oleh

Bupati Gayo Lues Gelar Halal Bi Halal di Pendopo


Gayo Lues Baranewsaceh – Ribuan Warga yang tergabung tergabung dalam empat Kecamatan di Kabupaten Gayo Lues memadati Pendopo Kabupaten Gayo Lues, atas undangan resmi bupati Gayo Lues dan undangan resmi pemerintahan kabupaten Gayo Lues untuk hadir dalam acara halal-bihalal Idul Fitri 1439 H/2018 M, Minggu, (17/06/2018).

Dalam awal pidatonya Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H Mohon maaf Lahir dan Bathin.

Bupati Gayo Lues mengatakan Hari ini hari yang kedua ini kita mengadakan penerimaan tamu untuk acara Halal Bi Halal di Pendopo Bupati Gayo Lues.

Dia mengatakan bahwa ini adalah pertama kali, berdiri sebagai Bupati dan sebagai Wakil Bupati untuk pertama kalinya setelah menjadi pimpinan mengadakan acara halal bi halal, sebagai pimpinan baru, tentu banyak hal yang tidak sempurna mulai dari pelayanan, tata cara penerimaan tamu, penyediaan tempat duduk, makanan sampai ke hal- hal tingkah laku dari Panitia, maka saya selaku Pimpinan menyampaikan permohonan maaf .

H.Muhammad Amru juga memaparkan bahwa dalam kurun waktu kurang lebih Sembilan bulan kami menjadi pimpinan banyak hal yang diharapkan oleh masyarakat, banyak hal yang kami janjikan belum bisa sepenuhnya kami tunaikan, karena memang untuk mengukur keberhasilan kedua pimpinan tidak bisa diukur dengan waktu sembil Sembilan bulan.

Lebih-lebih program-program yang kami sajikan bukan program yang sifatnya instant atau selesai dalam sesaat, jangan pernah diukur keberhasilan kami sebanyak apa kami membagi sirup, jangan pernah diukur keberhasilan kami sebanyak apa SK honor yang kita keluarkan, tapi marilah kita berfikir bahwa kami ini sedang berupaya, bagaimana menyelamatkan negeri kita ini dari berbagai  persoalan mulai dari persoalan rendahnya penegakan syariat Islam, lemahnya aqidah masyarakat kita, banyaknya persoalan kemiskinan, rendahnya SDM itulah persoalan yang harus kita selesaikan, Menyelesaikan persoalan ini tidak seperti memakan cabe, maka dari itu baru kita rasakan nanti beberapa tahun kedepan. jelas H. Muhammad Amru.

Dia berharap sebagai pimpinan yang pertama pertama kali akan menyelesaikan persoalan syariat Islam,  Mengawali dari program-program itu bupati  telah mengeluarkan intruksi kepada seluruh jajaran Kepala Desa untuk menghimbau masyarakatnya agar magrib sampai Isya jangan dibiarkan anak kita lari kesana kemari berkeliaran, perhatikan mereka agar mereka mengaji.

Bupati juga menyampaikan bahwa dia  juga sudah mengintruksikan kepada seluruh jajaran SKPK untuk sama-sama untuk melakukan Subuh berjamaah . Kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa berjamaah itu penting .  Kemudian yang paling mendasar  kita menggaungkan agar kabupaten Gayo Lues tidak cukup dengan julukan Negeri 1000 Bukit, Kita ingin Kabupaten Gayo Lues ini dijuluki dengan 1000 Hafiz, kita usahakan Kurun Waktu lima tahun Kabupaten Gayo Lues harus bisa memilki 1000 Hafiz, untuk itu berbagai Program telah kami kucurkan walaupun barang kali program-program itu belum menyentuh semua masyarakat , tapi setidaknya ada perubahan kehidupan baru melihat antusias masyarakat kita untuk memasukkan anaknya menjadi hafiz, jelasnya.(J.porang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed