Jawahir Syahputra minta Plt. Bupati Perhatikan Atlit Pora Bener Meriah

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Dalam rapat Paripurna DPRK Bener Meriah membahas KUA-P dan PPAS-P APBK tahun anggaran 2018 dr. Jawahir Syahputra dalam pandangan umumnya menyatakan bahwa PORA (Pekan Olah Raga Aceh) tahun 2018 perlu menjadi antensi serius bagi Plt. Bupati Bener Meriah yang akan dilaksanakan pada November mendatang. Senin (15/10)

Sekretaris Komisi D Bener Meriah tersebut menyatakan bahwa PORA yang akan diikuti oleh delegasi atlit Bener Meriah merupakan Proses yang panjang dimana para Cabang Olah Raga yang mengikuti PORA merupakan hasil seleksi dari PRA PORA pada beberapa waktu yang lalu, sehingga terjaring 16 Cabang Olah Raga yang mendapat tiket untuk mengikuti PORA.

Bukan perkara mudah untuk mendapatkan tiket untuk mengikuti PORA, dari banyaknya Cabang Olah Raga hanya 16 yang mendapatkan tiket yang nantinya akan bersaing dengan kabupaten-kabupaten lainnya, hal ini perlu kita apresiasi kerja keras para atlit-atlit kita tegas dr. Jawahir Syahputra.

Marilah kita bersama-sama mensuport para generasi-generasi kita dengan tidak setengah-setengah mendukung dalam memplot anggaran tentunya secara rasional sesuai kebutuhan para Cabang Olah Raga untuk pelaksanaan PORA sehingga berharap dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Bener Meriah. Tegas Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan tersebut.(DN)




Ini Biografi Ir. Amarullah Leman, M.Si, Caleg DPR Aceh Dapil 8 Nomor Urut 1 Partai PPP

UNTUK MEMENUHI HASRAT DAN KEINGINAN MASYARAKAT,

 Ir. AMARULLAH LEMAN, M.Si, SOSOK YANG DIKENAL RAMAH DAN SUPEL

DALAM BERGAUL INGIN MAJU MENJADI WAKIL RAKYAT (DPRA)

DARI WILAYAH TENGAH PROVINSI ACEH

Bagi masyarakat wilayah tengah Aceh khususnya Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara tentunya sudah tidak asing lagi mendengar nama Ir. Amarullah Leman, M.Si. Betapa tidak, pria yang berpenampilan sederhana ini dikenal sangat humoris, supel dan peramah dalam bergaul sehingga tidaklah mengherankan dalam kesehariannya sangat digandrungi oleh para komunitas anak muda, komunitas ibu-ibu, kaum bapak dan masyarakat luas serta sangat familier dengan para insan pers dan LSM di kedua Kabupaten ini.

Tak mengherankan pria yang berperawakan tidak terlalu tinggi ini selalu mencetuskan ide-ide cemerlang yang dapat dikembangkan sebagai konsep dalam pembangunan kemasyarakatan dan kewilayahan yang fakta serta manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat kecil menengah ke bawah di Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues.

Pria kelahiran Blangkejeren  Gayo Lues 18 Januari 1958 ini merupakan anak ke 9 dari 11 bersaudara dari ayah Sulaiman (Leman) dan ibu Hj. Fatimah. Pada  tahun 1991 menikah dengan Onie Septarina R seorang gadis Jawa yang lembut dan ramah dari kota dingin Magetan Jawa Timur, yang kini telah dikaruniai 2 orang putra  yaitu Arawe Kenrisky Bhaskara 25 th dan Nabil Warih Laksana 22 th yang kedua putranya telah menyelesaikan kesarjanaannya, Arawe Kenrisky Bhaskara Sarjana Teknik Sipil dan Nabil Warih Laksana Sarjana Akuntansi.

Pada tahun 1965 Amarullah Leman masuk SD, dan dilanjutkan SMP nya di Blangkejeren, sedangkan  SMA ditempuh di SMA Negeri 1 Bambel Kutacane Aceh Tenggara sampai naik ke kelas II dan dilanjutkan di SMA Negeri 24 Jakarta tahun 1978. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA melanjutkan pendidikan tingginya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) di Jakarta walaupun juga diterima di IPB Bogor. Beliau rupanya tidak merasa puas kalau hanya sampai di jenjang D3 dan sejalan dengan keinginan orang tuanya  agar Amarullah Leman mendapat gelar Insinyur, sehingga beliau tidak menyelesaikan D3 nya di STAN dan pada tahun ke 2 ikut tes dan lulus masuk di Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto Jawa Tengah.

Karir birokrasi yang digelutinya berawal di tahun 1987 di Departemen Transmigrasi dan PPH di Jakarta, selanjutya tahun 1991 ditugaskan sebagai Tenaga Proyek Tranmigrasi di Kanwil Transmigrasi dan PPH Provinsi Sulawesi Tengah dan diangkat sebagai Pemimpin Proyek sejak tahun 1992 sampai dengan tahun 2000, dan pada tahun 1997 sampai dengan tahun 2000 merangkap sebagai Pemimpin Proyek Integrated Rural Settlement Devlopment Programme ­­– OECF IV (IRSDP – OECF IV) Proyek Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, serta  Pengembangan Ternak Sapi berintegrasi dengan pengembangan Budidaya Kakao  di daerah Transmigrasi. Di Palu Sulawesi Tengah naluri berorganisasinya kembali bangkit dan bergabung dengan Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Tengah sebagai salah satu pengurus.

Tahun 2000 saat diberlakukannya Otonomi Daerah, Amarullah Leman mendapat tawaran dan promosi Pemerintah Daerah Kota Palu Sulawesi Tengah dan diangkat sebagai pejabat eselon III  Kasubdin Persampahan dan Limbah Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Palu dan selanjutnya mendapatkan kesempatan tugas belajar untuk Pendidikan Program Pasca Sarjana di Universitas Hasanuddin Makassar dengan Program Studi Manajemen Perkotaan sehingga tidak mengherankan bahwa dalam kesehariannya terus mencetuskan hal – hal pengembangan wilayah strategis dan tata ruang daerah.

Atas inisiatif dan keinginan keluarga besarnya di Kab. Gayo Lues dan Kab. Aceh Tamiang maka awal tahun 2005 pasca bencana alam Tsunami di Aceh, Amarullah Leman pindah tugas ke Kab. Aceh Tamiang dengan awal karir sebagai Staf Senior di Bappeda Kab. Aceh Tamiang selama 3 bulan selanjutnya ditunjuk oleh Bupati Aceh Tamiang sebagai pejabat eselon III  Kasubdin Pajak dan Retribusi Dispenda Kab. Aceh Tamiang selama 6 bulan. Berikutnya ditunjuk kembali oleh Bupati sebagai Kabag Tata Usaha Dinas PU Kab. Aceh Tamiang, selanjutnya awal tahun 2007  dipercayakan oleh Bupati Aceh Tamiang sebagai Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kab. Aceh Tamiang. Di Kabupaten tersebut telah menelorkan sejuta ide yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat Aceh Tamiang diantaranya mencetuskan Program Revitalisasi Modal pada pelaku Industri Kecil dan Mikro dengan Pilot Project Revitalisasi berupa bantuan  Kredit Usaha Ekonomi (KUE) terutama bagi pelaku industri kecil dan mikro yang terkena musibah bencana alam Banjir Bandang yang melanda Aceh Tamiang tahun 2006 dimana beliau beranggapan bahwa akibat bencana alam banjir bandang maka seluruh peralatan (faktor) produksi mengalami kerusakan sehingga perlu dibantu oleh pemerintah. KUE dalam pelaksanaan penyalurannya sesuai MoU yang dilaksanakan oleh BRI dan Bank Aceh (BPD pada waktu itu).

Awal tahun 2008  atas permintaan Bupati Gayo Lues kepada Amarullah Leman agar dapat kembali ke tempat kelahiran beliau di Kabupaten Gayo Lues untuk membangun daerah dan diangkat oleh Bupati Gayo Lues sebagai Kepala Dinas Pertanian yaitu sebuah Dinas Besar yang merupakan hasil merger dari 3 Dinas sebelumnya (Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura, Dinas Peternakan dan Perikanan, dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan). Di era kepemimpinan beliau telah berhasil mencetuskan ide Crash Programme Gerakan Masyarakat Petani Sejahtera yang lebih dikenal Program GEMASIH. Program tersebut berawal dari idenya bahwa sangat banyak lahan-lahan tidur yang tidak termanfaatkan secara potensial padahal bila dikelola dan dikawal dengan sentuhan teknologi (mekanisasi pertanian) akan memberikan produktivitas yang tinggi. Program ini dikawal oleh masing-masing Kepala Dinas, Kepala Instansi Vertikal, Pimpinan dan anggota DPRK (DPRD II) selaku pembina Kelompok Tani peserta program GEMASIH. Dampak signifikan dari program yang digelontorkan bahwa jagung lokal yang semula dibudidayakan secara parsial dengan produktivitas hanya 4 ton/ha saja meningkat drastis menjadi sentra pengembangan dengan komoditi jagung unggul hibrida yang produktivitasnya mencapai dalam kisaran 9 – 11 ton/Ha. Sungguh ini merupakan sebuah prestasi yang amazing dan spektakuler. Konsep kunci yang dijalankan oleh beliau dalam Program Gemasih dengan motto bahwa “Petani Sejahtera Hutan Tetap Lestari”. Basis pengembangan dari Program GEMASIH adalah memanfaatkan lahan-lahan tidur yang tidak dimanfaatkan yang luasannya hampir mencapai 20000 hektar yang diantaranya ada areal yang sangat dekat bersentuhan dengan kawasan hutan. Lahan lahan tidur yang dimaksud dalam bentuk kebun dan tegalan yang bila diolah secara profesional akan mendatangkan sumber rezeki bagi petani Gayo Lues. Kemajuan lain yang telah dicapai di bidang perkebunan antara lain mengangkat harkat komoditas Kopi Arabika Gayo.

Trend Kopi Arabika Gayo yang sedang booming saat ini, juga beliau ikut berperan memperjuangkan Sertifikat Paten Kopi Arabika Gayo bersama Prof. Dr.Ir. Abubakar Karim,MS dan Drs.H. Mustafa Ali selaku Ketua MPKG (Masyarakat Perlindugan Kopi Gayo ) di Takengon, Pemerintah Aceh, Aceh Patnership for Economic (APED), Tiga Kepala Daerah dataran tinggi Gayo beserta masing – masing Kepala Dinas yang menangani bidang perkebunan, dan pada tahun 2010 berhasil terbitnya Sertifikat Paten Kopi Arabika Gayo dari Direktur Jenderal Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Kehakiman dan HAM RI terhadap Kopi Gayo Kab. Aceh Tengah, Kab. Bener Meriah, dan Kab. Gayo Lues. Dengan demikian gugurlah Hak Paten Kopi Gayo yang sebelumnya pernah dipegang oleh seorang pengusaha negeri Belanda.

Setelah debut karir beliau memimpin Dinas Pertanian selama 5 Tahun, selanjutnya dipercayakan memimpin Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gayo Lues dari tahun 2013 sampai tahun 2016. Di era kepemimpinannya lah para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Gayo Lues dibawa ke suatu alam yang sarat dengan paradigma baru. Di masa beliau lah para PPL dibawa untuk mahir dan canggih serta terbiasa untuk menggunakan IT (Information Technology) dalam penyampaian inovasi teknologi kepada petani. Beliau berprinsip bahwa para PPL harus pintar dan petani harus maju, PPL harus bersosialisasi dan bersinergi dengan petani agar petaninya mandiri.

Di penghujung Tugas ASN beliau masih dipercayakan oleh Bupati Gayo Lues untuk memimpin Dinas Lingkungan Hidup. Sebuah Dinas yang baru dibentuk memiliki tugas  yang sangat berat mulai dari penataan taman kota, reboisasi, pengelolaan sampah dan limbah sampai dengan aktivitas analisis dampak mengenai lingkungan, dan juga memposisikan Dinas Lingkungan Hidup  Kabupaten Gayo Lues sebagai Katup Pengaman layak tidaknya Rekomendasi Pemerintah Kab. Gayo Lues untuk Usaha yang menyangkut Pertambangan Sumberdaya Energi, dan Kehutanan di wilayah Kab. Gayo Lues seiring dengan pelimpahan wewenang bidang- bidang tersebut di atas yang ditangani oleh Provinsi Aceh.

Setelah purna tugas karirnya sebagai ASN, beliau melirik bergabung  ke kiprah politik melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dikonotasikan bahwa partai ini adalah partainya para Ulama, partainya orang tua, dan partai kelompok Millenial yang berkomitmen untuk kemashlahatan umat. Rupanya darah berpolitik turun dari orang tuanya, yang dulunya sebagai Ketua PNI Gayo Lues. Saat ini Amarullah Leman dipercaya oleh DPW PPP Provinsi Aceh  sebagai Ketua DPC PPP  Kabupaten Gayo Lues.

Sejalan dengan hiruk pikuk pemilihan legislatif 2019 – 2024 beliau merasa terpanggil, rupanya momen ini menginspirasi seorang Amarullah Leman yang dulunya bercita – cita menjadi Tokoh Masyarakat Gayo Lues dengan berbekalkan sebagai seorang Teknokrat dan mantan Birokrat Karier  di beberapa Daerah tentunya akan memiliki nilai tambah sumbangsihnya untuk Mengabdi Membangun dan Memajukan  Daerah Gayo Lues ke depan. Dengan peluang yang dimilikinya sebagai Ketua DPC PPP Kab. Gayo Lues, setelah menerima masukan dan saran dari teman kerabat, keluarga dan sebagian masyarakat Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Perempuan serta Pimpinan Daerah  akhirnya beliau menyimpulkan dan membulatkan tekad  siap mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif  untuk DPRA (DPRD I Aceh) dalam kontestasi Pemilihan Legislatif untuk  Dapil 8 periode 2019-2024 yang meliputi wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues dengan Visi dan Misi yang Konprehensif dan Humanis menyentuh masyarakat. Visi tersebut adalah MENGABDI DAN MEMBANGUN DAERAH UNTUK KEMASLAHATAN UMAT.

Akhirnya dengan harapan agar daerah Aceh Tenggara dan Gayo Lues dapat menjadi daerah yang sangat maju dan memiliki pondasi Perencanaan Pembangunan yang Konprehensif dan Humanis  di bagian wilayah Tengah Provinsi Aceh yang selama ini masih tertinggal.

Selamat berjuang dan berikhtiar Sang Calon Wakil Rakyat,  semoga  Amarullah Leman yang kami anggap sebagai sosok/tokoh/figur yang dibutuhkan daerah saat ini dan akan datang  kiranya Allah SWT mengabulkan keinginan kami dan daerah. Aamiin.   (RED)

 




Ir.Amarullah Leman,M.Si Maju Sebagai Calon Anggota DPR Aceh Nomor Urut 1 Dapil 8 Dari PPP

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Ir. Amarullah Leman, M.Si resmi menjadi calon anggota DPR Aceh dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ir. Amarullah Leman, M.Si tercacat sebagai caleg Nomor urut 1 Dapil VIII (Aceh Tenggara dan Gayo Lues).  Hal ini disampaikan Ir. Amarullah Leman, M.Si, kepada wartawan  Jumat (12/10/2018)

Perlu diketahui Ir. Amarullah Leman, M.Si  juga sebagai mantan pejabat Eselon II di Pemkab Gayo Lues  itu, telah pernah memimpin beberapa Dinas sebagai Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Gayo Lues dan masa pensiun pada tahun 2018 sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues.

Lebih lanjut Ir. Amarullah Leman, M.Si  membeberkan alasan pencalonannya tersebut, usai jabatannya sebagai Kepala Dinas  yang habis pada Januari 2018 lalu , Ir. Amarullah Leman mengaku awalnya berkeinginan pensiun dari dunia politik, hanya saja, ada dorongan dari sekelompok masyarakat yang menginginkan dirinya untuk tetap memperjuangkan kepentingan rakyat.

Dia mengatakan  sebagai calon Anggota DPR Aceh Visinya  “ Mengabdi dan Membangun Daerah untuk Kemaslahatan Umat”.

Selain itu Ir. Amarullah Leman, M.Si   mempunyai Misi kedepan  Mengupayakan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan umum dan agama, Mengupayakan alokasi dana APBD dan APBN yang lebih besar untuk pembangunan daerah kabupaten,  Mengupayakan pengelolaan dana OTSUS/DOKA untuk dikembalikan ke Kabupaten, Mengupayakan keterlibatan Pemda dan masyarakat Kabupaten dalam penyusunan Rancangan Qanun Aceh, Mengupayakan bantuan Beasiswa, bantuan sarana produksi yang dibutuhkan petani, dan menyediakan Rumah Singgah (Tenelen) di kota Banda Aceh bagi pengantar/ pendamping pasien yang harus dirujuk ke Rumah Sakit di Banda Aceh, Menerapkan pengetahuan dan pengalaman sebagai Birokrat dan Teknokrat pada tatanan Legislatif yang lebih baik dan Mengupayakan pelaksanaan Rehabilitasi dan Konservasi lahan, hutan, dan lingkungan hidup serta Mengakomodir dan memperjuangkan semua kepentingan daerah Kabupaten di tingkat Provinsi Aceh, jelas Ir. Amarullah Leman.

Saya mohon doa dan dukungan masyarakat Gayo Lues dan Aceh Tenggara dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nomor Urut 1 Dapil VIII , karena tanpa do’a dan dukungan saya tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Amarullah.

Menurut dia, kesiapan ikut dalam pesta demokrasi tersebut sudah bulat. Karena sudah mendaftar sebagai caleg ke DPR Aceh.

Dia mengatakan, saat ini sudah menyiapkan tim pemenangannya untuk bergerak. Salah satunya dengan meningkatkan koordinasi dan silaturahmi dengan masyarakat di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Saya optimistis dengan niat sungguh-sungguh akan meraih kursi di DPR Aceh,” jelasnya. (J.Porang)




Ismuddin Renggali Linge Menuju DPRA – Aceh

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Ismuddin atau yang lebih akrab disapa dengan sebutan “Renggali” adalah mantan combatan Panglima muda daerah IV wilayah Linge tahun 2002 – 2005, semasa Aceh dan Gayo di Landa konflik. Sosok tangguh dan pemberani ini, juga memiliki karakter diri yang penuh ulas asih. Maka tak heran jika seorang Ismuddin mampu beradaptasi dan berkomunikasi dengan semua etnis yang ada di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Ismuddin merupakan salah seorang putra terbaik dataran tinggi Gayo yang akan melaju sebagai calon legislatif (caleg) DPRA Aceh dari Partai Aceh dengan nomor urut 1 untuk daerah pemilihan (dapil) 4 Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Ismuddin tak ubahnya seperti mata uang dua sisi yang mampu menjembatani dua Kabupaten sekaligus yaitu, Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Lahir di kampung Kenawat Redelong pada 11 November 1974, anak dari pasangan ayah M. Jamad Asri dan ibu Kasum Remantan. Masa kecil seorang Ismuddin tumbuh dan di besarkan di Kampung Kenawat Redelong Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah, dengan latar belakang pendidikan sebagai berikut :

MIN Kenawat pada tahun 1987, kemudian melanjutkan ke MTsN Simpang Tiga Redelong tahun 1990. Sementara untuk tingkat menengah, Ismuddin merupakan alumni MAN 1 Takengon tahun 1993. Selanjutnya seorang Ismuddin juga pernah menduduki bangku kuliah pada Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) kota Banda Aceh.

Sebagai ketua partai Aceh Kabupaten Aceh Tengah sejak tahun 2010 sampai sekarang. Kali ini Ismuddin akan menguji peruntungan dalam Pileg tahun 2019. Ismuddin maju menjadi calon legislatif DPRA Aceh, tentu lewat partai yang di pimpinnya. Partai Aceh.

Keseharian seorang Ismuddin, disamping kesibukannya sebagai ketua Partai Aceh Kabupaten Aceh Tengah. “Aman Khansa ” adalah gelar adat yang diperolehnya saat putri cantiknya “Khansa Sabiha” terlahir ke dunia, yang menandakan Ismuddin adalah seorang ayah bagi Putri tercinta.

Dukungan keluarga, sahabat, serta rekan seperjuangan mengalir deras yang berujung pada keyakinan diri yang disertai tekad kuat, peduli akan tanah Gayo, pantas dan layak, juga berani menentukan sikap untuk maju sebagai calon legislatif untuk DPRA Aceh. Tentu di balik itu semua, peran seorang istri “Amalia” merupakan mutivator yang selalu memberikan Sugesti untuk berbuat dan mengabdi untuk Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Akankah pesona Reggali Linge ini akan mampu meraih 1(satu) kursi dari 6 (enam) kursi yang tersedia dari dafil 4 (empat) Aceh Tengah dan Bener Meriah…?. Renggali Linge ini, kini tengah menebarkan aroma harum semerbak kuncup bunga kopi, menusuk di angka 1 pada lembaran kertas putih yang bertulis Komisi Independen Pemilihan, calon legislatif DPRA – Aceh.

