Hadiri Pelantikan HAMAS, Ini Pesan Rafli

Banda Aceh, BARANEWSACEH.CO – Rafli menghadiri pelantikan Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) yang berlangsung di Asrama Haji Kota Banda Aceh, pada minggu (23/06).

Kegiatan berkhir hingga siang tadi mengukuhkan pengurus HAMAS 2019 – 2024 dibawah kepemimpinan Mitra Saiputra.

Dalam sambutan Rafli sebagai tokoh masyarakat Aceh  berpesan khususnya kepada Mahasiswa Aceh Selatan agar mengedepankan keikhlasan dalam pangabdian terhadap kampung halaman.

“Mari kita jadikan Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) menjadi wadah bagi Mahasiwa Aceh Selatan menuangkan semangat pengorbanan dan wakaf keikhlasan sebagai upaya membantu wujud Aceh Selatan berkemajuan,ajaknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Selatan Tgk Amran, berharap Rafli memberi perhatian khusus terhadap Aceh Selatan.

“Kami di Kabupaten berharap Bapak Rafli sebagai satu – satunya putra Aceh Selatan di DPR RI nantinya memberi perhatian khusus terhadap Aceh Selatan, Kami siap bersinergi,”tandasnya.

Turut hadir pada acara tadi, Rektor UTU Professor Jasman Ma’aruf, Ust DR Abizal Muhammad Yati, Lc, MA, DPR RI terpilih Rafli, Wakil Bupati Aceh Selatan Tgk Amran beserta sejumlah SKPK, Perwakilan DPRK Aceh Selatan, Perwakilan DPRA Dapil setempat, Perwakilan Walikota Banda Aceh, Perwakilan Bank Aceh, sejumlah tokoh masyarakat Aceh Selatan di Banda Aceh beserta Mahasiswa.[]

 




Pamong Praja Dituntut Jadi Aparatur yang Berkapasitas

Banda Aceh, BARANEWSACEH.CO – Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Rachmat Fitri, mengatakan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKPTK) harus bisa mendorong peningkatan mutu, citra dan reputasi anggotanya. Sehingga, memberikan kontribusi dalam menjalankan tugas di pemerintahan.

Masalah mutu alumni sarjana kepamongan, kata Rachmat,  memang layak menjadi sorotan pemerintah, sebab sebagai abdi masyarakat, sarjana kepamongan selayaknya memiliki jiwa dan semangat kenegarawan yang tinngi.

“Ia (sarjana kepamongan) juga harus mampu menjadi teladan dalam mengembangkan sikap asah-asuh yang berorientasi pada pelayanan publik,” kata Rachmad dalam acara Silaturrahmi dan Halal Bihalal Pamong Praja Pemerintah Aceh, di Ajong Mon Mata, Sabtu, (22/6) malam.

Apabila kapasitas Pamong Praja berkualitas, sambung Rachmat, maka berbagai permasalahan di lingkup pemerintah akan bisa diatasi dengan bijak. “Lebih-lebih dalam dinamika masyarakat Aceh yang terkenal sangat kritis ini. Jika kita salah merespon, tekanan bertubi-tubi akan datang dengan cepat dan untuk mengatasi hal ini, sangat dibutuhkan aparatur  yang bijaksana, tanggap dan mampu bertindak cepat,” ujar Rachmad.

Menurut Rachmat, wadah alumni IKPTK memilik peran sebagai fasilitator dan inisiator untuk meningkatkan kapasitas anggotanya. Salah satu cara meningkatkan kapasitas anggota, kata Rachmat, adalah dengan cara memperkuat  ikatan alumni Pamong Praja Aceh.

“Halal Bi Halal yang kita selenggarakan ini dapat pula dijadikan sebagai wahana untuk memperkuat wadah alumni ini,” kata Rachmat.

Pemerintah Aceh berharap, ikatan alumni ini senantiasa aktif mempersatukan anggotanya. Sehingga tugas-tugas pemerintahan dapat berjalan lebih optimal sejalan dengan visi yang telah di tetapkan.

Selain meningkatkan kapasitas para anggota, Rachmat mendorong agar Ikatan alumni kepamongan itu segera melaksanakan kongres organisasi. Dalam kongres tersebut nantinya akan dipilih Ketua dan pengurus IKPTK yang baru.

Sementara itu, Ketua panitia acara Halal Bi Halal dan Silaturrahmi Pamong Praja, Rahmad Raden, menyampaikan terimakasih pihaknya kepada sekretariat daerah dan biro umum setda Aceh yang telah memfasilitasi dan mendukung acara tersebut.

Rahmad mengatakan, penyelenggaraan acara silaturrahmi Pamong Praja itu terinisiasi dari usulan beberapa alumni. Tujuannya adalah untuk memperkuat dan mempersatukan hubungan silaturrahmi antar alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan.

Untuk diketahui, di Aceh saat ini alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan berjumlah lebih kurang 2.500 alumnus. Mereka tersebar di seluruh instansi pemerintahan.




Wakil Bupati Aceh Selatan Resmi Melantik Pengurus HAMAS Banda Aceh periode 2019-2021

Banda Aceh, BARANEWSACEH.CO  – Wakil Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran resmi melantik Pengurus Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) Banda Aceh periode 2019-2021 di Aula Arafah Asrama Haji, Lingke, Banda Aceh, Minggu 23 Juni 2019.

Pengurus yang dilantik, Mitra Saputra sebagai ketua umum, Rusdi Hendri Gusmita sebagai sekretaris umum, Mijar sebagai bendahara umum dan puluhan pengurus harian lainnya.

Wakil Bupati dalam sambutannya, berharap kepada pengurus yang dilantik untuk menjalankan roda kepengurusan sesuai ruh organsisasi paguyuban dan menyelesaikan persoalan Asrama Aceh Selatan, Lampineung, Banda Aceh dan meminta pengurus agar segera berkoordinasi dengan sekda mengenai kejelasan kepemilikan tanah tersebut.

“Mengenai status kepemilikan tanah tersebut, jika memang tidak jatuh ke tangan Pemda Aceh Selatan, maka nanti kita akan cari tanah lain untuk membangun kembali asrama Aceh Selatan yang baru, sehingga mahasiswa Aceh dapat menempati asrama tersebut dengan segera,” ungkap Tgk Amran.

Ketua Panitia, Muhammad Hasbar Kuba dalam laporannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak, baik Pemda, tokoh-tokoh masyarakat, Panitia serta seluruh elemen yg telah membantu dalam kesuksesan acara dan juga permohonan maaf kepada seluruh undangan apabila terdapat kekurangan dalam proses kegiatan pelantikan tersebut.

“Kami sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kegiatan ini, baik secara moril maupun materil, juga tidak lupa kepada kawan-kawan panitia yang telah berkerja keras demi kesuksesan acara ini dan juga kami sampaikan mohon maaf apabila terdapat kesalahan yang kami lakukan dalam proses acara pelantikan ini,” katanya.

Sementara, Ketua Umum HAMAS, Mitra Saputra dalam sambutannya mengatakan, banyak hal yang harus diperbaiki bersama oleh Pengurus Hamas. Ia menegaskan kepada seluruh pengurus agar tetap konsisten dan komitmen untuk menjaga keutuhan organisasi yang dipimpinnya.

Menurutnya, memang harus ada konsep yang yang jelas dalam menjaga organisasi dan memberikan arahan-arahan kepada sleuruh Pengurus supaya menjadi militan.

“Semoga pengurus, Hamas dapat membimbing dan berjalan bersama dalam menjaga orgnisasi untuk menjungjung tinggi kebersamaan dan perjuangan kita bersma,” ujar Mitra dalam sambutannya.

