oleh

Cabut Izin Bagi Distributor dan Penyalur Mitan yang Nakal di Simeulue


Simeulue Baranewsaceh – Segara cabut izin jika ada distributor atau penyalur yang nakal terkait kelangkaan mitan di Simeulue akhir – akhir ini, tim yang yang dipimpin lansung Assisten II melakukan operasi pasar dan pemantauan ke tempat – tempat penyalur mitan di Simeulue.

Aula Disperindagkop Kab.Simeulue setelah tim melakukan rapat terkait banyaknya issu dimasyarakat tentang adanya kecurangan dalam penyaluran minyak tanah ke masyarakat yang akhir – akhir ini menjadi hangat dibicarakan di publik.

Rabu.09/05 sekira pukul 11:00.wib.tim pemantau lakukan rapat yang bersifat penting di aula Disperindagkop, jalan pertamina, Desa Suka Jaya, Kec.Sim-tim,Kab.Simeulue, Pemkab Simeulue yang dipimpin Assisten II memantau langsung penyaluran minyak tanah di pasar, tim yang terdiri dari Kadis Perindagkop dan UKM, Kasatpol PP/WH, BPKD, Dishub, KP2TSP, DPM, DLH, Camat Simeulue Timur, Kabag Ekonomi serta Kabag Humas.

“dalam pengecekkan ke sejumlah titik penyalur mitan oleh Pemerintah Daerah Simeulue, masih ditemukan beberapa titik pengecer atau penyalur mitan bersubsidi yang belum mengikuti sistem penyaluran minyak tanah sesuai aturan yang ditetapkan Pemda Simeulue, saya pikir kita harus tegas dalam hal ini untuk benar – benar menerapkan sangsi bagi para penyalur, pengecer maupun distributor yang tidak taat dengan aturan Pemda,”Kata, Camat kota Dodi Juliardi Bas.

Kadis Disperindagkop, menjelaskan,” sangat miris mendengar keluhan masyarakat terkait kelangkaan Mitan saat ini di Simeulue, kenapa masih saja ada orang – orang yang tidak bertanggung jawab melakukan kecurangan – kecurangan mencari kesempatan dalam kesempitan, saya pikir kita sepakat untuk mencabut izin usahanya jika ditemukan dalam penyalurannya oleh para penyalur, distributor dan pengecer tidak sesuai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah, saya sedih melihat anak – anak dan Ibu – Ibu antrian dalam terik panasnya matahari hanya untuk mendapatkan sedikit Minyak tanah untuk memasak.”Tutur.Ibnu.

Assisten II Zulfadli Abidin,” segerah cabut izin usaha bagi pelaku usaha Distributor, penyalur dan pengecer mitan yang di temukan menyalurkan mitan kemasyarakat tidak sesuai aturan yang sudah ditetapkan Pemerintah, kita tidak hanya bicara tapi kita harus tegas dalam hal ini.”Tegas. ZulFadl.

Masyarakat sangat berharap kiranya menjelang Ramadhan ini masalah kelangkaan mitan di Simeulue bisa segera teratasi dan mendapatkan solusi yang menggembirakan hendaknya, hingga bisa melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan khusy’u tanpa ada mikir soal mitan lagi…( arb)

News Feed