Pengerjaan Proyek Drainase Belang Tampu Memakan Korban


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Sejumlah pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan, akibat tumpukan material dari pengerjaan drainase berada di badan jalan di lintas jalan Teritit – Pondok Baru, tepatnya kampung Blang Tampu (Blang Panas) kecamatan Bukit kabupaten Bener Meriah. Saptu, (13/10).

Kamaruddin (43) penduduk setempat saat ditemui di lokasi kejadian kepada Baranewsaceh. co menjelaskan. Akibat tumpukan material yang sudah berada di separuh badan jalan tersebut, tercatat sudah 4 (empat) pengendara sepeda motor yang terjatuh. Malam ini saja sudah dua pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan. Sebutnya.

Selain itu masyarakat juga sangat mengeluhkan lambannya pengerjaan proyek ini. Anehnya lagi Tanpa adanya papan nama proyek, tidak ada rambu rambu dan police lind. Selain itu Kamaruddin juga menjelaskan terkait resapan dan aliran air dari drainase tersebut tidak mengalir.

Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek Bukit AKP. Hartana. S.Sos. saat di hubungi melalui selulernya mengatakan. Kita akan melakukan  Koordinasi dengan pihak rekanan, agar material yang berada di badan jalan segera di pindahkan agar tidak mengganggu kelancara lalu lintas dan mengurangi resiko kecelakaan.

Amatan Baranewsaceh.co di lokasi kejadian Kampung Belang Tampu, (Blang Panas) memang benar adanya tumpukan material tersebut telah berada di separuh badan jalan, dan sangat sangat menyulitkan para pengguna jalan, khususnya para pengemudi sepeda motor di malam hari. (DN)




Ini Kronoligi Penganiayaan SR Alami Luka Sayatan di Bagian Dahi Hingga ke Mata


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  SR, 30 warga Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, mengalami luka yang cukup mengenaskan dengan posisi wajah nyaris terbelah, akibat penganiayaan berat yang dilakukan D, (50)  Ibu Rumah Tangga beralamat dusun pasar lama Kp.Kota Blangkejeren Rabu ( 10/10) sekira pukul 14.00 wib.

Kapolres Gayo Lues melalui Kasatreskrim Iptu Abdul Hamid kepada wartawan Rabu (10/10) malam Via Telepon seluler sekira pukul 20.00 wib, membenarkan kejadian tersebut, dan tersangka beserta barang bukti sudah diamankan, jelasnya.

Sementara  abang kandung korban Kaharuddin, Pemilik warung Tenda Biru Rak Lunung, Blangkejeren Gayo Lues ketika di konfirmasi  wartawan Kamis (11/10), mengatakan dia pada Rabu (10/10) kemarin sekitar pukul 14.00 wib, mendapat kabar dari rekannya, bahwa adiknya SR menjadi korban Penganiayaan di Rumah sewa korban, di Dusun Blower, dekat warung Sidomulyo.

Setelah mengetahui keberadaan Siti Ramiah, selanjutnya korban segera di bawa ke RSUD Sangir guna mendapat pertolongan medis atas luka sayatan yang cukup parah tersebut, paparnya.

Dalam kondisi yang cukup kritis dan terbata bata Siti Ramiah masih dapat mengungkapkan siapa pelaku Penganiayaan terhadap dirinya, tidak lain adalah D,  yang sebelumnya merupakan tetangga dari korban, dan D juga  pernah menyewakan rumah nya kepada SR, ungkap Kaharuddin dengan nada sedih.

Dia sendiri tidak mengetahui dengan pasti apa motif dibalik penganiayaan adiknya SR, karena kesehariannya korban bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Dukcapil Kabupaten Gayo Lues, sementara Suami korban KH,35 , tengah menjalani hukuman beberapa Tahun di dalam Lembaga Permasyarakatan Blangkejeren, jelasnya.


Kronologis Kejadian

Sementara informasi lain yang diterima media ini Kamis (11/10), dari pihak Kepolisian Sektor Blangkejeren menyebutkan,  pihak Polsek Blangkejeren  melalui Kapolsek Iptu Suwandi , mengatakan pada Rabu (10/10) pihak nya mendapatkan informasi dari masyarakat dusun Blower Kp.Kota Blangkejeren,  bahwa adanya terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap sdri SR.

Setelah mendapatkan informasi,  selanjutnya Kapolsek Blangkejeren bersama Kanitintel, Kanitreskrim beserta beberapa anggota lainnya mengecek ke TKP ,  setibanya diTKP benar telah terjadinya penganiayaan.

Kemudian dilanjutkan pemotretan TKP dan mengamankan TKP, kemudian dilanjutkan mendatangi RSUD Gayo Lues guna mendata Identitas Korban sekaligus mengetahui luka apa terhadap korban, jelasnya.

Setelah itu terhadap korban terdapat luka sayatan di bagian dahi hingga kemata dengan berbentuk miring yang dilakukan oleh pelaku, kemudian pihak keluarga korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Gayo Lues.

Disebutkan, saat ini pelaku sudah diamankan oleh tim Buser dan dibawa ke Polres Gayo Lues guna  diproses lebih lanjut.

Barang bukti berupa sebilah pisau cater sistem dorong warna biru, setelah melakukan olah TKP, serta mendata saksi yang mendampingi pelaku disaat kejadian tersebut AR, (45) Tahun, Ibu  Rumah Tangga, Dsn. Pasar Lama Kp. Kota Blangkejeren Kec. Blangkejeren Kab. Gayo Lues,, selanjutnya erkara tersebut ditangani oleh Polres Gayo Lues, sebut Iptu Suwandi.

Hingga berita ini diturunkan, menurut keterangan Kaharudin, korban SR terpaksa di rujuk ke RSU Adam Malik , Medan Sumatera Utara, Rabu (10/10) sekira pukul 22.00 wib, sebelum berangkat korban sempat berpesan ” Saya tidak tau apa salah saya, saya tidak salah, tolong suruh mereka kembalikan mata saya” papar Kaharudin menirukan ucapan adiknya. (J.PORANG)




IRT Aniaya Seorang Wanita Hingga Luka Sayatan di Bagian Dahi Hingga Kemata


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Telah terjadinya penganiayaan seorang perempuan bertempat dibelakang jualan bakso Sidomuliyo Dusun Blower Kp. Kota Blangkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues sekira pukul 14.00 WIB, Rabu (10/10 2018)

Berdasarkan informasi yang diperoleh Korban berinisial (SR) 30 Tahun, seorang tenaga Honorer di kantor Dinas Duk & Capil Kabupaten Gayo Lues, beralamat sementara ditempat rumah kontrakan belakang jualan Bakso Sidomuliyo Dusun Blower Kp. Kota Blangkejeren Kecamatan Bkj Kabupaten  Gayo Lues dan korban beralamat tetap di Kp. Tungel Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten  Gayo Lues.

Sedangkan pelaku berinisial (D)  Umur 50 Tahun Seorang  Ibu rumah tangga beralamat di Dusun Pasar Lama Kp. Kota Blengkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini TKP di Belakang jualan Bakso Sidomulya Dsn. Blower Kp. Kota Blangkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, pada hari Rabu tanggal 10 Oktober 2018 sekira pukul 14.00 Wib.


Kronologis kejadian tersebut pada hari Rabu tanggal 10 Oktober 2018 sekira pukul 14.00 Wib, pihak Polsek Blangkejeren mendapatkan informasi dari masyarakat Dsn. Blower Kp.Kota Blangkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues bahwa adanya terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap SR.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, selanjutnya Kapolsek Blangkejeren bersama Kanitintel, Kanitreskrim beserta beberapa anggota lainnya mengecek ke TKP tsb.

Setibanya di TKP benar telah terjadinya penganiayaan, kemudian dilanjutkan pemotretan TKP dan mengamankan TKP, kemudian dilanjutkan mendatangi ke RSUD Gayo Lues guna mendata Identitas Korban sekaligus mengetahui luka apa terhadap korban, setelah itu terhadap korban terdapat luka sayatan di bagian dahi hingga kemata dgn berbentuk miring yang dilakukan oleh pelaku.

Kemudian pihak keluarga korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Gayo Lues, dan saat ini pelaku sudah diamankan oleh team Buser dan dibawa ke Polres Gayo Lues guna  diproses lebih lanjut.

Polisi mengamankan barang bukti berupa Sebilah pisau cater sistem dorong warna biru, dan mendata saksi yang mendampingi pelaku disaat kejadian tersebut berinisial  (AR) 45 Tahun,  seorang Ibu  Rumah Tangga, yang beralamt di Dusun Pasar Lama Kp. Kota Blangkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Abdulah Hamid, saat dikonfirmasi Kamis, (11/10/2018) membenarkan kejadian tersebut. (J.PORANG)




Tabrakan Maut di Sibolangit, 3 Orang Tewas

Tribun Medan/handout Truk tronton terlibat kecelakaan laga kambing dengan truk di Desa Sumbul Pasar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Rabu (10/10/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

MEDAN, BARANEWSACEH.CO – Tabrakan maut antara dua truk tronton terjadi di Jalan Jamin Ginting, Desa Sumbul Pasar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (10/10/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

Tiga orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini, salah satunya adalah sopir tronton.

Selain itu, akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur Medan-Berastagi sempat lumpuh total. Bahkan hingga siang ini, kemacetan masih terjadi karena petugas melakukan jalur buka tutup.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chaniago mengatakan, polisi masih kesulitan melakukan evakuasi tronton yang mengalami kecelakaan.

“Antrean panjang, dari arah Medan sudah sampai Sembahe, dari Kabanjahe sudah sampai Panatapan. Kami imbau kepada soopir-sopir diarahkan kembali ke arah asalnya masing-masing,” ungkap Faidir, Rabu pagi.

 

Hingga saat ini, kedua tronton itu masih dalam proses evakuasi oleh petugas Polsek dan Polrestabes Medan.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani menyampaikan bahwa petugas melakukan jalur buka tutup untuk menghindari kemacetan panjang.

“Kami sedang melakukan evakuasi. Untuk sementara dilakukan jalur buka tutup terhadap jalur Medan-Berastagi dan sebaliknya. Kami mengimbau untuk sementara bagi pengendara mencari jalur alternatif lain,” ujarnya.

Sementara di lokasi, puluhan warga masih memadati seputaran jalur evakuasi. Terlihat antrean panjang kendaraan, baik Medan menuju Berastagi.

Juliani mengimbau warga yang hendak bepergian ke arah Tanah Karo, Dairi, Subulsalam dan Kutacane, untuk mengambil jalur Medan-Siantar-Merek.

SumberTribun Medan/KOMPAS.com




Laka Lantas di Gumpang Lempuh, Seorang Pelajar Pengendara Sepeda Motor Tewas


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) kembali menelan korban  Antara Sepeda Motor Honda CRF 150 No. Pol. BL 5815 BC Dengan Sepeda Motor Suzuki Shogun tanpa No. Pol, sekira pukul 11.45 Wib Jum’at (05/10/2018), di Jalan Blangkejeren – Kutacane Kampung Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.

Akibat peristiwa tersebut 1 Orang menginggal dunia dan 2 orang mengalami luka – luka. Adapun  Pengendara Sepmor Honda Crf No.Pol. BL 5815 BC bernama Hidayatul Muslim  (25) Tahun (Mengalami Luka Ringan), pekerjaan Pengemudi beralamat di Kampung Rikit Dekat Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues, dan Penumpang Sepmor Honda Crf 150 No.Pol. BL 5815 BC  bernama Yendri Yuspa  (31) Tahun (Mengalami Luka Ringan) yang beralamat di Kampung Ramung Musara Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.

Sedangkan Pengendara Sepmor Suzuki Shogun Tanpa No.Pol. seorang Pelajar bernama Sahputra GP (15) tahun (Meninggal Dunia) beralamat di Kampung Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.

Pada saat kejadian tersebut disaksikan oleh Genap Arifin (45) penduduk Desa Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues dan disaksikan oleh seorang pelajar bernama Zeky (16) beralamat di Desa Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.


Informasi yang diterima dari Kejadian tersebut Sebelumnya pengemudi Sepmor Suzuki Shogun tanpa No.Pol. yang dikendarai Sahputra GP datang dari Arah Kutacane ke arah Blangkejeren Yang baru pulang Sekolah dari SMPN 1 Putri Betung.

Sesampai di jalan Blangkejeren – Kutacane Tepatnya di Kampung Gumpang Lempuh Sahputra GP dengan kecepatan tinggi Menyalip kendaraan Rekan sekolahnya lalu datang Sepmor Honda Crf 150 No.Pol. BL 5815 BC yang dikendarai Hidayatul Muslim berpenumpangkan Yendri Yuspa datang dari Arah Blangkejeren Menuju Kutacane dengan kecepatan sedang kecelakaan tidak bisa terelakan lagi karena Sahputra GP menyalip dan mengambil jalur Hidayatul Muslim.

Akibat dari laka tersebut Hidayatul Muslim mengalami Luka ringan, Yendri Yuspa mengalami luka ringan dan Sahputra GP meninggal dunia saat dibawa keperjalanan ke Puskesmas Putri Betung.

Polisi mengambil langkah-langkah  dengan Melakukan olah TKP, Identifikasi Saksi dan mengamankan barang  barang bukti ,Mengunjungi rumah duka/korban. (J.Porang)




Kronologi Meninggalnya Drs Yurmiza Putra (Winja), Anggota DPRK Aceh Tengah di Jakarta

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Rasa duka mendalam di rasakan oleh para keluarga, kerabat serta teman dekat dari seorang Yurmiza Putra. Anggota DPRK Aceh Tengah yang di kenal ramah dan bersahaja ini, telah tiada dan telah berpulang menghadap sang khalik. Dilansir dari laman fece book Yusra Usman Al Gayoni
https://www.facebook.com/yusradiusman.algayoni, dalam kafasitasnya sebagai koordinator Bidang Pendidikan, Agama, dan Sosial Ikatan Musara Gayo Jabodetabek. Yusra Usman Al Gayoni menulis terkait kronologis meninggalnya Drs. Yurmiza Putra.

Yurmiza Putra sedang dinas di Jakarta dan menginap di sebuah hotel di daerah Mangga Besar. Sebelum waktu salat subuh, Winja sakit. Kemudian, dibawa pihak hotel ke RS Usada Insani (rumah sakit swasta) dan langsung dimasukan ke ruang UGD, sekitar jam 4.50 WIB, dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi

Saat itu, Ahyar Ari Gayo, Sekretaris Musara Gayo Jabodetabek langsung ke RS Usada Insani–sekampung dan masih berkerabat dengan Winja, setelah ditelpon Fauzan (domisili di Jakarta) yang merupakan adiknya Winja, Ridha Fuadi. Karena rumah sakit swasta dan tidak ada yang menanggung jawapi jenazah Winja, maka pihak RS Usada Insani merujuk ke rumah sakit pemerintah, RSCM. Karenanya, pihak RS Usada Insani menelpon pihak kepolisian, Polsek Taman Sari, melaporkan dan meminta jenazah diantar ke RSCM

Jenazah sampai di RSCM sekitar jam 08.00 WIB. Namun, tidak bisa diproses karena berkas pengaduan pihak RS Usada Insani mesti dicabut terlebih dahulu.

Jam 09.00 WIB, Ahyar, Anggota DPR RI asal Gayo Ir. Tagore Abubakar ditemani seorang staf dan supirnya menuju Polsek Taman Sari, untuk mencabut berkas tadi.

Jam 11.30 WIB proses pencabutan berkas di Polsek Taman Sari. Dalam perjalanan dari Polsek Taman Sari ke RSCM, Tagore menelpon Sekwan DPRK Acah Tengah, terkait biaya pengurusan dan pemulangan Winza dan langsung ditransfer ke rekening Ahyar

Ahyar, Tagore, staf dan supir Tagore sampai di RSCM jam 12.00 WIB. Tidak lama setelah itu, pihak RSCM langsung menangani jenazah Winja, seperti biasanya penanganan jenazah. Lalu, jam 12.30 jenazah dimandikan. Kemudian, jam 13.30 disalat jenazahkan oleh pengurus Musara Gayo Jabodetabek dan masyarakat Gayo Jabodetabek yang berhadir ke RSCM. Setelah itu, jam 14.00 WIB diberangkatkan dari RSCM ke Bandara Soekarno-Hatta yang didampingi oleh dua orang keluarga, dan di Bandara Soekarno-Hatta selanjutnya ditangani Win Kobat

Demikian kronologi ini dibuat, berdasarkan keterangan yang saya dapat langsung dari Ahyar, Sekretaris Musara Gayo Jabodetabek, dan untuk meluruskan informasi yang beredar sebelumnya, terutama di media sosial.