Sekilas fropil dari salah seorang kontestan calon legeslatif (caleg) DPRA Aceh yang mewakili Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah “Ismuddin” saat duduk bersama Baranewsaceh.co di pelataran parkir Gedung DPRK Bener Meriah. Rabu 10 Oktober 2018. (DN)




Punishment Bagi Pelaku Money Politics Masih Lemah

Jerry Massie, Dr., Ph.D. Peneliti Kebijakan Publik Indonesian Public Institute

 

Peneliti Kebijakan Publik Indonesian Public Institute

BARANEWSACEH.CO – Sejauh ini money politics hanya sekadar small talk atau (basa-basi). Pasalnya, kekuatan hukumnya masih lemah. Dalam UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, tidak terlalu banyak mengatur akan hal ini. Sejauh ini, belum pernah ada punishment terkait kasus ini.

Apa alasan? saya pernah mengusulkan agar ada polisi kepemiluan. Tupoksi mereka adalah memeriksa setiap orang yang terlibat dalam money politics. Sebagai contoh, di birokrat atau ASN, ada polisinya atau Satuan Pol-PP. Yang tugasnya memeriksa jika ada pelanggaran baik kode etik maupun moral dari pegawai negeri sipil (PNS) itu sendiri.

Jika dibandingkan aturan money politik antara UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan UU Pilkada, maka bisa dikatakan lebih impresif dan progresif UU 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Sejatinya, Pasal 187 poin A hingga D harus diperkuat saja. Seperti disebutkan, orang yang terlibat politik uang sebagai pemberi bisa dipenjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan atau 6 tahun.

Selain hukuman badan, pelaku juga harus dikenakan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. Sanksi pidana juga berlaku bagi penerima uang berbau politik. Meski demikian, saya nilai antara weakness and strengthen (kelemahan dan kekuatan) sama-sama tetap ada.

Secara evidensia, maka sangat sulit membuktikan pelaku politik uang. Paling yang bersangkutan akan berkelit, dengan  alasan ini bagian cost politik. Oleh karena itu, perlu adanya pasal yang mencatumkan secara eksistensi, esensi dan substansi akan hal ini, biar tidak kabur.

Tapi akan sulit bagi penyidik untuk menetapkan sebagai tersangka. Contoh, kongkrit saja petinggi PSI sudah ditetapkan tersangka dalam pelanggaran pemilu oleh Bawaslu. Bahkan lembaga ini, sudah meminta pihak kepolisian menetapkan Sekjen dan Wasekjen sebagai tersangka namun hanya SP3 yang dikeluarkan.

Sudah saatnya polisi tidak lagi memeriksa pelanggaran Pemilu dan Pilkada seperti; mahar politik, money politics, politik dinasti dan sebagainya. Akan tetapi diserahkan ke Bawaslu atau KPU. Kalau tidak, maka tidak pernah akan ada hukuman. Perlunya ini ditetapkan pasal pidana. Biar the power of law cukup kuat. Kalau kita benar-benar mau menegakkan keadilan, maka jangan takut mengambil tindakan jika itu merugikan orang banyak.

Kalau tidak sekarang kapan lagi. Memang resikonya akan di tentang oleh partai-partai peserta Pemilu. Paling tidak ujung-ujungnya akan digugat atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Jadi percuma saja bikin aturan, jika itu hanya untuk dilanggar. Benar sekali istilah: “Political is queen of social science” (politik adalah ratu dari semua ilmu sosial). Hukum pun tak berkutik menghadapi ilmu politik. Padahal, peraturan dibuat untuk melindungi. (RED)




Panwaslih Aceh Timur Putuskan Sidang Adjudikasi Partai Hanura

Majelis Hakim Sidang Penyelesaian Sengketa Pemilu Panwaslih Aceh Timur akhirnya memutuskan sidang adjudikasi antara Partai Hanura ( Pemohon) dengan KIP Aceh Timur ( Termohon) , selasa 9/10/2018.

Baranewsaceh.co | Aceh Timur — Majelis Hakim Sidang Penyelesaian Sengketa Pemilu Panwaslih Aceh Timur akhirnya memutuskan sidang adjudikasi antara Partai Hanura ( Pemohon) dengan KIP Aceh Timur ( Termohon) , Selasa 9/10/2018.

Sidang Penyelesaian Sengketa dengan nomor registrasi 001/PS.Reg/01.15/IX/2018 ini di Pimpin Ketua Majelis Hakim Iskandar A Gani, SE dengan Hakim Anggota masing-masing Maimun, SPd, Muhammad Jafar, SE, Saifullah, ST dan Musliadi, SPd.

Sidang yang berlangsung di Aula Penyelesaian Sengketa Pemilu Kantor Panwaslih Aceh Timur sempat ‘ molor ‘ sekitar setengah jam lebih akibat  termohon dari unsur Komesioner Komisi Independen Pemilihan (KIP)  Aceh Timur datang terlambat.

Dalam amar putusan adjudikasi yang dibacakan secara bergantian oleh Ketua dan Anggota Majelis Hakim  menolak seluruhnya atas permohonan gugatan yang diajukan oleh Pemohon.

Menanggapi Putusan tersebut, Ketua DPC Hanura Aceh Timur, Ismail Abda didampingi sekretarisnya Fuadi, AMd. T mengatakan siap menerima putusan hukum dari majelis Hakim.

” Sebagai warga negara yang baik, tentu kita harus taat dan patuh hukum”. Ujar Ismail Abda.

Seperti diketahui sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Kabupaten Aceh Timur menggugat KIP setempat menyusul Bacaleg  dari Partai tersebut atas nama Abdullah dicoret dari Daftar Calon Tetap. (Jm)




Nurdin Ali, Caleg Hanura yang Kibarkan Kerawang Gayo ke Manca Negara


Takengon, Baranewsaceh.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan partai politik peserta Pemilu 2019 mendatang. Sebanyak 20 partai politik telah mengantongi nomor urut untuk berkompetisi dalam Pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019.

Masyarakat Indonesia nantinya tidak hanya memilih Presiden dan Wakil Presiden tapi juga legislatif lainnya. Nurdin Ali, Pria berdarah Gayo Kelahiran Kampung Uning, 28 Desember 1965 merupakan salah satu Calon Legislatif (Caleg.Red) untuk DPRA Daerah Pemilihan (Dapil) 4 mewakili Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah melalui Partai Hanura no urut 2. Suami dari DR.Binahayati yang berprofesi sebagai Dosen UNPAD ini adalah sosok yang syarat pengamalan bekerja dan berorganisai baik level Nasional dan Internasional, seperti IOM, Conservation Internasional dan menjadi Anggota Kadin Amerika Serikat serta sekretaris Masyarakat Perlindungan Kopi Gayo (MPKG) periode 2010-2014.

Nurdin Ali yang memiliki latar belakang pendidikan Tehnik Informatika dari ST INTEN Bandung ini selalu konsen mempromosikan “Kekayaan” Gayo ke berbagai Daerah dan Negara diantaranya hasil pertanian unggulan Aceh Tengah Yaitu Kopi yang menjadi magnet untuk para wisatwan berkunjung ke Gayo serta Kerawang Gayo salah satu budaya Indonesia yang telah di tetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Warisan Budaya tak benda yang sejak tahun 2014 yang lalu.

Kerawang gayo adalah hasil cipta dan karsa masyarakat gayo sebagai konsep horizontal antara sesama manusia, bentuk ukirannya merupakan ornamen alam yang menjadi symbol dan identitas yang lahir dari cipta dan karsa manusia yang menjadi nilai estitika dalam perilaku kehidupan.

Dalam perbincangan melalui Video Call pada hari Senin 8 Oktober 2018, Nurdin Ali yang saat ini berada di Negeri Paman Sam Amerika Serikat Mengibarkan Kerawang Gayo mengatakan bahwa “ Tujuan saya maju sebagai Calon Legislatif untuk DPRA dari Dapil 4 melalui Partai Hanura yaitu berjuang di parlemen untuk Kepentingan Tanoh Gayo, Baik Itu di bidang Ekonomi, Pendidikan dan Lingkungan.” Lebih lanjut, kata Nurdin Ali “Banyaknya putra-putri gayo yang menempuh pendidikan di luar gayo karena rendahnya mutu pendidikan kita saat ini, begitu juga halnya dengan lingkungan yang harus di perjuangkan agar tetap terjaga, serta perlunya pemetaan pertanian yang komprehensif untuk kesejahteraan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan secara otomatis meningkatkan PAD dari sector ini,” Jelas pria yang pernah sebagai pegawai PT Industri Pesawat Terbang Nusatara (IPTN) selama 13 tahun Mulai Sejak tahun 1990-2003. (Riega)




“Mahasiswa Jangan Malu Berpolitik”

MATARAM, BARANEWSACEH.CO – Kesadaran berpolitik mahasiswa kini mulai memudar. Hal itu terjadi akibat kultur modernisasi dan globalisasi yang cenderung mengikis idealisme. Padahal dalam bentangan sejarah negeri ini, mahasiswa memiliki peran besar sebagai agen perubahan. Karena itu, kesadaran berpolitik mahasiswa perlu ditingkatkan. Mahasiswa jangan hanya kuliah saja, lebih dari itu harus merakyat dan peduli akan kepentingan rakyat.

Demikian dikatakan Bunda Ferdinanda Vera Witomo M. sebagai Calon Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil 1 (Kota Mataram) periode 2019-2024, saat berbagi cerita dengan kader muda Liga Mahasiswa Nasional Demokrat (LMNasDem) NTB usai istrahat siang dalam agenda “Pekan Orientasi” Calon Anggota DPR RI, DPRD Provinsi & DPRD Kab./ Kota Partai NasDem Se-Provinsi Nusa Tenggara Barat berlangsung di Hotel Grand Madani Mataram, 06 Oktober 2018.

Berkaca pada sejarah, ujung tombak perubahan khususnya pada dunia politik selalu dilakukan oleh mahasiswa. Sebab, mahasiswa bukan hanya berfungsi sebagai inteletual akademisi, lebih dari itu mahasiswa berfungsi sebagi inteletual sosialis, katanya.

Menurut Ferdinanda Vera Witomo M, mahasiswa perlu memiliki kesadaran politik dan kepedulian terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat di sekitarnya. Karena ilmu yang didapat di bangku kuliah tidak cukup untuk menjawab segala tantangan zaman yang dinamis. Banyak ilmu yang dapat dipetik dari aktivitasnya di luar kampus, meskipun tidak memiki bobot kredit.

