“Mendukung Kehadiran Bapak Fahri Hamzah di NTT”

Fahri Hamzah /net

Oleh : Rikardus Nompa
(Putra Harapan Bangsa)

Sebagai Putra daerah, disini Saya sangat memuji Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki budaya toleransi yang sangat tinggi dan ini perlu dipertahankan.

Saya berharap Provinsi NTT bisa menjadi “Rol Model Toleransi” di Indonesia. Sejauh ini, penglihatan Saya Provinsi NTT aman-aman saja dari berbagai aspek kehidupan.

Saya bisa melihat sendiri bagaimana Keberagaman yang terjalin dengan baik di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Masyarakat saling Menghormati dan saling menjaga satu dengan yang lainnya serta mengedepankan budaya ketimuran yaitu keramahan dan rendah hati.

Lantas hari ini masyarakat pegiat media sosial di hebohkan dengan adanya pemberitaan penolakan kehadiran Bapak Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR RI di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan beredarnya pamflet di media sosial berisi deklarasi Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) dimana dalam pamflet tersebut tertulis Orasi Kebangsaan yang dihadiri Bapak Fahri Hamzah, pada 18 Oktober 2018.

Seperti di tuntut oleh Aktivis Benteng Merdeka Nusantara (BENTARA) yang dimuat oleh “FLORES EDITORIAL” pada 15 Oktober 2018.

Satu sisi disini teman-teman Aktivis Bentara sudah mencedrai budaya toleransi yang sudah lama mengakar di masyarakat NTT dan tidak menghargai Bapak Fahri Hamzah sebagai Pejabat Negara yang masih mejabat di DPR RI.

Sebagai warga negara yang baik, saya tetap mendukung Bapak Fahri Hamzah hadir di Provinsi Nusa Tenggara Timur semasih itu dalam hal Positif.

Dalam hal ini tidak ada penolakan keras terkait kehadiran Bapak Fahri Hamzah di Provinsi Nusa Tenggara Timur, itu pun kalau ada masyarakat NTT menolak hal tersebut mendingan Bapak Fahri Hamzah datang saja ke rumah dan Saya akan sambut dengan senang hati.

Disini seharusnya sebagai masyarakat sangat bersyukur ketika ada “Pejabat Negara” yang mau mengunjungi daerah tersebut, dengan sendirinya akan tau apa yang terjadi serta dialami daerah yang di Kunjunginya.

Harapan saya untuk seluruh masyarakat yang ada di tanah air lebih khusus yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur jangan lagi menciptakan Kegaduhan lagi yang tidak mempunyai nilai produktif. Masyarakat bisa melihat dan menilai seperti apa bangsa hari ini, yang dimana “Rekayasa Sosial” membuat perpecahan sesama.

Saya berharap, melalui “Deklarasi Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI)” akan menjadi jembatan emas bagi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat menyampaikan harapan akan hidup rukun yang lebih baik dari waktu ke waktunya.

Salam Rindu & Hormat Ku untuk Masyarakat, Keluarga Besar dan Para Sahabat yang ada di Provinsi NTT.

Mataram, 15 Oktober 2018.




Ini Pandangan Umum DPRK Gayo Lues Pada Penutupan Sidang Paripurna Masa Sidang III Tahun 2018


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menghadri lanjutan sidang DPRK Gayo Lues dengan agenda penyampaian pandangan akhir fraksi/keputusan dan penutupan sidang paripurna di ruang sidang kantor DPRK Gayo Lues Jln Datok Sere No. 01 Kecamatan  Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues., Selasa (09/10/2018).

Sidang dihadiri oleh Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH, Para anggota DPRK Gayo Lues, Forkopimda Gayo Lues, Para anggota LSM dan Pers Kabupaten  Gayo Lues.

Pandangan akhir fraksi Partai Golkar yang disampaikan oleh Samsul Alam  dalam sambutannya mengatakan : Kegiatan akreditasi tenaga dan sarana pelayanan kesehatan adalah salah satu persyaratan pelayanan kesehatan yang harus dipenuhi untuk dapat mengajukan klaim ke BPJS satu contoh di Kecamatan  Dabun gelang dan Kecamatan  Kuta Panjang dan Kecamatan  yang jauh dari daerah kota di Kabupaten  Gayo Lues.

Berkenaan dengan hal tersebut kami harapkan kepada Pemda untuk membantu anggaran untuk pembiayaan pelaksanaan  akreditasi tersebut.  Masih ada klaim BPJS yang blm di bayarkan, Kami mohon Pemda untuk berkomunikasi dng BPJS agar dpt diselesaikan sehingga puskesmas dan rumah sakit dapat melaksanakan kegiatan operasionalnya,arena menurut laporan untuk klaim bulan  juni – oktober blm di bayar, ujarnya.

