Kapolres Gayo Lues Hadiri Dialog/ Audiensi FORKOPIMDA Dengan Tokoh Masyarakat


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman SIK menghadiri kegiatan Dialog/ Audiensi FORKOPIMDA Gayo Lues dengan Tokoh-Tokoh Masyarakat, Pimpinan/Anggota Organisasi Sosil dan Masyarakat Se Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018 di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Blangkejeren – Kutacane Kecamatan  Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Selasa, (16/10/2018).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Humas Setdakab Gayo Lues dan  dihadiri oleh  Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, Sekretaris Daerah Kabupaten  Gayo Lues H.Thalib, S.Sos, MAP, Forkopimda Kabupaten Gayo Lues dan  Para tokoh Masyarakat Kabupaten  Gayo Lues.

Dalam sambutannya Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman SIK menyampaikan bahwa Kegiatan ini sangat bagus dan di idam-idamkan karena kita dapat bertukar informasi dan kami sarankan kalau bisa pelaksanaannya berkeliling.

Tugas pokok Polisi menurut UU yaitu  Harkamtibmas, Alat negara penegak hukum, dan melindungi, mengayomi masyarakat. Apabila ada masyarakat tidak aman maka langkah kedua yaitu penegakan hukum untuk tercapainya tugas ke tiga yaitu melindungi dan mengayomi masyarakat, ujarnya.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman SIK  juga mengatakan  Dalam tugas menegakkan hukum ada pertimbangan pertimbangan di antaranya harus menghadirkan manfaat dan bukan mudharat.  Dalam kegiatan ini mari kita komunikasikan apa yg akan kita laksanakan sehingga apabila ada hal hal yang tidak baik kita tidak saling menyalahkan.

Kita harus menyadari bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di jamin UU akan tetapi juga di batasi dengan hak oang lain yg jg harus di jaga. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban Pemilu 2019 di Kabupaten Gayo Lues kita jauhi fitnah dan adu domba kita ciptakan Pemilu yg beradab sesuai dng ajaran Islam, jelas Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman SIK. (ABDIANSYAH)




Ini Nama-nama Pejabat Eselon III yang Dilantik Wakil Bupati Gayo Lues


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani melanti dan mengambil Sumpah dan Jabatan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues yang bertempat di Aula Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Jendral Sudirman Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Selasa, (16/10/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten I Bupati Gayo Lues Hardansyah, S.Pd, MAP, Asisten III Bupati Gayo Lues Ir. Bambang Waluyo, Staf Ahli Bupati Gayo Lues M.Jamin, S.Pd, Para Kepala Dinas Pemda Kabupaten  Gayo Lues, Camat dan Insan Pers.

H.Said Sani dalam sambutannya mengatakan “ Proses untuk menduduki jabatan tertentu tersebut, bukanlah pekerjaan sekali pembahasan selesai, namun bertahap-tahapan pertemuan melalui Baperjakat. “Kemana pun kapal berlabuh di sanalah penumpang bertepi. Riak-riak gelombang yang telah dilewati pun, bermuara pada satu tujuan yakni untuk percepatan pembangunan segala bidang di segala sektor pemerintahan dan masyarakat Berdasarkan pertimbangan bahwa untuk kepentingan dinas, perlu dengan segera mengangkat Pegawai Negeri Sipil yang namanya tersebut pada lajur 2 Lampiran Keputusan ini dengan jabatan sebagaimana tersebut pada lajur 7 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Kami mengingat prosedural Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Qanun Kabupaten Gayo Lues Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Perangkat Kabupaten Gayo Lues dan Berita Acara Baperjakat dalam rangka Panggilan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues Nomor: 800/10/2018 tanggal 12 Oktober 2018, ujarnya.

Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani juga mengatakan “ Kegiatan pelantikan dan mutasi jajaran pejabat setiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karir pegawai”.

Setelah pelantikan terdengar isu-isu miring yang mengatakan pelantikan yang dilakukan bermuatan politis, hal itu sangat jauh dari tujuan pelantikan ini. Perlu kami garis-bawahi bahwa masalah politik adalah masalah pilihan. Seperti hitam tetap hitam dan putih tetap putih. Dan abu-abu, terserah pada hadirin sekalian yang menilai, kata H. Said Sani.

Pengembangan karir pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, apalagi untuk kepentingan golongan tertentu melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum, sebutnya.

H.Said Sani menambahkan bahwa parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, integritas, loyalitas, moralitas, mutasi jabatan, pendidikan dan pelatihan, serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara.


Pelantikan ini dilaksanakan pada di akhir tahun ini, dengan harapan pejabat yang baru dilantik betul-betul memulai tugas barunya dengan lembaran baru serta Setiap Pejabat hendaknya mempunyai kemampuan dan kemauan yang kuat untuk senantiasa memiliki wawasan yang luas, data dan informasi yang sahih, serta semangat juang yang tinggi dan selalu siap sedia membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan, imbuhnya.

Saya ingin berpesan kepada Saudara-saudara yang baru dilantik agar terus meningkatkan kapasitas saudara-saudara pada setiap waktu dan kesempatan. Karena itu, para pejabat baru dapat meningkatkan kualitas kinerja dan Saya minta kepada saudara-saudara untuk tidak berlama- lama dalam menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru, jelasnya.

Saya ucapakan selamat kepada saudara saudara sekalian. Mari senantiasa memohon kepada Allah SWT agar selalu sehat, panjang umur, dibimbing, diberi kekuatan dan kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai aparatur Pemerintah. Semoga sukses dan kinerja kita dapat bermanfaat bagi masyarakat dan demi masa depan Kabupaten Gayo Lues yang lebih baik lagi, kata Wakil Bupati H. Said Sani.

Pantauan awak media di lapangan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah dan Jabatan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues selesai Pada pukul 17.45 WIB.

Data Nama – Nama  Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues dilantik dan di Ambil sumpah pada Selasa, (16/10/2018) adalah sebagai berikut :

  1. Said Idris Wintareza, Jabatan Lama Pelaksana pada Sekretariat Daerah. Jabatan Baru Camat Blangkejeren.
  2. Suardi, SH, Jabatan Lama Pelaksana pada Sekretariat Daerah. Jabatan Baru Camat Blangpegayon.
  3. Supratman, SE, Jabatan Lama Kasi Pemantauan, Pengawasan dan Pembinaan Penanaman Modal pada Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal dan Informasi Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Jabatan Baru. Camat Rikit Gaib.
  4. S, Jabatan Lama Camat Rikit Gaib. Jabatan Baru Kabag Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten.
  5. Darmi, SE. Jabatan Lama Inspektur Pembantu Wilayah II. Jabatan Baru Kabag Hukum dan Persidangan pada Sekretariat DPRK.
  6. Khairuddin, S.Sos. Jabatan Lama Pelaksana pada Kantor Camat Blangpegayon. Jabatan Baru Kabag Umum pada Sekretariat DPRK Gayo Lues
  7. Ridwansyah, ST. Jabatan lama Sekretaris pada Dinas Perindustrian. Jabatan Baru Sekretaris pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang.
  8. Restunarti, SE. Jabatan lama Camat Blangkejeren. Jabatan Baru Sekretaris pada Dinas Perindustrian.
  9. Usman Ali. MM. Jabatan Lama Kabid Perumahan, Kawasan Permukiman, Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum pada Dinas Perumahan dan Kawasan permukiman. Jabatan baru Sekretaris pada Dinas Perhubungan.
  10. Almuzani, SE.M.Si, Jabatan Lama Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir miskin pada Dinas Sosial. Jabatan Baru Sekretaris pada Inspektorat Kabupaten.
  11. Muhaimini, ST.M.Ec.Dev, Jabatan Lama Kabid Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan. Jabatan Baru Sekretaris pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
  12. Jemilah, S.Ag, Jabatan Lama Kabid Bina Hukum Syariat Islam pada Dinas Syariat Islam. Jabatan Baru Sekretaris pada Dinas Syariat Islam.
  13. Abunifah, M.Pd, Jabatan Lama Pelaksana pada Sekretariat Daerah. Jabatan Baru Sekretaris pada Dinas Pertanahan.
  14. Muhammad, S.Pd, Jabatan Lama Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan. Jabatan Baru Sekretaris Majelis Pendidikan Daerah.
  15. Kasim, SE, Jabatan Lama Pelaksana pada Sekretaris Majelis Adat Aceh. Jabatan Baru Sekretaris Majelis Adat Aceh.
  16. Ratna Dartini, SE, Jabatan Lama Kasubbag Keuangan dan Aset Sekretariat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Jabatan Baru Sekretaris pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
  17. Edi Suvriadi, MM, Jabatan Lama Pelaksana pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang. Jabatan Baru Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman
  18. Wahidin, S.Pd, Jabatan Lama Kabag Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten. Jabatan Baru Sekretaris pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  19. Nasrul Abdi, ST, Jabatan Lama Auditor Muda pada Inspektorat Kabupaten Gayo Lues. Jabatan Baru Inspektur Pembantu Wilayah II
  20. Abu Mukmin, SE, Jabatan Lama Pelaksana pada Sekretariat Daerah. Jabatan Baru Inspektur Pembantu Wilayah IV
  21. Meutia Khatmi, SSTP.M.Si, Jabatan Lama Camat Blangpegayon. Jabatan Baru Kabid Pemenuhan Hak Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  22. Anis Andayani, SE, Jabatan Lama Kabid Pemenuhan Hak Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Jabatan Baru Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  23. Marlina Dewi, S.Pd, Jabatan Lama Kasi Penguatan Ekonomi Perempuan, Sosial dan politik pada Bidang Pemberdayaan dan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Jabatan Baru Kabid Pemberdayaan dan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  24. Ismail, M.SP, Jabatan Lama Kasi Pengembangan dan Produksi Perikanan pada Bidang Perikanan Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Gayo Lues. Jabatan Baru Kabid Holtikultura pada Dinas Pertanian.
  25. Munawir, SP, Jabatan Lama Kasi Kesejahteraan Sosial pada Kantor Camat Blangjerango. Jabatan Baru Kabid Prasarana dan Sarana pada Dinas Pertanian.
  26. Ramadan, SE, Jabatan Lama Pelaksana pada Dinas Syariat Islam. Jabatan Baru Kabid Bina Hukum Syariat Islam pada Dinas Syariat Islam.
  27. Riadussalihin, SKM, Jabatan Lama Inspektur Pembantu Wilayah IV. Jabatan Baru Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan.
  28. Azhar, A.Md.EM, Jabatan Lama Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Jabatan Baru Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan.
  29. Muslim, ST, Jabatan Lama Sekretaris pada Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gayo Lues. Jabatan Baru Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
  30. Musa, S.Pd.SD, Jabatan Lama Pelaksana pada Dinas Pendidikan. Jabatan Baru Kabid Kearsipan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
  31. Sri Dewi Wahyuni, SP, Jabatan Lama Kasi Pemasaran dan Promosi Pariwisata. Jabatan Baru Kabid Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata.
  32. Saidy Sasa, SE, Jabatan Lama Pelaksana pada Dinas Pariwisata. Jabatan Baru Kabid Layanan Kepemudaan pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
  33. Khalidin, S.Pd, Jabatan Lama Kabid Layanan Kepemudaan pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Jabatan Baru Kabid Prasarana dan Sarana pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga
  34. Suhadir, ST, Jabatan Lama Kabid Prasarana dan Sarana pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Jabatan Baru Kabid Pembinaan dan Pengembangan pada Dinas Perindustrian.
  35. Feriza Ivandiar, ST, Jabatan Lama Kasubid Pengembangan Sumber Daya Manusia pada Bidang Perencanaan Pembangunan Keistimewaan Aceh dan Sumber Daya Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Jabatan Baru Kabid Perencanaan Pembangunan Keistimewaan Aceh dan Sumber Daya Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
  36. Karta Surya, S.Hut.MP, Jabatan Lama Kasubbag Bagian Evaluasi dan Pengendalian pada Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah. Jabatan Baru Kabid Penelitian dan Pengembangan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
  37. Zulkarnain, S.Pd, Jabatan Lama Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dasar pada Dinas Pendidikan. Jabatan Baru Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan.
  38. Said Muhammad, SE, Jabatan Lama Sekretaris Camat Tripe Jaya. Jabatan Baru Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial.
  39. Malik, ST, Jabatan Lama Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar pada Bidang Kelembagaan Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan. Jabatan Baru Kabid Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman, Prasarana , Sarana dan Utilitas Umum pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
  40. Rabusin, SE.M.AP, Jabatan Lama Pelaksana pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jabatan Baru Kabid Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan.
  41. Muhammad Fikar, S.IP,M.IP, Jabatan lama Kasi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Adat dan Sosial Budaya pada BIdang Bina Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Mukim dan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat kampung. Jabatan Baru Kabid Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM.
  42. Dzulkifli Wijaya, SH.M.Ec.Dev, Jabatan Lama Kabid Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM. Jabatan Baru Kabid Pengadaan dan Pengurusan Hak Atas Tanah.
  43. Abdul Hakim, MP, Jabatan Lama Kasi Pengolahan dan Penanganan Pasca Panen pada Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian. Jabatan Baru Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan pada Dinas Pangan dan Perikanan.
  44. Arwinsyah, SH, Jabatan Lama Kabid Pengadaan dan Pengurusan Hak Atas Tanah. Jabatan Baru Kabid Persandian pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.
  45. Sahali, S.Pd, Jabatan Lama Guru Madya. Jabatan Baru Sekretaris Camat Tripe Jaya.
  46. Sukran, SE, Jabatan Lama Sekretaris pada Kantor Camat Jabatan Baru Sekretaris Camat Terangun.
  47. Radli Erwansyah, SE, Jabatan Lama Pelaksana pada Kantor Camat Pining. Jabatan Baru Sekretaris Camat Blangpegayon.

Pelantikan ini untuk peyegaran dan peningkatan kinerja serta dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.  (ABDIANSYAH)




Dialog Audiensi Pemkab Gayo Lues, Dandim 0113/GL Dukung Visi Misi


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Dalam rangka untuk mengetahui masalah dan keluhan masyarakat untuk meningkatkan pencapaian pembangunan di Kabupaten Gayo Lues, Humas Setdakab Gayo Lues menyelenggarakan  kegiatan Dialog/ Audiensi FORKOPIMDA Gayo Lues dengan Tokoh-Tokoh Masyarakat, Pimpinan/Anggota Organisasi Sosial dan Masyarakat Se Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018 di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Blangkejeren – Kutacane Kecamatan  Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Selasa (16/10/2018).

Pada kesempatan itu Dandim 0113/GL Letkol Inf M Faisal Nasution, SIP turut menghadiri acara tersebut  dan mengatakan dalam sabutannya “  Tugas TNI dalam UU salah satunya adalah perbantuan ke pemda untuk mendukung/suport visi misi.

Salah satu yang telah dilaksanakan TNI khususnya Kodim 0113/GL yaitu dengan gerakan manunggal subuh, Berantas judi dan narkoba dan program TMMD.   Untuk mendukung mengatasi kemiskinan dan masalah kesehatan TNI melaksanakan program jambanisasi dengan target satu tahun 430 jamban, ujarnya.

Apabila program ini diklopkan antara program TNI dengan program pemda akan dapat mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan drajat kesehatan, sebut Dandim.

TNI juga melaksanakan Program swasembada pangan dengan pendampingan babinsa kepada kelompok tani yang ada di desa desa.  Program TNI untuk menanamkan rasa nasionalisme dengan menjadi irup dalam pelaksanaan upacara di sekolah sekolah, kata Letkol Inf M Faisal Nasution SIP.

Dalam pengerahan pengamanan pemilu TNI sifatnya BKO ke Polres baik secara terbuka atau tertutup dan untuk pengerahan personil TNI adalah 2/3 dari personil Polisi,  Kerja sama TNI/ Polri dan masyarakat harus terus berlanjut siapapun yg menjabat nantinya, jelas Letkol Inf M Faisal Nasution SIP. (ABDIANSYAH)




H. Said Sani Hadiri Dialog/Audiensi FORKOPIMDA Gayo Lues Dengan Tokoh Masyarakat


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menghadiri kegiatan Dialog/ Audiensi FORKOPIMDA Gayo Lues dengan Tokoh-Tokoh Masyarakat, Pimpinan/Anggota Organisasi Sosil dan Masyarakat Se Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018 di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Blangkejeren – Kutacane Kecamatan  Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Selasa, (16/10/2018).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Humas Setdakab Gayo Lues dan  dihadiri oleh  Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, Sekretaris Daerah Kabupaten  Gayo Lues H.Thalib, S.Sos, MAP, Forkopimda Kabupaten Gayo Lues dan  Para tokoh Masyarakat Kabupaten  Gayo Lues.

Wakil Bupati Gayo Lues H Said Sani mengatakan “ Pemanfaatan dan penggunaan dana desa agar di manfaatkan untuk mengentaskan kemiskinan karena menurut statistik Gayo Lues merupakan Kabupaten termiskin di Aceh dan Aceh Provinsi termiskin di Indonesia maka dapat diartikan Gayo Lues adalah daerah termiskin di Indonesia.

Masyarakat Gayo Lues masih terjerat dengan masalah masalah ekonomi seperti praktek ijon dan koprasi yang meminjamkan uang dan tiap hari ada penagihan ke masyarakat, ujarnya.

Dia berharap pemanfatan dana desa tepat sasaran dan kelola pariwisata di kampung agar dapat mengatasi kesulitan kehidupan masyarakat dan dapat mengentaskan kemiskinan.

Sisihkan masalah persaingan politik dalam pilkada kemarin dan saatnya kita sekarang bersatu untuk membangun Gayo Lues.  Kami tidak  bisa berbuat maksimal tanpa peranserta para tokoh masyarakat dan cerdik pandai di Gayo Lues, sebutnya.

Bagi kita sekarang ini tidak ada konsep lain untuk membangun Gayo Lues selain dengan persatuan dan kesatuan. Kita harus mempunyai data yang akurat sehingga pelaksanaan pembangunan tidak mengambang jelas H. Said Sani. (ABDIANSYAH)




Bupati Gayo Lues Buka Dialog/Audiensi FORKOPIMDA Dengan Tokoh Masyarakat


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru Membuka  kegiatan Dialog/ Audiensi FORKOPIMDA Gayo Lues dengan Tokoh-Tokoh Masyarakat, Pimpinan/Anggota Organisasi Sosil dan Masyarakat Se Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018 di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Blangkejeren – Kutacane Kecamatan  Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues. Selasa, (16/10/2018)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh  Wakil Bupati Gayo Lues H.Said Sani, Sekretaris Daerah Kabupaten  Gayo Lues H.Thalib, SSos, MAP, Forkopimda Kabupaten Gayo Lues dan  Para tokoh Masyarakat Kabupaten  Gayo Lues.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui masalah dan keluhan masyarakat untuk meningkatkan pencapaian pembangunan di Kabupaten  Gayo Lues.

Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru dalam sambutanya mengatakan “  Dalam kegiatan ini nanti secara bergilir kami akan memberi penjelasan tentang bidang bidang Forkopimda yang ada kemudian menerima dan mendengar masukan dari para peserta dialog/audiensi.

Kami berada di puncak pimpinan sudah 1 tahun 13 hari, dilihat dari masa kerja msh sangat singkat bila dilihat secara kinerja kami telah menyusun strategi pembangunan yang akan dilaksanakan kedepan, ujarnya.

Dia mengatakan “ Kami masih belum sempurna dan pasti ada keluhan masyarakat tentang harapan yang tidak sesuai dng kenyataan dan ada masyarakat yg membandingkan masa kepemimpinan yg dulu dng yang sekarang”.

Hal itu wajar karena memang aturan dan regulasi dari waktu ke waktu juga berubah dan pasti akan berpengaruh terhadap masalah pembangunan, sebut H. Muhammad Amru.

Muhammad Amru juga mengatakan “ Dalam penunjukan pejabat dalam posisi tertentu akan kami percayakan kepada orang yang dapat melaksanakan visi misi yang telah diprogramkan sedangkan untuk eselon 2 sesuai peraturan harus diadakan pelelangan.

Adanya perubahan regulasi mengenai  DOKA yang ditarik ke provinsi sehingga setengah dari dana tidak terealisasi yang disebabkan tidak ada koordinasi yang intens dengan Pemkab tentang siapa pemenang tender dan apa yang akan di laksanakan serta proyek yang tidak dilaksanakan dengan baik sehingga banyak program tidak terealisasi, kata Bupati.

Kita harus laksanakan tugas dengan tidak melanggar hukum karena banyak kejadian adanya OTT kita budayakan hidup sederhana agar tidak ada tindakan/praktek yang melanggar hukum masalah anggaran, kami terbuka untuk terima masukan dari masyarakat dan juga dari rekan TNI/Polri untuk tercapainya visi misi yang telah diprogramkan, jelas H. Muhammad Amru. (ABDIANSYAH)




Wakil Bupati Gayo Lues Lantik 49 Pejabat Eselon III


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani  melantik dan mengambil Sumpah dan Jabatan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues yang bertempat di Aula Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Jendral Sudirman Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Selasa, (16/10/2016).

Baca : Dikabarkan-sore ini diadakan pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab-Gayo-Lues

Pejabat yang dilantik adalah pejabat Eselon III di linkungan Pemkab Gayo Lues sebanyak 49 Pejabat Administrator bertujuan untuk peyegaran dan peningkatan kinerja serta dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten I Bupati Gayo Lues Hardansyah, S.Pd, MAP, Asisten III Bupati Gayo Lues Ir. Bambang Waluyo, Staf Ahli Bupati Gayo Lues M Jamin, S.Pd, Para Kepala Dinas Pemda Kabupaten  Gayo Lues, Para Camat se- Kabupaten  Gayo Lues dan Insan Pers.

Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani dalam sambutannya mengucapkan  Terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir pada acara “Pengambilan Sumpah Pelantikan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural Oganisasi Pemerintah Darah”.

H. Said Sani mengatakan “ Pada kesempatan ini, saya membuat kiasan untuk menggambarkan betapa rumit dan alot untuk menentukan, memilih dan memutuskan siapa saja yang layak untuk menduduki jabatan sebagai amanah kami. Karena tanpa memberi titip amanah, sama halnya kami memilih kucing dalam karung.

Proses untuk menduduki jabatan tertentu tersebut, bukanlah pekerjaan sekali pembahasan selesai, namun bertahap-tahapan pertemuan melalui Baperjakat.  “Kemana pun kapal berlabuh di sanalah penumpang bertepi. Riak-riak gelombang yang telah dilewati pun, bermuara pada satu tujuan. Yakni untuk percepatan pembangunan segala bidang di segala sektor pemerintahan dan masyarakat, ujarnya.

Dia mengatakan Berdasarkan pertimbangan bahwa untuk kepentingan dinas, perlu dengan segera mengangkat Pegawai Negeri Sipil yang namanya tersebut pada lajur 2 Lampiran Keputusan ini dengan jabatan sebagaimana tersebut pada lajur 7 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Oleh karena itu, kami mengingat prosedural Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Qanun Kabupaten Gayo Lues Nomor  6 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Perangkat , sebutnya.

Said Sani menambahkan Kabupaten Gayo Lues dan Berita Acara Baperjakat dalam rangka Panggilan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues Nomor : 800/10/2018 tanggal 12 Oktober 2018. Atas dasar menimbang, mengingat dan memutuskan untuk mengangkat Pengawai Negeri Sipil yang namanya tersebut sebagaimana terlampir.

Kegiatan pelantikan dan mutasi jajaran pejabat setiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karir pegawai.  Namun, sering sekali setelah pelantikan terdengar isu-isu miring yang mengatakan pelantikan yang dilakukan bermuatan politis, hal itu sangat jauh dari tujuan pelantikan ini, sebu H. Said Sani.

Perlu kami garis-bawahi bahwa masalah politik adalah masalah pilihan. Seperti hitam tetap hitam dan putih tetap putih. Dan abu-abu, terserah pada hadirin sekalian yang menilai.  Inilah bagian dari upaya peyegaran dan peningkatan kinerja, pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu, sebutnya.

Selain itu disampaikan Wakil Bupati Pengembangan karir pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, apalagi untuk kepentingan golongan tertentu melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum.

Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, integritas, loyalitas, moralitas, mutasi jabatan, pendidikan dan pelatihan, serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara.   Pelantikan ini dilaksanakan pada di akhir tahun ini, dengan harapan pejabat yang baru dilantik betul-betul memulai tugas barunya dengan lembaran baru.

Setiap Pejabat hendaknya mempunyai kemampuan dan kemauan yang kuat untuk senantiasa memiliki wawasan yang luas, data dan informasi yang sahih, serta semangat juang yang tinggi dan selalu siap sedia membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan, ujarnya.

Dalam kesempatan ini pula saya ingin berpesan kepada Saudara-saudara yang baru dilantik agar terus meningkatkan kapasitas saudara-saudara pada setiap waktu dan kesempatan.  Karena itu, para pejabat baru dapat meningkatkan kualitas kinerja. Saya minta kepada saudara-saudara untuk tidak berlama-lama dalam menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru. Sesuai dengan tuntutan organisasi, maka saudara-saudara harus cepat memahami dan melaksanakan tugas sesuai dengan tantangan yang dihadapi. Pentingnya, Saudara-Sauadara ketahui, setelah Saudara-saudara dilantik kami akan selalu memantau kinerja dan tindakan-tindakan saudara dalam menjalankan tugas,  Untuk itu laksanakanlah tugas dengan baik serta jangan lupakan fakta integritas yang Saudara-saudara tandatangani, karena pakta integritas tersebut dibuat bukan sekedar bahan pelengkap dalam acara pelantikan tetapi adalah untuk menyatakan kesanggupan Saudara-saudara dalam hal penegakan disiplin, tegas H. Said Sani.

Inilah beberapa arahan yang dapat saya sampaikan kepada saudara-saudara, dengan maksud agar dapat digunakan sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyampaikan beberapa harapan :

Senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.  Menjaga netralitas PNS sebagai aparatur dengan maksud menjamin terselenggaranya tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik.  Bersifat sensitif dan responsif terhadap tantangan dan permasalahan baru yang timbul baik di dalam maupun di luar organisasi. Mempunyai jiwa semangat untuk mewujudkan good governance dan menghindari terjadinya proses KKN dalam melaksanakan program kerja dan kegiatan.  Mempunyai wawasan jauh ke depan dan mampu melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif dan sistemik untuk kepentingan organisasi.  Mempunyai kemampuan untuk mengkombinasikan berbagai sumber dan memanfaatkan sumber daya secara optimal sehingga dapat menghasilkan produktivitas kerja secara maksimal, jelas H.Said Sani.

Mengakhiri sambutannya H. Said Sani mengucapakan selamat dan memohon kepada Allah SWT agar  selalu sehat, panjang umur, dibimbing, diberi kekuatan  dan kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai aparatur Pemerintah.  Dia berharap semoga sukses dan kinerja kita dapat bermanfaat bagi masyarakat dan demi masa depan Kabupaten Gayo Lues yang lebih baik lagi.  (ABDIANSYAH)




Dikabarkan Sore Ini Diadakan Pelantikan Pejabat di Lingkungan Pemkab Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, dikabarkan sore ini bakal melantik sejumlah pejabat eselon III di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues, Selasa (16/10/2018). Pelantikan sejumlah pejabat eselon III itu direncanakan berlangsung pukul 16.00 WIB.

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber dalam kalangan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, pelantikan itu untuk menindaklanjuti surat Bupati Gayo Lues Nomor 821/1006/2018 Tanggal 15 Oktober 2018 tentang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan Struktural di lingkungan Pemerintah Gayo Lues.

Pelantikan sejumlah eselon III dalam Satuan Kerja Perangkat Kabupaten Gayo Lues (SKPK) dipastikan usai shalat ashar.

Sebelumnya, Bupati Gayo Lues telah melakukan lelang jabatan untuk merekrut calon pejabat terbaik untuk diangkat menjadi pejabat dalam jajaran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. (Abdiansyah)




Bupati Gayo Lues Buka Festival Bines 2018


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Muhammad Amru membuka Festival Bines 2018 Kabupaten Gayo Lues bertempat di Bale Musara Jln. Blangkejeren – Kuta Cane Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, Senin (15/10/2018).

Pantauan awak media di lapangan tampak hadir pada acara tersebut diantaranya Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani, Dandim 0113/GL Letkol Inf M Faisal Nasution, SIP, Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman, SIK, Para SKPK Kabupaten  Gayo Lues, dan Insan Pers

Festival Bines Tahun 2018 di Kabupaten  Gayo Lues dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 15 s/d 16 Oktober 2018 yang diikuti sebanyak 14 kampung di Kabupaten  Gayo Lues diantaranya sbb :

  1. RIKIT GAIB
  2. BUKIT
  3. CINTA MAJU
  4. SENTANG
  5. KP. JAWA
  6. PALOK
  7. SENEREN P. CUACA
  8. TEBUKIT
  9. PENAMPAAN
  10. GUMPANG PEKAN
  11. KUTA PANUANG
  12. EKAN, PINING
  13. BLANGJERANGO
  14. KUTE LINTANG


Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru dalam sambutannya mengatakan “ Hari ini kita semua hadir disini dalam pembukaan salah satu event rangkaian Festival Budaya Saman yaitu kompetisi Bines.

Bines dan saman memang tidak bisa dipisahkan, tak akan lengkap rasanya bila bejamu saman tidak diselingi binesnya, dan saat ini saman sudah mulai mendunia sementara bines bisa dikatakan masih setingkat Provinsi, ujarnya.

Dia mengatakan Sudah sering kami dengar dari para ibu-ibu yang protes, kenapa Pemerintah hanya peduli pada saman, kenapa hanya saman yang dipopulerkan. Kenapa hanya saman yang ditarikan secara massal, padahal Pemerintah bukan tidak peduli atau menganaktirikan tari bines, tapi butuh proses untuk membuat sesuatu itu bisa maju. Setidaknya, dengan populernya saman, secara tidak langsung juga mempopulerkan semua element pendukungnya, sebut H. Muhammad Amru.

Saat ini karena saman, nama Gayo Lues sudah semakin sering disebut, baik di tingkat Provinsi maupun nasional bahkan internasional, ini adalah dampak dari mulai dikenalnya seni dan budaya kita antara lain saman, kerawang, bines, dan kopi, kata Bupati.

Muhammad Amru menambahkan “ Kita pasti bangga, tapi sudahkan kebanggaan kita pada tempatnya? Bines memang semakin menarik, semakin populer, tapi masihkah kita semua tau aslinya bines itu seperti apa. Masihkah jangin di Bines menggunakan jangin asli Gayo Lues atau malah telah lebih asyik dengan menggunakan jangin berbahasa Indonesia”.

Tidakkah perlu kita khawatir kalau suatu saat nanti justru bines dengan jangin berbahasa Indonesia yang malah membudaya.  Sebagai contoh, saat ini najuk seakan tidak boleh ditinggalkan, sebagian besar masyarakat justru dengan yakin mengatakan bahwa munajuk itu adalah budaya asli Gayo Lues, padahal kenyataannya tidak. Dalam budaya Gayo, interaksi seberu sebujang betul-betul dijaga, tapi itu semua seakan tidak berlaku saat najuk dan Munajok ini tidak saja bertentangan dengan budaya tapi juga agama. hampir disetiap bejamu saman, Melalui moment Festival Budaya Saman dengan semua event yang ada didalamnya, mari kita kembalikan Budaya Gayo yang sebenar-benarnya dan tidak bertentangan dengan agama, jelasnya. (ABDIANSYAH)




Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru Buka Pacuan Kuda Tradisional


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru  membuka pacuan kuda tradisional di Lapangan/Stadion Pacuan Kuda, Buntul Nege, Kecamatan  Kutapanjang, KabupatenGayo Lues, Senin, (15/10/2018).

Pacuan kuda tradisional akan diselenggarakan selama 7 hari mulai tanggal 15-21 Oktober 2018 diikuti sebanyak 4 kabupaten diantaranya : Kabupaten Gayo Lues (tuan rumah), Aceh Tenggara, Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Pada kesempatan itu acara tersebut dihadiri sekitar 700 orang antara lain Wakil Bupati Gayo Lues Bpk. H. Said Sani, Wakil Bupati Aceh Tengah H. Firdaus, SKM, Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Inf M Faizal Nasution, S.IP, Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman S.IK, Sekda Kab Gayo Lues H. Thalib Sos MM, Para Peserta dari 4 kabupaten serumpun dan Masyarakat.

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru dalam sambutannya mengatakan  “ Ucapan terimakasih kepada panitia penyelenggara, para peserta pacuan kuda dan tamu undangan yang telah menyiapkan, hadir menghadiri acara pacuan kuda tradisional di lapangan stadion Buntul Nege Blangsere yang sudah menjadi kegiatan tahunan di KabupatenGayo Lues”.

Selamat datang dan selamat bergabung bagi peserta pacunya kuda dari Kabupaten Aceh Tenggara semoga kedepannya selalu bersama yang dulunya serumpun hanya 3 Kabupaten saja (Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues) sekarang ditambah Kabupaten Aceh Tenggara, ujarnya.

Saya harapkan dalam ajang pacuan kuda jangan ada kegiatan seperti taruhan/perjudian dalam pacuan kuda, minuman yang memabukkan dan kegiatan perjudian dalam bentuk apapun untuk mendukung pemerintah yang Islami, kata H. Muhammad Amru.

Kegiatan pacuan kuda di Gayo Lues bisa berjalan dengan aman, lancar dan saya ucapkan terimakasih kepada petugas keamanan menertibkan pelaksanaannya pacuan kuda dari pihak TNI, Polri dan Satpol PP , kepada para peserta pacuan kuda tradisional selamat bertanding junjung tinggi sportifitas, jelas Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru.

Berdasarkan informasi yang diperoleh jumlah kuda yang akan bertanding sebanyak 199 ekor, jenis dan kelas pacuan kuda tradisional yang akan bertanding yaitu :

  1. Kelas A tua 6 peserta.
  2. Kelas A muda 9 peserta.
  3. Kelas B tua 8 peserta.
  4. Kelas B muda 9 peserta.
  5. Kelas C tua 11 peserta.
  6. Kelas C muda 20 peserta.
  7. Kelas D tua 15 peserta.
  8. Kelas D muda 43 peserta.
  9. Kelas E tua 13 peserta.
  10. Kelas E muda 27 peserta.
  11. Kelas F tua 9 peserta.
  12. Kelas F muda 29 peserta.

Adapun tujuan dari pada kegiatan pacuan kuda yaitu diantaranya Menjaga dan melestarikan kegiatan pacuan kuda yang sudah menjadi acara rutin tiap tahun di KabupatenGayo Lues, Menghibur masyarakat Gayo Lues dan mempererat tali persaudaraan dengan diselenggarakan kegiatan pacuan kuda tradisional ini bisa menambah wawasan pengalaman bagi peserta dan saling mengenal para peserta dari kecamatan lain di Kabupaten Gayo Lues dan Meningkatkan Perkembangan peternakan khususnya kuda di Kabupaten Gayo Lues. (ABDIANSYAH)




Ini Biografi Ir. Amarullah Leman, M.Si, Caleg DPR Aceh Dapil 8 Nomor Urut 1 Partai PPP

UNTUK MEMENUHI HASRAT DAN KEINGINAN MASYARAKAT,

 Ir. AMARULLAH LEMAN, M.Si, SOSOK YANG DIKENAL RAMAH DAN SUPEL

DALAM BERGAUL INGIN MAJU MENJADI WAKIL RAKYAT (DPRA)

DARI WILAYAH TENGAH PROVINSI ACEH

Bagi masyarakat wilayah tengah Aceh khususnya Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara tentunya sudah tidak asing lagi mendengar nama Ir. Amarullah Leman, M.Si. Betapa tidak, pria yang berpenampilan sederhana ini dikenal sangat humoris, supel dan peramah dalam bergaul sehingga tidaklah mengherankan dalam kesehariannya sangat digandrungi oleh para komunitas anak muda, komunitas ibu-ibu, kaum bapak dan masyarakat luas serta sangat familier dengan para insan pers dan LSM di kedua Kabupaten ini.

Tak mengherankan pria yang berperawakan tidak terlalu tinggi ini selalu mencetuskan ide-ide cemerlang yang dapat dikembangkan sebagai konsep dalam pembangunan kemasyarakatan dan kewilayahan yang fakta serta manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat kecil menengah ke bawah di Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues.

Pria kelahiran Blangkejeren  Gayo Lues 18 Januari 1958 ini merupakan anak ke 9 dari 11 bersaudara dari ayah Sulaiman (Leman) dan ibu Hj. Fatimah. Pada  tahun 1991 menikah dengan Onie Septarina R seorang gadis Jawa yang lembut dan ramah dari kota dingin Magetan Jawa Timur, yang kini telah dikaruniai 2 orang putra  yaitu Arawe Kenrisky Bhaskara 25 th dan Nabil Warih Laksana 22 th yang kedua putranya telah menyelesaikan kesarjanaannya, Arawe Kenrisky Bhaskara Sarjana Teknik Sipil dan Nabil Warih Laksana Sarjana Akuntansi.

Pada tahun 1965 Amarullah Leman masuk SD, dan dilanjutkan SMP nya di Blangkejeren, sedangkan  SMA ditempuh di SMA Negeri 1 Bambel Kutacane Aceh Tenggara sampai naik ke kelas II dan dilanjutkan di SMA Negeri 24 Jakarta tahun 1978. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA melanjutkan pendidikan tingginya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) di Jakarta walaupun juga diterima di IPB Bogor. Beliau rupanya tidak merasa puas kalau hanya sampai di jenjang D3 dan sejalan dengan keinginan orang tuanya  agar Amarullah Leman mendapat gelar Insinyur, sehingga beliau tidak menyelesaikan D3 nya di STAN dan pada tahun ke 2 ikut tes dan lulus masuk di Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto Jawa Tengah.

Karir birokrasi yang digelutinya berawal di tahun 1987 di Departemen Transmigrasi dan PPH di Jakarta, selanjutya tahun 1991 ditugaskan sebagai Tenaga Proyek Tranmigrasi di Kanwil Transmigrasi dan PPH Provinsi Sulawesi Tengah dan diangkat sebagai Pemimpin Proyek sejak tahun 1992 sampai dengan tahun 2000, dan pada tahun 1997 sampai dengan tahun 2000 merangkap sebagai Pemimpin Proyek Integrated Rural Settlement Devlopment Programme ­­– OECF IV (IRSDP – OECF IV) Proyek Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, serta  Pengembangan Ternak Sapi berintegrasi dengan pengembangan Budidaya Kakao  di daerah Transmigrasi. Di Palu Sulawesi Tengah naluri berorganisasinya kembali bangkit dan bergabung dengan Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Tengah sebagai salah satu pengurus.

Tahun 2000 saat diberlakukannya Otonomi Daerah, Amarullah Leman mendapat tawaran dan promosi Pemerintah Daerah Kota Palu Sulawesi Tengah dan diangkat sebagai pejabat eselon III  Kasubdin Persampahan dan Limbah Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Palu dan selanjutnya mendapatkan kesempatan tugas belajar untuk Pendidikan Program Pasca Sarjana di Universitas Hasanuddin Makassar dengan Program Studi Manajemen Perkotaan sehingga tidak mengherankan bahwa dalam kesehariannya terus mencetuskan hal – hal pengembangan wilayah strategis dan tata ruang daerah.

Atas inisiatif dan keinginan keluarga besarnya di Kab. Gayo Lues dan Kab. Aceh Tamiang maka awal tahun 2005 pasca bencana alam Tsunami di Aceh, Amarullah Leman pindah tugas ke Kab. Aceh Tamiang dengan awal karir sebagai Staf Senior di Bappeda Kab. Aceh Tamiang selama 3 bulan selanjutnya ditunjuk oleh Bupati Aceh Tamiang sebagai pejabat eselon III  Kasubdin Pajak dan Retribusi Dispenda Kab. Aceh Tamiang selama 6 bulan. Berikutnya ditunjuk kembali oleh Bupati sebagai Kabag Tata Usaha Dinas PU Kab. Aceh Tamiang, selanjutnya awal tahun 2007  dipercayakan oleh Bupati Aceh Tamiang sebagai Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kab. Aceh Tamiang. Di Kabupaten tersebut telah menelorkan sejuta ide yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat Aceh Tamiang diantaranya mencetuskan Program Revitalisasi Modal pada pelaku Industri Kecil dan Mikro dengan Pilot Project Revitalisasi berupa bantuan  Kredit Usaha Ekonomi (KUE) terutama bagi pelaku industri kecil dan mikro yang terkena musibah bencana alam Banjir Bandang yang melanda Aceh Tamiang tahun 2006 dimana beliau beranggapan bahwa akibat bencana alam banjir bandang maka seluruh peralatan (faktor) produksi mengalami kerusakan sehingga perlu dibantu oleh pemerintah. KUE dalam pelaksanaan penyalurannya sesuai MoU yang dilaksanakan oleh BRI dan Bank Aceh (BPD pada waktu itu).

Awal tahun 2008  atas permintaan Bupati Gayo Lues kepada Amarullah Leman agar dapat kembali ke tempat kelahiran beliau di Kabupaten Gayo Lues untuk membangun daerah dan diangkat oleh Bupati Gayo Lues sebagai Kepala Dinas Pertanian yaitu sebuah Dinas Besar yang merupakan hasil merger dari 3 Dinas sebelumnya (Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura, Dinas Peternakan dan Perikanan, dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan). Di era kepemimpinan beliau telah berhasil mencetuskan ide Crash Programme Gerakan Masyarakat Petani Sejahtera yang lebih dikenal Program GEMASIH. Program tersebut berawal dari idenya bahwa sangat banyak lahan-lahan tidur yang tidak termanfaatkan secara potensial padahal bila dikelola dan dikawal dengan sentuhan teknologi (mekanisasi pertanian) akan memberikan produktivitas yang tinggi. Program ini dikawal oleh masing-masing Kepala Dinas, Kepala Instansi Vertikal, Pimpinan dan anggota DPRK (DPRD II) selaku pembina Kelompok Tani peserta program GEMASIH. Dampak signifikan dari program yang digelontorkan bahwa jagung lokal yang semula dibudidayakan secara parsial dengan produktivitas hanya 4 ton/ha saja meningkat drastis menjadi sentra pengembangan dengan komoditi jagung unggul hibrida yang produktivitasnya mencapai dalam kisaran 9 – 11 ton/Ha. Sungguh ini merupakan sebuah prestasi yang amazing dan spektakuler. Konsep kunci yang dijalankan oleh beliau dalam Program Gemasih dengan motto bahwa “Petani Sejahtera Hutan Tetap Lestari”. Basis pengembangan dari Program GEMASIH adalah memanfaatkan lahan-lahan tidur yang tidak dimanfaatkan yang luasannya hampir mencapai 20000 hektar yang diantaranya ada areal yang sangat dekat bersentuhan dengan kawasan hutan. Lahan lahan tidur yang dimaksud dalam bentuk kebun dan tegalan yang bila diolah secara profesional akan mendatangkan sumber rezeki bagi petani Gayo Lues. Kemajuan lain yang telah dicapai di bidang perkebunan antara lain mengangkat harkat komoditas Kopi Arabika Gayo.

Trend Kopi Arabika Gayo yang sedang booming saat ini, juga beliau ikut berperan memperjuangkan Sertifikat Paten Kopi Arabika Gayo bersama Prof. Dr.Ir. Abubakar Karim,MS dan Drs.H. Mustafa Ali selaku Ketua MPKG (Masyarakat Perlindugan Kopi Gayo ) di Takengon, Pemerintah Aceh, Aceh Patnership for Economic (APED), Tiga Kepala Daerah dataran tinggi Gayo beserta masing – masing Kepala Dinas yang menangani bidang perkebunan, dan pada tahun 2010 berhasil terbitnya Sertifikat Paten Kopi Arabika Gayo dari Direktur Jenderal Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Kehakiman dan HAM RI terhadap Kopi Gayo Kab. Aceh Tengah, Kab. Bener Meriah, dan Kab. Gayo Lues. Dengan demikian gugurlah Hak Paten Kopi Gayo yang sebelumnya pernah dipegang oleh seorang pengusaha negeri Belanda.

Setelah debut karir beliau memimpin Dinas Pertanian selama 5 Tahun, selanjutnya dipercayakan memimpin Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gayo Lues dari tahun 2013 sampai tahun 2016. Di era kepemimpinannya lah para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Gayo Lues dibawa ke suatu alam yang sarat dengan paradigma baru. Di masa beliau lah para PPL dibawa untuk mahir dan canggih serta terbiasa untuk menggunakan IT (Information Technology) dalam penyampaian inovasi teknologi kepada petani. Beliau berprinsip bahwa para PPL harus pintar dan petani harus maju, PPL harus bersosialisasi dan bersinergi dengan petani agar petaninya mandiri.

Di penghujung Tugas ASN beliau masih dipercayakan oleh Bupati Gayo Lues untuk memimpin Dinas Lingkungan Hidup. Sebuah Dinas yang baru dibentuk memiliki tugas  yang sangat berat mulai dari penataan taman kota, reboisasi, pengelolaan sampah dan limbah sampai dengan aktivitas analisis dampak mengenai lingkungan, dan juga memposisikan Dinas Lingkungan Hidup  Kabupaten Gayo Lues sebagai Katup Pengaman layak tidaknya Rekomendasi Pemerintah Kab. Gayo Lues untuk Usaha yang menyangkut Pertambangan Sumberdaya Energi, dan Kehutanan di wilayah Kab. Gayo Lues seiring dengan pelimpahan wewenang bidang- bidang tersebut di atas yang ditangani oleh Provinsi Aceh.

Setelah purna tugas karirnya sebagai ASN, beliau melirik bergabung  ke kiprah politik melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dikonotasikan bahwa partai ini adalah partainya para Ulama, partainya orang tua, dan partai kelompok Millenial yang berkomitmen untuk kemashlahatan umat. Rupanya darah berpolitik turun dari orang tuanya, yang dulunya sebagai Ketua PNI Gayo Lues. Saat ini Amarullah Leman dipercaya oleh DPW PPP Provinsi Aceh  sebagai Ketua DPC PPP  Kabupaten Gayo Lues.

Sejalan dengan hiruk pikuk pemilihan legislatif 2019 – 2024 beliau merasa terpanggil, rupanya momen ini menginspirasi seorang Amarullah Leman yang dulunya bercita – cita menjadi Tokoh Masyarakat Gayo Lues dengan berbekalkan sebagai seorang Teknokrat dan mantan Birokrat Karier  di beberapa Daerah tentunya akan memiliki nilai tambah sumbangsihnya untuk Mengabdi Membangun dan Memajukan  Daerah Gayo Lues ke depan. Dengan peluang yang dimilikinya sebagai Ketua DPC PPP Kab. Gayo Lues, setelah menerima masukan dan saran dari teman kerabat, keluarga dan sebagian masyarakat Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Perempuan serta Pimpinan Daerah  akhirnya beliau menyimpulkan dan membulatkan tekad  siap mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif  untuk DPRA (DPRD I Aceh) dalam kontestasi Pemilihan Legislatif untuk  Dapil 8 periode 2019-2024 yang meliputi wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues dengan Visi dan Misi yang Konprehensif dan Humanis menyentuh masyarakat. Visi tersebut adalah MENGABDI DAN MEMBANGUN DAERAH UNTUK KEMASLAHATAN UMAT.

Akhirnya dengan harapan agar daerah Aceh Tenggara dan Gayo Lues dapat menjadi daerah yang sangat maju dan memiliki pondasi Perencanaan Pembangunan yang Konprehensif dan Humanis  di bagian wilayah Tengah Provinsi Aceh yang selama ini masih tertinggal.

Selamat berjuang dan berikhtiar Sang Calon Wakil Rakyat,  semoga  Amarullah Leman yang kami anggap sebagai sosok/tokoh/figur yang dibutuhkan daerah saat ini dan akan datang  kiranya Allah SWT mengabulkan keinginan kami dan daerah. Aamiin.   (RED)

 




Warga Desa Penosan Gayo Lues Adakan Tari Saman Dua Hari Dua Malam


Gayo Lues,Baranewsaceh.co – Warga Desa Penosan Kecamatan Kota Panjang Kabupaten Gayo Lues, adakan acara tari saman dua hari dua malam, penari saman yang dihadirkan dari Aceh Tenggara sebanyak 145 orang yaitu penari saman dari Desa Lawe Beringin Aceh Tenggara.

Dalam menyambut tamu dari Aceh Tenggara turut hadir asisten II Muhammad Nuh S.PD M.AP dan Dinas Pariwisata, begitu juga Pengulu Desa Penosan KASIM. Sabtu, (13/10/2018).

Dalam acara penyambutan tamu tari saman tersebut,warga Desa Penosan membuat suatu acara tari didong nalo sebagai tanda penghormatan bagi tamu yang datang untuk berkunjung di tempat itu.

Selain itu, Samsul Bahri selaku tim penilai ” Kita selaku tim penilai dari kebudayaan yang hadir untuk turun langsung melihat dan menilai seseorang itu dari akhlaknya di setiap penari saman tersebut, Begitu juga dari kekompakan seiring tari samanya yang akan berlangsung diadakan dua hari dua malam di Desa Penosan Kecamatan Kota Panjang. (Ns)




Ir.Amarullah Leman,M.Si Maju Sebagai Calon Anggota DPR Aceh Nomor Urut 1 Dapil 8 Dari PPP

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Ir. Amarullah Leman, M.Si resmi menjadi calon anggota DPR Aceh dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ir. Amarullah Leman, M.Si tercacat sebagai caleg Nomor urut 1 Dapil VIII (Aceh Tenggara dan Gayo Lues).  Hal ini disampaikan Ir. Amarullah Leman, M.Si, kepada wartawan  Jumat (12/10/2018)

Perlu diketahui Ir. Amarullah Leman, M.Si  juga sebagai mantan pejabat Eselon II di Pemkab Gayo Lues  itu, telah pernah memimpin beberapa Dinas sebagai Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Gayo Lues dan masa pensiun pada tahun 2018 sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues.

Lebih lanjut Ir. Amarullah Leman, M.Si  membeberkan alasan pencalonannya tersebut, usai jabatannya sebagai Kepala Dinas  yang habis pada Januari 2018 lalu , Ir. Amarullah Leman mengaku awalnya berkeinginan pensiun dari dunia politik, hanya saja, ada dorongan dari sekelompok masyarakat yang menginginkan dirinya untuk tetap memperjuangkan kepentingan rakyat.

Dia mengatakan  sebagai calon Anggota DPR Aceh Visinya  “ Mengabdi dan Membangun Daerah untuk Kemaslahatan Umat”.

Selain itu Ir. Amarullah Leman, M.Si   mempunyai Misi kedepan  Mengupayakan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan umum dan agama, Mengupayakan alokasi dana APBD dan APBN yang lebih besar untuk pembangunan daerah kabupaten,  Mengupayakan pengelolaan dana OTSUS/DOKA untuk dikembalikan ke Kabupaten, Mengupayakan keterlibatan Pemda dan masyarakat Kabupaten dalam penyusunan Rancangan Qanun Aceh, Mengupayakan bantuan Beasiswa, bantuan sarana produksi yang dibutuhkan petani, dan menyediakan Rumah Singgah (Tenelen) di kota Banda Aceh bagi pengantar/ pendamping pasien yang harus dirujuk ke Rumah Sakit di Banda Aceh, Menerapkan pengetahuan dan pengalaman sebagai Birokrat dan Teknokrat pada tatanan Legislatif yang lebih baik dan Mengupayakan pelaksanaan Rehabilitasi dan Konservasi lahan, hutan, dan lingkungan hidup serta Mengakomodir dan memperjuangkan semua kepentingan daerah Kabupaten di tingkat Provinsi Aceh, jelas Ir. Amarullah Leman.

Saya mohon doa dan dukungan masyarakat Gayo Lues dan Aceh Tenggara dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nomor Urut 1 Dapil VIII , karena tanpa do’a dan dukungan saya tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Amarullah.

Menurut dia, kesiapan ikut dalam pesta demokrasi tersebut sudah bulat. Karena sudah mendaftar sebagai caleg ke DPR Aceh.

Dia mengatakan, saat ini sudah menyiapkan tim pemenangannya untuk bergerak. Salah satunya dengan meningkatkan koordinasi dan silaturahmi dengan masyarakat di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Saya optimistis dengan niat sungguh-sungguh akan meraih kursi di DPR Aceh,” jelasnya. (J.Porang)




TAGANA Gayo Lues Galang Dana Untuk Gempa Sulteng

Gayo Lues, Baranewsaceh.co – Dinas Sosial Kabupaten Gayo Lues melalui Taruna Siaga Bencana (TAGANA) menggelar aksi penggalangan dana untuk musibah gempa dan tsunami yang terjdi di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Sosial melalui Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Muhammad Isnan Amin S.IP,M.Sc mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan murni pasalnya panggilan kemanusiaan dan bertujuan meringankan sedikit beban saudara kita yang saat ini sedang menghadapi musibah gempa dan tsunami.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dengan mengerahkan TAGANA ke pusat perbelanjaan masyarakat dan Instansi Pemerintah dengan posko induk yang didirikan di tugu kota Blangkejeren, selain itu kami memberikan apresiasi kepada TAGANA kita karena telah bekerja sangat baik dan tanpa pamrih,” tutur
Muhammad Isnan Amin S.IP,M.Sc.

Alhamdulillah hasil dari kegiatan penggalangan dana ini, TAGANA Kabupaten Gayo Lues telah mengumpulkan dana sebesar Rp.10.498.000.

“Selanjutnya dana ini akan kita donasikan ke Sulteng, saya harap dengan bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” tutup Muhammad Isnan Amin S.IP,M.Sc. (Anto)




Ini Kronoligi Penganiayaan SR Alami Luka Sayatan di Bagian Dahi Hingga ke Mata


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  SR, 30 warga Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, mengalami luka yang cukup mengenaskan dengan posisi wajah nyaris terbelah, akibat penganiayaan berat yang dilakukan D, (50)  Ibu Rumah Tangga beralamat dusun pasar lama Kp.Kota Blangkejeren Rabu ( 10/10) sekira pukul 14.00 wib.

Kapolres Gayo Lues melalui Kasatreskrim Iptu Abdul Hamid kepada wartawan Rabu (10/10) malam Via Telepon seluler sekira pukul 20.00 wib, membenarkan kejadian tersebut, dan tersangka beserta barang bukti sudah diamankan, jelasnya.

Sementara  abang kandung korban Kaharuddin, Pemilik warung Tenda Biru Rak Lunung, Blangkejeren Gayo Lues ketika di konfirmasi  wartawan Kamis (11/10), mengatakan dia pada Rabu (10/10) kemarin sekitar pukul 14.00 wib, mendapat kabar dari rekannya, bahwa adiknya SR menjadi korban Penganiayaan di Rumah sewa korban, di Dusun Blower, dekat warung Sidomulyo.

Setelah mengetahui keberadaan Siti Ramiah, selanjutnya korban segera di bawa ke RSUD Sangir guna mendapat pertolongan medis atas luka sayatan yang cukup parah tersebut, paparnya.

Dalam kondisi yang cukup kritis dan terbata bata Siti Ramiah masih dapat mengungkapkan siapa pelaku Penganiayaan terhadap dirinya, tidak lain adalah D,  yang sebelumnya merupakan tetangga dari korban, dan D juga  pernah menyewakan rumah nya kepada SR, ungkap Kaharuddin dengan nada sedih.

Dia sendiri tidak mengetahui dengan pasti apa motif dibalik penganiayaan adiknya SR, karena kesehariannya korban bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Dukcapil Kabupaten Gayo Lues, sementara Suami korban KH,35 , tengah menjalani hukuman beberapa Tahun di dalam Lembaga Permasyarakatan Blangkejeren, jelasnya.