Turut hadir dalam pelantikan itu Direktur Utama Bank Aceh Haizir Sulaiman, anggota DPD-RI Rafli, Kadis Dispora Aceh Darmansyah, Anggota DPRA Aceh Dapil 9 Hendri Yono, Irpanusir, Sekda Aceh Selatan Nasjuddin, Kepala SKPK dari kabupaten Aceh Selatan, Tokoh-tokoh masyarakat, LSM dan Ormas di Banda Aceh.

Pelantikan ini juga dimeriahkan oleh sejumlah penampilan, antara lain Rapai Debus oleh Sanggar lestari, Musikalisasi dari KUSAS, dan sejumlah penampilan lainnya.




GENPRO Aceh Melantik Pengurus Divisi Otonom Baru


Banda Aceh, BARANEWSACEH.CO –  Global Enterpreneur and Profesional (GENPRO) Aceh adalah asosiasi yang fokus membina dan menghimpun pengusaha dan profesional.

Genpro melantik pengurus divisi otonom baru dibawah bimbingan asosiasi tersebut untuk memberikan wadah belajar dan latihan secara langsung bagi milenial untuk berwirausaha serta memberikan wawasan untuk membangun kekuatan bangsa melalui wirausaha.

Tuanku Muhammad, Presiden GENPRO Milenial terpilih, mengatakan, dalam 2 tahun ke depan, pihaknya mentargetkan kinerja yang positif Dan progresif

“Targetnya ada peningkatan jumlah anak muda Milenials yang menjadi pengusaha dan kami lakukan pendampingan mulai dari keinginan berwirausaha, pelatihan, pengembangan, hingga akses modal sampai pasar,” jelas Tuanku Muhammad yang juga Anggota dewan Kota Banda Aceh yg baru saja terpilih , di sela Waktu Setelah pelantikan, Ahad, (23/6/2019).

Hal itu pula yang membuat tim pengurus barunya mulai melakukan pendekatan dan akan bekerjasama dengan pihak2 terkait dan lembaga pembiayaan terkait modal dan support usaha utk generasi milenial kedepan.

“Kepemimpinan dan pengurus baru GM Aceh juga memiliki bidang pelatihan dan kerjasama.” kata Tuanku

Ditargetkan semua pengurus bisa berjalan secara baik dan sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Alfian Rinaldi, Sekum GM Aceh menambahkan, mereka juga mendorong pengusaha anggota GENPRO Milenial Aceh untuk memanfaatkan organisasi untuk peningkatan usahanya.

Pelantikan GM Aceh Periode 2019-2021 ini berlangsung Ahad (23/6/2019) di PLUT Dinas koperasi dan UMKM Aceh.

Dalam kegiatan itu, dilaksanakan tiga agenda utama, yakni Pelantikan Pengurus GM Aceh 2019 – 2021 pengukuhan Mentor bisnis GENPRO ACEH dan Seminar Penguatan Bisnis .

Pada kegiatan ini juga menghadirkan pembicara dari Dinas Koperasi dihadiri dan UMKM ACEH dihadiri oleh Bapak Said Insya dan Kadin ACEH dihadiri oleh Bapak Jamaluddi. ST.

 




Pengunjung Pertanyakan Harga Tiket yang Mahal Saat Masuk Pantai Alue Naga

Banda Aceh, BARANEWSACEH.CO – Pantai Alue Naga sangat dikenal dengan tempat wisata yang indah disiang harinya, para pengunjung pantai ramai dikunjungi oleh kalangan anak muda, remaja, dan orang tua yang ingin menikmati pemandangan sore harinya, Syiah Kuala, Sabtu (22/06/2019)

Berapa pengunjung wisata dipantai Alue Naga tersebut juga kecewa terhadap harga tiket yang mahal saat masuk ke pantai tersebut.

Dalam hal ini, Rahmat kepada media mengatakan, “biasanya harga tiket masuk untuk kendaraan roda dua hanya 2 ribu rupiah, kini sekali masuk naik menjadi 5 ribu rupiah untuk sekali masuk,”katanya Rahmat

Lanjutnya,” Dan Karcis tiket masuk pun tidak ada, hanya meminta uang kepada pengunjung senilai 5 Ribu rupiah saat masuk ke Pantai Alu Naga, tepatnya di ujung Alue Naga.

