H. Said Sani Hadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Gayo Lues, (19/10/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Gayo Lues Narasumber dari TNP2K Pusat; Asisten II pada Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues; Para Kepala SKPK; Kepala BPS Gayo Lues; Para Kabag di Lingkungan Sekretariat daerah; Para Camat Se-Kabupaten GayoLues.

 Pada kesempatan itu H. Said Sani mengucapkan Terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir pada acara “Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Gayo Lues”,  dia haturkan ucapan terima kasih kepada Bupati selaku Penanggungjawab Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Gayo Lues. Yang hadir bersama kita saat ini. Tentunya, kita akan mendapat pengarahan dan kiat-kiat pengentasan kemiskinan yang akan disampaikan kepada kita semua nantinya.

Said Sani mengatakan “ Saya merasa terpuji sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan-TKPK Kabupaten Gayo Lues. Amanah sebagai Ketua ini, saya berasumsi bahwa masalah pengentasan kemiskinan adalah masalah pembangunan yang tidak merata ataupun tindakan pembangunan yang tidak adil”.

Said Sani menguraikan Tupoksi TKPK, dikatakan bahwa Kegiatan Pelaksanaan Rakor ini bertujuan untuk membangun sinergitas dan evaluasi dalam perumusan rencana pembangunan dibidang penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Gayo Lues. Baik yang telah dilaksanakan maupun rumusan rencana kedepan. Sebagaimana terlampir struktur organisasi TKPK ini, bahwa keterlibatan SKPK terkait dalam tim, hendaknya harus saling-berkoordinasi yang menginduk pada Bappeda sebagai leading sektor koordinasi penanggulan kemiskinan.

Maksud kegiatan ini, saya selaku Ketua TKPK, bahwa pengentasan kemiskinan adalah masalah tanggungjawab bersama yang telah diinisiasi dari regulasi pemerintahan melalui Tim Nasional Pengentasan Pengendalian Kemiskinan (TNP2K). Lebih detil, akan diuraikan oleh Tim TNP2K, Dr. Ardi dan Tim dari Jakarta. Kami ucapkan selamat datang, kata H. Said Sani.

Secara ringkas, ada dua peran penting yang dilakukan oleh TKPK. Berikut saya uraikan, pertama fungsi koordinasi sebagai berikut;

TKPK sebagai Fungsi Koordinasi  meliputi Koordinasi Penyusunan SKPD sebagai dasar RPJMD di Bidang Penanggulangan Kemiskinan, Koordinasi SKPD dalam penyusunan Renstra SKPD, Koordinasi SKPD dalam Penyusunan RKPD, Koordinasi SKPD dalam Penyusunan Renja SKPD, Evaluasi perumusan dokumen rencana pembangunan daerah bidang penanggulangan kemiskinan, Dari fungsi ini diharapkan Program dan Anggaran yang lebih sesuai prioritas intervensi dan dan prioritas wilayah penanggulangan kemiskinan, ujarnya.

Dibidang Pengendalian TKPK sebagai Fungsi  Pengendalian pemantauan terhadap pencapaian tujuan program penanggulangan kemiskinan agar sesuai dengan kebijakan pembangunan daerah, Pengendalian pemantauan pelaksanaan kelompok program, penanggulangan kemiskinan oleh SKPD. Meliputi realisasi pencapaian target, penyerapan dana dan kendala Penyusunan hasil pantauan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan secara periodik, Pengendalian evaluasi pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan,  Pengandalian penanganan pangaduan masyarakat bidang pananggulangan kemiskinan, Penyiapan LKP2KD kepada Kepala Daerah dan TNP2K, kata H. Said Sani.

Dari fungsi ini diharapkan Informasi umpan balik untuk perbaikan dan pengembangan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di daerah. Dalam Hal ini perlu kami sampaikan bahwa laporan LP2KD Kabupaten Gayo Lues telah disusun lebih kurang 70-80%.  Untuk menyempurnakan Laporan ini masih dibutuhkan Data-data yang bersumber dari SKPK-SKPK yang terkait dalam program kegiatan pengentasan kemiskinan, jelas H. Said Sani.

Disampaikan juga berkaitan itu, kami sampaikan kepada kita semua agar dapat menyampaikan data-data yang dibutuhkan kepada tim penyusun LP2KD. Singkatnya, ‘Data itu mahal’. Jadi, harap kita perhatikan bersama tentang Data. Harapan Kami Kedepan kepada Tim TKPK Kabupaten Gayo Lues dapat meningkatkan beberapa hal antara lain  Pemantapan kapasitas Tim teknis dalam analisis dan perencanaan penanggulangan kemiskinan berbasis data, Penyusunan dokumen strategi penanggulangan kemiskinan daerah (SPKD), Penajaman subtansi materi Rakor TKPK Daerah, Advokasi untuk peningkatan relevansi anggaran SKPD untuk penanggulangan kemiskinan Penyesuaian kembali susunan tim TKPK Kabupaten Gayo Lues agar disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur hal tersebut, jelas H. Said Sani. (ABDIANSYAH)




Bupati Gayo Lues Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru melaksanakan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Gayo Lues, (19/10/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Gayo Lues selaku Ketua TKPK; Sekretaris Daerah Kabupaten Gayo Lues; Narasumber dari TNP2K Pusat; Asisten II pada Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues; Para Kepala SKPK; Kepala BPS Gayo Lues; Para Kabag di Lingkungan Sekretariat daerah; Para Camat Se-Kabupaten GayoLues.

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru ,megatakan “ Potret kemiskinan telah menjadi wabah di tiap desa kecamatan dalam Kabupaten Gayo Lues. Mewabah disebut bahwa masyarakat miskin rentan terjangkit kemiskinan bagi masyarakat yang menggantungkan perekonomian pada sektor pertanian dan perkebunan. Pilar utamanya, kecenderungan terhadap harga komoditi petani yang tidak stabil.

Gambaran ini sangat terpukul bagi Pemimpin Kepala Daerah. Secara implisit, tanggungjawab moral telah diamanahkan kepada Kami melalui prosedur demokrasi pemilihan kepala daerah yang dirangkai dalam fakta integritas pelaksanaan pembangunan Kabupaten Gayo Lues.   Problema kemiskinan telah kami pedomani dari rilis BPS Aceh tahun lalu, bahwa Kabupaten Gayo Lues rangking dua dari bawah angka kemiskinan di tingkat Aceh dan tingkat nasional rangking enam tingkat Provinsi, ujarnya.

Dia juga mengatakan Identifikasi inilah menjadi agenda penting bagi pemerintah Kabupaten Gayo Lues, untuk segera bangkit dari angka kemiskinan tersebut.   Adapun role-model strategi kemiskinan yang telah kita sepakati dalam VISI dan Misi Bupati dan Wakil Bupati, 2017-2022. Yakni mewujudkan masyarakat Islami, Mandiri dan Sejahtra. Ketiga komponen ini, saling erat kaitannya. Secara terinci telah kami jabarkan pada masing-masing SKPK terkait yang dirangkum dalam RENJA/RENSTRA 2017-2022.

Kami optimis, apa yang telah diuraikan dalam SKPD terkait maka pengentasan kemiskinan dapat kita kurangkan bahkan tidak ada lagi. Yang tampak adalah keharmonisan dan kedinamisan dalam interaksi sosial beribadah dan berusaha dalam berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di segala bidang sektor masyarakat, kata H. Muhammad Amru.

Muhammad Amru menambahkan Maksud kegiatan ini, untuk mensinergikan program/kegiatan yang akan dilaksanakan baik SKPD di provinsi maupun SKPD di Kabupaten/Kota, antara lain: Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)/bedah rumah/rumah tidak layak huni, Pemberdayaan ekonomi perempuan, Pembinaan kemampuan berwirausaha, Pembinaan dan penyediaan sarana dan prasarana bagi petani, Perbaikan gizi masyarakat, Perlindungan sosial bagi PMKS, Pengembangan UMKM, Pemberian beasiswa.

Dari kedelapan poin tersebut merupakan bagian penting untuk mempercepat pelaksananaanya tanpa mengubah dan mengalihkan apa yang telah diuraikan tersebut. Komitmen kita selaku Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Gayo Lues dalam hal pengentasan kemiskinan, hendaknya ditelaah dan diteliti kembali apakah fakta kedelapan tersebut, sudah atau belum  maksimal dalam mengelola kegiatan, terutama sekali bagi SKPD terkait. Silakan kita evaluasi bersama.  Peran penting SKPD tidak lagi mengejarkannya bersandarkan pada TUFOKSI SKPD tetapi terus menggali dan mencari alternatif tata cara pelaksanaannya, baik berupa mind set-pola pikir masyarakat maupun pembangunan sarana dan prasarananya.

Bupati menegaskan bahwa masalah pengentasan kemiskinan adalah tanggungjawab kemanusiaan kita. Karena itu, pola penanganannya pun, tidak harus tercermin dalam kegiatan program SKPD tetapi, kerja kita adalah kerja ibadah. Membantu mereka dalam kapasitas kita yang lebih mampu maka berikan yang terbaik pada mereka baik berupa santunan materi maupun mengarahkan mereka untuk meningkatkan ibadah.

Poin penting dalam hal ini, saya sebutkan bahwa ketaqwaan ibadah kita bila semakin baik maka rejeki akan meningkat setidaknya bisa membantu ketenangan dalam berusaha tanpa melakukan tindakan negatif.  Prinsipnya, sekeras apapun kita bekerja, kita tidak akan bisa menjadi kaya. Karena, semua keberhasilan pekerjaan, perlu proses waktu ke waktu. Contoh sederhana, buatlah renungan bagi diri pribadi, apa yang telah kita lakukan,…jujurkah kita pada diri kita. Karena kejujuran adalah modal utama dalam segala usaha kita. “Apa yang kita doakan, itulah yang kita lakukan”. Jadi, kerja kita adalah ibadah kita, sebutnya.

Sebagaimana disebutkan Nelson Mandela (Mantan Ketua PBB dan Peraih Nobel bidang kemanusiawaan) bahwa mengatasi kemiskinan bukan sebuah sikap amal. Tetapi merupakan tindakan keadilan terhadap hak asasi manusia yang fundamental, hak atas martabat dan kehidupan yang layak Uraian singkat ini, saya sampaikan sekaligus sebagai pondasi penting bagi saya pribadi. Saya akan konsisten, apa yang telah menjadi cita-cita kita bersama dalam mewujudkan Kabupaten Gayo Lues sebagai Kota Kabupaten “Seribu Bukit, Seribu Hafiz” kata Muhammad Amru.

Selai itu sampaikan Bupati Gayo Lues “ Tujuan kegiatan ini, menegaskan program kerja penanggulangan kemiskinan yang bersandarkan pada peraturan pemerintah pusat, provinsi dan daerah.   Dengan cara mengupayakan identifikasi kemiskinan yang telah di verifikasi dan validasi dari BPS Nasional, yakni:   Dengan menggunakan basis data terpadu dari Tim Nasional Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sebagai data sasaran dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan.  Mengoptimalkan KUBE (Kelompok Usaha Bersama) baik yang bersumberdari APBA ataupun APBN.  Memfasilitasikebutuhanpangandansandangbagianakmaupunlansia di Panti, MulaidarikebutuhanNutrisihinggapakaian yang layak.

Dalam kesempatan ini, saya harapkan perhatian saudara-saudara tentang Kedepannya kitaoptimalkan Fungsi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Gayo Lues dalam mensinergikan program penanggulangan kemiskinan. Menyusun Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SKPD) yang sinergi dengan RPJMD, yang memuat arah kebijakan penanggulangan kemiskinan, selama 5 tahunan.  Untuk TKPK  Kabupaten Gayo Lues saya harapkan dapat segera melakukan langkah-langkah perbaikan terhadap pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan agar kita dapat menurunkan angka kemiskinan di  Kabupaten Gayo Lues ini, jelas Bupati.

Bupati mengimbau dan menaruh harapan pada BAPPEDA GayoLues, hendaknya agar ketat dalam pelaksanaan kegiatan program kerja dan membuat cara ataupun metode strategi pengentasan kemiskinan di tiap SKPD melalui Tim TKPK Gayo Lues.

Secara khusus, saya ucapkan Selamat datang kepada bapak Pemateri Dr. Ardidari TNP2K, ucap Bupati. (ABDIANSYAH)




Bupati Gayo Lues Buka Kegiatan Kompetisi Kopi


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru  Membuka kegiatan Kompetisi Kopi dalam rangkaian Festival Budaya Saman yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo Lues bertempat di halaman Bale Musara Jln. Blangkejeren – Kutacane Kabupaten Gayo Lues, Rabu, (17/10/ 2018).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Gayo Lues H.Said Sani, Dandim 0113/GL Letkol Inf M Faisal Nasution,SIP, Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman SIK, Para asisten Bupati Gayo Lues, Para staf ahli Bupati Gayo Lues, Para SKPK Kabupaten Gayo Lues, Para peserta kompetisi kopi dan Insan Pers.

Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru mengatakan “ Dengan pelaksanaan kegiatan ini kita harapkan kopi Gayo dapat di ekspos keluar sehingga kopi Gayo dapat tersebar di cafe cafe seluruh Indonesia.

Kopi Gayo di dunia telah di kenal dan menjadi kopi no 3 terbaik di Dunia, dan bicara kopi Gayo selalu dikaitkan dengan Gayo Lues  dan ini menjadi tantangan bagi kita untuk mengembangkan dan memenuhi permintaan kopi Gayo di Indonesia dan dunia, ujarnya.

Dia mengatakan Kita harus bersama sama mensukseskan progaram yang telah dituangkan dalam RPJM untuk pengembangan kebun kopi 500 Ha per tahun.

Dengan kompetisi yang baru pertama dilaksanakan di Gayo Lues ini kepada para peserta kami harapkan dapat lebih mempopulerkan kopi Gayo, sebut Bupati.

Selain itu dikatakan H. Muhammad Amru “ Untuk melaksanakan Eksport kopi kita masih harus bekerja sama dengan Kabupaten Aceh Tengah karena pemegang lisensi eksportir kopi Gayo masih dipegang oleh Kabupaten Aceh Tengah.