Kronologis Kejadian

Sementara informasi lain yang diterima media ini Kamis (11/10), dari pihak Kepolisian Sektor Blangkejeren menyebutkan,  pihak Polsek Blangkejeren  melalui Kapolsek Iptu Suwandi , mengatakan pada Rabu (10/10) pihak nya mendapatkan informasi dari masyarakat dusun Blower Kp.Kota Blangkejeren,  bahwa adanya terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap sdri SR.

Setelah mendapatkan informasi,  selanjutnya Kapolsek Blangkejeren bersama Kanitintel, Kanitreskrim beserta beberapa anggota lainnya mengecek ke TKP ,  setibanya diTKP benar telah terjadinya penganiayaan.

Kemudian dilanjutkan pemotretan TKP dan mengamankan TKP, kemudian dilanjutkan mendatangi RSUD Gayo Lues guna mendata Identitas Korban sekaligus mengetahui luka apa terhadap korban, jelasnya.

Setelah itu terhadap korban terdapat luka sayatan di bagian dahi hingga kemata dengan berbentuk miring yang dilakukan oleh pelaku, kemudian pihak keluarga korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Gayo Lues.

Disebutkan, saat ini pelaku sudah diamankan oleh tim Buser dan dibawa ke Polres Gayo Lues guna  diproses lebih lanjut.

Barang bukti berupa sebilah pisau cater sistem dorong warna biru, setelah melakukan olah TKP, serta mendata saksi yang mendampingi pelaku disaat kejadian tersebut AR, (45) Tahun, Ibu  Rumah Tangga, Dsn. Pasar Lama Kp. Kota Blangkejeren Kec. Blangkejeren Kab. Gayo Lues,, selanjutnya erkara tersebut ditangani oleh Polres Gayo Lues, sebut Iptu Suwandi.

Hingga berita ini diturunkan, menurut keterangan Kaharudin, korban SR terpaksa di rujuk ke RSU Adam Malik , Medan Sumatera Utara, Rabu (10/10) sekira pukul 22.00 wib, sebelum berangkat korban sempat berpesan ” Saya tidak tau apa salah saya, saya tidak salah, tolong suruh mereka kembalikan mata saya” papar Kaharudin menirukan ucapan adiknya. (J.PORANG)




IRT Aniaya Seorang Wanita Hingga Luka Sayatan di Bagian Dahi Hingga Kemata


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Telah terjadinya penganiayaan seorang perempuan bertempat dibelakang jualan bakso Sidomuliyo Dusun Blower Kp. Kota Blangkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues sekira pukul 14.00 WIB, Rabu (10/10 2018)

Berdasarkan informasi yang diperoleh Korban berinisial (SR) 30 Tahun, seorang tenaga Honorer di kantor Dinas Duk & Capil Kabupaten Gayo Lues, beralamat sementara ditempat rumah kontrakan belakang jualan Bakso Sidomuliyo Dusun Blower Kp. Kota Blangkejeren Kecamatan Bkj Kabupaten  Gayo Lues dan korban beralamat tetap di Kp. Tungel Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten  Gayo Lues.

Sedangkan pelaku berinisial (D)  Umur 50 Tahun Seorang  Ibu rumah tangga beralamat di Dusun Pasar Lama Kp. Kota Blengkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini TKP di Belakang jualan Bakso Sidomulya Dsn. Blower Kp. Kota Blangkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, pada hari Rabu tanggal 10 Oktober 2018 sekira pukul 14.00 Wib.


Kronologis kejadian tersebut pada hari Rabu tanggal 10 Oktober 2018 sekira pukul 14.00 Wib, pihak Polsek Blangkejeren mendapatkan informasi dari masyarakat Dsn. Blower Kp.Kota Blangkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues bahwa adanya terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap SR.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, selanjutnya Kapolsek Blangkejeren bersama Kanitintel, Kanitreskrim beserta beberapa anggota lainnya mengecek ke TKP tsb.

Setibanya di TKP benar telah terjadinya penganiayaan, kemudian dilanjutkan pemotretan TKP dan mengamankan TKP, kemudian dilanjutkan mendatangi ke RSUD Gayo Lues guna mendata Identitas Korban sekaligus mengetahui luka apa terhadap korban, setelah itu terhadap korban terdapat luka sayatan di bagian dahi hingga kemata dgn berbentuk miring yang dilakukan oleh pelaku.

Kemudian pihak keluarga korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Gayo Lues, dan saat ini pelaku sudah diamankan oleh team Buser dan dibawa ke Polres Gayo Lues guna  diproses lebih lanjut.

Polisi mengamankan barang bukti berupa Sebilah pisau cater sistem dorong warna biru, dan mendata saksi yang mendampingi pelaku disaat kejadian tersebut berinisial  (AR) 45 Tahun,  seorang Ibu  Rumah Tangga, yang beralamt di Dusun Pasar Lama Kp. Kota Blangkejeren Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Abdulah Hamid, saat dikonfirmasi Kamis, (11/10/2018) membenarkan kejadian tersebut. (J.PORANG)




Ini Pandangan Umum DPRK Gayo Lues Pada Penutupan Sidang Paripurna Masa Sidang III Tahun 2018


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menghadri lanjutan sidang DPRK Gayo Lues dengan agenda penyampaian pandangan akhir fraksi/keputusan dan penutupan sidang paripurna di ruang sidang kantor DPRK Gayo Lues Jln Datok Sere No. 01 Kecamatan  Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues., Selasa (09/10/2018).

Sidang dihadiri oleh Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH, Para anggota DPRK Gayo Lues, Forkopimda Gayo Lues, Para anggota LSM dan Pers Kabupaten  Gayo Lues.

Pandangan akhir fraksi Partai Golkar yang disampaikan oleh Samsul Alam  dalam sambutannya mengatakan : Kegiatan akreditasi tenaga dan sarana pelayanan kesehatan adalah salah satu persyaratan pelayanan kesehatan yang harus dipenuhi untuk dapat mengajukan klaim ke BPJS satu contoh di Kecamatan  Dabun gelang dan Kecamatan  Kuta Panjang dan Kecamatan  yang jauh dari daerah kota di Kabupaten  Gayo Lues.

Berkenaan dengan hal tersebut kami harapkan kepada Pemda untuk membantu anggaran untuk pembiayaan pelaksanaan  akreditasi tersebut.  Masih ada klaim BPJS yang blm di bayarkan, Kami mohon Pemda untuk berkomunikasi dng BPJS agar dpt diselesaikan sehingga puskesmas dan rumah sakit dapat melaksanakan kegiatan operasionalnya,arena menurut laporan untuk klaim bulan  juni – oktober blm di bayar, ujarnya.

Samsul Alam   juga mengatakan “ Kami harapkan kepada Pemda agar dapat mengatasi dan antisipasi adanya ancaman longsor di musim penghujan ini.  Penambahan oprasional damkar di Kecamatan  Terangon dan Kecamatan lain yang jauh dari kota agar di sediakan alat sarana dan kendaraan untuk penanganan pemadam kebakaran.

Tugas pokok dan fungsi dari DPRK adalah fungsi penganggaran , pengawasan dan legislasi. Supaya Pemda dapat bekerja sama dan memaknai tugas pokok kami sebagai hal yg membangun bukan nyinyir/ hal yang menghambat.   Dalam rangka pentingnya pengadaan pasar tradisional dan pasar modern kami dari fraksi Partai Golkar dapat menerima anggaran yang disampaikan., jelas Samsul Alam.

Ditempat yang sama Pandangan akhir Fraksi Gabungan Pembaharuan yang di sampaikan oleh Eli Ernawati  dalam Pandangan akhir mengatakan “  Tanggapan akhir Fraksi Gabungan Pembaharuan terhadap ranacangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kabupaten.

Pemkab agar setiap dokumen di periksa betul tentang keabsahannya, Maraknya narkoba di kalangan pelajar/anak sekolah agar Pemda mengambil langkah konkrit untuk mengatasinya agar tidak meluas dan Masalah kedisiplinan ASN agar lebih ditingkatkan dan Pelaksanaan pembangunan fisik dan non fisik hrs benar benar dilaksanakan sesuai dng aturan agar hasil sesuai dengan yang di inginkan/diharapkan, jelas Hj. Eli Ernawati Siregar.

Sementara Fraksi Gabungan Suara Rakyat yang di sampaikan oleh Samsuar mengatakan “ Pemda agar memperhatikan sektor Pendidikan dan kami harapkan jangan ada lg proses belajar mengajar yang tdk semestinya dengan alasan karena kekurangan guru, karena tenaga guru di Kabupaten Gayo Lues cukup.

Bidang kesehatan agar Pemda memperhatikan kembali Puskesdes,  dan Pos kesehatan di kampung. Kami mohon Pemda memperhatikan penempatan aparatur negara/pemerintah sesuai dengan kemampuan atau disiplin ilmunya, karena apabila suatu hal tidak diserahkan pada ahlinya maka kita tinggal tunggu kehancuran bidang tersebut, sebut H. Samsuar.

H. Samsuar juga mengatakan Pemda agar memberi Tunsus kepada pegawai di daerah terpencil/tempat yang jauh. Pemda evaluasi perusahaan yang tidak bisa menghasilkan Pendapatan asli daerah dan perusahaan air yang tidak bisa meningkatkan pelayanan penyediaan air bersih, selain itu Pemda agar memberikan honor yang pantas kepada PPTK.  Pemda agar menjamin kelangsungan sumber sumber yang menghasilkan Pendapatan Asli Daerah,  contohnya usaha penderesan getah tusam, jelasnya.

Dari semua Fraksi yang ikut dalam siding tersebut sebagai Keputusan akhir Fraksi DPRK Gayo Lues menyetujui Rancangan Qanun P-APBK Gayo Lues Tahun anggaran 2018 menjadi Qanun Gayo Lues.

Menanggapi hal itu wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani dalam sidang paripurna DPRK Gayo Lues  mengatakan “  Kita secara bersama-sama telah melaksanakan Rapat Paripurna DPRK Masa Sidang Ke-III Tahun 2018 untuk membahas Rancangan Qanun Kabupaten Gayo Lues tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018, Alhamdulillah dari hasil pembahasan tersebut, telah kita capai kesepakatan terhadapan pendapatan dan perubahan belanja yang penambahan program kegiatan. anqgaran antar unit organisasi, pergeseran antar kegiatan serta pergeseran antar jenis belanja.

Perubahan APBK Tahun Anggaran 2018 yang kita lakukan adalah dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang masih ada dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Gayo Lues., ujarnya.

Perubahan anggaran belanja yang tercantum dalam Qanun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun Anggaran 2018 tetap ditujukan pada penanganan masalah-masalah pembangunan yang prioritas bagi pembangunan daerah dan dibutuhkan masyarakat sebagaimana termuat dalam Kebijakan Umum Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2018, kata H. Said sani.

Kita berharap semua program dan kegiatan yang telah sepakati pada perubahan APBK ini akan dapat meningkatkan kesejahteraan umum serta meningkatkan Partisipasi masyarakat dalam pembangunan.   Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan bahwa dengan disepakatinya Perubahan APBK Tahun Anggaran 2018 antara Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dengan DPRK Gayo Lues, kepada seluruh SKPK untuk segera menyiapkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (DPPA-SKPK) serta melengkapi semua data pendukung yang menjadi persyaratan dalam pelaksanaan anggaran perubahan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta kita juga harus memperhatikian saran, pendapat dan masukan yang telah disampaikan oleh para Anggota Dewan yang terhormat pada rapat paripurna masa sidang ke-III ini, terang wakil Bupati.

Selai itu H. Said Sani juga menyampaikan bahwa Hal lain yang menjadi perhatian kita semua adalah tentang pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2019 yang merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJM, untuk ini Seluruh kepala SKPK supaya menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang memuat Program / Kegiataan sesuai dengan RPJM dan RKPK Tahun Anggaran 2019 guna dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten untuk ditampung dalam Rancangan Qanun APBK TA. 2019.

Dalam hal penyusunan RKA SKPK Tahun Anggaran 2019 kami menginstruksikan kepada semua Kepala Badan/Dinas dan Camat agar mempedomani Renstra SKPK dan RKPK yang sudah ditetapkan sehingga dapat mewujudkan target kinerja yang sesuai dengan sasaran strategis pembangunan sesuai dengan target indikator kinerja yang telah dinyatakan dalam perjanjian kinerja Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Secara khusus kami perintahkan kepada Sekretaris Daerah selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) agar segera merumuskan bersama dengan SKPK bagaimana upaya agar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2019 dapat kita Sepakati dengan DPRK tepat waktu, jelas H. Said Sani.

Pantauan awak media dilapangan Pelaksanaan lanjutan sidang DPRK Gayo Lues masa sidang ke III Tahun 2018 dengan agenda penyampaian pandangan akhir/keputusan fraksi dan penutupan sidang selesai pada Pkl. 17.00  Wib dengan aman dan tertib, dan Keputusan akhir Fraksi DPRK Gayo Lues menyetujui Rancangan Qanun P-APBK Gayo Lues Tahun anggaran 2018 menjadi Qanun Gayo Lues. (ABDIANSYAH)




Do’a Bersama Untuk Korban Bencana di Palu, Sigi , Donggala dan Lombok di Pondok Pesantren Nurul Azzam


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Anggota TNI, Polri, DPRK Gayo Lues, Pemkab Gayo Lues dan santri melakukan doa bersama untuk korban gempa bumi dan tsunami yang menimpa Palu, Sigi , Donggala dan Lombok bertempat di Pondok pesantren Nurul Azzam Desa Gunyak Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, pada Pkl. 09.00 Wib  Rabu, (10/10/2018).

Acara yang berlangsung khidmad do’a dipimpin pada acara tersebut Ustadz Julianto Pane pimpinan Pondok Pesantren Nurul Azzam.

Ustadz Julianto Pane pimpinan Pondok Pesantren Nurul Azzam dalam Tausiahnya mengatakan “ Kita bersyukur bukan dengan hanya mengucap alhamdulillah tetapi kita bersyukur dapat juga diwujudkan dng membantu saudara kita yang sedang mengalami/ terkena musibah bencana.

Kita sebagai umat Rasulullah marilah kita ikuti ajaran Rasulullah yaitu apabila ada bagian badan ada yg sakit maka semua badan/bagian yang lain juga ikut merasakan sakit. Ujarnya.

Dia juga mengatakan saat sekarang ini saudara kita sebangsa dan setanah air yang ada di Palu, Donggala, Lombok dan Sigi sedang mengalami pesakitan karena bencana maka kita harus turut serta merasakannya dengan cara menyisihkan sebagian dari rezeki kita untuk membantunya.

Kita harus bisa memerangi hawa nafsu kita, dan salah satu contohnya apabila kita berat mengeluarkan bantuan untuk saudara kita yang membutuhkan itu adalah pengaruh setan dan hawa nafsu dan kita harus memeranginya, kata Tgk. Julianto Pane .

Kita harus merdeka dari hawa nafsu dan jangan sampai di perbudak oleh hawa nafsu yang merupakan bisikan dari setan. Bencana yang terjadi di NKRI Ini bagi kita adalah ujian dari Allah SWT, ujian untuk mengetahui apakah kita beriman kepada Allah dengan cara ketika saudara kita tertimpa musibah adakah tergerak hati kita untuk membantunya, sebut Julianto Pane .

Selain itu disampaikan Ustadz Julianto Pane Apabila kita mempunyai Iman Kepada Allah maka kita harus berbuat untuk membantu dan meringankan beban saudara kita yang terkena bencana karena saling membantu dalam kebajikan itu adalah perintah Agama Islam.  Bencana terjadi ini adalah jalan kita dari Allah agar kita bertafakur dan intfopeksi diri kenapa bencana datang kepada kita, apakah ini azab, atau peringatan,atau ujian bagi kita untuk mengetahui seberapa besar kepedulian kita terhadap orang lain

Selain itu Islam juga memerintahkan pada kita untuk tdk boleh diam melihat kemaksiatan, karena diam kita terhadap kemaksiatan akan mengundang murkanya Allah dan Azab Allah. Diam kita terhadap kesemena menaan yang terjadi maka akan mengundang orang lain untuk menjajah kita. Maka kita harus berbuat dan mengajak kebaikan agar murka dan azab Allah di jauhkan, jelas Ustadz Julianto Pane. (ABDIANSYAH)




Ketua DPRK Gayo Lues Hadiri Do’a Bersama Untuk Warga Terkena Dampak Bencana di Palu, Donggala, Sigi dan Lombok


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH menghadiri doa bersama untuk korban bencana di Palu, Donggala, dan Lombok bertempat di Pondok pesantren Nurul Azzam Desa Gunyak Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, pada Pkl. 09.00 Wib  Rabu, (10/10/2018).

Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH mengatakan “ Kita telah mengalami perih dah sedihnya karena bencana karena tsunami Aceh dan kita dulu mendapat bantuan dari saudara kita yang ada di tempat lain, dan ketika saudara kita mendapat musibah maka kita harus ikut bantu saudara kita yang sedang terkena musibah dengan doa dan bantuan semampu kita untuk meringankan bebannya.

Kami harap tidak hanya saat ini saja kita doakan saudara kita tapi kita terus menerus mendoakan agar saudara kita yang terkena bencana tabah dan sabar dalam menghadapinya., ujar H. Ali Husin.

Untuk meringankan beban saudara kita di Palu, Lombok, dan Donggala kami dari DPRK Gayo Lues telah menghimpun dana dan nanti akan kami salurkan melalui Kodim yang juga telah mendirikan Posko bantuan, jelas H. Ali Husin (ABDIANSYAH)




Dandim 0113/Gayo Lues Bersama Warga Menggelar Do’a Bersama Untuk Warga Terkena Dampak Bencana di Palu, Donggala, Sigi dan Lombok


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO  – Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Inf M Faisal Nasution, SIP  bersama Warga Gayo Lues menggelar doa bersama untuk korban bencana di Palu, Donggala, dan Lombok bertempat di Pondok pesantren Nurul Azzam Desa Gunyak Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, pada Pkl. 09.00 Wib  Rabu, (10/10/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRK Gayo Lued H.Ali Husin,SH, Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman SIK, Wakil Kepala Pengadilan Negeri Blangkejeren Anwar SH, Kasidatun Kejari Gayo Lues Ullil Fadil SH, Ketua Pondok Pesantren Nurul Azzam Tgk. Ustd. Pane, Para pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Gayo Lues,  Para SKPK Kabupaten Gayo Lues, Para personil Kodim dan Polres Gayo Lues dan Para santri serta santriwati Nurul Azam.

Pada kesempatan itu Dandim 0113/GL Letkol Inf M Faisal Nasution SIP dalam sambutannya  mengatakan “ Terima kasih kepada semua yang hadir dalam acara Doa bersama untuk mendoakan saudara kita sebangsa dan setanah air Indonesia yang sedang dilanda bencana alam di Lombok, Palu, Donggala serta Sigi”.

Kita tidak bisa hadir di sana secara langsung maka dari itu kita doakan dari tempat ini semoga saudara kita yang meninggal diampuni dosanya dan yang terpisah dng saudaranya dapat dilertemukan serta yang sakit dan luka luka segera di sembuhkan., ujarnya.

Dandim mengatakan “ Doa brersama yang kita adakan pada pagi ini sbg rasa keprihatinan dan solidaritas kita terhadap korban bencana di Palu, Lombok dan Donggala serta Sigi.

Marilah dengan ikhlas kita panjatkan Doa untuk para korban dan semoga Doa kita di ijabah Alloh SWT, Selain berdoa kita salurkan bantuan kita dengan semampunya dan seikhlasnya untuk meringankan beban saudara kita yang terdampak bencana, jelas Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Inf M Faisal Nasution, SIP  (ABDIANSYAH)




Tingkatkan Kinerja PPID, Diskomintel Aceh Gelar Rakornis di Takengon


Liputan : Fathan Muhammad Taufiq *)

BARANEWSACEH.CO, ACEH TENGAH  – Untuk menyatukan persepsi bagi para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari seluruh wilayah provinsi Aceh dalam meberikan pelayanan informasi publik, selama dua hari ini, Rabu dan Kamis ( 10-11 Oktober 2018) Dinas Komunikasi, Telematika dan Persandian Aceh, menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) PPID Aceh bertempat di Hotel Bayu Hill, Takengon. Acara yang diikuti oleh 46 PPID Utama dan PPID Pembantu dari 23 Kabupaten/Kota se provinsi Aceh dan 10 PPID terpilih dari jajaran SKPA ini dibuka tadi pagi oleh Asisten Administrasui Umum Setdakab. Aceh Tengah, Drs. Rijaluddin, MM, mewakili Bupati Aceh Tengah.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten III tersebut, Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar mengungkapkan perlunya penguatan kelembagaan PPID dalam rangka optimalisasi pelayanan informasi publik untuk mencapai pemerintahan yang bersih, tranparan dan akuntabel. Lebih lanjut Bupati menyatakan bahwa saat ini masyarakat semakin kritis terhadap informasi yang disampaikan oleh pemerintah, sehingga pelayanan informasi kepada masyarakat harus semakin terbuka dan akuntabel.

“Kontrol sosial dari masyarakat berupa kritik kunstruktif memang dibutuhkan sebagai penyeimbang, ini menjadi tantangan bagi PPID untuk mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di bidang data dan informasi sehingga tidak terjadi miskomunikasi dan gap antara pemerintah dengan masyarakat, ini penting untuk menjaga stabilitas pembangunan di daerah” ungkap Rijaluddin yang membacakan sambutan Bupati.

Untuk itu Bupati Aceh Tengah menghimbau agar PPID di semua jajaran pemerintah dapat bekerja maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada publik sebagai implementasi dari Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kumunikasi, Telematika dan Persandian Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang PLIT, Zal Supran, ST, M Si mengungkapkan bahwa saat ini seluruh informasi harus dibuka kepada publik, kecuali infiormasi yang sifatnya rahasia dan dikecualikan. Transparansi pemerintah pada saat ini menjadi hal yang sangat niscaya, karena keterbukaan inmformasi publik merupakan salah satu upaya untuk pencegahan dan pemberantasan korupsi. Lebih lanjut Zal mengungkapkan bahwa PPID memiliki tugas berat untuk mensukseskan Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, itulah sebabnya isu tersebut kemudian dijadikan tema dari Rakornis ini.

“Dengan adanya keterbukaan informasi publik, masyarakat memiliki kesempatan untuk memantau jalannya pemerintahan, dan ini dapat meminimalisir terjadinya tindak penyimpangan dan korupsi karena setiap kegiatan pemerintah dapat dipantau langsung oleh masyarakat” ungkap Zal.

Zal juga mengungkapkan bahwa salah satau cara efektif untuk menyampaikan informasi kepada publik adalah dengan memanfaatkan wbsite di instansi masing-masing, karena akan lebih mudah diakses oleh masyarakat yang saat ini rata-rata sudah familiar dengan perangkat teknologi informasi.

“Kami berharap penyebaran informasi melalui website lebih dioptimalkan, jangan sampai website yang sudah dibuat oleh setiap instansi justru tidak memuat informasi apapun, ini sangat fatal” ungkap Kabid PLIT Diskomintel Aceh yang juga mantan Kepala  Dinas Kominfo Abdya ini.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah, Harun Manzola, SE, MM yang bertindak sebagai tuan rumah sekaligus panitia penyelenggara, dalam laporannya mengakui bahwa sampai saat ini pelayanan informasi kepada publik saat ini belum optimal dan digelarnya Rakornis ini adalah sebagai salah satu upya untuk meningkatkan pelayanan infoprmasi publik oleh PPID yang sudah dibentuk pada semua instansi dan lembaga pemerintah pada semua strata pemerintahan. Harun berharap, semua peserta baik dari PPID SKPA maupun Kabupaten/Kota dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Rakornis ini, sehingga hasilnya dapat diterapkan di daerah masing-masing.

Selain pemateri dari Dinas Komiunikasi, Telematika dan Persandian Aceh, dalam Rakornis kali ini juga mengundang nara sumber pakar informasi publik dari Universitas Indonesia, Dr. Henny. S. Widyaningsih yang merupakan mantan komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) tahun 2009 sampai 2017.

Dalam acara pembukaan Rokornis tadi pagi, selain pserta dari provinsi dan 23 kabupaten/kota se Aceh, juga turut hadir para kepala SKPK Aceh Tengah terkait dan Kkepala RRI Takengon. Sementara tadi malam (9/10/2018), bertempat di Merabata Coffee, pakar informasi publik yang menjadi nara sumber dalam rakornis ini, didampingi para kabid dari Dinas Komintel Aceh dan Dinas Kominfo Aceh Tengah juga melakukan dialog interaktif yang disiarkan langsung oleh RRI Takengon.

Saat berita ini diturunkan, Henny S Widyaningsih sedang menyampaikan paparan dihadapan para peserta rakornis. Menurut pakar informasi publik ini, Aceh menjadi salah satu daerah yang menjdai perhatiannya, karena keterbukaan informasi publik di Aceh termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia. (FMT)




Ini Nama 17 Pejabat Eselon II yang Dilantik Sekda Gayo Lues


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Sekda Gayo Lues H. Thalib,S.Sos,MAP melantik dan melakukan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan Tinggi Pertama di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues yang bertempat di Aula Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Blangkejeren – Kutacane Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, Selasa (09/10/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten I Bupati Gayo Lues Hardansah, S.Pd, M.AP, Asisten III Bupati Gayo Lues Ir. Bambang Waluyo, Kepala Dinas Keuangan Gayo Lues Zainal Abidin, SE, Anggota DPRK Gayo Lues  Syamsul Alam dan Para Pejabat Pimpinan Pratama yang di Lantik beserta Istri  serta Insan Pers dan LSM.

Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, MAP dalam sambutannya mengatakan “ Pelantikan pejabat eselon II yang kita laksanakan pada sore hari ini telah melalui mekanisme yang panjang dan telah sesuai dng Undang undang dan peraturan pemerintah yang berlaku.

Panitia pelaksana seleksi saya yakin  telah menerapkan penilaian sesuai dengan kriteria yg berlaku, hari ini telah di tetapkan oleh Bapak Bupati untuk menduduki jabatan tersebut. Anda mungkin bukan yang terbaik akan tetapi anda yang telah di yakini oleh Bapak Bupati untuk membantu mensukseskan program Bapak Buapati dan Wakil Bupati  Mari kita laksanakan kepercahaan Bapak Bupati kepada kita untuk mendukung mensukseskan program dng penuh rasa tanggung jawab, ujarnya.

Dia mengatakan “ Kita harus pahami semua aturan yg mendasari tugas yang akan kita laksanakan agar dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan aturan dan sesuai dengan yang kita harapkan. Dengan keterbatasan anggaran yang ada maka saudara harus mampu menggaet anggaran dari pusat maupun provinsi untuk pembangunan daerah kita ini lebih baik dan lebih maju.

Sesuai dengan rencana kita pada akhir bulan ini akan melaksanakan kegiatan outbond yg anggarannya telah di setujui oleh DPRK. Dan tujuan dari kegiatan tersebut adalah  untuk menyatukan kekuatan kita dan diharapkan setelah pulang dari sana nanti kita telah mendapat kekuatan baru untuk melaksanakan program yang telah ditetapkan, kata Sekda.