Aktivitas pergerakan mahasiswa seperti demonstrasi, orasi, seminar, kongres, pernyataan sikap, tuntutan dan lainnya, sebenarnya merupakan aktivitas politik. Semua itu adalah sarana komunikasi politik lisan dan tulisan. Jadi secara jujur tak bisa dipungkiri bahwa gerakan mahasiswa merupakan gerakan politik.

Namun untuk menyampaikan aspirasi agar didengarkan oleh pemerintah ada mekanisme yang kita lalui, misalnya ada konsep dan rumusan yang jelas supaya bisa didengarkan dan mahasiswa bisa dikatakan sebagai pelopor.

Ferdinanda Vera Witomo M melanjutkan, idealnya gerakan mahasiswa merupakan gerakan moral dan politik nilai, bukan gerakan politik kekuasaan. Karena mahasiswa masih mempunyai tugas akademis dan kaderisasi kepemimpinan di kampus. Dua hal itu akan menjadikan mahasiswa siap sebagai para pemimpin masyarakat yang memiliki konsistensi idealisme seperti ketika masih di kampus.

Sementara itu, Wakil Sekertaris Informasi Dan Database Liga Mahasiswa Nasional Demokrat (LMNasDeM) NTB Rikardus Nompa, S.Pd atau lebih akrab disapa Bung Rikardus menilai satu sisi bahwa mahasiswa saat ini masih malu untuk mau berpolitik dan masih pada posisi zona nyaman.

Tambahannya, Mahasiswa tidak perlu lagi apolitis dan anti partai politik, tinggal memilih partai mana yang lebih baik untuk bergabung saja, karena mempertahankan budaya anti partai, sama saja dengan mengizinkan perompak dan penjahat politik untuk menginterfensi kebijakan.

Meskipun negeri ini sudah menemukan pemimpin yang tepat, namun tidak dibarengi dengan kekuatan politik yang mendominasi, realisasi kebijakan yang pro terhadap rakyat akan tetap sulit terlaksana. (RED)




Caleg Muda Kader Bangsa Deklarasi #mudakanindonesia, Rahmat Asri Sufa : Ini Gerakan Awal Perubahan

Jakarta, Baranewsaceh.co  – Perwakilan caleg muda dari berbagai daerah di Indonesia menginisiasi Gerakan Ayo #mudakanindonesia. Gerakan ini diawali oleh caleg-caleg muda yang berasal dari Aceh hingga papua. Caleg Muda Kader Bangsa merupakan gerakan awal menepis setiap isu-isu miring terhadap perpolitikan yang ada di Indonesia, Jakarta (6/10/2018)

Rahmat Asri Sufa, caleg muda asal Bireuen Provinsi Aceh dari Partai Demokrat menegaskan,
” Gerakan #mudakanindonesia merupakan refleksi 90 tahun sumpah pemuda dan inisiasi yang dilakukan oleh kaum muda yang terdiri dari calon anggota legislatif millenial lintas partai yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia yang tergabung dalam Caleg Muda Kader Bangsa”, ungkap Tokoh Muda asal Aceh ini

Lanjutnya, “Adapun isi dari deklarasi ini berisikan tentang beberapa problem-problem yang masih tersisa baik dalam tataran makro maupun mikro seperti ideologi, ekonomi, hukum hingga korupsi. Selain memaparkan masalah yang belum selesai, gerakan caleg muda kader bangsa ini juga menyatakan sikap secara publik apa saja komitmen kami sebagai politisi muda baik selama proses pemilu maupun pasca pemilu ketika terpilih maupun tidak”, Kata Wakil Sekretaris Partai Demokrat Bireuen ini

Rahmat Asri Sufa juga menyampaikan, bahwa caleg muda dari berbagai parpol baik parpol koalisi pendukung pemerintah maupun oposisi berharap ada perubahan iklim demokrasi di Indonesia,
“Harapan dari gerakan ini adalah mampu menggerakkan seluruh elemen bangsa, baik negara, parpol dan caleg serta masyarakat baik di dunia nyata maupun dunia maya untuk menghadirkan optimisme, iklim positif dan perbaikan demokrasi menuju Indonesia yang lebih baik dan bermartabat”, tutup Bendahara Eksekutif Tamaddun Institute (RED)




DPW Pakar Bireuen Siap Kawal Pemilu Damai

BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Pusat Analisis Kajian Advokasi Rakya Aceh (PAKAR) Kabupaten Bireuen. Siap Mengawal dan Meng-advokasi penyelenggaraan “Pemilu Damai” yang bersih, jujur dan adil serta tanpa money politik di Bireuen pada 2019 akan datang.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPW PAKAR Bireuen. M Iqbal S. Sos dalam Konferensi Pesr, di aula Bireuen Partee, Sabtu (6-10-2018) sore.

M. Iqbal meminta, seluruh lapisan elemen masyarakat agar menyukseskan pemilu yang bersih, jujur, adil dan bertanggungjawab serta jauh dari praktik money politik (politik uang).

Mengingat pemilu 2019 sangat rawan potensi kecurangan, maka publik harus peka menyikapi kondisi tersebut. Termasuk, harus menghindari bujukan atau rayuan dari caleg tertentu yang mengiming-iming memberikan uang, supaya untuk memilih mereka dalam pemilu 2019 ini.

Disamping itu, PAKAR menyatakan siap untuk mengawal dan meng-advokasi proses penyelenggaraan pemilu. Sehingga dapat berlangsung kondusif sesuai dengan hati nurani, serta aspirasi masyarakat terkontaminasi dalam memilih wakilnya di parlemen dan presiden nantinya.

“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat yang memiliki hak pilih, agar menggunakan hak politiknya dengan jeli dan bijak pada hari pemilu tiba, serta tidak golput, jangan terpengaruh dengan provokator. Jangan sampai rakyat menjadi rugi dikemudian hari, “katanya.

M Iqbal yang didampingi Direktur Eksekutif PAKAR Aceh, Muhammad Khaidir SH menjelaskan, pihaknya tidak memiliki interest terhadap caleg tertentudan secara organisasi, selalu berkomitmen menjaga netralitas. Jika ada yang terlibat dalam tim sukses, atau mencalonkan diri pada pileg maka akan diberhentikan secara tidak hormat alias dipecat.

“Maksud dan tujuannya hanyalah demi menjaga semangat bersama, untuk terus mewujudkan pemilu yang bersih, tidak dinodai oleh kecurangan para kandidat yang ambisius, sehingga menghalalkan segala cara demi merebut kursi empuk di parlemen, “jelasnya.

Lanjutnya, kami juga meminta penyelenggara pemilu, mulai KIP, PPK, PPS, Bawaslu, Bawaslu Kecamatan dan PPL, agar dapat melaksanakan tugas secara ptofesional serta tidak melakukan tindakan yang melanggar etika, “tegasnya.

Sementara itu, M. Fadhil (Fadhil Juang) dalam kesempatan yang sama juga menyapaikan sedikit polemik yang kini sedang gencar dibicarakan oleh masyarakat Bireuen tentang pembelian (Pengadaan) mobil dinas baru untuk Bupati Saifannur, S.Sos dengan anggaran 1,9 M yang diplotkan dari APBK-P 2018.

Fadhil mengatakan, pembelian mobil mewah untuk bupati Bireuen sebenarnya jika dikaji secara prosedur dan aturan ‘ya sah-sah saja. Namun, jika dilihat secara moral, itu terlihat tidak etis, karena masyarakat kita masih banyak yang miskin. Pemimpin janganlah berfoya-foya atau bermewah-mewah diatas penderitaan rakyatnya, “tutupnya. (Adam)




Fake Account dan Fake News Bagian Gaming Politik Pilpres

Fake account dan fake news adalah bagian black campaign terselubung juga saat pemilihan presiden di Amerika Serikat 2016 lalu.

Saya menilai bahwa media sosial merupakan sasaran empuk bagi para haters untuk menyebarkan berita fake news (berita bohong) atau lebih dikenal dengan “Hoax“.

Donald Trump pun sempat diserang dengan isu “woman” sedangkan Hillary Clinton dengan 33 ribu fake email. Entah itu hoax, tapi itulah realita pada pilpres AS.

Sekarang ini, perang politik yang sebenarnya bukan lagi terjadi di darat , tapi on the air (atau di udara) atau on the sky (di angkasa). Disanalah orang saling melakukan black campaign. Istilah tersebut lebih keren dengan nama “Algoritma”, ini merusak branding image tim Prabowo. Tapi anehnya, sandiwara politik ini diikuti.

Lihat saja gaya politik ular yang cerdik yang dimainkan Ratna Sarumpaet, tapi gagal juga. Harusnya kabar bohong ini jangan di blow up. Ataupun sebelum viral, Ratna harus langsung press confrence. Jangan sudah heboh baru dia mau mengungkap kebohongannya. Inilah sebuah great pretender and lie (kepura-puraan dan kebohongan terbesar) dari seorang aktivis Ratna Sarumpaet. Tapi salut terhadap kepolisian yang langsung mengungkap dan mengusut dibalik kebohongan Ratna tersebut.

Memang hoax jelang pilpres akan terus dimainkan. Begitu pun fake news. Dan ini bisa menurunkan tingkat elektabilitas pasangan capres masing-masing kubu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus lebih ketat lagi. Buat seperti yang dilakukan Kominfo dengan menutup situs-situs porno. Ini pembelajaran politik bagi warga Indonesia sampai politisi agar jangan bermain api. Ini strategi paling buruk dalam politik. Carilah strategi yang cerdas bukan menyerang lawan politik.

Saya melihat gerakan ini masih tetap menjadi komsumsi publik. Serangan terhadap lawan dengan hate speech masih akan marak. Belum lagi character assisanation (pembunuhan karakter) masih akan berlanjut. Seracen, PKI, pelanggaran HAM, Isu Cina, Isu Keturunan sampai ke keluarga akan terus diangkat ke publik. Ini bisa terjadi chaos jika tidak diantisipasi.

Ratna secara tidak langsung merusak tim koalisi Prabowo-Sandi. Dia terlalu over acting and over confidence. Bisa jadi dengan case ini suara Prabowo jeblok. Orang seperti ini tak pantas dijadikan tim pemenangan. Tapi ada juga yang percaya pada trik murahan Ratna. Jangan bikin gaduh, galau dan gamang.

Asa terbesar kita melihat pilpres tanpa skandal, hoax, konspirasi tapi jurdil.(arh/RED)




Terkait Gugatan PNA, Panwaslih Gelar Mediasi dengan KIP Nagan Raya

Suka Makmue, Baranewsaceh.co – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Nagan Raya menggelar mediasi sengketa keterlambatan laporan dana kampanye calon legislatif Pemilu 2019, Jumat (05/10).

