oleh

Bupati Bener Meriah ditangkap, Suasana Benar-Benar Meriah

*Masyarakat Aceh Tenggara bertanya kapan KPK turun ke wilayah ini

Kutacane Baranewsaceh – Komisi pemberantasan korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan(OTT) terhadap Bupati Bener Meriah AMD, dan Gubernur Aceh Drh. Irwandi Yusuf, M.Si dan unsur sipil beberapa minggu lalu. Masyarakat Aceh,khususnya yang berdomisili di Kabupaten Aceh Tenggara selama ini pesimis terhadap penegakan hukum di wilayah Aceh, karena sejak perjanjian damai Helsinki dan UU no.11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh, tak banyak pejabat yang diseret ke pengadilan.

Sudah rahasia umum di publik, bahwa dana Otsus yang di Aceh dikenal dana otonomi khusus Aceh(DOKA) relatif  besar, tahun 2018 mencapai Rp.8 triliun. KPK menangkap Bupati Bener Meriah, AMD dengan barang bukti Rp.500 juta, yang di duga diberikan sebagai Comitment fee 8 % untuk pemerintahan provinsi, dan 2% untuk pemerintah kabupaten.

Di Kabupaten Aceh Tenggara, Banyak keluhan warga, Pers, dan LSM tentang kinerja pemerintahan, pembangunan, dan transparansi anggaran yang disinyalir kurang maksimal dan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, serta punya potensi merugikan keuangan Negara.

Beberapa hal yang disorot warga,pers, dan LSM di Aceh Tenggara  yang sampai sekarang belum tersentuh,adalah dana desa tahun 2015 yang tidak cair di 385 desa dengan jumlah nominal Rp.60-70 juta per desa, pembangunan Puskesmas-puskesmas tahun 2016 yang diduga pengadaan tanahnya digelembungkan(mark-up) dan air tidak jalan, padahal air sangat vital di Puskesmas, Pelayanan kualitas obat  R.S.Sahudin Kutacane , BPJS, dan pembangunan sebagian Gedung RS.Sahudin  diduga digelembungkan, dana advokasi KIP, honor PPS selama 2 bulan yang tidak cair di 385 desa, Pembangunan Mapolres Aceh Tenggara  yang dibantu Pemkab Agara Rp.13 milyar, padahal ada yang lebih layak dibangun dan diprioritaskan, seperti Gedung Dinas kependudukan dan catatan sipil, Gedung Dinas penanaman modal dan perijinan terpadu satu pintu, Gedung Dinas pendidikan dan kebudayaan, Gedung Dinas Sosial,dll yang menyentuh langsung kepada masyarakat.

Penangkapan Bupati Bener Meriah ,AMD membuat suasana benar-benar meriah di Aceh, dan pintu masuk untuk membongkar kejahatan kepala daearah(KDh),Pejabat, SKPA/SKPK, yang selama ini tidak tersentuh, yang merugikan keuangan negara, dan memperkaya diri sendiri atau korporasi, sehingga KPK layak turun ke Aceh Tenggara, untuk menindak-lanjuti keluhan dan uneg-uneg  warga, Pers,LSM yang selama ini tidak terjamah(Untouchable).(P.Lubis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed