banner 1280x334

100 Hari Kerja Bupati Gayo Lues

by

Gayo  Lues, Baranewsaceh.co – Bupati Kabupaten Gayo  Lues ke – 5 yang dilantilk mulai 3 Oktober 2017   lalu hingga  hari  ini tidak  terasa telah sampai 100 hari lamanya H.Muhammad Amru dan  H.Said  Sani menjalankan amanah rakyat sebagai Bupati  dan Wakil Bupati  di  Gayo Lues.

Meski  masih  sebatas persoalan bingkai yang dilaksanakan oleh Bupati dalam pemerintahannya dan  persoalan mental terhadap masyarakatnya. Sebagai Kepala Daerah di Gayo  Lues H.Muhammad Amru  dan  H.Said  Sani terus bergiat melaksanakan cita-citanya dalam wujud Visi-Misi untuk masyarakat Sejahtera, Mandiri dan  Islami di Gayo Lues.

100 hari kerja yang sedang berlangsung Bupati Gayo Lues tidak lupa untuk melaksanakan syukuran dengan mengundang Forkopimda, para  SKPK, para  tengku, Imam dan tokoh masyarakat.

Syukuran dilakukan dengan maksud semoga  Allah SWT melindungi masyarakat Gayo Lues agar terhindar dari segala bentuk bencana dan senantiasa mendapat Rahmat dan kemakmuran bagi masyarakatnya.

Rasa syukur kepada Allah  Swt pelaksanaanya dalam wujud kegiatan berupa Tausyiah, membaca Selawat Nabi Muhammad SAW, Berzikir dan berDo’a yang dilakukan secara bersama-sama.


Acara syukuran berlangsung hari Jumat (12/01/2018) dimulai Pukul 09.00 Wib bertempat di Mesjid As-Shalihin Gayo Lues.

Kegiatan dihadiri Bupati Gayo  Lues H.Muhammad Amru, Wakil Bupati H.Said Sani, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Inf. Muhammad Faizal Nasution, S.IP dan Jajaran Kodim 0113/GL, Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman, S.IP dan Jajaran Polres Gayo Lues, Kejari Gayo Lues, Ketua  DPRK dan para Anggota DPRK Gayo  Lues.

Selain itu kegiatan dihadiri Sekda Gayo Lues H.Thalib, S.Sos, M.AP, Para Asisten, para Kepala SKPK, para Tengku Imam, Tokoh  Masyarakat dan tamu Undangan.

Wakil Bupati H.Said Sani melalui acara menjelaskan bahwa saat  ini pemerintah Gayo  Lues sedang melaksanakan untuk menggempur kemaksiatan, menggempur kemiskinan dan menggempur kebodohan. Diharapkan kepada masyarakat untuk mendukung program tersebut “Mari kita bersatu, jangan ada masyarakat terkotak-kotak lagi”.

Selain itu Bupati H.Muhammad Amru dalam pidatonya bahwa “Persoalan paling mendasar adalah perbaiakan mental masyarakat, untuk itu syiar agama mari terus ditingkatkan, laksanakan terus Sholat Subuh berjemaah ajak masyarakat sekitar untuk selalu memakmurkan mesjid-mesjid”. Ungkapnya. (Bahtiar)