Ketua Divisi Hukum dan Penindakan Panwaslih Nagan Raya, Adam Sani, S.HI., MH mengatakan, pihaknya hari ini memediasi antara partai politik lokal PNA dengan KIP setempat.

“Pemohon yakni yakni Partai Nanggroe Aceh dan termohon atau KIP Nagan Raya kami datangkan pada mediasi ini. Dalam sidang mediasi ini kami meminta keterangan dari pemohon dan termohon,” kata Adam Sani.

Pada mediasi itu, masing masing pihak mempedomani UU secara berbeda. PNA berpedoman pada UU Nomor 7 tahun 2017 tentang penyelenggaraan pemilu dimana disana ada celah keterlambatan di proses 12 hari sebelum rapat umum.

Sedangkan KIP setempat berpedoman pada PKPU, sehingga laporan awal dana kampanye partai PNA dianggap lambat beberapa menit.

Dalam pertemuan itu kedua belah pihak, mencapai kesepakatan yaitu KIP menerima hasil mediasi hari ini. Dengan mempertimbangkan niat baik parlok tersebut.

“Kita menerima dengan mempertimbangkan niat baik partai lokal tersebut,” terang M. Yasin selaku ketua KIP Nagan Raya.

Secara terpisah, Ketua PNA Nagan Raya, Teuku Cutman, SE menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Panwaslih yang telah memediasi pihaknya dengan KIP Nagan Raya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Panwaslih dan KIP atas hasil pertemuan kita hari ini,” ungkap Cutman.

Informasi yang diperoleh media ini, tak hanya PNA, terdapat 4 partai politik lainnya yang akan menempuh jalur mediasi diantaranya Partai Demokrat, Partai Sira, PA, dan PAN. (ARIF)




Politisi Muda NasDem NTB, Kraeng Hamid : RS Berbohong ! Penerapan Budaya Ketimuran Diterapkan

Mataram, Baranewsaceh.co  – Beberapa hari terakhir ini, Indonesia dihebokan oleh informasi terkait penganiayaan Ratna Sarumpaet(RS) yang merupakan salah satu Tim Pemenangan Pilpres Prabowo-Sandi oleh tiga oknum yang tidak bertanggungjawab. Menurut informasi yang disampaikan oleh RS, kejadian itu berlangsung sekitar kawasan Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (21/9/2018) lalu.

Ia bercerita, kejadian itu berlangsung ketika RS berada didalam taxi bersama dua orang peserta dari Sri Lanka dan Malaysia selepas menghadiri sebuah konferensi.

Tiba-tiba taksi yang mereka tumpangi diberhentikan dilokasi sepi oleh tiga orang. Dua rekan yang bersamanya, turun dan berjalan menuju Bandara. Sementara Ratna ditarik tiga orang ke tempat gelap.

Ia pun dihajar habisan dan diinjak perutnya oleh tiga pelaku tersebut serta dilempar ke aspal. Akibatnya, bagian samping kepala RS mengalami luka robek. Dan wajahnya pun mengalami lebam.

Tapi kenyataannya, informasi yang disampaikan oleh RS itu skenario yang dibuat, pemberitaan yang disampaikan RS adalah informasi hoaks yang dibuat-buat.

Ia pun mengakui kebohonganya melalui channel TV Nasional, Net.TV, Rabu (3/10).

Politisi Muda dari Partai NasDem Nusa Tenggara Barat (NTB), Kraeng Hamid menyayangkan sekali atas cerita-cerita bohong yang diinformasikan oleh RS.

” Beberapa hari terakhir ini, Kita dihebokan dengan cerita hoaks yang disampaikan oleh RS. Pemberitaan hoaks itu, sedikit membuat ketegangan ditengah Masyarakat. “, terang Kraeng Hamid, Ketua Komite Wilayah Liga Mahasiswa NasDem NTB

Lanjut Kraeng Hamid yang merupakan Komando Gerakan Pemuda Mahasiswa SEKRETARIAT Nasional (SEKNAS) Jokowi NTB, Bu RS menciptakan informasi hoaks yang cukup hebat. Tapi lambat laun, pembenaran itu pasti datang. Secerdas apapun Kita menciptakan kebohongan. Pembenaran akan selalu ada.

” Tuhan tidak pernah menutup mata “, tegasnya lagi

Kita sudah terlanjur mengkonsumsi berita hoaks dari RS. Maka dari itu, Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia lebih khususnya warga NTB untuk saling memaafkan. Memaafkan itu, merupakan implementasi budaya ketimuran yang sudah turun temurun.

” Kita menyadari, pemberitaan hoaks efeknya besar. Yang terpenting, jadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi dan pelajaran buat Kita semua. Agar sekirannya, ketika informasi ada, jangan ditelan menta-menta. Yakinkan dulu sumbernya benar dan jelas “, tutupnya

Mengingat pesta demokrasi sedang berlangsung, masyarakat harus cerdas menyikapi persoalan yang sedang terjadi. Dan mengajak masyarakat Indonesia untuk mewujudkan demokrasi sehat, jujur, aman dan damai. (RED)




Kasus Ratna Sarumpaet, Pengamat: Ini Gaya Politik Ular yang Cerdik

Peneliti politik Indonesian Public Institute (IPI), DR Jerry Massie

Jakarta, BARANEWSACEH.CO – Menanggapi kasus kebohongan Ratna Sarumpaet, Peneliti politik Indonesian Public Institute (IPI), DR Jerry Massie MA, PhD menilai, secara tindak lansung tindakan Ratna Sarumpaet merusak branding image tim Prabowo. Tapi anehnya sandiwara politiknya diikuti.

“Ini gaya politik ular yang cerdik tapi gagal juga. Harusnya ini jangan di blow up. Ataupun sebelum viral Ratna langsung press confrence.Jangan sudah heboh baru dia mau mengungkap kebohongannya. Menurut saya itu great pretender and lie dari Ratna,” kata Jerry kepada INDONEWS di Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Atas terungkapnya kasus ini, Jerry memberi apresiasi atas kinerja polri. Pasalnya untuk mencegah dampak dari kebohongan yang dilakukan  Ratna Sarumpaet, pihak kepolisian berhasil mengungkap kebohongan Ratna Sarumpaet.

Jerry mengaku,  menjelang pilpres 2019 akan banyak hoaks yang akan terus dimainkan. Begitu pun fake news. “Dan ini bisa menurunkan tingkat elektabilitas pasangan capres yang didukung oknum tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Jerry menambahkan, kasus ini sebaiknya menjadi pembelajaran politik bagi warga Indonesia sampai politisi agar jangan bermain api. Ini strategi paling buruk dalam politik. Carilah strategi yang cerdas bukan menyerang lawan politik.

“Saya melihat gerakan ini masih tetap menjadi komsumsi publik. Serangan terhadap lawan dengan hate speech masih akan marak. Belum lagi character assisanation (pembunuhan karakter) masih akan berlanjut,” ungkapnya.

Jerry memperingatkan, jika kasus seperti Ratna Sarumpaet tidak diantisipasi maka hal bisa terjadi chaos. Karena itu sebaiknya dalam pembelajaran berpolitik kasus Ratna diproses sesuai undang-undang yang berlaku.

“Orang seperti ini tak pantas di jadikan tim pemenangan. Tapi ada juga yang percaya pada trik murahan Ratna. Jangan bikin gaduh, galau dan gamang,” tutupnya. (Hdr)/INDONEWS.ID 




Ketua Pemuda Desa Ule Nyeu Siap Mendukung Azhari Cage Ke Senayan

Azhari Cage SIP Calon DPR-RI Dapil Aceh II, nomor urut 1

ACEH UTARA, BARANEWSACEH.CO – Ketua Pemuda Desa Ulee Nyeu, Kecamatan Banda Baroe, Aceh Utara, Aspari atau yang akrab disapa Pak Rahel, siap mendukung Azhari Cage SIP pada Pileg 2019 mendatang sebagai Dewan Perawakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang maju lewat Partai Bulan Bintang (PBB).

Hal tersebut dikatakan Aspari kepada media Baranewsaceh.co, selasa malam (02-10-2018).

Menurut Aspari. Sosok Azhari Cage layak dan patut untuk didukung dan diperjuangkan menuju ke Senayan, Jakarta. Karena Azahari Cage adalah sosok yang Istiqamah membela agama islam yang kini sudah terang-terangan dinistakan oleh para-para pihak, “tuturnya.

Aspari, Katua Pemuda Desa Ule Nyeu Kecamatan Banda Baro

Disamping itu, kata Aspari. Azhari Cage sudah teruji dan terbukti sebagai seorang pejabat Parlemen, ia sudah pernah berbuat untuk kepentingan rakyat, serta sudah memperjuangkan aspirasi rakyat Aceh khususnya Aceh Utara. Sekarang Azhari Cage juga masih mengemban amanah rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, dan menjabat sebagai ketua Komisi I, “terangnya.

“Saya menyatakan sikap untuk mendukung Azhari Cage atas keyakinan dan kemahuan saya pribadi. Tidak ada unsur pemaksaan ataupun iming-iming dari orang lain. Tekad saya sudah bulat mendukung Calon DPR-RI nomor urut 1 dari Partai PBB Daerah Pemilihan Aceh II tersebut, “jelas Ketua pemuda Desa Ule Nyeu tersebut.

Lebih lanjut, jelas Aspari. Saya mengajak semua masyarakat Aceh untuk menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan mengedepankan etika dalam berpolitik, serta mampu menerima perbedaan dan pandangan politik. Kita sebagai masyarakat jangan sampai mengunjing dan jangan menjadi penyebar berita Hoakc dan sara. Siapapun pilihan kita itulah pemimpin kita kedepan, “tutupnya.(Adam)




Pang Sumatra, Minta Ketua BRA Prioritaskan Wilayah Langkat Deli Dan Asahan

Budi Satria (Pang Sumatra) wakil panglima KPA-PA wilayah Aceh Tamiang.

Aceh Tamiang, Baranewsaceh.co – Wakil panglima KPA-PA Aceh Tamiang Budi Satria (Pang Sumatra) meminta kepada ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) yang baru Muhammad Yunus, untuk melihat dan memprioritaskan terhadap 3 (tiga) Wilayah, Langkat, Deli dan Asahan, Senin (01-10-2018).

Pang Sumatra, mengatakan, ketiga wilayah tersebut kali ini harus dipedulikan dan dijadikan prioritas utama oleh ketua BRA yang baru. Dikarenakan ketiga wilayah tersebut selama ini kurang tersentuh dari pihak BRA, “kata Pang Sumatra kepada Media Baranewsaceh.co.

