Asisten III Aceh Timur Buka PKU Muda Aceh

IDI, Baranewsaceh.co –  Bertempat di aula serba guna Kantor MPU Aceh Timur pada Selasa 16/10/18 telah berlangsung acara pembukaan Pelatihan kader Ulama (PKU) Aceh yang kedua di Kabupaten Aceh Timur yang dibuka langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Aceh Timur, M. Amin, SH, MH yang diikuti sebanyak 48 santri muda yang berasal dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Timur.

Pelatihan Kader Ulama ini sudah dilaksanakan sebanyak dua kali oleh MPU Provinsi Aceh di Aceh Timur yang bersumber dana dari Dana otonomi khusus Aceh (DOKA) Tahun 2018.

Adapun maksud dari tujuan dilaksanaknya acara ini adalah untuk menciptakan generasi yang memiliki daya serap, kopetensi keilmuan dan wawasan keulamaan bagi para generasi muda yang tergabung dalam Pelatihan kader Ulama Muda dengan harapan dapat melahirkan ulama-ulama muda yang memiliki kopetensi ilmu agama yang mendalam, wawasan keislaman yang luas serta memiliki integritas, sehingga nantinya mereka-mereka ini benar-benar menjadi kader ulama muda yang berani menegakkan yang benar serta mencegah yang bathil sekaligus mereka ini akan mengantikan atau regenarasi dari Ulama-Ulama aceh di masa yang akan datang.

M. Amin SH, MH dalam sambutannya mengatakan, dewasa ini dalam kehidupan kita umat Islam telah timbul hal-hal negative yang dapat memecah belah para umat muslim di tanah air, hal tersebut ditandai dengan bermunculnya berbagai ragam tentang ajaran agama Islam yang campur baur yang tidak mengikuti ajaran yang hakiki yang diajarkan oleh Rasulullah S.A.W. salah satu contohnya adalah islam Nusantara yang mencampur baurkan ajaran Islam dengan keyakinan diri atau kebiasaan adat dan istiadad masing-masing daerah yang cenderung menjadi syirik atau lain sebagainya dan sekaligus bisa memecah belah umat Islam yang ada di Indonesia dan hal inilah yang diinginkan oleh mereka-mereka yang anti dengan Islam yang ingin memecah belah umat Islam di tanah air. Oleh sebab itu dirinya atas nama pribadi dan Pemerintah daerah sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada MPU Aceh atas dilaksanakannya Pelatihan Kader Ulama (PKU) muda di Aceh Timur.

Acara Pelatihan kader Ulama ini dijadwalkan akan berlangsung selama 12 hari dengan pemateri yang terdiri dari para ulama senior Aceh Timur dan Aceh. (Nurdin) 

 




Acara Penutupan MTQ XXX Darul Aman, Meriah

IDI CUT, Baranewsaceh.co – Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM.Thaib, SH, melalui Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Timur, Rusydi, S.Pd, menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX Tingkat Kecamatan Darul Aman Tahun 2018, Minggu (15/10) malam.

Rusydi dalam sambutannya sangat mengapresiasi pihak muspika bersama panitia pelaksana setempat yang telah menyelenggarakan MTQ secara sukses, bahkan mampu menyedot ribuan pengunjung selama empat hari bertarut-turut.

“Melihat kekompakan Darul Aman yang sangat luar biasa dalam menyelenggarakan perlombaan MTQ, maka kami menilai wajar jika Darul Aman meminta sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Timur Tahun 2018,” kata Rusydi.

Antusias peserta melalui pimpinan kafilah tiap-tiap kemukiman dalam memenuhi kouta juga sangat tinggi, sehingga penampilan peserta yang dipusatkan di Arena Utama Anjungan Pekan Idi Cut bertambah dari tiga hari menjadi empat hari.

“Bukan hanya Tilawah Tingkat Ibtaiyah, Tsnawiyah dan Aliyah, tapi Cabang Hifzil Qur’an 1 Juz dan 5 Juz serta Cabang Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an, juga ikut diperlombakan. Ini luar biasa dan patut dicontohi,” timpa Rusydi disahuti tepuk tangan pengunjung.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur, lanjut Rusydi, menganggap perlombaan MTQ yang sudah menjadi agenda rutin di Darul Aman itu bukan sekedar seremonial dan ajang seleksi, tetapi pihak muspika bersama kepala desa telah mewujudkan generasi islam di kecamatan itu menjadi insan qur’ani.

Sementara Camat Darul Aman T. Muyazir, S.STP, didampingi Ketua Panitia MTQ Darul Aman, Mauzir, SH, berterimakasih kepada seluruh masyarakat dan panitia serta dewan hakim atas dukungan dan partisipasi dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut sejak 12 hingga 15 Oktober.

“MTQ ini juga menjadi momentum silaturrahmi diantara para kafilah dari 45 desa dalam enam kemukiman di Darul Aman. Meskipun ajang perlombaan, tapi para peserta saling berbagi rasa satu sama lain dalam menyukseskan MTQ di Darul Aman,” kata T. Muyazir.

Enam kafilah yang mengikuti yakni Kafilah Pulo Baro, Pulo Blang, Pulo Pineung, Caleu, Rambong dan Kafilah Kuta. Berdasarkan hasil perolehan nilai terbaik pertama, kedua dan ketika, Kafilah Pulo Blang mampu meraih Juara Umum MTQ XXX Darul Aman Tahun 2018. (Nurdin) .




KIP Aceh Tenggara adakan Sosialisasi Pileg dan Pilpres

Poto Net

Kutacane, Baranewsaceh.co – Komisi Independen pemilihan(KIP) Aceh Tenggara adakan sosialisasi pemilihan legislatif(Pileg) dan pemilihan presiden(Pilpres) melalui spanduk yang dibentangkan di Kantor-kantor Camat, Warung-warung, dan Rumah penduduk.

KIP Aceh Tenggara mensyaratkan metode dan masa kampanye, dengan pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, pembayaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye, media sosial; iklan media cetak,media elektronik, dan media dalam jaringan; rapat umum, debat pasangan calon presiden dan wakil presiden,dan kegiatan lainnya yang tidak melanggar.

Alat praktek kampanye dilarang dipasang di Tempat ibadah termasuk halaman,,Rumah sakit atau Tempat pelayanan, Gedung milik pemerintah, dan Lembaga pendidikan(Gedung dan Sekolah). Pemasangan alat peraga kampanye dengan mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan, keindahan, dan keamanan. Selanjutnya, pemasangan alat peraga kampanye di tempat yang merupakan milik perseorangan atau Badan swasta harus disertai ijin secara tertulis dari pemilik lokasi.

Kabupaten Aceh Tenggara dibagi 5 daerah pemilihan(Dapil) yaitu, Dapil I terdiri dari kecamatan Babussalam, kecamatan Lawe Bulan, dan kecamatan Deleng Pokhisen; Dapil II yaitu kecamatan Bambel, Lawe Sumur, dan Bukit Tusam; Dapil III terdiri dari Kecamatan Semadam dan Kecamatan Lawe Sigala-gala; Dapil IV yaitu Kecamatan Lawe Alas, Tanoh Alas, Babul Rahmah, Babul Makmur dan KecamatanLeuser; dan terakhir Dapil V yaitu kecamatan Badar, Darul Hasanah, dan Ketambe.

Pemilihan legislatif yang akan memperebutkan kursi di DPR RI, DPD, DPRD Tk.I(DPRA),DPRD Tk.II(DPRK) dan pemilihan presiden akan dilakukan serentak pada bulan April 2019.(P.Lubis)




Proyek Desa Tahap II Lagi Direalisasikan

poto Ilustrasi

Kutacane, Baranewsaceh.co – Proyek fisik desa dari anggaran dana desa Tahap II yang berjumlah 40 % di Kabupaten Aceh Tenggara(Agara), khususnya di 4 kecamatan yaitu kecamatan Lawe Sigala-gala, kecamatan Babul Makmur, kecamatan Semadam, dan kecamatan Leuser lagi direalisasikan.

Pantauan Jurnalis Baranews.Aceh di lapangan, bahwa proyek fisik desa berupa pembangunan jalan Rabat beton, rehab Kamar mandi, Saluran pembuangan air limbah(SPAL), pemipaan air minum, pembangunan Gedung Serbaguna, Jembatan desa, Jamban, pengerasan jalan, dll.

