banner 1280x334

Bupati Gayo Lues Bertekad Tegakkan Syariat Islam

by
Apel perdana Tahun 2018, Senin (08/01/2017), yang dilaksanakan di Halaman Kantor Setdakab Gayo Lues dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer.

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru  mengatakan pemerintahnya tetap komitmen terhadap penegakan Syariat Islam secara menyeluruh (kaffah) dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat apel perdana Tahun 2018, Senin (08/01/2017), yang dilaksanakan di Halaman Kantor Setdakab Gayo Lues dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer.

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru mengatakan “ Tak kalah pentingnya saya saat ini sedang berjuang bersama para tengku pimpinan pesanteren, bersama Sekda dan jajarannya untuk penegakan Syariat Islam.

Saya sangat bangga kalau masjid-mesjid tempat wuduk ketika tiba waktu sholat berkerumun saudara – saudara yang berbaju seragam ini di syaf pertama, tapi itu belum saya temukan ketika saya sholat berjamaah di Masjid yang ada di komplek ini , untuk bapak-bapak saya lihat ada 1- 2 syaf namun saya lihat ibu-ibu masih berhalangan semua hanya 2, 3 orang yang saya lihat, kok bisa serentak berhalangan maka saya harapkan perlu juga hadir pada jadwal-jadwal tertentu pada saat ceramah, kemudian untuk kita sadari bersama bahwa kita yang berseragam ini adalah orang yang ditiru, contoh bagi masyarakat lain”, tegas Bupati.

Selain itu dikatakan “ Kalau saudara – saudara begitu tiba azan, waktunya sholat berjamaah masih main batu di kios-kios, masyarakat lain apalagi tukang becak, para pedagang – pedagang kecil itu jungkir balik tidak akan mau tau, begitu pula dikampung-kampung ketika kita kita memaksakan sholat jamaah, dan sholat subuh berjamaah, tetapi pejabat yang tinggal di kampung itu tidur dengan mendengkur tanpa mau tau percayalah masyarakat tidak merespon, ia tidak datang ke Masjid untuk mengatakan saudara tidak datang tapi dia juga ikut mendengkur di rumahnya , karena merasa kepala Dinas sana juga tidak datang , itu pejabat yang mobil bagus pun tidak dating, jelasnya.

Kenapa disisi ini saya tekankan, kerusakan mental di tengah-tengah masyarakat sudah sangat memperihatinkan, jauhnya kita dari akidah-akidah agama, masuknya persoalan narkoba ini membuat persoalan-persoalan di Kabupaten Gayo Lues dan juga di daerah lain semakin luas, jadi kita harus taat dari gaung syariat islam ini adalah rekan-rekan yang PNS, percayalah bahwa tidak ada yang lebih menyenangkan selain kita menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT, harta yang melimpah, pangkat yang tinggi, mobil yang mewah, rumah gedung yang saudara tempati tidak akan membawa kebahagiaan kalau isinya tidak pernah sekali sujud pun di rumah atau di Masjid,kata Bupati.

Mari kita kembali ke jalan benar, saya sebagai pimpinan sudah melalui perjalanan hidup ini tidak ada yang lebih menentramkan jiwa kita selain menjalankan perintah-perintah Agama, yang menjadi kekhawatiran kita untuk mengejar dunia kita lupa, yang lebih fatal lagi sudah timbul aliran antara percaya adanya Allah SWT, sebutnya.

Mari kita berikan tauladan kepada lingkungan kita, ajak anak-anak kita, ajak keluarga kita untuk meningkatkan ibadah kemudian sholat berjamaah, prilaku itu harus mencerminkan Islam karena Misi kita yang pertama adalah Islam Mandiri dan Sejahtera, jelas H. Muhammad Amru. (ABDI)