Menurut Pang Sumatra, mengingat kepada kombatan dan korban konflik yang ada di 3 (tiga) wilayah Sumatra ini kurang dipedulikan oleh pihak BRA yang berkantor di ibukota Provinsi Aceh, Banda Aceh, “terangnya.

Maka dengan demikian, Kata Pang Sumatra. Kali ini saya meminta kepada ketua BRA, tolong utamakan mareka dulu. Mereka tidak punya tempat untuk mengadu, karena mareka tidak punya anggota Dewan maupun DPRA dan DPRK, “imbuh mantan Wakil Panglima wilayah Langkat Sumatra tersebut.

“Dulu Ketika Muallem (Muzakir Manaf) menjabat sebagai wakil gubernur Aceh kombatan di tiga wilayah tersebut ada yang tersentuh, tetapi semenjak Mualem tidak terpilih pada pilkada 2017 tahun lalu mareka tidak punya tempat untuk mengadu, “ujarnya.

Maka satu-satunya jalan dan tempat untuk mareka mengadu adalah di Badan Reintegrasi Aceh (BRA), Karena mareka belum ada wilayah sendiri. Mareka juga mantan pejuang dulu semasa Aceh konflik. Saya berharap pihak BRA juga ingat pada jasa mareka yang di tiga wilayah tersebut, dan meng-anggap mereka sama dengan kombatan-kombatan wilayah lain yang ada di Aceh, “tutup Pang Sumatra.(Adam)




Edi Zulkifli Korwil Pemenangan Jokowi – Ma,ruf Amin, Bener Meriah

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Ketua Partai Neungro Aceh, DPW Kabupaten Bener Meriah. Edi Zulkifli ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) tim pemenangan calon Presiden dan wakil presiden RI. Jokowi – Ma,ruf Amin oleh, ketua Tim pemenangan pasangan calon Presiden Jokowi Ma,ruf Amin Provinsi Aceh Irwansyah. Minggu (30/09).

Edi Zulkifli saat di hubungi melalui HP selulernya, membenarkan  perihal penunjukan dirinya sebagai Korwil tim pemenangan Jokowi Ma,ruf Amin, Kabupaten Bener Meriah.

Selanjutnya Edi Zulkifli menyebutkan akan terus melakukan koordinasi untuk menggalang kekuatan, bersama sejumlah partai koalisi pendukung pasangan Jokowi – Ma,ruf Amin.

Ketika Baranewsaceh tanya tentang khans dan peluang Pasangan Jokowi – Ma,ruf Amin khususnya di Kabupaten Bener Meriah ?. Dengan nada penuh optimisme Edi Zulkifli mengatakan. Saya rasa masyarakat Kabupaten Bener Meriah pasti tau siapa itu “Jokowi” Jawabnya sederhana.

Disisi lain Ketua tim pemenangan Jokowi – Ma,ruf Amin, Provinsi Aceh. Irwansyah sampai berita ini di terbitkan belum bisa di hubungi. (DN)




Fakhrurrazi Resmi Maju DPRK Pijay No Urut 6

BARANEWSACEH.CO – PIJAY – Kontestasi politik 2019 mendatang mendapat perhatian tersendiri di kalangan masyarakat, tidak hanya di pilpres, juga di pileg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota. Hal ini sangat menyita perhatian publik karena diwarnai dengan hadirnya pemuda di pileg 2019, hampir semua tingkatan jumlah pemuda yang bertarung di Pemilihan Legislatif mendatang mencapai 60% atau sebagian besar pemudalah yang mewarnai pileg 2019. Maka sudah saatnya pemuda harus mengambil peran dalam pertarungan tersebut.

FAKHRURRAZI salah satu tokoh muda asal Pidie jaya dan juga sekarang sekretaris Tim Asisten Irwandi Yusuf yang saat ini juga bakal bertarung menuju kursi DPRK Pidie jaya melalui Partai Nenggroe Aceh (PNA) melalui para lokal Dapil 4 meliputi kecamatan TRIENGGADENG dan kecamatan PANTERAJA

“Insyaallah, saya resmi maju di DPRK Pidie jaya Pasca penetapan oleh KIP Pidie jaya melalui DCT, saya sudah terdaftar secara resmi sebagai salah satu calon legislatif yang akan bertarung di pileg 2019 mendatang” ujar pemuda asal Trienggadeng tersebut.

Lanjutnya, “tujuan saya maju di pileg tidak lain ingin mewakili aspirasi pemuda dan seluruh masyarakat Trienggadeng Panteraja Dapil 4 . Pada kesempatan ini jika saya nanti di percaya oleh rakyat Pidie Jaya untuk duduk di parlemen, insyaallah akan memperjuangkan aspirasi anak muda yang kreatif sesuai dengan kebutuhan baik dari segi kewirausahaan, ekonomi dan peluang kerja lainya. Selanjutnya kita akan berkeadilan atas aspirasi masyarakat yang akan disampaikan kepada kita kedepan ketika terpilih di parlemen dan juga semua suara yang diprioritaskan”, tegas Fakhrurrazi yang sering di sebut Mas deee (RED)




Sah Ditetapkan DCT, Ria Faradipa Siap Rebut Satu Kursi di DPRK Bireuen

BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – 2019 mendatang menjadi tahun pesta politik yang paling besar, selain pemilihan presiden, juga diikuti dengan pemilihan legislatif yaitu pemilihan DPD RI, DPR RI, DPRD tak terkecuali DPRK.

Berdasarkan beberapa permasalahan yang dianggap belum ada titik terang, Ria Faradipa Amd.Keb salah satu putri asli Bireuen mengkokohkan niatnya untuk maju di pemilihan legislatif mendatang.

“Iya betul, saya akan maju di pileg 2019 melalui Partai Aceh (PA) sebagai Calon Legislatif DRPK Bireuen, daerah pemilihan (Dapil) I mewakili kecamatan Kota Juang dan Kuala. Dan Alhamdulillah sudah masuk dalam DCT (daftar calon tetap) dengan nomor urut 06 seperti yang diumumkan oleh KIP Bireuen beberapa waktu yang lalu” ujar salah satu aktivis perempuan Bireuen tersebut, Kamis (27-09-2018).

Dara kelahiran 07 April 1996 yang juga aktif di ikatan Duta Wisata kabupaten Bireuen itu sudah membulatkan tekadnya untuk memperjuangkan hak-hak rakyat yang dianggap belum tersampaikan saat ini, terutama hak para perempuan Bireuen, “tuturnya.

“Salah satu fokus utama yang kita perjuangkan nanti adalah hak daripada tenaga kesehatan yang selama ini terkesan tidak diprioritaskan bahkan tidak anggap, faktanya adalah kita semua berharap pelayan maksimal dari tenaga kesehatan di rumah sakit tapi mereka sendiri masih status bakti tanpa gaji, itu menjadi salah satu faktor kurang maksimalnya pelayan oleh tenaga kesehatan, “lanjut gadis yang baru menamatkan studinya di Akademi Kebidanan Munawarah Bireuen tersebut.

Lebih lanjut, kata Ria. Yang juga salah satu fungsioner pengurus KNPI Kabupaten Bireuen itu mengatakan, masih banyak hal lain yang akan diperjuangakan diparlemen nantinya, berdasarkan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Ia berharap jika nanti diberikan kepercayaan, maka ia akan turun langsung setiap tahunnya untuk mendengarkan aspirasi rakyat.

“Selain masalah tenaga kesehatan, kita banyak hal lain yang juga ingin kita perjuangankan, dan setiap tahunnya akan kita usahakan untuk turun mendengarkan langsung aspirasi rakyat, maka dari itu secara pribadi saya mohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk meraih satu kursi di parlemen legislatif kabupaten Bireuen demi memperjuangkan hak-hak rakyat, “jelas perempuan yang juga kader aktif HMI Cabang Bireuen dan juga di kepengurusan Pemuda Pancasila Kabupaten Bireuen tersebut. (ADAM)




Rahmat Asri Sufa Resmi Maju Ke DPRK Bireuen Melalui Dapil Bireuen 2

Medan, Baranewsaceh.co  – Kontestasi politik 2019 mendatang mendapat perhatian tersendiri di kalangan masyarakat, tidak hanya di pilpres, juga di pileg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota. Hal unik tersebut diwarnai dengan hadirnya pemuda di pileg 2019, hampir semua tingkatan jumlah pemuda yang bertarung di Pemilihan Legislatif mendatang mencapai 55% atau sebagian besar pemudalah yang mewarnai pileg 2019, Rabu (26/9/2018)

Rahmat Asri Sufa, salah satu tokoh muda asal Aceh di Medan yang saat ini terdaftar sebagai mahasiswa pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan ini juga bakal bertarung menuju kursi DPRK Bireuen melalui Partai Demokrat Dapil 2 Bireuen.

“Insyaallah, saya resmi maju di DPRK Bireuen. Pasca penetapan oleh KIP Bireuen melalui DCT, saya sudah terdaftar secara resmi sebagai salah satu calon legislatif yang akan bertarung di pileg 2019 mendatang”, ujar pemuda asal Peusangan ini

Lanjutnya, “tujuan saya maju di pileg tidak lain ingin mewakili aspirasi pemuda Dapil 2 yang mencakup Kecamatan Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krung dan Jangka di DPRK Bireuen. Semoga dengan banyaknya hadir pemuda di parlemen, suara pemuda akan terwakili dan diprioritaskan”, tegas Rahmat yang juga Wakil Sekretaris Partai Demokrat Bireuen (NS)




Rajali Pengusaha Muda Sosoknya Tegas dan Bersahaja Ramaikan Bursa Caleg Gayo Lues

Baranesws(GayoLues) Berlatar sebagai Sosok Pengusaha muda yang baru memulai karir dalam kompetisi dalam perpolitikan dikabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh.

Meniti karir politiknya dari bawah melalui partai Golongan karya.

Dalam konstestasi politik walau masih pemula namun pengusaha muda ini tidak mudah patah arang untuk mengadu nasib didunia politik,semangatnya sangat tinggi untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan mandiri dalam pembangunan kabupaten Gayo lues ke masa yang akan datang.

Sebagai pengusaha Muda suami dari Nurma S.Fitri,dan anak pasangan alm.H. Abu Rahmad/Hj.Siti Fatimah.

