banner 1280x334

Bupati Gayo Lues Hadiri Acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Pengadilan Negeri Blangkejeren

by

 

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru menghadiri acara Pencanangan  Pembangunan Zona Integritas Pengadilan Negeri Blangkejeren bertempat di jln.Kong Bur no 52 Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues.

Selain Bupati Gayo Lues acara tersebut dihadiri oleh Dandim 0113/Gayo Lues  Letkol Inf.M.Faizal Nasution.S.IK, Kapolres Gayo Lues AKBP.Eka Surahman S.IK, Ketua Pengadilan Negeri Blangkejeren M.Jamil.SH, Ketua Mahkamah Syariah  Drs.Asmir.SH.MH, Kajari Blangkejeren Agung Ardianto.SH.MH, Wakil Ketua 1 DPRK Gayo Lues  Tawar Nate, Kalapas Gayo Lues Efendi.SH, Para Staf Pengadilan Negeri Blangkejeren.

Ketua Pengadilan Negeri Blangkejeren dalam sambutannya mengatakan “ Salah satu regulasi yang dikeluarkan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam hal ini Direktur Jenderal Badan Peradilan umum melalui surat Keputusan Dirjen Badilum Nomor 1639DjusKAOT 01,1/9/2015 tentang Akreditasi Penjaminan Mutu Badan Peradilan Umum.Dalam keputusan Dirjen tersebut telah menugaskan kepada pimpinan Pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama untuk melakukan langkah-angkah strategis berupa pembenahan dan perubahan. sedemikian rupa sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna pengadilan.

Pengadilan Negeri Blangkejeren agar dapat meningkatkan kinerja dan memaksimalkan dengan Prima untuk melayani masyarakat, ujarnya.

Selain itu dikatakan M.Jamil.SH Perilaku kurupsi berdampak buruk dan perlu kita mengambil langkah Yang cepat dan tepat adalah salah satu merupakan pencanangan Zona integritas Mahkamah Agung Indonesia.

Senada dengan itu Bupati Gayo Lues dalam sambutannya mengatakan “ Harapan bebas dari Korupsi agar betul-betul kita laksanakan dan kita dukung bersama-sama.

Sistem pemerintahan sekarang ini yang salah, yang membuat orang berpikiran sebagai ajang mencari pekerjaan/nafkah bukan suatu pengabdian, ujarnya.

Dari segi pembangunan mental kita masih kurang jika dibandingkan dengan pembangunan fisik yang ada sekarang ini.  Pengadilan ini adalah suatu  benteng terakhir mengadili yang harus kita dukung bersama-sama, kata H. Muhammad Amru (ABDI)