Ucapan terima kasih disampaikan keluarga kepada semua pihak yang telah banyak membantu proses pengurusan, pemandian, salat jenazah, sampai pemulangan Winja, dari Jakarta ke Takengon.(Red)

Yusradi Usman Al-Gayoni
Koordinator Bidang Pendidikan, Agama, dan Sosial Ikatan Musara Gayo Jabodetabek




Temuan Mayat Ditepi Aliran Sungai Belakang PT. Pelita Nusa Hebohkan Warga Gayo Lues


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Penemuan satu mayat di ditepi aliran sungai belakang PT. Pelita Nusa, desa Gunyak, Kecamatan Blangkejeren,  Kabupaten Gayo Lues, menggegerkan warga, Jum’at (05/10/2018). Satu mayat yang ditemukan, berjenis kelamin laki-laki. Hingga saat ini, Polisi masih mendalami temuan  mayat tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun  Mayat yang ditemukan di Daerah sungai Desa Gunyak kecamatan Blangkejeren pada jum’at (05/10/18) sekira pukul 12:40 ternyata Warga Desa Raklunung Kecamatan Blagkejeren Gayo Lues.

Almarhum biasa dipanggil oleh rekan-rekannya Jeki (37 tahun) bekerja sebagai sopir mobil tangki air (Water Tank) di PT Lembah Alas. dikabarkan dia berasal dari Kota Medan Sumut yang saat ini berdomisili di Desa Raklunung.

Informasi ini diperoleh dari salah satu rekan Almarhum yang bekerja di PT Lembah Alas Sebagai kepala Lapangan bagian pengaspalan bernama Khairul (40).

“Magrib kemaren Beliau masih bisa dihubungi, terakhir saya Telepon jam sebelas tadi siang HPnya sudah tidak aktif” kata Khairul di RSUD Gayo Liues Jumat (05/10/18).

Kejanggalan yang ditemukan terkait peristiwa ini, Mobil yang dikemudikan oleh Jeki (Almarhum) posisinya di Desa Rema Baru Kecamatan Kutapanjang, namun mayatnya ditemukan di Gunyak Blangkejern.

Jarak mobil dengan lokasi mayat ditemukan berjarak lebih kurang lima kilo meter malah antara lekosi tersebut beda kecamatan.

Mengenai hal ini, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab meninggalnya Jeki sebelum mereka menerima hasil otopsi dari pihak RSUD Gayo Lues.

“Kita belum mengetahui penyebab peristiwa ini sebelum ada hasil otopsi” kata Kapolres Gayo Lues melalui kabag Ops Polres Gayo Lues tersebut Kompol Masri (NS)




Angin Kencang Dua Rumah Warga Tertimpa Pohon Di Nagan Raya

Suka Makmue, Baranewsaceh.co – Angin kencang yang disertai hujan mengakibatkan dua rumah warga di Desa Gunong Pungki Dusun Alue Gani Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya tertimpa pohon, Kamis (4/9).

Informasi yang diperoleh dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Herman, menjelaskan rumah terkena pohon atas nama Bachtiar dan Razali Daud tertimpa pohon kamis malam.

Herman yang juga didampingi Pendamping Sosial PKH setempat, Abdul Samad menjelaskan pihaknya telah melakukan kunjungan ke lokasi bencana.

“Sudah melihat langsung musibah yang dialami warga tersebut, selanjutnya melaporkan ke atasan langsung,” terang Herman.

Warga membantu membersihkan rumah yang terkena musibah turut unsur aparat desa setempat yang dipimpin oleh keuchik Ishak Ismail. (Arif)




Seorang Petani Tewas Tertimpa Pohon di Desa Kenyaran Kecamatan Pantan Cuaca

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Seorang petani di Perkebunan Tengkeren Desa Kenyaran Kecamatan Pantan Cuaca  Kabupaten Gayo Lues, tewas tertimpa pohon yang tumbang diterpa angin kencang, sekira sekira pukul 12.00 Wib, Rabu, (3/10/2018).

Peristiwa yang dialami petani bernama Mat Piah (40) ini terjadi di kebun korban, di Tengkeren Desa Kenyaran Kecamatan Pantan Cuaca  Kabupaten Gayo Lues

Pada hari dan tanggal tersebut korban pergi ke kebunnya yang berada di sekitar TKP untuk bekerja dan pada pukul 12.00 Wib, korban pergi untuk mengambil nasi di dekat pohon tersebut kemudian angin kencang disertai hujan lalu pohon tersebut tumbang dan kena korban.

Pada saat itu korban langsung meninggal dunia dengan kondisi kepala bagian belakang korban pecah dan mengakibatkan batok kepalanya rusak dan mengeluarkan darah dari mata, hidung, telinga dan mulut korban.

Kejadian tersebut disaksikan seorang petani bernama  Suhardi, (26) tahun,   yang beralamat di Kampung Kenyaran Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues sudah memberikan keterangan di Polsek Rikit Gaib bahwa korban saat ini sudah dibawa ke Puskesmas Pantan Cuaca untuk diserahkan kepada Keluarga. (J.PORANG)




Lakalantas di Kecamatan Tripe Jaya, 4 Orang Meninggal Dunia dan 1 Orang Luka Berat

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Kecelakaan lalu lintas  Ganda antara antara sepeda motor jenis Supra X Nopol 2069 NJ dengan sepeda motor jenis Yamaha R15 Nopol 2289 SA di Desa Pantan Kela Kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo Lues  mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan 1 orang lainnya luka berat, Rabu, (03/10/2018).

Kronologis kejadian tersebut Rahman (25 Thn) dan Kirin (20 Thn) mengendarai sepeda motor jenis Yamaha R-15  Nopol: BL-2289-SA dari arah Desa Pulogelime menuju arah Desa Rerebe sesampainya di Desa Pantan Kela ada tikungan yang dari arah depan tidak kelihatan karena kanan kiri jalan semak belukar,dan tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sepeda motor lain yang tidak terelakan lagi dan terjadilah tabrakan dengan sepeda motor jenis Supra-X dengan Nopol: BL-2069-NJ yang di kendarai oleh Rasip (35 Thn) yang sedang berboncengan dengan istrinya Sari (30 Thn) dan anaknya Muklisin (6 Thn).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Korban jiwa 4 (empat) orang dari kejadian tersebut antara lain :

  1. Rasip MD ( Meningal dunia),  Umur 35 Thn, pekerjaan Tani, alamat Ds.Perlak Kec.Tripe   Jaya Kab.Gayo Lues.
  2. Sari, MD ( meningal dunia), Umur 30 Thn pekerjaan tani, alamat Ds.Perlak Kec.Tripe Jaya Kab.Gayo Lues.
  3. Kirin, MD (Meninggal dunia), Umur 20 Thn, pekerjaan tani, Alamat Pantan Kela Kec.Tripe Jaya Kab.Gayo Lues.
  4. Rahman, MD ( Meninggal dunia), Umur 25 tahun, pekerjaan tani, Alamat Ds.Pantan Kela Kec. Tripe Jaya Kab.Gayo Lues.


Sedangkan yang mengalami luka berat bernama Muklisin,  dan masih dirawat di RSUD Gayo Lues, Umur 6 tahun, pek pelajar, alamat Desa Perlak Kecamatan  Tripe Jaya Kab.Gayo Lues.

Saat ini kejadian laka lalin tersebut sudah ditangani oleh Satlantas Polres Gayo Lues, guna penyelidikan lebih lanjut dari peristiwa tersebut. (J.PORANG)




Hujan Lebat, Sebagian Wilayah Nagan Mulai Banjir


Suka Makmue, Baranewsaceh.co – Hujan lebar mengguyur Nagan Raya sejak sore kemarin, sebagian wilayah Nagan Raya terkena banjir, Selasa (02/10).

Informasi yang diperoleh media ini, sebagian wilayah seperti beberapa desa di Kecamatan Darul Makmur, Kecamatan Tadu Raya, dan Tripa Makmur mulai dilanda banjir.