Dengan adanya permintaan kopi Gayo yang semakin meningkat diharapkan dapat merangsang petani kopi di Kabupaten Gayo Lues untuk mengembangkan tanaman kopi.   Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Dandim dan Kapolres yang telah mendukung program untuk mengembangkan perluasan kebun kopi dan menghijaukan lahan kritis. Semoga ivent yang baru pertama kali digelar di Kabupaten Gayo Lues ini dapat terlaksana dengan baik dan berdampak positif terhadap masyarakat Gayo Lues, jelas H.Muhammad Amru. (ABDIANSYAH)




Ini Nama-nama Pejabat Eselon III yang Dilantik Wakil Bupati Gayo Lues


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani melanti dan mengambil Sumpah dan Jabatan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues yang bertempat di Aula Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Jendral Sudirman Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Selasa, (16/10/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten I Bupati Gayo Lues Hardansyah, S.Pd, MAP, Asisten III Bupati Gayo Lues Ir. Bambang Waluyo, Staf Ahli Bupati Gayo Lues M.Jamin, S.Pd, Para Kepala Dinas Pemda Kabupaten  Gayo Lues, Camat dan Insan Pers.

H.Said Sani dalam sambutannya mengatakan “ Proses untuk menduduki jabatan tertentu tersebut, bukanlah pekerjaan sekali pembahasan selesai, namun bertahap-tahapan pertemuan melalui Baperjakat. “Kemana pun kapal berlabuh di sanalah penumpang bertepi. Riak-riak gelombang yang telah dilewati pun, bermuara pada satu tujuan yakni untuk percepatan pembangunan segala bidang di segala sektor pemerintahan dan masyarakat Berdasarkan pertimbangan bahwa untuk kepentingan dinas, perlu dengan segera mengangkat Pegawai Negeri Sipil yang namanya tersebut pada lajur 2 Lampiran Keputusan ini dengan jabatan sebagaimana tersebut pada lajur 7 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Kami mengingat prosedural Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Qanun Kabupaten Gayo Lues Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Perangkat Kabupaten Gayo Lues dan Berita Acara Baperjakat dalam rangka Panggilan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues Nomor: 800/10/2018 tanggal 12 Oktober 2018, ujarnya.

Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani juga mengatakan “ Kegiatan pelantikan dan mutasi jajaran pejabat setiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karir pegawai”.

Setelah pelantikan terdengar isu-isu miring yang mengatakan pelantikan yang dilakukan bermuatan politis, hal itu sangat jauh dari tujuan pelantikan ini. Perlu kami garis-bawahi bahwa masalah politik adalah masalah pilihan. Seperti hitam tetap hitam dan putih tetap putih. Dan abu-abu, terserah pada hadirin sekalian yang menilai, kata H. Said Sani.

Pengembangan karir pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, apalagi untuk kepentingan golongan tertentu melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum, sebutnya.

H.Said Sani menambahkan bahwa parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, integritas, loyalitas, moralitas, mutasi jabatan, pendidikan dan pelatihan, serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara.


Pelantikan ini dilaksanakan pada di akhir tahun ini, dengan harapan pejabat yang baru dilantik betul-betul memulai tugas barunya dengan lembaran baru serta Setiap Pejabat hendaknya mempunyai kemampuan dan kemauan yang kuat untuk senantiasa memiliki wawasan yang luas, data dan informasi yang sahih, serta semangat juang yang tinggi dan selalu siap sedia membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan, imbuhnya.

Saya ingin berpesan kepada Saudara-saudara yang baru dilantik agar terus meningkatkan kapasitas saudara-saudara pada setiap waktu dan kesempatan. Karena itu, para pejabat baru dapat meningkatkan kualitas kinerja dan Saya minta kepada saudara-saudara untuk tidak berlama- lama dalam menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru, jelasnya.

Saya ucapakan selamat kepada saudara saudara sekalian. Mari senantiasa memohon kepada Allah SWT agar selalu sehat, panjang umur, dibimbing, diberi kekuatan dan kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai aparatur Pemerintah. Semoga sukses dan kinerja kita dapat bermanfaat bagi masyarakat dan demi masa depan Kabupaten Gayo Lues yang lebih baik lagi, kata Wakil Bupati H. Said Sani.

Pantauan awak media di lapangan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah dan Jabatan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues selesai Pada pukul 17.45 WIB.

Data Nama – Nama  Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues dilantik dan di Ambil sumpah pada Selasa, (16/10/2018) adalah sebagai berikut :

  1. Said Idris Wintareza, Jabatan Lama Pelaksana pada Sekretariat Daerah. Jabatan Baru Camat Blangkejeren.
  2. Suardi, SH, Jabatan Lama Pelaksana pada Sekretariat Daerah. Jabatan Baru Camat Blangpegayon.
  3. Supratman, SE, Jabatan Lama Kasi Pemantauan, Pengawasan dan Pembinaan Penanaman Modal pada Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal dan Informasi Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Jabatan Baru. Camat Rikit Gaib.
  4. S, Jabatan Lama Camat Rikit Gaib. Jabatan Baru Kabag Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten.
  5. Darmi, SE. Jabatan Lama Inspektur Pembantu Wilayah II. Jabatan Baru Kabag Hukum dan Persidangan pada Sekretariat DPRK.
  6. Khairuddin, S.Sos. Jabatan Lama Pelaksana pada Kantor Camat Blangpegayon. Jabatan Baru Kabag Umum pada Sekretariat DPRK Gayo Lues
  7. Ridwansyah, ST. Jabatan lama Sekretaris pada Dinas Perindustrian. Jabatan Baru Sekretaris pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang.
  8. Restunarti, SE. Jabatan lama Camat Blangkejeren. Jabatan Baru Sekretaris pada Dinas Perindustrian.
  9. Usman Ali. MM. Jabatan Lama Kabid Perumahan, Kawasan Permukiman, Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum pada Dinas Perumahan dan Kawasan permukiman. Jabatan baru Sekretaris pada Dinas Perhubungan.
  10. Almuzani, SE.M.Si, Jabatan Lama Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir miskin pada Dinas Sosial. Jabatan Baru Sekretaris pada Inspektorat Kabupaten.
  11. Muhaimini, ST.M.Ec.Dev, Jabatan Lama Kabid Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan. Jabatan Baru Sekretaris pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
  12. Jemilah, S.Ag, Jabatan Lama Kabid Bina Hukum Syariat Islam pada Dinas Syariat Islam. Jabatan Baru Sekretaris pada Dinas Syariat Islam.
  13. Abunifah, M.Pd, Jabatan Lama Pelaksana pada Sekretariat Daerah. Jabatan Baru Sekretaris pada Dinas Pertanahan.
  14. Muhammad, S.Pd, Jabatan Lama Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan. Jabatan Baru Sekretaris Majelis Pendidikan Daerah.
  15. Kasim, SE, Jabatan Lama Pelaksana pada Sekretaris Majelis Adat Aceh. Jabatan Baru Sekretaris Majelis Adat Aceh.
  16. Ratna Dartini, SE, Jabatan Lama Kasubbag Keuangan dan Aset Sekretariat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Jabatan Baru Sekretaris pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
  17. Edi Suvriadi, MM, Jabatan Lama Pelaksana pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang. Jabatan Baru Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman
  18. Wahidin, S.Pd, Jabatan Lama Kabag Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten. Jabatan Baru Sekretaris pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  19. Nasrul Abdi, ST, Jabatan Lama Auditor Muda pada Inspektorat Kabupaten Gayo Lues. Jabatan Baru Inspektur Pembantu Wilayah II
  20. Abu Mukmin, SE, Jabatan Lama Pelaksana pada Sekretariat Daerah. Jabatan Baru Inspektur Pembantu Wilayah IV
  21. Meutia Khatmi, SSTP.M.Si, Jabatan Lama Camat Blangpegayon. Jabatan Baru Kabid Pemenuhan Hak Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  22. Anis Andayani, SE, Jabatan Lama Kabid Pemenuhan Hak Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Jabatan Baru Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  23. Marlina Dewi, S.Pd, Jabatan Lama Kasi Penguatan Ekonomi Perempuan, Sosial dan politik pada Bidang Pemberdayaan dan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Jabatan Baru Kabid Pemberdayaan dan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  24. Ismail, M.SP, Jabatan Lama Kasi Pengembangan dan Produksi Perikanan pada Bidang Perikanan Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Gayo Lues. Jabatan Baru Kabid Holtikultura pada Dinas Pertanian.
  25. Munawir, SP, Jabatan Lama Kasi Kesejahteraan Sosial pada Kantor Camat Blangjerango. Jabatan Baru Kabid Prasarana dan Sarana pada Dinas Pertanian.
  26. Ramadan, SE, Jabatan Lama Pelaksana pada Dinas Syariat Islam. Jabatan Baru Kabid Bina Hukum Syariat Islam pada Dinas Syariat Islam.
  27. Riadussalihin, SKM, Jabatan Lama Inspektur Pembantu Wilayah IV. Jabatan Baru Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan.
  28. Azhar, A.Md.EM, Jabatan Lama Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Jabatan Baru Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan.
  29. Muslim, ST, Jabatan Lama Sekretaris pada Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gayo Lues. Jabatan Baru Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
  30. Musa, S.Pd.SD, Jabatan Lama Pelaksana pada Dinas Pendidikan. Jabatan Baru Kabid Kearsipan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
  31. Sri Dewi Wahyuni, SP, Jabatan Lama Kasi Pemasaran dan Promosi Pariwisata. Jabatan Baru Kabid Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata.
  32. Saidy Sasa, SE, Jabatan Lama Pelaksana pada Dinas Pariwisata. Jabatan Baru Kabid Layanan Kepemudaan pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
  33. Khalidin, S.Pd, Jabatan Lama Kabid Layanan Kepemudaan pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Jabatan Baru Kabid Prasarana dan Sarana pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga
  34. Suhadir, ST, Jabatan Lama Kabid Prasarana dan Sarana pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Jabatan Baru Kabid Pembinaan dan Pengembangan pada Dinas Perindustrian.
  35. Feriza Ivandiar, ST, Jabatan Lama Kasubid Pengembangan Sumber Daya Manusia pada Bidang Perencanaan Pembangunan Keistimewaan Aceh dan Sumber Daya Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Jabatan Baru Kabid Perencanaan Pembangunan Keistimewaan Aceh dan Sumber Daya Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
  36. Karta Surya, S.Hut.MP, Jabatan Lama Kasubbag Bagian Evaluasi dan Pengendalian pada Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah. Jabatan Baru Kabid Penelitian dan Pengembangan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
  37. Zulkarnain, S.Pd, Jabatan Lama Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dasar pada Dinas Pendidikan. Jabatan Baru Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan.
  38. Said Muhammad, SE, Jabatan Lama Sekretaris Camat Tripe Jaya. Jabatan Baru Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial.
  39. Malik, ST, Jabatan Lama Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar pada Bidang Kelembagaan Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan. Jabatan Baru Kabid Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman, Prasarana , Sarana dan Utilitas Umum pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
  40. Rabusin, SE.M.AP, Jabatan Lama Pelaksana pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jabatan Baru Kabid Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan.
  41. Muhammad Fikar, S.IP,M.IP, Jabatan lama Kasi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Adat dan Sosial Budaya pada BIdang Bina Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Mukim dan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat kampung. Jabatan Baru Kabid Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM.
  42. Dzulkifli Wijaya, SH.M.Ec.Dev, Jabatan Lama Kabid Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM. Jabatan Baru Kabid Pengadaan dan Pengurusan Hak Atas Tanah.
  43. Abdul Hakim, MP, Jabatan Lama Kasi Pengolahan dan Penanganan Pasca Panen pada Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian. Jabatan Baru Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan pada Dinas Pangan dan Perikanan.
  44. Arwinsyah, SH, Jabatan Lama Kabid Pengadaan dan Pengurusan Hak Atas Tanah. Jabatan Baru Kabid Persandian pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.
  45. Sahali, S.Pd, Jabatan Lama Guru Madya. Jabatan Baru Sekretaris Camat Tripe Jaya.
  46. Sukran, SE, Jabatan Lama Sekretaris pada Kantor Camat Jabatan Baru Sekretaris Camat Terangun.
  47. Radli Erwansyah, SE, Jabatan Lama Pelaksana pada Kantor Camat Pining. Jabatan Baru Sekretaris Camat Blangpegayon.

Pelantikan ini untuk peyegaran dan peningkatan kinerja serta dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.  (ABDIANSYAH)




Dialog Audiensi Pemkab Gayo Lues, Dandim 0113/GL Dukung Visi Misi


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Dalam rangka untuk mengetahui masalah dan keluhan masyarakat untuk meningkatkan pencapaian pembangunan di Kabupaten Gayo Lues, Humas Setdakab Gayo Lues menyelenggarakan  kegiatan Dialog/ Audiensi FORKOPIMDA Gayo Lues dengan Tokoh-Tokoh Masyarakat, Pimpinan/Anggota Organisasi Sosial dan Masyarakat Se Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018 di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Blangkejeren – Kutacane Kecamatan  Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Selasa (16/10/2018).

Pada kesempatan itu Dandim 0113/GL Letkol Inf M Faisal Nasution, SIP turut menghadiri acara tersebut  dan mengatakan dalam sabutannya “  Tugas TNI dalam UU salah satunya adalah perbantuan ke pemda untuk mendukung/suport visi misi.

Salah satu yang telah dilaksanakan TNI khususnya Kodim 0113/GL yaitu dengan gerakan manunggal subuh, Berantas judi dan narkoba dan program TMMD.   Untuk mendukung mengatasi kemiskinan dan masalah kesehatan TNI melaksanakan program jambanisasi dengan target satu tahun 430 jamban, ujarnya.

Apabila program ini diklopkan antara program TNI dengan program pemda akan dapat mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan drajat kesehatan, sebut Dandim.

TNI juga melaksanakan Program swasembada pangan dengan pendampingan babinsa kepada kelompok tani yang ada di desa desa.  Program TNI untuk menanamkan rasa nasionalisme dengan menjadi irup dalam pelaksanaan upacara di sekolah sekolah, kata Letkol Inf M Faisal Nasution SIP.

