banner 728x150
banner 1356x354

Camat Lawe Sigalagala Mediasi Perseteruan Kades Lw.Loning Aman Dengan Ketua BPk

by


*Mediasi perdamaian diikuti embel-embel

Kutacane (Baranews.Aceh) – Camat Lawe Sigalagala Kabupaten Aceh Tenggara(Agara),Imansyah Gensi ,SH fasilitasi mediasi perseteruan antara Kepala desa Lawe Loning Aman,Amirullah dengan Ketua Badan permusyawaratan kute(BPk),Sdr.Muslim.Acara mediasi dilakukan di Kantor Camat Lawe Sigalagala pada hari Kamis(5/10) pukul 16.15 Wib.

Dalam mediasi itu,satu persatu pihak yang bertikai melontarkan pernyataan dan uneg-unegnya,seperti Ketua BPk,Sdr.Muslim  mengatakan,bahwa sebenarnya persoalan ini Kepala desa(pengulu kute) sendiri yang memintanya untuk diperiksa.Lebih lanjut,dia menambahkan saya menerima damai tapi pemeriksaan Inspektorat Agara terus berlanjut di lapangan terhadap proyek desa Lawe Loning Aman,masalah ada temuan di lapangan atau unsur korupsi diatas Rp.1.000.000,-supaya dikembalikan ke negara,dimasukkan ke kas desa,maupun beli Lembu untuk dibagi kepada warga,ujarnya.

Sedangkan Kepala desa(Kades) Lawe Loning Aman,Amirullah yang selama ini dikenal masyarakatnya sebagai orang yang sederhana,transparan,dan penolong dalam pernyataannya mengatakan: “Kalau ada kesalahan saya,saya minta maaf.Tetapi selama ini tentang pekerjaan saya di desa,tak pernah ada nasehat atau teguran dari Kantor Camat maupun Inspektorat Aceh Tenggara,tambahnya.”

Dalam kesempatan itu,Imansyah Gensi,SH berharap kepada kedua belah pihak untuk berdamai secara menyeluruh,bukan hanya dalam perkataan(embel-embel-red),supaya warga di desa tenang.Selanjutnya,Pihak Inspektorat Agara yang diwakili Sahrim,S.Pd mengucapkan bahwa mereka akan terus bekerja,masalah ada temuan di lapangan akan diserahkan kepada Ketua BPk tanpa dipublikasikan ke khalayak ramai.Bila ada temuan,Pengulu kute tolong dibina olah Camat,ucapnya.

Pantauan Jurnalis Baranews.Aceh di lokasi,hadir Kasie pemerintahan desa(PMD),Amudi Hendra Pasaribu,SE ;Kasubag kepegawaian,Rajab Situmorang,ST ; Inspektorat Agara yang terdiri dari Sahrim,S.Pd; Ibu Eva, ST; Edi Siregar,SE; anggota BPk,Ingan Tarigan ;Imam kute,Abu Kasim; Tokoh masyarakat,Bp.Ismet ;Kaur desa,manaf ; Babinsa, Sertu.Zuniardy; dan Ibu zahara(masyarakat).

Pada hari Jumat(6/10) pukul 11.00 Wib,Auditor Inspektorat Agara,Edi Siregar,SE yang didampingi Ibu Eva,ST memeriksa Bendahara desa,Kaur desa,PAUD Hidayatullah,PAUD Salsabila,Posyandu,dan proyek listrik untuk orang miskin Tahun 2016.Pengamatan wartawan media ini dan diamini orang-orang yang diperiksa,bahwa terjadi diskriminasi pemeriksaan(audit) antara PAUD Hidayatullah dengan PAUD Salsabila.PAUD Hidayatullah diperiksa lengkap dengan dokumen,sedangkan PAUD Salsabila yang dipimpin Sdr.Asnawi  yang profesinya sebagai Wartawan di salah satu media di Aceh,lenggang-kangkung tanpa membawa sehelai kertas,dan ditanya dengan suara yang lembut,berbeda dengan sebelumnya bahwa Edi Siregar,SE memeriksa dengan suara agak keras.Suasana audit(pemeriksaan) pun,cenderung menjadi investigasi dan intervensi karena dilakukan satu persatu,dan menyangkut APBDes Tahun 2016 dan realisasinya,padahal yang dipermasalahkan adalah Proyek saluran pembuangan air limbah(SPAL) Tahun 2017 yang dananya hanya Rp.Rp.29.400.000,-oleh Sdr.Muslim yang menjabat Ketua BPk di desa itu.Narasumber media ini yang layak dipercaya,bahwa persoalan itu terjadi karena ada kepentingan yang tak terpenuhi(Sdr.Muslim) yang awalnya membuat desain awal(RAB) proyek SPAL. Juga,Edi Siregar,SE  kurang etis mengaudit,karena beliau tinggal di desa lawe Loning Aman,dan berPengulu kepada Amirullah.(P.Lubis)

banner 300x250