Salah seorang warga Desa Gunong Geulugo Kecamatan Tadu Raya, Abdul Samad menjelaskan, akibat hujan lebat dari sore hingga dini hari menyebabkan banjir di daerah.

“Air mulai menggenangi permukiman warga sejak jam 2 tadi malam, namun masih bisa dilewati kendaraan,” terang Samad.

Di Kecamatan Tripa Makmur sebagian besar air menggenangi desa desa disana. Saat ini lintasan Lamie-Kuala Tuha tidak dapat dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. (ARIF)




KDRT, di Nagan Suami Lukai dan Sekap Istri di Atas Loteng Rumah

Ilustrasi/net

Suka Makmue, Baranewsaceh.co – Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), WR (39) di sekap suaminya HS (44) diatas rumahnya di Desa Ujong Patihah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, kemarin (29/9) sekira pukul 5 sore.

Saat ditemukan warga, korban dalam kondisi kritis, akibat sayatan parang di bagian lutut dan jarinya. Diduga korban telah di”inapkan” di loteng selama dua hari.

Korban yang diketahui oleh pihak keluarga dan masyarakat di Ujong Patihah melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian dan langsung melakukan evakuasi bersama pada sore kemarin.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto melalui Kapolsek Kuala Ipda Saiful Bahri saat ditanyai perihal itu, Minggu (30/9) membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penanganan terhadap kasus tersebut dengan mengamankan pelaku.

Peristiwa tersebut berawal saat sang suami meminta uang Rp 1 juta kepada istrinya. Sedangkan istri tidak dapat memenuhi permintaan pelaku. Sehingga pelaku merasa gerah dan bersikap kasar, dengan melakukan pembacokan terhadap istrinya dan menyekapnya di loteng rumah mereka.

Rumor dari warga pelaku diduga selama ini memiliki wanita idaman lain. (Arif)




Angin Puting Beliung Kembali Hantam Bener Meriah


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Angin kencang puting beliung kembali menerjang Bener Meriah sekira pada pukul 14.30 wib di Kampung Weh Pesam Kecamatan Weh Pesam Kabupaten Bener Meriah. Sabtu (29/09).

Camat wilayah Kecamatan Weh Pesam Iwan Pasha saat Baranewsaceh.co hubungi melalui akun media sosialnya, menjelaskan.
Sedikitnya 15 unit rumah yang mengalami kerusakan parah. Pada umumnya kerusakan rumah terjadi pada bagian atap. Tidak ada laporan korban jiwa. Sementara kerugian akibat bencana puting beliung tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Jelasnya.

Mazda (27) warga Pante raya saat baranewsaceh.co temui di lokasi kejadian menjelaskan, peristiwa terjadinya angin kencang puting beliung tersebut. Pada saat kejadian, dia sedang dalam perjalanan dari Simpang Tiga menuju kampung pante raya. Setibanya di Lapangan Pacuan kuda Sengada dia mendengar orang berteriak puting beliung. Melihat langsung kejadian tersebut selanjutnya dia mengabadikan dengan merekam peristiwa tersebut melalui kamera ponselnya.

Pantauan Baranewsaceh.co di lokasi puting beliung terjadi tepatnya sepanjang jalan Pante Raya – Simpang Tiga, samping SPBU. Terlihat satuan pemadam kebakaran Damkar Bener Meriah bersiap siaga di tempat. Begitu juga pihak PLN sudah memutuskan aliran listrik untuk sementara.

Berikut data sementara pemilik rumah yang mengalami kerusakan akibat angin kencang puting beliung di Kampung Weh Pesam.
Siti Dahlia, Sulaiman, M. Yacub, Sudirman, Hasanah Pasaribu, Muzakir, Ramlan, Arifin, dan Mukhlis. (DN)




Truk Mengakut Alat Berat Melintas Tiang Listrik Tumbang di Gayo Lues

Gayo Lues, Baranewsaceh. co – Tiang Listrik Tumbang Akibat Kabel Induk Jalur Blangkejeren- Takingon nyangkot ke badan truck herkuler yang  sedang mengangkut satu unit alat berat .

Seorang warga sedang  berjalan di dekat tiang listrik yang tumbang ke badan jalan. Kamis (27/9).menjelaskan”, akibat tiang listrik tumbang ke badan jalan jalur penghubung Blangkejeren -Takengon lumpuh sesaat,kemudian di alihkan ke jalur pajak tebelang dan terminal induk,meski dengan jarak tempuh sedikit jauh.

Hal yang sama juga di ungkapkan salah seorang warga yang berjalan di dekat tiang listrik yang tumbang ke badan jalan lintas Blangkejeren – Takengon di kawasan pajak tebelang kampung bustanusalam Roni,menjelaskan kronologis kejadian kepada media ini,dalam keteranganya mengatakan,ketika mobil truck herkuler yang mengangkut satu unit alat berat,melintas di jalan ini,kemudian kabel induk jaringan listrik ikut melilit dan terseret,atas kejadian ini  tiang listrik menjadi tumbang ke badan jalan.

Peristiwa ini menimbulkan ketidak nyamanan bagi pengguna jalan, lampu warga di sekitar lokasi kejadian padam,sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat,aktivitas menjadi terganggu,harapanya kepada pihak PLN ranting blangkejeren agar secepat melakukan perbaikan atas kejadian tiang tumbang ini.salah seorang petugas PLN azis,saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan pihaknya akan melakukan perbaikan secepatnya,karena menyangkut ke pentingan orang banyak.katanya. (Red)




DIDUGA SUPIR MENGANTUK TRUK KONTAINER CONTRA INTERCULER

IDI, BARANEWSACEH.CO – Diduga akibat supir ngantuk berat berakibat truk hantam truk Pada jumat 28 september sekira pukul 04.30 wib, terjadi laka Lantas di Jln. Medan – B. Aceh Ds. Matang pineng Kec. Darul aman Kab. Aceh Timur. Antara Mobar Mitsubishi truck tronton BK 9212 LJ yang dikemudikan oleh An. ADI SAHPUTRA, 25 thn, Swasta Ds. Simpang Seumadam Kec.Semadam Kab.Aceh Tenggara kutacane yang melaju dari arah Banda Aceh menuju arah Medan.

Sedangkan mobar mitsubishi truck tronton BL 8702 NL yang dikemudikan oleh An. ANHAR, 35 thn, pengemudi Ds. GP meunasah Ranto kecamatan lhoksukon Lhokseumawe yang malaju dari arah berlawan yaitu dari arah Medan menuju arah Banda Aceh dengan kecepatan sedang.

Setibanya di tkp pengemudi mobar Mitsubishi truck tronton BL 8702 NL melihat mobar mitsubishi truck tronton BK 8212 LJ yang melaju dari arah berlawanan sudah tidak stabil kekanan dan kekiri kemudian pengemudi mobar Mitsubishi truck tronton BL 8702 NL langsung memperlambat laju agar tidak terjadi tabrakan karena jarak yang sudah sangat dekat mobar Mitsubishi truck tronton BK 8212 LJ menabrak pada bagian bak samping kanan mobar Mitsubishi truck tronton BL 8702 NL setelah itu Mobar Mitsubishi truck tronton BK 8212 LJ kembali masuk ke pekarangan rumah warga yang berada disebelah kanan jalur arah Banda Aceh menuju medan akibat dari kejadian kedua kendaraan tersebut mengalami kerugian materil (Nurdin)

(Nurdin)




Curah Hujan Tidak Menentu Akses Jalan Terputus

 

Agam, Baranewsaceh.co – Jalan pariaman menuju kota bukit tinggi tidak bisa dilewati karna ditibun lonsoran bukit bahu jalan.

Awal kejadian lonsor sekitar jam 2-30,tangal 24-09-2018,ini salah satu titik lonsor yang ada di sepanjang jalan tersebut daerah lurah tarok birah tinggi.kab Agam Kacamatan Malalak Nagari Malalak Barat jorong jalan bantiang,

sampai saat ini bantuan dari pihak pemerintahan daerah masih didalam perjalana menuju lokasi,

Keluhan salah satu sopir mobil yang mau berhussha sebagai pedangang kelapa ke bukit tinggi bapak (IZUIR) yang sering disapa warga Katip Sica,

Ujarnya dia sanggat berharap kepada pemerintahan dinas yang terkait yang ada di wilayah tersebut agar lebih memperhatikan kondisi darah terosolir yang jauh dari jangkauan akses Alat berat tersebut,

Dan dia juga sanggat berterima kasih kepada bapak kantibmas yang lagi bertugas di Nagari Malalak barat yaitu bapak (ANTONI) sudah duah dua hari beliau berada di lokasi kehadian tersebut,

Hari pertama dia di rumah bapak Rusli yang rumah nya dilanda banjir bandang Yang mengakibatkan kerugian lebih dan kurang sekitar 80 juta.
25-09-2018. (Hendra marholby).




Musibah Banjir Bandang Menimpa Masyarakat Jurung Hulu Banda Batuampa


Sumatra Barat, Baranewsaceh.co – Musibah Banjir Bandang menimpa masyarakat Jurung Hulu Banda Batuampa Kecamatan Malalak Barat Kabupaten Agam Provinsi Sumatra Barat pada hari Senin, (24-09-2018), sekira jam. 03.00. wib

Curah hujan yang tidak menentu menyebabkan banyak kejadian di Kecamatan tersebut seperti jalan longsor hingga banjir menimpa permukiman warga.

Rusli warga Jurung Hulu Banda Batuampa salah satu korban terjadinya musibah banjir yang mengalami kerugian banyak diantaranya :

“Barang kami berupa alat elektronik tidak bisa lagi digunakan sebab pada saat banjir memasuki rumah, kami tidak sempat memindahkannya hingga barang-barang lainya sudah berlumpur pada saat ini, kedalam lumpur sekira satu meter lebih memasuki rumah kami di tambah lagi dua kolam ikan yang juga ikut diterjang banjir tersebut kolam berisikan ikan sekira lima belas ribu ekor  dan kolam kedua itu sekira 250 kilo geram ikan”.

Harapan kami kepada Pemerintah atau Dinas berkaitan meninjau kondisi kami pada saat ini yang sangat kami butuhkan sekali. (Hendra marholby)




Ini Video Maling Kotak Amal di Masjid Al Mutaqin Simpang Balik Kecamatan Weh Pesam

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Berdasarkan sumber resmi pihak kepolisian yang di kutip dari laporan Babinkatibmas Polsek Weh Pesam. Telah terjadi aksi pencurian kotak Amal Masjid Al Mutaqin Simpang Balik Kecamatan Weh Pesam Kabupaten Bener Meriah. Rabu (19/09).

Berdasarkan hasil rekaman CCTV yang terpasang di dalam dan di luar Masjid Al Mutqin. Terlihat seorang pelaku pencuri berhasil membobol kotak amal serta membawa lari sejumlah uang isi kotak Amal dalam kantong plastik seukuran 3 Kg. (DN)




Maling Nekat Bobol Kotak Amal Masjid Al Mutaqin Simpang Balik

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Berdasarkan sumber resmi pihak kepolisian yang di kutip dari laporan Babinkatibmas Polsek Weh Pesam. Telah terjadi aksi pencurian kotak Amal Masjid Al Mutaqin Simpang Balik Kecamatan Weh Pesam Kabupaten Bener Meriah. Rabu (19/09).

Berdasarkan hasil rekaman CCTV yang terpasang di dalam dan di luar Masjid Al Mutqin. Terlihat seorang pelaku pencuri berhasil membobol kotak amal serta membawa lari sejumlah uang isi kotak Amal dalam kantong plastik seukuran 3 Kg.

Sebelumnya pelaku mamasuki masjid Al Mutaqin dengan menggunakan penutup kepala serta kain sarung, hingga terkesan seolah – olah pelaku hendak melaksanakan shalat.

Terbongkarnya aksi pencurian isi kotak amal masjid Al Mutaqin Simpang Balik, bermula ketika salah seorang anggota Polres Aceh Tengah Rudi Suhendang yang hendak melaksanakan sholat subuh di masjid tersebut. Selanjutnya Rudi Suhendang melihat kotak amal yang terbuat dari plat besi sudah terbuka dan dalam keadaan rusak.

Mengetahui hal tersebut Rudi Suhendang kemudian mengabarkan kepada pengurus masjid Al Mutaqin. Azhar Husin (45) melalui telepon selulernya bahwasanya kotak amal yang berada didalam masjid Al Mutaqin telah di bobol maling.

Selanjutnya pelapor beserta pengurus masjid Al Mutaqin Simpang Balik berupaya untuk melihat aksi pelaku pembobol kotak amal masjid melalui rekaman CCTV.

Selain itu berdasarkan hasil rekaman CCTV diketahui bahwa pelakunya hanya seorang diri, dan masuk kedalam lingkungan masjid dengan menggunakan sepeda motor, dan langsung menuju kebelakang masjid. Pelaku kemudian masuk kelingkungan masjid sekira pukul 01.22 wib, setelah sebelumnya terlebih dahulu mengelilingi masjid bagian luar sampai dengan pukul 03.10 wib.

Aksi pelaku melakukan pembobolan kotak amal berlangsung sekitar pukul 03.33 wib dengan cara merusak gembok menggunakan linggis yang diperkirakan sudah dipersiapkan pelaku terlebih dahulu.

Sementara jumlah uang yang berhasil dibawa pelaku belum bisa di pastikan jumlahnya, karena menurut biasanya kotak amal tersebut baru di buka setelah 2 minggu sekali.

Sampai berita ini di terbitkan pihak kepolisian polsek Weh Pesam tengah menyelidiki kasus pencurian kotak Amal Masjid Al Mutaqim Simpang Balik. Karena sebelumnya kotak amal Masjid tersebut juga sudah pernah di bobol maling yang di duga dilakukan oleh pelaku yang sama. (DN)




Tawar, Wakil Ketua DPRK Gayo Lues Tutup Usia

Almarhum Tawar, Wakil Ketua DPRK Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO  – Wakil Ketua DPRK Gayo Lues Tawar  meninggal dunia. Tawar juga merupakan anggota DPRK Gayo Lues dari  Partai Aceh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Almarhum  Tawar meninggal dunia Rabu 19 September 2018, sekira pukul 05.30 WIB dikediamannya, di Desa Uning Sepakat Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues.

Tawar sudah menjadi anggota DPRK Gayo Lues selama dua periode terakhir ini. Dia lolos ke DPRK Gayo Lues dari daerah pemilihan Dapil III Kabupaten Gayo Lues. Jenazah Tawar disemayamkan di kediamannya di Desa Uning Sepakat Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues.

Keluarga besar DPRK Gayo Lues sangat berduka juga menyampaikan duka yang mendalam,”. (Abdiansyah)




Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Lahir di Mandailing Natal Sumut

Bayi bermata satu tanpa hidung lahir dengan berat 2,4 kg. Foto: Okezone/Dinas Kesehatan Mandailing Natal

PANYABUNGAN, BARANEWSACEH.CO – Bayi perempuan bermata satu dan tanpa hidung lahir di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Bayi itu merupakan anak kelima dari Suriyanti, warga Kelurahan Kayujati Kecamatan Panyabungan, yang dilahirkan di RSUD Panyabungan sekitar pukul 15.25 WIB, Kamis (13/9/2018).

Pihak keluarga tidak mengizinkan orang lain selain dokter dan perawat untuk melihat kondisi anaknya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madina, Dr.Syarifuddin ketika dihubungi Okezone, mengatakan bayi tersebut memiliki berat 2,4 kg.

Ia menyampaikan, kelahiran bayi seperti ini tergolong langka, dan merupakan kasus ke-7 di seluruh dunia.

Syarifuddin belum bisa memastikan penyebab bayi lahir dengan kondisi tesebut.

“Jika dikaitkan dengan pekerjaan ayah sang bayi sebagai penambang, ataupun juga karena virus rubella, kita masih kesulitan mendapat informasi karena keluarganya masih tertutup,” kata Syarifuddin

Rencananya, bayi yang belum diketahui namanya ini akan dirujuk ke Medan. Namun melihat kondisi bayi yang diprediksi hanya bertahan sampai tiga hari pihak rumah sakit masih menimbang untuk berangkat.

“Kita takut di jalan karena dari keterangan dokter, kondisi bayi kemungkinan hanya bertahan hidup 1 sampai 3 hari,” jelasnya. (fzy)/OKEZONE




Innalillahi Wainna ilaihirajiun : Fotografer Ceria Itu Telah Berpulang

Banda Aceh, Baranewsaceh. co – Biro Humas dan Protokol Setda Aceh berduka. Salah satu pegawai terbaiknya, Saiful Azmi, meninggal dunia. Azmi, sapaan akrab fotografer ceria itu, meninggal di usia yang masih muda: sekira 30 tahun pada Sabtu 08/09/2018 pagi.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Rahmad Raden, mengatakan almarhum telah meninggalkan kesan baik semasa hidup dan berdinas di Kantor Gubernur Aceh. Ianya, kata Rahmad,  merupakan orang yang loyal dan profesional dalam bekerja. “Beliau sangat profesional  dalam bekerja,” kata Rahmad Raden dalam keterangannya.

Meski berstatus sebagai pegawai kontrak di Biro Humas, Azmi, kata Rahmad dikenal sebagai sosok yang loyal, dan selalu menyelesaikan tugas dengan kinerja maksimal. Loyalitas dan skillnya, kata Rahmad, bakal sulit digantikan, sekalipun oleh pegawai negeri.

“Atas nama Biro Humas kita merasa berduka atas berpulangnya satu orang pegawai terbaik kami. Kita mendoakan almarhum husnul khatimah. Keluarga yang ditinggalkan semoga Allah berikan ketabahan,” kata Rahmad.

Karena pribadinya yang ceria dan cepat akrab dengan semua orang, Azmi bahkan didapuk sebagai fotografer  khusus yang melekat bersama mantan gubernur Aceh Zaini Abdullah. Meski bersentuhan langsung dengan orang nomor satu di Aceh, Azmi, kata Rahmad, tetap bekerja sebagai pribadi professional dan bisa memilah antara kepentingan publik dengan ranah pribadi.

Sementara Kepala Bagian Humas dan Pemberitaan Setda Aceh, Marwan Jalil,  menyebutkan, meninggalnya Saiful Azmi telah membawa duka mendalam bagi segenap pegawai di bagian Pemberitaan Humas Setda Aceh. Apalagi, Azmi dikenal sebagai pribadi yang supel dan cepat akrab dengan semua orang.

Marwan menambahkan, hingga Jumat 07/09/2018 sore kemarin, Azmi masih bertugas mendokumentasikan kegiatan rapat koordinasi kehumasan.

“Azmi keluarga kami di Humas. Kami sangat merasa kehilangan, sampai kemarin ia masih bekerja dan bersenda bersama kami,” kata Marwan.

Saiful Azmi berasal dari Trienggadeng Pidie Jaya. Ia meninggalkan seorang istri yang ia nikahi sekitar setahun lalu bernama Miftah Farhani. Fanny, sapaan istrinya diketahui tengah mengandung buah hatinya.




Hendak Perkosa Istri Tetangga, Kunyet Tewas Diamuk Massa

Aceh Timur, Baranewsaceh. Co – Polisi saat mengamankan proses evakuasi Nasrol bin Zulkifli alias Kunyet (28) saat hendak dibawa ke RSUD Graha Bunda. Dia merupakan korban amuk massa yang meninggal dunia akibat ia berusaha melakukan pemerkosaan terhadap seorang ibu rumah tangga di Dusun M7, Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, Jumat (31/8/2018).

Sungguh tragis nasib Nasrol bin Zulkifli alias Kunyet (28). Warga Dusun M7, Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, ini tewas di rumah sakit pasca diamuk massa.

Musibah yang menimpanya itu didasari akibat ulahnya sendiri.

Kamis 30 Agustus 2018 malam sekitar pukul 20.30 WIB saat itu ia berusaha memperkosa istri tetangganya, seorang ibu rumah tangga berinisial YN (22) yang juga warga satu dusun dan gampong dengan pelaku.

Namun upaya bejatnya itu gagal terlampiaskan.

Karena korban melakukan perlawanan, teriakan korban yang meminta tolong sejenak mengundang kedatangan warga.

Setelah masyarakat tiba di rumah korban, pelaku berhasil melarikan diri.

Warga berusaha mengejar pelaku, tapi gagal ditemukan.

Kemudian keesokan harinnya pelaku berhasil diamankan warga.

Karena amarah warga yang tak terbendung, sehingga berujung kepada aksi massa yang menghakimi pelaku. Akhirnya pelakupun meninggal dunia setelah kritis di amuk masa(sss)




Warga Desak PT. Atakana Bersihkah Lahan HGU


Aceh Timur, Baranewsaceh. Co – Salah satu gubuk warga di kebun karet milik warga di robohkan oleh kawanan gajah liar di Desa Sumanah jaya, Kecamatan Ranto pereulak, Kabupaten Aceh timur, Selasa (15/5).

Tim Kesulitan Menggiring Gajah liar.

IDI – Tim gabungan BKSDA Aceh, petugas CRU Serbajadi dan masyarakat Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur gagal melakukan penggiringan kawanan gajah liar dari kebun masyarakat untuk diusir ke hutan.

Proses penggiringan berkali-kali gagal karena setelah diusir dari perkebunan warga, kawanan gajah ini bersembunyi di lahan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan sawit swasta milik PT Atakana yang bersebelahan dengan kebun warga. Sedangkan lokasi hutan, melewati HGU perusahaan sawit yang dibiarkan ditumbuhi semak belukar.

“Setelah melakukan patroli di sekitaran Gampong Seumanah Jaya, tim gabungan dari BKSDA, petugas CRU serbajadi dan masyarakat kesulitan menggiring gajah. Karena setelah diusir, kawanan gajah ini berpencar di areal perkebunan PT Atakana, sehingga tim kewalahan melakukan penggiringan,” ungkap Irwansyah, warga yang ikut menggiring gajah yang selama ini kerap masuk ke perkebunan warga Gampong Seumanah Jaya, Minggu (2/9).

Mewakili masyarakat, Irwansyah mendesak Pemkab Aceh Timur mengambil sikap terhadap PT Atakana untuk mendesak perusahaan itu membersihkan lahan HGU-nya, atau mencabut izin perusahaan itu.

“Setelah berkoordinasi dengan beberapa tokoh masyarakat, tim berkesimpulan bahwa satu-satunya cara untuk mengurangi konflik antara gajah dan manusia di Gampong Seumanah Jaya adalah dengan membersihkan areal HGU PT Atakana yang selama ini menjadi sarang gajah dan hama babi,” jelas Irwansyah.

Karena itu ia meminta pemerintah memfasilitasi penanganan gangguan gajah ini sesuai rekomendasi masyarakat, dan segera memanggil pihak PT Atakana. “Jika pemerintah lamban menangani konflik gajah di Gampong Seumanah Jaya, dikhawatirkan konflik gajah-manusia di daerah ini tak akan pernah selesai,” ungkap Irwansyah.(sss)




Nenek Fatimah Warga Gampong Seuraja Dibunuh OTK Didalam Rumahnya


Aceh Timur, Baranewsaceh. Co – Nenek Fatimah (60) tahun Warga Gampong Seuraja Dusun Paya Pue Desa Buket Seuraja Kecamatan Julok Aceh Timur, ditemukan tidak bernyawa lagi alias dibunuh oleh orang tidak dikenal.

Menurut keterangan diperoleh Media ini kejadian tersebut terjadi di Dusun Paya Pue Desa Buket Seuraja Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur, Jumat (3/8/2018).

Berdasarkan keterangan sejumlah Saksi Cut Nurhaliza Binti T. Joni, 18 tahun, Eks. Pelajar, alamat Dusun Buket Jeumpa Desa Buket Seuraja Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur, pada hari Jumat Tanggal 03 Agustus 2018 sekira pukul 18.30 Wib ianya pergi bersama Tifa Apriliani Binti T. Joni, 24, IRT,.Dusun Proyek Desa Buket Seuraja Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur, menuju rumah korban dengan berjalan kaki untuk menjenguknya yang biasanya mengikuti wirit yasin setiap hari Jumat, ujarnya.

Di tengah perjalanan Tifa mengusir lembu miliknya sementara Cut langsung menuju rumah korban.

Ketika berada didepan rumah korban, saksi melihat pintu rumah itu dalam keadaan terbuka sehingga saksi memanggil manggil nenek patimah namun tidak ada sahutan dari dalam rumah.