Dengan membawa visinya”Bergerak Bersama Rakyat Insyah Allah kita bisa”begitulah sekilas sosok jiwa muda yang energik ini. Semoga berkenan dihati masyarakat Gayo Lues khususnya dapil I Kecamatan Blangpegayon dan Kecamatan Putri Betung,dan kelak siap mengemban amanah rakyat .(J.PORANG)




Hamsani Seorang Jurnalis Maju Jadi Caleg Dapil II Gayo Lues Mohon Do’a dan Dukungan

Gayo Lues, Baranewsaceh.co – Salah satu jurnalis Gayo Lues, Hamsani ikut bertarung dalam pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat kabupaten Gayo Lues nomor urut lima (5) melalui partai Golongan karya (Golkar) di dapil II meliputi kecamatan Terangun, Tripe Jaya, Blangjerango dan Kute Panjang.

Tokoh pemuda kelahiran Terangun tahun 1986 ini menjelaskan dirinya bertekad ikut jadi caleg karena terdorong naluri dan ingin menyampaikan suara rakyat sesuai dengan aturan yang berlaku tanpa memberikan embel-embel yang tidak jelas saat kampanye berlangsung.

“Intinya kita tidak akan membohongi rakyat. Saya hanya ingin mendengar seruan, dan keluhan rakyat, apa seharusnya saya perjuangkan, maka kewajiban itu yang harus saya perjuangkan. Kita berharap jangan ada lagi yang mengumbar janji-janji manis yang tak masuk akal,” jelasnya dikediamannya kepada sejumlah awak media, Selasa, (25/09/18).

Anak dari Tgk. Makmur dan ibu Fisah melanjutkan, dirinya mengaku tak hanya sekedar mencalonkan diri. Tapi, akan memanfaatkan memontum ini untuk berdedikasi mencerdaskan rakyat dalam dunia politik, salah satunya menjelaskan kepada pemilih apa sebenarnya fungsi dari Dewan Perwakilan Rakyat.

“Kita harus berterus terang kepada rakyat mengenai fungsi dan wewenang DPR hanya ada tiga, legilasi membuat peraturan daerah bersama pemerintah, pengesahan anggaran dan pengawasan. Agar masyarakat paham, suatu waktu mereka hanya menuntut sesuai dengan fungsi dan wewenang kita,” jelasnya.

Ketua Lembaga Louser Aceh ini mengajak kepada para pemilih untuk menilai kapasitas sang calon secara rasional, dan berharap kepada politisi yang ikut bertanding agar tidak menarik pertarungan politik ke ranah yang sama sekali tidak substansial dan esensial.

“Sudah saatnya pertarungan pemilu tahun ini harus menyentuh pada hal hal yang substansif dan esensial. Kita juga (Para Caleg/Red) dituntut agar tidak membangun dan menciptakan narasi-narasi penuh kebencian ditengah masyarakat, kita harus mampu menjelaskan bahwa perbedaan pendapat atau pilihan hal yang biasa, jangan dijadikan perbedaan sebagai dasar lahirnya pertikaian,” jelasnya. (J.porang)




Rusian Selian Maju Sebagai Caleg DPRK Aceh Tenggara Dapil 1

ACEH TENGGARA, BARANEWSACEH.CO – Rusian Selian siap maju sebagai calon anggota DPRK Aceh Tenggara melalui Partai Bulan Bintang untuk pesta demokrasi pada Pileg 2019, hal tersebut dikatakan kepada wartawan, Senin, (24/09/2018).

Rusian Selian mengatakan untuk memenuhi janji untuk terus bersama dan memperjuangkan kepentingan warga Aceh Tenggara, dia maju melalui Partai Bulan Bintang (PBB) Caleg DPRK Aceh Tenggara Dapil I nomor urut 2.

Saat di hubungi, Rusian Selian menjelaskan saat ini telah  resmi sebagai  calon Legislatif Partai Bulan Bintang dan terdaftar di KIP Aceh Tenggara  seperti yang telah diumumkan dari 247 orang sebagai daftar caleg tetap (DCT) Aceh Tenggara termasuk dia salah satu dari peserta tersebut, untuk pesta demokrasi pada Pileg 2019 mendatang.

Dengan telah terdaftarnya dirinya sebagai caleg, Rusian Selian berharap pada 2019 bisa berkompetisi dengan calon legislatif lainya secara sehat.

“Sebagai warga Aceh Tenggara saya berkomitmen untuk membangun Agara, kehadiran ini diharapkan mampu menjadi perpanjangan perwakilan masyarakat Aceh Tenggara untuk bisa berkontribusi dalam mewujudkan program kerja dalam upaya membangun Agara yang lebih baik lagi,” ungkap Rusian Selian kepada wartawan Senin (24/09/2018).

Dengan majunya Rusian Seliansebagai calon legislatif Aceh Tenggara pada Dapil 1 nomor urut 2, Ia berharap kepercayaan masyarakat  Agara Khususnya Dapil 1 untuk mempercayai dirinya sebagai perwakilan masyarakat Aceh Tenggara 2019 menjadi anggota DPRK Aceh Tenggara periode 2019-2024.

Saya mohon do’a dan dukungan masyarakat Aceh Tenggara untuk mencalonkan kembali sebagai caleg DPRK  Agara, karena tanpa do’a dan dukungan saya tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Rusian Selian. (Yasir)




Maju Jadi Caleg DPR Aceh Dapil 8, Muhammad Mohon Do’a dan Dukungan Masyarakat Gayo Lues dan Agara

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Muhammad, Putra Asli Gayo Lues  maju menjadi caleg DPR Aceh Daerah Pemilihan  Aceh 8 di Pemilu 2019,Hal ini dipastikan setelah  KIP Aceh mengeluarkan Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Pada Pemilihan Umum Tahun 2019 Provinsi Aceh, pada 21 September 2018 di Banda Aceh.

Muhammad maju dalam Pileg 2019 diusung dari dari PDI Perjuangan sebagai calon anggota legislatif DPR Aceh dari Daerah Pemilihan (Dapil) 8 yaitu Kabupaten Gayo Lues, dan Kabupaten Aceh Tenggara Nomor urut 4.

“Pencalonan diri sebagai Caleg DPR Aceh ini guna menyambung ikatan dan perjuangan rakyat Gayo Lues dan Aceh Tenggara melalui pintu politik, sehingga saya punya rumah politik dan legitimasi untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat Gayo Lues dan Aceh Tenggara dengan lebih baik,” ujarnya  di Blangkejeren Minggu, (24/08/2018).

Selain itu dikatakan Muhammad, pencalonannya sebagai caleg selain didukung internal partai juga dukungan masyarakat. Sehingga, dia kembali menyatakan maju dalam Pileg 2019.

Dengan mengucap Bismilahirrahmannirrahim, saya mohon doa dan dukungan masyarakat Gayo Lues dan Aceh Tenggara untuk mencalonkan kembali sebagai caleg DPR Aceh dari PDI Perjuanga, karena tanpa do’a dan dukungan saya tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Muhammad kepada wartawan.

Menurut dia, kesiapan ikut dalam pesta demokrasi tersebut sudah bulat. Karena sudah mendaftar sebagai caleg ke DPR Aceh.

Ia mengatakan, saat ini sudah menyiapkan tim pemenangannya untuk bergerak. Salah satunya dengan meningkatkan koordinasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Saya optimistis dengan niat sungguh-sungguh akan meraih kursi di DPR Aceh,” ujarnya. (J.Porang)




Jadi Caleg Partai Aceh, Marzuki,ST Janji Amanah

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Marzuki,ST, mengaku bersyukur menjadi calon DPRK Gayo Lues dari Partai Aceh. Dia berjanji bakal amanah buat mengusung aspirasi rakyat.  Hal tersebut disampaikan kepada wartawan Minggu, (23/09/2018) di Blangkejeren.

“Bicara amanah, wakil rakyat dari Partai Aceh, Insya Allah bisa menjanjikan itu,” kata Marzuki .

Berkaitan dengan motivasinya masuk ke partai politik, Marzuki tidak menjelaskan secara gamblang. Dia malah mengatakan ingin menyentuh warga daerah pemilihan nantinya bisa tersentuh hatinya.

“Saya ingin semua kalangan, di dapil I Kabupaten Gayo Lues, bisa tersentuh dengan hati, jadi kita bicara apa yang diinginkan masyarakat, itu yg kita bawa,”kata Marzuki.

Marzuki tidak mau mengumbar janji apakah dia bakal lolos menjadi caleg atau tidak. Tetapi, jika tembus, dia mengaku apa sesungguhnya harapan masyarakat terhadap calon legislatif. Terlepas dari posisi para caleg dari berbagai baju seragam, dimata masyarakat sesungguhnya yang paling penting adalah tidak lagi menjadikan masyarakat sebagai subjek yang bersalah ketika salah memilih orang dalam pemilu nanti.

Seharusnya jauh sebelum mereka menjadi calon Legeslatif yang sudah pasti menjadi salah satu  pilihan masyarakat nantinya, tentunya sudah paham betul apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat saat ini, tegas Marzuki.

Kita selaku wakil rakyat nantinya untuk masyarakat dan menjadi pelayan masyarakatlah yang sekiranya pantas menjadi anggota dewan impian dan harapan rakyat.

Dia memiliki niat yang ikhlas. Hati yang ikhlas di sini maksudnya adalah hati dari calon legislatif itu benar-benar untuk melayani masyarakat. Bukan yang Cuma ingin bekerja dan memperoleh manfaat ekonomi atau nama baik melaluinya.  Tidak dapat dipungkiri, jujur memang hal yang mutlak harus ada agar seseorang bisa dipercaya, yaitu selaras antar ucapan dan tindakannya, sebut Marzuki. (HP)




Mashuri Haryono Caleg DPRK Aceh Tenggara Nomor Urut 1 Dapil 3 Dari PKB

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  Mashuri Haryono menyatakan  siap menjadi calon legislatif (caleg) Kabupaten Aceh Tenggara pada Pemilu 2019 mendatang. Hal itu disampaikan Mashuri kepada Wartawan, Minggu, (23/09/2018).

Dia mengatakan pengusungan dirinya sebagai Caleg dari Partai PKB Nomor Urut 1 Dapil 3 Kabupaten Aceh Tenggara yang meliputi (Kecamatan SSemadam dan Lawe Sigala-Gala ).

Selain itu dikatakan Mashuri Haryono “ Saya Menjadi anggota dewan (calon dewan/ legislatif) menjadi harapan dan kebanggaan bagi sebagian masyarakat di Aceh Tenggara, dan menjadi harapan masyarakat bagi calon dewan yang terpilih nantinya agar dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat yang memilihnya.

Selain tugas mulia yang diemban juga memiliki status sosial yang menjadi perhatian dimasyarakat, kata Mashuri .

