, Kecamatan Banda Baru, Pidie Jaya, yang sehari-hari berpropesi sebagai Wartawan di sebuah media online yang berpusat di Jakarta, ikut meramaikan pesta Demokrasi pada Pileg 2019 mendatang.

Nazar, menjadi calon legislatif (Caleg) di usung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Pemilu 2019 mendatang sebagai Caleg DPR Aceh daerah pemilihan (Dapil) II, meliputi Kabupaten Pidie, dan Pidie Jaya.

Nazar menyatakan, selama ini dirinya sering mengamati kehidupan masyarakat yang kurang mampu dan tidak jarang mempublikasi kepentingan warga, kini dirinya siap maju dan memperjuangkan aspirasi warga miskin dan kurang mampu di parlemen Aceh.

Saya terjun ke politik adalah sebagai bentuk tanggung jawab saya untuk membantu masyarakat, agar keluhan-keluhan atau aspirasi mereka tidak terabaikan, “Ujarnya.

“Dengan berpolitik, kita bisa berperan aktif dan langsung dalam membuat kebijakan dan keputusan. Sebagai Pengamat warga, selama ini peran saya adalah harus bisa mengetahui yang mana warga wajib dibantu, patut dibantu dan mana warga yang bantuannya bisa kita tunda dulu tahun depan yang jelas warga dapat tersenyum. Itu semua membuat saya terus terpacu dan terdorong guna membantu warga tersebut,” kata ayah satu anak ini usai shalat dzuhur di lantai dua warkop Helsinki Caffe, Minggu (09-09-2018).

Disamping itu, Ketika ditanya perihal dirinya memilih maju lewat partai PSI, Nazar mengaku sama sekali tidak pernah membayangkan ada partai yang benar-benar orisinil, bukan partai daur ulang. PSI adalah partai yang orisinal dan kini dapat menerimanya apa adanya.

“Saya yakin betul dengan partai PSI. Karena PSI dipimpin anak muda dan tanpa meminta syarat apa-apa jika ada warga yang ingin maju sebagai caleg. Kemudian, langkah-langkah kongkrit yang dilakukan PSI seperti menggugat UU MD3 adalah hal yang luar biasa, “Tuturnya.

Terimakasih PSI telah menerima saya apa adanya dan bukan ada apa adanya, “Kata Nazar anak almarhum M. Nur dan cucu dari almarhum Tgk. Abdullah (Tgk. Lah Laboeh).

Nazar berharap doa dan dukungan dari masyarakarat Pidie dan Pidie Jaya.(ADAM)




Dapil 3 Aceh Tenggara adalah Lumbung Suara Segar

*Warga pemilih diharapkan, jangan memilih Caleg “Pemain Proyek” dan Tukang Judi *Pemilih jangan terkecoh “acara Pesta” , Politik uang, dan Caleg yang ikut “bermain” Pilkades

Kutacane, Baranewsaceh. Co – Daerah pemilihan(Dapil) Aceh Tenggara-3 yang meliputi Kecamatan Semadam, dan Kecamatan Lawe Sigala-gala adalah Lumbung suara yang produktif dan segar, khususnya kepada Calon legislatif(Caleg) yang berasal dari Non muslim(Kristen), karena di 2 kecamatan ini, banyak masyarakat Batak/Tapanuli berdomisili yang mayoritas memeluk agama Nasrani. Hal tersebut dikatakan Narasumber media Online Baranews.Aceh beberapa saat yang lalu, yang namanya tidak bersedia dipublikasikan.

“Lihatlah Lubis, dari marga dan family, serta agama; Caleg yang akan bertanding di Dapil 3, lebih enak asal saja Kandidat mengetahui aspirasi warga dan pendekatan  TS yang pas,ujarnya.” Lebih lanjut, dia menambahkan desa-desa yang didiami orang Batak di Dapil 3 adalah, desa Lawe Petanduk, desa Lawe Beringin Horas, desa Lawe Kinga I, dan desa Lawe Kinga Lapter yang berada di Kecamatan Semadam. Sedangkan desa-desa di Kecamatan Lawe Sigala-gala yang ditempati masyarakat Tapanuli, ialah desa Lawe Kesumpat, desa Lawe Tua Makmur, desa Lawe Tua Persatuan, desa Lawe Tua Gabungan.