Disamping proyek fisik, dana desa digunakan untuk pemberdayaan masyarakat dengan menambah modal usaha untuk Badan usaha milik desa(BUMDes/BUMKute). Sekalipun Di Aceh Tenggara sekarang musim hujan yang berpengaruh pada kelangsungan pekerjaan proyek fisik, tetapi kepala-kepala desa dan pelaksana kegiatan (PK) desa tetap semangat dan optimis melakukannya.(P.Lubis)




Desa Lawe Desky Tongah adakan Posyandu dan Senam Lansia

Poto Ilustrasi

Kutacane, Baranewsaceh.co – Desa(Kute) Lawe Desky Tongah Kecamatan Babul Makmur Kabupaten Aceh Tenggara, lakukan Posyandu dan senam bagi warga lanjut usia(Lansia), pada hari Selasa(16/10) pukul 10.00 Wib. Pantauan Jurnalis Baranews.Aceh di lapangan, beberapa warga terlihat untuk menghadiri acara Posyandu, dan senam lansia.

Monitor Wartawan media ini, hadir Kepala desa(Pengulu kute) desa Lawe Desky Tongah, A.Nainggolan dan Kepala Puskesmas Gurgur Pardomuan, dr.Indah Tambunan beserta staff Puskesmas.(P.Lubis)




Kemenkes RI Ajak Masyarakat Lakukan Hidup Sehat

Kutacane,Baranewsaceh.co – Kementerian kesehatan (Kemenkes) RI mengajak warga  untuk mendukung Gerakan masyarakat untuk hidup sehat(Germas). Hal tersebut terlihat di spanduk yang dipampangkan di Kantor Camat Lawe Sigala-gala pada hari Senin(15/10).

Dalam spanduk tertulis ayo kita dukung Germas, untuk lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari,makan buah dan sayur setiap hari, periksa kesehatan secara rutin, peningkatan kualitas lingkungan, tidak merokok, menggunakan jamban sehat,dan tidak mengkonsumsi alkohol.

Gerakan masyarakat hidup sehat itu, didukung oleh Bupati Aceh Tenggara, Drs.Raidin Pinim,M.AP dan wakil Bupati, Bukhari, serta Camat Lawe Sigala-gala, Ramadhani,S.STP,MM.( P.Lubis)




Mudzakarah Keagamaan Terkait Praktek Rentenir dan Riba

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Upaya untuk menerapkan Koperasi Yang bebas riba dan rentenir, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) menggelar Mudzakarah keagamaan yang berlangsung selama 2 (dua) hari, dari 16 – 17 Oktober 2018. Sementara tempat pelaksanaan mudzakarah berlangsung di aula MPU Bener Meriah.

Pelaksanaan mudzakarah di ikuti sepuluh kecamatan yang di bagi kedalam dua season. Hari pertama meliputi Kecamatan Timang Gajah, Gajah Putih, Pintu Rime Gayo, Weh Pesam dan Kecamatan Bukit. Sementara untuk hari ke dua meliputi. Kecamatan Bandar, Permata, Bener Kelipah, Mesidah dan Kecamatan Syiah Utama.

Peserta terdiri dari tokoh agama, Imam Kampung, dan sejumlah tokoh Masyarakat. Sementara Nara sumber terdiri dari Tgk.Almuzani, Tgk Pakamuddin. S.Sy dan dari dinas koperasi dan usaha kecil menengah.

Seusai memberikan materi Tgk.Al Muzani ketua KPU Bener Meriah kepada Baranewsaceh.co menjelaskan. Kegiatan ini baru tahun ini dilaksanakan, dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait adanya praktek praktek riba dan rentenir.

Tgk Al Muzani juga menyarankan dalam berbisnis dan berusaha hendaknya menyesuaikan dengan tuntunan fikih Islam. Terutama sekali dengan beragamnya jenis koperasi. Serta maraknya simpan pinjam yang di bumbui praktek praktek riba. Intinya dari “Jangan berpakaian dengan pakaian riba” tegas Tgk. Al Muzani.(DN)




KUA – PPAS APBK Perubahan Tahun Anggaran 2018 di Setujui

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah yang membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Perioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBK Perubahan Tahun Anggaran 2018 yang digelar di Gedung DPRK Bener Meriah menyetujui Kebijakan Umum Anggaran dan Perioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBK Perubahan Tahun Anggaran 2018 Kabupaten Bener Meriah, Senin (15/10/2018).

Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi pada saat menyampaikan pidato penutupan sidang dimaksud mengapresiasi pelaksanaan sidang yang telah menyita tenaga dan pikiran Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRK Bener Meriah, baik yang disampaikan pada laporan pansus dewan maupun yang disampaikan pada saat pemandangan umum para anggota DPRK Bener Meriah dalam rapat pembahasan maupun saat berjalannya sidang paripurna yang telah banyak memberikan masukan dan saran serta pemikiran bagi pihaknya dalam penyusunan RKA nantinya juga peningkatan kinerja pada setiap SKPK serta menjadi bahan masukan dalam melakukan berbagai perbaikan.

Lebih jauh Abuya Sarkawi menjelaskan bahwa sesungguhnya masih banyak aspirasi dan kebutuhan masyarkat yang belum tertampung dalam APBK Perubahan 2018 tersebut, mengingat keterbatasan kemampuan keuangan daerah, baik yang bersumber dari pendapatan aseli daerah, dana perimbangan dan sumber penerimaan derah lainnya, sehingga akan diprogramkan pada anggaran yang tersedia pada tahun berikutnya.

Pada kesempatan itu juga Beliau mengajak seluruh anggota DPRK setempat untuk dapat bersama-sama berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah melalui berbagai upaya baik intensifikasi maupun ekstensifikasi penerimaan dengan mencari sumber-sumber penerimaan baru sesuai dengan potensi daerah dengan tetap memperhatikan aspek keadilan dan kepatutan serta kewajaran. (DN)




Hadir Pembukaan TMMD 103, Danrem dan Plt Bupati BM di Sambut Tari Guel

 

Redelong, Baranewsaceh.co – Menghadiri pembukaan TNI Manungal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Tahun 2018, Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Purmanto dan Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi di peuseujuk dan disambut Tari guel oleh pelajar setempat, di Lapangan Bola Kampung Blang Jorong, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Senin (15/10).

Tari guel merupakan dari gabungan seni sastra, musik dan seni tari salah satu khas budaya Gayo, khususnya di daerah dataran tinggi gayo Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Provinsi Aceh. Tari ini sering digunakan sebagai menyambut tamu kehormatan maupun acara kebesaran di daerah Gayo.

Upacara pembukaan TMMD ke-103 Tahun 2018, yang bertemakan “TNI Manunggal Rakyat Dalam Mewujudkan Desa Yang Maju, Sejahtera dan Demokratis” secara resmi dibuka oleh Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi, di Lapangan Bola Kampung Blang Jorong, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Purmanto mengatakan, Kegiatan TMMD ke-103 tahun 2018, akan dilaksanakan selama 30 hari terhitung mulai Tanggal 15 Oktober sampai dengan 13 November di 3 (Tiga) Wilayah terpisah, yaitu di Desa Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, dan di Desa Mendale Kecamatan Kebayakan, serta di Desa Telege Sari Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah.

Selain itu, pelaksanaan TMMD ke-103 di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah Wilayah Kodim 0106/Aceh Tengah jajaran Korem 011/Lilawangsa meliputi Dua sasaran yaitu sasaran Fisik seperti pembukaan jalan sepanjang 5.500 X 6 meter, pembuatan jembatan sebanyak 3 titik, pemasangan Gorong-gorong sebanyak 2 titik, penataan tanggul sepanjang 135 M, normalisasi tebing sungai sepanjang 2.390 meter, perehapan rumah tidak layak huni 1 unit.

Sedangkan sasaran dan Non fisik Diantaranya, melaksanakan kegiatan pengobatan massal, penyuluhan kesehatan, hukum, Wasbang, Pertanian dan Narkoba kepada warga masyarakat, Pungkas Danrem.

Acara pembukaan TMMD 103, turut dihadiri antara lain, Kapolres BM AKBP Fahmi Irwan Ramli, SH, SIK, Kapolres Ateng AKBP Hairajadi, SH, Danyonif 114/SM Letkol Inf Mulyadi, ST, Kajari BM Rahmat Azhar, SH,MH, Sekda Kab. BM Drs. Ismarisiska, MM, Ketua MPU Kab. BM Tgk. Almujani, Wakil Ketua II DPRK BM Andi Sastra, serta ratusan personel TNI/Polri jajaran Korem 011/LW, sejumlah Intansi dari Pemerintahan Kabupaten Bener Meriah, serta ratusan Pramuka, Pelajar dan Masyarakat yang antusias hadir mengikuti acara tersebut. (Red)




Jembatan Paya Kolak Kecamatan Celala Sudah Bisa di Lalui

 

Aceh Tengah, Baranewsaceh.co – Ruas Jalan yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tengah dengan Kabupaten Nagan Raya, sempat terputus akibat amblasnya jembatan kampung Paya Kolak kecamatan Celala Kabupaten Aceh Tengah.

Pagi ini Selasa.(16/10) sekitar pukul 09.00 wib. Jembatan yang terputus, akhirnya sudah bisa di lalui kembali oleh kenderaan roda 2 (dua) dan roda 4 (empat). Setelah pemuda Kampung Paya Kolak di bantu Babinsa setempat melakukan penimbunan secara swadaya.

Fery (20) sumber Baranewsaceh di lokasi kejadian menjelaskan. Akibat terputusnya jembatan Paya Kolak hubungan Takengon – Nagan Raya, tadi malam sempat lumpuh beberapa jam, dan terlihat sejumlah kenderaan roda 2 (dua) dan roda 4 (empat) terlihat antri dan tidak bisa melewati jembatan tersebut.

Menanggapi persoalan tersebut Fery (20) yang merupakan salah seorang tokoh masyarakat silih Nara, menghimbau pihak BNPD untuk segera turun tangan, agar hubungan Takengon – Nagan Raya lancar seperti semula. Pintanya.(DN)




Jawahir Syahputra minta Plt. Bupati Perhatikan Atlit Pora Bener Meriah

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Dalam rapat Paripurna DPRK Bener Meriah membahas KUA-P dan PPAS-P APBK tahun anggaran 2018 dr. Jawahir Syahputra dalam pandangan umumnya menyatakan bahwa PORA (Pekan Olah Raga Aceh) tahun 2018 perlu menjadi antensi serius bagi Plt. Bupati Bener Meriah yang akan dilaksanakan pada November mendatang. Senin (15/10)

Sekretaris Komisi D Bener Meriah tersebut menyatakan bahwa PORA yang akan diikuti oleh delegasi atlit Bener Meriah merupakan Proses yang panjang dimana para Cabang Olah Raga yang mengikuti PORA merupakan hasil seleksi dari PRA PORA pada beberapa waktu yang lalu, sehingga terjaring 16 Cabang Olah Raga yang mendapat tiket untuk mengikuti PORA.

Bukan perkara mudah untuk mendapatkan tiket untuk mengikuti PORA, dari banyaknya Cabang Olah Raga hanya 16 yang mendapatkan tiket yang nantinya akan bersaing dengan kabupaten-kabupaten lainnya, hal ini perlu kita apresiasi kerja keras para atlit-atlit kita tegas dr. Jawahir Syahputra.

Marilah kita bersama-sama mensuport para generasi-generasi kita dengan tidak setengah-setengah mendukung dalam memplot anggaran tentunya secara rasional sesuai kebutuhan para Cabang Olah Raga untuk pelaksanaan PORA sehingga berharap dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Bener Meriah. Tegas Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan tersebut.(DN)




Kakek Usia 80 Tahun di Duga Santap Daun Muda Anak di Bawah Umur

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Usia tua ternyata tidak mengendorkan selera dalam hal sexsual. Buktinya seorang Kakek yang berinisial (YZL) usia 80 tahun status duda, yang Beralamat di Kecamatan Gajah Putih, di duga nekat melakukan pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur, dengan nama Bunga (nama samaran) yang masih berusia 8 (delapan) tahun.

Kakek (YZL) 80 tahun di duga melakukan perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Sementara modus yang dia lakukan dengan cara memberikan uang jajan kepada korban (bunga) senilai Rp.2000;

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SiK.,M.Si melalui Kapolsek Timang Gajah Ipda Jufrizal,SH saat di konfirmasi melalui hand Phone selulernya membenarkan kejadian tersebut. Pada hari Sabtu tanggal 13 Oktober 2018, seorang saksi datang kerumah pelapor ” bik, kata (F) (anak saksi) sayang kali lah “Bunga” (nama samaran). Dia selalu di ejekin di sekolah.

Kemudian pelapor menanyakan terkait ejekan tersebut. Anak saksi (F) kemudian menjawab di ejekin, katanya, Bunga ceweknya kakek (YZL). Karena bunga buka celana di dalam kamarnya.

Mendengar penjelasan saksi tersebut, kemudian pelapor langsung menjumpai korban (bunga), yang di dampingi saksi lain, kemudian pelopor menanyakan perihal tersebut kepada (Bunga) Benarkah engkau diejekin di sekolah nak…? ” lalu korban (Bunga) menjawab “iya mak” kemudian pelapor bertanya kembali kenapa kamu sampai di ejekin orang kayak begitu, memang benar kamu ada dibawa oleh kakek (YZL) kedalam kamarnya?

Kemudian korban (Bunga) menjawab,  Ya… dan mengatakan benar bahwa tersangka membawa korban kedalam kamarnya, setelah itu tersangka melepas pakaian dalam korban. Mengetahui perbuatan biadab Kakek tua usia 80 tahun tersebut. Pelapor selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepolsek Timang Gajah atas tindakan dan perbuatan pencabulan yang dilakukan oleh kakek tua tersebut.

Selain itu Ifda Jufrizal Kapolsek Timang Gajah, juga mengatakan. Karena ini menyangkut kasus anak di bawah umur kita akan naikan kasus ini kebagian PPA Polres Bener Meriah untuk penanganan lebih lanjut. Karena berdasarkan hasil visum, benar telah terjadi pencabulan.

Sementara pelaku (YZL) sudah di jemput langsung di tempat anaknya di seputaran Rembele. Mungkin dalam beberapa jam ke depan Pelaku sudah di tetapkan sebagai tersangka pungkasnya.(DN)




Hari Pertama Lhokseumawe Traditional Culture Festival Dipadati Pengunjung

Lhokseumawe, Baranewsaceh.co – Rangkaian kegiatan Lhokseumawe Traditional Culture Festival hari pertama Minggu (14/10), Festival Boeh Gaca (menghiasi tangan pengantin dengan inai) dan Festival Kuliner Aceh berlangsung dengan meriah dan dipadati pengunjung.

Di pagi hari, sebanyak 4 tim mewakili daerahnya masing-masing mengikuti perlombaan Boh Gaca, setiap tim berjumlah lima orang peserta.

Seorang menjadi peraga mempelai wanita (pengantin) berbaring di kasur yang telah disediakan. Sementara empat lainnya mengukir inai di tangan dan bagian atas telapak kaki sang mempelai. Setiap kelompok peserta menampilkan kerapian dalam mengukir inai sesuai kreasi dan khas ukiran daerahnya.

Menurut peserta, setiap ukiran inai masing-masing daerah tersebut juga memiliki makna dan ciri khas tersendiri.

Sore harinya dilanjutkan oleh Festival Kuliner Aceh, acara ini melombakan kreasi kuliner berbahan dasar Keumamah, Keumaham adalah makanan khas Lhokseumawe yang terbuat dari ikan tuna yang dikeringkan sampai mengeras, dan keumamah ini bisa dibuat berbagai macam bahan makanan.

Sebanyak 10 tim berlomba mempersembahkan hidangan terbaik mereka yang terbuat dari keumamah. Banyak sekali menu baru dan menu kreasi yang dihadirkan, sehingga membuat juri kebingungan mencari pemenangnya.

Para pengunjung sangat antusias dengan acara ini, sambil menikmati acara, penonton dihibur oleh musik etnis kolaborasi yang dibawakan oleh grup musik kebanggaan Kota Lhokseumawe, Harmoni.

Kasi Pengembangan Sumber Daya dan Peran Serta Masyarakat, Salman, M.TESOL menjelaskan, acara ini adalah dua dari lima rangkaian acara istimewa Lhokseumawe Tradisional Culture Festival.

“Kita punya lima rangkaian acara dalam festival kali ini, yaitu Festival Boeh Gaca (memakai Inai), Festival Kuliner Aceh, Festival Rapai Uroh (gendang Aceh), Festival Peuayon Aneuk (Alunan menidurkan anak) dan Lomba Tari Seudati” Lanjut Salman.

Acara yang dijadwalkan berakir pada tanggal 16 Oktober 2018 ini diharapkan bisa menjadi ajang melestarikan generasi bangsa dan sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat. (Red)




Pembangunan Jembatan Penghubung Kecamatan Diperioritas

IDI, BARANEWSACEH.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur, tahun depan akan memperioritaskan pembangunan jembatan penghubung antar desa yang ada di 24 kecamatan. Hal itu dinilai penting dilakukan mengingat masih banyak jembatan didaerah itu yang rusak.

