oleh

3 Orang Cidera Akibat Wings Air Alami Gangguan Mesin di Bandara Rembele

Slide thumbnail

PORTAL MEDIA ONLINE TERKINI

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

PORTAL BERITA ONLINE

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

TERCEPAT DAN AKURAT

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL

BERITA REGIONAL

BERITA NASIONAL

Slide thumbnail

ANTI HOAX

AKURAT

TERCEPAT

Baranewsaceh.co, Bener Meriah – Pesawat Wings Air jenis ATR 72-600 mengalami gangguan pada mesin saat mendarat di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (12/4). Penumpang diminta turun di landasan melalui pintu darurat dan terjadi kepanikan.

Akibatnya 3 orang mengalami cedera ringan, dua perempuan dan satu laki-laki. Pesawat tersebut berkapasitas 74 orang berangkat dari Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, Medan dan mendarat pada pukul 09.12 WIB.

Humas Bandara Rembele, Iwan Mulia mengatakan, tidak ada pesawat yang mendarat darurat di Bandara Rembele. Akan tetapi pesawat Wings Air tersebut mengalami gangguan pada salah satu mesin.

“Perlu saya tegaskan tidak ada pesawat yang mendarat darurat, akan tetapi yang ada pesawat lampu indikator mesin menyala, namun bukan mati mesin,” kata Iwan Mulia.

Informasi yang beredar mendarat darurat, Iwan membantah dan yang terjadi hanya gangguan pada mesin. Saat mendarat kedua mesin pesawat tersebut dalam kondisi hidup.

Namun, sebutnya, saat mendarat di landasan pilot memutuskan untuk mematikan kedua mesin pesawat untuk menghindari hal yang buruj terjadi, karena ada lampu indikator mesin yang menyala. Sehingga seluruh penumpang diperintahkan untuk turun di landasan melalui semua pintu.

“Termasuk pintu darurat dibuka, ini untuk menghindari hal yang terburuk, saat mendarat saya tegaskan lagi kedua mesin hidup, hanya dimatikan saat sudah mendarat di landasan,” tukasnya.

Menurutnya, pesawat tersebut bisa saja kembali ke Kuala Namu kembali, karena masih ada satu mesin lagi yang masih berfungsi dengan baik. Akan tetapi, karena Bandara Rembele sudah dekat sehingga pilot memutuskan langsung turun di bandara dengan mulus.

Sedangkan yang mengalami cedera ringan, sebutnya, itu karena faktor berdesak-desakan saat hendak turun dari pintu darurat, karena terjadi kepanikan. Akan tetapi, mereka sudah ditangani dan hanya terkilir sedikit dan sudah bisa pulang.

Saat kejadian itu terjadi, pihak bandara juga sudah siap siaga dengan membawa mobil pemadam kebakaran, ambulance dan sejumlah persiapan lainnya.

“Termasuk sudah mengevakuasi seluruh barang miliki penumpang dan sudah diserahkan kepada pemiliknya,” tukasnya. [fik]

Sumber : Merdeka.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed