Arogansi Nya Seorang Bendahara Dana BOS SD N 001 Panipahan

by

Panipahan~Riau-Baranewsaceh.co – Bersama team investigasi LSM TOPAN-RI pusat Bapak Lamli SH. menyambangi sekolah SD N 001 Panipahan Kab.Rokan Hilir didampingi oleh Bu Devi Afri dari DPD TOPAN-RI Pekan Baru dan Arie Black dari DPD TOPAN-RI ROHIl.

Sebelum kaki melangkah untuk Melakukan investigasi ke sekolah terlebih dahulu team investigasi LSM TOPAN-RI melakukan suatu pertemuan pada malam hari nya kepada masyarakat guna mendapatkan keterangan yang konkrik mengenai permasalahan yang sedang di alami oleh masyarakat setempat,Sabtu[03/02/2018]

Dalam pertemuan itu salah satu masyarakat sebut saja namanya ramos[nama samaran]karena yang bersangkutan tidak mau identitas diri nya diketahui oleh khalayak ramai mengatakan “bahwa di SD N 001 Panipahan Ada Bendahara Dana BOS yang sifatnya arogan terhadap warga dan acapkali terjadi percekcokan antara bendahara dana BOS dengan perwakilan Media dan LSM yang datang ke sekolah tersebut untuk menanyakan perihal penyalahgunaan Dana BOS “.

Ketika team investigasi LSM TOPAN-RI tiba di sekolah tersebut pagar terkunci dari dalam sehingga memaksa masuk dari pintu belakang sekolah tanpa sengaja berpapasan dengan kepala sekolah bapak Kamarudin S.pd, Setelah bersalaman dia izin sebentar ke UPTD dan mempersilahkan team untuk keruangan TU.

Sebelum tiba kepala sekolah dari UPTD team mencoba membuka komunikasi dengan Kepala TU berbincang bincang ala kadarnya tidak berapa lama datang Bendahara Dana BOS dengan nada tinggi sambil berkata ada perlu apa??? ..

Team investigasi LSM TOPAN-RI menjelaskan kedatangan nya untuk investigasi mengenai ada laporan warga perihal adanya dugaan penyalahgunaan Dana BOSĀ  di SD N 001 Panipahan.

Setelah di terangkan maksud dan kedatangan LSM TOPAN-RI Bendaharawan Dana BOS yang bernama Amrizal A.Ma mencak~mencak sambil mengatakan yang berhak mengaudit hanya INSPEKTORAT,BPK dan KPK dengan pongah nya berbicara namun di tengah pembicaraan di sanggah oleh Devi Afri bahwa kami kesini untuk Investigasi bukan Mengaudit dengan geramnya Devi Afri mengulangi lagi kalimatnya.[AB]