Samsul Alam   juga mengatakan “ Kami harapkan kepada Pemda agar dapat mengatasi dan antisipasi adanya ancaman longsor di musim penghujan ini.  Penambahan oprasional damkar di Kecamatan  Terangon dan Kecamatan lain yang jauh dari kota agar di sediakan alat sarana dan kendaraan untuk penanganan pemadam kebakaran.

Tugas pokok dan fungsi dari DPRK adalah fungsi penganggaran , pengawasan dan legislasi. Supaya Pemda dapat bekerja sama dan memaknai tugas pokok kami sebagai hal yg membangun bukan nyinyir/ hal yang menghambat.   Dalam rangka pentingnya pengadaan pasar tradisional dan pasar modern kami dari fraksi Partai Golkar dapat menerima anggaran yang disampaikan., jelas Samsul Alam.

Ditempat yang sama Pandangan akhir Fraksi Gabungan Pembaharuan yang di sampaikan oleh Eli Ernawati  dalam Pandangan akhir mengatakan “  Tanggapan akhir Fraksi Gabungan Pembaharuan terhadap ranacangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kabupaten.

Pemkab agar setiap dokumen di periksa betul tentang keabsahannya, Maraknya narkoba di kalangan pelajar/anak sekolah agar Pemda mengambil langkah konkrit untuk mengatasinya agar tidak meluas dan Masalah kedisiplinan ASN agar lebih ditingkatkan dan Pelaksanaan pembangunan fisik dan non fisik hrs benar benar dilaksanakan sesuai dng aturan agar hasil sesuai dengan yang di inginkan/diharapkan, jelas Hj. Eli Ernawati Siregar.

Sementara Fraksi Gabungan Suara Rakyat yang di sampaikan oleh Samsuar mengatakan “ Pemda agar memperhatikan sektor Pendidikan dan kami harapkan jangan ada lg proses belajar mengajar yang tdk semestinya dengan alasan karena kekurangan guru, karena tenaga guru di Kabupaten Gayo Lues cukup.

Bidang kesehatan agar Pemda memperhatikan kembali Puskesdes,  dan Pos kesehatan di kampung. Kami mohon Pemda memperhatikan penempatan aparatur negara/pemerintah sesuai dengan kemampuan atau disiplin ilmunya, karena apabila suatu hal tidak diserahkan pada ahlinya maka kita tinggal tunggu kehancuran bidang tersebut, sebut H. Samsuar.

H. Samsuar juga mengatakan Pemda agar memberi Tunsus kepada pegawai di daerah terpencil/tempat yang jauh. Pemda evaluasi perusahaan yang tidak bisa menghasilkan Pendapatan asli daerah dan perusahaan air yang tidak bisa meningkatkan pelayanan penyediaan air bersih, selain itu Pemda agar memberikan honor yang pantas kepada PPTK.  Pemda agar menjamin kelangsungan sumber sumber yang menghasilkan Pendapatan Asli Daerah,  contohnya usaha penderesan getah tusam, jelasnya.

Dari semua Fraksi yang ikut dalam siding tersebut sebagai Keputusan akhir Fraksi DPRK Gayo Lues menyetujui Rancangan Qanun P-APBK Gayo Lues Tahun anggaran 2018 menjadi Qanun Gayo Lues.

Menanggapi hal itu wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani dalam sidang paripurna DPRK Gayo Lues  mengatakan “  Kita secara bersama-sama telah melaksanakan Rapat Paripurna DPRK Masa Sidang Ke-III Tahun 2018 untuk membahas Rancangan Qanun Kabupaten Gayo Lues tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018, Alhamdulillah dari hasil pembahasan tersebut, telah kita capai kesepakatan terhadapan pendapatan dan perubahan belanja yang penambahan program kegiatan. anqgaran antar unit organisasi, pergeseran antar kegiatan serta pergeseran antar jenis belanja.

Perubahan APBK Tahun Anggaran 2018 yang kita lakukan adalah dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang masih ada dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Gayo Lues., ujarnya.

Perubahan anggaran belanja yang tercantum dalam Qanun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun Anggaran 2018 tetap ditujukan pada penanganan masalah-masalah pembangunan yang prioritas bagi pembangunan daerah dan dibutuhkan masyarakat sebagaimana termuat dalam Kebijakan Umum Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2018, kata H. Said sani.

Kita berharap semua program dan kegiatan yang telah sepakati pada perubahan APBK ini akan dapat meningkatkan kesejahteraan umum serta meningkatkan Partisipasi masyarakat dalam pembangunan.   Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan bahwa dengan disepakatinya Perubahan APBK Tahun Anggaran 2018 antara Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dengan DPRK Gayo Lues, kepada seluruh SKPK untuk segera menyiapkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (DPPA-SKPK) serta melengkapi semua data pendukung yang menjadi persyaratan dalam pelaksanaan anggaran perubahan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta kita juga harus memperhatikian saran, pendapat dan masukan yang telah disampaikan oleh para Anggota Dewan yang terhormat pada rapat paripurna masa sidang ke-III ini, terang wakil Bupati.