Dalam pengerahan pengamanan pemilu TNI sifatnya BKO ke Polres baik secara terbuka atau tertutup dan untuk pengerahan personil TNI adalah 2/3 dari personil Polisi,  Kerja sama TNI/ Polri dan masyarakat harus terus berlanjut siapapun yg menjabat nantinya, jelas Letkol Inf M Faisal Nasution SIP. (ABDIANSYAH)




H. Said Sani Hadiri Dialog/Audiensi FORKOPIMDA Gayo Lues Dengan Tokoh Masyarakat


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menghadiri kegiatan Dialog/ Audiensi FORKOPIMDA Gayo Lues dengan Tokoh-Tokoh Masyarakat, Pimpinan/Anggota Organisasi Sosil dan Masyarakat Se Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018 di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Blangkejeren – Kutacane Kecamatan  Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Selasa, (16/10/2018).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Humas Setdakab Gayo Lues dan  dihadiri oleh  Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, Sekretaris Daerah Kabupaten  Gayo Lues H.Thalib, S.Sos, MAP, Forkopimda Kabupaten Gayo Lues dan  Para tokoh Masyarakat Kabupaten  Gayo Lues.

Wakil Bupati Gayo Lues H Said Sani mengatakan “ Pemanfaatan dan penggunaan dana desa agar di manfaatkan untuk mengentaskan kemiskinan karena menurut statistik Gayo Lues merupakan Kabupaten termiskin di Aceh dan Aceh Provinsi termiskin di Indonesia maka dapat diartikan Gayo Lues adalah daerah termiskin di Indonesia.

Masyarakat Gayo Lues masih terjerat dengan masalah masalah ekonomi seperti praktek ijon dan koprasi yang meminjamkan uang dan tiap hari ada penagihan ke masyarakat, ujarnya.

Dia berharap pemanfatan dana desa tepat sasaran dan kelola pariwisata di kampung agar dapat mengatasi kesulitan kehidupan masyarakat dan dapat mengentaskan kemiskinan.

Sisihkan masalah persaingan politik dalam pilkada kemarin dan saatnya kita sekarang bersatu untuk membangun Gayo Lues.  Kami tidak  bisa berbuat maksimal tanpa peranserta para tokoh masyarakat dan cerdik pandai di Gayo Lues, sebutnya.

Bagi kita sekarang ini tidak ada konsep lain untuk membangun Gayo Lues selain dengan persatuan dan kesatuan. Kita harus mempunyai data yang akurat sehingga pelaksanaan pembangunan tidak mengambang jelas H. Said Sani. (ABDIANSYAH)




Bupati Gayo Lues Buka Dialog/Audiensi FORKOPIMDA Dengan Tokoh Masyarakat


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru Membuka  kegiatan Dialog/ Audiensi FORKOPIMDA Gayo Lues dengan Tokoh-Tokoh Masyarakat, Pimpinan/Anggota Organisasi Sosil dan Masyarakat Se Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018 di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Blangkejeren – Kutacane Kecamatan  Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues. Selasa, (16/10/2018)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh  Wakil Bupati Gayo Lues H.Said Sani, Sekretaris Daerah Kabupaten  Gayo Lues H.Thalib, SSos, MAP, Forkopimda Kabupaten Gayo Lues dan  Para tokoh Masyarakat Kabupaten  Gayo Lues.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui masalah dan keluhan masyarakat untuk meningkatkan pencapaian pembangunan di Kabupaten  Gayo Lues.

Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru dalam sambutanya mengatakan “  Dalam kegiatan ini nanti secara bergilir kami akan memberi penjelasan tentang bidang bidang Forkopimda yang ada kemudian menerima dan mendengar masukan dari para peserta dialog/audiensi.

Kami berada di puncak pimpinan sudah 1 tahun 13 hari, dilihat dari masa kerja msh sangat singkat bila dilihat secara kinerja kami telah menyusun strategi pembangunan yang akan dilaksanakan kedepan, ujarnya.

Dia mengatakan “ Kami masih belum sempurna dan pasti ada keluhan masyarakat tentang harapan yang tidak sesuai dng kenyataan dan ada masyarakat yg membandingkan masa kepemimpinan yg dulu dng yang sekarang”.

Hal itu wajar karena memang aturan dan regulasi dari waktu ke waktu juga berubah dan pasti akan berpengaruh terhadap masalah pembangunan, sebut H. Muhammad Amru.

Muhammad Amru juga mengatakan “ Dalam penunjukan pejabat dalam posisi tertentu akan kami percayakan kepada orang yang dapat melaksanakan visi misi yang telah diprogramkan sedangkan untuk eselon 2 sesuai peraturan harus diadakan pelelangan.

Adanya perubahan regulasi mengenai  DOKA yang ditarik ke provinsi sehingga setengah dari dana tidak terealisasi yang disebabkan tidak ada koordinasi yang intens dengan Pemkab tentang siapa pemenang tender dan apa yang akan di laksanakan serta proyek yang tidak dilaksanakan dengan baik sehingga banyak program tidak terealisasi, kata Bupati.

Kita harus laksanakan tugas dengan tidak melanggar hukum karena banyak kejadian adanya OTT kita budayakan hidup sederhana agar tidak ada tindakan/praktek yang melanggar hukum masalah anggaran, kami terbuka untuk terima masukan dari masyarakat dan juga dari rekan TNI/Polri untuk tercapainya visi misi yang telah diprogramkan, jelas H. Muhammad Amru. (ABDIANSYAH)




Wakil Bupati Gayo Lues Lantik 49 Pejabat Eselon III


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani  melantik dan mengambil Sumpah dan Jabatan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues yang bertempat di Aula Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Jendral Sudirman Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Selasa, (16/10/2016).

Baca : Dikabarkan-sore ini diadakan pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab-Gayo-Lues

Pejabat yang dilantik adalah pejabat Eselon III di linkungan Pemkab Gayo Lues sebanyak 49 Pejabat Administrator bertujuan untuk peyegaran dan peningkatan kinerja serta dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten I Bupati Gayo Lues Hardansyah, S.Pd, MAP, Asisten III Bupati Gayo Lues Ir. Bambang Waluyo, Staf Ahli Bupati Gayo Lues M Jamin, S.Pd, Para Kepala Dinas Pemda Kabupaten  Gayo Lues, Para Camat se- Kabupaten  Gayo Lues dan Insan Pers.

Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani dalam sambutannya mengucapkan  Terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir pada acara “Pengambilan Sumpah Pelantikan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural Oganisasi Pemerintah Darah”.

H. Said Sani mengatakan “ Pada kesempatan ini, saya membuat kiasan untuk menggambarkan betapa rumit dan alot untuk menentukan, memilih dan memutuskan siapa saja yang layak untuk menduduki jabatan sebagai amanah kami. Karena tanpa memberi titip amanah, sama halnya kami memilih kucing dalam karung.

Proses untuk menduduki jabatan tertentu tersebut, bukanlah pekerjaan sekali pembahasan selesai, namun bertahap-tahapan pertemuan melalui Baperjakat.  “Kemana pun kapal berlabuh di sanalah penumpang bertepi. Riak-riak gelombang yang telah dilewati pun, bermuara pada satu tujuan. Yakni untuk percepatan pembangunan segala bidang di segala sektor pemerintahan dan masyarakat, ujarnya.

Dia mengatakan Berdasarkan pertimbangan bahwa untuk kepentingan dinas, perlu dengan segera mengangkat Pegawai Negeri Sipil yang namanya tersebut pada lajur 2 Lampiran Keputusan ini dengan jabatan sebagaimana tersebut pada lajur 7 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Oleh karena itu, kami mengingat prosedural Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Qanun Kabupaten Gayo Lues Nomor  6 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Perangkat , sebutnya.

Said Sani menambahkan Kabupaten Gayo Lues dan Berita Acara Baperjakat dalam rangka Panggilan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues Nomor : 800/10/2018 tanggal 12 Oktober 2018. Atas dasar menimbang, mengingat dan memutuskan untuk mengangkat Pengawai Negeri Sipil yang namanya tersebut sebagaimana terlampir.

Kegiatan pelantikan dan mutasi jajaran pejabat setiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karir pegawai.  Namun, sering sekali setelah pelantikan terdengar isu-isu miring yang mengatakan pelantikan yang dilakukan bermuatan politis, hal itu sangat jauh dari tujuan pelantikan ini, sebu H. Said Sani.

Perlu kami garis-bawahi bahwa masalah politik adalah masalah pilihan. Seperti hitam tetap hitam dan putih tetap putih. Dan abu-abu, terserah pada hadirin sekalian yang menilai.  Inilah bagian dari upaya peyegaran dan peningkatan kinerja, pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu, sebutnya.

Selain itu disampaikan Wakil Bupati Pengembangan karir pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, apalagi untuk kepentingan golongan tertentu melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum.

Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, integritas, loyalitas, moralitas, mutasi jabatan, pendidikan dan pelatihan, serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara.   Pelantikan ini dilaksanakan pada di akhir tahun ini, dengan harapan pejabat yang baru dilantik betul-betul memulai tugas barunya dengan lembaran baru.

Setiap Pejabat hendaknya mempunyai kemampuan dan kemauan yang kuat untuk senantiasa memiliki wawasan yang luas, data dan informasi yang sahih, serta semangat juang yang tinggi dan selalu siap sedia membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan, ujarnya.

Dalam kesempatan ini pula saya ingin berpesan kepada Saudara-saudara yang baru dilantik agar terus meningkatkan kapasitas saudara-saudara pada setiap waktu dan kesempatan.  Karena itu, para pejabat baru dapat meningkatkan kualitas kinerja. Saya minta kepada saudara-saudara untuk tidak berlama-lama dalam menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru. Sesuai dengan tuntutan organisasi, maka saudara-saudara harus cepat memahami dan melaksanakan tugas sesuai dengan tantangan yang dihadapi. Pentingnya, Saudara-Sauadara ketahui, setelah Saudara-saudara dilantik kami akan selalu memantau kinerja dan tindakan-tindakan saudara dalam menjalankan tugas,  Untuk itu laksanakanlah tugas dengan baik serta jangan lupakan fakta integritas yang Saudara-saudara tandatangani, karena pakta integritas tersebut dibuat bukan sekedar bahan pelengkap dalam acara pelantikan tetapi adalah untuk menyatakan kesanggupan Saudara-saudara dalam hal penegakan disiplin, tegas H. Said Sani.

Inilah beberapa arahan yang dapat saya sampaikan kepada saudara-saudara, dengan maksud agar dapat digunakan sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyampaikan beberapa harapan :

Senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.  Menjaga netralitas PNS sebagai aparatur dengan maksud menjamin terselenggaranya tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik.  Bersifat sensitif dan responsif terhadap tantangan dan permasalahan baru yang timbul baik di dalam maupun di luar organisasi. Mempunyai jiwa semangat untuk mewujudkan good governance dan menghindari terjadinya proses KKN dalam melaksanakan program kerja dan kegiatan.  Mempunyai wawasan jauh ke depan dan mampu melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif dan sistemik untuk kepentingan organisasi.  Mempunyai kemampuan untuk mengkombinasikan berbagai sumber dan memanfaatkan sumber daya secara optimal sehingga dapat menghasilkan produktivitas kerja secara maksimal, jelas H.Said Sani.

Mengakhiri sambutannya H. Said Sani mengucapakan selamat dan memohon kepada Allah SWT agar  selalu sehat, panjang umur, dibimbing, diberi kekuatan  dan kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai aparatur Pemerintah.  Dia berharap semoga sukses dan kinerja kita dapat bermanfaat bagi masyarakat dan demi masa depan Kabupaten Gayo Lues yang lebih baik lagi.  (ABDIANSYAH)




Dikabarkan Sore Ini Diadakan Pelantikan Pejabat di Lingkungan Pemkab Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, dikabarkan sore ini bakal melantik sejumlah pejabat eselon III di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues, Selasa (16/10/2018). Pelantikan sejumlah pejabat eselon III itu direncanakan berlangsung pukul 16.00 WIB.

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber dalam kalangan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, pelantikan itu untuk menindaklanjuti surat Bupati Gayo Lues Nomor 821/1006/2018 Tanggal 15 Oktober 2018 tentang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan Struktural di lingkungan Pemerintah Gayo Lues.

Pelantikan sejumlah eselon III dalam Satuan Kerja Perangkat Kabupaten Gayo Lues (SKPK) dipastikan usai shalat ashar.

Sebelumnya, Bupati Gayo Lues telah melakukan lelang jabatan untuk merekrut calon pejabat terbaik untuk diangkat menjadi pejabat dalam jajaran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. (Abdiansyah)




KUA – PPAS APBK Perubahan Tahun Anggaran 2018 di Setujui

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah yang membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Perioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBK Perubahan Tahun Anggaran 2018 yang digelar di Gedung DPRK Bener Meriah menyetujui Kebijakan Umum Anggaran dan Perioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBK Perubahan Tahun Anggaran 2018 Kabupaten Bener Meriah, Senin (15/10/2018).

Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi pada saat menyampaikan pidato penutupan sidang dimaksud mengapresiasi pelaksanaan sidang yang telah menyita tenaga dan pikiran Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRK Bener Meriah, baik yang disampaikan pada laporan pansus dewan maupun yang disampaikan pada saat pemandangan umum para anggota DPRK Bener Meriah dalam rapat pembahasan maupun saat berjalannya sidang paripurna yang telah banyak memberikan masukan dan saran serta pemikiran bagi pihaknya dalam penyusunan RKA nantinya juga peningkatan kinerja pada setiap SKPK serta menjadi bahan masukan dalam melakukan berbagai perbaikan.

Lebih jauh Abuya Sarkawi menjelaskan bahwa sesungguhnya masih banyak aspirasi dan kebutuhan masyarkat yang belum tertampung dalam APBK Perubahan 2018 tersebut, mengingat keterbatasan kemampuan keuangan daerah, baik yang bersumber dari pendapatan aseli daerah, dana perimbangan dan sumber penerimaan derah lainnya, sehingga akan diprogramkan pada anggaran yang tersedia pada tahun berikutnya.

Pada kesempatan itu juga Beliau mengajak seluruh anggota DPRK setempat untuk dapat bersama-sama berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah melalui berbagai upaya baik intensifikasi maupun ekstensifikasi penerimaan dengan mencari sumber-sumber penerimaan baru sesuai dengan potensi daerah dengan tetap memperhatikan aspek keadilan dan kepatutan serta kewajaran. (DN)




Bupati Gayo Lues Buka Festival Bines 2018


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Muhammad Amru membuka Festival Bines 2018 Kabupaten Gayo Lues bertempat di Bale Musara Jln. Blangkejeren – Kuta Cane Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, Senin (15/10/2018).