“Tahun depan kita akan alokasikan dana melalui APBK 2019 untuk pembangunan jembatan di kecamatan-kecamatan, karena masih tersisa jembatan penghubung yang rusak dan butuh pembangunan dan perbaikan,” ujar Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib atau Rocky, Minggu (14/10/2018).

Salah satu jembatan yang menjadi perioritas, lanjut Rocky, adalah jembatan Blang Gleum yang terletak di Dusun Sosial, Desa Blang Gleum, Kecamatan Julok. Jembatan berukuran 4X16 meter tersebut akan dilanjutkan pembangunannya dengan APBK 2019, karena pangkal jembatan sebagai pondasi awal telah dibangun dua tahun yang lalu.

“Jembatan Blang Gleum ini perlu kita perioritas, karena jembatan ini menjadi penghubung antara masyarakat di Desa Buket Makmu dan Blang Gleum dengan Pusat Ibukota Kecamatan Julok,” ujar Rocky.

Bahkan pekan lalu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan PR setempat telah turun ke Desa Blang Gleum, untuk melakukan pengecekan dan ternyata selama ini masyarakat disana hanya mengandalkan jembatan darurat sebagai penghubung antar desa.

Oleh karenanya, Rocky bertekat memperioritas pembangunan jembatan tersebut, sehingga arus transportasi kembali normal. Setelah pembangunan selesai nantinya jembatan tersebut masyarakat agar merawatnya secara bersama-sama, seperti tidak membiarkan dilintasi truk dengan tonase yang berlebihan.

“Segala bentuk pembangunan didesa, baik yang menggunakan APBG, APBK, APBA maupun APBN adalah milik desa yang perlu dijaga dan dirawat bersama,” tutup Rocky. (Nurdin) 




Rocky Lantik 82 Pejabat

IDI, Baranewsaceh.co – Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin HM Thaib, SH Yang Akrab disapa Rocky melantik 82 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Dan Pengawas dijajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Pelantikan dipusatkan di Gedung Serbaguna Idi, Aceh Timur, Senin (2018/08/10).

Pengambilan sumpah, pelantikan, Dan serah terima Jabatan dipimpin Langsung Oleh Bupati Rocky. Hadir ANTARA lain Dandim 0104 / Aceh Timur, Letkol Inf M Iqbal Lubis, Sekda Aceh Timur M Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP, Dan Perwakilan Unsur forkopimda.

Dari 82 orangutan Yang dilantik Bupati Rocky, sebanyak 11 diantaranya Adalah Pejabat Yang menduduki Jabatan Tinggi Pratama (JPT) Yang Semuanya hearts MASUK Tiga Besar Calon Pejabat eselon II hasil temuan Seleksi Panitia Seleksi Jabatan Tinggi Pratama di Lingkup Pemkab Aceh Timur.

Adapun Ke-11 Pejabat eselon II / Jabatan Tinggi pratama (JPT) Yang dilantik Yaitu, T Amran SE MM sebagai Pj Kasatpol PP Dan WH, Sahminan SKM, M Kes sebagai Pj Kepala Dinkes, Ir Muslim sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Penyuluhan, Drs Zulbahri MAP sebagai Kepala Dinas Perindustrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Drs Ahmad MM sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Selanjutnya, Khairul Rizal SE Ak MSi MBA sebagai Pj Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ir Syawaluddin dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan, MB Bandi Harvirdaus SH sebagai Pj Kepala Dinas Pertanahan, Dr Darmawan M Ali, ST, MISD sebagai Pj Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Zubir SE MM, sebagai Sekretaris DPRK, Saiful Nahar, S.Ag sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah.

Pejabat eselon III Yang dilantik ANTARA lain H Jalaluddin (Sekretaris Syariat Islam), Saiful Basri (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan), Dan dr Zulfikry (Sekretaris Dinas Kesehatan).

Para camat Yang dilantik ANTARA lain Edysyah Mulia (Camat Indra Makmur), Adnan (Pj Camat Julok), Mukhtaruddin (Pj Camat Madat), Amiruddin (Camat Idi Timur), Syamsul (Camat Peureulak Barat), Syahdannur (Camat Serbajadi) Dan Zainuddin sebagai Camat Birem Bayeun.

Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin HM Thaib usai melantik para Pejabat, hearts Sambutan Dan arahanya meminta para Pejabat Yang dilantik Supaya Benar-Benar melakukan misi Sesuai amanah Yang diberikan.

“Aceh Timur Ke Depan Mesti LEBIH maju, Dan can bersaing DENGAN Kabupaten / Kota Dari Segala Bidang di Aceh, Kami amat Bangga, kalau Kami mendapat penghargaan, mari bersatu untuk review Membangun Aceh Timur Ke Arah, Yang Lebih Baik,” pinta Bupati Aceh Timur.

Lebih, lanjut bupati mengatakan, Dirinya Percaya bahwa Saudara-Saudara Yang Telah dilantik can melakukan Visi-Misi Bupati Aceh Timur DENGAN Penuh tanggungjawab, amanah, Disiplin, Dan Percaya Diri. “Selamat bertugas Dan Terus berkarya demi Kemajuan Aceh Timur,” ujar Bupati Rocky. (Nurdin)




Distanbun Aceh Gelar Jambore Penyuluh Pertanian II di Meulaboh, Nopvember ini

Liputan : Fathan Muhammad Taufiq

Untuk mempererat silaturrahmi antar penyuluh pertanian yang bertugas di seluruh wilayah provinsi Aceh, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh sudah mengagendakan even Jambore Penyuluh Pertanian Aceh ke II yang akan digelar di Meulaboh, Aceh Besar. Kegiatan jamboree penyuluh pertanian ini merupakan yang kedua kalinya setelah kegiatan perdananya digelar di Kota Subulussalam, tahun 2016 yang lalu. Kegiatan yang bertajuk dari, untuk dan oleh penyuluh pertanian ini sedianya akan digelar pada tanggal 27 sampai dengan 29 Oktober 2018, namun dengan pertimbangkan teknis dan untuk mengoptimalkan persiapan even akbar yang akan diikuti oleh sekitar 3.000 orang penyuluh pertanian se Aceh ini akhirnya disepakati untuk dundur pelaksanaanya menjadi tanggal 4 sampai 6 Nopember 2018 yang akan datang.

Hal tersebut terungkap dalam rapat paripurna pembahasan persiapan jamboree penyuluh pertanian yang diselenggarakan Jum’at (12/10/2018) kemarin di Aula   Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Aceh, A Hanan SP MM tersebut, dihadiri oleh 80 peserta dari dinas dan instansi terkait. Nampak hadir dalam rapat tersebut, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat, Safrizal, SP, MSc, yang akan bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan jamboree penyuluh pertanian tahun 2018 ini didampingi oleh Tim Protokuler Sekdakab Aceh Barat. Turut hadir dalam pertemuan ini, seluruh pejabat esselon III dan IV lingkup Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Komisi Penyuluhan Aceh, BPTP Aceh, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kadistanbun Aceh, A Hanan SP MM, mengatakan, jambore penyuluh pertanian Aceh ini diperkirakan dihadiri sekitar 3.000 penyuluh pertanian dari seluruh Aceh. Lebih lanjut Hanan mengungkapkan bahwa selain menjadi ajang mempererat silaturrahmi antar penyuluh, kegiatan tersebut juga akan menjadi ajang bagi penyuluh pertanian untuk menunjukkan kompetensi mereka baik di bidang inovasi teknologi pertanian, unjuk tangkas keterampilan penyuluh, dan kemampuan mereka dalam mengikuti perkembangan informasi terbaru di bidang pertanian. Dengan kata lain, jamboree penyuluh ini juga merupakan wahana adu kompetensi bagi para penyuluh pertanian sekaligus untuk mengetahui sejauh mana tingkat kompetensi para penyuluh pertanian di Aceh dalam mengembangkan inovasi di bidang pertanian..

Hanan juga menambahkan bahwa jumlah penyuluh pertanian di Aceh saat ini mencapai 3.700 orang terdiri dari 2.700 penyuluh PNS dan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) ditambah penyuluh swadaya sebanyak 1.000 orang. Diperkirakan sekitar 80 persen dari jumlah tersebut akan hadir di Meulaboh mengikuti kegiatan jambore ini, untuk itu dibutuhkan persiapan matang, terencana dan terpadu agar tercapai hasil yang optimal.

“Karena pesertanya sekitar 3.000 penyuluh dari seluruh Aceh, ini seperti miniatur Penas KTNA XV  tahun 2017 yang lalu dimana kita sebagai tuan rumah, untuk itu butuh persiapan dan sinergi maksimal supaya pelaksanaan jambore ini bisa optimal” lanjut Hanan.

Menurut rencana jambore penyuluh pertanian ini dibuka Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, di halaman Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Meulaboh. Dalam jambore tersebut, menurut Hanan, sudah diagendakan  berbagai kegiatan seperti lomba tanam padi jarwo menggunakan rice transplanter, lomba pidato penyuluhan berbasis syariah, unjuk tangkas, publikasi kegiatan penyuluhan melalui vlog dan cyber extention, serta perlombaan yel-yel penyuluh. Selain itu juga diadakan seminar dan temu profesi berskala nasional.

Di akhir arahannya Kadistanbun Aceh ini berharap semua penyuluh di Aceh dapat ikut berpartisipasi dan memeriahkan acara ini, sehingga peran penyuluh sebagai ujung tombak pertanian akan semakin nyata dan mampu mewujudkan Aceh sebagai daerah lumbung pangan nasional sebagai penyangga swasembada pangan.

Menyahuti apa yang disampaikan oleh Kadistanbun Aceh, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan kabupaten Aceh Barat, Safrizal menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah sekaligus melaporkan persiapan yang telah dilakukan oleh pihaknya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di pemkab Aceh Barat untuk mensukseskan even akbar bagi penyuluh pertanian Aceh ini.

“sejak kami mengajukan diri sebagai tuan rumah jambore penyuluh pertanian Aceh, dua tahun yang lalu, kami sudah mulai mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah yang baik, dalam kesempatan ini kami melaporkan bahwa persiapan jambore sudah mendekati finishing, Alhamdulilllah koordinasi dengan pihak-pihak terkait berjalan dengan baik dan kami sudah siap untuk menyelenggarakan even akbar ini” ungkap Safrizal.

 




Tarik Minat Generasi Muda pada Alsintan, UPTD Mektan Aceh Latih Siswa SMK PP

Liputan : Fathan Muhammad Taufiq

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan, banyak manfaat yang diperoleh dari penggunaan alat mesin pertanian (alsintan), diantaranya menekan biaya produksi dan meningkatkan Indeks Pertanaman (IP). Dari hasil pengamatan di lapangan, penggunaan alat dan mesin pertanian, bisa menekan biaya produksi untuk pengolahan lahan dan pasca panen sampai dengan 40 persen, selain meminimalisir kehilangan hasil (losses) sampai dengan 0 persen. Dengan peralatan panen dan pasca panen manual, potensi kehilangan hasil bisa mencapai 10 persen, sementara dengan penggunaan alsintan, kehilangan hasil tersebut bisa ‘ditarik’ kembali sehingga pendapatan petani juga bertambah. Penggunaan alsintan juga dapat mempersingkat waktu pengolahan lahan, panen dan pasca panen, sehingga berpotensi untuk meningkatkan indeks pertanaman.

Upaya optimalisasi pemanfaatkan alsintan untuk mendukung usaha tani pun semakin digencarkan oleh Kementerian Pertanian dengan pendistribusian bantuan alsintan kepada kelompok-kelompok tani di seluruh Indonesia. Untuk efektifitas dan efisiensi pemanfaatan alsintan tersebut, dibentuk Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA), sehingga bantuan alsintan dari pemerintah tersebut benar-benar tepat guna dan berhasil guna.

Mekanisasi pertanian melalui pemanfaatan alsintan ini juga diharapkan akan menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian. Karena dengan peralatan modern, bertani bukan lagi menjadi pekerjaan ‘kumuh’, bahkan menjadi petani bagi generasi melenial bisa menjadi profesi ‘keren’.

UPTD Mektan Aceh latih siswa SMK PP belajar Asintan.

Menyahuti ajakan Menteri Pertanian tentang optimalisasi pemanfaatan alsintan bagi generasi muda, Unit Pelaksana Teknis Dinas Mekanisasi Pertanian (UPTD Mektan) Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, selama 2 hari (11-12 Oktober 2018) kemarin, mengglara pelatihan alat dan mesin pertanian bagi para siswa Sekola Menengah Kejuruan Pemangunan Pertanian (SMK-PP) yang ada di Aceh. Pelatihan yang digelar di Hotel Kuala Radja, Banda Aceh ini diikuti oleh 25 siswa yang terdiri dari 10 siswa SMK PP Saree, 10 siswa SMK PP gandapura dan 5 orang siswa dari SMK PP Jantho.

Kepada para siswa SMK PP yang merupakan kader-kader muda pertanian ini, diperkenalkan berbagai alat dan manfaatkan bagi usaha pertanian. Pengetahuan ini sangan relevan bagi para siswa tersebut, karena setelah lulus dari sekolah ini, diharapkan mereka akan langsung terjun ke dunia agropreneur, dan pemanfaatan alsintan akan memudahkan langkah mereka merintis usaha pertanian.

Ketika membuka pelatihan ini, Kepala UPTD Mekanisasi Pertanian Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, drh. Ahdar, MP menyatakan bahwa selain sebagai sarana untuk memudahkan usaha tani, pemnfaatan alsintan juga bisa menjadi peluang usaha bagi generasi muda.

“Alsintan selain berfungsi sebagai sarana untuk memudahkan aktifitas usaha tani, juga bisa menjadi peluang usaha bagi generasi muda, usaha penyewaan dan perawatan alsintan, bisa menjadi lahan usaha bagi adik-adik untuk terjun di bidang jasa penyewaan alsintan dan bengkel alsintan” ungkap Ahdar.

Lebih lanjut Ahdar mengungkapkan bahwa generasi milenial yang saat ini tengah menimba ilmu di SMK PP diharapkan bisa menjadi pioneer dalam pemanfaatan alsintan ini karena tenaganya masih kuat dan meiliki skill yang memadai.

Sementara itu, Kepala SMK PP Saree, Muhammad Amin, SP, MP yang ikut hadir dalam acara pembukaan pelatihan, sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh UPT Mektan tersebut. Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, pihaknya berencana untuk membuka jurusan Mekanisasi Pertanian di SMK PP Saree.

“Pelatihan ini hanya sebagai entry poit untuk lebih menarik minat generasi muda untuk terjun dalam usaha pertanian, harus ada upaya berkelanjutan untuk mengaplikasikan hasil pelatihan ini, untuk itu kami sudah mewacanakan untyk membuka jurusan Mekanisasi Pertanian di SMK PP Saree, degan demikian para siswa bisa lebih focus belajar tentang berbagai aspek pemanfaatan alsintan” ungkap Amin.

Selain diberikan materi pembelajaran teoritis tentang alsintan, dalam pelatihan ini para siswa SMK PP tersebut juga diajak untuk praktek langsung penggunaan berbagai jenis alsintan seperti traktor, hand traktor, rice transplanter, compact harvest machine dan alat mesin pertanian lainnya yang ada di laboratorium dan workshop UPTD Mekanisasi Pertanian yang berada di Indrapuri, Aceh Besar. Mendapat kesempatan berharga seperti ini, para siswa atau yang lebih dikenal sebagai taruna SMK PP ini sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka berharap pelatihan seperti ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, sehingga teman-teman mereka yang lain juga punya kesempatan untuk belajar tentang alsintan yang banyak sekali manfaatnya bagi mereka.




Begini Kondisi Jalan Menuju Gampong Sahraja

Aceh Timur, Baranewsaceh.co – Jalan desa sahraja sulit untuk di lalui kenderaan roda dua dan empat disebabkan jalan tersebut licin dan berlumpur.
Keuchik kepala desa gampong sahraja Rajudin menyampaikan kepada media ini 12-10-2018.

Masyarakat gampong sahraja sangat kesulitan untuk mengeluarkan hasil perkebunan dan pertanian mereka ke kota kecamatan di pante bidari sehingga hasil pertanian dan perkebunan mereka membusuk di pinggir jalan.

Zulkifli Aneuk Syuhada salah satu tokoh muda di kemukiman Blang Seunong meminta perhatian penuh kepada pemerintah Aceh Timur untuk membuka mata melihat penderitaan masyarakat di daerah terpencil, jangan hanya waktu ada maunya saja pemerintah mengunjungi daerah kami, tetapi saat- saat seperti ini lah kondisi jalan di daerah kami perlu di perbaiki ungkapnya

Hal senada juga di sampaikan oleh Masyarakat gampong sahraja M.yunus mengharapkan kepada pemerintah kab, aceh timur agar dapat kiranya memperhatikan dan membangun jalan tersebut sehingga masyarakat dapat mengeluarkan hasil pertanian dan perkebunan mereka dengan mudah katanya.(sss/nrd).

 




Ini Dia Guru TPA Yang Mendapatkan Hadiah Umroh Gratis

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan memberangkatkan 10 (sepuluh) orang untuk melaksanakan ibadah umroh, dengan kriteria. Guru terbaik, Guru TPA terbaik, Bidan Terbaik, penyuluh terbaik serta sejumlah pegawai lainnya di lingkungan Pemkab Bener Meriah. Wacana tersebut pernah di cetuskan oleh Plt Bupati Tgk. Sarkawi saat memberikan sambutan pada Milad Dayah Terpadu Bustanul Arifin di Bale Atu Simpang Tiga Redelong.

Sebagai langkah awal Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan memberangkatkan Umroh gratis bagi salah satu Ustads yaitu Mukhlis, S. Sy, yang merupakan superpesor Lembaga Pembinaan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-quran ( LPPTKA) Kecamatan Wih Pesam dan juga seorang guru TPA di kecamatan Weh Pesam.

Rasa haru bercampur gembira, setidaknya itulah yang dirasakan oleh seorang Ustad Muklis ketika Plt Bupati Tgk Sarkawi menyebut namanya, dari sekitar 900 an jumlah guru TPA yang ada di Kabupaten Bener Meriah. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Bupati saat membuka sekaligus mewisuda sekitar 1140 orang Santriwan santriwati TKA, TPA, dan TQA dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bener Meriah. Minggu (14/10).

Menangapi hadiah Umroh yang diberikan oleh Pemkab Bener Meriah, Mukhlis, saat konfirmasi Baranewsaceh.co.di Gedung Olahraga dan Seni ( GORS) setempat menyatakan. Saya sempat merasa tidak percaya diri terpilih untuk mendapatkan hadiah Umroh gratis. Dengan penuh sikap Tawaduq dan rendah diri, Ustad Muklis.S. Sy, menyatakan. Masih banyak Ustads dan ustadzah yang lain yang lebih pantas menerimanya. Ungkapnya. Selain itu menurut Ustad Mukhlis, masih banyak yang lebih pantas bila di tinjau dari sudut pengabdian dalam pembinaan taman kanak-kanak  Al-quran”.

Kendati demikian, lanjut Ustads Mukhlis, saya sangat bersyukur dan menghargai sepenuhnya keputusan ( Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bener Meriah yang merekomendasikan saya kepada Pemda Bener Meriah untuk mendapat hadiah yang sanggat mulia tersebut. Ujarnya.

Dia juga menyampaikan, hadiah Umroh gratis yang diterimanya tersebut adalah mutlak dari penilaian mereka ( BKPRMI) dan bukan unsur lain-lainya. “yang saya terima ini tidak ada unsur kedekatan dan hal-hal lain, namun ini murni mereka karena sebelumnya saya sedikitpun tidak mengetahuinya.

Ustad Muklis juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bener Meriah yang telah berkomitmen untuk memberikan sentuhan di bidang Agama, Dan saya berharap kedepannya pemerintah lebih meningkatkan hal-hal seperti ini. Pinta ayah kedua putri ini.

Mukhlis juga menyampaikan, terkait latar belakang dirinya ditunjuk sebagai superpesor pada LPPTKA Kecamatan Wih Pesam pada tahun 2006 yang silam, sebelumnya dia adalah merupakan guru TPA di Kampung Simpang Lukub tepatnya pada TPA Sifaul Khulub.

Menurut Mukhlis sampai saat ini dia juga masih tetap mengajar di TPA Sifaul Khulub tersebut kendati pun dia juga seorangi Superpesor. Tutupnya. (DN)




Jalan Gampong Sahraja Rusak Parah

 

Aceh Timur, Baranewsaceh.co – Jalan Desa Sahraja sulit untuk di lalui kenderaan roda dua dan empat disebabkan jalan tersebut licin berlumpur.

Keuchik kepala desa gampong sahraja Rajudin menyampaikan kepada media ini 12-10-2018.

Masyarakat gampong sahraja sangat kesulitan untuk mengeluarkan hasil perkebunan dan pertanian mereka ke kota kecamatan di pante bidari sehingga hasil pertanian dan perkebunan mereka membusuk di pinggir jalan.

Masyarakat gampong sahraja M.yunus mengharapkan kepada pemerintah kab.aceh timur agar dapat kiranya memperhatikan dan membangun jalan tersebut sehingga masyarakat dapat mengeluarkan hasil pertanian dan perkebunan mereka dengan mudah katanya.(sss).




Pihak Rekanan Diminta Perhatikan Korban Kecelakaan Belang Tampu

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Suasana malam Kampung Belang Tampu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah, mendadak ramai akibat sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh. Sementara penyebabnya karena adanya tumpukan material yang berada di atas badan jalan. Sabtu (13/10).

Berdasarkan Informasi yang berhasil kami himpun. Tumpukan pasir tersebut merupakan material yang yang akan dipergunakan untuk proyek Drainase yang bersumber dari dana Otsus Provinsi Aceh, yang di kelola oleh pihak Provinsi, dengan pihak rekanan CV. Merpati Prima.

Sementara tokoh masyarakat Belang Tampu Kamarudin (43). Minggu, (14/10) meminta pihak kontraktor bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut yang menyebabkan kerusakan kenderaan dan korban yang mengalami luka dan sempat di rawat di RSU Muyang Kute. Selain itu Kamaruddin juga meminta pihak rekanan dan konsultan agar bisa hadir di Blang Tampu.

Menyikapi kejadian tersebut pihak rekanan CV Merpati Prima melalui salah seorang Anggota DPRK Bener Meriah (DRW) mengatakan. Pihaknya akan memperhatikan para korban akibat kejadian tersebut. Bahkan semalam juga pihak rekanaan sudah menurunkan tim dan memindahkan tumpukan material yang berada di atas badan jalan. Jelasnya.

Disisi lain Plt Bupati Tgk. Sarkawi meminta pihak rekanan agar dapat memperhatikan korban yang mengalami kecelakaan. Abuya juga sangat menyesalkan kejadian ini. ini adalah kelalaian dalam pekerjaan dan Abuya berharap ke depan tidak akan terulang lagi. (DN)




Warga Desa Penosan Gayo Lues Adakan Tari Saman Dua Hari Dua Malam


Gayo Lues,Baranewsaceh.co – Warga Desa Penosan Kecamatan Kota Panjang Kabupaten Gayo Lues, adakan acara tari saman dua hari dua malam, penari saman yang dihadirkan dari Aceh Tenggara sebanyak 145 orang yaitu penari saman dari Desa Lawe Beringin Aceh Tenggara.

Dalam menyambut tamu dari Aceh Tenggara turut hadir asisten II Muhammad Nuh S.PD M.AP dan Dinas Pariwisata, begitu juga Pengulu Desa Penosan KASIM. Sabtu, (13/10/2018).

Dalam acara penyambutan tamu tari saman tersebut,warga Desa Penosan membuat suatu acara tari didong nalo sebagai tanda penghormatan bagi tamu yang datang untuk berkunjung di tempat itu.

Selain itu, Samsul Bahri selaku tim penilai ” Kita selaku tim penilai dari kebudayaan yang hadir untuk turun langsung melihat dan menilai seseorang itu dari akhlaknya di setiap penari saman tersebut, Begitu juga dari kekompakan seiring tari samanya yang akan berlangsung diadakan dua hari dua malam di Desa Penosan Kecamatan Kota Panjang. (Ns)




BKPSDM Bireuen tempatkan Honorer Sebagai Verifikator Seleksi CPNS 2018

 

BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – Firmansyah, S.H. salah seorang masyarakat yang mendampingi salah satu pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 pada instansi keperawatan Kabupaten Bireuen, sangat menyayangkan sikap pihak dinas Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bireuen. Sabtu malam (14-10-2018).

Firmansyah menyatakan, dengan berdesak-desakan dan besarnya antusiasme ribuan masyarakat yang ikut mengajukan berkas lamaran atau yang ikut mendaftar menjadi CPNS pada Jum’at (11/18). Langkah mereka tak surut atas hal tersebut demi menjadi Pegawai Negeri Sipil di Pemerintahan Kabupaten Bireuen. ” ujarnya.

Pasalnya, beberapa diantaranya menjadi terkendala, salah satunya adalah Nova yang berkasnya hampir ditolak oleh salah satu Tim Verifikasi terkait bukti lampiran surat Akreditasi, sehingga harus cek-cok dengan petugas tersebut dengan cara menjelaskan panjang lebar kepada salah satu petugas Verifikasi tersebut yang berinisial (Ir), ” jelasnya.

Ir. sebagai salah seorang Verifikator pada BKPSDM Bireuen bukan sebagai Pegawai Negeri Sipil Pemerintahan tersebut melainkan Pegawai Honorer yang pada kenyataannya tidak mengerti apa- apa, bahkan lebih parahnya lagi Irma tidak tahu dan tidak mengenal apa itu surat Akreditasi.

padahal, lanjut Firman. Pelamar tersebut telah melampirkan surat keterangan Akreditasinya sebanyak 3 (tiga) lembar di dalam mapnya yang berwarna merah dan berkas lainnya yang diwajibkan sebagai syarat yang juga ikut dilampirkan dengan lengkap sesuai syarat, surat- surat Akreditasi tersebut. Dan yang dilampirkan adalah Akreditasi Universitas, Akreditasi Fakultas, dan Akreditasi Profesi Ners, ” imbuhnya.

Selain itu, Ir. sebagai Verifikator menyatakan kepada pelamar tersebut bahwa ini bukan Akreditas dan bukan ini yang kami mahu. Artinya bahwa ketidaktahuan apa-apa Ir tersebut sebagai Verifikator berkas CPNS 2018 Pemkab Bireuen sangat merugikan masyarakat dan sangat dapat menghambat dan menyulitkan masyarakat, ” kata Firman.

“Sungguh sangat disayangkan, Irma sebagai Pegawai Honorer yang tidak tahu apa- apa ditempatkan sebagai Verifikator seleksi berkas CPNS, Verifikator Honorer seleksi berkas calon PNS sungguh sangat memperihatinkan kita semua, ” pungkasnya.

Artinya adalah dirinya sendiri bukan seorang PNS yang mumpuni di bidangnya, tapi menjadi Verifikator berkas seleksi CPNS yang tidak mengerti apa-apa, tentang apa yang menjadi tanggung jawabnya.

Maka wajar sekali ketidaktahuan apa-apa Ir dalam hal tersebut dampak dan imbas besarnya adalah kepada masyarakat. Dan masyarakat lansung menjadi kalang kabut atas tindakan Irma yang tidak tahu apa-apa tersebut, sehingga dapat merugikan masyarakat luas khususnya CPNS yang melamar pada Instansi tersebut, ” ungkap Firman.

Semoga Pemerintah Kabupaten Bireuen khususnya kepala BKPSDM Muhammadiyah, S.Ag lebih selektif dan tidak sembarangan menjadikan anak buahnya sebagai Verifikator Berkas seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Bireuen. Sebagai masyarakat Bireuen saya sangat menyayang tentang pelayan seperti itu, ” cetusnya.

Disamping itu, Kepala BKPSDM Bireuen Muhammadiyyah, S. Ag saat dikomfirmasi oleh Media ini mengatakan, bahwa tidak ada Pegawai honorer yang ditugas sebagai perkerja Verifikasi CPNS. Yang ada hanya pegawai pada BKPSDM ditugaskan sebagai petugas verifikasi berkas CPNS.

“Cuma kami meminta bantu pada pegawai Honorer menyusun map berkas untuk diikat per 50 map, itupun kami minta bantu saat-saat yang sangat mendesak, dikarenakan dalam beberappa hari ini ribuan peserta pelamar CPNS yang memasukkan berkas juga tidak terlepas dalam pengawasan petugas verifikasi yang telah kami tunjuk, ” terangnya.

Selain itu, Kami selaku panitia pelaksana sudah berusaha semampu kami, bahkan petugas kami sudah bekerja siang malam untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Untuk itu kami sangat mengharapkan kesabaran dan pengertian bila ada hal-hal kecil yang belum bisa kami puaskan. Salam untuk perserta pelamar CPNS Tahun 2018. semoga berhasil dan sukses, ” tutupnya. (Adam)




Pengerjaan Proyek Drainase Belang Tampu Memakan Korban


Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Sejumlah pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan, akibat tumpukan material dari pengerjaan drainase berada di badan jalan di lintas jalan Teritit – Pondok Baru, tepatnya kampung Blang Tampu (Blang Panas) kecamatan Bukit kabupaten Bener Meriah. Saptu, (13/10).

Kamaruddin (43) penduduk setempat saat ditemui di lokasi kejadian kepada Baranewsaceh. co menjelaskan. Akibat tumpukan material yang sudah berada di separuh badan jalan tersebut, tercatat sudah 4 (empat) pengendara sepeda motor yang terjatuh. Malam ini saja sudah dua pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan. Sebutnya.

Selain itu masyarakat juga sangat mengeluhkan lambannya pengerjaan proyek ini. Anehnya lagi Tanpa adanya papan nama proyek, tidak ada rambu rambu dan police lind. Selain itu Kamaruddin juga menjelaskan terkait resapan dan aliran air dari drainase tersebut tidak mengalir.

Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek Bukit AKP. Hartana. S.Sos. saat di hubungi melalui selulernya mengatakan. Kita akan melakukan  Koordinasi dengan pihak rekanan, agar material yang berada di badan jalan segera di pindahkan agar tidak mengganggu kelancara lalu lintas dan mengurangi resiko kecelakaan.

Amatan Baranewsaceh.co di lokasi kejadian Kampung Belang Tampu, (Blang Panas) memang benar adanya tumpukan material tersebut telah berada di separuh badan jalan, dan sangat sangat menyulitkan para pengguna jalan, khususnya para pengemudi sepeda motor di malam hari. (DN)




Staf Ahli Bupati Buka MTQ Darul Aman

 

IDI CUT, BARANEWSACEH.CO – 124 peserta putra dan putri dari berbagai kemukiman mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Darul Aman Tahun 2018. Kegiatan rutin itu dipusatkan di Pekan Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, 12 – 14 Oktober.

MTQ tersebut dibuka Staf Ahli Bupati Aceh Timur Muhammad Yasin, Jumat (12/10/2018) malam. Hadir antara lain unsur muspika, para pimpinan dayah, mukim, keuchik dan imam serta pemuka agama.

Ketua Panitia MTQ Darul Aman, Mauzir, SH, menyebutkan, peserta yang tampil merupakan hasil seleksi dari enam kemukiman. “Cabang yang diperlombakan yaitu Tilawah (Dewasa, Remaja, Anak-Anak), Tahfiz (1 juz dan 5 z), Syarhil Qur’an dan Fahmil Qur’an),” sebut Mauzir.

Camat Darul Aman, T. Muyazir, S.STP, dalam sambutannya mengharapkan, hasil seleksi MTQ di kecamatan itu dapat mengharumkan nama kecamatannya dalam MTQ XXXIII Tingkat Kabupaten Aceh Timur Tahun 2019.

“Mari kita sama-sama menyukseskan MTQ Tingkat Kecamatan Darul Aman, muda-mudahan berjalan lancar hingga malam penutupan nantinya,” kata T. Muyazir.

Sementara Staf Ahli Bupati Aceh Timur, Muhammd Yasin, dalam arahannya berharap, momentum MTQ dapat melahirkan generasi qur’ani yang dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Alqur’an.

“Sehingga nantinya akan terwujud tatanan masyarakat yang agamis dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan minat baca Alquran dengan baik dan benar sebagai kalam ilahi yang akhirnya dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Muhammad Yasin. (Red)




Yayasan Bina Warga Jeumpa Salurkan Bantuan Untuk Palu, Sigi Dan Dunggala

 


BIREUEN, BARANEWSACEH.CO – Yayasan Bina Warga Jeumpa menyerahkan bantuan untuk korban Gempa dan Tsunami Palu, Sigi, Dunggala, Sulawesi Tengah ke posko Induk Bireuen Peduli Bangsa, Sabtu, (13-10-2018).

Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 2.218.000, dan 10 karung beras serta pakaian layak pakai tersebut diserahkan pada jumat (12/18) melalui Kepala Bagian Penggalangan Dana, Gunawan di Pokso Induk Kota Juang.

Kemarin merupakan hari terakhir penggalangan dana yang dilakukan oleh Relawan Bireuen Peduli Bangsa,” kata Wahyu Saputra, SE selaku koordinator Penggalangan dana yayasan tersebut.

Menurut Wahyu, sumbangan tersebut kami galang selama 2 hari, kami menggalang bantuan tersebut ke beberapa titik lokasi di kabupaten Bireuen dan sekitarnya.