Selai itu H. Said Sani juga menyampaikan bahwa Hal lain yang menjadi perhatian kita semua adalah tentang pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2019 yang merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJM, untuk ini Seluruh kepala SKPK supaya menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang memuat Program / Kegiataan sesuai dengan RPJM dan RKPK Tahun Anggaran 2019 guna dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten untuk ditampung dalam Rancangan Qanun APBK TA. 2019.

Dalam hal penyusunan RKA SKPK Tahun Anggaran 2019 kami menginstruksikan kepada semua Kepala Badan/Dinas dan Camat agar mempedomani Renstra SKPK dan RKPK yang sudah ditetapkan sehingga dapat mewujudkan target kinerja yang sesuai dengan sasaran strategis pembangunan sesuai dengan target indikator kinerja yang telah dinyatakan dalam perjanjian kinerja Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Secara khusus kami perintahkan kepada Sekretaris Daerah selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) agar segera merumuskan bersama dengan SKPK bagaimana upaya agar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2019 dapat kita Sepakati dengan DPRK tepat waktu, jelas H. Said Sani.

Pantauan awak media dilapangan Pelaksanaan lanjutan sidang DPRK Gayo Lues masa sidang ke III Tahun 2018 dengan agenda penyampaian pandangan akhir/keputusan fraksi dan penutupan sidang selesai pada Pkl. 17.00  Wib dengan aman dan tertib, dan Keputusan akhir Fraksi DPRK Gayo Lues menyetujui Rancangan Qanun P-APBK Gayo Lues Tahun anggaran 2018 menjadi Qanun Gayo Lues. (ABDIANSYAH)




Ketua DPRK Gayo Lues Hadiri Do’a Bersama Untuk Warga Terkena Dampak Bencana di Palu, Donggala, Sigi dan Lombok


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH menghadiri doa bersama untuk korban bencana di Palu, Donggala, dan Lombok bertempat di Pondok pesantren Nurul Azzam Desa Gunyak Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, pada Pkl. 09.00 Wib  Rabu, (10/10/2018).

Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH mengatakan “ Kita telah mengalami perih dah sedihnya karena bencana karena tsunami Aceh dan kita dulu mendapat bantuan dari saudara kita yang ada di tempat lain, dan ketika saudara kita mendapat musibah maka kita harus ikut bantu saudara kita yang sedang terkena musibah dengan doa dan bantuan semampu kita untuk meringankan bebannya.

Kami harap tidak hanya saat ini saja kita doakan saudara kita tapi kita terus menerus mendoakan agar saudara kita yang terkena bencana tabah dan sabar dalam menghadapinya., ujar H. Ali Husin.

Untuk meringankan beban saudara kita di Palu, Lombok, dan Donggala kami dari DPRK Gayo Lues telah menghimpun dana dan nanti akan kami salurkan melalui Kodim yang juga telah mendirikan Posko bantuan, jelas H. Ali Husin (ABDIANSYAH)




Ketua DPRK Gayo Lues Pimpin Sidang Paripurna DPRK Gayo Lues Masa Sidang Ke –III Tahun 2018


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin,SH pimpin  Rapat Paripurna DPRK Gayo Lues tentang rancangan Qanun perubahan APBK Gayo Lues Tahun anggaran 2018 dan beberapa rancangan Qanun lainnya masa sidang III Tahun 2018 di Kantor DPRK Gayo Lues Jln. Datok Sere No. 01 Kec. Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Rabu, (03/10/2018)

Rapat Paripurna DPRK Gayo Lues dihadiri oleh Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani , Para Anggota DPRK Gayo Lues,  Sekda Kabupaten  Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, MAP, Kasdim 0113/GL Mayor Inf Imam Sukoco, S.Ag, Wakapolres Gayo Lues  Kompol Andyano, SKM, Kasi Intel Kejari Gayo Lues Dedy, SH, Ketua MPU Gayo Lues Tgk. Kasimudin Ghazali, Para Asisten Bupati Gayo Lues, Para Staf Ahli Bupati Gayo Lues, Para Kepala SKPK dan Para insan pers.

Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH  dalam sambutannya mengatakan “  Sebelum memulai sambutan saya beserta seluruh anggota DPRK Gayo Lues mengucapkan selamat kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues yang mana pada tanggal 3 Oktober ini telah berusia 1 Tahun kepemimpinan Saudara di Kab. Gayo Lues ini”.

Dalam pelaksanan Rapat Paripurna ini saya selaku pimpinan sidang mengharap kepada semua yang hadir baik para Anggota DPRK, dan para unsur muspida plus marilah kita bahas semua agenda sidang paripurna ini dengan serius sehingga dapat kita putuskan dengan baik, ujarnya.

Dia juga mengatakan “ Hal ini harus kita lakukan karena untuk pembahasan APBK Gayo Lues 2019 juga sudah ada di depan kita.

Kami dari pimpinan sidang mengharapkan kepada Wakil Bupati dan para muspida plus untuk menyusun semua urutan dan tahapan dan agar disampaikan kepada DPRK sehingga pembahasan APBK 2019 dapat dilaksanakan dengan tepat waktu, jelasnya.

Pantauan awak media di lapangan Pembukaan Rapat Paripurna dan Rapat Pleno I (pertama) selesai pada Pkl. 11.30 Wib dengan aman dan lancar dan akan di lanjutkan ke rapat Pleno II pada hari Senin, 08 Oktober 2018.  Agenda Rapat Paripurna berubah karena Anggota DPRK dan Pemda sepakat untuk turun ke Dinas dinas yang ada di Kab. Gayo Lues guna pengecekan secara langsung realisasi penggunaan Anggaran di tiap Dinas.  (Abdiansyah)




Tawar, Wakil Ketua DPRK Gayo Lues Tutup Usia

Almarhum Tawar, Wakil Ketua DPRK Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO  – Wakil Ketua DPRK Gayo Lues Tawar  meninggal dunia. Tawar juga merupakan anggota DPRK Gayo Lues dari  Partai Aceh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Almarhum  Tawar meninggal dunia Rabu 19 September 2018, sekira pukul 05.30 WIB dikediamannya, di Desa Uning Sepakat Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues.

Tawar sudah menjadi anggota DPRK Gayo Lues selama dua periode terakhir ini. Dia lolos ke DPRK Gayo Lues dari daerah pemilihan Dapil III Kabupaten Gayo Lues. Jenazah Tawar disemayamkan di kediamannya di Desa Uning Sepakat Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues.

Keluarga besar DPRK Gayo Lues sangat berduka juga menyampaikan duka yang mendalam,”. (Abdiansyah)




Ini nama -nama 41 dari 45 Anggota DPRD Malang Jadi Tersangka Korupsi

Foto: Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan. (Ari Saputra-detikcom)

Jakarta, Baranewsaceh.co – KPK baru saja mengumumkan 22 orang anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap dan gratifikasi. Hingga kini, total ada 41 anggota DPRD Malang yang menjadi tersangka dari jumlah 45 anggota DPRD yang ada.

“Penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang tersebut merupakan tahap ketiga. Hingga saat ini, dari total 45 anggota DPRD Kota Malang, ada 41 anggota yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Gedung KPK, jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (3/9/2018).

Ke-22 orang ini diduga merima duit Rp 12,5-Rp 50 juta dari Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton, yang juga telah menjadi tersangka. Duit itu diduga diberikan Anton terkait pengesahan RAPBD-P kota Malang tahun 2015.

Berikut daftar 41 anggota DPRD Kota Malang yang menjadi tersangka:

1. M Arief Wicaksono
2. Suprapto
3. Zainuddin
4. Sahrawi
5. Salamet
6. Wiwik Hendri Astuti
7. Mohan Katelu
8. Sulik Lestyowati
9. Abdul Hakim
10. Bambang Sumarto
11. Imam Fauzi
12. Syaiful Rusdi
13. Tri Yudiani
14. Heri Pudji Utami
15. Hery Subiantono
16. Ya’qud Ananda Gudban
17. Rahayu Sugiarti
18. Sukarno
19. Abdulrachman
20. Arief Hermanto
21. Teguh Mulyono
22. Mulyanto
23. Choeroel Anwar
24. Suparno Hadiwibowo
25. Imam Ghozali
26. Mohammad Fadli
27. Asia Iriani
28. Indra Tjahyono
29. Een Ambarsari
30. Bambang Triyoso
31. Diana Yanti
32. Sugianto
33. Afdhal Fauza
34. Syamsul Fajrih
35. Hadi Susanto
36. Erni Farida
37. Sony Yudiarto
38. Harun Prasojo
39. Teguh Puji Wahyono
40. Choirul Amri
41. Ribut Harianto.

Selain 41 anggota DPRD, KPK juga telah menetapkan Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton dan eks Kadis PU dan Pengawasan Bangunan Kota Malang tahun 2015, Jaroy Edy Sulistiyono sebagai tersangka. KPK menyebut kasus ini sebagai korupsi massal.