“Seharusnya ada karcis, atau tiket kertas masuk, namun ini tidak ada,”ungkapnya Rahmat.

“Kita berharap semoga hal ini bisa ditindaklanjuti, terhadap para parkir liar di kawasan tersebut,”tutupnya Rahmat.




Lemkaspa Aceh: Jika Pusat Tidak Memenuhi Janji, Referendum Solusi Terakhir

Banda Aceh, BARANEWSACEH.CO – Pembahasan Referendum yang gaungkan Muzakir Manaf kian mendapat dukungan dari Rakyat Aceh. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua LEMKASPA Samsul kepada media pada Kamis, (19/06/2019)

Kepada media, ketua Lembaga Kajian Strategis dan Kebijakan Publik-(LEMKASPA Aceh) Menjelaskan,”bahwa persoalan Referendum Aceh tidak bisa diredam begitu saja. Apabila pusat tidak menenpati seluruh perjanjian yang pernah disepakatin.

“Persoalan Referendum tidak akan pernah padam, apabila butir-butir perjanjian yang tertuang dalam MoU tidak diimplementasi secara menyeluruh oleh pihak Indonesia,”katanya.

Apabila hasil kesepatan tidak direalisasi secara mutlak, tuntutan Referendum akan selalu bergema. “Rakyat Aceh sudah muak dengan janji-janji manis dari pusat,”tambah dirinya.

Samsul juga menambahkan, “terkait ada beberapa kelompok masyarakat yang menolak digelarnya Referendum Aceh tidak perlu sikapi, dan wajar saja dalam setiap sikap pasti ada pro dan kontrak, “Pro-Kontra hal biasa, jangan terlalu disikapi, Rakyat Aceh di seluruh Kabupaten/Kota pasti mendukung setiap langkah terkait untuk kemajuan Aceh kedepan.

Persoalan Referendum muncul akibat penyelesaian butir-butir perjanjian tidak dipenuhi oleh pusat terhadap Aceh,”kata Samsul.

“Munculnya wacana Referendum sebagai bentuk sikap kekecewaan terhadap pusat terhadap hasil kesepakatan,”tutupnya.




Jelang Pelantikan, Kadinsos Aceh Ingatkan Karang Taruna Agar Tidak Mati Suri 

Banda Aceh, BARANEWSACEH.CO  – Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM, mengingatkan kepada pengurus Karang Taruna Aceh periode 2018-2023 yang akan dilantik pada 28 Juni 2019 nanti tidak menjadi organisasi yang mati suri. Hal itu disampaikan Alhudri dalam rapat konsolidasi dan silaturrahmi yang dihadiri oleh hampir seluruh pengurus Karang Taruna di Aula Dinas Sosial Aceh, Selasa (18/6/2019).

“Karang Taruna ini adalah organisasi besar yang keberadaannya hingga ke tingkat desa, oleh karena itu organisasi ini jangan sampai mati suri,” katanya Alhudri.

Menurut Alhudri, agar sebuah organisasi besar tetap berkiprah dan tidak mati suri maka hal yang perlu dilakukan adalah menjaga kerukunan antar pengurus, menjalin komunikasi yang baik sesama pengurus, pemerintah, maupun dengan organisasi lain, begitupun sasama pengurus harus saling terbuka dan saling mendukung dalam setiap kegiatan, baik itu kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi itu sendiri maupun yang dilaksanakan oleh pemerintah.

Sebagai organisasi yang berada di bawah naungan Dinas Sosial Aceh, Alhudi menuntut Karang Taruna di bawah kepemimpinan Ismet Cs. agar mempunyai kontribusi dan aktif terlibat langsung dalam upaya pengembangan pembangunan kesejahteraan sosial masyarakat.

“Karang Taruna harus ambil bagian dalam pembangunan kesejahteraan sosial masyarakat, saya minta kepada kalian pengurus Karang Taruna Aceh,” katanya.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Aceh Ismet menyampaikan, setelah para pengurus Karang Taruna Aceh periode 2018-2023 nantinya dilantik pihaknya akan menyusun program kerja yang baik agar dapat berjalan sesuai harapan.

Ismet bertekad akan memajukan Karang Taruna Aceh untuk menjadi lebih baik, karena itu dia mengatakan bahwa hal yang paling penting nantinya yang harus dilakukan pascapelantikan adalah melakukan konsolidasi dengan Karang Taruna tingkat II (dua) yang ada di  23 kabupaten/kota di Aceh.

“Banyak sekali tanggung jawab yang harus kita lakukan nanti, kita harus melakukan konsolidasi ke 23 kabupaten/kota, karena ada daerah-daerah lain yang Karang Tarunanya tidak aktif,” katanya.

Dalam kesempatan itu Ismet juga mengajak para pengurusnya untuk sama-sama membesarkan Karang Taruna Aceh, begitupun jika ada hal yang dipandang keliru dari dirinya, dia meminta agar diberikan saran dan krikan yang konstruktif. “Ini demi kebaikan kita semua agar Karang Taruna Aceh ini lebih baik ke depan,” katanya. []




Plt Gubernur: Musprov Kadin Jadi Tonggak Bangkitnya Kejayaan Ekonomi Aceh

Banda Aceh, BARANEWSACEH.CO – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyebutkan Aceh pernah menjadi salah satu poros ekonomi dunia yang dengan kekuatan ekonominya (dan kebudayaan) telah menjadikan Aceh sebagai salah satu kerajaan terhebat di dunia pada masanya. Karena itu, momentun Musyrawarah Provinsi Ke VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, Nova berharap bisa menjadi tonggak bangkitnya Saudagar Aceh dalam mengembalikan kejayaan ekonomi Aceh.

“Sejarah meningkatkan kepercayaan diri kita, bahwa kita pernah jaya dan kita pernah hebat. Karena itu, tidak terlalu sulit jika kita ingin meraih kembali posisi tersebut. Syaratnya, hanya dengan melaksanakan sebab-sebab terwujudnya kejayaan maka sejarah akan berulang,” kata Nova dalam sambutannya di Anjong Mon Mata Pendapa Gubernur Aceh, Selasa 18/06.

Nova menyebutkan, perkembangan ekonomi Aceh pada 3 tahun belakang menunjukkan perbaikan yang signifikan. Pertumbuhan ekonomi mulai mengalami percepatan. Tingkat kemiskinan dan pengangguran juga terus menurun. Namun demikian, ada sebuah tantangan yaitu defisit perdagangan dan rendahnya kontribusi sektor industri pengolahan.

Defisit perdagangan terjadi karena sektor industri belum tangguh yang menyebabkan Aceh tidak cukup memproduksi barang impor yang diperlukan Aceh serta barang ekspor yang dibutuhkan oleh daerah dan negara lain.

“Karena itu kehadiran dunia usaha menjadi instrumental, terutama pada perdagangan dan industri,” kata Nova.

Untuk menggenjot perdagangan dan menambah kontribusi sektor industri pengolahan, pemerintah Aceh telah membangun kawasan-kawasan yang dapat menjadi peruntukan investasi seperti Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang, Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe, Kawasan Industri Aceh Ladong dan Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo.

Pemerintah Aceh juga terus bertekad akan melakukan reformasi birokrasi untuk menjadikan iklim usaha di Aceh menjadi prima. “Kita juga terus meningkatkan kualitas ketenagakerjaan dalam rangka link and match kebutuhan investasi akan tenaga kerja.  Kebijakan Pemerintah Aceh akan bertepuk sebelah tangan jika dunia usaha di Aceh tidak merespons secara positif,” ujar Nova.