Pada akhirnya saya ucapkan selamat kepada saudara yg baru saja di lantik dan saya ucapkan terima kasih kepada saudara pejabat lama yg telah memberikan sumbangsih demi kemajuan Gayo Lues, jelas H. Thalib.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues berakhir pada Pukul 18.00 WIB dengan aman dan tertib, berikut nama-nama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues yang dilantik Selasa (09/10/2018)  :


  1. Drs. M. Jamin, Jabatan Lama Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi,Keuangan dan Pembangunan Jabatan Baru Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh,Sumber Daya Manusia dan Kerjasama.
  2. Dra. Ainun Mardiah, M.Pd, Jabatan Lama Kepala Bagian Hukum dan Persidangan pada Sekretariat DPRK Gayo Lues. Jabatan Baru Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi,Keuangan dan Pembangunan
  3. Muslim,SE, M.Ap, Jabatan Lama Sekretaris pada Inspektorat. Jabatan Baru Inspektur Kabupaten
  4. Suhaidi, S,Pd.M.Si, Jabatan Lama Kabid Perencanaan Pembangunan Keistimewaan Aceh dan Sumber Daya Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Jabatan Baru Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah
  5. Jakaria, S.Hut.MP, Jabatan Lama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Jabatan Baru Kepala Dinas Pertanian
  6. Husin, M.Ag, Jabatan Lama Sekretaris pada Syariat Islam. Jabatan Baru Kepala Dinas Syariat Islam
  7. Yunidar, SE, Jabatan Lama Sekretaris pada Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Jabatan Baru Kepala Dinas  Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
  8. Ir. Ibrahim, M.BA, Jabatan Lama Sekretaris pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Jabatan Baru Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
  9. Said Bakhtiar, S.Pi, Jabatan Lama Sekretaris pada Dinas Pangan dan Perikanan. Jabatan Baru Kepala Dinas Pangan dan Perikanan
  10. Syahrul, ST.MM, Jabatan Lama Sekretaris pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Jabatan Baru Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman
  11. Mansuruddin, ST, Jabatan Lama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Jabatan Baru Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
  12. Karim, S.Pd, Jabatan Lama Sekretaris pada Dinas Perhubungan. Jabatan baru Kepala Dinas Pertanahan
  13. Drs. H. Usman Muhammad, M.Sc, Jabatan Lama Sekretaris pada Majelis Adat Aceh. Jabatan Baru Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  14. Jata, SE.MM, Jabatan Lama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Jabatan Baru Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung
  15. Nopal. SP, Jabatan Lama Kepala Dinas Pertanian. Jabatan Baru Kepala Dinas Perhubungan
  16. Drs. Ibrahim Saleh, Jabatan Lama Kepala Dinas Perhubungan. Jabatan Baru Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
  17. Muhammad Noh, S.Pd. M.AP, Jabatan Lama Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Jabatan Baru Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Mengakhiri sambutan Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, M.AP mengucapakan selamat senantiasa memohon kepada Allah SWT agar  selalu sehat, panjang umur, dibimbing, diberi kekuatan  dan kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai aparatur Pemerintah. Semoga sukses dan kinerja kita dapat bermanfaat bagi masyarakat dan demi masa depan Kabupaten Gayo Lues yang lebih baik lagi, jelasnya. (ABDIANSYAH)




Sekda Lantik 17 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkab Gayo Lues


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, M.AP melantik 17 Pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Pelantikan tersebut dilakukan pada Selasa (09/10/2018) Sore di Balai Pendopo Bupati Gayo Lues.

Baca : Sore ini, Pemkab Gayo Lues Dikabarkan Gelar Mutasi Lagi

Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, M.AP  dalam pidatonya mengatakan “ Kegiatan pelantikan dan mutasi jajaran pejabat setiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai, namun sering sekali setelah pelantikan terdengar isu-isu miring yang mengatakan pelantikan yang dilakukan bermuatan politis, hal itu sangat jauh dari tujuan pelantikan ini”.

Adapun penjaringan kedudukan pejabat eselon II ini merupakan tahapan-tahapannya telah diikuti berdasarkan peraturan ASN dan berdasarkan uji kompentensi dan asesmen. Secara teoritis, apa yang telah diuji di atas kertas dan berdasarkan pengalaman merupakan ukuran tertentu seseorang untuk menduduki jabatan tersebut, ujarnya.

Dia mengatakan “ Sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja, pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu”.

Pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, apalagi untuk kepentingan golongan tertentu melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum, kata Sekda Thalib.

Selain itu disampaikan “ Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, intregitas, loyalitas, moralitas, mutasi jabatan, pendidikan dan pelatihan, serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada Negara”.

Pelantikan ini dilaksanakan pada tahun ini, dengan harapan pejabat yang baru dilantik betul-betul memulai tugas barunya dengan lembaran baru.   Setiap Pejabat Eselon II hendaknya mempunyai kemampuan dan kemauan yang kuat untuk senantiasa memiliki wawasan yang luas, data dan informasi yang sahih, serta semangat juang yang tinggi dan selalu siap sedia membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan, sebutnya.

Sekda meminta “ Dalam kesempatan ini pula saya ingin berpesan kepada Saudara-saudara yang baru dilantik agar terus meningkatkan kapasitas saudara-saudara pada setiap waktu dan kesempatan. Karena itu, para pejabat baru dapat meningkatkan kualitas kinerja. Saya minta kepada saudara-saudara untuk tidak berlama-lama dalam menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru. Sesuai dengan tuntutan organisasi, maka saudara-saudara harus cepat memahami dan melaksanakan tugas sesuai dengan tantangan yang dihadapi”.

Pentingnya, Saudara- Sauadara ketahui, setelah Saudara-saudara dilantik kami akan selalu memantau kinerja dan tindakan-tindakan saudara dalam menjalankan tugas.  Untuk itu laksanakanlah tugas dengan baik serta jangan lupakan pakta integritas yang Saudara-saudara tandatangani, karena pakta integritas tersebut dibuat bukan sekedar bahan pelengkap dalam acara pelantikan tetapi adalah untuk menyatakan kesanggupan Saudara-saudara dalam hal penegakan disiplin, kata H.Thalib.

Inilah beberapa arahan yang dapat saya sampaikan kepada saudara-saudara, dengan maksud agar dapat digunakan sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyampaikan beberapa harapan : Senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.  Menjaga netralitas PNS sebagai aparatur dengan maksud menjamin terselenggaranya tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik.  Bersifat sensitif dan responsif terhadap tantangan dan permasalahan baru yang timbul baik di dalam maupun di luar organisasi. Mempunyai jiwa semangat untuk mewujudkan  good governance dan menghindari terjadinya proses KKN dalam melaksanakan program kerja dan kegiatan. Mempunyai wawasan jauh ke depan dan mampu melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif dan sistemik untuk kepentingan organisasi. Mempunyai kemampuan untuk mengkombinasikan berbagai sumber dan memanfaatkan sumber daya secara optimal sehingga dapat menghasilkan produktivitas kerja secara maksimal, jelas Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, M.AP

Mengakhiri sambutan Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, M.AP mengucapakan selamat senantiasa memohon kepada Allah SWT agar  selalu sehat, panjang umur, dibimbing, diberi kekuatan  dan kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai aparatur Pemerintah. Semoga sukses dan kinerja kita dapat bermanfaat bagi masyarakat dan demi masa depan Kabupaten Gayo Lues yang lebih baik lagi, jelasnya. (ABDIANSYAH)




Sore ini, Pemkab Gayo Lues Dikabarkan Gelar Mutasi Lagi

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  Dikabarkan Pemerintah  Kabupaten Gayo Lues akan kembali menggelar mutasi bagi pejabat Esselon II.  Hal tersebut berdasarkan informasi yang diperoleh berdasarkan Surat Bupati Gayo Lues Nomor 005/005/2018 tanggal 09 Oktober 2018.

Pelantikan tersebut menidaklanjuti Keputusan Bupati Gayo Lues Nomor 821/1001/2018 tanggal 08 Oktober 2018 tenntang pengangkatan , pemindahan dan pemberhentian PNS dalam jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues .

Acara ini digelar di balai Pendopo Bupati Gayo Lues pada pukul 16.00. WIB pada Selasa 09 Oktober 2018

Berdasarkan hasil Konfirmasi Dengan Wahiddin, Porang, S.Pd  Kabag Humas Setdakab Gayo Lues Selasa (09/10/2018)  membenarkan hal tersebut bahwa sore ini ada pelantikan Pejabat Eselon  di Lingkungan Pemkab Gayo Lues. (ABDIANSYAH)

 

 



IDI Gayo Lues Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Gayo Lues, menggelar bakti sosial berupa operasi bibir sumbing dalam rangka satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues (H Muhammad Amru dan H Said Sani) di RSUD Gayo Lues Desa  Sangir Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (06/10/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Gayo Lues H Thalib SSos MAP,  Asisten I Kabupaten  Gayo Lues Bp. Ardansyah, Direktur RSUD Gayo Lues Ibu dr. Mutia Fitri, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Gayo Lues dr. Lindawati Sp PD, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten  Gayo Lues dr. Sapuan Ashari Sp B, Perwakilan dari Yayasan Smile Train Rahmat, Perwakilan dari keluarga pasien, Para insan Pers dan staf rumah sakit.

Ketua IDI Kabupaten  Gayo Lues dr. Sapuan Ashari Sp B  dalam sambutannya mengatakan “ Untuk pelaksanaan kegiatan Bhakti sosial operasi bibir sumbing dalam rangka satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati kali ini terselenggara atas kerja sama IDI Kabupaten  Gayo Lues, Yayasan Smile Train, RSUD Gayo Lues, dan pelaksanaan operasi dari tim dokter dari Banda Aceh.

Kegiatan Bhakti Sosial operasi bibir sumbing kali ini pasien yang telah mendaftar sebanyak 27 pasien dan yang telah hadir di RSUD Gayo Lues sampai saat ini sebanyak   20 Pasien., ujarnya.

Dia juga mengatakan dari 27 pasien yang mendaftar berasal dari Kabupaten  Aceh Tenggara sebanyak 4 Pasien dan selebihnya dari Kabupaten  Gayo Lues yang berasal dari beberapa kecamatan di Gayo Lues.

Untuk pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial operasi bibir sumbing di Kabupaten  Gayo Lues telah 2 kali dilaksanakan, yang pertama saat Ulang Tahun UNSYIAH dan kedua sekarang ini, kegiatan ini terlaksana atas kerja sama Pemda Gayo Lues , Yayasan smile train ,IDI Gayo Lues serta RSUD Gayo Lues/tim dokter jelas Ketua IDI Kabupaten  Gayo Lues dr. Sapuan Ashari Sp B  (ABDIANSYAH)




Pemkab Gayo Lues Menggelar Bakti Sosial Dalam Rangka Satu Tahun Kepemimpinan H.Muhammad Amru dan H. Said Sani


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Dalam rangka satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues (H. Muhammad Amru dan H. Said Sani), Pemkab Gayo Lues mengadakan Bakti Sosial (Baksos) Operasi Bibir Sumbing.

Kegiatan ini berlangsung di RSUD Gayo Lues Desa Sangir Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues yang dibuka secara langsung oleh Sekda Kabupaten Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, MAP, Sabtu, (06/10/2018).

Acara tersebut dihadiri  Asisten I Kabupaten Gayo Lues Ardansyah, Direktur RSUD Gayo Lues dr. Mutia Fitri, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues  dr. Lindawati Sp PD, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Gayo Lues dr. Sapuan Ashari, Sp B, Perwakilan dari Yayasan Smile Train Bp. Rahmat, Perwakilan dari keluarga pasien, Para insan Pers dan staf rumah sakit.

Mewakili Bupati Gayo Lues H. Thalib mengatakan,” Saya merasa bangga dan saya ucapkan terima kasih kepada IDI Gayo Lues dan Tim Medis Yayasan SmileTrain Indonesia, yang telah membantu mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Gayo Lues, khususnya bidang kesehatan”.

Dengan adanya, acara bakti sosial operasi bibir sumbing ini, diharapkan keluarga pasien khususnya, dan masyarakat umumnya sangat terbantu. Kegiatan ini, sebagai rasa syukur untuk dapat meringankan beban biaya operasi bibir sumbing keluarga pasien bila berobat di luar Kabupaten Gayo Lues, ujarnya.

Dia mengatakan “ Maksud kegiatan ini, kita berupaya dan terus menggali kepedulian kita bagi sesama, khususnya dibidang kesehatan. Dan mempererat kerjasama antara Tim Medis RSUD Sangir dengan Tim IDI Gayo Lues dalam menangani suatu pelayanan tentang kesehatan.   Improvisasi dan inovasi para medis sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gayo Lues. Bila terus-menerus diuji dan digali potensi apa saja suatu keterkaitan dengan pelayanan Kesehatan.

Inilah yang mewarnai semangat juang para medis yang mengabdikan keahliannya bagi masyarakat khususnya dan bagi warga masyarakat luar Kabupaten Gayo Lues untuk berobat di RSUD Sangir, pada umumnya.  Kota Blangkejeren sebagai Kota Kabupaten Gayo Lues, akan dinilai memiliki keistimewaan tersendiri dibidang kesehatan, tentunya.  Oleh karena itu, para Tim Medis IDI yang juga sebagian Tim Medis RSUD Sangir, harus mampu mengayomi masalah pelayanan kesehatan yang diidentifikasi berbagai terkait kesehatan, kata Sekda.

Selain itu dikatakan Sekda H.Thalib Tujuan kegiatan ini sangat penting untuk mencapai peningkatan silaturrahim para medis yang peduli terhadap kemanusian melalui bakti sosial operasi bibir sumbing.

Sebagaimana disampaikan oleh ketua IDI Gayo Lues, bahwa ada 27 pasien yang akan dilakukan operasi bibir sumbing dan sebagian pasien merupakan operasi yang kedua kalinya dan ada juga pasien yang dari Kabupaten Aceh Tenggara, sebanyak 4 orang pasien.

Acara bakti sosial ini merupakan salah satu program yang mungkin dijadikan program berlanjut dari pemerintah daerah bekerjasama dengan IDI Cabang Gayo Lues. Pada pelaksanaan kegiatan ini, bertepatan masa kerja setahun Bupati dan Wakil Bupati, yang seyogynya semua program harus menyentuh langsung ke masyarakat, seperti kegiatan operasi bibir sumbing ini, sebut H.Thalib.

Saya harus mengulangi ucapan terima kasih kepada Tim Medis Yayasan Smile Trend dan Tim Medis IDI serta Tim Medis RSUD Sangir. Berkat kerjasama mereka, kegiatan ini bisa terlaksana dengan lancar dan kepada pasien, kami ucapkan cepat sembuh.

