LPPL Radio Swara Gayo FM Gelar Rapat Penyusunan Program

Gayo Lues, Baranewsaceh.co – Pengurus Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Swara Gayo FM menggelar rapat penyusunan program kerja, Minggu 19 Agustus 2018 di kediaman Direktur LPPL Radio Swara Gayo FM Rasyidin Baskai.

Dirut LPPL Radio Swara Gayo FM mengatakan, pelaksanaan rapat ini selain membahas program kerja juga mempersiapkan penyambutan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Aceh dan penyambutan kedatangan Kementerian Komunikasi dan Informasi pada akhir Agustus ini. Tujuan kedatangan mereka untuk memantau kesiapan dan kepengurusan ijin operasional pemancar radio.

Rasyidin mengatakan, masyarakat dapat mengikuti siaran radio dalam waktu dekat ini pada gelombang frekuensi 101,8 FM dengan target lebih luas menjangkau Aceh dan Sumatera Utara. Untuk itu pihaknya akan berusaha keras untuk menjadikan setiap program radio bermutu dan berkualitas.

Disamping itu, kehadiran Swara Gayo FM yang sudah lama vakum ini beriringan dengan program kerja bapak bupati. Berdampingan dengan visi misi bupati yaitu mewujudkan Gayo Lues yang Islami, Mandiri, dan Sejahtera. Salah satunya adalah menjadikan negeri seribu bukit bergema seribu hafizh.

“Harapan kita kedepan bila radio ini sudah aktif, seluruh karyawan yang bertugas agar selalu aktif, bekerja keras, motivatif, dan sinergitas yaitu dapat melakukan kerjasama yang baik kepada semua pihak,” kata Dirut LPPL Radio Swara Gayo FM. (Gunawan Arya) 




Korem 011 Lilawangsa Gelar Kontes Lomba Menyanyi para Istri Prajurit TNI


Lhokseumawe, Branewsaceh. co – Korem 011/Lilawangsa mengadakan lombaan menyanyi antar Istri prajurit TNI, di Gedung KNPI, Sabtu (18/8) pagi.

Kontes lomba menyanyi merupakan rangkaian menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) Ke-73 Tahun, diikuti para istri prajurit TNI, anggota persit dari satuan Kompi Markas Korem 011/LW, Denpom IM/1 Lhokseumawe, Denzibang, Denbekang, Denhub, Denkesyah, Ajenrem, dan Denpal Lhokseumawe.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 011 Ny Ariani Purmanto mengatakan, acara lomba menyanyi selain dalam memperingati Hari Dirgahayu Republik Indonesia yang Ke-73 Tahun, dalam meningkatkan silaturrahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan, kesetiaan dan kekeluargaan antara istri prajurit TNI serta masyarakat sekitar, ungkapnya.

Ketua Persit bersama dewan juri menyebutkan, suara para istri prajurit TNI yang mengikuti lomba pada hari ini memiliki kualitas suara yang sangat baik, mereka selain memiliki talenta yang baik juga percaya diri dan semangat tinggi, hal itu terlihat dari improvisasi saat peserta tampil diatas panggung, sebut Ny Ariani Purmanto.

Kegiatan dalam kontes menyanyi turut dihadiri dan disaksikan antara lain, Kasrem 011/LW Letkol Inf Sunardi Istanto, para Komandan/Kepala Satuan Dinas Jawatan (Satdisjan), Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 Ny Sunardi beserta para pengurus persit KCK Koorcab Rem 011, para Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS yang hadir.

Acara lomba menyanyi yang diselengarakan Korem 011/Lilawangsa, disediakan berbagai hadiah untuk para seperta kontes yang terpilih juara satu, dua dan juara tiga. (Laung)




Lihat, Bukan Hanya Jago Bertempur, Prajurit TNI juga Jago Masak


Lhokseumawe, Baranewsaceh. co – Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Purmanto mengungkapkan, dalam semboyan dan kebuktian bahwa kualitas prajurit TNI-AD tidak diragukan lagi, disebut prajurit selain harus berdisiplin, jago perang, jago tembak, jago beladiri dan memiliki fisik yang prima, kesemuaanya itu sudah tentu terbukti.

Namun kehebatan TNI AD bukan hanya jago dalam dunia militer, akan tetapi para prajurit TNI khususnya di satuan Korem 011/Lilawangsa dan jajarannya memiliki kehebatan lebih lainnya seperti kemampuan memasak dengan rasa yang gurih dan nikmat. Hal itu dibuktikan oleh para Perwira TNI di Satuan Makorem 011/Lilawangsa dan Satuan Dinas Jawatan (Satdisjan) jajaran Korem 011/Lilawangsa, di Gedung KNPI, Kamis (16/8).

Disaksikan Istri, para Perwira TNI itu sangat antusias mengikuti perlombaan memasak seperti Ala Chef ternama, memasak yang dinilai dari Cepat, Rasa, dan Hiasan menu, acara perlombaan memasak itu merupakan rangkaian dalam menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang Ke-73 Tahun.

Dalam siaran persnya Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Purmanto mengatakan, memperingati dan menyambut kemeriahan Hari Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73 Tahun 2018 saat ini. Satuan Korem 011/Lilawangsa mengelar dengan sederhana namun hikmat, diantaranya yaitu lomba memasak, namun kali ini mengikuti lomba memasak bukan para istri, tetapi para suami yaitu para prajurit TNI itu sendiri, katanya.

“Para prajurit TNI bukan hanya jago perang namun memasak juga harus mampu menguasainya, acara memperingati Hari Dirgahayu Republik Indonesia tidak harus sampai mengurangi nilai moral dalam kehidupan, walaupun sederhana akan tetapi penuh hikmat dan semangat tinggi, selain itu bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat, terlebih dapat menjadi contoh dalam kualitas sumber daya manusia (SDM)”, Ungkap Danrem.

Acara lomba memasak dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) Ke-73 Tahun, turut dihadiri antara lain, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 Ny Ariani Purmanto, Kasrem 011/LW Letkol Inf Sunardi Istanto, para Komandan/Kepala Satuan Dinas Jawatan (Satdisjan), Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 Ny Sunardi beserta para pengurus persit KCK Koorcab Rem 011, para Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS yang hadir. (Laung)




Kemeriahan HUT RI Ke-73 di Makorem 011 Lilawangsa


Lhokseumawe , Baranewsaceh. Co – Dalam rangka menyambut Hari Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) Ke-73 Tahun 2018, Korem 011/Lilawangsa mengelar berbagai aneka perlombaan, di Lapangan Jenderal Sudirman, Kamis (16/8).

Kegiatan perlombaan yang berlangsung dengan meriah diantaranya Lomba berjalan dengan bakiak, Masukan paku kedalam botol, Lompat karung, Kerja sama membawa kelereng dari titik start ke finish menggunakan 3 potong pipa yang dibelah, selain itu juga diadakan perlombaan katagori anak-anak diantaranya Lomba lompat Karung, membawa kelereng pakai sendok dengan mulut, mengambil koin dalam jeruk, dan berbagai permainan lomba lainnya.

Acara peringantan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia diikuti Ratusan peserta terdiri dari para prajurit TNI antar satuan jajaran Korem 011/Lilawangsa di Lhokseumawe beserta para anggota persit dan anak-anak asrama dan masyarakat seputaran Korem 011/Lilawangsa.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Purmanto melalui Kepala Staf Korem (Kasrem) 011/Lilawangsa Letkol Inf Sunardi Istanto saat menyaksikan berlangsungnya acara tersebut mengatakan, acara ini diadakan dan dilaksanakan dalam rangka menyambut serta memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) Ke-73 Tahun.

“Memperingati dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) adalah rasa wujud syukur dan kebanggaan kita sebagai Rakyat Indonesia, khusunya kita bersama para generasi penerus Bangsa Indonesia di Wilayah jajaran Korem 011/Lilawangsa, Provinsi Aceh. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan memperingati Kemerdekaan yang kita rasakan hingga sampai saat ini”.

Selain dari pada itu, pada tanggal 17 Agustus tahun 2018 ini seluruh Rakyat Indonesia akan memperingati Hari Kemerdekaan yang Ke- 73 Tahun. Begitu juga kegiatan yang berlangsung saat ini digelar oleh satuan Korem 011/Lilawangsa, dalam menyambut kemeriahan Kemerdekan dengan berbagai Aneka perlombaan oleh para prajurit TNI beserta keluarga besar Korem 011/Lilawangsa dan satuan jajaran di Lhokseumawe bersama anak-anak masyarakat setempat.

“Kebanggaan itu terlihat dari usaha dan upaya peserta saat mengikuti aneka perlombaan, berusaha untuk berhasil menang merupakan mengibaratkan seperti menunjukan semangat dan kebanggaan kita kepada Tanah Air Indonesia, semangat itu ditunjukan seperti semangat para pejuang Pahlawan kita dalam merebut kemerdekaan”.

Dengan demikian tambah Kasrem, acara ini diharapkan semakin menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan yang dilandasi kebersamaan, kesetiaan dan sportivitas serta kekeluargaan dan silaturrahmi antar prajurit dan keluarga besar Korem 011/Lilawangsa sejajaran. (Laung)




Insfirasi Budaya Dari Lembah Birah Panyang ” Toweren Antara”


Takengon, Baranewsaceh.co – Toweren Antara adalah sebuah kampung hasil dari pemekaran dari kampung induk Toweren. Kampung tua ini terletak di kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.

Sebelumnya kampung Toweren merupakan satu kesatuan. Namun proses pemekaran kampung  ini telah terbagi kedalam 4 (empat) desa, yakni, Kampung Toweren Antara, Kampung Toweren Toa, Kampung Toweren Uken dan Kampung Waq. Kendati terpisah secara administrasi Toweren masih tetap satu. Hal ini di tandai dengan berdirinya sebuah masjid besar sebagai pusat ibadah bagi masyarakat Toweren secara keseluruhan.

Dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke 73. Kampung Toweren Antara memiliki tradisi yang lain dari desa yang lainnya. Ada sesuatu yang unik di Kampung Toweren Antara. Hal yang pertama adalah Kekompakan masyarakatnya yang selalu menyatu dalam segala asfek kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Selanjutnya bila kita berbicara tentang eksistensi adat dan budaya Gayo, maka di Kampung Toweren Antara, kesemuanya itu masih ada. Kampung ini masih melestari tradisi adat budaya, serta kearifan lokal.

Hal yang positifnya, para orang tua juga mewariskan tradisi dan tatacara yang berkaitan dengan tradisional Gayo tempo douloe kepada para generasi mudanya. Sehingga dapat di pastikan 10 tahun kedepan tren tradisi  kearipan lokal warisan budaya leluhur, masih ada di kampung ini.

Begitu juga pada kegiatan pesta rakyat dalam rangka HUT RI ke 73 tahun ini. Kampung Toweren Antara memberikan warna lain dalam hal pesta rakyat. Sentuhan kearifan lokal merupakan materi utama untuk terus di kembangkan dan di pertahankan. Budaya ini adalah tren positif dan layak menjadi sumber insfirasi bagi kampung kampung lainnya di Kabupaten Aceh Tengah.