Mashuri berharap masyarakat Dapil 3 Agara memilih dia pada nomor urut 1 Partai PKB.  Dia akan berjanji jika masyarakat mengamanahkan kepada dia kelak sebagai DPR akan tetap mengedepankan kejujuran dan memiliki sikap yang profesional, yang selalu memikirkan kepentingan masyarakat selain pendekatan kepada masyarakat merupakan cara efektif untuk meraih simpati masyarakat karena akan terjalin komunikasi yang efektif antara Calon Anggota Dewan dengan masyarakat, ujarnya.

Saya akan berintegritas yang tinggi dengan demikian, jika menjadi wakil rakyat kelak akan memperjuangkan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi, dan ikut membangun daerah Kabupaten Aceh Tenggara lebih maju ke depan, sebut Mashuri.

Dia juga mengatakan  “Sekarang beda, jangan sampai salah menafsikarkan. Sekarang masarakat lebih pintar dan cerdas. Artis iya, tetapi yang memiliki kompentensi,” ujar Mashuri kepada Wartawan, di  Kutacane, Minggu, (23/09/2018). (Yasir)




Kantor DPS PA Kecamatan Jangka Direnovasi


BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – Pengurus Dewan Pimpinan Sagoe Partai Aceh (DPS-PA) Kecamatan Jangka ikut bersama dalam renovasi kantor DPS PA Jangka, Kabupaten Bireuen yang akan diresmikan bulan Oktober mendatang.

Hal tersebut dikatakan Sayed Jamalul Buluk (Yed Bugak) selaku ketua Partai Aceh Kecamatan Jangka, kepada Media Baranewsaceh.co, Senin (23-09-2018).

Harapannya, kata Yed Bugak atau yang lebih dikenal dengan sebutan Yed Ce’t, kantor tersebut direnovasi sebagai kantor DPS PA Kecamatan Jangka, guna untuk memajukan Partai Aceh kedepan, “tuturnya.

Disamping itu, kantor tersebut adalah suatu kebutuhan dalam kinerja pemenangan partai, khususnya di Kecamatan Jangka, “pungkas Yed Bugak yang juga Calon Anggota Legislatif DPRK Bireuen Periode 2019-2024, Daerah pemilihan (Dapil) II mewakili kecamatan Jangka, Peusangan, Peusangan Selatan dan Peusangan Siblah Krueng.

Lebih lanjut, kata Yed Bugak. Tujuan kita renovasi Kantor PA tersebut sebagai wadah atau tempat sarana untuk silaturrahmi dan musyawarah Partai ditingkat Kecamatan dan Sagoe, guna untuk kemajuan dan perkembangan partai di kecamatan Jangka, “tutupnya.(ADAM)




Marzuki, ST Ramaikan Bursa Caleg 2019 di Dapil 1 Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bursa calon legislatif akan kembali diramaikan oleh kader muda potensial dari Partai Aceh (PA) nomor urut 5 Dapil 1 telah menyatakan dirinya siap untuk maju dalam Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) DPRK Gayo Lues bersaing dengan kader muda dari partai atau unsur yang berbeda.

Sosok muda kelahiran tahun 1973 ini, bertekad untuk berpartisipasi aktif membangun negeri Seribu Bukit melalui jalur parlemen.

Marzuki, ST, mengatakan Minggu, (23/09/2018), dirinya merasa terpanggil masuk Calon Legeslatif Kabupaten Gayo Lues pada Pemilu 2019,  karena melihat daerah ini masih kurang sentuhan terhadap peran peningkatan pembangunan di Kabupaten Gayo Lues.

“Bagi saya melalui politiklah bisa memberi kontribusi secara ril terhadap masyarakat . Tentu saja dengan melahirkan kebijakan-kebijakan pro rakyat dan itu hanya bisa digodok di DPRK ,” kata Marzuki .

Marzuki mengatakan ” Saya siap mengemban amanah rakyat di parlemen jika diberi amanah rakyat.”

Marzuki  mengaku maju dari daerah pemilihan I Kabupaten Gayo Lues  dari Partai Aceh nomor urut 5 yang meliputi Kecamatan Blangkejeren, Kecamatan Blangpegayon dan Kecamatan Putri Betung.

Dia berharap masyarakat akan memilih dirinya dan memohon dukungan dan do’a restu kepada masyarakat Kabupate Gayo Lues khususnya Dapil 1, jelasnya. (HP)




Lantaran Postingan “Potong Bebek Angsa PKI” PSI Laporkan Fadli Zon ke Polisi dan Bawaslu

dok. BreakingNews.co.id

JAKARTA, BARANEWSACEH.CO – Lapor-melaporkan kerap terjadi dalam ajang pemilihan presiden (pilpres). Kali ini Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon yang dilaporkan ke polisi dan Bawaslu oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Laporan itu terkait postingan video Fadli ‘Potong Bebek Angsa PKI’.

Alasan pelaporan Fadli menurut Juru Bicara DPP PSI, Rian Ernestlasan didasarkan pada pidato capres-cawapres, Prabowo-Sandiaga yang menginginkan pemilu berjalan damai. Rencananya PSI akan melaporkan Wakil Ketua DPR itu minggu depan

Mendengar pidato/sambutan Pak Prabowo Subianto bahwa Pemilu kita mesti berjalan dengan damai, sejuk dan semagat kekeluargaan maka PSI akan melaporkan Fadli Zon ke kepolisian dan atau Bawaslu minggu depan,” ujar Rian dilansir dari detik.com Sabtu (22/9/2018).

“Hal ini terkait dengan video “Potong Bebek Angsa PKI” yang dicuitkan Fadli Zon yang sungguh bertentangan dengan spirit pidato Pak Prabowo di KPU kemarin malam,” lanjutnya.

Rian mengatakan, PSI masih memelajari pasal yang akan dikenakan terhadap Fadli. Jika nantinya Fadli menghapus video tersebut, rencananya pelaporan itu juga akan dibatalkan.

“PSI tidak akan melaporkan Fadli Zon bila ia pada akhir pekan ini bersedia menurunkan video tersebut sambil berjanji tidak akan gaduh di media sosial selama pemilu seperti yang diharapkan Pak Prabowo,” kata Rian.

Sebelumnya, Fadli di Twitter memposting video yang menampilkan 3 pria dan 6 perempuan berhijab memakai seragam biru dan hitam serta topeng penguin. Mereka membentuk formasi tarian.

Mereka berjoget diiringi lagu yang berisi sindiran politik tajam. Sepotong lirik lagu itu diambil dari editan lirik lagu ‘Potong Bebek Angsa’ ala Fadli Zon. Secara keseluruhan, lagu itu memuat lirik berisi sindiran tajam kepada lawan politik Prabowo-Sandi.

Potong bebek angsa masak di kuali
gagal urus bangsa maksa dua kali
fitnah HTI fitnah FPI
ternyata mereka lah yang PKI
fitnah HTI fitnah FPI
ternyata mereka lah yang PKI

Potong bebek angsa masak di kuali
gagal urus bangsa maksa dua kali
takut diganti Prabowo-Sandi
Tralalalala lala
takut diganti Prabowo-Sandi
Tralalalala lala

Editor : Divon/ES




Perang Tagar Warnai Pilpres, Usai Pengambilan Nomor Urut

JAKARTA, BARANEWSACEH.CO – Pertarungan pilpres 2019 antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto dimulai seusai pengundian nomor urut. ‘Perang’ ini juga dimulai di linimasa media sosial dengan adanya tanda tagar (hashtag). Siapa yang lebih siap dan unggul?
Dari hasil pengundian nomor urut, Jokowi-Ma’ruf Amin mendapatkan nomor urut 1, sementara Prabowo-Sandiaga nomor urut 2. Setelah pengumuman, tak lama kemudian, media sosial langsung riuh, terutama di Twitter. Perang hashtag kedua kubu bermunculan.
Kubu Jokowi misalnya memunculkan tanda pagar JokowiLagi dan IndonesiaMaju. Sementara itu, kubu Prabowo dengan tanda pagar 2019GantiPresiden dan 2019PrabowoPresiden.

Pakar media sosial Ismail Fahmi menjelaskan bermunculannya tanda pagar seusai pengundian nomor urut salah satunya menunjukkan kesiapan tim paslon. Ismail menilai kubu Jokowi lebih siap menyiapkan tanda pagar, video, hingga meme yang akan digunakan seusai pengundian.

“Perang hashtag setelah penentuan nomor urut di situ tim Jokowi paling siap. Data saya ambil dari jam 20.00 WIB (21 September 2018) sampai jam 22.00 WIB. Jadi biar nggak terkontaminasi sama percakapan sebelumnya,” ujar Ismail saat berbincang, Jumat (21/9/2018) malam.

“Caranya, saya ambil hashtag ganti presiden sama hashtag tetap Jokowi. Dari situ ketahuan hashtag lain yang dipakai. Nah, ketahuan hashtag lain di situ jelas untuk tim Jokowi. Mereka sangat siap. Kalau dapat nomor (undian) 1, apa yang akan muncul. Kalau dapat nomor 2, hashtag apa yang akan dipakai. Sementara kubu Prabowo nggak ada hashtag baru, mereka pakai hashtaglama,” jelasnya seperti dikutip dari detik.com

Ismail mengatakan perang tanda pagar ini akan semakin panas hingga pelaksanaan pilpres pada April 2019. Kubu masing-masing capres akan menggunakan tanda pagar yang dapat membuat masyarakat ingat pada salah satu calon. Misalnya lewat penggunaan nomor urut yang sudah ditetapkan.”Hashtag berdasarkan nomornya. Sebelumnya mereka masih pakai hashtag yang ada, misalnya ganti presiden. Berikutnya mereka menggunakan hashtag baru yang kira-kira membuat publik ingat dengan nomor. Misalnya Jokowi satukanIndonesia atau JokowiSatuKali lagi. Kalau yang saya lihat kubu Prabowo belum lihat pemanfaatan angka 2 ini. Tapi kita lihat besok apakah mulai memanfaatkan angka ini,” kata Ismail.

Dari data terakhir pada Jumat (21/9), Ismail memaparkan sejumlah tanda pagar yang populer di Twitter seusai pengundian nomor urut. Tanda pagar di kubu Jokowi, peringkat dua teratas adalah tanda pagar JokowiLagi dengan 5.033 cuitan dan IndonesiaMaju sebanyak 3.225 cuitan.

Sementara itu, di kubu Prabowo, tanda pagar populer adalah 2019GantiPresiden dengan 6.068 cuitan dan 2019PrabowoPresiden sebanyak 1.845 cuitan.  Editor : Divon/RED