“Kasus ini menunjukkan bagaimana korupsi dilakukan secara massal melibatkan unsur kepala daerah dan jajarannya serga sejumlah anggota DPRD yang seharusnya melakukan fungsi pengawasan, anggaran dan regulasi secara maksimal,” ucap Basaria.
(haf/idh)/Haris Fadhil – detikNews




Ketua DPRK Gayo Lues Hadiri Rapat Pemantapan Persiapan MTQ Ke VII Tingkat Kabupaten

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH menghadiri Rapat Pemantapan persiapan MTQ Ke VII tingkat Kabupaten yang akan dilaksanakan di Kecamatan Kutapanjang, Bertempat di Aula kantor Camat Kutapanjang Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues, Senin (03/09/2018).

Pantauan awak media dilapangan acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPRK Ibrahim S. Hut, Camat Kutapanjang, Camat Blangjerango, KaCapem Bank Aceh Kutapanjang, Ketua Dewan Hakim dari Dinas Syariat Islam Ilyas, S.Ag, Kapolsek Kutapanjang IPDA Jonnedy Beruh, KUA Kecamatan  Blangjerango, Ka SMAN 1 Kutapanjang, Ka SDN 1 Kutapanjang, Ka SDN 5 Kutapanjang, Ka SDN 6 Kutapanjang, Staf Kantor Camat Kutapanjang, Para Pengulu Se Kecamatan Kutapanjang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaksanaan MTQ  Ke VII yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 8 September 2018 s/d 11 September 2019, Untuk peserta yang dari Kecamatan lainnya diperkirakan pada hari Sabtu paginya sudah memasuki penginapan yang sudah disediakan per Kecamatan.

Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin dalam arahannnya mengatakan “  Mari kita sama melaksanakan persiapan MTQ ini dengan sungguh karena kita Sbg tuan harus betul-betul dengan Persiapan yang matang.

Untuk selanjutnya kita akan cek kelapangan mengenai kesiapan apa sudah betul-betul siap dan jika ada kekurangan silakan bapak-bapak memberi masukan kepada kami, ujarnya.

Saya mengharapkan Kecamatan Kutapanjang ini dalam pelaksanaan MTQ sekaligus sebagai tuan rumah mudah-mudahan menjadi contoh dan model yang akan dilaksanakan Kecamatan lain juga nantinya, kata H. Ali Husin (ABDIANSYAH)




Tu Haidar : Ucapkan Selamat Bertugas Kepada Geuchiek Baru Kuala Jeumpa Dan Blang Bladeh


BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – Teungku Haidar M. Amin atua yang akrab disapa TU Haidar, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten (DPRK) Bireuen mengucapkan selamat dan sukses mengemban amanah masyarakat kepada Geuchiek baru Kuala Jeumpa, Fadhli Ibrahim dan Geuchiek Blang Blahdeh, Amzir Ishak S.Pdi setelah resmi dilantik oleh Camat Kecamatan Jeumpa, Zulbahri, S.Sos di Aula kantor Camat Jeumpa Kabupaten Bireuen, Selasa (28-08-2018).

Turut hadir dalam acara tersebut, Unsur Muspika Bireuen, Camat Jeumpa, Kapolsek Jeumpa, Danramil Jeumpa serta perwakilan perangkat desa Kuala Jeumpa dan Blang Bladeh beserta para Tokoh masyarakat di Kemukiman Blang Bladeh Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen .

Tu Haidar dalam sambutanya menyampaikan bahwa pemerintahan Gampong jangan dianggap sepele, karena pemerintahan Gampong lah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Oleh karena itu, Tu Haidar berharap agar menjaga kekompakan dan harmonisasi antara perangkat Gampong baik Tuha Peut, Tuha Lapan maupun perangkat gampong lainnya, serta antara Geuchik yang lama maupun Geuchiek baru yang telah berjasa sebelumnya demi terbentuknya keharmonisan, kesejahteraan dan kemakmuran khususnya di Kemukiman Blang Bladeh maupun Jeumpa, “Ungkapnya.(Adam)




DPRK Gayo Lues Menggelar Rapat Paripurna Tentang Pembahasan Laporan Nota Pertanggungjawaban APBK 2017


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Gayo Lues menggelar Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Gayo Lues Tentang Pembahasan Nota Pertanggungjawaban (APBK) Tahun Anggaran 2017 dan Rancangan Qanun lainnya Masa Sidang II Tahun 2018 yang bertempat di kantor DPRK Jalan Datok Sere No. 1 Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru, Ketua DPRK Gayo Lues H.Ali Husin,SH,  dan Forkopimda Kabupaten Gayo Lues.

Ketua DPRK Gayo Lues H.Ali Husin,SH dalam sambutannya mengatakan “ Kedepan kita akan menghadapi rapat pembahasan perubahan anggaran tahun 2018.

Dia mengatakan bahwa seharusnya penyanpaian rancangan KUA dan PPHS sudah di terima DPRK pada minggu ke 2 bulan Juli 2018.  Tetapi kami menyadari keterlambatan tersebut bukan disengaja akan tetapi karena kesibukan dari saudara Bupati dalam melaksanakan tugas termasuk persiapan PKA dan tugas tugas yang lainnya, dan ada beberapa perubahan Qanun supaya disampaikan sehingga dapat dimasukkan ke dalam legisterasi DPRK Gayo Lues, kata H. Ali Husin,SH.

Senada dengan itu Bupati Gayo Lues H.M.Amru dalam sambutannya mengucapkan Terima kasih kepada DPRK yang telah mengagendakan rapat Pembahasan rancangan qanun Pertanggung jawaban APBK 2017 dan qanun lainnya.

Laporan APBK 2017 telah di serahkan dan di audit oleh BPK dan mendapat penilaian wajar tanpa pengecualian.  Untuk Kabupaten  Gayo Lues telah 4 kali berturut mendapatkan penilaian tersebut sampai dengan Tahun 2017, sebut H. Muhammad Amru.

Selain itu dikatakan Bupati Gayo Lues “ Laporan pertanggung jawaban APBK merupakan realisasi dari kinerja pemerintah.  Laporan pertanggung jawaban telah di sampaikan pada 30 Juli 2018 dan terjadi keterlambatan selama 2 Minggu dari waktu yang ditentukan.

Rancangan perubahan qanun retribusi perlu di refisi dari DPRK dan diharapkan dapat dibahas sehingga dapat disahkan berbarengan dengan qanun pertanggung jawaban APBK 2017, jelasnya.

Bupati Gayo Lues juga berharap dan menghimbau kepada ketua MPU agar melaksanakan shalat istiqa untuk minta hujan, dan seruan ini agar dapat di lanjutkan dan dilaksanakan setelah Shalat Jum’at di seluruh masjid yang ada di Kabupaten  Gayo Lues. (ABDI)




Plt Gubernur Jamin Kemudahan Investasi di Aceh


Banda Aceh Baranewsaceh – Kehadiran investor Turki di Aceh diharapkan menjadi daya tarik bagi investor dari negara lain untuk datang dan berinvestasi di Bumi Serambi Mekah. Oleh karena itu, Pemerintah Aceh menjamin kemudahan kepada para investor yang datang ke Aceh.

Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur  Aceh Nova Iriansyah saat menerima kunjungan Konsulat Jenderal RI untuk Turki Herry Sudrajat beserta rombongan investor asal aturki, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Selasa (11/7/2018) pagi.

“Jika ada kendala segera hubungi saya. Saya berjanji akan turun sendiri untuk menyelesaikannya. Sebagaimana diketahui selama setahun ini, saya dan Pak Irwandi berbagi peran. Investasi ditangani oleh beliau. Namun karena saat ini beliau sedang menyelesaikan permasalahannya, maka sementara ini pembahasan investasi dilimpahkan ke saya,” ujar Nova.

Nova menjelaskan, Aceh masih sangat membutuhkan kerjasama para investor untuk meningkatkan perekonomian serta mengurangi angka kemiskinan. Nova berharap kunjungan dan komitmen investasi dari investor Turki akan berimbas kepada investor dari negara-negara lain.

“Aceh harus dibantu, rakyat Aceh harus dibantu karena saat ini angka-angka statistik masih belum berpihak kepada kami. Angka kemiskinan Aceh masih cukup tinggi, pertumbuhan ekonomi kita masih dibawah nasional dan inflasi kita juga tinggi. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah masih rendah karena tidak ada industri di Aceh,” kata Nova.

Dalam pertemuan yang digelar santai usai sarapan bersama tersebut, Herry Sudrajat memaparkan sejumlah peluang investasi yang dilirik oleh rombongan investor yang turut bersamanya.

Julfi Hadi, Managing Director Hitay Energy Holdings yang turut dalam rombongan tersebut menyampaikan tentang komitmen perusahaannya untuk berinvestasi di bidang energi panas bumi di Burni Telong.

Sementara itu, Aydin Cicek selaku General Manager Dunya Kozmetik Sanayi AS juga menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di Aceh.

Kepada Plt Gubernur, Cicek menyampaikan bahwa perusahaannya membutuhkan lahan seluas 10 ribu hektar untuk menanam pinus yang nantinya akan dimanfaatkan getahnya untuk industri kosmetik.

Nova mengungkapkan, selama ini satu-satunya stimulan untuk menggerakkan perekonomian Aceh adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh. Oleh karena itu kehadiran investor adalah sebuah harapan baru untuk membangkitkan perekonomian Aceh.

“Kami berharap siapa saja dapat berinvestasi di Aceh. Kami jamin tidak ada masalah dalam proses investasi di Aceh. terutama Turki, apalagi embrio hubungan Aceh dan Turki sudah terjalin sejak lama, selain faktor kedekatan sejarah, masa rehab-rekon pasca tsunami juga semakin mempererat hubungan Aceh-Turki,” sambung Plt Gubernur.