Ahmad Zaky (23) sumberBaranewsaceh.co di Kampung Toweren Antara Sabtu (18/08) mengatakan. Pelaksanaan pesta rakyat tahun ini khususnya Kampung Toweren Antara banyak menampilkan sentuhan budaya lokal seperti pelatihan membuat senuk ” sendok nasi yang terbuat dari batok kelapa. Pelatihan munayu ” mengayam tikar” pelatihan munyemat ” menyematkan daun rumbia pada sebilah bambu yang nantinya di pergunakan sebagai bahan atap rumah. Pelatihan membuat jangkat. Ayaman serabut dari kulit pohon yang di pergunakan sebagai tali sebagai pengikat dan cantolan saat menggendong kayu bakar. Selanjutnya pelatihan membuat kue tradisional seperti timpan dan yang lainnya bagi para remaja putri.

Sementara aneka permainan mungkin ada kesamaan dengan kampung kampung lainnya, cuma ada satu yang tampil beda yaitu “Pacu kuda sange”. Pacu kude sange adalah lomba berlari bagi usia anak anak dengan membuat batang dedaunan yang biasa tumbuh di pinggiran jalan, oleh penduduk setempat di namai “Sange” pokok sange juga sering di pergunakan sebagai bahan pembuat sangkar burung.

Lomba ini mirip dengan peran seorang zoki yang sedang memacu kudanya. Lomba ini hanya di peruntukan bagi anak anak usia sekolah dasar. Intinya dari permainan ini, siapa yang lebih cepat berlari itulah pemenangnya.

Kesemuanya merupakan satu kesatuan tradisi dan kearifan lokal yang hampir terlupakan. Bahkan generasi sekarang diyakini tidak mampu lagi memahami proses pembuatan benda benda tersebut.

Ide kreatif dari pemuda Toweren Antara ini pantas di apresiasi sebagai motivasi positip bagi pelestarian budaya, lalu apakah kampung kampung yang lain di Aceh Tengah, apakah masih punya keinginan untuk mewariskan budaya dan tradisi tersebut pada generasi akan datang. Atau sebaliknya tradisi adat budaya leluhur ini hanya tinggal catatan dalam buku, sementara kita sebagai orang Gayo dan pelaku sejarah tidak tau lagi bagaimana mewariskan pada generasi berikutnya. (DN)




Redelong : Kecamatan Bukit Gelar Malam Resefsi dan Pembagian Hadiah

 


Bener Meriah, Baranewsaceh. co – Camat wilayah kecamatan Bukit Kamaruddin.BA beserta reje Kampung dan masyarakat Simpang Tiga Redelong menggelar acara malam resefsi dalam rangka pesta rakyat HUT RI ke 73. Sabtu (18/08).

Camat Bukit Kamaruddin BA, dalam sambutan dan arahannya sangat mengharapkan peran aktif masyarakat dalam membangun desa masing masing. Selain itu Kamaruddin juga berharap masyarakat dapat mamantau pelaksanaan pembangunan desa.
” Boleh mengkritisi, asal tepat sasaran dan punya data yang akurat, sehingga tidak menjadi fitnah” tegasnya. Intinya kritisi boleh demi kemajuan dan kebaikan, asal jangan menghambat terlaksananya pembangunan.

Pada saat bersamaan juga hadir mantan camat Bukit Drs. Muklis yang juga menyempatkan diri memberikan sedikit wejangan terkait masyarakat Simpang Tiga Redelong.

Selain itu juga di umumkan desa terbaik kecamatan Bukit yang jatuh pada Desa Panji Mulia 1, disusul desa weh pongas di tempat ke 2 dan desa Belang Panas di tempat ke 3.

Amatan Baranewsaceh.co di Pasar Simpang Tiga Redelong ribuan masyarakat menghadiri acara malam resefsi ini. Selain itu juga di tampilkan Band bersama Sera dan personil Saba Group.

Selain itu ada juga group Nasid dan didong Gayo dari juara pestival pesta rakyat dalam rangka HUT RI ke 73, yang telah di perlombakan di Lapangan Babussalam Simpang Tiga Redelong.(DN)




SMA Negeri 2 Bandar Raih Juara 1 Karnaval Tingkat Kecamatan Bandar

 

Bener Meriah, Baranewsaceh.co –
SMA Negeri 2 Bandar yang beralamat di Kampung Keramat Jaya Pondok Baru Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah, merupakan salah satu sekolah menengah yang memiliki siswa lebih kurang berjumlah 265 orang dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 38 orang guru.

Memasuki areal pekarangan SMA Negeri 2 Bandar,  kita akan terpesona dengan rindangnya pepohonan yang sengaja ditanam untuk mewujudkan obsesi  sekolah hijau. Sangking rimbunnya pepohonan yang ada di sekolah ini, sehingga muncul decak kagum dari pengunjung yang pernah kesana dan dan mengatakan. Sekolah ini persis seperti berada di tengah hutan.

Sensasional, teduh, nyaman dan sangat tepat untuk suasana belajar bagi siswa siswinya. Keberadaan pepohonan di sekolah tersebut sengaja di tanam sekian tahun yang lalu sebagai wujud sekolah ini memang peduli akan keasrian alam dan penghijauan.

Pada pelaksanaan Karnaval dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke 73, yang dilaksanakan pada hari Kamis 16 agustus 2018 kemarin. SMA Negeri 2 Bandar akhirnya tampil sebagai juara 1 tingkat Kecamatan Bandar.

Seluruh peserta Karnaval dilepas secara bersamaan oleh Camat wilayah kecamatan Bandar, Rais Abidin.SH, yang juga di hadiri oleh Koramil Bandar Kapten Inf. Elfin Junaidi, Kapolsek Bandar Bapak Darmawi Hasibuan serta unsur muspika kecamatan bandar lainnya. Sementara peserta karnaval berasal dari seluruh sekolah dan Madrasah yang ada di Kecamatan Bandar.

SMA Negeri 2 Bandar yang beralamat di kampung Keramat Jaya Pondok Baru pada pelaksanaan Karnaval kali ini menurunkan sebanyak 150 orang siswa beserta para guru wali kelas, pembina OSIS, Wakasek Kesiswaan dan seluruh dewan Guru.

Memyangkut gaya dan tampilan karnaval, SMA Negeri 2 Bandar menampilkan beragam pakaian-pakaian adat dari seluruh Nusantara, pakaian resmi lintas profesi, serta satu yang unik adanya kenderaan lapis baja yang di iringi dentuman meriam bambu, yang membuat suasana karnaval semakin meriah.

Pada malam resefsi di kecamatan Bandar di umumkan, bahwa SMA Negeri 2 Bandar tampil sebagai juara 1 peserta karnaval tingkat kecamatan bandar. Selanjutnya wakil kepala sekolah Hidayat maju dan menerima langsung piala sebagai juara.

Almin Sutoyo kepala SMA Negeri 2 Bandar kepada Baranewsaceh.co mengungkapkan “kemenangan ini merupakan bentuk didedikasi dari seluruh keluarga besar SMA Negeri  Bandar, terutama para siswa dan wali kelas yang telah berusaha keras untuk menjadi nomor satu. Pungkasnya.(DN)




FOTO: Temu Ramah Bersama Veteran

Banda Aceh, Baranewsaceh. co – Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyerahkan cenderamata kepada keluarga pahlawan dalam rangka  memperingati 73 tahun kemerdekaan Republik Indonesia,  di Anjong Mon Mata Banda Aceh, Jumat 17 Agustus 2018.
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyerakan penganugerahan Satya Lancana Karya Satya di Anjong Monmata Banda Aceh, 17/8/2017. dalam rangka! mm memperingati 73 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.




FOTO: Pawai Karnaval

  

Banda Aceh, Baranewsaceh. Co – Plh Sekda Aceh, dr. Takwalah melambaikan tangan ke arah peserta karnaval dalam rangka memperingati 73 tahun kemerdekaan RI yang melewati depan pendopo Gubernur Aceh Banda Aceh, 18/8/2018.

 

Plh Sekda Aceh, dr. Takwalah menyambut kedatangan peserta karnaval memperingati 73 Tahun kemerdekaan RI di depan Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, 18/8/2018




Menggali Potensi Yang Hampir Hilang Disalah Satu Pulau Terluar Indonesia Dengan Melakukan Kuliah Kerja Nyata

Mahasiswa KKN ENJ sedang menjelaskan hubungan antara kesehatan Hewan dan kesehatan manusia

Simeulue, Baranewsaceh. co – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) bekerja sama dengan kemenko maritim melakukan kuliah kerja nyata (KKN) tematik Ekpedisi Nusantara Jaya (ENJ) bertempat di Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Jum’at 13 Juli hingga Senin 6 Agustus 2018.

Pada KKN kali ini, Mahasiswa disebar dalam 10 desa dimana masing-masing desa ditempatkan 5 orang mahasiswa, tak terkecuali desa Kota Batu dengan berisikan formasi yang di ketuai Aditya Siddiq dari Teknik Pertanian, Lidra Andrean dari Kedokteran Hewan,Muhammad Fazzal dari Arsitektur, Shafira Fathin, dari Farmasi, dan Soufi Elvirawati dari Budidaya Prikanan.

Dalam pelaksanan program,  sasaran utama program adalah tentang kedaulatan laut dan kemaritiman, diantaranya yakni sosialisasi tentang kedaulatan laut,  keaneka ragaman ekosistem laut,  tanggap siaga bencana pinggir laut,  pelestarian penyu , prilaku hidup bersih dan sehat,  pengolahan ikan laut menjadi makanan yang bernilai ekonomis tinggi dan peugleh pasie atau membersihkan lingkungan pantai. Dalam pelaksanaan program kami juga mencari berbagai potensi objek wisata yang ada di desa kota batu.

Desa Kota Batu merupakan desa yang memiliki banyak sekali potensi sumber daya alam yang belum dimanfaatkan dengan baik khususnya dalam bidang peternakan serta pertanian, selain itu kondisi kebersihan desa juga cukup mengkhawatirkan dengan banyaknya kotoran ternak seperti kerbau, sapi, dan kambing, sehingga banyak warga yang terkena penyakit. Maka dari itu, Mahasiswa KKN Tematik ENJ Unsyiah yang ditempatkan di Desa Kota Batu melakukan berbagai macam program seperti sosialisasi tentang kesehatan ternak dan hubungannya dengan kesehatan manusia, sosialisasi potensi pertanian yang bisa digaram di Desa Kota Batu, melakukan  pemberian vitamin kepada hewan ternak, Pelatihan pembuatan olahan makanan dari ikan sebagai bentuk kegiatan usaha di desa serta melakukan pengecekkan kesehatan kepada masyarakat Desa Kota Batu.

“Kami dari mahasiswa KKN Tematik ENJ Unsyiah melihat banyak sekali Sumberdaya alam yang belum termanfaatkan dengan baik serta melihat banyaknya kotoran yang berserakan di jalanan Desa Kota batu ini. Maka dari itu kami banyak melakukan program untuk menyadarkan masyarakat akan hal hal yang menjadi problem di Desa Kota Batu.” Ujar Lidra selaku mahasiswa KKN ENJ Unsyiah.

Selain itu, para mahasiswa yang ditempatkan di Desa kota batu juga mepakukan kegiatan lainya seperti,  lomba mewarnai tingkat SD, pelatihan pertolongan pertama,  membuat perangkap nyamuk dari ragi dan gula aren dan lain sebagainya. (Red)




FSLDK Aceh Gelar PMLDK 2018

Banda Aceh, Baranewsaceh. co – Sebanyak 60 lebih pengurus Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang terhimpun dalam Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Aceh hadir pada kegiatan Pelatihan Manajemen Lembaga Dakwah Kampus (PMLDK) di Kampus Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Tema yang diangkat pada kegiatan ini adalah “Optimalisasi Peran dan Fungsi Lembaga Dakwah Kampus Menuju Indonesia Jaya”. Acara ini di buka oleh Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Syiah Kuala, bapak Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC. Beliau sangat mendukung kegiatan PMLDK ini, karena selain dapat meningkatkan kualitas manajemen aktifis dakwah kampus, dengan adanya kegiatan seperti ini juga dapat mempererat silaturahmi antar Universitas yang ada di Aceh. “Harapannya aktivis dakwah kampus bisa menjadi leader di kampus sekaligus leader opinion di berbagai isu ” pesan beliau pada saat membuka acara PMLDK 2018 di Balai Kerukon, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (15/8).

Acara ini berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 15 – 17 Agustus 2018. Hari pertama seletah pembukaan dilanjutkan dengan Studium general mengenai Dakwah dan ke-LDK-an, dilanjutkan dengan Leadership Training dan ditutup dengan Logical Frame Work Analysis. Pada hari kedua peserta dibagi berdasarkan kelas-kelas konsorsium yang telah disepakati pada saat registrasi peserta. Selanjutnya pada hari ketiga, kegiatan dimulai dengan upacara bendera 17 Agustus di Lapangan Tugu Universitas Syiah Kuala dan ditutup dengan City Tour Banda Aceh.

Andika Saputra sebagai ketua Puskomda FSLDK Aceh dalam penjelasannya mengatakan bahwa acara PMLDK ini adalah kegiatan yg bertujuan untuk memberikan bekal kepada pengurus LDK dalam meningkatkan kualitas manajemen di segala aspek penyelenggaraan LDK demi tercipta gerakan dakwah yang terarah sesuai dengan Risalah Manajemen Dakwah Kampus (RMDK).

“Kegiatan seperti ini tentunya sangat dibutuhkan oleh LDK bukan hanya se-Aceh, lebih tepatnya se-Indonesia, mengingat kondisi obyektif kampus yang berbeda-beda yang memaksa masing-masing Lembaga Dakwah Kampus selama ini berkembang dengan pola sendiri-sendiri, sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapinya. Oleh karena itu diperlukan adanya peningkatan kualitas manajemen LDK demi terciptanya gerak dakwah yg terarah dan tersistem. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita mencoba menyatukan frekuensi para delegasi dari berbagai LDK se-Aceh dengan memberikan bekal kepada mereka sehingga dapat terbuka wawasannya dan terupgrade pemahamannya tentang manajemen LDK yg baik dengan harapan aktivis dakwah kampus yang terlahir dari acara ini dapat menjadi agent of change bagi peradaban dunia serta komit mengisi Pembangunan dan perdamaian , merawat dan memelihara kedaulatan bangsa sesuai dengan nafas UUD 45 dan Ideologi Pancasila menuju Aceh lebih baik dengan menjunjung tinggi keadilan menangkal terorisme dan mencegah kejahatan pemuda serta dapat menjadi insan yang profesionalisme di setiap lini untuk Indonesia lebih makmur dan sejahtera.” Ujar andika dalam penjelasannya.

“Harapan bagi kader LDK se Aceh; semoga sedikit banyaknya bekal yg mereka dapatkan dalam serangkaian kegiatan ini, dapat mereka kembangkan dan kemudian mereka transfer bekal tersebut untuk kader-kader dakwah yg ada di kampus masing-masing, sehingga

manajemen LDK di seluruh Aceh akan mencapai level terbaik, dengan demikian gerak dakwah kita akan semakin terarah, tersistem, terpadu, kokoh sehingga terwujudnya apa yg menjadi cita-cita kita bersama yaitu Indonesia Madani ” tutup Andika dalam penjelasannya. (Red)




Saya Suka Jokowi – Maruf, Lalu Anda!

*Joko Widodo sosok bersih, merakyat, kerja nyata *Program Jokowi tentang dana desa, Infrastruktur,PTSL, dan Revolusi mental menyentuh rakyat *Pemilih jangan mau terkena “penyakit” Gonta-ganti Pemimpin * Prof.Dr.Mahfud MD berkata Jokowi pribadi yang bersih, tegas, dan responsif

Oleh: Januar Pagar M.Lubis

Ir.H. Joko Widodo yang lahir di Surakarta tanggal 21 Juni 1961,dengan pendidikan terakhir Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada(UGM) yang berada di Yogyakarta adalah seorang Pengusaha,sebelum mengabdi di pemerintahan(Birokrasi) menjadi Walikota Solo,Gubernur DKI Jakarta(2012-2017), dan Presiden RI(2014-2019) menggantikan Jend(Purn) Prof.Dr.Susilo Bambang Yudhoyono.

Sekarang, Ir.H.Joko Widodo dan Parpol pengusungnya yang terdiri dari PDI-P,Partai Golkar, P.Hanura,P.Nasdem, PPP,PKB, PKPI,PSI,dan Partai Perindo menetapkan pasangan yang cocok untuk kemenangan pasangan ini kedepan, yaitu dengan menggandeng Prof.Dr.K.H. Ma’ruf Amin yang lahir di Tangerang,11 Maret 1943,sebagai calon wakil presiden(Cawapres) periode 2019-2024. Prof.Dr.Ma’ruf Amin adalah seorang Dosen,politisi,dan Ulama yang tidak diragukan lagi kemampuannya dan pengalamannya.

Jika Pilpres yang lalu,Ir.H.Joko Widodo diduetkan dengan Drs.H.M.Jusuf kalla yang juga kaya pengalaman di bidang wiraswasta, pemerintahan, organisasi menjadikan pasangan ini menang telak, maka tidak diragukan lagi kandidat Ir.H.Joko Widodo-Prof.Dr.K.H. Ma’ruf Amin akan menang, paling tidak menang tipis. Beberapa variabel  yang menjadikan pasangan ini masih diatas angin,karena pasangan ini adalah “incumbent” atau” petahana”; diusung lebih banyak Parpol yang juga berarti mesin politik lebih banyak bergerak kedepan, hasil survei yang banyak mengunggulkan Jokowi, dan mayoritas pemilih Muslim dan Ulama akan berpihak pada calon ini,dan prestasi kerja pemerintahan Jokowi bersama Kalla,dll.

Pernyataan Presiden Jokowi pada Musyawarah perencanaan pembangunan nasional (Musrenbangnas) 2015-2019,Kamis 18 Desember 2014 tentang pembangunan 49 Waduk,dan 1 juta hektar irigasi; pembangunan listrik 35.000 ribu Megawatt ; pembangunan dan perluasan 24 pelabuhan telah dikerjakannya.Dalam pidato kenegaraan Presiden Jokowi di depan sidang bersama DPR/DPD tahun 2016,Selasa 23 Agustus  menyebutkan ada 3 langkah mempercepat pembangunan nasional ,yaitu mempercepat pembangunan infrastuktur, menyiapkan kapasitas produktif dan SDM, deregulasi  dan debirokratisasi itupun sudah dilaksanakannya.

Beberapa prestasi dan programkerja Jokowidodo-Kalla adalah pembangunan Jalan Tol di P.Jawa, Lampung, Sumsel, Sumut, IRT, Jembatan di Papua; Pengangkatan Menteri desa di Kabinet, UU desa, serta pengucuran dana desa; Pengampunan pajak(Tax amnesty); penangkapan Kapal-kapal Ikan yang liar; pengesahan UU no.5 Tahun 2014 tentang Aparatur sipil negara(ASN), pemberian pensertifikasian tanah secara lengkap(PTSL), sukses mengamankan Pilkada 3 kali bersama Polri/TNI,Revolusi mental, dan membela/melakukan diplomasi terhadap Palestina dalamkonflik dengan Israel,dsb.

Disamping keberhasilan beliau memimpin dan mengabdi, ada-ada saja orang yang mengkritisi dan cenderung “memfitnah/menjatuhkan” kepemimpinan dan kinerja dia,mungkin itu fakta atau juga opini yang sengaja dibesar-besarkan untuk menggembosi keberhasilannya. Lihat saja Prof.Dr.Amin Rais dalam pernyataannya tentang Jokowi, bahwa pembagian sertifikat tanah adalah ngibulin(bohong-red), dan sejumlah pernyataan lainnya yang terkesan tendensius dan menyerang.Padahal Prof.Dr.Amin Rais adalah Guru besar, Ketua PP Muhammadiyah,Tokoh reformasi, Pendiri Partai PAN, Ketua MPR; Lihat saja P.Gerindra dan PKS,baik oknum yang mewakilinya seperti Fadly Zon dan Fachri Hamzah yang wakil ketua DPR RI yang dalam statementnya kita tidakmengerti,apakah dia mewakili lembaga DPR atau pengurus Partai Gerindra atau PKS.

Berbagai kebijakan lain yang juga dikritisi dan diserang habis-habisan  oleh oknum yang dikatakan orang negarawan ,oposisi  adalah Tenaga kerja asing(TKA),hutang ,pengangkatan Da’i 200 orang oleh Depag, BPIP, penunjukan Pati Polri menjadi Pj.Gubernur Jawa Barat dan Sumut,Gaji ke 13 dan 14 PNS. Tidak dipungkiri bahwa Ir.H.joko Widodo punya kelemahan sebagai manusia biasa,tetapi semua kelemahan jangan ditimpakan kepada dia,karena kesalahan itu ada juga kesalahan menteri yang notabene bawahannaya. Kritik yang selama ini mengalir pada Presiden Jokowi perlu dicermati,diuji,  dikritisi berdasarkan fakta, objektif, berdasar dengan data yang valid(akurat),jangan sampai berita bohong(Hoax), SARA, yang tidak berkualitas.

Prabowo Subianto yang menjadi calon Presiden, belum pernah duduk di pemerintahan (birokrasi), hanya pernah duduk di lingkungan militer dan pengusaha. Prabowo Subianto hanya menawarkan visi-misi, program, sedangkan Jokowi telah melakukan kerja nyata, seperti blusukan yang dilakukannya selama ini.

Penulis : Jurnalis Baranews.Aceh

 




Peringatan HUT RI Ke 73 Berjalan Hikmat dan Lancar


Redelong, Baranewsaceh. Co – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indinesia yang ke-73 pada Tanggal 17 Agustus 2018 di Kabupaten Bener Meriah berjalan hikmat dan lancar, Jum’at (17-8-2018)

Upacara HUT RI ke 73 yang berlangsung di lapangan Masjid Agung Babussalam, Simpang Tiga, Redelong dihadiri oleh Plh Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM unsur Forkopimda-forkopimda plus, para ketua organisasi wanita Bener Meriah, para anggota peteran, PNS, pelajar, ormas, ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta penduduk setempat.

Bertindak sebagai Inspektur upacara Kapolres Bener Meriah AKBP. Fahmi Irwan Ramli, SH. SIK, M.Si, selaku Perwira upacara Kabag Ops Kompol M. Jonni, dan selaku komandan upacara Kasatlantas Bener Meriah IPDA Siti Amelia, S.T.K.

Usai pelaksanaan upacara penaikan bendera mereh putih, Plh Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM beserta unsur Forkopimda setempat memberikan bingkisan kepada para anggota peteran Bener Meriah di lapangan Babussalam, Simpang Tiga, Redelong.

Selanjutnya Plh Bupati Bener Meriah beserta unsur Forkopimda dan para pejabat daerah mengunjungi Rumah Tahanan (Rutan) Bener Meriah dalam rangka pemberian remisi kepada sejumlah tahanan.

Selepas pemberian remisi kepada sejumlah orang narapidana di Rutan Bener Meriah tersebut, Plh Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM meminta kepada tahanan yang diberikan remisi pada HUT RI ke-73 untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang pernah di lakukan.

“Remisi ini diberikan sebagai wujud penghargaan kepada warga binaan yang taat selama menjalani  hukuman pidana. Semoga dengan pemberian remisi ini menjadikan narapidana agar selalu berkelakuan baik.”harap Plh Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska,MM. (Red)




TURNAMEN CATUR CUP SIMEULUE HASDIANS TELAH MELAHIRKAN ATLIT CATUR NASIONAL


Simeulue, Baranewsaceh. Co – Turnamen catur Cup simeulue yang diseponsori Hasdians banyak melahirkan atlit – atlit berbakat simeulue yang akan mewakili simeulue dievent provinsi dan nasional.

Turnamen yang berlasung selama sepuluh hari itu banyak menyita perhatian publik, pasalnya dari event Turnamen catur se – kubupaten simeulue itu ternyata banyak melahirkan atlit berbakat dan dinilai mampu bersaing ketingkat provinsi bahkan dieven nasional.

Kegiatan yang diikuti ratusan pecatur simeulue yang berasala dari berbagai kalangan seperti TNI, POLRI dan PNS selanjutnya dibagi kedalam katagori pemula, atlit binaan dan master semua peserta bersaing ketat menunjukan kebolehan untuk meraih perestasi juara dan hadiah jutaan rupiah.

Event itu berakhir dan ditutup lansung oleh Hasdians selasa, 14/08. pukul.22:00. Wib. disebuah kaffe jln.tgk.diujung kec.simeulue timur, kabupaten simeulue, setelah final dan menghasilkan pemenang antara lain
Juara Pertama 1 diraih oleh RUBIN HOT, juara ke 2 diraih Hendriko Aditama, sedangakan diposisi ke 3 diraih oleh Boy Ali Fafri.

“Even bertujuan untuk mencari pecatur – pecatur berbakat yang sebenarnya banyak di simeulue namun sebenar nya banyak bibit yang berpotensi dan berpeluang besar untuk bisa menjadi atlit berbakat dan bisa mewakili simeulue di event bergengsi diluar simeulue, dari sekian banyak peserta ternyata ada pecatur yang sudah pernah ikut mewakili aceh untuk berlaga ditingkat nasional, pemain catur adalah orang yang pintar dan intlek.” Ungkap Hasdians.

Ianya menambahkan,”saya berharap kiranya event catur kali ini bukan yang terakhir, mesti ada lagi event – event yang lain sehingga pecatur simeulue tetap dalam binaan karena mereka adalah aset daerah dibidang catur.” Tutur. Hasdians. (arb)




Begini Serunya Perayaan HUT RI Ke 73 Di The Royal Idi Hotel


Aceh Timur, Baranewsaceh. Co – Karyawan The Royal idi Hotel Mengadakan Perlombaan Rangkain kegiatan perlombaan dalam HUT ke-73 RI Aceh Timur, Aceh pada, Jum’at (17/8/2018) di halaman Parkir Hotel.

Dalam menyambut perayaan HUT ke-73 RI.staff Bersama HOD the royal idi hotel  pada 17 Agustus 2018 juga di gelar serangkaian kegiatan menghibur, seperti halnya kegitan balap karung dan Makan Kerupuk untuk memperebutkan juara I,II dan III, untuk departemen the royal idi hotel.

Junaidi selaku penitia yang di percayai Untuk panitia pelaksana Hut ke- 73 RI di the royal idi hotel yang ke dua. Junaidi sangan  berterimakasi kepada semua departemen yang menyukseskan acara yang kedua di laksanakan di the royal idi hotel. Dan buka siapa yang menang dan kalah  akan tetapi mengasah kekompakan team “ujarnya.
Kegiatan perlombaan yang di pandu oleh kastury. Jamadon. dan  junaidi. Dalam rangkai acara perlombaan lompat karung. Memasukan paku dalam botol. Makan kerupuk. Bawa kelereng dalam sendok. Membawa balon. Dan oper tepung.

Adapun juara pertama (1) team Food&Beverage. Ketua team. M. yunus
Juara kedua (2) team.
Security. Ketua team. Junaidi
Juara ketiga (3) team.
Engineering. Ketua team. Zulfikar.

Kegiatan seperti ini, sudah menjadi tradisi yang di gelar setiap tahunnya untuk merayakan HUT ke-73 RI, setiap kegiatan pun berlangsung semarak. (JM)




Seorang Isteri Diduga Dibawa Kabur, Kepolisian Gayo Lues Diminta Turun Tangan

Gayo Lues, Baranewsaceh. Co – Sebut Saja Namanya Reni Mutiara Seorang Istri Kabur dari rumah pada hari Minggu, (12 Agustus 2018), sekira Jam, 05.00. wib.

Sudah lama Rasidin (40) warga Desa Porang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh, membangun rumah tangga bersama sang istri. Namun istrinya, Reni Mutiara (21) yang sangat dia cintai, malah kabur diduga bersama selingkuhannya, sudah Enam Hari tidak ada kabar pastinya dia berada dimana.

Akhirnya, dengan berat hati dan kekecewaan mendalam, Rasidin mengadu ke Polsek Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Dirinya berharap, istrinya segera kembali dan membangun rumah tangga seperti sedia kala, (17 – 08 – 2018)

Rasidin mengatakan”, istri saya pergi dari rumah dalam keadaan sehat Jasmani dan Rohaninya semenjak hari minggu kemarin tanpa ada pamit sama siapapun, pada saat itu sekira jam, 05.00 wib. Sore saya sedang kerja, sepulangnya saya kerumah, istri saya tidak saya temui dirumah, karna merasa lelah saya beristirahat tidak menduga dia pergi jauh, perkiraan haya kerumah tetangga, karena kami tidak ada perselisihpahaman selama ini biasa-biasa saja, saya tidak menduga dia pergi jauh, malampun semakin berlarut ahirnya saya mencari istri saya namun tidak saya temui, saya bertanya pada tetangga ada yang bilang dia pergi lewat sungai sesik sekira jam 05.00 wib. dia tidak tahu mau kemana tapi arah perjalanannya menuju Kota Blangkejeren, dia berjalan seakan menyembunyikan sesuatu menimbulkan rasa curiga bagi tetangga itu, setelah saya menghubunginya di pagi itu, dia sempat membalas dengan pesan singkat, istri saya mengatakan dia berada di Medan dan putus Komunikasi, pada sore harinya dia kembali kirim pesan dia berada di Banda Aceh, sempat mengatakan”, jangan cari aku lagi kami sudah menikah”. Hanya itu saja dan komunikasi terputus lagi, karena dia mengatakan sudah menikah saya mencurigai dia lari dengan selingkuhanya Warga Kecamatan Blangkejeren, pada saat itu kami sempat menyelidiki secara diam-diam lelaki selingkuhannya itu juga tidak ada dirumah dia pergi tepat waktu dan hari yang sama perginya istriku, dia pergi dari rumahnya”, terangnya.

“ Saya sangat berharap aparat Kepolisian Gayo Lues dan Kepolisian Seluruh Indonesia untuk menagkap Istri saya dengan selingkuhanya, apa bila benar dia selingkuh dan jika dia tidak benar selingkuh mudah-mudahan pihak yang berwajib menemukanya dalam keadaan sehat walapiat.

Juga saya berharap kepada sudara dimanapun berada, jika melihat Istri saya mohon dilaporkan Ke pihak yang berwajib atau Kepolisian yang terdekat”, tambahnya. (Red)




Camat Serbajadi Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Berlangsung Hikmat dan Sukses


Aceh Timur, Baranewsaceh.Co – Camat Serbajadi memimpin upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangkah memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, bertempat di lapangan bola kaki serbajadi lokop Kabupaten Aceh timur. pada Jum’at (17/8/2018).

Upacara pengibaran bendera yang dipimpin Oleh camat serbajadi Ahmad MM. dihadiri oleh  Danramil Serbajadi Lettu Andre Haryono/mewakili dan Kapolsek Serbajadi Ipda Ade Candra/mewakili.

Dalam kesempatan itu yang menjadi Pejabat Upacara bertindak sebagai Inspektur Upacara Camat Serbajadi Ahmad MM.

Perwira Upacara….. , Komandan Upacara , dan Danki Paskibra Di pimpin oleh Pasukan TNI AD kompi Senapan D. kecamatan Serbajadi lokop Aceh Timur.

Pasukan Upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73  Tahun 2018 terdiri dari Personil TNI AD Kompi Senapan D.lokop kecamatan Serbajadi

Para dewan guru SD, SMP, SMK Sekecamatan Serbajadi, para Kepala Desa Sekecamatan Serbajadi, Kepala Puskesmas beserta staf kesehatan kecamatan serbajadi dan seluruh warga masyarakat kecamatan serbajadi yg telah ikut memeriahkan acara memperingati Hut Ri ke 73 tersebut.

Acara HUT RI Ke – 73 Yang berlangsung di meriahkan oleh permainan berhadiah, Seperti tarek tambang, panjat pinang,goyang Poco-poco dan permainan lainya.

Sebelum acara pengibaran bendera, dilangsungkan acara Persembahan lagu lagu kebangsaan/wajib Nasional.

Upacara pengibaran bendera ini menjadi tontonan ratusan warga di sekitar Lapangan Bola kaki kecamatan serbajadi lokop yang dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 18.00 berlangsung dengan Hikmat dan Sukse. (sss)




Ratna Eliza, “Memerdekakan” Anak-Anak Kancer Melalui C-Four Aceh

“Sebaik-Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain”  Hadits di atas menunjukan Bahwa Rasululah Saw menganjurkan umat Islam agar senantiasa berbuat baik terhadap orang lain. Eksistensi manusia sebenarnya di tentukan oleh kemanfaatannya pada yang lain. Adakah dia berguna bagi orang lain, atau malah sebaliknya menjadi parasit buat yang lainnya.

Di kalangan aktivis kemanusiaan di Provinsi Aceh, Nama Ratna Eliza yang sering di panggil Ratna sudah tidak asing lagi. Perempuan kelahiran Palembang 20 Oktober 1974 silam sudah lama bergelut dengan kegiatan kemanusiaan khususnya peduli terhadap anak-anak kanker. Awal kisah Ratna terenyuh hatinya ketika salah seorang balita anak tetangganya yang menderita penyakit Linforma Malignum yaitu kanker getah bening yang telah stadium lanjut dan berasal dari keluarga kurang mampu..

Menurut data WHO ( World Health Organization) setiap tahun penderita kanker di dunia terus meningkat, jumlah anak yang menderita kankerpun terus bertambah tercatat tercatat 110 hingga 130 kasus persejuta anak per tahun.

Pada tahun 2014 tepatnya 02 Agustus Ibu dari 3 anak ini menjadi Founder dan Ketua  Children Cancer Care Community  yang di singkat menjadi (C-Four Aceh)   yaitu sebuah komunitas yang kegiatannya focus mendampingi dan membantu anak-anak penderita kanker yang berdomisili di wilayah Aceh. Kanker merupakan penyakit yang di akibatkan oleh pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol pada tubuh manusia, serta merupakan penyakit yang sulit disembuhkan dan berakibat fatal.

Salah satu gagasan yang telah di aplikasikan oleh Ratna yaitu dengan mendirikan Rumah Singgah, Rumah Singgah C-Four Aceh yang berada di Jl. Sepat No 3 Lampriet Banda Aceh ini bertujuan untuk   menampung pasien dan keluarga pasien penderita kanker yang tidak mampu menyewa penginapan selama menjalani perawatan di Rumah Sakit sekitar Banda Aceh, tidak hanya menampung tetapi Ratna Beserta relawan  C-Four lainya memberikan pelayanan extra baik itu pendampingan pengurusan administrasi, memberikan donasi dan kebutuhan pasien serta pemantauan secara insten kepada pasien selama masa perawatan.

Aktivitas fulltime Ratna  tentu tidak terlepas dari dukungan keluarga terutama suami dan anak-anaknya yang sudah faham dengan rutinitas kegiatannya. Bagi Ratna yang juga merupakan salah seorang staff Administrasi SMU Laboratorium Unsyiah ini hampir tidak mengenal istilah  hari libur, Tidak jarang dia harus meninggalkan keluarganya demi mendampingi pasien baik di Rumah Sakit sekitar Banda Aceh maupun ketika di rujuk ke Rumah Sakit di luar Provinsi Aceh.

Sudah saatnya kita peduli, dan berbuat sesuatu untuk saudara kita yang sangat membutuhkan uluran tangan kita semua guna mengurangi beban kehidupan mereka terlbeih di saat kesedihan melanda ketika buah hati mereka terkena kanker.

Itulah sekelumit kisah tentang Ratna Eliza istri dari Afrizal ini adalah pejuang tangguh untuk “Memerdekakan” anak-anak Aceh dari penyakit kanker agar mendapat kebahagiaan. Sosok yang berkontribusi melalui kegiatan kemanusian ini tidak pernah jemu membantu sekaligus “Sahabat” bagi para anak-anak kancer aceh dan keluarga mereka.

*. Riega Petani Muda Yang Berdomisili di Dataran  Tinggi Gayo




Sambutan Menkum Ham Disampaikan Bupati Gayo Lues di Cabang Rutan Blangkejeren


Gayo Lues, Baranewsaceh. Co – Pemberian Remisi Kepada warga Binaan Rutan Cabang Blangkejeren yang bertempat di Rumah Tahanan Cabang Blangkejeren Jalan. Kolonel muhamaddin Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues.

Dalam acara tersebut hadir kurang lebih 250 Orang, diantaranya.
Bupati Gayo Lues. H. Muhammad Amru
Dandim 0113 Gayo Lues Letnan Kolonel Inf Muhammad Faizal Nasution, S. IP.
Ketua DPRK Gayo Lues. H. Ali Husin, SH
Kajari Gayo Lues. Agung Hardianto, SH.MH. Ketua Pengadilan Negeri Blangkejeren. Muhamad Jamil, SH. Sekda Gayo Lues. Thalib. S.os. Map. Wakapolres Gayo Lues. Kompol Andiyano, SKM. Para Asisten dan Staf Ahli Bupati kabupaten Gayo Lues. Kepala Rutan Cabang Blangkejeren. Zulkfli, SH. Para SKPK Pemda Gayo Lues. Warga Tahanan Rutan Blangkejeren.

Zulkifli. SH kepala Rutan Cabang Blangkejeren dalam Sambutannya mengatakan”, pemberian Remisi ini sesuai surat keputusan menteri hukum dan Hak Azasi Manusia Republik indonesia nomor : PAS-419 PK.0101.02 TAHUN 2018 tanggal 14 Agustus 2018.

Total jumlah penghuni rumah tahanan Negara cabang Blangkejeren per tanggal 17 Agustus 2018 adalah
– Tahanan laki-laki=14 orang, dan tahanan perempuan=2 orang,
– Narapidana laki-laki=200 perempuan=9,
– Jumlah napi yang mendapatkan remisi Hut RI ke 73 adalah:
# Remisi Umum 1 yaitu 143 Napi,
# Remisi Umum 2 yaitu 3 napi

Pemberian remisi kepada narapidana dan anak pidana merupakan perwujudan dari kemajuan dan perlindungan Hak Asasi Manusia sebagai salah satu saran hukum yang penting dalam rangka mewujudkan tujuan Sistem Pemasyarakatan kepada narapidana dan anak pidana yang berkelakuan baik dan memenuhi syarat lainnya”, sambutanya.

Sambutan Kemenkumham yang di sampaikan Bupati Gayo Lues”, Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus pada tahun 1945 merupakan
puncak pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia, setelah berabad-
abad mengalami pahit getir dalam himpitan belenggu kolonialisme.

Kemerdekaan yang diraih tersebut adalah jembatan untuk memakmurkan
seluruh rakyat Indonesia, untuk menegakkan keadilan pada semua lapisan dan untuk meraih kemajuan bersama pada setiap sendi-sendi kehidupan bangsa.

Untuk itu sebagai anak-anak bangsa, kita semua harus bekerja
keras dengan penuh semangat dalam mengisi kemerdekaan.

Gelora semangat untuk mengisi kemerdekaan tentunya harus menjadi milik segenap lapisan masyarakat, tak terkecuali bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan. Meskipun secara hukum mereka dirampas kemerdekaannya, namun itu hanyalah kemerdekaan fisik semata karena sesungguhnya mereka tetap memiliki kemerdekaan untuk terus berkarya. Hal ini dibuktikan dengan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh para narapidana, diantaranya adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Pasukan Merah Putih Narapidana di Lapas-Lapas di Seluruh Indonesia.

Mereka melakukan pembangunan fasilitas umum di sekitar mereka sebagai implementasi dari pembinaan yang mereka dapatkan di Lapas sekaligus sebagai bentuk rekonsiliasi dan permintaan maaf mereka atas disharmonisasi yang telah terjadi antara mereka dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bukti pencapaian dan upaya perubahan yang telah dilakukan oleh para Warga Binaan Pemasyarakatan yang tentunya harus mendapat respon yang baik. Apabila sebuah upaya perubahan yang tidak diapresiasi, maka tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan sebuah degradasi motivasi bahkan degradasi moral.

Senafas dengan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, maka Pemerintah memberikan apresiasi terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah mengikuti pembinaan dengan baik melalui remisi.

Remisi merupakan hak mendapatkan pengurangan masa yang telah diatur secara legal formal dalam pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Menjalani Remisi merupakan salah satu sarana hukum yang penting dalam mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan.

Remisi diberikan sebagai wujud apresiasi pencapaian perbaikan diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari. Perbaikan itu tercermin dari sikap warga binaan yang taat selama menjalani pidana, lebih disipilin, lebih produktif, dan dinamis. Tolok ukur pemberian remisi tidak didasarkan pada latar belakang pelanggaran hukumnya, akan tetapi didasarkan pada perilaku mereka selama menjalani pidana.

Remisi dapat dipandang sebagai sebuah instrumen yang penting dalam pelaksanaan sistem pemasyarakatan, yaitu dalam kerangka untuk memberikan stimulus bagi narapidana agar selalu berkelakuan baik.

Dalam tataran yang demikian dapat dikatakan bahwa remisi merupakan alat untuk memodifikasi perilaku narapidana. Karena, jika mereka tidak mempunyai periliaku baik maka hak remisi tidak akan diberikan.

Pemberian remisi yang saat ini diatur oleh Peraturan Menteri Nomor 3 Tahun 2018 memiliki mekanisme yang sangat transparan dan sudah berbasis sistem yang mendayagunakan teknologi informasi. Digitalisasi.

pemberian remisi kita dorong menjadi upaya untuk memangkas proses birokrasi berbelit yang sarat dengan peluang-peluang transaksional. Proses ini juga akan kita buka seluas-luasnya agar masyarakat dapat ikut melakukan pengawasan melalui aplikasi agar pemberian remisi lebih transparan dan akuntabel.

Pengurangan masa menjalani pidana (remisi) bagi narapidana tidak dapat dilepaskan dari model dan strategi kebijakan pemidanaan yang dianut oleh suatu negara. Model dan strategi kebijakan pemidanaan suatu negara tersebut tidak yang melatar belakanginya. Pemasyarakatan sebagai sebuah perlakuan terhadap pelanggar hukum menjadikan reintegrasi sosial sebagai tujuan yang ingin dicapai. dapat pula dilepaskan dari paradigma pemidanaan.

Saat ini pemasyarakatan sedang membuat sebuah terobosan yang berani, dan inilah yang sebenarnya harus kita lakukan untuk mengatasi permasalahan yang berulang-ulang dan hampir menjadi laten Melalui program “Revitalisasi Sistem Pemasyarakatan Sebagai Bagian Sistem Peradilan Pidana. nantinya kita akan memiliki mekanisme Lapas maksimum sekuriti, medium sekuriti, dan minimum sekuriti sebagai gradasi terhadap bentuk pembinaan dan pengamanan yang akan diterapkan.

Dalam Lapas tersebut, pembinaannya akan mengabaikan skema waktu selama ini dilakukan, jadi ke depan pentahapan pembinaan tidak lagi tergantung pada waktu. Pentahapan pembinaan akan sangat bergantung pada perubahan perilaku dari masing-masing Warga pentahapan yang Binaan Pemasyarakatan.

Dalam mekanisme ini dimungkinkan seorang Warga Binaan Pemasyarakatan yang memulai pembinaan di Lapas maksimum sekuriti secepat mungkin dapat berpindah ke Lapas medium sekurti lalu asimilasi ke Lapas minimum sekuriti karena perilaku yang sudah menunjukan perubahan yang positif.

Lapas minimum sekuriti akan membuka pintu teintegrasi sosial secara lebar-lebar melalui upaya pembinaan di tengah-tengah masyarakat dan keluarga.

Pada kesempatan їnї kiranya tidak berlebihan apabila saya menqucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah yang telah turut ambil bagian dan memberikan dukungan pembimbingan kepada warga binaan pemasyarakatan. Saya peran dan partisipasi Pemerintah Dserah int dapat berlanjut dan ditingkatkan untuk masa-masa yang akan datang tehadap pelaksanaan pelayanan

Saya beharap Selain itu saya berpesan kepada seluruh jajaran Pemasyarakan untuk melaksanakan tugas dengan penuh inlegritas, bekerjs dengan profesional dan ketulusan, serta terus berupaya untuk merjaga nama baik tidak melakukan perbuatan yang dapat merusak ctra insitusi.

Kepada seluruh narapidana dan anak yang pada hari ini mendapatkan remisi saya mengucapkan selamat. Semoga dengan pemberian remisi ini akan memberikan kesempatan kepada saudara saudara untuk selalu berbuat baik.

Saya mengingatkan agar tetap berupaya meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sebagai landasan Saudara dalam menjalani kembali kehidupan di tengah-tengah masyrakat Jadilah insan yang taat hukum, insan yang berakhlak dan berbudi luhur, serta insan mempunyai makna dan berguna dalam hidup dan kehidupan”, imbuhnya. (NS)




Dandim 0113 Gayo Lues Letkol INF M. Faizal Nasution S.IP Serahkan Hadiah Lomba Vidio dan Lomba Lukis


Gayo Lues, Baranewsaceh. Co – Kodim 0113 Gayo Lues menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba vidio dan lomba melukis di Aula Makodim 0113 Gayo Lues. Kamis, (16/8/ 2018).

Pelaksanaan lomba vidio dan lomba melukis dalam rangka Komsos Kreatif Kodim 0113 Gayo Lues. Tahun 2018, dengan tema “melalui kemanunggalanTNI rakyat, kita wujudkan cegah tangkal radikalisme” Yang berlangsung selama Dua hari pada tanggal, (15/08/2018) sampai tanggal, (16/08/2018).

Acara pembagian piala sekaligus penutupan kegiatan lomba vidio dan lomba melukis, peserta lomba Pembuatan Video berjumlah 64 orang dan peserta lomba melukis sebanyak 96 orang. Semua peserta berasal dari SMA se-Kabupaten Gayo Lues, berikut pemenangnya.

Juara 1 lomba pembuatan Video diraih  siswa Putra Mahazaki dari SMA N Seribu Bukit, diberikan uang pembinaan sebesar Rp 1.500.000, tropi dan piagam. Juara 2 diraih siswi Fitriani Ariga dari SMA N 1 Terangun, diberikan uang pembinaan sebesar Rp. 1.000.000, tropi dan piagam. Juara 3 diraih siswa Firmanda SMA N 1 Blangpegayon, diberikan uang pembinaan sebesar Rp 500.000 ribu, tropi dan piagam. Untuk juara harapan diraih siswa Fadli Abas dari SMA N 1 Blangkejeren, diberikan uang pembinaan Rp. 250.000 dan piagam. Kepada ke empat pemenang lomba pembuatan vidio langsung di serahkan Dandim 0113 Gayo Lues Letkol INF M. Faizal Nasution S. IP. Sejumlah uang pembinaan, tropi dan piagam.

Untuk lomba melukis juara 1 diraih siswa Hendri SMA N 1 Terangun diberikan uang pembinaan Rp. 1.000.000, tropi dan piagam, juara 2 diraih siswi Novita Indah dari SMA N 1 Blangpegayon diberikan uang pembinaan Rp 1.000.000, tropi dan Piagam. Juara 3 diraih siswi Tiara Nurfadilah dari SMA N 1 Blangkejeren diberikan uang pembinaan Rp 500.000, tropi dan piagam. Untuk juara harapan diraih siswa Ardiansyah SMA N 1 Blangpegayon diberikan uang pembinaan Rp. 250.000, dan piagam. Selanjutnya untuk penyerahan piala persilahkan oleh Dandim 0113 Gayo Lues Letkol M. Faizal Nasution sejumlah uang pembinaan, tropi dan piagam.

Dalam tersebut Dandim 0113 Gayo Lues Letkol INF M. Faizal Nasution S. IP mengatakan”, kepada siswa dan siswi generasi penerus bangsa, saya harapkan dengan adanya ajang perlombaan ini akan menambah motivasi kalian untuk terus berkarya”, ungkapnya.

“Selamat kepada pemenang yang telah berhasil menjuarai kegiatan lomba melukis dan lomba pembuatan vidio, untuk para peserta yang gagal meraih juara kali ini, bukan berarti belajar untuk berkarya sudah finis disini. Masih banyak kesempatan yang lain untuk meraih perestasi kalian, gali terus perestasi di bidang yang lain sampai dapat”, sambungnya. (Anto)




Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kematian Gajah di Areal PT. Citra Ganda Utama

Aceh Timur, Baranewsaceh. Co – Satuan Reserse Kriminal (Satresrim) Polres Aceh Timur, pada Kamis (16/08/2018) pagi melakukan gelar perkara kasus kematian gajah di areal PT. Citra Ganda Utama yang terjadi pada Kamis (09/08/2018) lalu.

Gelar perkara dilakukan di Aula Wira Satya Polres Aceh Timur yang dipimpin langsung oleh, Tim Asistensi Bareskrim Mabes Polri yang diketuai oleh Kombes Pol. Adi Karya Tobing, S.H, M.H dan diikuti tim dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh. Sedangkan dari Polres Aceh Timur hadir diantaranya Kasat Reskrim AKP Erwin Satrio Wilogo, S.H, S.I.K, M. Si beserta anggotanya dari Unit Tipidter yang menangani kasus kematian satwa dilindungi tersebut.

AKP Erwin Satrio Wilogo usai gelar perkara mengatakan hasil lidik sementara ini sudah mulai mengarah tapi masih menunggu tim di lapangan bahkan dari Tipidter Mabes Polri juga sudah turun juga dan hari ini kita lakukan gelar perkara, yang mana hasilnya sudah mulai mengarah ke langkah-langkah penindakan. “Sudah ada beberapa identifikasi yang harus lebih dimatangkan sebelum bertindak,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, hasil uji sampel yang dianalisis dari Laboratorium Forensik Polri belum keluar. Hingga kini kematian gajah jantan ini diduga karena terkena setrum pagar kawat yang dialiri listrik, namun demikian masih kita dalami keterkaitan saksi dan hasil penyelidikan kita,” ujarnya.

Ia juga mengutarakan langkah-langkah apa saja yang dilakukan dalam penyelidikan kasus kematian gajah yang mati di areal PT. Citra Ganda Utama.

“Jadi kami sejak kejadian itu sudah melakukan langkah-langkah. Pertama dengan memback-up penanganan yang dilakukan oleh BKSDA Aceh. Kemudian kami juga menerjunkan anggota Resmob kita, sehingga semakin banyak tim yang bergerak maka pengungkapannya semakin cepat dan bisa sekaligus menangkap pihak yang terkait dengan kematian satwa dilindung itu. ” urai Kasat Reskrim AKP Erwin Satrio Wilogo, S.H, S.I.K.

Hingga saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi, namun ia enggan menyebutkan dugaan kuat tersangka utama yang telah dimiliki. Justru ia meminta publik diminta untuk bersabar dan mohon dukungan dari masyarakat segera terungkap. (JM)




Pangdam IM Hadiri Refleksi 13 Tahun Perdamaian Aceh


Banda Aceh, Baranewsaceh.Co –  Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin, S.H., S.I.P., M.H. menghadiri acara memperingati refleksi 13 tahun perdamaian Aceh, MoU ( Memorandum of Understanding) Helsinki di halaman mesjid raya baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (15/8/2018).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam bersama Pemerintah Aceh dan forkopimda lainnya menyantuni para anak yatim. Santunan itu diberikan secara simbolis oleh Pangdam IM, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Ketua DPRA, Tgk Muharuddin, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Supriyanto Tarah, Bakhtiar Abdullah dan para pejabat lainnya.

Amatan peliput dilapangan, peringatan seremonial peringatan 13 tahun MoU Helsinki atau perjanjian damai antara RI dan GAM tahun ini  berlangsung sederhana beda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat langsung dalam upaya mewujudkan perdamaian di Aceh.

“Semua pencapaian ini tidak boleh membuat kita puas, sebab tantangan untuk merawat, melestarikan dan mengisi perdamaian masih cukup berat. Masih banyak PR yang harus kita tuntaskan,” terang Nova Iriansyah.

Lebih lanjut Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan bahwa banyak pengalaman dan pembelajaran yang bisa dipetik, dalam perjalanan 13 tahun perdamaian di Aceh. “Selama perjalanan tersebut, masyarakat telah merasakan betapa situasi kondusif sangat berimbas positif bagi kehidupan dan pembangunan Aceh secara keseluruhan,” ujar Nova.

“Kini Aceh sangat kondusif, dimana penghormatan terhadap hak sipil dan politik rakyat semakin meningkat dan berkualitas.Tak heran jika Badan Pusat Statistik (BPS) pernah memposisikan Aceh sebagai wilayah dengan indeks demokrasi tertinggi di Indonesia,” ungkap Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah. (sarman)




Pangdam IM Hadiri Penutupan PKA-7


Banda Aceh, Baranewsaceh. Co – Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin, S.H., S.I.P., M.H. menghadiri acara penutupan Pagelaran Pekan Kebudayaan Aceh (PKA)-7 di Taman Sultanah Safiatuddin, Banda Aceh, Rabu (15/8/2018) malam.

Pada kesempatan tersebut Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, M.T. menyampaikan, Alhamdulillahirabbil Alamin, segala  puja dan puji kita  persembahkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan  karunia-Nya, pada malam ini kita masih diberi kekuatan dan kesempatan untuk hadir di tempat ini dalam rangka Penutupan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 Tahun 2018.

Salawat dan salam kita sanjungkan ke pangkuan alam Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabat Beliau sekalian. Terimakasih sebelumnya kami sampaikan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang merangkap Kepala Badan Pertanahan Nasional RI, Bapak Sofyan Djalil, yang telah berkenan hadir pada acara penutupan ini.

Selamat Datang kembali ke kampung halaman untuk Bapak Menteri. Semoga kegiatan PKA ini dapat membangkitkan kembali kenangan bapak Menteri tentang keragamanan budaya  yang ada  di Tanoh Endatu kita ini.

Sebagaimana kami sampaikan pada pembukaan PKA ini beberapa waktu lalu, bahwa event ini adalah momen pagelaran khasanah budaya Aceh yang bertujuan untuk mempersatukan kita semua. Sebab kita tahu, Aceh ini sangat kaya dengan ragam seni dan budaya. Bahkan bahasa lokalnya saja lebih dari 10 bahasa daerah dengan aksen dan logat yang berbeda. Semua itu adalah aset yang harus kita  jaga  dan lestarikan, meski globalisasi terus menyerang di semua lini.

Melestarikan budaya adalah sebuah kewajiban sebagaimana  amanah Undang-Undang Dasar 1945. Oleh sebab itu sudah selayaknya kita memberi ruang kepada budaya Aceh untuk tampil di ruang publik, sehingga budaya Aceh itu  lebih dikenal, lebih dihargai dan dapat terus dikembangkan  dari generasi ke generasi.

Ajang PKA ini adalah wahana bagi kita melestarikan budaya  Aceh yang sangat beragam itu. Oleh karenanya, melalui semangat berkebudayaan ini, kita bangun kebersamaan guna menyongsong terwujudnya “Aceh Hebat Dengan Adat Budaya Yang Bersyariat”. Dengan bersatu dan kompak, kita  pasti lebih kuat, dan perdamaian akan berdiri tegak.

Semua itu tentunya modal utama bagi kita dalam menyongsong pembangunan yang lebih gemilang hendaknya juga dilaksanakan di wilayah lain di Aceh,  sehingga ruang eksistensi budaya kita semakin terbuka. Melalui kegiatan budaya ini pula, kita akan dapat memperkenalkan budaya Aceh kepada orang luar, sehingga daya  tarik Aceh kepada  investor dan wisatawan semakin meningkat.

Terkait penyelenggaraan PKA ini, saya tentu memahami, sebagai manusia kita tidak terlepas dari berbagai kelemahan dan kekurangan. Karena  itu, mohon pula dimaklumi kalau pelaksanaan PKA ini juga masih ada kekurangan di sana-sini. Semua kritikan harus menjadi bahan masukan bagi panitia penyelenggara dalam melakukan evaluasi bersama, sehingga nantinya hasil evaluasi itu dapat menjadi rujukan kita dalam melakukan langkah-langkah perbaikan ke depan.

Terlepas dari semua kekurangan ini yang ada di sana sini, saya atas nama pimpinan Pemerintahan Aceh menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada  semua pihak khususnya kepada Panitia, Pemerintah Kabupaten/Kota, para peserta dari luar Aceh dan peserta dari luar negeri yang telah berpartisipasi mendukung kegiatan ini.

Kepada stand-stand, para peserta yang berhasil meraih penghargaan pada ajang PKA ini, saya ucapkan selamat. Kepada yang belum setelah mengikuti PKA selama 10 hari terakhir ini,kita semua dapat merasakan betapa semangat berkebudayaan terlihat semarak di daerah kita ini. Semangat ini hendaknya terus kita rawat agar gairah mengembangkan kearifan lokal tetap terjaga.

Untuk itu saya mendorong agar kegiatan seperti ini hendaknya juga dilaksanakan di wilayah lain di Aceh, sehingga ruang eksistensi budaya kita semakin terbuka. Melalui kegiatan budaya ini pula, kita akan dapat memperkenalkan budaya Aceh kepada orang luar, sehingga daya  tarik Aceh kepada  investor dan wisatawan semakin meningkat.

Terkait penyelenggaraan PKA ini, saya tentu memahami, sebagai manusia kita tidak terlepas dari berbagai kelemahan dan kekurangan. Karena  itu, mohon pula dimaklumi kalau pelaksanaan PKA ini juga masih ada kekurangan di sana-sini. Semua kritikan harus menjadi bahan masukan bagi panitia penyelenggara dalam melakukan evaluasi bersama, sehingga nantinya hasil evaluasi itu dapat menjadi rujukan kita dalam melakukan langkah-langkah perbaikan ke depan.

Terlepas dari semua kekurangan ini yang ada di sana sini, saya atas nama pimpinan Pemerintahan Aceh menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada  semua pihak khususnya kepada Panitia, Pemerintah Kabupaten/Kota, para peserta dari luar Aceh dan peserta dari luar negeri yang telah berpartisipasi mendukung kegiatan ini. Kepada stand-stand, para peserta yang berhasil meraih penghargaan pada ajang PKA ini, saya ucapkan selamat. Kepada yang belum berhasil, agar jangan berkecil hati, sebab masih ada  PKA berikutnya dan berbagai event kebudayaan lainnya.

Saya  juga  meminta  Pemerintah Kabupaten/Kota agar memanfaatkan anjungan daerah yang ada  di Taman Ratu Safiatuddin ini secara maksimal. Kalau bisa, hendaknya jangan hanya dipergunakan saat berlangsung PKA saja.  Mungkin bisa dijadikan untuk kegiataan lain, seperti kantor perwakilan, pusat informasi daerah atau kegiatan sosial lainnya. Dengan demikian, pemanfaatan dan perawatan bangunan yang ada di lokasi ini bisa lebih optimal.

Dalam acara penutupan PKA, Turut Hadir Menteri Agraria RI, Sofyan A. Djalil, Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Supriyanto Tarah, Ketua DPRA diwakili Oleh Wakil Ketua III DPRA, Dalimi SE,Ak., Kanwil Bpn Prof. Aceh Saiful, S.P., M.H., Pejabat Utama Pemerintah Aceh, Para Bupati dan Walikota Se-Aceh,  Para Kepala Dinas Provinsi Aceh, Para Kepala Dinas Kabupaten dan Kota Se-Aceh dan Para Hadirin. (sarman)




Pangdam IM Pimpin Sidang Pemilihan Caba Pria Unggulan dan Reguler Wanita


Banda Aceh, Baranewsaceh. Co –  Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI A. Hafil Fudin SH. MM. MH memimpin sidang pemilihan calon Bintara Prajurit Karier Unggulan dan Bintara Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Tahun 2018 di Aula Balai Teuku Umar Kodam IM Jl. Yani No1 Banda Aceh. Kamis (16/08/18).

Informasi yang diterima, para peserta calon Bintara Prajurit Karier Unggulan dan Bintara Wanita Angkatan Darat Tahun 2018 tersebut, berasal dari Kota dan daerah yang telah mendaftarkan diri ke Ajudan Jenderal Kodam Iskandar Muda.

Selanjutnya, mengikuti tahap seleksi, yakni dimulai dari pemeriksaan awal yang meliputi pemeriksaan Administrasi, Kesehatan, pemeriksaan postur serta ketangkasan renang. Setelah lulus dari tahap seleksi awal, para peserta mengikuti seleksi lanjutan yaitu sidang pemilihan di Kodam IM.

Pangdam IM selaku ketua sidang mengatakan, bahwa ini merupakan penentuan awal untuk memilih calon prajurit yang berkualitas yang berasal dari pemuda dan pemudi masyarakat umum untuk bisa melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya.

“ Bagi peserta yang lulus di sidang pemilihan ini sesuai standar kelulusan, selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat pusat,” kata Pangdam IM.

Dari peserta 30 calon diantara tujuh Bintara Prajurit Karier Unggulan dan 23 Bintara Korps Wanita Angkatan Darat Tahun 2018 yang mengikuti sidang pemilihan, akhirnya dinyatakan lulus atau yang akan mengikuti seleksi tingkat pusat hanya tujuh Bintara Prajurit Karier Unggulan dan delapan Bintara Korps Wanita Angkatan.

Setelah para calon lulus ditingkat pusat yang diselenggarakan di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), para peserta Bintara Prajurit Karier Unggulan akan mengikuti pendidikan di Rindam III/Siliwangi dan Bintara Korps Wanita Angkatan Darat di Pusdik Kowad di Lembang, Jawa Barat.

Dalam sidang pemilihan tersebut juga diikuti Irdam IM, para Pa Ahli Pangdam IM, para Asisten Kasdam IM dan Kepala Ajendam Iskandar Muda. (sarman)




Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kematian Gajah

Aceh Timur, Baranewsaceh. Co – Satuan Reserse Kriminal (Satresrim) Polres Aceh Timur,melakukan gelar perkara kasus kematian gajah di areal PT. Citra Ganda Utama pada Kamis (09/08/2018) lalu.

Gelar perkara dilakukan di Aula Wira Satya Polres Aceh Timur yang dipimpin langsung oleh, Tim Asistensi Bareskrim Mabes Polri yang diketuai oleh Kombes Pol. Adi Karya Tobing, S.H, M.H dan diikuti tim dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh. Kamis, (16 Agustus 2018).

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Erwin Satrio Wilogo, S.H, S.I.K, M.Si hadir beserta anggota dari Unit Tipidter yang menangani kasus kematian satwa dilindungi tersebut.

AKP Erwin Satrio Wilogo usai gelar perkara mengatakan “hasil lidik sementara ini sudah mulai mengarah tapi masih menunggu tim di lapangan bahkan dari Tipidter Mabes Polri juga sudah turun dan hari ini kita lakukan gelar perkara, yang mana hasilnya sudah mulai mengarah ke langkah-langkah penindakan,dan sudah ada beberapa identifikasi yang harus lebih dimatangkan sebelum bertindak,”jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur menambahkan,”hasil uji sampel yang dianalisis dari Laboratorium Forensik Polri belum keluar,hingga kini kematian gajah jantan ini diduga karena terkena setrum pagar kawat yang dialiri listrik, namun demikian masih kita dalami keterkaitan saksi dan hasil penyelidikan kita,” ujarnya.

Ia juga mengutarakan langkah-langkah apa saja yang dilakukan dalam penyelidikan kasus kematian gajah yang mati di areal PT. Citra Ganda Utama.

“Jadi kami sejak kejadian itu sudah melakukan langkah-langkah,pertama dengan memback-up penanganan yang dilakukan oleh BKSDA Aceh,Kemudian kami juga menerjunkan anggota Resmob kita, sehingga semakin banyak tim yang bergerak maka pengungkapannya semakin cepat dan bisa sekaligus menangkap pihak yang terkait dengan kematian satwa dilindung itu,”urai Kasat Reskrim AKP Erwin Satrio Wilogo, S.H,S.I.K.

Hingga saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi, namun ia enggan menyebutkan dugaan kuat tersangka utama yang telah dimiliki,justru ia meminta publik diminta untuk bersabar dan mohon dukungan dari masyarakat segera terungkap katanya. (sss)




TP-PKK Kabupaten Aceh Timur, Juara Dalam Lomba Kuliner Pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7

Banda Aceh, Baranewsaceh. Co – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Aceh Timur, meraih sejumlah juara dalam lomba kuliner pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 yang berlangsung di Banda Aceh 5-15 Agustus 2018.

Kabag Isra Setdakab Aceh Timur, Mujiburrahman, mengatakan berdasarkan pengumunan panitia PKA Selasa (14/8), TP PKK Aceh Timur berhasil meraih juara II dalam lomba kuliner khususnya pada kategori pengolahan sagu. Sedangkan juara pertama diraih Kota Banda Aceh.

Selain pengolahan sagu, TP PKK Aceh Timur, juga berhasil menyabet juara II pada kategori menu balita. Selain itu, dalam kategori lomba masak ikan dan kue tradisional, lomba gerakan pengolahan pangan lokal, dan kategori menu rumah tangga keluarga TP PKK Aceh Timur juga berhasil meraih juara III. “Selain di bidang kuliner, TP PKK Aceh Timur, juga berhasil meraih harapan I dalam kategori lomba kerajinan anyaman,” jelas Mujiburrahman.

Selanjutnya, dalam pengumuman para juara yang berlangsung di panggung utama Taman Sulthanah Safiatuddin itu, Aceh Timur juga berhasil meraih juara III dalam lomba bidang seni, adat dan budaya, khususnya pada kategori lomba peuayon aneuk. Sementara untuk kategori lomba boh gaca, sendra tari, dan seni seudati tunang, Aceh Timur hanya berhasil meraih harapan II. “Sedangkan untuk kategori lomba merukon, Aceh Timur memperoleh juara harapan III, jelasnya.

Satya lencana budaya tidak kalah membanggakan, jelas Mujiburrahman, seorang budayawan Aceh Timur yakni Abubakar AR juga menerima piagam penghargaan Satya Lencana Budaya yang diserahkan langsung oleh Pangdam Iskandar Muda di Istana Wali Nanggroe Aceh.

“Abubakar AR merupakan seniman di Aceh Timur yang selama ini mendedikasikan diri dalam seni dan kebudayaan Aceh. Karena itu kita sangat bangga atas penghargaan yang diprolehnya. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi budayawan lainnya di Aceh Timur untuk terus berkarya,” harap Mujiburrahman. (sss)




Anggota Dewan Minta Pemprov Bangun Jalan Simpang Jernih Aceh Timur

Aceh Timur, Baranewsaceh. Co – Anggota DPR Aceh asal Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky meminta Pemerintah Provinsi Aceh membangun jalan Gampong dan Kecamatan Simpang Jernih Aceh timur.

Menurutnya, dana otonomi khusus seharusnya bisa membuka keterisoliran warga pedalaman di Aceh. Jumat, (10 Agustus 2018)

Permintaan ini disampaikannya menanggapi berita Serambi terkait adanya warga yang sakit keras dan terpaksa dibawa ke Puskesmas memggunakan boat dari desanya ke pusat kecamatan yang berjarak belasan kilometer, karena tidak adanya sarana jalan di kawasan tersebut.