Selanjutnya, Dia memaparkan ada desa Lawe Sigala II, desa Kayu Mbelin, desa Karya Indah, desa Lawe Sigala Timur, desa Sukamaju, desa Tanah Baru, desa Kuta Tengah, desa Lawe Rakat, desa Lawe Loning I, desa Lawe Loning Gabungan, desa Lawe Loning Sepakat, desa Kedataran Gabungan, desa Gaya Jaya, desa Kertimbang, desa Gabungan Parsaoran, dan desa Ndaoh Ni Tenggau.

Pantauan Jurnalis Baranews.Aceh di Pengumuman di Warung-warung, yang dikeluarkan Komisi Independen Pemilihan(KIP) Aceh Tenggara tentang Daftar Calon Sementara(DCS) DPRK berasal dari Partai PDI-P, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Gerindra, Partai Demokrat,PKB, PBB, Partai Perindo,Partai Aceh, Partai Nangroe Aceh. Beberapa nama-nama calon yang terdaftar di DCS adalah Gabe Martua Tambunan dari Partai Golkar, M.Daud dari Partai Hanura, Naomi Matondang dari Partai Demokrat, Agustamin dari PNA, Kasiman Desky dari PDI-P, Armis Sunario dari PDI-P,Rianto Sihombing dari Partai Gerindra, Roy Hendro Purnomo  dari Partai Hanura, dll.(P.Lubis)




FKMB : Harap KIP Bireuen Jeli Pada Penetapan DCS Dan DCT Caleg DPRK dan DPRA

BIREUEN, BARANEWSACEH. CO – Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Bireuen (FKMB) Angkat Bicara menjelang penetapan Daftar Calon Tetap DPRK dan DPRA pada tanggal 23 September 2018 nanti, Minggu 02/09/18.

Seiring berjalannya Pemilihan Legislatif yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang, ada beberapa kejanggalan yang kita dapatkan di lapangan dalam proses penerimaan syarat-syarat bacaleq Bireuen.

Sekjen FKMB Arifandi Kepada awak media mengatakan Komisi Indenpenden Pemilihan (KIP) Kabupaten Bireuen Agar serius memeriksa berkas calon-calon lagislatif yang diserahkan oleh partai politik saat pendaftaran, untuk bertarung pada pileg 2019.

Mengigat ada beberapa calon yang telah ditetapkan menjadi DCS DPRK maupun DPRA yang masih berstatus PNS, Padahal Aturan PKPU-RI Jelas disebutkan, Pegawai Negeri Sipil, Jika maju sebagai caleq harus murni mundur dari jabatannya,ketusnya.

Lanjutnya, bukan hanya melampirkan surat penangguhan, seperti surat pensiunan dalam proses, namun yang mesti dilampirkan adalah surat resmi dari kementrian terkait. Jangan mencoba mempermainkan hukum yang Mengetahui aturan negara.

Ada beberapa Caleq yang bersatus PNS tersebut masih menduduki kursi empuk di tempat beliau berkerja dan terus menggunakan fasilitas negara, padahal DCS Sudah diputuskan oleh KIP Bireuen.

Saya mengharapkan kepada KIP Bireuen pada Penetapan DCT tanggal 23-09-2018, tidak ada lagi Caleq yang masih bersatus PNS, harus ada surat pensiunan resmi dari Kementrian terkait, jangan sampai nanti terjadi yang tidak lolos menjadi dewan namun bisa kembali lagi sebagai PNS, Jika Mau nyaleq harus pilih salah satu, Baik pilih PNS atau mundur dari status PNS, tutupnya.(Red)




Ketua Tim Pemenagan Partai Prindo Gayo Lues Genap. Ama.Pd Menjamu Makan Anak Yatim

 


Gayo Lues, Baranewsaceh. Co – Ketua Pemenangan Partai Prindo Kabupaten Gayo Lues menjamu makan anak Yatim di Kape Mbak Via jalan Kong Bur Kabupaten Gayo Lues. Senin 27 Agustus 2018.

Acara tersebut dihadiri Ketua Pemenangan Partai Prindo Genap. Ama. Pd. Kamluddin (Digata) Caleg Dapil Satu/ pemenagan Partai Prindo, pengurus DPD Partai Prindo Kabupaten Gayo Lues, pemuda partai Prindo, Sopian ketua BIM Barisan Muda Indonesia, Siti Selimah ketua DPD Kartini Prindo Kabupaten Gayo Lues, BaraJp Kabupaten Gayo Lues dan Puluhan anak yatim dari beberapa Kampung yang ada di Kabupaten Gayo Lues.

M. Yusuf Ariga Sekjen Partai Prindo Kabupaten Gayo Lues mengatakan”, Caleg Partai Prindo Kabupaten Gayo Lues kebetulan DPP Partai mengirimkan dana alakadarnya untuk dana korban di hari raya Idul Adha ini, kita sebagai DPD Partai Prindo Kabupaten Gayo Lues menyikapinya memberikan Makan-makan kepada anak yatim di Kape ini juga sebagai bentuk rasa keperihatian kita kepada anak yatim”, katanya.

Genap. Ama. Pd. mengatakan”, kami baru – baru ini ada mendapatkan rejeki dari DPP melalu DPW oleh karena itu kami mengudang anak yatim bersama kita makan-makan di tempat yang sederhana ini, dari itu jangan dilihat dari yang sudah di sajikan lihatlah kerbersamaan kita”, ungkapnya. (J.porang)




Jika Tak Kompak, Kekalahan Menanti di Depan Mata

BARANEWSACEH.CO – Jika koalisi tak solid, bisa saja koalisi partai pengusung dari salah satu kubu mengalami kekalahan. Kalau dalam dunia marketing juga ada MLM (mulut ke mulut), word of mouth. Adu kuatan partai pendukung menjadi barometer bagaimana market share dan market brand-nya dan brand image seperti apa. Ada politik: programming, product, price, planning. Political Marketing adalah salah satu political war atau (perang politik). Money, machine, man, method, material-nya perlu diperhatikan jika ingin menang dalam perang pilpres. Political issues (isu politik) sampai management team perlu kuat.

Tapi dengan pemilihan Ma’ruf di tubuh Golkar bisa terjadi chaos, pasalnya ada sejumlah senior yang menginginkan Airlangga Hartarto menjadi pasangan Jokowi. Lantaran mereka berpendapat jumlah suara Golkar ada 16,62 persen (91 kursi) atau nomor dua di bawah PDI-P 109 kursi di parlemen atau (18,95 persen). Bisa saja internal Golkar goyah, dan bisa berpengaruh pada kerja mesin partai. Jika tidak kompak dan solid bisa berujung kekalahan.

Di Golkar ada 4 kekuatan Jusuf Kalla, Agung Laksono, Akbar Tanjung dan Aburizal Bakrie. Jadi kalau tidak kompak maka mesin partainya tak akan berjalan optimal. Suara Golkar kenjadi kartu AS kemenangan koalisi Jokowi-Ma’ruf yang terdiri dari PDI-P, PG, PKB, PPP, Hanura dan Nasdem serta 3 partai baru ; PSI, Perindo dan PKPI.

Selain Banten, Golkar cukup dominan di pulau Sulawesi dan Sumatera serta di Maluku. Daerah atau basis kuning yellow province yakni traditional voters atau (pemilih tradisional) dan swing voters (pemilih mengambang) berada di luar pulau Jawa. Jadi dari 196,5 juta jumlah pemilih barangkali jumlah mereka cukup signifikan. (RED)




KPU : Prabowo Belum Lengkapi Berkas Syarat Tanggungan Utang

Prabowo-Sandiaga daftar ke KPU. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Baranewsaceh.co – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan, bakal pasangan calon capres dan cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, diharuskan melengkapi atau memperbaiki beberapa dokumen syarat calon pendaftaran.

Pada Prabowo Subianto, mantan Danjen Kopassus itu diharuskan menyerahkan surat tanggungan utang.

“(Pada Prabowo) ternyata ada satu. Syarat tentang tanggungan utang. Surat tanggungan utang,” ujar Ilham, di KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018).

Menurut Ilham, keberadaan surat itu penting. Guna, terlihat bahwa yang bersangkutan tidak sedang memiliki tanggungan utang secara perseorangan dan atau memiliki tanggung jawab yang dapat merugikan keuangan negara.

“Itu kan penting juga untuk dikeluarkan nah itu tinggal dilengkapi saja. Saya kira sudah ada tinggal dilengkapi saja,” ucap Ilham menjelaskan.

Sedangkan, untuk pasangan Ketum Partai Gerindra itu di pilpres 2019, KPU meminta agar Sandiaga melengkapi surat keterangan tempat tinggal dan surat keterangan kewarganegaraan bakal calon dan istrinya.

“Itu penting ya, itu juga belum dilengkapi. Nah itu beberapa hal yang harus dilengkapi mereka,” kata Ilham.

Melalui Liaison Officer koalisi bakal pasangan capres dan cawapres tersebut, KPU akan akan meminta mereka untuk menyerahkan beberapa syarat calon yang harus diperbaiki atau dilengkapi itu.

Tahapan perbaikan atau melengkapi persyaratan administrasi 18-20 Agustus 2018. Paslon diberikan waktu tiga hari untuk mengembalikan perbaikan dokumen sejak tanggal 20-22 Agustus 2018.

“Memang hari ini kami akan serahkan ke LO beberapa syarat calon yang harus diperbaiki atau dilengkapi. Dan kami berikan waktu beberapa hari ini,” katanya.

Reporter: Yunizafira Putri

Sumber: Liputan6.com [bal]/Merdeka.com




Mahfud MD: Jokowi Tidak Korupsi, Anak dan Keluarganya Tidak Ikut Proyek

Politikus, ilmuwan, tokoh agama. Guru Besar Tata Negara UII, mantan anggota DPR, mantan Ketua Konstitusi,

Jakarta, Baranewsaceh.co – Meski tidak menjadi pendamping Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2019, Mahfud Md tetap menghormati Jokowi sebagai pemimpin yang baik. Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu, Jokowi tidak terlibat korupsi.

“Secara pribadi Beliau (Jokowi) orangnya baik, secara pribadi Beliau tidak korupsi, anak-anaknya, keluarganya enggak ada ikut-ikut proyek,” kata Mahfud Md di Indonesia Lawyer Club (ILC), Rabu, 14 Agustus 2018.

Mahfud lalu menceritakan bagaimana peran seorang Jokowi hadir dalam sebuah kasus yang melibatkan korban kejahatan.

Kasus tersebut sempat menjadi buah bibir di masyarakat lantaran anak yang menjadi korban begal malah menjadi tersangka pembunuhan pelaku begal. Padahal, anak itu terpaksa menghabisi pelaku untuk membela diri.

“Setelah saya sampaikan ke Beliau, besoknya si anak ini bebas dan diberi penghargaan polisi. Ini bukti negara hadir,” tegas Mahfud.

Kasus-kasus seperti ini, kata Mahfud, banyak terjadi di Indonesia, ” Dan tidak semua diperhatikan, maka dibutuhkan orang seperti Jokowi.”

olitikus PDIP Pramono Anung menyatakan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Madji berpeluang masuk struktur tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Ya, nama-nama yang memberikan dukungan kepada Pak Jokowi,tentunya nanti diakomodasi (masuk timses),” kata Pramono di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/8/2018).

Pramono mengatakan, hingga kini para Sekjen Parpol koalisi pendukung Jokowi masih menggodok nama-nama yang akan masuk dalam Tim Pemenangan. Termasuk juga membahas nama-nama yang akan menjadi Dewan Pengarah dan Dewan Pembina Tim Pemenangan.

“Sampai hari ini, nama-nama untuk dewan pengarah, ketua dewan pembina, memang sedang difinalkan,” ucap Pram.

Sementara, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berharap semua pihak yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, bisa masuk ke dalam timses, termasuk Mahfud dan TGB.

“Ya, kita berharap masuk semua,” kata Muhaimin.

Sumber :  Liputan6.com

#2019TETAPJOKOWI

Posted by Baranews on Wednesday, 15 August 2018




Mahfud MD Tetap Bicara 3 Kelebihan Jokowi

Mahfud Md (Grandyos Zafna/detikcom)

JakartaMahfud Md tetap memuji Jokowi meski batal jadi cawapres. Mahfud menyebut 3 kelebihan Jokowi soal kinerja dan track record.

“Saya katakan secara personal Pak Jokowi sangat baik karena 4 hal. Satu, semua lawan-lawan politik mencari titik lemah korupsinya nggak ada sampai sekarang. Kalau ada korupsinya (sudah ) kena. Keluarganya ndak ikut-ikut, anaknya ndak, dia (Jokowi) sendiri bersih,” ujar Mahfud Md dalam program Indonesia Lawyers Club tvOne seperti dikutip detikcom, Rabu (15/8/2018). Meski mengatakan ada 4 hal, Mahfud akhirnya bicara 3 poin.

