oleh

Aparat Hukum Diharap Menindaklanjuti Dugaan Penyimpangan Dana Desa Kayu Mbelin

*Sesuai MoU Kemendes, Kemendagri, dan Mabes POLRI

Aceh Tenggara Baranewsaceh – Warga Kute (Desa) Kayu Mbelin Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara(Agara),mendatangi Rumah Jurnalis media Online Baranewsaceh beberapa waktu yang lampau,untuk menyampaikan keluhan dan uneg-uneg, serta fotocopy anggaran dan proyek desa yang diduga ada penyimpangan yang dilakukan Kepala desa(Pengulu kute) Kayu Mbelin,A. Sitindaon.

Narasumber media ini, yang kebetulan tinggal di desa itu yang namanya tidak bersedia di publikasikan menyatakan, bahwa Pengulu kute Kayu Mbelin disinyalir melakukan penyimpangan tentang proyek pembangunan Jembatan mini, dimana anggarannya diduga digelembungkan(mark-up) dan ukurannya ditempel-tempel, Pipa air minum , bantuan Beras sejahtera(Rastra) diberikan kepada warga yang lain,dan Rumah bantuan banjir bandang dialihkan kepada yang tidak layak”, ujarnya.

“Pengulu kami ini Pak Wartawan sangat pandai dan keras, sehingga kami warganya di bodoh-bodohinya, lihatlah sekarang BUMk dibuat Doorsmer tanpa ada di musyawarahkan, dan statusnya kontrak, ucapnya”.

Ada lagi masyarakat yang lain, mengeluhkan status Rumahnya yang kena lumpur pada tahun yang lalu,yang tidak mendapat bantuan dari BPBD, karena diduga tidak didaftarkan kepala desa Kayu Mbelin, sekarang sudah menjadi milik desa atau milik pribadi pengulu dengan melakukan”, rekayasa”.

Dihimbau kepada Bupati Aceh Tenggara cq Inspektorat, Camat untuk mengecek dan memeriksa kembali Dana Desa Kayu Mbelin, sebagaimana  keluhan warga tersebut,  karena Pengulu Kute Kayu Mbelin disinyalir melanggar UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa khususnya pasal 68 ayat 1, UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(P. Lubis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed