oleh

Perselisihan Perbedaan Pendapat Tentang Jumlah Shalat Tarawih dan Witir Antar Sesama Jamaah Shalat Tarawih Masjid Al Istiqamah

BANDA ACEH, BARANEWSACEH.CO – Telah terjadi perselisihan perbedaan pendapat antar sesama jemaah shalat tarawih di Masjid Al-Istiqamah Gp.Sukaramai Kec.Baiturrahman Banda Aceh, pukul 21.25 WIB, Rabu, (16/05/ 2018)

Berdasarkan informasi diperoleh Perselisihan pendapat tersebut terjadi karena pada saat shalat tarawih berlangsung 8 rakaat selesai dan akan dilanjutkan shalat witir oleh imam masjid, beberapa oknum warga / sebagian kecil jemaah shalat tarawih sejumlah 4 orang yang merupakan warga sukaramai menyarankan kepada imam masjid agar shalat tarawih dan witir harus dilaksanakan sebanyak 23 rakaat dan menolak untuk ikut melaksnakan shalat tarawih dan witir 11 rakaat.

Namun permintaan serta penolakan beberapa oknum tersebut tidak diterima oleh imam masjid beserta jemaah/makmum lainnya sehingga terjadi perdebatan argumen didalam masjid dan warga mengusir oknum tersebut dari dalam masjid.

Didalam perselisihan tersebut tidak ada terjadi aksi pemukulan dan shalat tarawih dan dilanjutkan dengan 11 rakaat, karena jamaah masjid tersebut saat menunaikan ibadah sahalat tarawih dan witir tidak ada larangan untuk melaksnakan 11 maupun 23 rakaat, namun kebanyakan warga melaksanakan shalat tarawih dan witir 11 rakaat.

Kemudian bagi yang ingin melanjutkan shalat trawih sebananyak 23 rakaat dipersilahkan melaksanakan sendiri setelah selesai jamaah lainnya melaksanakan shalat tarawih 11 rakaat.

Pada saat perselisihan terjadi keempat orang oknum tersebut langsung diamankan oleh pihak apkam gabungan (TNI/POLRI) yang sedang melksanakan Patroli di Masjid tersebut.

Informasi dari warga seyempat bahwa salah satu warga yang  gagal calon sebagai Keuchik Sukaramai Kec. Baiturrahman dan pernah menolak hasil keputusan suara dari warga setemlat, sehingga mengirimkan surat keberatan yang ditujukan kepada Walikota Banda Aceh namun sd dengan saat ini surat tersebut oleh Walikota (diabaikan). (RI)

News Feed