Saya berharap kerjasama seperti ini, harus kita lanjutkan dengan mengidentikasi pelayanan kesehatan lainnya. Seperti, operasi Katarak ataupun lainnya. Saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh pasien keluarga. Hendaknya, kita ikuti tahapan-tahapan operasi bibir sumbing ini. Supaya, segalanya dapat berjalan lancar sebagaimana kita harapkan bersama, kata Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos.MAP. (ABDIANSYAH)




Laka Lantas di Gumpang Lempuh, Seorang Pelajar Pengendara Sepeda Motor Tewas


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) kembali menelan korban  Antara Sepeda Motor Honda CRF 150 No. Pol. BL 5815 BC Dengan Sepeda Motor Suzuki Shogun tanpa No. Pol, sekira pukul 11.45 Wib Jum’at (05/10/2018), di Jalan Blangkejeren – Kutacane Kampung Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.

Akibat peristiwa tersebut 1 Orang menginggal dunia dan 2 orang mengalami luka – luka. Adapun  Pengendara Sepmor Honda Crf No.Pol. BL 5815 BC bernama Hidayatul Muslim  (25) Tahun (Mengalami Luka Ringan), pekerjaan Pengemudi beralamat di Kampung Rikit Dekat Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues, dan Penumpang Sepmor Honda Crf 150 No.Pol. BL 5815 BC  bernama Yendri Yuspa  (31) Tahun (Mengalami Luka Ringan) yang beralamat di Kampung Ramung Musara Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.

Sedangkan Pengendara Sepmor Suzuki Shogun Tanpa No.Pol. seorang Pelajar bernama Sahputra GP (15) tahun (Meninggal Dunia) beralamat di Kampung Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.

Pada saat kejadian tersebut disaksikan oleh Genap Arifin (45) penduduk Desa Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues dan disaksikan oleh seorang pelajar bernama Zeky (16) beralamat di Desa Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.


Informasi yang diterima dari Kejadian tersebut Sebelumnya pengemudi Sepmor Suzuki Shogun tanpa No.Pol. yang dikendarai Sahputra GP datang dari Arah Kutacane ke arah Blangkejeren Yang baru pulang Sekolah dari SMPN 1 Putri Betung.

Sesampai di jalan Blangkejeren – Kutacane Tepatnya di Kampung Gumpang Lempuh Sahputra GP dengan kecepatan tinggi Menyalip kendaraan Rekan sekolahnya lalu datang Sepmor Honda Crf 150 No.Pol. BL 5815 BC yang dikendarai Hidayatul Muslim berpenumpangkan Yendri Yuspa datang dari Arah Blangkejeren Menuju Kutacane dengan kecepatan sedang kecelakaan tidak bisa terelakan lagi karena Sahputra GP menyalip dan mengambil jalur Hidayatul Muslim.

Akibat dari laka tersebut Hidayatul Muslim mengalami Luka ringan, Yendri Yuspa mengalami luka ringan dan Sahputra GP meninggal dunia saat dibawa keperjalanan ke Puskesmas Putri Betung.

Polisi mengambil langkah-langkah  dengan Melakukan olah TKP, Identifikasi Saksi dan mengamankan barang  barang bukti ,Mengunjungi rumah duka/korban. (J.Porang)




Kodim 0113/Gayo Lues Gelar Upacara Peringatan Hut TNI Ke – 73 Tahun 2018


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Komando Distrik Militer (Kodim) 0113/Gayo Lues menggelar upacara apel dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonedia (TNI) yang ke 73 di MaKodim 0113/Gayo Lues  Desa Penggalangan Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Pkl. 08.00 Wib Jum’ay (05/1-/2018).

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonedia (TNI) yang ke-73 dengan thema “Profesionalisme TNI Untuk Rakyat” yang bertindak sebagai Irup yaitu Kasdim 0113/Gayo Lues Mayor Inf Iman Sukoco, S.Ag dan sebagai Danup Danramil 01/Terangun Kapten Inf M. Saleh.

Upacara diikuti oleh sekitar ± 150 orang dan tampak hadir diantaranya Kaminvet 09/Galus Mayor CAJ Hari Santoso, Para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 0113/Gayo Lues, Kasat Pol PP Gayo Lues Irsan Firdaus SH. M. AP, Personil Upacara terdiri dari Personil Kodim 0113/Gayo Lues : 3 SST, Personil Ki Brimob Den 4 C Peparik : 1 SST, dan Personil Satpol PP Gayo Lues : 2 SST.

Inspektur Upacara Mayor Inf Iman Sukoco S. Ag membacakan  Amanat Panglima TNI pada Upacara HUT TNI Ke 73 yang isinya “   Selaku insan yang beriman dan bertaqwa mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan YME, Allah SWT, atas limpahan rahmat kesehatan kekuatan darinya, pada hari ini kita dapat mengikuti Upacara peringatan HUT ke-73 TNI dalam keadaan sehat walafiat, upacara dilaksanakan secara serentak dari Sabang sampai Merauke secara sederhana namun hikmat”.

“ Pada kesempatan ini mari kita sejenak memanjatkan doa kepada Tuhan YME agar meringankan beban yang menimpah saudara/i kita di Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong demikian pula beban yang masih di derita oleh saudara kita di Lombok semoga kekuatan dan ketabahan menyertai Saudara2 kita dalam upaya memulihkan kembali kondisi sebagai mana sediakala semoga apa yang kita lakukan bersama baik dalam bentuk bantuan secara fisik maupun dukungan doa dapat meringankan musibah dan mempercepat pemulihan tersebut”.

“ TNI bersama-sama berbagai komponen bangsa lainnya telah bekerja bahu-membahu kita berupaya sekuat tenaga meringankan beban yang diderita saudara2 kita. TNI telah mengerahkan personil dan alutsista nya utk memberikan pertolongan pertama melaksanakan evakuasi menyalurkan bantuan memberikan pengamanan serta pemulihan sarana dan prasarana secara bertahap, Oleh karenanya sangat tepat apabila Peringatan HUT TNI ke-73 tahun 2018 ini mengambil thema “Profesionalisme TNI Untuk Rakyat” thema singkat namun padat ini mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalisme nya melalui berbagai pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista,  serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara adalah semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia”.

Untuk itu saya akan memberikan penekanan2 kepada seluruh prajurit TNI dimanapun berada utk dipedomani dan dilaksanakan sebagai berikut :

Pertama : Perkokoh iman dan taqwa kita kepada Tuhan YME, serta luaskan hati untuk terus beribadah karena hanya kepadanya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan.

Kedua : Pertahanankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa.

Ketiga : Tingkatkan kewaspadaan dan Profesionalisme karena setiap saat tugas selalu menanti menghadapi berbagai macam tantangan tugas yg dilimpahkan pada TNI.

Keempat : Mantapkan Netralitas TNI baik sebagai individu maupun satuan dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019, janganlah terpancing emosi dan upaya2 melibatkan diri dalam mendukung kelompok tertentu selama pentahapan pemilu.

Kelima : Jalani lah setiap tugas secara iklas karena tugas kita adalah semata-mata utk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini.

Demikian yang dapat saya sampaikan kepada seluruh prajurit TNI dan keluarga besar TNI dimana pun saat ini bertugas dan berada saya ucapkan selamat Ulang tahun ke-73 dan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia yang kita cintai dan banggakan bersama. Semoga Tuhan yang maha kuasa, Alllah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan dan kekuatan serta petunjuk nya kepada kita sekalian dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama, kata Inspektur Upacara Mayor Inf Iman Sukoco S. Ag dalam pidatonya. (J.PORANG)




Temuan Mayat Ditepi Aliran Sungai Belakang PT. Pelita Nusa Hebohkan Warga Gayo Lues


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Penemuan satu mayat di ditepi aliran sungai belakang PT. Pelita Nusa, desa Gunyak, Kecamatan Blangkejeren,  Kabupaten Gayo Lues, menggegerkan warga, Jum’at (05/10/2018). Satu mayat yang ditemukan, berjenis kelamin laki-laki. Hingga saat ini, Polisi masih mendalami temuan  mayat tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun  Mayat yang ditemukan di Daerah sungai Desa Gunyak kecamatan Blangkejeren pada jum’at (05/10/18) sekira pukul 12:40 ternyata Warga Desa Raklunung Kecamatan Blagkejeren Gayo Lues.

Almarhum biasa dipanggil oleh rekan-rekannya Jeki (37 tahun) bekerja sebagai sopir mobil tangki air (Water Tank) di PT Lembah Alas. dikabarkan dia berasal dari Kota Medan Sumut yang saat ini berdomisili di Desa Raklunung.

Informasi ini diperoleh dari salah satu rekan Almarhum yang bekerja di PT Lembah Alas Sebagai kepala Lapangan bagian pengaspalan bernama Khairul (40).

“Magrib kemaren Beliau masih bisa dihubungi, terakhir saya Telepon jam sebelas tadi siang HPnya sudah tidak aktif” kata Khairul di RSUD Gayo Liues Jumat (05/10/18).

Kejanggalan yang ditemukan terkait peristiwa ini, Mobil yang dikemudikan oleh Jeki (Almarhum) posisinya di Desa Rema Baru Kecamatan Kutapanjang, namun mayatnya ditemukan di Gunyak Blangkejern.

Jarak mobil dengan lokasi mayat ditemukan berjarak lebih kurang lima kilo meter malah antara lekosi tersebut beda kecamatan.

Mengenai hal ini, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab meninggalnya Jeki sebelum mereka menerima hasil otopsi dari pihak RSUD Gayo Lues.

“Kita belum mengetahui penyebab peristiwa ini sebelum ada hasil otopsi” kata Kapolres Gayo Lues melalui kabag Ops Polres Gayo Lues tersebut Kompol Masri (NS)




Peduli Gempa dan Tsunami Palu Donggala Kodim 0113/Galus Buka Posko Penggalangan Dana


Gayo Lues, Baranewsaceh.co — Bencana gempa bumi berkekuatan 7, 7 SR yang terjadi pada Jum’at, (28/09) petang, mengguncang kota Donggala, Palu, dan beberapa daerah lain di tanah air, sontak, menyita perhatian publik.

Wujud kepedulian dan kepekaan sosial dituangkan keluarga besar Kodim 0113/Gayo Lues dengan membuka posko penggalangan dana dan bantuan kemanusiaan yang terletak di pusat kota Blangkejeren beberapa hari yang lalu.

Dandim 0113/Galus , Letkol Inf Muhammad Faizal Nasution,S.I.P mengajak seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Gayo Lues untuk bersama-sama meringankan beban penderitaan korban bencana gempa bumi dan tsunami kota Donggala dan Palu dengan mengumpulkan serta menyalurkan bantuan donasi melalui posko penggalangan dana dan bantuan kemanusiaan Kodim 0113/Galus.

“Mari bersama-sama kita ringankan beban saudara-saudara kita korban musibah gempa bumi dan tsunami dengan ikut berpartisipasi aktif menyalurkan bantuan donasi melalui posko penggalangan dana dan kemanusiaan Kodim Gayo Lues” himbau Dandim saat penerangan kodim menghubungi via Whatsaap yang saat ini berada di Sabang untuk mengikuti upacara HUT TNI ke 73 TNI. Kamis (04/10/2018) sore.

Lebih jauh, Faizal juga mengajak seluruh jajaran perwira, prajurit, dan keluarga besar Kodim Galus untuk ikut berpartisipasi aktif melakukan penggalangan dana serta bantuan kemanusiaan dan menyalurkan bantuan yang telah terkumpul melalui posko penggalangan dana.

Penekanan serupa disampaikan kepada seluruh jajaran Danramil dan Babinsa di masing-masing wilayah kecamatan dan desa untuk ikut mensosialisasikan keberadaan posko penggalangan dana dan bantuan kemanusiaan Kodim 0113/Galus di masyarakat.

Jajaran Danramil dan Babinsa juga diminta untuk ikut menggalang bantuan dana dan sumbangan kemanusiaan dalam bentuk apapun, baik pakaian, makanan, logistik selimut, tikar, serta perlengkapan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan oleh para korban gempa bumi, terutama bagi mereka yang masih menempati tenda tenda pengungsian.

Sampai saat berita ini di turunkan Serma Nurdin Bati Tuud Koramil 03/Blangkejeren selaku pemegang dana bantuan menerangkan posko yang didirikan pada tanggal 01 oktober yang lalu sudah terkumpul sebesar Rp 9.330.000 dan ada juga beberapa berbentuk barang seperti kain sarung 1 pak (10 buah), pakaian,mie instan dll. Bantuan ini akan secepatnya kita salurkan melalui Kodam Iskandar Muda Banda Aceh. (Red)




Seorang Petani Tewas Tertimpa Pohon di Desa Kenyaran Kecamatan Pantan Cuaca

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Seorang petani di Perkebunan Tengkeren Desa Kenyaran Kecamatan Pantan Cuaca  Kabupaten Gayo Lues, tewas tertimpa pohon yang tumbang diterpa angin kencang, sekira sekira pukul 12.00 Wib, Rabu, (3/10/2018).

Peristiwa yang dialami petani bernama Mat Piah (40) ini terjadi di kebun korban, di Tengkeren Desa Kenyaran Kecamatan Pantan Cuaca  Kabupaten Gayo Lues

Pada hari dan tanggal tersebut korban pergi ke kebunnya yang berada di sekitar TKP untuk bekerja dan pada pukul 12.00 Wib, korban pergi untuk mengambil nasi di dekat pohon tersebut kemudian angin kencang disertai hujan lalu pohon tersebut tumbang dan kena korban.

Pada saat itu korban langsung meninggal dunia dengan kondisi kepala bagian belakang korban pecah dan mengakibatkan batok kepalanya rusak dan mengeluarkan darah dari mata, hidung, telinga dan mulut korban.

Kejadian tersebut disaksikan seorang petani bernama  Suhardi, (26) tahun,   yang beralamat di Kampung Kenyaran Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues sudah memberikan keterangan di Polsek Rikit Gaib bahwa korban saat ini sudah dibawa ke Puskesmas Pantan Cuaca untuk diserahkan kepada Keluarga. (J.PORANG)