Pantauan awak media di lapangan tampak hadir pada acara tersebut diantaranya Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani, Dandim 0113/GL Letkol Inf M Faisal Nasution, SIP, Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman, SIK, Para SKPK Kabupaten  Gayo Lues, dan Insan Pers

Festival Bines Tahun 2018 di Kabupaten  Gayo Lues dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 15 s/d 16 Oktober 2018 yang diikuti sebanyak 14 kampung di Kabupaten  Gayo Lues diantaranya sbb :

  1. RIKIT GAIB
  2. BUKIT
  3. CINTA MAJU
  4. SENTANG
  5. KP. JAWA
  6. PALOK
  7. SENEREN P. CUACA
  8. TEBUKIT
  9. PENAMPAAN
  10. GUMPANG PEKAN
  11. KUTA PANUANG
  12. EKAN, PINING
  13. BLANGJERANGO
  14. KUTE LINTANG


Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru dalam sambutannya mengatakan “ Hari ini kita semua hadir disini dalam pembukaan salah satu event rangkaian Festival Budaya Saman yaitu kompetisi Bines.

Bines dan saman memang tidak bisa dipisahkan, tak akan lengkap rasanya bila bejamu saman tidak diselingi binesnya, dan saat ini saman sudah mulai mendunia sementara bines bisa dikatakan masih setingkat Provinsi, ujarnya.

Dia mengatakan Sudah sering kami dengar dari para ibu-ibu yang protes, kenapa Pemerintah hanya peduli pada saman, kenapa hanya saman yang dipopulerkan. Kenapa hanya saman yang ditarikan secara massal, padahal Pemerintah bukan tidak peduli atau menganaktirikan tari bines, tapi butuh proses untuk membuat sesuatu itu bisa maju. Setidaknya, dengan populernya saman, secara tidak langsung juga mempopulerkan semua element pendukungnya, sebut H. Muhammad Amru.

Saat ini karena saman, nama Gayo Lues sudah semakin sering disebut, baik di tingkat Provinsi maupun nasional bahkan internasional, ini adalah dampak dari mulai dikenalnya seni dan budaya kita antara lain saman, kerawang, bines, dan kopi, kata Bupati.

Muhammad Amru menambahkan “ Kita pasti bangga, tapi sudahkan kebanggaan kita pada tempatnya? Bines memang semakin menarik, semakin populer, tapi masihkah kita semua tau aslinya bines itu seperti apa. Masihkah jangin di Bines menggunakan jangin asli Gayo Lues atau malah telah lebih asyik dengan menggunakan jangin berbahasa Indonesia”.

Tidakkah perlu kita khawatir kalau suatu saat nanti justru bines dengan jangin berbahasa Indonesia yang malah membudaya.  Sebagai contoh, saat ini najuk seakan tidak boleh ditinggalkan, sebagian besar masyarakat justru dengan yakin mengatakan bahwa munajuk itu adalah budaya asli Gayo Lues, padahal kenyataannya tidak. Dalam budaya Gayo, interaksi seberu sebujang betul-betul dijaga, tapi itu semua seakan tidak berlaku saat najuk dan Munajok ini tidak saja bertentangan dengan budaya tapi juga agama. hampir disetiap bejamu saman, Melalui moment Festival Budaya Saman dengan semua event yang ada didalamnya, mari kita kembalikan Budaya Gayo yang sebenar-benarnya dan tidak bertentangan dengan agama, jelasnya. (ABDIANSYAH)




Rocky Lantik 82 Pejabat

IDI, Baranewsaceh.co – Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin HM Thaib, SH Yang Akrab disapa Rocky melantik 82 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Dan Pengawas dijajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Pelantikan dipusatkan di Gedung Serbaguna Idi, Aceh Timur, Senin (2018/08/10).

Pengambilan sumpah, pelantikan, Dan serah terima Jabatan dipimpin Langsung Oleh Bupati Rocky. Hadir ANTARA lain Dandim 0104 / Aceh Timur, Letkol Inf M Iqbal Lubis, Sekda Aceh Timur M Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP, Dan Perwakilan Unsur forkopimda.

Dari 82 orangutan Yang dilantik Bupati Rocky, sebanyak 11 diantaranya Adalah Pejabat Yang menduduki Jabatan Tinggi Pratama (JPT) Yang Semuanya hearts MASUK Tiga Besar Calon Pejabat eselon II hasil temuan Seleksi Panitia Seleksi Jabatan Tinggi Pratama di Lingkup Pemkab Aceh Timur.

Adapun Ke-11 Pejabat eselon II / Jabatan Tinggi pratama (JPT) Yang dilantik Yaitu, T Amran SE MM sebagai Pj Kasatpol PP Dan WH, Sahminan SKM, M Kes sebagai Pj Kepala Dinkes, Ir Muslim sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Penyuluhan, Drs Zulbahri MAP sebagai Kepala Dinas Perindustrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Drs Ahmad MM sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Selanjutnya, Khairul Rizal SE Ak MSi MBA sebagai Pj Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ir Syawaluddin dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan, MB Bandi Harvirdaus SH sebagai Pj Kepala Dinas Pertanahan, Dr Darmawan M Ali, ST, MISD sebagai Pj Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Zubir SE MM, sebagai Sekretaris DPRK, Saiful Nahar, S.Ag sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah.

Pejabat eselon III Yang dilantik ANTARA lain H Jalaluddin (Sekretaris Syariat Islam), Saiful Basri (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan), Dan dr Zulfikry (Sekretaris Dinas Kesehatan).

Para camat Yang dilantik ANTARA lain Edysyah Mulia (Camat Indra Makmur), Adnan (Pj Camat Julok), Mukhtaruddin (Pj Camat Madat), Amiruddin (Camat Idi Timur), Syamsul (Camat Peureulak Barat), Syahdannur (Camat Serbajadi) Dan Zainuddin sebagai Camat Birem Bayeun.

Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin HM Thaib usai melantik para Pejabat, hearts Sambutan Dan arahanya meminta para Pejabat Yang dilantik Supaya Benar-Benar melakukan misi Sesuai amanah Yang diberikan.

“Aceh Timur Ke Depan Mesti LEBIH maju, Dan can bersaing DENGAN Kabupaten / Kota Dari Segala Bidang di Aceh, Kami amat Bangga, kalau Kami mendapat penghargaan, mari bersatu untuk review Membangun Aceh Timur Ke Arah, Yang Lebih Baik,” pinta Bupati Aceh Timur.

Lebih, lanjut bupati mengatakan, Dirinya Percaya bahwa Saudara-Saudara Yang Telah dilantik can melakukan Visi-Misi Bupati Aceh Timur DENGAN Penuh tanggungjawab, amanah, Disiplin, Dan Percaya Diri. “Selamat bertugas Dan Terus berkarya demi Kemajuan Aceh Timur,” ujar Bupati Rocky. (Nurdin)




Saifannur Ucapkan Terima Kasih Untuk Semua Pihak

BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – Bupati Bireuen, H.Saifannur S.Sos dalam sambutannya memaparkan sejumlah capaian pembangunan Bireuen selama satu tahun belakangan, yang berpedoman pada visis-misi pembangunan yaitu terwujudnya Kabupaten Bireuen yang adil,makmur, aman, damai dan berlandaskan Syariat Islam. Hal tersebut dikatakan Saifannur pada acara memperinggati Hari Ulang Tahun Kabupaten Bireuen Ke-19, bertempat di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen pada sidang Paripurna istimewa, Jumat (12-10-2018).

“Visi inilah yang menjadi titik capaian dan titik tuju dari seluruh rangkaian proses pembangunan sejak kami memulai pemerintahan ini yang baru satu tahun, “kata Saifannur.

Dalam konsepsi ini, pembangunan Daerah Bireuen harus melakukan pergeseran paradigma dari “Membangun daerah, ke daerah Membangun”. Konsepsi ini sangat selaras dan sejalan dengan strategi yang sudah kita tetapkan, yaitu pembangunan yang berbasis pada penguatan dan pemberdayaan Gampong dengan pendekatan partisipatif dari seluruh masyarakat akar rumput. Seperti, perbaikan/pembangunan saluran irigasi, perbaikan/pembangunan jalan dan jembatan, “jelasnya.

Selanjutnya, kata Saifannur. Jumlah pembangunan Rumah Sehat Sederhana 2017 sebanyak 280 unit, jumlah peningkatan kualitas perumahan dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR sebanyak 337 unit.

Untuk tahun 2018 jumlah pembangunan Rumah Sehat Sederhana yang bersumber dari APBK Bireuen sebanyak 337 unit, yang sudah selesai dibangun sekitar 120 unit, sisanya dalam tahap pelaksanaan, “paparnya.

Sedangkan untuk peningkatan kualitas dari Program BSPS sebanyak 744 unit terdiri dari sumber dana regular APBN 239 unit dan sumber dana Loan Pinjaman Luar Negeri NAHP (National Affordable Housing Program) sebanyak 505 unit.

Beberapa capaian lain dalam bidang pendidikan, Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Peningkatan infrastruktur daerah, selama kurun waktu 2017-2018 kita telah mampu melakukan peningkatan, pemeliharaan dan rehabilitasi jalan Kabupaten sepanjang 96,12 Km yang tersebar di 17 Kecamatan.

Begitu juga dengan capaian berkaitan dengan penyelenggaraan tugas-tugas umum pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat telah dilaksankan sejumlah program dan kegiatan.

Kepada semua pihak sekali lagi, Bupati Saifannur menyampaikan penghargaan dan terimakasih yang tulus atas dorongan semangat, koreksi dan kritik yang ditujukan kepada pihak Eksekutif dalam mengemban amanah, tugas pemerintahan dan pembangunan daerah selama ini.

“Kepada Pimpinan dan Anggota Dewan yang terhormat, Saya berharap agar informasi dan keterangan yang kami sampaikan ini dapat menjadi bahan evaluasi dan koreksi terhadap pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan selama kurun waktu 1 tahun, yaitu dari tahun 2017 sampai 2018,” pungkasnya.

Sebelumnya, ketua DPRK Bireuen, Drs. Ridwan Muhammad, SE dalam sambutannya menyebutkan, Paripurna Istimewa tersebut mereupakan agenda tahunan Kabupaten Bireuen. Berbagai capaian kebutuhan rakyat, insfrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, untuk melepas dari belenggu kemiskinan telah dilaksanakan.

Namun, berbagai capain dan keberhasilan tersebut, masih perlu ditingkatkan kembali untuk menghadapi permasalahan yang lebih komplek demi terwujudnya masyarakat Bireuen yang lebih mandiri, maju dan sejahtera, “ujarnya.

Disamping itu, Panitia Persiapan Pembentukkan Kabupaten Bireuen, Saifuddin Saleh SH, dalam sambutannya menyampiakan asal-usul nama Kabupaten Bieuen.

“Bireuen berasal dari kata Birrun, berarti kebajikan. Saat itu belanda mengumpulkan ulama Aceh di Bireuen, salah satu ulama lalu merubah nama Buket Hagu menjadi Birrun. Karena itu kita pakai nama Bireuen sebagai simbol Kabupaten, bukan Jeumpa, yang merupakan suatu kawasan tua di Aceh, “tuturnya.

Saifuddin berharap, Suatu saat nanti, 10-15 tahun kedepan, Kota Bireuen menjadi daerah Otonomi. Karena itu ia meminta Bupati membentuk badan pengelolaan perkotaan. Bireuen harus lebih Indah dan tertib lagi agar menjadi Kota Adipura. Dan tempat pembuangan sampah (TPA) di Bireuen tidak seperti yang kita harapkan, “imbuhnya.

Sementara itu, Tgk. H. Muhammad Yuduf. A. Wahab (Tusop) memberikan sedikit Tausiah sekaligus pembacaan Doa.

Selain itu, juga ada penyerahan bingkisan kepada para tokoh pendiri Bireuen serta Tim Formatur pembentukan kabupaten Bireuen, yang diterima oleh tokoh ataupun ahli warisnya.(Adam)




Ini Pandangan Umum DPRK Gayo Lues Pada Penutupan Sidang Paripurna Masa Sidang III Tahun 2018


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menghadri lanjutan sidang DPRK Gayo Lues dengan agenda penyampaian pandangan akhir fraksi/keputusan dan penutupan sidang paripurna di ruang sidang kantor DPRK Gayo Lues Jln Datok Sere No. 01 Kecamatan  Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues., Selasa (09/10/2018).

Sidang dihadiri oleh Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH, Para anggota DPRK Gayo Lues, Forkopimda Gayo Lues, Para anggota LSM dan Pers Kabupaten  Gayo Lues.

Pandangan akhir fraksi Partai Golkar yang disampaikan oleh Samsul Alam  dalam sambutannya mengatakan : Kegiatan akreditasi tenaga dan sarana pelayanan kesehatan adalah salah satu persyaratan pelayanan kesehatan yang harus dipenuhi untuk dapat mengajukan klaim ke BPJS satu contoh di Kecamatan  Dabun gelang dan Kecamatan  Kuta Panjang dan Kecamatan  yang jauh dari daerah kota di Kabupaten  Gayo Lues.

Berkenaan dengan hal tersebut kami harapkan kepada Pemda untuk membantu anggaran untuk pembiayaan pelaksanaan  akreditasi tersebut.  Masih ada klaim BPJS yang blm di bayarkan, Kami mohon Pemda untuk berkomunikasi dng BPJS agar dpt diselesaikan sehingga puskesmas dan rumah sakit dapat melaksanakan kegiatan operasionalnya,arena menurut laporan untuk klaim bulan  juni – oktober blm di bayar, ujarnya.

Samsul Alam   juga mengatakan “ Kami harapkan kepada Pemda agar dapat mengatasi dan antisipasi adanya ancaman longsor di musim penghujan ini.  Penambahan oprasional damkar di Kecamatan  Terangon dan Kecamatan lain yang jauh dari kota agar di sediakan alat sarana dan kendaraan untuk penanganan pemadam kebakaran.

Tugas pokok dan fungsi dari DPRK adalah fungsi penganggaran , pengawasan dan legislasi. Supaya Pemda dapat bekerja sama dan memaknai tugas pokok kami sebagai hal yg membangun bukan nyinyir/ hal yang menghambat.   Dalam rangka pentingnya pengadaan pasar tradisional dan pasar modern kami dari fraksi Partai Golkar dapat menerima anggaran yang disampaikan., jelas Samsul Alam.

Ditempat yang sama Pandangan akhir Fraksi Gabungan Pembaharuan yang di sampaikan oleh Eli Ernawati  dalam Pandangan akhir mengatakan “  Tanggapan akhir Fraksi Gabungan Pembaharuan terhadap ranacangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kabupaten.

Pemkab agar setiap dokumen di periksa betul tentang keabsahannya, Maraknya narkoba di kalangan pelajar/anak sekolah agar Pemda mengambil langkah konkrit untuk mengatasinya agar tidak meluas dan Masalah kedisiplinan ASN agar lebih ditingkatkan dan Pelaksanaan pembangunan fisik dan non fisik hrs benar benar dilaksanakan sesuai dng aturan agar hasil sesuai dengan yang di inginkan/diharapkan, jelas Hj. Eli Ernawati Siregar.

Sementara Fraksi Gabungan Suara Rakyat yang di sampaikan oleh Samsuar mengatakan “ Pemda agar memperhatikan sektor Pendidikan dan kami harapkan jangan ada lg proses belajar mengajar yang tdk semestinya dengan alasan karena kekurangan guru, karena tenaga guru di Kabupaten Gayo Lues cukup.

Bidang kesehatan agar Pemda memperhatikan kembali Puskesdes,  dan Pos kesehatan di kampung. Kami mohon Pemda memperhatikan penempatan aparatur negara/pemerintah sesuai dengan kemampuan atau disiplin ilmunya, karena apabila suatu hal tidak diserahkan pada ahlinya maka kita tinggal tunggu kehancuran bidang tersebut, sebut H. Samsuar.

H. Samsuar juga mengatakan Pemda agar memberi Tunsus kepada pegawai di daerah terpencil/tempat yang jauh. Pemda evaluasi perusahaan yang tidak bisa menghasilkan Pendapatan asli daerah dan perusahaan air yang tidak bisa meningkatkan pelayanan penyediaan air bersih, selain itu Pemda agar memberikan honor yang pantas kepada PPTK.  Pemda agar menjamin kelangsungan sumber sumber yang menghasilkan Pendapatan Asli Daerah,  contohnya usaha penderesan getah tusam, jelasnya.

Dari semua Fraksi yang ikut dalam siding tersebut sebagai Keputusan akhir Fraksi DPRK Gayo Lues menyetujui Rancangan Qanun P-APBK Gayo Lues Tahun anggaran 2018 menjadi Qanun Gayo Lues.

Menanggapi hal itu wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani dalam sidang paripurna DPRK Gayo Lues  mengatakan “  Kita secara bersama-sama telah melaksanakan Rapat Paripurna DPRK Masa Sidang Ke-III Tahun 2018 untuk membahas Rancangan Qanun Kabupaten Gayo Lues tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018, Alhamdulillah dari hasil pembahasan tersebut, telah kita capai kesepakatan terhadapan pendapatan dan perubahan belanja yang penambahan program kegiatan. anqgaran antar unit organisasi, pergeseran antar kegiatan serta pergeseran antar jenis belanja.

Perubahan APBK Tahun Anggaran 2018 yang kita lakukan adalah dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang masih ada dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Gayo Lues., ujarnya.

Perubahan anggaran belanja yang tercantum dalam Qanun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun Anggaran 2018 tetap ditujukan pada penanganan masalah-masalah pembangunan yang prioritas bagi pembangunan daerah dan dibutuhkan masyarakat sebagaimana termuat dalam Kebijakan Umum Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2018, kata H. Said sani.

Kita berharap semua program dan kegiatan yang telah sepakati pada perubahan APBK ini akan dapat meningkatkan kesejahteraan umum serta meningkatkan Partisipasi masyarakat dalam pembangunan.   Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan bahwa dengan disepakatinya Perubahan APBK Tahun Anggaran 2018 antara Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dengan DPRK Gayo Lues, kepada seluruh SKPK untuk segera menyiapkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (DPPA-SKPK) serta melengkapi semua data pendukung yang menjadi persyaratan dalam pelaksanaan anggaran perubahan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta kita juga harus memperhatikian saran, pendapat dan masukan yang telah disampaikan oleh para Anggota Dewan yang terhormat pada rapat paripurna masa sidang ke-III ini, terang wakil Bupati.

Selai itu H. Said Sani juga menyampaikan bahwa Hal lain yang menjadi perhatian kita semua adalah tentang pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2019 yang merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJM, untuk ini Seluruh kepala SKPK supaya menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang memuat Program / Kegiataan sesuai dengan RPJM dan RKPK Tahun Anggaran 2019 guna dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten untuk ditampung dalam Rancangan Qanun APBK TA. 2019.

Dalam hal penyusunan RKA SKPK Tahun Anggaran 2019 kami menginstruksikan kepada semua Kepala Badan/Dinas dan Camat agar mempedomani Renstra SKPK dan RKPK yang sudah ditetapkan sehingga dapat mewujudkan target kinerja yang sesuai dengan sasaran strategis pembangunan sesuai dengan target indikator kinerja yang telah dinyatakan dalam perjanjian kinerja Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Secara khusus kami perintahkan kepada Sekretaris Daerah selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) agar segera merumuskan bersama dengan SKPK bagaimana upaya agar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2019 dapat kita Sepakati dengan DPRK tepat waktu, jelas H. Said Sani.

Pantauan awak media dilapangan Pelaksanaan lanjutan sidang DPRK Gayo Lues masa sidang ke III Tahun 2018 dengan agenda penyampaian pandangan akhir/keputusan fraksi dan penutupan sidang selesai pada Pkl. 17.00  Wib dengan aman dan tertib, dan Keputusan akhir Fraksi DPRK Gayo Lues menyetujui Rancangan Qanun P-APBK Gayo Lues Tahun anggaran 2018 menjadi Qanun Gayo Lues. (ABDIANSYAH)




Puluhan Profesor dan Peneliti Kelas Dunia Bahas Bencana di Aceh


Banda Aceh, Baranewsaceh.co – Puluhan profesor dan peneliti kelas dunia membahas persoalan kebencanaan di Aceh. Pembahasan itu dilangsungkan dalam konferensi internasional dwitahunan tentang manajemen risiko bencana dan pemulihan bencana tsunami yang berkelanjutan yang diselenggarakan oleh TDMRC Unsyiah, di Hotel Hermes Palace, Rabu 10/10/2018. Sebanyak 136 makalah ilmiah dari lebih 10 negara akan dipresentasikan pada konferensi itu.

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan masyarakat Indonesia memang harus awas atas berbagai potensi bencana yang mengintai Indonesia. Secara geografis, Indonesia berada di jalur yang sangat rentan terjadi bencana. “Kesiapan menghadapi bencana adalah keniscayaan,” kata Nova.

Peristiwa bencana yang terjadi di Indonesia khususnya di Aceh, kata Nova, semakin membuka mata akan pentingnya melakukan respon cepat untuk mengatasi dampak bencana itu. Selain memberikan bantuan, tindakan evaluasi dan penelitian tentang langkah penanganan pasca-bencana perlu juga dilakukan.

Beberapa hal penting yang perlu ditangani dengan cepat, kata Nova, adalah penanganan korban serta perbaikan lingkungan di kawasan bencana. Selain itu, perbaikan prasarana dan sarana umum, pembangunan rumah masyarakat, konseling trauma, pemulihan sosial ekonomi dan budaya, pemulihan keamanan dan ketertiban serta pemulihan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik.

Untuk menjalankan semua langkah ini, dibutuhkan kesiapan aparatur dan lembaga terkait agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi terkoordinir dengan baik. Selain itu, lanjut Nova, penelitian tentang keberlanjutan penanganan pasca bencana (Sustainable Disaster Recovery) juga perlu diperkuat. Penelitian itu dapat dijadikan sebagai acuan bagi aparatur dan lembaga terkait dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Karenanya, pemerintah Aceh memandang langkah TDMRC bersama international Research Institute Disaster Science dan Tohoku University Jepang, menggelar forum ilmiah itu sangat penting untuk merumuskan langkah-langkah efektif dalam penanganan setiap bencana.

“Penanganan bencana merupakan salah satu program prioritas kita sebagaimana tertuang di dalam RPJM Aceh 2017-2022,” kata Nova. Lewat pertemuan itu diharapkan lahir rumusan efekif dalam penanganan bencana, terutama jika dipadukan dengan pemanfaatan teknologi agar penanggulangan berjalan lebih akurat dan proses recovery lebih cepat, efektif dan berkelanjutan.

Ada beberapa sesi dalam pertemuan ilmiah yang diisi oleh pakar di bidangnya. Di antaranya adalah Prof. Dwikorita Karnawati dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia; Prof. Phil Cummins dari Australian National University (ANU), Prof. Biswajeet Pradhan dari University of Technology Sydney (UTS), dan Prof. Benjamin P. Horton dari Nanyang Technological University (NTU). Selanjutnya ada Prof. Yusny Saby dari UIN Ar-Raniry; Prof. Peter Sammonds dari University College London; Prof. Shinichi Egawa dari Tohoku University dan Prof. Samsul Rizal dari Unsyiah. [RED]




Bupati Aceh Timur Lantik Pejabat Eselon I, II dan III

Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib, SH yang akrab disapa Rocky melantik 82 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas pada jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Pelantikan tersebut, di Gedung Serbaguna Idi, Aceh Timur, Senin (8/10/2018),

IDI, BARANEWSACEH – Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib, SH yang akrab disapa Rocky melantik 82 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas pada jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Pelantikan tersebut, di Gedung Serbaguna Idi, Aceh Timur, Senin (8/10/2018),

Pengambilan sumpah, pelantikan, dan serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Rocky , yang turut disaksikan dan dihadiri oleh Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf M Iqbal Lubis, Sekda Aceh Timur, M Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP, dan perwakilan unsur Forkopimda.

Dari 82 orang yang dilantik Bupati Rocky 11 orang adalah pejabat eselon II/ jabatan tinggi pratama (JPT) yang semuanya masuk pada tiga besar calon pejabat eselon II hasil seleksi Panitia Seleksi Jabatan Tinggi Pratama di Lingkup Pemkab Aceh Timur.

Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib, SH saat menyampaikan sambutan dan arahan pada pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas pada jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Senin 8/10/2018. Foto Bagian Humas & Protokol Setdakab Aceh Timur.

Adapun Ke-11 pejabat eselon II/jabatan tinggi pratama (JPT) yang dilantik yaitu, T Amran SE MM sebagai Pj Kasatpol PP dan WH, Sahminan SKM, M Kes, sebagai Pj Kepala Dinkes, Ir Muslim sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Drs Zulbahri MAP sebagai Kepala Dinas Perindustrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Drs Ahmad MM, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Khairul Rizal SE Ak MSi MBA sebagai Pj Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Setelah itu, Ir Syawaluddin dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan, MB Bandi Harvirdaus SH sebagai Pj Kepala Dinas Pertanahan, Dr Darmawan M Ali ST MISD sebagai Pj Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Zubir SE MM, sebagai Sekretaris DPRK, Saiful Nahar SAg, sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah.

Sementara pejabat eselon III yang dilantik antara lain H Jalaluddin (Sekretaris Syariat Islam), Saiful Basri (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan), dan dr Zulfikry (Sekretaris Dinas Kesehatan). Selain itu para camat yang dilantik antara lain Edysyah Mulia (Camat Indra Makmur), Adnan (Pj Camat Julok), Mukhtaruddin (Pj Camat Madat), Amiruddin (Camat Idi Timur), Syamsul (Camat Peureulak Barat), Syahdannur (Camat Serbajadi) dan Zainuddin sebagai Camat Birem Bayeun.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib usai melantik para pejabat, dalam sambutan dan arahanya meminta para pejabat yang dilantik supaya benar-benar melakukan misi sesuai amanah yang diberikan.

“Aceh Timur ke depan mesti lebih maju, dan bisa bersaing dengan Kabupaten/Kota dari segala bidang di Aceh, Kami amat bangga, kalau kami mendapat penghargaan, mari bersatu untuk membangun Aceh Timur ke arah yang lebih baik,” pinta Bupati Aceh Timur.

Lebih lanjut dikatakan, dirinya percaya bahwa saudara-saudara yang telah dilantik bisa melakukan misi dengan penuh tanggungjawab, amanah, disiplin, dan percaya diri disaat melakukan misi. Selamat bertugas, dan berhasil,” demikian pungkas Bupati Aceh Timur. (Nurdin).





Presiden Teken PP Pelapor Kasus Korupsi Diberi Hadiah Rp 200 Juta

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Sumatra Utara, Medan, Senin (8/10) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Jakarta, Baranewsaceh.co – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meneken Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada 17 September 2018. Aturan ini menyebut pemerintah bakal memberi hadiah bagi masyarakat yang melaporkan adanya kasus korupsi maksimal Rp 200 juta.

PP ini menjelaskan masyarakat yang mempunyai informasi mengenai adanya
dugaan tindak pidana korupsi bisa menyerahkannya ke pejabat yang berwenang pada badan publik atau penegak hukum secara lisan atau tertulis disertai dokumen pendukung.

“Masyarakat yang berjasa membantu upaya pencegahan, pemberantasan, atau pengungkapan tindak pidana korupsi diberikan penghargaan,” bunyi Pasal 13 ayat (I) PP ini.

Penghargaan bakal diberikan kepada masyarakat yang secara aktif, konsisten, dan berkelanjutan bergerak di bidang pencegahan tindak pidana korupsi atau pelapor. “Penghargaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberikan dalam bentuk: a. piagam; dan/atau b. premi,” bunyi Pasal 13 ayat (3).

Pada Pasal 15 dijelaskan bahwa pemberian penghargaan ini akan dilakukan maksimal 30 hari kerja terhitung sejak salinan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap diterima oleh jaksa. Sedangkan besaran penghargaan berupa uang yang akan diberikan oleh pemerintah dijelaskan pada Pasal 17.

“Dalam hal hasil penilaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 disepakati untuk memberikan penghargaan berupa premi, besaran premi diberikan sebesar 2 permil dari jumlah kerugian keuangan negara yang dapat dikembalikan kepada negara,” bunyi Pasal 17 ayat (1).

“Besaran premi yang diberikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling banyak Rp 200.000.000 (dua ratus juta rupiah),” tulis Pasal 17 ayat (2).

Selain itu, dalam Pasal 17 ayat (4) menyebut bagi masyarakat yang melaporkan dugaan kasus korupsi berupa akan mendapat hadiah maksimal Rp 10 juta. Peraturan Pemerintah ini telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly pada 18 September 2018.

PP ini dibuat sebagai aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999.

Reporter: Ahmad Faiz Ibnu Sani

Sumber : TEMPO.CO




Iskandar: Pernyataan Wakil Bupati Bireuen Konyol

BIREUEN- Iskandar atau yang akrap disapa Tuih Koordinator demo AMKB menyayangkan pernyataan wakil bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar. A. Gani, SH. M.Si yang mengatakan bahwa harga 1,9 Milyar, tak sebanding dengan Bupati Saifannur, S.Sos yang telah mampu membawa anggaran APBA hampir Rp 300 milar lebih, sehingga bisa dianggarkan begitu saja, menurut kami pernyataan itu sangat konyol.

Hal tersebut dikatakan Iskadar kepada media Baranewsaceh. melalui siaran pres Releasenya, selasa malam (09-10-2018).

Jangan lupa, apa itu hak dan kewajibannya sebagai bupati. Saifannur juga digaji oleh negara, dan memajukan daerah adalah kewajibannya. Kalau mau bonus, publik tidak bodoh dan lupa bahwa dirinya pernah mengatakan akan “Mengwakafkan dirinya untuk Bireuen”. Apakah ini hanya bualan semata, “sahut Iskandar.

Memang secara regulasi dan Democlature pengadaan mobil tersebut dibolehkan. Tapi apakah pemimpin kita hari ini buta hati nuraninya. Karena masih banyak sekali masyarakat yang terhimpit dengan ekonomi, pengangguran semakin bertambah, reformasi birokrasi seolah stagnan, dan banyak sekali persoalan Bireuen yang tidak tertangani dengan baik. Lagipula anggaran yang disebutkan oleh Muzakkar, diprioritaskan untuk pembangunan fisik saja, “imbuhnya.

Selain itu, kata Iskadar. kami dari AMKB akan terus bersuara dan menolak pengadaan mobil dinas bupati seherga 1,9 milyar tersebut, bahkan akan terus mendesak DPRK Bireuen untuk segera dibatalkan. Kalau memang DPRK tidak merespon tuntutan kami, maka jangan salahkan kami masyarakat bertindak tegas bahkan akan kami adakan aksi yang lebih besar lagi dari sebelumnya, “tegasnya.

“Suara kami adalah suara rakyat. Karena apa yang kami suarakan selama ini bukan demi kepentingan kami, tapi demi kesejahteraan masyarakat Bireuen pada umumnya, “ujarnya.

Lanjutnya, bila memang ada yang mengatakan bahwa kondisi ekonomi Bireuen sekarang sudah membaik, maka mari sama-sama kita turun ke kampung-kampung, dan ke pelosok desa untuk melihat langsung apakah masih ada masyarakat yang masih hidup dibawah garis kemiskinan, “pungkasnya.

Kalau udah kita lihat langsung, baru bisa kita katakan bahwa ekonomi masyarakat Bireuen sekarang sudah mulai membaik. Kalau cuma duduk di kantor tidak pernah turun kampung-kampung dan pelosok-pelosok desa, maka kemiskinan masyarakat tidak bisa terlihat dengan kasat mata dan hati nutani pemimpin kita sekarang, “ungkapnya.

Jadi tidak ada gunanya Bireuen bisa membawa pulang anggaran APBA 400 Milyar, kalau masyarakatnya masih banyak hidup dibawah garis kemiskinan, “tutupnya.(Adam).




Ini Nama 17 Pejabat Eselon II yang Dilantik Sekda Gayo Lues


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Sekda Gayo Lues H. Thalib,S.Sos,MAP melantik dan melakukan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan Tinggi Pertama di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues yang bertempat di Aula Pendopo Bupati Gayo Lues Jln. Blangkejeren – Kutacane Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, Selasa (09/10/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten I Bupati Gayo Lues Hardansah, S.Pd, M.AP, Asisten III Bupati Gayo Lues Ir. Bambang Waluyo, Kepala Dinas Keuangan Gayo Lues Zainal Abidin, SE, Anggota DPRK Gayo Lues  Syamsul Alam dan Para Pejabat Pimpinan Pratama yang di Lantik beserta Istri  serta Insan Pers dan LSM.

Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, MAP dalam sambutannya mengatakan “ Pelantikan pejabat eselon II yang kita laksanakan pada sore hari ini telah melalui mekanisme yang panjang dan telah sesuai dng Undang undang dan peraturan pemerintah yang berlaku.

Panitia pelaksana seleksi saya yakin  telah menerapkan penilaian sesuai dengan kriteria yg berlaku, hari ini telah di tetapkan oleh Bapak Bupati untuk menduduki jabatan tersebut. Anda mungkin bukan yang terbaik akan tetapi anda yang telah di yakini oleh Bapak Bupati untuk membantu mensukseskan program Bapak Buapati dan Wakil Bupati  Mari kita laksanakan kepercahaan Bapak Bupati kepada kita untuk mendukung mensukseskan program dng penuh rasa tanggung jawab, ujarnya.

Dia mengatakan “ Kita harus pahami semua aturan yg mendasari tugas yang akan kita laksanakan agar dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan aturan dan sesuai dengan yang kita harapkan. Dengan keterbatasan anggaran yang ada maka saudara harus mampu menggaet anggaran dari pusat maupun provinsi untuk pembangunan daerah kita ini lebih baik dan lebih maju.

Sesuai dengan rencana kita pada akhir bulan ini akan melaksanakan kegiatan outbond yg anggarannya telah di setujui oleh DPRK. Dan tujuan dari kegiatan tersebut adalah  untuk menyatukan kekuatan kita dan diharapkan setelah pulang dari sana nanti kita telah mendapat kekuatan baru untuk melaksanakan program yang telah ditetapkan, kata Sekda.

Pada akhirnya saya ucapkan selamat kepada saudara yg baru saja di lantik dan saya ucapkan terima kasih kepada saudara pejabat lama yg telah memberikan sumbangsih demi kemajuan Gayo Lues, jelas H. Thalib.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues berakhir pada Pukul 18.00 WIB dengan aman dan tertib, berikut nama-nama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues yang dilantik Selasa (09/10/2018)  :


  1. Drs. M. Jamin, Jabatan Lama Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi,Keuangan dan Pembangunan Jabatan Baru Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh,Sumber Daya Manusia dan Kerjasama.
  2. Dra. Ainun Mardiah, M.Pd, Jabatan Lama Kepala Bagian Hukum dan Persidangan pada Sekretariat DPRK Gayo Lues. Jabatan Baru Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi,Keuangan dan Pembangunan
  3. Muslim,SE, M.Ap, Jabatan Lama Sekretaris pada Inspektorat. Jabatan Baru Inspektur Kabupaten
  4. Suhaidi, S,Pd.M.Si, Jabatan Lama Kabid Perencanaan Pembangunan Keistimewaan Aceh dan Sumber Daya Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Jabatan Baru Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah
  5. Jakaria, S.Hut.MP, Jabatan Lama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Jabatan Baru Kepala Dinas Pertanian
  6. Husin, M.Ag, Jabatan Lama Sekretaris pada Syariat Islam. Jabatan Baru Kepala Dinas Syariat Islam
  7. Yunidar, SE, Jabatan Lama Sekretaris pada Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Jabatan Baru Kepala Dinas  Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
  8. Ir. Ibrahim, M.BA, Jabatan Lama Sekretaris pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Jabatan Baru Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
  9. Said Bakhtiar, S.Pi, Jabatan Lama Sekretaris pada Dinas Pangan dan Perikanan. Jabatan Baru Kepala Dinas Pangan dan Perikanan
  10. Syahrul, ST.MM, Jabatan Lama Sekretaris pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Jabatan Baru Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman
  11. Mansuruddin, ST, Jabatan Lama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Jabatan Baru Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
  12. Karim, S.Pd, Jabatan Lama Sekretaris pada Dinas Perhubungan. Jabatan baru Kepala Dinas Pertanahan
  13. Drs. H. Usman Muhammad, M.Sc, Jabatan Lama Sekretaris pada Majelis Adat Aceh. Jabatan Baru Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  14. Jata, SE.MM, Jabatan Lama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Jabatan Baru Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung
  15. Nopal. SP, Jabatan Lama Kepala Dinas Pertanian. Jabatan Baru Kepala Dinas Perhubungan
  16. Drs. Ibrahim Saleh, Jabatan Lama Kepala Dinas Perhubungan. Jabatan Baru Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
  17. Muhammad Noh, S.Pd. M.AP, Jabatan Lama Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Jabatan Baru Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Mengakhiri sambutan Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, M.AP mengucapakan selamat senantiasa memohon kepada Allah SWT agar  selalu sehat, panjang umur, dibimbing, diberi kekuatan  dan kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai aparatur Pemerintah. Semoga sukses dan kinerja kita dapat bermanfaat bagi masyarakat dan demi masa depan Kabupaten Gayo Lues yang lebih baik lagi, jelasnya. (ABDIANSYAH)




Sekda Lantik 17 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkab Gayo Lues


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, M.AP melantik 17 Pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Pelantikan tersebut dilakukan pada Selasa (09/10/2018) Sore di Balai Pendopo Bupati Gayo Lues.

Baca : Sore ini, Pemkab Gayo Lues Dikabarkan Gelar Mutasi Lagi

Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, M.AP  dalam pidatonya mengatakan “ Kegiatan pelantikan dan mutasi jajaran pejabat setiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai, namun sering sekali setelah pelantikan terdengar isu-isu miring yang mengatakan pelantikan yang dilakukan bermuatan politis, hal itu sangat jauh dari tujuan pelantikan ini”.

Adapun penjaringan kedudukan pejabat eselon II ini merupakan tahapan-tahapannya telah diikuti berdasarkan peraturan ASN dan berdasarkan uji kompentensi dan asesmen. Secara teoritis, apa yang telah diuji di atas kertas dan berdasarkan pengalaman merupakan ukuran tertentu seseorang untuk menduduki jabatan tersebut, ujarnya.

Dia mengatakan “ Sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja, pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu”.

Pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, apalagi untuk kepentingan golongan tertentu melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum, kata Sekda Thalib.

Selain itu disampaikan “ Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, intregitas, loyalitas, moralitas, mutasi jabatan, pendidikan dan pelatihan, serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada Negara”.

Pelantikan ini dilaksanakan pada tahun ini, dengan harapan pejabat yang baru dilantik betul-betul memulai tugas barunya dengan lembaran baru.   Setiap Pejabat Eselon II hendaknya mempunyai kemampuan dan kemauan yang kuat untuk senantiasa memiliki wawasan yang luas, data dan informasi yang sahih, serta semangat juang yang tinggi dan selalu siap sedia membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan, sebutnya.

Sekda meminta “ Dalam kesempatan ini pula saya ingin berpesan kepada Saudara-saudara yang baru dilantik agar terus meningkatkan kapasitas saudara-saudara pada setiap waktu dan kesempatan. Karena itu, para pejabat baru dapat meningkatkan kualitas kinerja. Saya minta kepada saudara-saudara untuk tidak berlama-lama dalam menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru. Sesuai dengan tuntutan organisasi, maka saudara-saudara harus cepat memahami dan melaksanakan tugas sesuai dengan tantangan yang dihadapi”.

Pentingnya, Saudara- Sauadara ketahui, setelah Saudara-saudara dilantik kami akan selalu memantau kinerja dan tindakan-tindakan saudara dalam menjalankan tugas.  Untuk itu laksanakanlah tugas dengan baik serta jangan lupakan pakta integritas yang Saudara-saudara tandatangani, karena pakta integritas tersebut dibuat bukan sekedar bahan pelengkap dalam acara pelantikan tetapi adalah untuk menyatakan kesanggupan Saudara-saudara dalam hal penegakan disiplin, kata H.Thalib.

Inilah beberapa arahan yang dapat saya sampaikan kepada saudara-saudara, dengan maksud agar dapat digunakan sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyampaikan beberapa harapan : Senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.  Menjaga netralitas PNS sebagai aparatur dengan maksud menjamin terselenggaranya tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik.  Bersifat sensitif dan responsif terhadap tantangan dan permasalahan baru yang timbul baik di dalam maupun di luar organisasi. Mempunyai jiwa semangat untuk mewujudkan  good governance dan menghindari terjadinya proses KKN dalam melaksanakan program kerja dan kegiatan. Mempunyai wawasan jauh ke depan dan mampu melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif dan sistemik untuk kepentingan organisasi. Mempunyai kemampuan untuk mengkombinasikan berbagai sumber dan memanfaatkan sumber daya secara optimal sehingga dapat menghasilkan produktivitas kerja secara maksimal, jelas Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, M.AP

Mengakhiri sambutan Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, M.AP mengucapakan selamat senantiasa memohon kepada Allah SWT agar  selalu sehat, panjang umur, dibimbing, diberi kekuatan  dan kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai aparatur Pemerintah. Semoga sukses dan kinerja kita dapat bermanfaat bagi masyarakat dan demi masa depan Kabupaten Gayo Lues yang lebih baik lagi, jelasnya. (ABDIANSYAH)




Sore ini, Pemkab Gayo Lues Dikabarkan Gelar Mutasi Lagi

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  Dikabarkan Pemerintah  Kabupaten Gayo Lues akan kembali menggelar mutasi bagi pejabat Esselon II.  Hal tersebut berdasarkan informasi yang diperoleh berdasarkan Surat Bupati Gayo Lues Nomor 005/005/2018 tanggal 09 Oktober 2018.

Pelantikan tersebut menidaklanjuti Keputusan Bupati Gayo Lues Nomor 821/1001/2018 tanggal 08 Oktober 2018 tenntang pengangkatan , pemindahan dan pemberhentian PNS dalam jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues .

Acara ini digelar di balai Pendopo Bupati Gayo Lues pada pukul 16.00. WIB pada Selasa 09 Oktober 2018

Berdasarkan hasil Konfirmasi Dengan Wahiddin, Porang, S.Pd  Kabag Humas Setdakab Gayo Lues Selasa (09/10/2018)  membenarkan hal tersebut bahwa sore ini ada pelantikan Pejabat Eselon  di Lingkungan Pemkab Gayo Lues. (ABDIANSYAH)

 

 



Pemerintah Aceh Janjikan Bonus Bagi Peraih Juara MTQN


Medan, Baranewsaceh.co – Pemerintah Aceh bakal memberikan penghargaan bagi peserta asal Aceh yang meraih juara pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke 27 di Medan Sumatera Utara.  Janji itu diutarakan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, saat menjumpai kafilah Aceh di Hotel Grand Antares, Sabtu (06/10) malam. Selain itu, Nova meminta seluruh peserta tampil maksimal, sehingga keluar sebagai juara umum.

Bonus yang dijanjikan Nova bakal diberikan pada seluruh peserta yang  meraih juara. Bagi peraih juara 1 akan diberikan total Rp.250 juta. Sementara juara 2 sebesar Rp.150 juta, Rp.100 juta bagi peraih juara 3, Rp.50 juta bagi yang meraih juara harapan 1, serta peraih harapan 2 dan 3 akan disesuaikan. Seluruh bonus itu akan diusahakan untuk dianggarkan dalam APBA tahun 2019 mendatang.

“Semuanya tolong persiapkan diri sebaik mungkin, latihan serta jaga kesehatan agar dapat tampil maksimal sehingga meraih nilai terbaik dan menjadi juara,” ujar Nova.

Kehadiran Nova di Medan dalam rangka memberikan motivasi kepada seluruh peserta asal Aceh. Di sana ia didampingi Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh. Juga hadir Kepala Dinas Syariat Islam, Alidar, Asisten I Setda Aceh Jakfar serta Kepala Biro Kesra Setda Aceh, Zahlul Fajri. (ABDI)




Ulang Tahun ke 73, TNI Doakan Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

Sabang, Baranewsaceh.co Pelaksanaan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia ke 73 di Aceh berlangsung khidmat. Lewat upacara yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Panglima TNI mendoakan korban gempabumi dan Tsunami di Sulawasi Tengah.

“Semoga kekuatan dan ketabahan menyertai saudara kita dalam upaya memulihkan kondisi sebagaimana sedia kala,” kata Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko dalam amanat Panglima TNI Hadi Tjahjanto saat pelaksanan upacara di Terminal CT-3 BPKS Sabang, Jumat 05/10/2018.

Teguh Arief menyebutkan, upaya yang telah dilakukan masyarakat Indonesia dan juga TNI, baik dalam bentuk bantuan fisik mau pun doa diharapkan dapat meringankan musibah dan mempercepat upaya pemulihan.

“TNI bersama komponen bangsa lainnya telah bahu membahu, berupaya sekuat tenaga meringankan beban yang diderita saudara kita (di Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong),” ujar Teguh Arif. TNI lanjut ia, telah mengerahkan personil dan alutsistanya untuk memberikan pertolongan pertama, melaksanakan evakuasi, menyalurkan bantuan, memberikan pengamanan serta memulihkan sarana prasarana secara bertahap.

Apa yang dilakukan TNI di lokasi bencana, kata Teguh Arif, merupakan perlambang profesionalisme TNI. Hal itu sesuai dengan tema HUT TNI tahun ini, yaitu Profesionalisme TNI Untuk Rakyat. Tema itu, katanya, mengandung makna bahwa TNI harus senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, pelatihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara. “Semua itu semata-mata seluruh rakyat Indonesia,” kata Teguh Arif.

TNI, ujar Teguh, menghadapi berbagai kompleksitas tantangan. Selain itu, TNI adalah satuan yang senantiasa siaga bersama pemerintah dalam hal penanggulangan bencana di Indonesia. Selain di Sulawesi Tengah, pasukan TNI di sepanjang tahun 2018, juga terlibat dalam berbagai aksi kemanusian lainnya. Di antaranya adalah penanganan kasus gizi buruk luar biasa di Asmat Papua, letusan Gunung Agung di Bali, kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera serta penanganan gempabumi di Lombok.

Seluruh prajurit TNI diminta menjaga solidaritas dan kemanunggalan dengan rakyat agar selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa.

Upacara HUT TNI ke 73 di Aceh diinspekturi oleh Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko. Sementara Komandan Upacara adalah Letkol Elektronika Ery Transito, Komandan Satuan Radar (Dansatrad) 233 Sabang. Upacara itu dihadiri oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud al-Haytar, mantan Wagub Aceh, Muzakir Manaf serta pejabat SKPA lainnya.

Usai upacara seluruh peserta upacara dihibur dengan penampilan Tari Saman dari masyarakat Gayo Lues. Usai itu, prajurit TNI juga unjuk kebolehan lewat tarung beladiri militer. (Red)




Pemkab Gayo Lues Menggelar Bakti Sosial Dalam Rangka Satu Tahun Kepemimpinan H.Muhammad Amru dan H. Said Sani


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Dalam rangka satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues (H. Muhammad Amru dan H. Said Sani), Pemkab Gayo Lues mengadakan Bakti Sosial (Baksos) Operasi Bibir Sumbing.

Kegiatan ini berlangsung di RSUD Gayo Lues Desa Sangir Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues yang dibuka secara langsung oleh Sekda Kabupaten Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, MAP, Sabtu, (06/10/2018).

Acara tersebut dihadiri  Asisten I Kabupaten Gayo Lues Ardansyah, Direktur RSUD Gayo Lues dr. Mutia Fitri, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues  dr. Lindawati Sp PD, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Gayo Lues dr. Sapuan Ashari, Sp B, Perwakilan dari Yayasan Smile Train Bp. Rahmat, Perwakilan dari keluarga pasien, Para insan Pers dan staf rumah sakit.

Mewakili Bupati Gayo Lues H. Thalib mengatakan,” Saya merasa bangga dan saya ucapkan terima kasih kepada IDI Gayo Lues dan Tim Medis Yayasan SmileTrain Indonesia, yang telah membantu mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Gayo Lues, khususnya bidang kesehatan”.

Dengan adanya, acara bakti sosial operasi bibir sumbing ini, diharapkan keluarga pasien khususnya, dan masyarakat umumnya sangat terbantu. Kegiatan ini, sebagai rasa syukur untuk dapat meringankan beban biaya operasi bibir sumbing keluarga pasien bila berobat di luar Kabupaten Gayo Lues, ujarnya.

Dia mengatakan “ Maksud kegiatan ini, kita berupaya dan terus menggali kepedulian kita bagi sesama, khususnya dibidang kesehatan. Dan mempererat kerjasama antara Tim Medis RSUD Sangir dengan Tim IDI Gayo Lues dalam menangani suatu pelayanan tentang kesehatan.   Improvisasi dan inovasi para medis sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gayo Lues. Bila terus-menerus diuji dan digali potensi apa saja suatu keterkaitan dengan pelayanan Kesehatan.

Inilah yang mewarnai semangat juang para medis yang mengabdikan keahliannya bagi masyarakat khususnya dan bagi warga masyarakat luar Kabupaten Gayo Lues untuk berobat di RSUD Sangir, pada umumnya.  Kota Blangkejeren sebagai Kota Kabupaten Gayo Lues, akan dinilai memiliki keistimewaan tersendiri dibidang kesehatan, tentunya.  Oleh karena itu, para Tim Medis IDI yang juga sebagian Tim Medis RSUD Sangir, harus mampu mengayomi masalah pelayanan kesehatan yang diidentifikasi berbagai terkait kesehatan, kata Sekda.

Selain itu dikatakan Sekda H.Thalib Tujuan kegiatan ini sangat penting untuk mencapai peningkatan silaturrahim para medis yang peduli terhadap kemanusian melalui bakti sosial operasi bibir sumbing.

Sebagaimana disampaikan oleh ketua IDI Gayo Lues, bahwa ada 27 pasien yang akan dilakukan operasi bibir sumbing dan sebagian pasien merupakan operasi yang kedua kalinya dan ada juga pasien yang dari Kabupaten Aceh Tenggara, sebanyak 4 orang pasien.

Acara bakti sosial ini merupakan salah satu program yang mungkin dijadikan program berlanjut dari pemerintah daerah bekerjasama dengan IDI Cabang Gayo Lues. Pada pelaksanaan kegiatan ini, bertepatan masa kerja setahun Bupati dan Wakil Bupati, yang seyogynya semua program harus menyentuh langsung ke masyarakat, seperti kegiatan operasi bibir sumbing ini, sebut H.Thalib.

Saya harus mengulangi ucapan terima kasih kepada Tim Medis Yayasan Smile Trend dan Tim Medis IDI serta Tim Medis RSUD Sangir. Berkat kerjasama mereka, kegiatan ini bisa terlaksana dengan lancar dan kepada pasien, kami ucapkan cepat sembuh.

Saya berharap kerjasama seperti ini, harus kita lanjutkan dengan mengidentikasi pelayanan kesehatan lainnya. Seperti, operasi Katarak ataupun lainnya. Saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh pasien keluarga. Hendaknya, kita ikuti tahapan-tahapan operasi bibir sumbing ini. Supaya, segalanya dapat berjalan lancar sebagaimana kita harapkan bersama, kata Sekda Gayo Lues H. Thalib, S.Sos.MAP. (ABDIANSYAH)




Ketua BRA Pusat Koordinasi Dengan Bupati Aceh Utara Dan Walikota Lhokseumawe

Ketua BRA pusat berkoordinasi dengan Sekda Kota Lhokseumawe.

ACEH UTARA, BARANEWSACEH.CO – Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Pusat M. Yunus, berkoordinasi dengan Bupati Aceh Utara Muhammad Thaeb (Cek Mad)
mengenai realisasi lahan untuk mantan kombatan GAM.

Didampingi ketua satuan pelaksana (Satpel) BRA Aceh Utara, Muradi dan Taufik Rizal Yahya. M. Yunus meminta Bupati Aceh Utara mengkoordinir lahan buat kombatan GAM sebagaimana yang tertera dalam Perjanjian Mou Helsinky, “Katanya saat berjumpa dengan Bupati Aceh Utara, Rabu 04 september 2018 di Pendopo Bupati setempat.

Selanjutnya didampingi Razali (Mukim Li) selaku satuan pelakasana (Satpel) Kota Lhokseumawe, Kita dari BRA juga berkoordinasi dengan Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya untuk membahas hal yang sama, Namun saat itu Suaidi tidak ada di tempat sehingga diwakilkan oleh Sekda Kota Lhokseumawe, “ujarnya

Ketua BRA pusat M. Yunus saat berkordinasi dengan Bupati Aceh Utara Muhammad Thaeb (Cek Mad)

Hal tersebut dikatakan M. Yunus kepada Media Baranewsaceh.co, Jum’at (06-10-2018).

Lanjutnya, semoga Bupati Aceh Utara dan walikota Lhokseumawe bisa membantu, supaya terealisasinya lahan buat kombatan GAM yang ada di wilayah Samudra Pase dan Kuta Pase, “imbuh M. Yunus yang juga Eks Tripoli, Libya.

Disamping itu, Kita di BRA Pusat juga akan berkoordinasi dengan Panglima wilayah Pase dan Panglima wilayah Kuta Pase, serta juga akan berkoodinasi dengan panglima muda yang ada di wilayah tersebut, “tutupnya. (Adam)




Kecamatan Bukit Raih Juara Umum MTQ ke VII Tingkat Kabupaten Bener Meriah

 


Bener Meriah, Baranewsaceh co – Plt Bupati Tgk. Sarkawi, menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur,an (MTQ) ke VII tingkat Kabupaten Bener Meriah. Sementara berdasarkan keputusan dewan hakim, Kecamatan Bukit akhirnya Tampil sebagai juara umum MTQ tingkat Kabupaten Bener Meriah. Kamis (03/10).
Plt. Bupati Tgk. Sarkawi sempat menyinggung camat Bukit Kamaruddin.SE atas prestasi yang di raih kontingan kecamatan Bukit. Lanjut Abuya, dulu menjadi Camat di Syiah Utama, dan berhasil membawa Syiah Utama menjadi juara umum. Selanjutnya menjadi Camat di kecamatan Bukit, lagi lagi Kecamatan Bukit menjadi juara. Seraya bercanda dan mengafresiasi prestasi yang dicapai.

Disisi lain Camat Bukit Kamaruddin SE saat di konfirmasi Baranewsaceh.co seusai menerima piala bergilir sebagai juara umum mengatakan. Mengutip apa yang di ucapkan oleh Plt. Bupati pada saat pembukaan MTQ ke VII. Al Qur,an adalah gerbang utama dalam menuju Bener Meriah yang Islami harmoni maju dan sejahtera.  Perjalanan para Kafilah Kabupaten Bener Meriah ketika berlomba di tingkat provinsi selalu berada di bawah sepuluh besar. Untuk itu saya mencoba mencari bibit potensial yang ada di kecamatan Bukit, untuk kemudian di munculkan, sebagai bagian dari proses kedepan. Ucapnya.

Sementara ketua panitia penyelenggara MTQ ke VII tingkat Kabupaten Bener Meriah Drs. Al Adyan.AR dalam laporannya menjelaskan. Kendati pelaksanaan MTQ kali ini, kota Simpang Tiga Redelong selalu di guyur hujan. Namun hal tersebut tidak mengurangi antusias dan semangat dari para kafilah dan para pengunjung untuk mengikuti acara ini. Al Adyan juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh camat yang selalu setia mendampingi kafilah. Juga kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini. Kami sadar dalam pelaksanaan MTQ kali ini masih jauh dari kesempurnaannya oleh sebab itu dengan segala kerendahan hati kami mohon di perbanyak maaf.

Hadir dalam acara penutupan MTQ ke VII tingkat Kabupaten Bener Meriah. Terlihat Forkopimda tanpa ketua dan anggota DPRK Bener Meriah. Sekda Bener Meriah Drs. Ismarisiska MM, para asisten, kepala SKPK, camat, mukim dan reje Kampung.

Malam penutupan MTQ ke VII juga di isi dengan donasi untuk para korban musibah gempa dan tsunami di kota Palu dan Donggala. Terlihat Plt. Bupati Tgk. Sarkawi melakukan lelang Sal Kerawang Gayo. Sementara hasil dari pelelangan dan donasi dari pejabat dan masyarakat nantinya akan di serahkan ke pada para korban  becana di Palu dan Donggala.(DN)




Wakil Bupati Gayo Lues Hadiri Pembukaan Sidang Paripurna DPRK Gayo Lues Masa Sidang Ke III Tahun 2018


GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menghadiri  Rapat Paripurna DPRK Gayo Lues tentang rancangan Qanun perubahan APBK Gayo Lues Tahun anggaran 2018 dan beberapa rancangan Qanun lainnya masa sidang III Tahun 2018 di Kantor DPRK Gayo Lues Jln. Datok Sere No. 01 Kec. Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues, Rabu, (03/10/2018)

Rapat Paripurna DPRK Gayo Lues dihadiri oleh Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH, Para Anggota DPRK Gayo Lues,  Sekda Kabupaten  Gayo Lues H. Thalib, S.Sos, MAP, Kasdim 0113/GL Mayor Inf Imam Sukoco, S.Ag, Wakapolres Gayo Lues  Kompol Andyano, SKM, Kasi Intel Kejari Gayo Lues Dedy, SH, Ketua MPU Gayo Lues Tgk. Kasimudin Ghazali, Para Asisten Bupati Gayo Lues, Para Staf Ahli Bupati Gayo Lues, Para Kepala SKPK dan Para insan pers.

Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani dalam sambutannya mengatakan “  Dalam agenda utama kesempatan ini saya akan  memaparkan perubahan anggaran 2018.  Ada dua agenda penting yang akan saya sampaikan. Pertama, tentang racangan Qanun perubahan APBK Gayo Lues Tahun Anggaran 2018. Kedua, tentang 6 Qanun yang terdiri dari 1). Rancangan Qanun tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. 2) Perubahan Qanun tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi. 3) Perubahan kedua atas Qanun tentang Retribusi Perizinan Tertentu. 4) Perubahan Qanun tentang Retribusi Jasa Usaha. 5) Perubahan Qanun tentang Retibusi Jasa Umum 6) Rancangan Qanun tentang Rencana Detail Tata Ruang; Kawasan Terangun.

Agenda utama yang kami sebutkan ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah dicapai dari sindang Paripurna ke II. Berikut kami paparkan secara detail dan terinci, ujarnya.

Pertama-tama izinkan kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pimpinan dan segenap anggota Dewan terhormat yang telah mengagendakan Sidang Paripurna Ke-III Tahun 2018 dalam rangka membahas Rancangan Qanun Kabupaten Gayo Lues tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja  Kabupaten (RAPBK) Gayo Lues Tahun Anggaran 2018 dan beberapa rancangan Qanun lainnya untuk dievaluasi, disempurnakan dan dimaknai secara arif dan bijaksana di gedung Dewan terhormat ini, kata H. Said Sani.

Said Sani juga mengatakan “ Tujuanya, untuk mencapai apa yang telah disepakati yang tertulis dalam APBK 2018, dan menyelesaikan apa yang terealisasi pada program Tahun Anggaran 2018, Atas dasar persoalan yang kami sebut di atas merupakan capaian yang telah kita lakukan pada Sidang Paripurna sebelumnya.  Idealnya, Rancangan Qanun Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 pada akhir bulan September lalu. Sesungguhnya, kita telah melakukan pengambilan persetujuan bersama Dewan Perwakilan dengan Bupati Gayo Lues terhadap Rancangan Qanun Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018”.

Sebagai landasan hukum Rancangan Qanun Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Tahun Anggaran 2018, sesuai dengan amanat Pasal 136 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah disebutkan bahwa “Perubahan APBD dapat dilakukan jika terjadi :

  1. perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA;
  2. keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja;

c.Keadaan yang menyebabkan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan;

  1. keadaan darurat; dan atau
  2. keadaan luar biasa.”

Selain itu juga disampaikan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018merupakan penyesuaian terhadap target pendapatan, pergeseran anggaran kegiatan serta pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun anggaran sebelumnyayang sebagian besar adalah Program Kegiatan yang telah dilaksanakan mendahului Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2018.

Pada kesempatan ini kami ingatkan kepada Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang memiliki target PAD agar dapat melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi seluruh sumber-sumber pendapatan, sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan, sebut H. Said Sani.

Perubahan anggaran belanja yang tercantum dalam Qanun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun Anggaran 2018 tetap ditujukan pada penanganan masalah-masalah pembangunan yang dianggap strategis dan prioritas bagi pembangunan daerah dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagaimana termuat dalam Kebijakan Umum Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2018.

Dalam 1 (satu) tahun masa kerja Bupati dan Wakil Bupati kita telah berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai dengan sasaran strategis pembangunan, untuk itu Kepala SKPK supaya melaksanakan program/kegiatan sesuai target indikator kinerja yang telah dinyatakan dalam perjanjian kinerja Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Kami menyadari Rancangan Qanun Perubahan APBK Tahun Anggaran 2018 yang telah di sampaikan masih jauh dari sempurna, masih banyak usulan dan kebutuhan mendesak yang idealnya ditampung dalam perubahan ini, namun karena keterbatasan anggaran, maka sebahagian besar dari kebutuhan tersebut akan kita tampung dalam rancangan APBK Tahun Anggaran 2019.

Untuk itu kepada semua SKPK yang telah menyampaikan usulan perubahan, kami mohon dapat bersabar dan memahami apabila usulannya belum tertampung dalam perubahan ini,  dalam waktu dekat akan kita usulkan dalamrancangan APBK Tahun Anggaran 2019, ujarnya.

Sebagaimana kami sebut di atas tentang  Perubahan atas 6 Qanun terdiri dari:

1). Perubahan atas Qanun tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern

2) Perubahan atas Qanun tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi.

3) Perubahan kedua atas Qanun tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

4) Perubahan atas Qanun tentang Retribusi Jasa Usaha

5) Perubahan atas Qanun tentang Retibusi Jasa Umum

6) Rancangan Qanun tentang Rencana Detail Tata Ruang; Kawasan Terangun.

Penekanan atas perubahan Qanun ini merupakan suatu tuntutan pertumbuhan penduduk yang laju perubahan ekonomi masyarakat yang memerlukan perluasan usaha dan jasa ekonomi. Fungsi qanun ini berlandaskan pada penyebarluasan penduduk yang berdampingan pemukiman penduduk dalam kawasan ekosistem Leuser, jelas Wakil Bupati H. Said Sani. (ABDIANSYAH)




Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM Thaib, Lantik dan Kukuhkan 13 Kepala Desa

Aceh Timur, Baranewsaceh.co – Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib atau Rocky, resmi melantik dan mengukuhkan 13 keuchik terpilih dalam Kecamatan Serbajadi Lokop, Kabupaten Aceh Timur, Selasa(2/10/2018).

Pelantikan dan pengukuhan para keuchik itu dipusatkan di halaman Kantor Camat Serbajadi di Lokop.

Tampak hadir para kepala SKPK, para kabag, unsur muspika setempat, para imam mukim, tokoh masyarakat dan pemuka agama didaerah itu.

Keuchik yang dilantik yaitu Zainuddin (Keuchik Lokop), Muhammad S (Tualang), Mutasar (Lelis), Joja Bin Wahi (Terujak), Muhtadi (Nalon), Kasat (Jering), Nurdin (Lot), Tarmihim (Sunti), Rahmat (Umah Taring), Sebirin Amin (Sembuang), Kasim Ali (Mesir), Mustakirun (Bunin) dan Rahman Sadan (Keuchik Rampah).

Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM Thaib dalam sambutannya meminta, kepala desa untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

“Manfaatkan dana desa dengan benar berdasarkan hasil musyawarah, baik dalam fisik ataupun non fisik,” kata Bupati.

Untuk menjadi kades yang sukses, Bupati Rocky mengharapkan para kades tetap amanah, disiplin dan percaya diri.

“Bangun kebersamaan dan kekompakan didesa, sehingga desa menjadi damai dan tentram,” ujar bupati.

Jika terjadi permasalahan didesa, diminta para kepala desa untuk menyelesaikan melalui azas musyawarah untuk mencapai mufakat.

“Dana desa yang sudah dikucurkan ke desa agar dimanfaatkan untuk kemakmuran desa, termasuk merehab rumah-rumah tak layak huni,” ujar Bupati Rocky. (sss)




Bupati Lantik 13 Keuchik di Lokop

Bupati Aceh Timur H Hasballah HM Thaib, melantik dan mengukuhkan 13 Kepala Desa (Kades) dalam Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (2/10/2018). Foto Humas Aceh Timur

LOKOP ,Baranewsaceh.co – Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib atau Rocky, resmi melantik dan mengukuhkan 13 keuchik terpilih dalam Kecamatan Serbajadi–Lokop, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (2/10/2018).

Pelantikan dan pengukuhan para keuchik itu dipusatkan di halaman Kantor Camat Serbajadi di Lokop.

Tampak hadir para kepala SKPK, para kabag, unsur muspika setempat, para imam mukim, tokoh masyarakat dan pemuka agama didaerah itu.

Keuchik yang dilantik yaitu Zainuddin (Keuchik Lokop), Muhammad S (Tualang), Mutasar (Lelis), Joja Bin Wahi (Terujak), Muhtadi (Nalon), Kasat (Jering), Nurdin (Lot), Tarmihim (Sunti), Rahmat (Umah Taring), Sebirin Amin (Sembuang), Kasim Ali (Mesir), Mustakirun (Bunin) dan Rahman Sadan (Keuchik Rampah).

Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM Thaib dalam sambutannya meminta, kepala desa untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. “Manfaatkan dana desa dengan benar berdasarkan hasil musyawarah, baik dalam fisik ataupun non fisik,” kata bupati.

Untuk menjadi kades yang sukses, Bupati Rocky mengharapkan para kades tetap amanah, disiplin dan percaya diri. “Bangun kebersamaan dan kekompakan didesa, sehingga desa menjadi damai dan tentram,” ujar bupati.

Jika terjadi permasalahan didesa, diminta para kepala desa untuk menyelesaiman melalui azas musyawarah untuk mencapai mufakat. “Dana desa yang sudah dikucurkan ke desa agar dimanfaatkan untuk kemakmuran desa, termasuk merehab rumah-rumah tak layak huni,” ujar Bupati Rocky. (Rs/JM).




Pembukaan MTQ ke VII Tingkat Kabupaten Bener Meriah Tahun 2018.

 


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Plt Bupati Tgk Sarkawi sekira pukul 21.00. Wib tadi malam membuka secara resmi pelaksanaan MTQ ke VII tingkat Kabupaten Bener Meriah di panggung utama halaman masjid Agung Babussalam Simpang Tiga Redelong. Senin 01 Oktober 2018.

Dalam sambutannya Plt Bupati Tgk. Sarkawi mengatakan. Menguasai, dan memahami Al Quran adalah langkah awal dan gerbang utama dalam mewujudkan Bener Meriah yang Islami, harmoni, maju dan sejahtera. Mencari bibit unggul, serta potensi yang ada agar mampu berkopetensi ke jenjang yang lebih tinggi, dengan sasaran utama MTQ tingkat Provinsi Aceh, dan seterusnya kalau bisa melaju ke tingkat nasional.

Abuya juga menyinggung tentang kegiatan keagama yang lainnya harus juga di tingkatkan. Para guru TPA tahun ini juga sudah mendapat sentuhan dari pemerintah, dan kita juga terus berupaya untuk meningkatkan intensif yang di berikan. Plt Bupati Tgk. Sarkawi, juga mengajak semua pihak untuk mensukseskan pelaksanaan MTQ kali ini.

Ketua Panitia Drs. Al Adyan. AR, dalam laporannya menjelaskan.
Kendati hujan terus mengguyur Kota Simpang Tiga Redelong. Namun hal tersebut tidak menyurutkan antusias dan semangat dari seluruh peserta, MTQ ke VII dari 10 kecamatan yang telah hadir. Hal ini terlihat saat pelaksanaan pawai ta’aruf yang hanya berjalan di seputaran masjid Babussalam.

Lanjutnya pelaksanaan MTQ ke VII, kali ini berlangsung selama empat hari 01 – 04 oktober 2018. Adapun peserta terdiri dari utusan kontingan dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Bener Meriah, dengan jumlah peserta mencapai 256 orang.

Menyangkut tempat pelaksanaan kegiatan. Untuk cabang tilawah tetap di podium utama halaman masjid Babussalam. Cabang khatil dan M2QI, dan Sahril Qur,an di komplek Pasar simpang tiga Redelong, serta cabang Fahmil Qur,an di GOR Kabupaten Bener Meriah.

Tujuan dari pelaksanaan MTQ ke VII ini lebih kepada upaya mensiarkan Alqur,an  serta untuk menjaring potensi yang ada di Kabupaten Bener Meriah untuk selajutnya akan mewakili Kabupaten Bener Meriah pada pelaksanaan MTQ tingkat provinsi yang akan berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya.

Selain itu pada pelaksanaan MTQ kali ini. Panitia juga membuka Stand Pameran kecamatan dengan aneka ragam tampilan bernuansa Islami, pasar rakyat serta makanan khas kuliner tradisional Gayo

Mengakhiri laporannya ketua panitia pelaksana MTQ ke VII Kabupaten Bener Meriah Drs. Al Adyan. AR berharap semoga pelaksanaan MTQ kali ini lebih baik dari tahun tahun sebelumnya.

Disisi lain Plt. Bupati juga melantik sejumlah dewan Hakim, serta menerima kembali piala bergilir dari Kecamatan Syiah Utama yang menjadi juara umum pada tahun lalu. Selanjutnya Plt. Bupati juga melakukan pemukulan gong yang menandai di mulai pelaksanaan MTQ ke VII tingkat Kabupaten Bener Meriah.

Pantauan Baranewsaceh terlihat Hadir dalam pembukaan MTQ ke VII segenap unsur Forkopimda forkopimda plus, para kepala SKPK, para camat, tokoh agama dan para reje Kampung.(DN).