Berprestasi di Kampus, Putri Reje Guru ini Akhirnya Kunjungi Jepang

by


BENER MERIAH, BARANEWSACEH.CO – “Aisyah” salah seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Jawa timur, adalah satu dari sekian banyak putra putri terbaik Kabupaten Bener Meriah yang kini sedang menuntut ilmu di luar daerah.

Putri Reje Guru, Kecamatan Bukit yang lahir pada 01 November 1995 dari pasangan Insana dan Kamariah. Selain kavasitasnya sebagai mahasiswa, Aisyah juga adalah aktivis dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) komisariat Agrobistek. Selain itu, Ipak Gayo ini juga mahir dalam berbahasa Inggris dan memiliki talenta yang luar biasa. Sehingga wajar pihak fakultas memberikan kepercayaan kepadanya untuk ikut andil dalam kerjasama, dalam delegasi Indonesia, Vietnam, dan Malaysia, dalam program Summer School di Prefectural Universitas Of Hiroshima Jepang.

Suatu pengalaman menarik bisa berkunjung keluar negeri, dan mengetahui bagai mana pola masyarakat jepang dalam bertani. Mendapat kepercayaan dari kampus yang dihuni sekitar 10.000 Mahasiswa itu bukanlah perkara mudah. Tapi itulah Aisyah mampu bersaing untuk dapat ikut ambil dalam program Summer School di negeri Sakura Jepang.

Kini dara cantik Mahasiswa Fakultas Pertanian semester 7 pada Universitas Muhammadiyah Jember Jawa Timur ini. Tengah berada di tengah tengah keluarganya di Kampung Reje Guru. Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Kepulangan Aisyah sekampung halamannya tentu dalam rangka Pulkam, setelah satu tahun setengah tidak pernah berjumpa dengan kedua orang tua dan sanak familinya.

Baranews Aceh mencoba untuk berbincang bincang kecil terkait prestasi yang telah diraih serta harapan ke depan menyangkut kelangsungan pendidikannya ke depan, dirumah orang tuanya Kampung Reje Guru. Jumat 02 Februari 2018.

Sebenarnya Pihak Kampus sudah menawarkan kepada Aisyah, untuk tetap melanjutkan pendidikan S2 di UMJ, dan biaya ditanggung kampus. Dengan catatan setelah selesai selanjutnya tetap bertahan di Kampus, sebagai tenaga pengajar pada Universitas Muhammadiyah Jember. Tetapi Aisyah masih mempertimbangkan tawaran tersebut. Karena Aisyah berkeinginan melanjutkan kuliah ke jenjang S2 tapi tidak terikat aturan, agar dia bisa pulang dan mengabdi untuk kabupaten Bener Meriah. Tutupnya.(Dani)