“Dana otsus harus dimaksimalkan untuk membangun fasilitas publik seperti akses jalan. Saya akan sampaikan permintaan warga ini ke Plt Gubernur dalam pembahasan anggaran nanti. Camat Simpang Jernih dan dinas terkait di Kabupaten Aceh Timur juga kami minta menyiapkan permohonan, termasuk DED pembangunan jalan serta jembatan yang dibutuhkan masyarakat ungkap Iskandar.

Ia berharap dokumen dimaksud (permohonan dan DED) bisa dirampungkan sebelum pembahasan KUA/PPAS 2019 sebaiknya sudah rampung. “Nanti kami akan komunikasikan dengan camat dan dinas terkait, supaya disiapkan dokumennya. Kami berharap semua pihak mendukung perjuangan masyarakat di Simpang Jernih untuk melepaskan diri dari keterisoliran akibat tak adanya infrastruktur jalan di kawasan tersebut” ujarnya

Iskandar mengaku, sudah beberapa kali berkunjung ke Simpang Jernih untuk mengantarkan sejumlah bantuan bagi warga dan pelajar di kawasan terpencil itu. “Memang akses ke sana harus menggunakan boat mengikuti jalur sungai, karena sama sekali tidak ada jalan darat. Transportasi sungai itu pun sangat rawan, khususnya di kawasan batu katak yang telah beberapa kali menelan korban jiwa,” ungkapnya.

Terkait adanya desakan warga kepada pemerintah untuk membangun jalan di kawasan itu, ia pun meminta Dinas PUPR Aceh atau Perkim, untuk segera mengirimkan tim ke lokasi dimaksud guna melakukan survei pembangunan jalan.

Seperti dilaporkan warga, dari delapan gampong di Kecamatan Simpang Jernih, enam di antaranya hanya bisa diakses melalui sungai menggunakan boat. Keenam gampong itu adalah Gampong Meulidi, Tampor Paloh, Tampor Bor, HTI Ranto Naro, Pante Kera, dan Ranto Panjang Beudari.

“Topografi kawasan tersebut berbukit dan cukup tinggi dari permukaan laut. Karena itu tim teknis harus melakukan survei untuk menentukan metode yang tepat dalam membangun jalan di kawasan itu,” ujar anggota DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky.

Ia pun mendukung usulan warga agar untuk menghemat anggaran, minimal akses jalan yang sudah ada sebelumnya bisa diperbaiki. Yakni dari Gampong Simpang Jernih ke Gampong Pante Kera (butuh jembatan), lalu ke Pulo Munta (juga perlu jembatan), kemudian tembus ke Tualang Sawit, selanjutnya ke Gampong Paya Bili, Kecamatan Birem Bayeun. “Terkait usulan ini, kami percaya kepada tim teknis untuk memutuskannya. Yang penting, tim dari dinas terkait harus segera turun ke lapangan,” desaknya. (sss)




BPP Celala Pamerkan Komoditi Berjalan Dalam Karnaval HUT RI Ke 73

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata Penyuluh berasal dari kata Suluh yang berarti barang yang akan di pakai atau di gunakan untuk media penerangan. Sedangkan Penyuluh  adalah orang yang bertugas memberikan penerangan atau penunjuk jalan, sehingga makna dari kata Penyuluhan yaitu suatu metode dan proses yang dilakukan oleh seseorang untuk memberikan penerangan atau informasi kepada orang lain dari semula tidak tahu menjadi tahu, yang tahu menjadi lebih tahu.

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 73, Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah ikut serta berpartisipasi dalam karnaval yang diadakan oleh MUSPIKA Setempat. Acara karnaval yang di selenggarakan  hari ini  Kamis 16 Agustus 2018 terdapat pemandangan yang “ Istimewa dan Unik” dengan kehadiran sebuah alat mesin pertanian (Alsintan) yang telah di “Sulap” menjadi Komoditi Berjalan. Komoditi berjalan ini menjadi daya Tarik yang sangat menakjubkan sehingga seluruh masyarakat tersedot pandangannya ke Jonder yang di supiri oleh Zuhri salah seorang Penyuluh dan operator di BPP tersebut.

Sehari sebelumnya (Rabu 16-08-2018) seluruh Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Celala bekerja sama untuk me “make up” alsintan tersebut, aneka ragam komoditi yang berasal dari daerah penyuluhan meraka rangkai dan susun sesuai instruksi instruksi dari Kepala BPP Celala Sadarmi, SP, beliau adalah salah seorang penyuluh yang sarat pengalaman baik di Daerah maupun Nasional dalam mengikuti Pameran Pembangunan Pertanian.

Komandan Koramil (Danramil) 06/Silih Nara, Kapten Inf Iwan Mulyawan bersama Serikandi Babinsa wilayah setempat ikut serta membantu dalam proses mempercantik alsintan tersebut agar komoditi berjalan ini menjadi sebuah “Pameran” untuk memperomosikan agar seluruh komoditi yang ada disini di ketahui oleh masyarakat umum khususnya masyarakat di Kecamatan Celala.

“Tidak terasa Bangsa Indonesia akan merayakan hari kemerdekaannya yang ke 73, kita wajib bersyukur kepada Allah Swt yang telah menganugerahkan daerah tropis dengan segala keunnggulanya : Matahari yang bersinar sepanjang tahun, tanah yang dominan subur dan aneka ragam yang sangat banyak dan bermanfaat. Mengingat kondisi sumber daya yang potensial, maka kecamatan Celala layak dan Insha Allah menjadi produsen Pangan Sehat terkemuka di Kabupaten Aceh Tengah ini, karena kita sadar Fitrah manusia sebagai pemakmur bumi bukan perusak bumi” jelas Danramil kepada penulis ketika santap siang bersama di BPP Celala.

Kepala BPP Celala Sadarmi, SP mengakatan “ Tujuan dari komoditi berjalan ini supaya HUT RI yang ke 73 kali ini lebih berwarna dan menarik serta  untuk menyampaikan kepada masyarakat Celala khususnya generasi muda agar mereka mengetahui lebih dalam tentang potensi daerah mereka tentang pertanian, dalam memaknai kemerdekaan hari ini kita juga harus berusaha dan bekerjasama untuk kemerdekaan pangan kita,   yaitu kita memproduksi pangan yang Halallan Thoyiban dan bergizi karena lahan, air udara kita yang masih sangat segar dan tentunya sehat.”

Beberapa komoditi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAP) yang di pamerkan dalam komiditi berjalan ala BPP Kecamatan Celala yaitu : Ketela, Pepaya, Nenas, Markisa Lokal (neggeri Red), Labu Siam, Terong Belanda, Pisang, dll. Semangat Para penyuluh pertanian dalam wilayah kerja Kecamatan Celala pautu kita apresiasi karena selain aktif di lapangan dalam silaturahmi dan sharing informasi pertanian ke wilayah binaan mereka masing-masing, tetapi juga memiliki jiwa seni yang tinggi dalam mengemas hasil komoditi mereka untuk di pamerkan salah satunya dengan “Komoditi Berjalan” ini.

Salah satu hadist yang sering kita dengar dari para Tengku tentang investasi akhirat yaitu “Ilmu Yang Bermanfaat” dalam hal ini para penyuluh pertanian dengan sukarela dan hati ikhlas senantiasa memberikan informasi-informasi pertanian yang bermanfaat bagi para petani supaya mampu dan sanggup berswadaya memperbaiki dan meningkatkan kesejahteraannya.

*Riega Petani Muda Berdomisili di Dataran Tinggi Gayo




Kapolres Aceh Timur Himbau Masyarakat Untuk Tidak Percaya Dengan Adanya Penelpon Yang Mengaku Bisa Membebaskan Tersangka Pelaku Tindak Pidana

Aceh Timur, Baranewsaceh.co – Banyak cara para penjahat untuk mendapatkan uang. Salahsatu diantaranya dengan mencatut nama pejabat Kepolisian. Penipuan semacam itu kian marak di Aceh Timur. Modusnya, para pelaku menelpon keluarga tersangka bahkan perangkat gampong dengan memanfaatkan nama pejabat untuk mengelabui korbannya. Para korban biasanya adalah keluarga tersangka yang kasusnya baru terungkap.Kamis 16/08/2018.

Seperti yang dialami oleh Geuchik Gampong Jawa, Muhammad Nasir, pada Rabu (15/08/2018) dirinya mengaku ditelpon oleh orang tak dikenal dengan mengaku dirinya KBO Narkoba Polres Aceh Timur dan mengatakan bisa membantu membebaskan warga Gampong Jawa yang belum lama ini tertangkap polisi dengan dugaan kepemilikan narkoba. Setelah ditelusuri nama dan nomor handphone tersebut bukan KBO Narkoba Polres Aceh Timur.

Menyikapi hal tersebut Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H menyampaikan, pemerasan atau penipuan dengan mencatut nama pejabat teras Kepolisian memang sangat rentan terjadi. Modus yang dilakukan oleh pelaku adalah memanfaatkan kondisi psikis keluarga tersangka.

Pelaku yang mengaku sebagai pejabat Kepolisian tersebut biasanya menjanjikan bisa membantu membebaskan anggota keluarga yang menjadi tersangka. Bahkan, pelaku diduga memanfaatkan pemberitaan sejumlah pengungkapan kasus dari media masa, baik cetak, online, maupun televisi.

“Maka saya minta kepada kawan-kawan wartawan, kalau bisa, nama tersangka itu disamarkan. Selain itu juga alamat tersangka tidak terlalu detail. Karena semakin detail identitas, maka semakin mudah para pelaku penipuan untuk melacaknya,” Terang AKBP Wahyu Kuncoro.

Lebih lanjut, ia menghimbau kepada masyarakat, khususnya bagi yang mempunyai anggota keluarga dan sedang terlibat masalah hukum, untuk berhati-hati agar tidak percaya jika ada oknum yang menawarkan bisa membebaskan dari jerat hukum. Apalagi dengan jaminan uang.  “Kalau ada nomor yang tak dikenal menelpon dan menawarkan janji-janji manis jangan ditanggapi dan langsung laporkan ke kami, kroscek dulu kebenarannya.” Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Aceh Timur Iptu Hendra Gunawan Tanjung, S.H menegaskan anggota saya, baik yang ada di lapangan maupun yang melakukan penyidikan secara tegas kami peringatkan agar tidak bermain mata dengan keluarga tersangka karena hal itu akan menjadi tendensi buruk terhadap kinerja Kepolisian. Tegasnya. (JM)




Masyarkat Pasang Empat Titik Baliho HUT RI Ke – 73 di Gayo Lues

 

Gayo Lues, Baranewsaceh. Co – Pada hari Rabu Tanggal 15 Agustus 2018 pukul 15.30. wib masyarakat Kabupaten Gayo Lues memasang sepanduk / Baliho dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke – 73 di 4 titik yang ada di wilayah Kabupaten Gayo Lues.

Baliho yang dipasang tersebut, di Simpang Bundaran Kota Blangkejeren, di SPBU Pengkala jalan Blangkejeren – Takengon, di Bundaran Stadion Seribu Bukit, di jalan Durin samping BPD Depan Pendopo Bupati Kab Gayo Lues .

Pemasangan sepanduk dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan RI ke – 73, bukti cintanya masyarakat Gayo Lues pada NKRI, yang sudah di perjuangkan para pejuang-pejuang kita terdahulu merebut kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945 yang lalu, karena itu,Kiranya kita dapat mengenang dan menghormati para pejuang kita yang beberapa hari lagi akan dilaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke 73. (Red)