Nova berharap, Kadin Aceh bisa mencetak saudagar baru, khususnya saudagar yang akan bergerak di sektor industri dan perdagangan yang berwawasan nasional, regional dan global. Mereka, kata Nova, adalah orang yang akan berani melakukan investasi membangun sentra industri yang mengolah komoditas unggulan Aceh. Selain itu, mereka bisa menjadi menjadi mitra terpercaya dari investor nasional atau asing yang menanamkan modal di Aceh.

“Tentunya mereka adalah saudagar yang bermitra dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam sebuah rantai nilai komoditas unggulan, serta yang mengekspor produk Aceh yang berdaya saing,” kata Nova.




Sambut HUT Bhayangkara ke 73, Polda Aceh Gelar Donor Darah


Banda Aceh, BARANEWSACEH.CO –  Dalam rangka menyambut hari ulang tahun Bhayangkara ke 73 tahun 2019, Kepolisian Daerah Aceh menggelar kegiatan donor darah yang diselenggarakan di Aula Serbaguna Mapolda Aceh, Selasa (18/06/19).

Turut hadir dalam kegiatan donor darah tersebut Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Rio S. Djambak dan Wakapolda Brigjen Aceh. Drs. Supriyanto Tarah, MM, Pejabat Utama Polda Aceh dan Ketua PD. Bhayangkari Aceh Ny. Veny Rio dan jumlah pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh mengatakan bahwa memeriahkan pelaksanaan hari ulang tahun Bhayangkara yang 73 ini Polda Aceh telah melakukan donor darah yang diminta oleh para pejabat utama dan para anggota lainnya. Hal ini benar-benar membuat kesadaran dari masing-masing orang untuk mendonorkan darahnya dalam kegiatan kesejahteraan.

“Semoga dengan adanya kegiatan donor darah ini dapat membentuk kepedulian Polri kepada sesama yang membutuhkan bantuan donor darah. Nantinya darah dari donor tersebut disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan,” tegas Kapolda Aceh. (sm / sw / hy)




Mantan Ketua AMF Nagan Raya Apresiasi SMAN 1 Seunagan, Kab. Nagan Raya Sebagai Juara 1 LCC EMPAT PILAR MPR-RI

Banda Aceh, BARANEWSACEH.CO – SMAN 1 Seunagan Kabupaten Nagan Raya keluar sebagai pemenang pada Juara pertama lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR-RI tahun 2019. Rabu (19/06/2019)

Sementara itu, SMAN 4 Wirabangsa Meulaboh sebagai juara 2 dan SMAN 1 Kota Lhoksumawe sebagai juara 3. Dimana kegiatan ini merupakan agenda tahunan MPR-RI dalam upaya mensosialisasikan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara ke seluruh penjuru Indonesia serta mencerdaskan anak bangsa.

Dalam hal ini, Mantan Ketua Aceh Muda Foundation (AMF) Nagan Raya periode 2013-2014, Husen, S.Sy., M.Ag sangat mengapresiasi kerja keras siswa-siswi SMAN 1 Seunagan, kabupaten Nagan Raya terutama dorongan kuat dari sang pelatih Hasan, S.Pd yang tidak letih-letihnya terus membimbing dan membinanya,”Ungkapnya Husen.

lanjutnya,”Di bawah asuhan Pak Hasan, S. Pd SMAN 1 Seunagan sudah 2 kali memenangkan Lomba LCC empat Pilar MPR-RI, sebelumnya juara 1 pada tahun 2017. Mantan pemenang Debat Hukum Nasional Se-PT UIN/IAIN Se-Indonesia di Jepara, Jawa Tengah tahun 2013 ini sangat yakin bahwa ke depan SMAN 1 seunagan, Nagan Raya yang berhak mewakili Aceh dapat memenangkannya di tingkat Nasional.

“Harapan rakyat di kabupaten Nagan Raya semoga SMAN 1 Seunagan, Kab. Nagan Raya dapat mengharumkan Kab. Nagan Raya di mata Indonesia. Saatnya berjuang dan buktikan bahwa kita bisa,”tutup Husen. (HI)