Kemudian saksi masuk kedalam rumah korban, tapi setibanya didepan kamar saksi melihat korban sudah tergeletak dilantai kamar seketika itu pula Cut langsung keluar rumah untuk menemui Tifa dan memberitahukan hal tersebut.

Tidak lama kemudian melintas Jamaluddin, 30 tahun, Wiraswasta, Dusun Ulee Jalan Desa Paya Lipah Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur, sehingga Cut memanggilnya dan memberitahukan kejadian tersebut Cut meminta saksi Jamaluddin untuk bersama sama masuk kedalam rumah guna memastikan keadaan korban sementara saksi Cut menunggu diluar yang tidak lama kemudian Jamaluddin keluar dari rumah dengan mengatakan korban sudah tidak ada lagi” sudah meninggal dunia katanya.

Mendapat informasi tersebut selanjutnya pihak kepolisian dari polsek Julok langsung menuju TKP untuk mengamankan Lokasinya.

Atas kejadian itu Polsek Julok berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Aceh Timur dan oleh unit identifikasi melakukan olah TKP, yang setelah itu korban dibawa kerumah sakit Zubir Mahmud untuk diperiksa secara medis, demikian Kapolsek Julok, AKP Suparwanto, S.H, M.H. (sss)




Shanda Puti Denata yang Dibegal di Bandung Akhirnya Meninggal

BARANEWSACEH.CO – Aksi begal kembali memakan korban jiwa di Kota Kembang Bandung.

Shanda Puti Denata (23) tercatat sebagai Mahasiswi Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung meninggal dunia setelah menghadapi masa kritis akibat ulah begal di Kota Bandung. Mahasiswi Sekolah STTT Bandung tersebut meninggalkan seorang bayi perempuan berusia satu tahun bernama Atena Stusya Azzahra.

Istri dari Muhammad Faizal Even (30) meninggalkan seorang bayi perempuan itu hasil buah cinta Shanda setelah menikah dua tahun lalu. Keluarga Shanda sendiir tinggal di daerah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Menurut Faizal, sewaktu kejadian nahas menimpa istrinya, ia tengah berada di Purwakarta. Faizal terakhir kontak dengan Shanda pada Rabu (29/8) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Namun pada Kamis (30/8), pukul 07.00 WIB, Faizal mendapat kabar bahwa, istrinya tersebut dirawat di RS Borromeus Bandung.

“Istri saya luka di kepala. Saya lagi di Purwakarta pas kejadian. Tidak ada pesan dan pertanda, tapi sebelumnya istri saya minta jemput,” kata Faizal singkat di rumah duka, seperti dikutip dari detikcom, Jumat (31/8/2018).

Sandha meninggal dunia di RS Borromeus Bandung, Jumat (31/8/2018), sekitar pukul 00.00 WIB. Dia tak sadarkan diri usai terjatuh akibat aksi begal di kawasan Cikapayang, Kota Bandung, Kamis (30/8/2018) subuh. ( Hipatios)




Sopir Dump Truk Demo di Gedung DPRK Gayo Lues


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  Ratusan Sopir Dum Truk pengangkut material pasir dan batu (sirtu) serta tanah timbun melakukan demo di Gedung DPRK Gayo Lues , Kamis (30/08/2018).

Mereka melakukan  aksi damai dari aliansi/kelompok yang menamakan dirinya Dam Truck (DT) Gayo Lues Transport yang diikuti oleh sekitar 100 Orang awak dum truck yang ada di Kabupaten Gayo Lues dengan membawa kendaraan dam truck dan hardtop pengangkut pasir sekitar 75 kendaraan masuk ke dalam halaman kantor DPRK Gayo Lues.

Pantauan Media ini kuat pam pada aksi damai sekitar 60 Orang yang terdiri dari sat sabhara Polres Gayo Lues dan Sat Pol PP Kabupaten Gayo Lues, DPP Kabag Ops Polres Gayo Lues Kompol Masri.

Dalam orasinya dipimpin oleh Sukri mereka menuntut agar para anggota DPRK mendengar dan memperjuangkan aspirasi yang di sampaikan dengan Memberdayakan para pekerja dum truck yang ada di Gayo Lues karena dari pekerjaan tersebut mereka mencari nafkah untuk menghidupi keluarga.

Sukri mengatakan agar menertibkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang mengklaim dan merasa memiliki sungai yang ada di Gayo Lues karena dampak dari masalah ini rekan kami ada dua orang (sopir dan kenek dam truck) yang menjadi korban penganiayaan oleh masyarakat.

Dia meminta agar membentuk Pansus mengenai perumusan aturan galian-C dan meninjau ke lapangan tempat pengambilan pasir dan Menunjukkan kepada pekerja dam truck tempat mana yang diperbolehkan untuk mengambil pasir serta  Mengeluarkan aturan dan regulasi yang jelas tentang galian-C.

Menanggapi hal itu Wakil ketua DPRK H Rajudin menyampaikan akan menindaklanjuti tuntutan aksi dan akan memanggil kepala Dinas yang terkait yaitu dinas lingkungan hidup, Dinas Pertambangan dan Kepala Kantor Perizinan.

Sekitar pukul 11.30 WIB DPR menerima 20 Orang perwakilan dari peserta aksi untuk berbicara menyampaikan tuntutan dengan syarat menjaga ketertiban di dalam dan menyampaikan dengan kata kata yang sopan.

Anggota DPRK yang dipimpin oleh wakil Ketua DPRK Gayo Lues H Rajudin beserta 10 Orang Anggota DPRK lainnya menerima 20 Orang perwakilan dari peserta aksi di ruang sidang DPRK.

Ditempat yang sama Kabag Ops Polres Gayo Lues Kompol Masri menyampaikan kepada para peserta aksi yang lainnya dipersilahkan masuk ke tribun ruang sidang DPRK Gayo Lues dengan terlebih dahulu meletakkan sajam ataupun barang berbahaya lainnya di luar/dalam kendaraan dan agar menjaga ketertiban di dalam ruang sidang.

Dalam pertemuan di ruang Sidang DPRK Gayo Lues wakil ketua DPRK Gayo Lues H Rajudin menyampaikan “ Kami sebagai Anggota DPRK adalah merupakan perpanjangan tangan dari masyarakat,  Kami telah menghubungi Bupati dan sedang tidak ada ditempat karena ada kegiatan di luar daerah.

Sebagai perwakilan dari pihak pemerintah sekarang telah hadir perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perizinan, Dinas Pertambangan dan dari Sat Pol PP.

Kami usahakan dalam pertemuan ini ada penyelesaian/kesepakatan dari tuntutan yang disampaikan peserta aksi. Dan Kami tidak akan pulang sebelum masalah ini tuntas/blm ada kesepakatan., jelasnya.

Senada dengan hal itu perwakilan aksi Sukri (Ketua komunitas dam truck Gayo Lues) mengatakan Roda 10 dilarang beroperasi karena merusak badan jalan yang merugikan masyarakat dan hanya menguntungkan kontraktor.

Roda 10 hanya boleh beroprasi untuk hal hal tertentu seperti mengangkut alat berat ke lokasi, apabila perusahaan belum ada izin sudah bisa melakukan penggalian kenapa kami masyarakat tidak bias, tuturnya.

Terkait dengan hal tersebut pihak Dinas Pertambangan Kabupaten Gayo Lues mengatakan bahwa “ Dalam pelaksanaan galian C yang sekarang bernama galian batuan diatur dalam UU No. 23 Thn. 2014”.

Untuk perizinan galian pengurusannya ke Provinsi, dan untuk perusahaan yang ada di Gayo Lues yang sekarang melakukan penggalian sedang dalam proses pengurusan izin di provinsi, jelasnya.

Dari kesepakatan tersebut dalam koordinasi /rapat  maka di sepakati bersama kedepan untuk melakukan Sosialisasi kepada Masyarakat Kabupaten Gayo Lues tentang Pemanfaatan potensi kekayaan alam untuk seluas-luasnya kemakmuran ralkyat (sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945).  Untuk kurun waktu 10 (sepuluh) hari Lokasi Galian C yang dapat dimanfaatkan untuk wilayah Kecamatan Blangkejeren adalah Mulai dari Palok s.d Leme; dan untuk wilayah kecamatan lain dilaksanakan melalui musyawarah dengan Aparat Kampung setempat, Dalam pelaksanaan pengambilan Bahan Material (Galian C), dapat menggunakan 1 (satu) buah Alat Berat, pada masing-masing lokasi pengambilan Galian;  Komunitas DT-GL Transport bersedia melakukan kerjasama dengan Aparat Kampung setempat dan berkewajiban menjaga Lingkungan dan Pasilitas Umum Truk Roda 6 masih bisa mengerjakan  Untuk kendaraan Truk Roda 10 (sepuluh) untuk tidak beroperasi sepanjang DAS. Selama Dump Truk Roda 6 masih bisa mengerjakan, Ketentuan lain yang menyangkut Teknis, akan dituangkan secara rinci kedalam berita acara keputusan ini serta Hasil kesepakatan ini akan disampaikan kepada Bupati Gayo Lues dan Ketua DPRK.  (ABDIANSYAH)




Pernyataan Sikap Korsu Lingkungan BEM SI

Kalimantan Barat, Baranewsaceh. co – Kebakaran hutan kembali terjadi, tidak lama dari kebakaran hutan di riau kini kebakaran hutan terjadi di Kalimantan Barat.

Sungguh sangat mengkhawatirkan  asap yang ditimbulkan dari kebakaran hampir mendekati ambang batas maksimum dari pencemaran udara sehingga akan berdampak buruk bagi kesehatan warga di daerah pontianak dan sekitarnya.

Menurut Yasir selaku kordinator isu lingkungan BEM SI pemerintah dinilai lambat dalam proses penganan kebakaran tersebut hal ini dibuktikan dengan  penanggulangannya yang belum maksimal disebabkan berbgai faktor dengan luasnya lahan yang terbakar dan kurangnya sarana dan prasarana.

“Saya harapkan kebakaran tersebut dapat ditanggulangi dengan cepat oleh pemerintah “ Ujar yasir.

Dugaan sementara kebakaran hutan terjadi di karenakan musim kemarau yang panjang sehingga BMKG menyebutkan beberapa titik panas di daerah-daerah indonesia.

Namun tidak menutup kemungkinan kebakaran tersebut disebabkan oleh ulah tangan manusia baik disengaja maupun tidak, “sehingga pemerintah harus membuat tim investigasi dalam proses penyelidikan dan penyidikan terhadap penyebab kebakaran tersebut.” Ujar yasir.

Ketidak stabilan cuaca dan iklim diakibatkan global warming sehingga bumi belakangan  ini terasa panas namun hutan yang menjadi paru-paru dunia dieksploitasi tanpa batas demi meraup keuntungan bagi segelintir orang maupun korporasi.Dampak yang terjadi akibat global warming dampak kita rasakan salah satunya kebakaran hutan.

Pemerintah harus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan karena pencegahan lebih baik dari pada penanggulangan dan diharapkan pemerintah serius dalam meperbaiki alam yang telah rusak khususnya hutan.

Kebakaran hutan ini merupakan permasalahan yang serius dan menjadi pembeljaran yang berharga  bagi pemerintah, agar masalah ini tidak terjadi lagi .

Dampak yang ditimbulkan dari pembakaran maupun kebakaran hutan dan lahan sangat membahayakan, dari segi ekonomi kebakaran hutan yang terjadi di Pontianak menyebabkan terhambatnya distribusi sembako.

Oleh karena itu Koordinator Isu Lingkungan BEM SI menyatakan sikap bahwa :

  1. Desak pemerintah pusat segera menindaklanjuti dan menanggulangi kebakaran hutan, khususnya di kalimantan barat.
  2. Bentuk tim investigasi pencari fakta untuk mengungkap penyebab kebakaran hutan tersebut apakah ulah manusia atau murni karena panas alam
  3. Meminta komitmen pemerintah dalam upaya pencegahan agar masalah tersebut tidak terjadi lagi




Koramil 02/Rikit Gaib Atasi Karhutla


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Koramil 02/Rikit Gaib Kodim 0113/ Gayo Lues melaksanakan pengecekan kebakaran lahan di Desa Ampa Kolak Kecamatan Rikit  Gaib Kabupaten  Gayo Lues Pkl 10.30 wib (28/08/2018).

Kegiatan ini dilaksanakan terkait adanya kebakaran Lahan Kebun  diwilayah Kecamatan Rikit Gaib dilaksanakan oleh anggota koramil 02/ Rikit Gaib, bersama masyarakat, anggota PT kencana  serta Satpol PP meninjau lokasi tersebut untuk memadamkan Api.

Informasi yang didapatkan dari masyarakat bahwa lahan yang terbakar tersebut merupakan lahan baru dibuka dan lahan kosong. Luas lahan terbakar kurang lebih seluas 6 Ha.

Kebakaran terjadi bertempat di Desa Ampa Kolak atau Gunung Munthe  Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues, api sangat cepat merembet ke lahan kosong  yang lainnya dikarenakan saat ini musim kemarau disertai angin kencang sehingga api dengan cepat merambet ke lahan yang lain dan saat ini kondisi api sudah dapat di Padamkan.

Api diduga berasal dari puntung Rokok orang yang melintas dari daerah perkebunan masyarakat dan api dapat dipadamkan pada pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pemilik lahan yang terbakar Rahmaddin ( 39) Alamat desa Mangang  Kecaamatan Rikit Gaib Kab. Gayo Lues dengan luas lahan ± 2 Ha, Lidin (31) Desa Ampa Kolak  Kecamatan Rikit Gaib Kab. Gayo Lues dengan luas lahan ± 2 Ha dan satu pemilik lahan lagi bernama Ramli (41) beralamat ) Desa Ampa Kolak  Kecamatan Rikit Gaib Kab. Gayo Lues.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan saat ini  sudah dilakukan langkah-langkah oleh Babinsa Koramil 02/Rikit Gaib dan aparat telah menekankan kembali kepada kepala desa beserta masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, serta akan mendapat sangsi dari pihak hukum. (ABDI)




Lakalantas di Desa Gumpang Lempuh, Korban Dilarikan Ke RSUD Gayo Lues


Gayo Lues , Baranewsaceh.co – Telah terjadi kecelakaan lalulintas antara Mobil Box Karter dari PT Bentol Nomor Polisi BL 8221 JA dengan Speda Motor Honda Beat BL 6572 BB, Selasa  28 Agustus 2018 Sekira Pukul 12.20 Wib bertempat di jln Blangkejeren-Kutacane Kampung  Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.

Lakalantas tersebut melibatkan Pengemudi Mobil Box Karter dengan Driver 1 Amirudin (32) yang beralamat di Kampung Meunasah Alue Drien LB Kec Lhoksukun Kabupaten Aceh Utara, dan Driver 2 Nama Aidil, (35) Alamat Kampung  Alur Manis Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang.  Sedangkan   Identitas Pengendara Speda Motor dan 2 Penumpang adalah Sapuan, Umur (17), Alamat Kampung Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues Mengalami Luka di Bagian Kepala, Patah Kaki Sebelah kanan, Luka Robek di kaki sebelah Kanan, dirujuk Ke RSUD Gayo Lues. Satu Korban  Khaidir , (10) Pelajar,  Kampung Gumpang Pekan Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues Mengalami Luka Ringan dibagian kaki selah Kanan, dan satu korban lagi bernama Rio, (8 ), Pelajar, beralamat di Kampung Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues, mengalami Luka Sobek Dibagian Bibir, Bengkak dibagian Mata Kanan, dan dirujuk ke RSUD Gayo Lues.

Peristiwa tersebut disaksikan oleh Al Amin, (32),anggota Polri Alamat Asrama Brimob Kompi 1 Detasemen B Loksemawe.

Berdasarkan informasi yang diperoleh kronologi dari peristiwa itu pada saat Mobil Box Karter Milik PT Bentol dari Arah Blangkejeren Menuju kutacane tiba-tiba Speda Motor Honda Beat yang datang dari Arah Kutacane Masuk Melewati Mobil Trado yang sedang Parkir dipinggir jalan dan menabrak Mobil Box Karter yang menuju arah ke Kutacane, setelah kejadian tersebut  saksi mata Al Amin mengangkat korban dan langsung membawa ke Puskesmas Perawatan Gumpang.

Saat ini Supir Mobil Box Carter tersbut sudah diamankan di Polsek Putri Betung, selanjutnya ditangani oleh Unit Laka Polres Gayo Lues (ABDI)