Kedua, Jokowi disebut Mahfud Md sosok yang tegas. Mahfud mencontohkan soal gugatan UU No 2/2018 tentang MD3 mengenai kewenangan DPR memanggil paksa seseorang atau kelompok yang kemudian pasal tersebut dibatalkan MK.

Soal UU MD3, Jokowi disebut Mahfud mengajak bicara sejumlah ahli hukum tata negara, di antaranya Harjono dan Maruarar Siahaan. Jokowi disebut menolak lobi politik seperti yang disarankan Mahfud Md terkait UU MD3.

“Pak Jokowi bilang, ‘Pak Mahfud, untuk apa lobi? Itu kan sudah benar hukumnya, kalau saya ambil keputusan ini, hukumnya sudah benar kan? Karena itu, untuk apa saya lobi, biar DPR protes kalau hukum sudah benar saya jalan saja,'” sambung Mahfud.

Ketiga, Jokowi disebut Mahfud sangat responsif terhadap masukan. Mahfud mencontohkan soal perlawanan M Irfan Bahri terhadap begal di Bekasi yang malah membuat Irfan berstatus tersangka.

“Saya bersama Bu Yenti Garnasih ketemu Presiden, ‘Pak ini nggak bener nih. Menurut Kitab UU Hukum Pidana, orang bela diri ada alasan pemaaf, alasan pembenar, kok tiba-tiba tersangka?’ Pak Presiden, ‘Oh betul, Pak, ada aturan itu?’ ada,” kata Mahfud menceritakan isi pertemuannya dengan Jokowi membahas kasus pemotor melawan begal.

“Saya biasanya peristiwa ini nggak dengar, saya catat saya selesaikan,” ujar Mahfud bicara soal janji Jokowi. “Besoknya anak ini bukan hanya dibebaskan, tapi diberi penghargaan oleh polisi. Artinya apa? Presiden responsif,” sambungnya.

Di luar apresiasi itu, Mahfud menegaskan tetap membantu Jokowi di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tapi Mahfud tak ingin ikut campur dalam urusan politik.

“Saya ikut Pak Jokowi dalam kenegaraan, dalam politik ada timnya sendiri. Kalau saya harus ikut ke politik tentu saya di BPIP harus mundur karena ini ideologi, sehingga saya di sini saja membantu Pak Jokowi juga di dalam pemerintahannya, bukan di dalam politik pilpresnya,” papar Mahfud.

(fdn/tor)/Ferdinan – detikNews




Kekayaan Jokowi Hanya Bertambah Rp1 Miliar

Presiden Joko Widodo sekaligus Calon Presiden periode 2019-2024. Foto: MI/Rommy.

Jakarta, Baranewsaceh.co : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi merilis Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi). Total harta kekayaan Jokowi mencapai Rp50,2 miliar.

Berdasarkan LHKPN yang diakses Medcom.id dari http://elhkpn.kpk.go.id pertanggal 14 Agustus 2018, harta Jokowi terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak.

Untuk harta tidak bergerak, Jokowi tercatat memiliki sejumlah bidang tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah daerah yakni Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sragen, Kabupaten Karanganyar dan Jakarta Selatan. Total aset mantan Wali Kota Solo itu bernilai Rp43.888.588.000.

Untuk harta bergerak, Jokowi memiliki sejumlah alat transportasi yaitu satu unit mobil Suzuki Pick Up, dua unit mobil Isuzu Truck, dua unit mobil Mercedes-Benz, satu unit mobil Daihatsu Espass, satu unit Nissan Grand Livina, satu unit mobil Isuzu Panther St. Wagon.

Kemudian satu unit mobil Toyota Kijang Innova, satu unit mobil Nissan Juke, satu unit motor Yamaha Vega, dan satu unit motor Chopperland Chopper. Total aset bergerak Jokowi itu senilai Rp1.083.500.000.

Tak hanya alat transportasi, mantan gubernur DKI Jakarta itu juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp360.000.000. Sementara kas dan setara kasnya senilai Rp6.109.234.704. Jokowi tercatat memiliki utang sebesar Rp1,1 miliar.

Harta kekayaan Jokowi hanya naik Rp1 miliar dari LHKPN sebelumnya, yang dilaporkannya pada 2017 lalu. Di mana dalam laporan itu, total kekayaan Jokowi sebesar Rp49.062.239.628.

(FZN) –Metrotvnews.com