“Kami menggalang dana ini sebagai bentuk kepedulian kita dari Relawan Yayasan Bina Warga kepada saudara-saudara kita korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, ” ujarnya.

Lanjutnya, Kami sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat dan ketua Yayasan atas segala bantuannya, melalui posko induk Bireuen Peduli Bangsa kami titipkan sumbangan masyarakat Bireuen untuk Korban Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah, “pungkasnya.

Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan sedikitnya dapat meringankan beban saudara kita yang sedang ditimpa musibah, ” tutupnya. (Adam)




TAGANA Gayo Lues Galang Dana Untuk Gempa Sulteng

Gayo Lues, Baranewsaceh.co – Dinas Sosial Kabupaten Gayo Lues melalui Taruna Siaga Bencana (TAGANA) menggelar aksi penggalangan dana untuk musibah gempa dan tsunami yang terjdi di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Sosial melalui Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Muhammad Isnan Amin S.IP,M.Sc mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan murni pasalnya panggilan kemanusiaan dan bertujuan meringankan sedikit beban saudara kita yang saat ini sedang menghadapi musibah gempa dan tsunami.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dengan mengerahkan TAGANA ke pusat perbelanjaan masyarakat dan Instansi Pemerintah dengan posko induk yang didirikan di tugu kota Blangkejeren, selain itu kami memberikan apresiasi kepada TAGANA kita karena telah bekerja sangat baik dan tanpa pamrih,” tutur
Muhammad Isnan Amin S.IP,M.Sc.

Alhamdulillah hasil dari kegiatan penggalangan dana ini, TAGANA Kabupaten Gayo Lues telah mengumpulkan dana sebesar Rp.10.498.000.

“Selanjutnya dana ini akan kita donasikan ke Sulteng, saya harap dengan bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” tutup Muhammad Isnan Amin S.IP,M.Sc. (Anto)




PT.Medan Smart Jaya Sudah Mulai Akses Mengerjakan Jalan Peunaron Lokop Aceh Timur

Aceh Timur, Baranewsaceh.co – Pimpinan Perusahaan PT.Medan Smart Jaya Ridwan ST.Menyampaikan Melalui Hempon Selulernya Kepada Media Baranewsaceh. (10/10/2018).

Meskipun matreal agak kesulitan untuk didapati di daerah tersebut namun Perusahaan PT.Medan Smart Jaya terus berupaya melakukan menyekrapan dan penimbunan badan jalan tersebut mulai dari Kecamatan Peunaron Sekmen batas Gayo Lues”,katanya.

Salah Seorang Warga Masyarakat Unarruddin menyampaikan kepada media ini bahwa kami masyarakat pengguna jalan tentunya sangat merasa
bahagia dan berterimakasih kepada Pemerintah Aceh dan perusahaan PT.Medan Smart Jaya yang sudah membangun jalan lintas tengah Provinsi Aceh dan yang mana jalan rusak parah selama ini kita lalui dan sering juga kita lihat di berbagai media sosial kini sudah mulai di bangun dan dikerjakan oleh Perusahaan PT.Medan Smart Jaya.

Masyarakat kecamatan Peunaron (Unarrudin) sangat mengharapkan kepada pemerintah dan perusahaan PT. Medan Smart Jaya agar pembangunan jalan tersebut dapat terbangun sesuai standar dan anggaran yang ada sehingga jalan tersebut dapat digunakan oleh masyarakat dengan baik pungkasnya”.unarruddin alias Renggali.(sss)




Jelang HUT Ke-XIX, DWP Aceh Timur Gelar Rapat

 

IDI, BARANEWSACEH. CO – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-XIX, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Aceh Timur, menggelar pertemuan dan rapat rutin yang dipusatkan di Aula Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Timur di Idi, Kamis (11/10/2018).

Hadir antara lain Wakil Ketua III Pengurus DWP Kab. Aceh Timur, Ny. Ir. Cut Mulyani, MP M. Amin, dan para ketua DWP dari berbagai instansi pemerintah dan lembaga lainnya. Kegiatan yang dimulai sejak pagi itu berlangsung selama sehari penuh.

“Dalam memeriahkan HUT Ke-XIX DWP, maka kita di Aceh Timur akan menggelar beberapa perlombaan antara lain Lomba Batminton dan Tarik Tambang serta lomba merangkai bungai hidup,” ujar Ketua DWP Aceh Timur, Ny. Novi Afrianti, SE M. Ikhsan Ahyat, melalui Wakil Ketua III, Ny. Ir. Cut Mulyani, MP M. Amin, ketika membuka Pertemuan Rutin/Persiapan HUT DWP Ke-XIX.

Diimbau, para pengurus untuk berpartisipasi demi suksesnya kegiatan perlombaan nantinya. Begitu juga dalam menyukseskan kegiatan puncak, terutama para pengurus yang dipercayakan dalam kepanitiaan. “Kita harap HUT DWP Ke-XIX Tahun 2018 berjalan sukses dan lancar,” tutur Ir. Cut Mulyani, MP. (Nurdin)




Mesidah : 21 Orang Mengalami Gangguan Kesehatan Jiwa

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Dalam rangka memperingati hari kesehatan jiwa sedunia, Pukemasmas Mesidah bersama masyarakat,  laksanakan pengobatan gratis dan berbagai kegitan sosial lainnya yang dipusat di Kampung Cemparam Pakat Jeroh Kecamatan Mesidah Kecamatan kabupaten Bener Meriah Rabu (11/10).

Ketua Panitia Pelaksana Ruhaida, Amd.Keb selaku pengelola kesehatan jiwa Pukesmas Mesidah kepada sejumlah awak media Kamis (11/10), menjelaskan. Penderita kesehatan jiwa di Kecamatan Mesidah masih tergolong tinggi dan  mencapai sebanyak 21 orang.

Untuk itu katanya sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat pihaknya menyelegarakan  berbagai kegitan yang dilaksanakan seperti halnya, pengobatan gratis, Konseling dan berbagai perlobaan untuk anak-anak usia dini remaja dan lansia.

Disebutkanya,  kegiatan tersebut merupakan swadaya masyarakat, yang juga di pelopori oleh dr Puteri Anggia dan di ikuti oleh seluruh lapisan masyarakat yang diikuti oleh anak-anak usia dini, remaja dan lansia serta  tenaga kesehatan bidan di setiap kapung yang ada di Kecamatan Mesidah.

Menurutnya, Kecamatan Mesidah berada di daerah yang sangat terpencil, sehingga pasien yang dipasung masih tetap terjadi dan sudah menjadi tugas utama pihakanya untuk melepaskan dan merujuk pasien tersebut ke RSU jiwa.

“ Terkadang ketika pasen yang kita rujuk sudah keluar dari RS jiwa keluarga tidak menebus obat dan tidak mengontrol lagi karena alasan jauh untuk sehingga ketika kumat lagi pihak keluarga kembali memasung pasien untuk keamanan,” Ungkap Ruhaida.

Disampaikannya, untuk penderita ganguan jiwa sedang dan berat berjumlah 21 orang, namun yang memiliki ganguan jiwa berat berjumlah sekitar 12 orang dan harus meminum obat secara teratur.” Kalo gak minum kumat lagi,” ujarnya.

Ia juga menceritakan, pada tahun 2014 lalu saat pihaknya di tempatkan di Pukemas Mesdiah hanya menemukan 2 orang pasien yang menderita ganguan jiwa berat dan dalam keadaan dipasung. “Namun setelah kita turun kelapangan kita terus menemukan pasien yang mengalami gaguan jiwa hingga mencapai 20 orang,” jelasnya.

Selain itu menurutnya,pernikahan anak usia dini dan pengguna narkoba juga masih sangat tinggi di Kecamatan Mesidah, sehingga perlu adanya gerakan masyarakat untuk peduli kesehatan.” Tidak hanya sehat pisik masyarakat juga harus tau kesehatan metalnya,” sebut Ruhaida.

Ia juga berharap, perhatian semua pihak termasuk stek holder untuk peduli terhadap kesehatan jiwa masyarakat. “ Untuk kesehatan jiwa saat ini kita menempati urutan kedua di dunia dan  di khawatirkan, prediksi WHO tahun 2030 menempati urutan satu sehinga, perlu adanya antisipasi dan langkah-langkah prepentif” tuturnya.

Sementara itu, dr Putri Anggia menambahkan, selain desa terpecil, saat turun kelapangan pihaknya masihjuga terkendala dengan transportasi untuk turun kelapangan. “ Pukemas mesidah hanya punya satu ambulan dan ketika itu juga digunakan untuk merujuk pasien,” ungkapnya.(DN)