Sejumlah perwakilan perusahaan Turki juga turut dalam pertemuan hari ini, di antaranya Azat selaku General Manager PT Rosin Trading International, dan H Teuku Badruddin Syah, Director Wangsa Energi Prakarsa.

Saya partner Pak Irwandi

Dalam kesempatan tersebut Nova juga menegaskan, bahwa dirinya adalah pasangan dari Gubernur Aceh non Aktif Irwandi Yusuf, dan tetap mendukung dan menjalankan program yang telah dimulai bersama Irwandi.

“Saya tegaskan, saya adalah partnernya pak Irwandi, bukan lawan politik karena kami dari partai pengusung yang sama dan bergerak dari harapan dan tujuan yang sama. Oleh karena itu tidak ada kebijakan politik yang berubah. Kami masih menunggu penyelesaian permasalahan yang sedang beliau hadapi, dan pemerintahan tetap berjalan seperti sedia kala,” kata Nova.

“Saya berharap Pak Gubernur bisa bebas karena beliau sudah memulai pemerintahan ini dengan sangat baik. Jika beliau bebas saya tetap bisa menjadi tim pendukung dan membantu kerja-kerja beliau. Namun jika kemungkinan terburuk terjadi, kami tetap akan melanjutkan apa yang telah beliau mulai selama ini,” tegas Nova.(Red)




Komisi A DPRK Bireuen Mengajukan 5 Nama Komisioner KIP Bireuen Ke KPU Pusat

BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – Komisi A, DPRK Bireuen mengantarkan berkas kelengkapan administrasi pengusulan 5 (lima) nama Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat, Jumat, (29-06-2018).

Anggota DPRK Bireuen Yusriadi, SH mengatakan kepada Media Baranewsaceh.co via Whatsapp Massenger, Sabtu 30 Juni 2018.

Bahwa ini dilakukan dalam rangka menyelesaikan tugas negara sebagaimana amanah UU No.11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh Pasal 24. DPRK mempunyai tugas dan wewenang mengusulkan pembentukan KIP kabupaten. Pasal 56 Anggota KIP kabupaten diusulkan oleh DPRK, ditetapkan oleh KPU dan diresmikan oleh bupati, “Jelasnya.

 

Kami yakin kelima komisioner KIP baru ini tentu ada kelebihan dan kekurangannya selaku manusia. Namun inilah hasil terbaik dari sekian tahapan proses seleksi yang rumit, teliti dan hati-hati yang lahir dari rahim Komisi A DPRK Bireuen, “ujar Politis PKS tersebut.

Mari sama-sama kita dukung dan kita awasi bersama tugas-tugas mereka untuk Bireuen yang lebih baik, “Himbaunya.

Kelima Komisioner KIP Bireuen Periode 2018-2023 tersebut yaitu: Agusni, SP, M.Si, Muhammad Basyir, SHI, MA, Amiruddin, SE,Muzammil, S.Pd, 5. Eddy Safwan, SE.

Turut hadir juga dari anggota DPRK Bireuen dalam acara tersebut Ridwan Muhammad, SE,MS.i, Muzakkir Mahmud, Isnaini, Syauqi Futaqi dan Salwa Hanum. (Adam)




Ini Rahasia Khofifah dan Ridwan Kamil Unggul Menurut Pengamat IPI

Poto, Net.

Jawa Timur Baranewsaceh – Kemenangan quick count pasangan Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak di pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Timur dan Ridwan Kamil-UU Ruzhanul (Jabar) dari sejumlah lembaga survei tak lepas dari strategi pendekatan ke arus bawah atau grassroot dalam tiga bulan terakhir.

Menurut pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie turunnya suara Dedy Mizwar – Dedi Mulyadi dan Gus Ipul – Puti Guntur yakni, confidence political dari keduanya terlalu besar, dan tidak lagi membaca  lawan politik.

Sedangkan Khofifah kata Jerry, terus menaikan brand image serta personal branding dia. Apalagi dirinya punya magnet yang besar terhadap pemilih tradisional saat menjabat Mensos.

Justru dia menilai, Gus Ipul di last time kehilangan kendali dan kontrol. Mesin partai dan  team work pasangan Khofifah – Emil yang solid  merupakan kunci kemenangan dia.

“Saya melihat Gus Ipul di Jatim dan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi sudah merasa save and confort (aman dan nyaman) dengan hasil survei waktu lalu, dimana keduanya unggul dari pesaing mereka,” kata Jerry.

Lebih jauh Jerry menilai Pasangan Ridwal Kamil getol turun ke bawah. Dia dibantu istrinya. Dan ini menjadi kunci kemenangannya. “Ini sama persis dengan Khofifah. Barangkali dia belajar dari pengalaman waktu lalu, sejauh ini dia meraih 54.29 persen sedangkan Gus Ipul 43 persen. Sedangkan Ridwan Kamil meraih 32.22 persen dan Dedy Mizwar 26.31 persen.

“Saya lihat baik Gus Ipul dan duo Dedy tak punya tim pemenangan yang solid. Belum lagi isu dan approaching sangat minim. Begitu pun mereka di salib saat debat publik yang ditayangkan di sejumlah TV.

Namun kata Jerry, kalau tim sukses kedua pasangan ini mampu mempertahankan keunggulannya sejak kick off dimulai bisa saja mereka menang.(Red)




Yusriadi, SH Konfirmasi Masalah Proyek Jalan Usaha Tani Yang Diisukan Tak Berizin

BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen Yusriadi, SH dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Melakukan temu pers Bersama Wartawan Liputan Bireuen, Selasa, (19-06-2018). Bertempat di rumah tokoh Masyarakat Bireuen H. Kamaruddin. AR di Desa Geulanggang Teungoh, Kecamatan Kota Juang.

Temu Pers tersebut, dalam rangka silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Dalam acara silaturahmi tersebut Yusriadi mengkonfirmasi masalah pembangunan Proyek Pengadaan Sarana dan Prasarana Tekhnologi Pertanian Tepat Guna.

Kepada insan pers Yusriadi mengatakan, Proyek itu dikerjakan untuk memudahkan petani sawah setempat dalam mengangkut hasil panen padi.

Berdasarkan permintaan perangkat desa di dusun setempat. Terkait isu penimbunan lahan sawah tanpa izin, kemudian Yusriadi juga menjelaskan, Ini hanya masalah komunikasi yang belum tuntas antara rekanan dan kepala dusun setempat dengan pemilik sawah yang sehingga terjadi mispersepsi, “Jelasnya.

Lanjutnya, Alhamdulillah kini berkat Idul Fitri masalah ini sudah saling maaf-memaafkan, Dan perkara ini sudah selasai dengan Musyarawarah kekeluargaan, “Imbuhnya.

Terkait lanjutan pembangunan proyek tersebut yang kini sudah tertunda, kader PKS itu menjelaskan bahwa, Pembangunan akan dilanjutkan oleh rekanan pada bulan depan setelah selesai panen padi, Mengingat bulan ini masih suasana lebaran, “Pungkas Yusriadi.

Sementara Itu, H. Kamaruddin, AR selaku pemilik tanah saat dikomfirmasi awak Media menyatakan, Ia telah ikhlas menghibahkan tanah miliknya seluas 90x 2 Meter untuk pelebaran jalan Usaha tani dan talud di Duson Barat, Desa Geulanggang Teungoh, Bireuen.

“Masalah ini sudah selesai, Saya sudah menghibahkan tanah seluas 90×2 Meter tersebut untuk pelebaran jalan Usaha Tani, dan itu saya Hibahkan untuk kelancaran transportasi Masyarakat Gampong Geulangggang Teungoh, “Katanya.

Pertemuan Klarifikasi tersebut dihadiri oleh Keuchik Gampong Geulanggang Teungoh, Sekdes Beserta kepala Dusun.(Adam).




H.Irmawan, Anggota DPR RI Asal Gayo Lues Hadiri Halal Bi Halal

Anggota DPR RI Asala KabupatenGayo Lues H.Irmawan, S.Sos,MM menghadiri acara halal bi halal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues di Pendopo Bupati Gayo Lues, Minggu (17/06/2018).

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Anggota DPR RI Asala Kabupaten Gayo Lues H.Irmawan, S.Sos,MM menghadiri acara halal bi halal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues di Pendopo Bupati Gayo Lues, Minggu (17/06/2018).

Dalam sambutannya H.Irmawan, menjelaskan bahwa momentum halal bi halal dapat menjadi sebuah wujud solidaritas dan konsistensi untuk selalu merangkai dan merajut kebersamaan, yang dapat memberikan sumbangsih atau dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Setelah kami menerima amanah ini, kami akan menjalankan tugas sebagai abdi masyarakat untuk bisa merangkai dan merajut tali kebersamaan,” katanya .

Lanjut Irmawan, dengan momentum seperti ini ia berupaya untuk bisa mengatasi keterbatasan saat menjalankan tugas sebagai Wakil Rakyat, dan semoga dengan niat baiknya bisa mendapatkan tempat dihati seluruh masyarakat Gayo Lues.

Kedepannya, kami tidak akan mengabaikan sedikitpun saran atau masukan dan kontribusi seluruh masyarakat Gayo Lues. Insya Allah kami akan berusaha yang  terbaik untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” jelasnya.  (J. Porang)